S.P.I.C.A [ Chap.8 ~ Heart Beat ]

SPICA#8

Author | Babyrosse | Tittle | S.P.I.C.A

Cast | Bae Soo Ji | Byun Baekhyun

Rated | Teens | Length | Chaptered

Disclaimer

The case belong to Aoyama Gosho sensei

But storyline is mine ^^

Keep Calm

Just read and comment

If you find some typo correct me please..

Also publised in WP pribadi ^^

 recent story

Story 8 ~ Heart Beat

.

.

.

.

“ Maaf mengecewakan kalian tapi aku tidak menemukan adanya pertumbuhan janin di dalam, “ kata Dokter Han dengan nada sedih setelah memeriksa perut Suzy tadi.

Tentu saja tidak akan ditemukan tanda-tanda kehamilan, justru jika ada itu akan aneh.

Suzy menunduk memasang wajah sedih dan Baekhyun mengelus-ngelus pundaknya.

“ Jangan khawatir… kalian masih muda kesempatan untuk mendapatkan keturunan masih sangat banyak selain itu kalian berdua juga subur… kadang banyak pasangan muda yang merasa sudah hamil karna terlalu antusias.. “ papar Dokter Han lagi. Tak heran jika Nyonya Park sampai berselingkuh dengannya, dia masih muda dan tampan juga ramah pada pasien.

“ Terimakasih Dokter… “ kata Suzy.

“ Baik… jangan sungkan-sungkan untuk datang kesini lagi, “

“ Nee… “

Suzy dan Baekhyun bangkit dari kursi didepan meja kerja Dokter Han membungkuk pelan padanya sebelum pergi.

“ Kalian pasangan yang manis sekali… “ ujar Dokter Han mengedip pada keduanya.

“ Uuhhkkh… kubunuh kau jika memaksa memakai pakaian seperti ini lagi, “ desis Suzy galak setelah yakin dalam radius tak bisa didengar siapun.

Benar dugaan Baekhyun, Nyonya Park masih berada di ruang tunggu padahal seharusnya dia mendapat giliran terlebih dahulu.

“ Menurutmu dia akan disini sampai jam praktek selesai ? “ tanya Suzy.

“ Entahlah… jika menunggu jam praktek selesai, itu masih lima jam lagi dan orang lain akan curiga padanya… “ kata Baekhyun. “ Tapi kita bagaimana ? Kita tidak mungkin menunggu dia disini lagi bukan ?  “

“ Sstt… ayo kita keluar, lebih baik kita menunggunya di dalam mobil… “ ajak Suzy menggandeng tangan Baekhyun untuk keluar.

Saat mereka keluar tak terlihat lagi mobil Volvo hitam yang tadi mengantar Nyonya Park ke klinik.

“ Tuan Park bilang jika dia tidak ada tugas ke luar kota maka setiap hari sabtu Nyonya Park akan pulang lebih awal dari chek-up medisnya… rasanya dugaan kita bahwa dia berkencan dengan Dokter Han itu benar, kau lihat kan ? dia tak bergerak dari tempat duduknya… kurasa setelah ini mereka pasti akan berkencan … “ ujar Baekhyun panjang lebar menjelaskan hipotesanya.

“ Yaah untuk sementara kau benar, “ kata Suzy masuk kedalam mobil yang terparkir tak jauh dari klinik dokter Han.

“ Ahh… kenapa tidak kita sadap saja telpon Nyonya Park jadi kita bisa tahu catatan telponnya dengan lengkap ! “

Suzy mengeluarkan dengusan mendengar celetukan Baekhyun, “ Kau pintar sekali tuan Baek… “ puji Suzy dengan nada mengejek, “ Ini adalah kasus level F penyadapan seperti itu hanya akan membuang-buang biaya dan waktu, “

“ Tapi… “

“ Sstt… kau sudah lupa dengan tugasmu ? Kita hanya diminta untuk mencari tahu siapa selingkuhan Nyonya Park dan kita akan segera mengetahuinya nanti… penyadapan seperti itu hanya akan merepotkan kita lagipula sekali ini hanya kasus level F ! “ kata Suzy tak mengijinkan Baekhyun untuk bicara lagi.

Selama beberapa menit tak ada yang bicara hanya senandung tak jelas Baekhyun yang terdengar.

“ Lalu setelah Tuan Park tahu istrinya benar-benar berselingkuh apa yang akan dia lakukan ya ? “ gumam Baekhyun.

Suzy yang tengah memejamkan matanya karna merasa mengantuk membuka matanya lagi, “ Itu bukan urusan kita, “

“ Tuan Park bisa saja akan menceraikan istrinya dan kita akan jadi salah satu penyebab dari semua itu… “ gumam Baekhyun lagi.

“ Kita sama sekali tak ada hubungannya dengan itu, kita hanya menjalankan tugas__ lagipula apa kau sedang berniat membohongi Tuan Park ? “

“ Tidak …bukan itu maksudku, hanya saja apa kau pernah memikirkan apa yang terjadi setelah kita menangkap seorang pembunuh atau penjahat ? Mereka pasti punya keluarga juga bukan ? “

Suzy tak pernah memikirkannya, dia hanya memikirkan bahwa tugas yang diembannya harus terselesaikan dengan baik. Walaupun pernah beberapa kali dia mendapat surat ancaman dari keluarga pelaku kejahatan yang dia tangkap.

“ Aku tidak peduli, itu bukan urusan kita.. “ jawab Suzy singkat dan menutup matanya kembali mendengarkan Baekhyun mengoceh seperti biasa.

“ … entah berapa orang yang sudah dipenjarakan karna aku dan entah berapa orang yang sudah mati karna aku …dan entah sampai kapan aku akan melakukan ini… “ Baekhyun menatap kedua tangannya. “ … kita punya banyak musuh ya … “

Sebagai S.P.I.C.A nyawa mereka sewaktu-waktu bisa terancam, banyak tugas yang mereka lakukan hingga harus mempertaruhkan nyawa. Suzy pernah hampir ikut meledak bersama bom saat menghadapi sindikat pengedar narkoba, atau kakinya yang pernah terancam diamputasi karna terluka saat menghadapi penjahat. Dan masih banyak luka yang dia dapat dari tugas lainnya, tapi baginya itu semakin melatihnya untuk menjadi lebih kuat.

“ Jika kau takut mati sebaiknya kau berhenti saja dari pekerjaanmu ini … “ saran Suzy .

Baekhyun menggeleng,Tidak ! Aku tidak akan berhenti disini masih banyak yang harus aku lakukan , “ katanya mantap plus cengiran lebarnya membuat Suzy heran dengan sikap plin-plannya itu. Suzy selalu penasaran, Baekhyun pasti banyak menyimpan misteri dari balik senyum cerianya itu.

Selain data umum yang tertera di laman umum S.P.I.C.A , Suzy tak tahu banyak tentang Baekhyun . Sebenarnya Suzy bisa saja meminta Taeyoon meretas data yang di protect tapi dia tak mau melakukannya karna Taeyoon pasti akan merendenginya dengan banyak pertanyaan. Suzy jadi teringat dengan gossip di toilet kemarin… bukankah yang dibicarakan mereka adalah Baekhyun ?

“ Heei… boleh aku bertanya padamu ? “ tanya Suzy membuka matanya, mengurungkan niat untuk tidur.

“ Nee… ? “

“ Apa Ibumu benar-benar meninggalkanmu ? Ah aku minta maaf sebelumnya jika ini adalah pertanyaan tidak sopan, “

Baekhyun tersenyum geli melihat ekspresi datar Suzy dan pertanyaannya.

Huwee… ? Kedua orangtuaku sudah meninggal tak perlu untuk menangisi orang yang sudah tidak bersamamu… apa kau jadi sedih aku bertanya tentang itu ? “ tanya Suzy salah mengartikan senyum geli Baekhyun.

Anni…tapi wajahmu sangat lucu… “ kekeh Baekhyun , “ … yaah tak kusangka kau suka bergossip juga, Ibuku sudah lama bercerai dengan Ayah saat itu aku masih SD jadi aku tidak tahu apa-apa… “ jawab Baekhyun tak terlihat sedih seperti yang Suzy bayangkan.

“ Jadi kau ikut Ayahmu ? “

“ Hmm… setidaknya begitu sampai aku aku SMP  dan masuk S.P.I.C.A setelah itu Ayahku gugur dalam perang, jadi yang merawatku waktu itu adalah Kakekku yang aneh ehehehe … “ Baekhyun kembali terkekeh mengakhiri cerita singkatnya.

“ Ohh…  “ respon Suzy datar, tak ada emosi tersentuh dimatanya  “ ….sejak SD aku sudah direkrut oleh Lembaga Kemampuan Khusus di Amerika, aku dibesarkan oleh orang-orang disana karna orangtua sudah meninggal aku tak punya saudara selain orang-orang di lembaga itu … saat usiaku enam belas tahun barulah S.P.I.C.A merekrutku… “

Baekhyun mengerjap-ngerjapkan matanya, Suzy menceritakannya tanpa ekspresi … datar seperti biasa seolah itu hanya kisah dongeng tidur biasa.

“ Pantas saja kau seperti ini… “ gumam Baekhyun.

“ Apa maksudmu itu ? “

“ Ehehehe… “ Baekhyun tersenyum meringis, “ Oh ! Itu merekaa ! “ tunjuk Baekhyun melihat Nyonya Park keluar dari klinik bersama seseorang yang walaupun kini sudah berganti dengan pakaian santai tapi Suzy masih bisa mengenalinya sebagai Dokter Han, mereka berjalan masuk kedalam sebuah mobil yang sepertinya milik Dokter Han.

“ Menunduk ! “ suruh Suzy menundukkan kepala Baekhyun dibawah dasbor agar tak terlihat dari luar oleh mobil Dokte Han yang melewati mereka.

“ Cepaat kita ikuti mereka ! “ teriak Suzy.

Baekhyun meringis kepalanya sakit ditekan seperti itu,  dia langsung memutar balik mobilnya dan melajukannya menyusul mobil Dokter Han.

Daebakk… kenapa aku jadi merasa bersalah seperti ini ya ? “ gumam Baekhyun sembari tetap tak melepaskan fokus pada mobil putih Dokter Han.

“ Jangan urusi urusan yang bukan urusanmu ! “ sahut Suzy, “ … kira-kira mereka akan pergi kemana ? Akan gawat jika pergi ke tempat sepi lagi mereka pasti akan mengenali kita karna pakaian kita yang mencolok ! “ Suzy menekan kalimat terakhirnya.

“ Tidak… mereka tidak akan ketempat yang sepi, lihat saja mereka akan memilih tempat yang ramai seperti … “ Baekhyun memutar stirnya mengikuti mobil Dokter Han yang berbelok arah, “ Bioskop ! “  tak jauh dari jalur ini terlihat sebuah papan bioskop menampilkan thriller film.

Dan sekali lagi perkataan Baekhyun benar, mobil Dokter Han tampak masuk kedalam basement gedung bioskop.

“ Bagaima- “

“ Nyonya Park pasti orang yang sangat berhati-hati… jika mereka pergi ke taman atau kencan di sebuah resorant itu akan terlihat sangat mencolok… mereka pasti akan memilih pergi menonton di bioskop apalagi jarak bioskop dengan klinik Dokter cukup dekat… bukankah di bioskop suasananya gelap ? Orang tidak mungkin saling memperhatikan satu sama lain kecuali mereka adalah detectiv seperti kita… “  jelas Baekhyun sebelum Suzy sempat bertanya bagaimana dia bisa tahu tempat tujuan Dokter Han.

Baekhyun memakirkan mobilnya jauh dari mobil Dokter Han. Dan membiarkan mereka masuk terlebih dahulu.

“ Cih.. dengan begini kasus kita akan selesai dengan cepat, “ sahut Suzy mengeluarkan sebuah ballpoint dan memasukkannya kedalam saku jerseynya.

“ Waaah… kita jadi benar-benar seperti pasangan kekasih ya ? “ sahut Baekhyun riang, melihat pengunjung bioskop di dominasi oleh pasangan kekasih. Suzy yang tanpa sadar menggandeng tangan Baekhyun cepat-cepat melepasnya.

“ Cepat beli tiket yang sama dengan mereka ! “ suruh Suzy mengedik kearah Dokter Han yang mengantri di loket. “ Ingat jangan sampai terlihat ! “ pesannya juga.

“ Angenyong Dokter… lho ? kita bertemu disini juga ! “ sahut Baekhyun menyapa Dokter Han ramah. Suzy menepuk keningnya dan ingin merobek Baekhyun saat itu juga.

“ Oh…? “ Dokter Han tidak hanya kaget melainkan mencoba untuk mengingat sosok Baekhyun. “ Kau pasien yang tadi pagi ? “

“ Nee… senang bertemu dengan anda, apakah anda sedang kencan juga ? “ Baekhyun menjabat tangan Dokter Han dan melirik Nyonya Park disebelahnya.

“ Ah… ngg… “ Dokter Han mengelus-ngelus tengkuknya terlihat bingung tapi setelah disikut oleh Nyonya Park, Dokter Han menjawabnya dengan lancar, “ N-nee… benar hari ini aku ingin meluangkan waktu bersama… “

“ Waah… apakah ini istri anda ? “ tanya Baekhyun antusias.

Dokter Han dan Nyonya Park saling pandang sebelum akhirnya tertawa pelan, “ Benar… ini adalah istriku… ahahaha… “

“ Bagus sekali… aku dan istriku juga ingin menonton disini, kebetulan sekali ya ! “ kekeh Baekhyun, bersamaan dengan itu Suzy muncul dengan senyum lebar yang dibuat-buat.

“ Lho ? Dokter Han bukan ? Apa kalian juga mau menonton disini ? “ mau tak mau Suzy jadi harus mengikuti permainan yang dibuat Baekhyun.

“ Iya kebetulan sekali bukan kita bertemu Dokter Han dan istrinya… “ ujar Baekhyun tertawa, “ Ahahaha… aneh sekali ya sayang… “

“ Ngg… apanya yang aneh sayang ? “ balas Suzy pura-pura tak tahu.

“ Ahaha… padahal setahuku setelah menikah seharusnya seorang wanita akan mengikuti marga suaminya kan ? “

Dokter Han dan Nyonya Park saling pandang tak mengerti akan arah pembicaraan Baekhyun.

“ … yaah itu karna mereka bukan pasangan suami istri melainkan pasangan kekasih gelap, “ tuding Suzy kearah Nyonya Park, “ … anda tak perlu terkejut bagaimana kami bisa tahu siapa anda Nyonya Park… “

“ Ohh … ?! “ Nyonya Park tampak lebih kaget daripada tadi dia tak pernah mengenalkan diri pada pasangan didepannya ini.

“ Kami S.P.I.C.A yang diminta Suami anda untuk menyelediki perselingkuhan anda… maaf sudah merepotkan kalian berdua, “ kata Baekhyun sembari mengeluarkan id S.P.I.C.A miliknya.

“ Padahal awalnya aku pikir ini akan memakan waktu lama tapi kalian sudah mengakuinya dengan sangat baik… “ Suzy mengambil ballpoint dari saku jerseynya dan ada kilatan blitz mengarah ke Dokter Han dan Nyonya Park , “ … tersenyum ! Tuan Park akan menyukai foto kalian berdua disini, “

“ A… ini tidak seperti yang kalian pikir … “ ujar Nyonya Park. “ To…tolong jangan… “ Nyonya Park menggamit lengan Baekhyun, “ Kau tidak akan memberitahukannya kepada suamiku bukan ? A..aku akan membayar kalian dua lipat … “

Baekhyun tersenyum, “ Peraturan S.P.I.C.A nomor 89 kami tidak diijinkan untuk berpaling dari tugas yang sudah diserahkan meskipun kami akan dibayar atau diminta tugaskan oleh pihak kedua yang bersangkutan… maaf sekali Nyonya … “ kata Baekhyun melepas tangan Nyonya Park dari lengannya.

“ Maaf kami permisi dulu… semoga hari anda menyenangkan ! “ ucap keduanya membungkukkan badan sebelum pergi meninggalkan Nyonya Park yang meratap dan menggeram kesal.

“ Berakhir dengan ironis ya ? “ komentar Baekhyun setelah mereka kembali ke basement.

“ Itu karna kau seenaknya bertindak  ! Kita hanya perlu bukti mereka berdua bukan mempermalukannya seperti tadi… “ rutuk Suzy.

“ … tapi itu sangat setimpal karna sudah menghianati cinta orang lain meskipun pada akhirnya kita akan jadi bagian dari perusak rumah tangga mereka, “ gumam Baekhyun sedih.

“ Huh… cinta ? Dari awal Nyonya Park pasti tak mencintai Tuan Park sama sekali lihat saja mereka tidak punya anak… “ oceh Suzy.

“ Yaak… yaak… memangnya kalau tidak punya anak artinya mereka tidak saling mencintai begitu ? “ balas Baekhyun tak terima dengan pendapat aneh Suzy, lagipula dia mengenal Tuan Park cukup dekat.

“ Tentu saja… anak itu adalah tanda dari buah cinta mereka… “

“ Yaa ampun kau ini ternyata sangat kaku ya ? “ desah Baekhyun menggeleng-gelengkan kepalanya tersenyum geli.

“ Lalu apa ? Aku sangat yakin mereka bahkan tak sekalipun berpelukan atau berciuman.. “ kata Suzy tak sabar. Suzy membuka pintu mobil saat tangan Baekhyun meraih pinggangnya, Suzy mengerang merasakan punggungnya membentur badan mobil dengan cukup keras.

“ Oh… jadi kalau aku melakukan hal seperti ini… “ Baekhyun  beralih dari pinggang dengan memegang tangan Suzy mendesaknya ke mobil mendekatkan wajahnya ke wajah Suzy dan menatapnya lekat-lekat, “ … berarti ini adalah cinta ? “ tanya Baekhyun seduktif.

Suzy bahkan bisa merasakan nafas Baekhyun diwajahnya, dia mencoba menantang balik iris hitam Baekhyun. Tapi debaran di dadanya mengalahkan segalanya, dia memejamkan matanya takut.

Baekhyun tersenyum mengendurkan genggaman tangannya pada pergelangan Suzy, “ … itu bukan cinta yang sepenuhnya Agent Bae… “ bisik Baekhyun, melihat Suzy masih memejamkan matanya  Baekhyun jadi iseng mengerjainya.

“ Fuuuh… “ Baekhyun meniup poni Suzy dan terkikik karnanya, “ Daebakk… wajahmu sampai panas sekali… “ Baekhyun memegang wajah Suzy yang memang panas dan memerah.

“ Yaakk ?! “ Suzy sudah bersiap menendang Baekhyun karna mengerjainya tapi Baekhyun sudah masuk kedalam mobil dan tertawa terbahak-bahak.

Yeoboo ? Kenapa kau masih berdiri disana ? Ayo naik ! “ goda Baekhyun lagi dengan tawa yang lebih keras.

.

.

.

.

.

.

Berderet-deret pot tanaman tomat yang Baekhyun letakkan di jendela ruangannya kini menunjukkan buahnya yang ranum. Ring basket yang Baekhyun pasang kini sudah tak berwujud bengkok dipatahkan Suzy gara-gara Baekhyun memecahkan semua gucinya dimeja. Koleksi mainan Baekhyun makin bertambah bahkan dia membawa satu set permainan game konsolnya ke kantor yang sering dia mainkan bersama Suzy saat mengisi waktu luang selain latihan . Dan sekarang hobi barunya adalah mengerjai dan memperhatikan Suzy…

“ Srrt…srrt…srrt… “ tangan Suzy lincah menari menandatangani dokumen kasusnya, pekerjaannya sebagai Pengacara cukup membuatnya sibuk dan harus membawanya ke S.P.I.C.A .

“ Ehehe… “ Baekhyun menopang dagunya dari seberang memperhatikan Suzy. Suzy masih tekun mengerjakan pekerjaannya awalnya dia tak terganggu oleh Baekhyun yang memandangnya terus tapi lama-kelamaan dia teralihkan oleh tawa Baekhyun.

Huwee… ? “ Suzy mendongak melihat kearah Baekhyun.

Baekhyun tersenyum memamerkan deretan rapi giginya, “ Anni… “ jawab Baekhyun tapi matanya tak lepas dari Suzy.

“ Berhenti melihatku seperti itu ! “ bentak Suzy ada rasa malu terselip disana.

“ Tidak bisa… karna kau sangat manis ! “ sahut Baekhyun.

“ Blussh… “ ini bagian yang Baekhyun suka, wajah blushing Suzy.

“ Ahaha… lihat… lihat… wajahmu … ! “ Baekhyun tertawa keras sampai menunduk dibawah meja. Suzy hanya bisa mengerucutkan bibirnya tak suka, tawa Baekhyun baru bisa dipotong setelah terdengar bunyi intercom masuk.

Baekhyun segera bangkit dari kursinya karna Suzy pasti tidak akan mengangkatnya setelah kejadian tadi.

“ Nee… team tujuh disini, “ jawab Baekhyun masih dengan sisa tawanya.  “ Oh… di line 4 baiklah… “ Baekhyun menutup gagang telpon dengan telapak tangannya dan berteriak kearah Suzy, “ Ada panggilan untukmu di line 4 ! “

“ Huuh ! “ Suzy mengangkat telpon dimejanya dan menekan tombol 4 dengan wajah malas-malasan tapi tak lama setelah mendengar pesan di telpon wajahnya mulai menunjukkan keseriusan tangannya berulang kali menulis di note kecil. Sebuah tugas lagi untuknya dari Divisi 1.

“ Klek~ “ Suzy menutup telponnya dengan helaan nafas panjang. “ Kau ikut mendengarkannya  ? “ tanya Suzy melihat Baekhyun masih menempelkan telinganya di gagang telpon.

“ Hee… miann, “ ucap Baekhyun nyengir, “ … kau bisa melakukannya ? “

“ Tentu saja… “ sahut Suzy  “ Ada apa dengamu ? “ tanyanya karna sudah meragukan kemampuan Suzy.

“ Tunggu dulu…bukannya ini termasuk cyber crime kenapa bukan Divisi dua yang menanganinya ? Selain itu ini adalah kasus pembunuhan setidaknya harus ada anggota dari Divisi tiga … tapi kenapa semuanya penyidiknya adalah team satu ? “ oceh Baekhyun setelah mendengar kilasan tugas Suzy tadi diam-diam.

“ Dengar ya… kami dari Divisi satu menangani Pertahanan dan Keamanan secara tidak langsung itu sudah menyangkut tugas kami selain itu apa kau tidak dengar karna masing-masing dari Divisi yang sudah kau sebutkan tadi sibuk dengan tugas yang lebih penting maka kasus ini … diserahkan pada kami ! “ jelas Suzy panjang lebar.

“ Aa… “

“ Kau jangan lupa bahwa kau masih menangani kasus pembunuhan berantai… jadi fokus saja pada kasusmu hmm… ? “ ujar Suzy menampilkan senyum manisnya dan keluar dari ruangan setelah membereskan dokumen yang dia kerjakan.

Baekhyun agak khawatir karna Baekhyun tahu… kasus pembunuhan bukanlah keahlian Suzy dia memang cerdas tapi tetap saja dia tak bisa mengalahkan Baekhyun dalam analisa kasus pembunuhan. Selain itu kasus yang diberikan pada Suzy sempat menarik perhatian Baekhyun beberapa hari yang lalu tapi karna dia sedang dalam kasus lain jadi dia tak bisa menyelidikinya lebih lanjut .

Baekhyun mengambil handphonenya mencari nama Taeyoon dalam contact dan segera mendialnya.

“ Taeyoon~a… ? Aku kau sedang menangani kasus cyber crime di internet tentang video pembunuhan itu ? “ tanya Baekhyun to the point.

“ Aah… kasus pembunuhan dalam video Sekolah itu bukan aku lagi yang menanganinya, semuanya sudah diserahkan pada team dua tapi katanya ada perubahan lagi…aku belum sempat mengecek siapa yang menanganinya sekarang__ huwee ? “

“ Hmm… boleh aku minta data analisismu ? “

“ Hee.. ? Kenapa kau jadi ikut-ikutan ? Kau sedang menangani kasus pembunuhan berantai kan ? “

“ Sudah cepat saja kirimkan, kenapa kau selalu banyak tanya sih ? “ sungut Baekhyun menutup telponnya. Dia menatap layar komputer di depannya, berkas kasus yang dia tangani saat ini entah kenapa dia merasa kasus yang ditangani Suzy itu bukanlah kasus pembunuhan biasa.

Suzy berada di ruangan team satu yang juga adalah teman satu Divisinya, Jung Jessica dan Kriss Wu. Keduanya adalah pasangan suami istri yang baru menikah, jadi tak heran melihat foto pernikahan yang  di pajang di ruangan mereka.

“ Rasanya sudah sangat lama tidak melihatmu… “ ujar Jessica menyodorkan cangkir teh kearah Suzy, padahal Suzy kemari hanya ingin membahas kasus karna bersama mereka berdualah dia akan bekerja.

“  Sebenarnya ini adalah kasus lama hampir enam bulan yang lalu setelah dinyatakan ditutup… tapi video pembunuhan itu muncul kembali jadi polisi meminta kita untuk menyelidikinya, “  Kris menjelaskannya sedikit ke Suzy.

“ Kita akan menyamar menjadi murid disana, persiapkan dirimu dengan baik.. “

Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh orang misterius bertopeng dengan seragam Sekolah Meiou  menyebar luas di internet beberapa bulan yang lalu, korban diketahui adalah murid dari Sekolah Meiou . Dan lokasi pembuatan video itupun dilakukan di Sekolah, saat itu S.P.I.C.A sudah turun tangan tapi sayang sampai kasus ditutup pun pelaku masih belum ditangkap bahkan orang yang diduga sebagai tersangka ditemukan bunuh diri beberapa minggu setelah kejadian. Tapi 2 minggu yang lalu video kekerasan serupa kembali muncul dari laman yang sama dengan video pembunuhan itu, mau tak mau S.P.I.C.A kembali diminta untuk menyelesaikan kasus ini sampai selesai.

“ Bermula dari video di laman Sekolah ya ? “ gumam Baekhyun menatap layar komputer di depannya, “ Hmmm… rasanya ini adalah masalah intern Sekolah,  “

Baekhyun baru saja membaca file yang Taeyoon kirim padanya, file kasus yang akan menjadi tanggung jawab Suzy dan team 1.

“ Kenapa wajahmu begitu tegang ? “ tanya Suzy begitu kembali dari ruang team 2 dan mendapati Baekhyun sedang berpikir keras.

“ Oh ?! Nee… ? “ Baekhyun segera menekan tab close di komputernya. “ A…aku hanya sedang memikirkan kasus yang kutangani ehehe… “ . Baekhyun tak mau Suzy sampai tahu dia ikut-ikutan menyelediki yang bukan menjadi tugasnya.

“ Sudah sampai mana progressnya ? “

“ Hmm… masih tahap penyidikan ehehe… “ jawab Baekhyun, “ Oh ya.. aku akan pergi dulu Kakek akhir-akhir jadi lebih cerewet dari biasanya, “ Baekhyun mulai merapikan meja kerjanya. Beberapa minggu terakhir dia jarang berkomunikasi dengan Kakeknya karna dia sibuk bekerja, dan sekarang Kakeknya terus menelponnya untuk pulang ke rumah sebentar.

“ Oh..hmm… “ Suzy mengeluarkan gumaman tak jelas sebenarnya ada yang ingin dia bicarakan dengan Baekhyun.

“ Bye~ sampai ketemu lagi ehehe… “ sahut Baekhyun sebelum pergi.

“ Ngg… Baekhyun … “ meski pelan tapi Baehyun bisa mendengar Suzy memanggil namanya.

“ Ya ? “

“ Itu… “ Suzy meremas jari-jarinya resah, “ … aku tahu aku tak secepat dan setanggap kau dalam menangani kasus pembunuhan dan jujur saja aku tak ahli dalam forensik jadi aku … “

Belum pernah Suzy mengakui kelemahannya seperti ini, tapi untuk saat ini dia merasa kalau dia benar-benar butuh bantuan Baekhyun. Untuk pertama kalinya dia tak ingin bekerja sendiri tanpa Baekhyun-partnernya.

Baekhyun melangkah mendekat kearah Suzy dan mengacak rambut Suzy pelan, “ Tenang saja kau tak perlu ragu jika butuh bantuanku ! “ sahut Baekhyun mengerti apa yang Suzy maksud, “ Heeii… apa kau takut ? Aku tak pernah melihatmu seperti ini… “ Baekhyun menepuk-nepuk pipi Suzy. Suzy memalingkan wajahnya, sejak dia melihat video kasus pembunuhan itu bersama Jessica dan Kris dia sudah punya firasat tak enak. Perasaan yang sama seperti saat dia bisa menyadari kehadiran KID. Suzy mengelus lengan tangannya sendiri resah.

“ Entahlah… aku punya firasat buruk… “ ungkap Suzy.

Meski mereka baru beberapa bulan bersama, Baekhyun tak pernah melihat Suzy tak semangat menangani kasus yang diberikan selain itu dia terlihat ketakutan . Ada ada dengan Bae Soo Ji yang jenius ?

“ Tenang saja… kau bersama dengan team satu selain itu kau bisa menghubungiku kapan saja, kau tak perlu takut… “ ujar Baekhyun menenangkan. Suzy mengangguk pelan dan tetap saja perasaan buruk itu masih menghinggapinya.

.

.

.

.

.

To be continued~

Baby note

Aduuh  ujian sudekat dan FF ini belum kelar dan masih banyak ada utang FF nyahaha😀

Baekhyun disini niatnya Baby tunjukin sikap cowoknya *ha?  makanya jadi aneh gitu…

Hiks~  jujur aja ini baru masuk ke awal cerita yang sebenarnya loh ^^

Eh kok bisa ? … iya inget kan di chap pertama yang di paragraph pertama ? itu sebenarnya adalah hints dari kasus yang sebenarnya …

Semakin mendekat ke ‘ musuh ‘ itu,  semakin terungkap juga siapa Baekhyun… masa lalu Suzy dan semuanya karna secara tidak sadar sebenarnya mereka sudah berhubungan sejak awal.

Waaah kok jadi cerita dan ngasi hints ya ? #plak!  … yah itu karna Baby bahagia bisa nulis sesuatu seabsurd ini ehehe😀 *jangan lupa reviewnya nee..

Terimakasih sudah mencintai S.P.I.C.A dan terutama Agent Bae Soo Ji ^o^/

See you in next chap~

Hai..hai..

Let’s meet the other team in S.P.I.C.A

Team#1 Team#2

38 responses to “S.P.I.C.A [ Chap.8 ~ Heart Beat ]

  1. Kapan moment Baekhyun Suzy yg bikin greget sih? Baekhyun gak bisa ditebak, baekhyun banyak main-main jadi bingung nentuin perasaan Baekhyun itu gmana ke Suzynya -,- Next deeh thor😉
    Semangaaaat!!!

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s