[Writing Fanfiction Contest] Bad Boy Good Boy

Title : Bad Boy Good Boy | Author : freetha | Genre :  Romance, School Life | Rating : Teen | Main Cast : Bae Suzy, Kim Jongin | Other Cast :Xi Luhan, Park Jiyeon

Thank you so much posternya buat jalilfunny@HSG

Annyeonghaseyo….ini ffku yang ke – 4 ^_^. Mianhae…aku merasa gagal dengan 3 ffku sebelumnya tapi masih ngotot bikin ff terus x_x, Aku terlalu bersemangat ikut writing contest fanfictionnya. Semoga saja para author yang baca dan reader yang baca ffku nggak mual ya baca ffku hahaha….Mian :p

Y Happy Reading Y

Suzy POV

“ Eooma….aku berangkat ne “ pamitku pada Eommaku sambil kupakai sepatuku buru – buru.

“ Apa kau tidak sarapan dulu sayang ?” kudengar suara Eommaku dari arah dapur.

“ Aku sudah terlambat Eomma….aku berangkat neee “ pamitku lagi pada Eomma, kuambil sepeda roda duaku dan segera kukayuh menuju sekolahku yang tak terlalu jauh dari rumah.

 Jalanan terlihat basah dan beberapa bagian jalan terlihat genangan air,semalaman memang hujan cukup deras.

“ Plaaassssshhh “ cipratan air dari mobil yang baru saja melewatiku mengenai sebagian tubuh dan bajuku.

“ Yaaaaaak! “ segera aku menepi dan menghentikan kayuhan sepedaku.

“ Jinjja!!! Anak sekolah sebelah itu menyebalkaaannnn!!! “ ucapku kesal.

Aku tahu mobil Ferrari merah itu adalah milik siswa sekolah Yongsan International School of Seoul, letak sekolahnya persis di sebelah sekolahku Seoul Arts High School.

Siapa yang tidak kenal dengan Kim Jongin, putera pemegang saham terbesar di Yongsan International School. Para gadis di sekolahku juga sangat tergila – gila dengan namja itu.

Walaupun aku tak pernah tahu bentuk fisik dari namja itu tapi buatku namja itu nothing special, attitude berkendaranya saja seperti itu.

“ Apa sih istimewanya namja itu? “ gumamku sebal. Setelah membersihkan sekedarnya bajuku yang terkena cipratan air, kukayuhkan lagi sepeda roda duaku ini dengan cepat sebelum aku benar – benar terlambat ke sekolah.

∞∞∞∞∞∞∞

“ Ige mwoyaa? Ck ckc ck….kau kotor sekali Suzy-ya “ Jiyeon, teman sebangkuku menunjuk bajuku yang kotor.

“ Aiissshhh…kalau bukan karena namja idolamu itu tak mungkin bajuku seperti ini “ ucapku sewot pada Jiyeon.

“ Nugu? Kim Jongin maksudmu? “ tanya Jiyeon penasaran.

“ Neeee…siapa lagi namja yang sangat kau puja – puja kalau bukan dia,namja suka kebut – kebutan gak punya etika berkendara,bad boy! “ jawabku ketus.

“ Ck..ck..ck jangan terlalu membenci orang,tahu rasa kalau kau jadi tegila – gila padanya “ Jiyeon menyumpahiku.

“ Hahaha…in your dream not my dream “ ucapku sedikit mengejek Jiyeon

“ Kau jangan terlalu jutek begitu Sue, tak akan ada namja yang mau denganmu nanti, hiiihh “ Jiyeon menggodaku

“ Yaaaaa….Jiyeon-na doamu jelek sekali “ aku berpura – pura menangis menanggapi gurauannya. Jiyeon menjulurkan lidahnya padaku.

Aku dan Jiyeon langsung diam dan merapikan posisi duduk kami ketika Mr. Kang masuk ke kelas, Jam pertama adalah pelajaran Bahasa Inggris.

“ Good morning students “ sapa guru Kang

“ Good morning Mr. Kang “ jawab kami kompak.

“ I will choose five students from this class to participate in a student exchange program for a month in Yongsan International School of Seoul “ Mr. Kang memberikan informasi dan seketika membuat kelas heboh.

“ Wooaahhh….daebak,aku berharap Mr. Kang memilihku,ini kesempatan terbesar untuk dapat bertemu namja – namja tampan nan kaya terutama dia,my Kim Jongin “ Jiyeon sangat antusias dengan informasi yang baru saja Mr. Kang sampaikan.

“ Aiissshh…dasar perempuan genit “ cibirku pada Jiyeon.

“ Ok…please listen to me…Kang Minhyuk,Lee Joon,Kang So Ra,Park Jiyeon and Bae Suzy, from tomorrow you all have to study in Yongsan International School of Seoul, good luck kids “ Mr. Kang mengakhiri kalimatnya.

Aku dengar tepuk tangan riuh dan ucapan – ucapan iri dari para murid yeoja di kelasku,yang membuatku risih bukan itu tapi kelakuan teman sebangkuku ini yang lompat – lompat dan teriak – teriak kegirangan seperti orang kerasukan.

“ Aigooo Jiyeon-na…. “ aku menepok jidatku melihat kelakuan temanku yang satu ini.

∞∞∞∞∞∞∞

Seorang guru mengantarkan aku dan Jiyeon ke kelas yang akan menjadi kelas kami selama satu bulan ini di Yongsan International School of Seoul. Setelah sampai di kelas guru itu masuk ke kelas dan kami menunggu di luar kelas.

Tak lama ada guru tersebut dan ada guru lain keluar kelas menghampiri kami. Aku dan Jiyeon memberi hormat saat perkenalan kami.

“ Panggil aku Kim sasangnim, semoga kalian mendapatkan ilmu sebanyak – banyaknya selama belajar disini “ Kim sasangnim tersenyum ramah pada kami.

“ Neee….kamsahamnida Kim sasangnim “ ucapku dan Jiyeon bersamaan.

“ Kajja,kalian masuklah ke kelas perkenalkan diri kalian ke teman – teman di kelas ini “ Kim sasangnim mengajakku dan Jiyeon untuk masuk ke kelas.

Aku tarik nafas panjang sebelum aku memasuki kelas ini. Beruntung Aku dan Jiyeon di tempatkan di kelas yang sama. Setidaknya aku tidak sendirian.

Jujur aku sedikit tak punya percaya diri berada di sekolah ini,sekolah mahal,mewah dan bergengsi,karena banyak juga pelajar sekolah ini yag berprestasi dan lulusannya menjadi orang sukses.

Aku dan Jiyeon memasuki kelas kemudian Kim sasangnim mengenalkan kami.

“ Seperti kalian sudah ketahui bahwa beberapa sekolah mengadakan program pertukaran pelajar dimana siswa sekolah kita juga banyak yang menjalani program ini di sekolah lain,hari ini kelas kita kedatangan siswa yang ikut program pertukaran pelajar ini “ Kim sasangnim memberikan penjelasan.

Kuberanikan diri untuk melihat keadaan kelas ini, ruangan yang nyaman dan sekilas kulihat siswa di kelas ini.

“ Silahkan perkenalkan diri kalian anak – anak “ ucap Kim sasangnim padaku dan Jiyeon.

“ Annyenghaseyo…naneun Park Jiyeon imnida, siswi School Arts of Seoul, mohon bantuannya “ Jiyeon memperkenalkan dirinya.

“ Annyeonghaseyo…naneun Bae Suzy imnida, saya juga dari School Arts of Seoul, mohon bantuannya “ Aku memperkenalkan diriku.

“ Baiklah kalian bisa duduk di barisan depan ini dan kalian anak – anak mohon kerja samanya “ ucap Kang sasangnim setelah kami memperkenalkan diri.

“ Kim Jongin, kau sebagai ketua kelas bertanggung jawab atas semua kebutuhan mereka selama berada di sekolah ini,arasso? “ Kang sasangnim melanjutkan kalimatnya dan sukses membuatku dan Jiyeon kaget.

“ Aku sekelas dengan bad boy itu! “ sesalku dalam hati.

“ Ne Kang sasangnim “ aku langsung melihat ke arah namja yang baru saja berbicara,dia duduk tepat di belakang kursi yang akan aku atau Jiyeon duduki.

Oh, jadi dia yang bernama Kim Jongin itu,tampan juga tak heran gadis – gadis di sekolahku banyak yang mengidolakan dia. Termasuk Jiyeon yang saat ini terlihat sumringah.

“ Suzy-ya aku saja yang duduk didepan Jongin ne “ Jiyeon berbisik padaku.

“ Aiissshh jinjja anak ini “ batinku.

Saat aku akan duduk di kursiku aku sempat bertatapan mata dengan Jongin, aku tersenyum padanya dan aku menyesal telah tersenyum padanya karena hanya tatapan datarnya padaku yang aku dapat.

“ Ternyata benar kesanku padanya, im Jongin hanya namja sombong dan tak beretika ! “ umpatku dalam hati.

∞∞∞∞∞∞∞

Seminggu sudah aku di Yongsan International School of Seoul. Kesanku sekolah ini memang luar biasa, fasilitas – fasilitasnya sangat menunjang dan para siswanya banyak yang menggunakan bahasa inggris dalam bahasa kesehariannya,maklum juga karena banyak siswa disini juga dari Negara – Negara lain yang orang tuanya sedang bekerja di Seoul.

“ Morning Sue…” Luhan menyapaku ketika aku akan duduk di tempatku, Luhan duduk tepat di belakangku. Dia namja yang baik tapi cukup pendiam, walaupun pendiam dia sangat ramah tidak seperti namja yang duduk disebelahnya itu. Kulihat tempat duduk Jongin masih kosong,dia belum datang

“ Morning Luhan“ jawabku tersenyum.

“ Annyeong “ Jiyeon menyapaku ketika memasuki kelas. “ Morning Luhan “ sapa Jiyeon genit pada Luhan.

Aku memutar bola mataku melihat tingkah Jiyeon ini. Tidak hanya Jongin, tapi juga Luhan, Sehun dan Baekhyun atau tak tahu namja siapa lagi yang dia perlakukan genit.

Kulihat Jongin memasuki kelas bersama Sehun dan Baekhyun.

 “ Morning….Jongin, Sehun, Baekhyun “ Jiyeon menyapa ketiga namja tersebut dengan semangat. Jongin dan Sehun tak menghiraukan sapaan Jiyeon, hanya Baekhyun yang membalas sapaan Jiyeon.

Tapi mungkin dasar watak seperti Jiyeon ini diperlakukan seperti itu juga dia akan cuek.

∞∞∞∞∞∞∞

Kantin di sekolah ini mirip seperti café, membuat siapa saja betah duduk berlama – lama disini. Aku dan Jiyeon saat ini sedang menikmati waffle ice cream dan klappetart di salah satu sudut kantin sekolah ini.

“ Boleh aku bergabung? “ Luhan berdiri di samping mejaku dan Jiyeon.

“ Tentu saja…disini masih ada kursi kosong “ jawab Jiyeon. Luhan tak mengambil duduk disamping Jiyeon tapi disampingku, hal itu membuat Jiyeon sedikit sewot. Aku hanya tersenyum melihatnya.

“ Suzy-ya ini buku yang kau butuhkan untuk tugas English besok “ Luhan memberiku buku.

“ Gomawo Luhan-shi “ Ucapku, tak sengaja tanganku menyentuh tangan Luhan ketika aku mengambil buku. “ Mian “ ucapku malu. Ketika aku menarik tanganku tak sengaja menyentuh gelas hingga airnya tumpah dan sedikit mengenai seragamku. Aissshh aku benar – benar ceroboh.

Luhan langsung memberiku sapu tangannya untuk membersihkan noda di seragamku.

“ Gomawo,maaf sudah merepotkanmu ” ucapku pada Luhan. “ Aniyo…tak perlu sungkan begitu “ Luhan tersenyum padaku.

 “ Aku kembali ke kelas dulu ne,sapu tangan itu untukmu saja Sue “ ucap Luhan kemudian beranjak keluar kantin.

“ Daebaaak…aku pikir Luhan suka padamu Sue “ ucap Jiyeon menggodaku.

“ Anni, aku pikir Luhan memang namja yang baik“ ucapku pada Jiyeon.

“ Aiisshh dasar punya perasaan tidak peka sama sekali,dari hari pertama kita disini dia sering memperhatikanmu bahkan yang mengantar kita keliling sekolah ini juga dia“ ucap Jiyeon.

“ Jinjja? Aku tak tahu dan aku tak merasa Jiyeon-na dan soal informasi sekolah ini harusnya jadi tugas bad boy itu “ timpalku pada Jiyeon.

“ Nugu? Bad boy yang kau maksud? “ aku tersentak kaget tiba – tiba Jongin duduk di kursi sebelahku. Saat ini dia memandangku menanti jawabanku.

“ Bad boy ini….tampan “ batinku dalam hati.

“ Wae? memandangku seperti itu, apakah kau tertarik padaku? “ ucap Jongin dengan masih menatapku, kali ini dengan senyum smirknya.

Oh My God namja ini sangat kepedean, baiklah kenapa tidak aku kerjain dia sekalian, aku ikuti permainanmu Kim Jongin.

“ Neeee…bagaimana kalau aku memang tertarik padamu Jongin-na? “ kudekatkan wajahku ke wajahnya dan kutatap matanya. Jongin langsung menjauhkan wajahnya dan terlihat sedikit gugup.

“ Ige mwoyaa???? “ protes Jiyeon padaku.

 “ Yaaa Jiyeon-na dia dulu yang menggodaku “ ucapku pada Jiyeon.

“ Siapa yang menggodamu, aiiisshh “ ucap Jongin tak terima.

“ Jiyeon kajja kita masuk ke kelas lagi “ ajakku pada Jiyeon.

“ Tunggu….” Jongin memegang tanganku. “ Ada yang mau aku bicarakan denganmu berdua saja “ ucap Jongin padaku.

Kulihat Jiyeon menutup mulutnya tak percaya ketika dia melihat Jongin menahanku dengan memegang pergelangan tanganku.

“ Bicaralah disini “ dengan gugup kulepaskan tanganku dari genggamannya dan aku duduk kembali ke kursiku. Aku tak mengerti kenapa aku jadi gugup seperti ini bila didekat Jongin.

“ Eommaku ulang tahun besok…a…aku tak tahu harus memberi kado apa, apakah kau mau membantuku…menemaniku mencari kado untuk Eommaku ?” tanya Jongin padaku.

Ajakan Jongin ini cukup aneh karena beberapa hari ini kami hampir tidak pernah berkomunikasi, bahkan sikap Jongin terhadapku bisa dibilang cukup dingin. Walaupun sebenarnya terhadap yeoja siapa saja dia juga dingin, tapi ini….

“ Kalau Suzy tidak bisa, aku bisa menemanimu “ ucap Jiyeon pada Jongin.

“ Aku bisa “ ucapku pada Jongin. Kulihat wajah lega diwajahnya. Dan entah mengapa aku mengiyakan ajakan Jongin.

“ Gomawo Suzy-ya “ Jongin tersenyum kemudian dia beranjak pergi mungkin kembali ke kelas.

“ See…aku mulai melihat tanda – tanda tak beres di hubungan kalian, dari 0 % kini beranjak ke 20 %  yaaak!…wae geurae? “ ucap Jiyeon penuh selidik padaku.

Aku hanya mengangkat bahuku karena memang sebenarnya akupun tidak tahu kenapa tiba – tiba bad boy itu jadi sedikit manis.

∞∞∞∞∞∞∞

Finally, kelas telah berakhir untuk hari ini. Kumasukkan buku – bukuku ke dalam tasku. Dan kusadari Jongin kini sudah ada disampingku.

“ Kajja “ ucapnya mengajakku. “ Nee…” jawabku. “ Jiyeon-na aku duluan ne, mian “ pamitku pada Jiyeon, Jiyeon hanya mengangguk dan melambaikan tangannya dengan malas.

Aku dan Jongin kemudian keluar kelas. Banyak mata kini memandang Jongin dan Suzy termasuk Luhan, yang kini sedang memandang penuh kekecewaan.

∞∞∞∞∞∞∞

Kini aku sudah ada di dalam mobil Jongin, mobil melaju dengan kecepatan sedang, cukup membuatku heran karena setahuku namja disebelahku ini suka mengemudi dengan kecepatan tinggi.

“ Tak biasanya kau menyetir dengan kecepatan seperti ini “ tanyaku pada Jongin. Jongin tersenyum kecut, “ Mianhae…beberapa waktu lalu karena cipratan dari mobilku mengenaimu “ ucap Jongin.

“ Mwo? Tanyaku kaget, berarti Jongin sebenarnya tahu dengan kejadian beberapa hari yang lalu yang membuat tubuh dan seragamku kotor, kenapa Jongin bisa tahu kalau itu aku?

“ Sebenarnya aku sering melihatmu di jalan,kau yeoja bersepeda itu khan? “ ucap Jongin padaku dan dia tersenyum padaku. Aku terkesima melihatnya, tak pernah Jongin tersenyum seperti ini. Di sekolah dia terkenal dengan sebutan namja dingin dan sombong, tapi senyum ini mematahkan itu semua. Senyumnya sangat hangat.

Aku hanya mengangguk, aku masih tak percaya ternyata Jongin mengingatku dan tahu kalau yeoja bersepeda yang sering dia temui di jalan dan bahkan pernah mengotorinya dengan lumpur dan air hujan itu adalah aku.

Aku merasa tersanjung dan membuatku cukup senang seorang Kim Jongin memperhatikan aku!

∞∞∞∞∞∞∞

Aku dan Jongin sudah berada di sebuah boutique mewah. Ku lihat sekelilingku, pasti sangat mahal barang – barang disini pikirku.

“ Setiap ulang tahunnya aku selalu memberikan Eomma kado tapi sepertinya dia tidak menyukainya walaupun Eommaku tak mengatakannya, karena itu aku mengajakmu agar memilihkan kado untuk Eommaku “ ucap Jongin

“ Walaupun aku dan Eomma-mu sama – sama perempuan tapi kalo soal selera bisa saja berbeda, bagaimana kalau Eomm-mu juga tak menyukai pilihanku? “ protesku pada Jongin.

“ Aku yakin Eommaku pasti menyukai kado pilihanmu Suzy-ya “ ucap Jongin. “ Palliiii…” ucap Jongin lagi padaku.

Sekitar setengah jam memutari boutique itu dan melihat – lihat mana yang paling bagus untuk Eommanya Jongin akhirnya aku memilih gaun warna peach beserta sepatu dan tas dengan warna senada. Aku pikir itu akan cocok untuk Eommanya Jongin, yang menurut info Jongin Eommanya orang yang sangat keibuan dan lembut.

Setelah membayar semuanya  aku dan Jongin kembali ke mobil. Jongin membukakan pintu untukku. Aiiisshh kemana Jongin sang bad boy itu ya? He treat me well today.

“ Ya Jongin-na kau antar aku kembali ke sekolah ne, sepedaku masih kutinggal disana “ ucapku pada Jongin.

“ Sebagai rasa terima kasihku aku ingin mentraktirmu dulu,bolehkah ?” tanya Jongin padaku.

“ Aku tulus menemanimu membeli kado untuk Eommamu,kau tak usah repot – repot begitu Jongin-na “ jawabku.

“ Ara…tapi aku tetap memaksa kalau begitu untuk mentraktirmu “ ucap Jongin sambil menstarter dan mengemudikan mobilnya.

∞∞∞∞∞∞∞

“ Yaa…Jongin-na ini restoran mahal! Kenapa kau bawa aku kemari “ ucapku pada Jongin ketika sudah berada di resto kalangan atas ini. View resto ini sangat indah, letaknya seolah – olah berada di tebing dengan pemandangan kota Seoul di hadapannya.

“ Tidak mahal….aku tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun,resto ini milik keluargaku “ ucap Jongin, tidak bermaksud sombong dari nada bicaranya.

“ Jinjja? Woaaaa…daebaakk “ ucapku kagum melihat ke sekelilingku. “ Sangat indah pemandangan disini “ ucapku lagi.

“ Tapi tak bisa mengalahkan pemandangan indah yang ada didepanku sekarang “ ucap Jongin memandangku.

“ Neee??? “ tanyaku gugup. Yaa! Ada apa dengan Jongin hari ini? Apakah dia punya kepribadian ganda atau saudara kembar?

“ Kau mau pesan apa? Atau mau aku pesankan menu recommended disini? Tanya Jongin sambil menunjukkan buku menu.

“ Boleh…kau saja yang pesankan,gomawo “ jawabku. Aiissshhh namja ini pintar mengalihkan topik, padahal aku sangat penasaran dengan maksud ucapannya tadi.

∞∞∞∞∞∞∞

 

Hujan mengguyur deras kota Seoul pagi ini. Kuputuskan untuk tak naik sepeda ke sekolah,lebih baik aku naik busway saja pikirku.

Kudengar ada suara mobil berhenti di depan rumahku,kuintip dari jendela rumahku. “ Kim Jongin?! “ ucapku tak percaya siapa yang ada di depan rumahku saat ini dan bagaimana dia bisa tahu rumahku. Bel rumahku berbunyi,segera kupakai sepatuku,kuambil tasku dan segera keluar rumah.

“ Selamat pagi Suzy-ya “ sapa Jongin ketika melihatku keluar. Dia membiarkan tubuhnya terkena air hujan walaupun ada jaket hitam yang melindungi sebagian tubuhnya.

“ Jongin-na apa yang kau lakukan, palli…masuklah ke mobilmu “ ucapku.

Dengan cepat kubuka pintu pagar dan segera kupayungi Jongin. “ Masuklah ke mobilmu “ ucapku.

“ Kajja…kita bersama – sama ke sekolah “ Jongin menggandeng tanganku, membukakan pintu mobil dan mempersilahkan aku naik ke mobilnya. Perlakuan Jongin padaku ini membuatku gugup.

“ Mwooo??? Apakah aku mulai menyukai Jongin? Andweeeee !!!! “ ucapku dalam hati dan kupukul – pukul kepalaku pelan.

“ Wae ? kenapa kau pukul – pukul kepalamu sendiri, kau pusing ?” tanya Jongin heran ketika dia sudah masuk mobil.

“ Anni…gwenchana “ jawabku bohong. “ Gomawo Jongin-na “ ucapku pada Jongin.

“ Aku yang harusnya berterima kasih padamu,Eommaku sangat menyukai kado pilihanmu, Gomawo Suzy-ya “ Jongin tersenyum dan mengacak pelan pucuk rambutku.

“ Ya..ya.yaaa ige mwoyaa…..kau membuatku sangat gugup Jongin-na “ batinku dalam hati.

“ Ahh ne “ jawabku singkat, aku sedang mengatur detak jantungku saat ini. “ Bae Suzy kau tidak boleh menyukai Kim Jongin, tidak boleh! kuperintahkan diriku sendiri.

∞∞∞∞∞∞∞

Saat aku berjalan menuju kelasku, aku merasakan banyak mata memandangku dan Jongin. Risih jadi perhatian seperti ini.

“ Jangan pedulikan mereka “ ucap Jongin padaku. “ Nanti kau pulang denganku ara? “ ucapnya lagi. Langsung kutoleh Jongin, mungkin Jongin melihat wajahku yang bertanya – tanya dan dia tersenyum padaku “ Waeyo? “ ucapnya.

“ Jongin-na kenapa sikapmu berubah padaku? “ tanyaku pada Jongin.

“ Karena kau berbeda di mataku, kau apa adanya, hatimu cantik Suzy-ya” jawab Jongin. Wajahku memerah karena ucapan Jongin.

“ Bolehkah aku mengenalmu lebih dekat? “ tanya Jongin cukup jelas di telingaku.

“ I wanna be a good boy for you Suzy-ya “ ucapnya lagi. Aku langsung menghentikan langkahku dan kutatap mata Jongin tak ada kebohongan disana.

Aku tahu ini terlalu cepat dan entah bagaimana hubungan baik ini dimulai tapi yang aku tahu hatikupun sebenarnya membuka hati untuknya.

Aku tersenyum pada Jongin semoga dia bisa mengartikannya. “ Kajja…bel sudah berbunyi kita harus segera masuk kelas “ ajakku pada Jongin dan aku berjalan terlebih dahulu mendahuluiya.

“ Yaaa…Suzy-ya kau belum jawab pertanyaanku…Yaaa,Suzy !!! “ Jongin memanggilku dan aku tetap berlalu.

“ Kim Jongin, I dare you to be a good boy for me “

FIN

Haaaaaiiii…..Gomawooo sudah baca ffku ini ne. Walaupun aku tahu, ffku ini selalu absurd hehehe ;p. Mianhae atas segala kekurangan yang ada di ff ini bahasa, alur, ceritanya, typonya dll-nya. Once again I really appreciate para authors disini, karena dalam menulis ff memang sangat butuh waktu, mood, menguras otak dsb bener2 nggak gampang ya….

Sooo para readers plz hargai author dengan meninggalkan jejak kalian yaaaa ^_^ apapun itu commentnya authors pasti seneng ya dan jadi tambah semangat bikin ffnya…betuul gak authors? Hihihi ^_^

Okeee….sekali lagi makasiiiihh udah baca ffku ini, I’m not the author I’m just a reader who just tried writing fanfiction coz I love suzy and I love KSF….Saranghaeeee Suzy-yaa….Happy Birthdaaayyy 2nd Kingdom of Suzy Fanfiction❤

66 responses to “[Writing Fanfiction Contest] Bad Boy Good Boy

  1. Suka banget sama Kaizy … disamping Hunzy n Myungzy tentunya. Jongin sebenarx jg udah mengamati Suzy tp agak jaim awalx . .. Setelah Luhan mulai dkt dg Suzy mulai deh dia mendekagi Suzy… hehe… seru😍

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s