[Writing Fanfiction Contest] Be My Baby

4. Be My Baby-2

Title : Be My Baby | Author : freetha | Genre :  Romance | Rating : Teen | Main Cast : Bae Suzy, Mark Tuan | Other Cast : Jackson Wang, Kang Seulgi

Thank you so much posternya buat Hymrk @HSG

Happy Reading All ^_^

Suzy Pov

“ Yaaaa…Suzy…Suzy-ya “ aku menghentikan langkahku ketika aku mendengar seseorang memanggilku. “ Wae? “ tanyaku pada Jackson yang kini sudah ada didepanku menunduk memegang lututnya dengan nafasnya yang terengah – engah. “ Yaaa!!! Kau tuli atau apa hah, aku memanggil – manggilmu dari tadi kau tahu ! “ ucap Jackson padaku dengan nafas yang masih terengah – engah. “ Mian Jackson-na aku benar – benar tak mendengar suaramu “ ucapku beraegyo sambil mengatup kedua telapak tanganku memohon maaf pada Jackson.

“ Kau akan sangat berterima kasih padaku setelah kau mendengar apa yang akan aku sampaikan padamu“ Jackson tersenyum penuh arti padaku. “ Jinjja? Memangnya apa yang akan kau sampaikan, apakah kau akan mentraktirku ? “ tanyaku senang. “ Anni…bukan itu “ jawab Jackson menggelengkan kepalanya. “ Dasar pelit! Dari kecil kita berteman tak sekalipun kau pernah mentraktirku padahal hari ini ulang tahunmu “ aku mempoutkan bibirku.

“ Hahaha…cute girl apalagi dengan bibirmu yang seperti ini “ Jackson mencubit pipiku.               “ Awwww…Appo “ aku mengelus – ngelus pipiku yang terlihat sedikit memerah karena cubitan Jackson.

 “ He’s back…aku bertemu dengannya tadi sebelum aku bertemu denganmu “ ucap Jackson.        “ Nugu ? Siapa yang kau maksud ? “ tanyaku penasaran pada Jackson. “ Dia…siapa lagi yang kau tunggu “ ucap Jackson tersenyum padaku. Tak butuh waktu lebih lama lagi buatku untuk menebak siapa orang tersebut.

 “ Mark ??? “ tanyaku pada Jackson untuk memastikan. Jackson mengangguk dan tersenyum padaku.

“ Kajja tunjukkan aku dimana kau tadi bertemu dengan Mark “ aku menarik tangan Jackson, tak sabar aku ingin segera bertemu dengan Mark. Aku sudah sangat rindu padanya, selama dua tahun ini dia menjalani trainee di JYP Entertainment kami jarang berkomunikasi dan bertemu. Mark seperti Jackson, kami adalah sahabat sejak kecil.

“ Aiisshhh kenapa kau terburu – buru, Mark bilang akan menemui kita di Central Park satu jam lagi “ ucapan Jackson itu membuatku menghentikan langkahku. “ Agencynya memberikan libur pada semua trainee selama satu minggu jadi waktumu masih panjang untuk bertemu dengannya dan kau tak usah khawatir tak bisa bertemu dengannya kau tahu “ Jackson melanjutkan ucapannya dan mengerlingkan satu matanya padaku.

“ Ahhhhh…Jinjja? Kau tak berbohong padaku? “ tanyaku senang pada Jackson. “ So damn true I told you bunny “ jawaban Jackson itu membuatku merasa sangat senang tapi aku tak terlalu menyukai panggilan Jackson padaku bila dia sedang menggodaku.

“ Yaaaa….!!! Wangkong!!! jangan kau panggil aku dengan sebutan konyol itu “ protesku pada Jackson. “ Yaaaa….bunny!!! aku juga tak suka kau memanggilku dengan sebutan Wangkong! “ Jackson balik protes padaku. Tapi akhirnya kami tertawa bersama, mungkin karena kami sangat bahagia karena sahabat kecil kami kembali, sahabat kecilku sekaligus orang yang aku cintai.

At Central Park

Aku dan Jackson sudah tiba di Central Park setengah jam lebih awal dari waktu janjian kami dengan Mark. Saat ini aku dan Jackson duduk di rumput taman tempat biasa kami menghabiskan waktu sore kami, dulu saat Mark belum menjalani  masa trainee. Semenjak Mark pergi mungkin taman ini hanya aku lewati saja, aku lebih suka menghabiskan waktuku dirumah, mungkin Jackson yang akan mengunjungiku dirumah untuk sekedar ngobrol dan membuat rumahku ramai dengan joke – jokenya. Taman ini akan selalu mengingatkanku pada Mark, terlebih pada saat itu, sore terakhir kami bertemu.

ΩΩΩ  Flash Back   ΩΩΩ

“ Taman ini terlihat sepi tidak seramai biasanya “ Mark memutar badannya melihat keadaan sekeliling Central Park.

“ Ne, padahal cuaca sangat cerah “ aku sependapat dengan Mark. “ Dimana Jackson? Aku tidak melihatnya datang bersamamu “ tanyaku pada Mark.

“ Entahlah mungkin sebentar lagi dia datang, aku sudah mengiriminya pesan “ jawab Mark sambil mendudukkan badannya di rerumputan yang hijau nan asri di Central Park ini.

“ Aku akan sangat merindukan taman ini, Jackson dan kau “ Mark tersenyum padaku. Aku terdiam menatap matanya, ingin sekali aku memeluknya tapi akal pikiranku menolaknya. “ Wae? Kenapa kau memandangku seperti itu? “ Mark masih menatapku dengan tersenyum.

“ A…Anni…aku juga akan sangat merindukanmu “ jawabku gugup. Detak jantungku berdegup tak karuan, dulu aku tak menyadarinya tapi semenjak beberapa minggu yang lalu aku mulai menyadarinya bahwa degupan jantung ini, debaran jantung tak karuan ini muncul ketika aku berdekatan dengan Mark.

 Dulu ketika Mark menggandeng tanganku, mengacak pucuk rambutku ataupun hanya sekedar tersenyum padaku, aku hanya menganggap biasa karena dia sahabatku tapi kini berbeda, apapun yang Mark lakukan padaku aku menganggapnya itu adalah perlakuan seorang namja bukan sebagai sahabat. Aku kini sudah melihatnya sebagai seorang namja bagiku.

“ Kau jangan khawatir bagaimanapun caranya pasti aku akan menghubungimu dan Jackson “ Mark mengacak pucuk rambutku lembut. Deg deg deg….jantung ini berdegup dengan kencang, semoga Mark tak mendengar degupan jantungku ini Ya Tuhan, mohonku pada Tuhan.

“ Ah ne, kau fokuslah pada masa – masa traineemu, kalau kau sukses, aku dan Jackson pasti akan ikut bahagia “ ucapku dengan suara yang terdengar aneh di telingaku sendiri.

“ Disamping keluargaku, kalian adalah orang – orang terpenting dalam hidupku, aku pasti akan sangat merindukan kalian “ wajah Mark berubah sedih ketika mengucapkan kalimat yang baru saja dia ucapkan.

 Kuberanikan diriku untuk lebih mendekatkan posisi dudukku dengannya, kugenggam tangan Mark dan kusandarkan kepalaku ke bahunya. Aku tak berkata apa – apa dan kami terdiam sekitar beberapa menit dengan posisi seperti ini. Butir – butir air mataku kini telah jatuh. Mark menggerakkan badannya sehingga membuatku reflek mengangkat kepalaku dari bahunya.

“ Jangan menangis “ Mark menghapus air mataku lembut dengan tangannya. Kutatap Mark, wajahnya terlihat sedih sehingga membuat air mataku makin jatuh bukannya malah berhenti. Aku sangat sedih harus berpisah dengan Mark. Tiba – tiba Mark merengkuh tubuhku ini dan memelukku dan aku menangis dipelukan Mark untuk beberapa saat.

“ Jagalah dirimu baik – baik Suzy-ya “ Mark melepaskan pelukannya. Aku hanya mengangguk, rasanya  tenggorokanku tercekat tak bisa berkata – kata.

 “ Tunggulah aku, jangan biarkan namja lain mendekatimu “ kembali Mark mengusap – usap pucuk rambutku.

“ Ne ??? “ ucapku kaget seakan tak percaya Mark mengatakan hal itu. Apakah aku  tidak salah dengar ? tapi Mark tidak menjawab hanya tersenyum padaku, senyumnya hanya membuatku makin penasaran.

 Mark kemudian berdiri dan membantuku untuk berdiri. “ Sepertinya Jackson tidak datang, maafkan aku suzy-ya aku juga harus segera pulang “ Mark kembali tersenyum padaku.

“ Ne arasso, apakah perlu aku bantu untuk packing barang – barangmu? “ tanyaku pada Mark.

 “ Aku tidak mau merepotkanmu, nanti Jackson juga pasti akan datang membantuku, Gomawo kau sudah menawarkan bantuanmu “ Mark mencubit hidungku pelan. Wajahku langsung memerah karena perlakuannya ini. Lama – lama aku jadi gila kalau terus berada didekat Mark.

“ Annyeong Suzy-ya….aku pasti akan kembali untukmu “ Mark melambaikan tangannya padaku. Aku balas melambaikan tanganku dan memandangya menjauh, makin jauh hinga bayangannya tak terlihat lagi. Mark sudah pergi, dia pergi dengan meninggalkan sejuta tanya bagiku, yang entah kapan akan terjawab.

ΩΩΩ   Flash End  ΩΩΩ

“ Hei…apa kau sudah tak sabar bertemu dengannya? “ ucapan Jackson membuyarkan pikiranku ke kejadian 2 tahun lalu. “  Hhmm… “ aku hanya menggumam untuk mengiyakan pertanyaan Jackson.

“ Apakah kau akan menanyakannya, eemmm soal dua tahun lalu ? “ Jackson terlihat ragu untuk menanyakan hal itu padaku.”

Menurutmu? Apakah aku harus menanyakannya? “ aku balik bertanya pada Jackson. Sebenarnya aku sudah mulai tak yakin dengan apa yang aku dengar dua tahun lalu itu tapi tidak dengan hatiku yang masih mencintai Mark.

“ Kau harus “ jawaban meyakinkan itu keluar dari mulut Jackson.

“ Wae, kenapa aku harus? Sepertinya kita sudah sering membicarakan hal ini “ ucapku pada Jackson.

“ Menurutku Mark tak pernah membahas hal itu lagi karena dia bukan seperti namja kebanyakan yang akan langsung terus terang dan gamblang menyatakan perasaannya “ Jackson memutar – mutar topinya dijarinya. “ Kita sudah bersama – sama sejak kecil jadi aku tahu bagaimana Mark, aku pikir Mark memang menyukaimu “ Jackson memakaikan topinya di kepalaku.

“ Sudah lama tak bertemu… Annyeong Suzy-ya “ ini suara Mark! aku langsung menoleh        kearah suara, dia ada di depanku, karena obrolan seriusku dengan Jackson hingga membuatku tak menyadari kehadirannya.

“ Mark “ aku langsung berdiri hingga langsung berhadapan dengannya dan seorang yeoja muda dan cantik.

“ Oppa…nugu? “ yeoja itu bergelayut manja di lengan Mark.

Oppa??? Dia memanggil Mark dengan sebutan oppa? Apakah yeoja itu pacarnya Mark? kenapa dia berani bergelayut manja seperti itu pada Mark? tubuh ini terasa menegang.

“ Yaa! Kau harus bersikap sopan, mereka adalah sahabat – sahabatku “ Mark mencubit hidung yeoja itu.

Sahabat???? AAhh matta aku memang sahabat Mark, kami memang tak punya hubungan lebih dari itu, tubuh ini tiba – tiba lemas, apalagi melihat perlakuan Mark pada yeoja itu, seperti dia pernah sering lakukan padaku dulu.

Aku melirik Jackson, aku melihat wajah kekagetan yang sama sepertiku. Tapi reaksinya cepat Jackson langsung mencairkan suasana yang terlihat tegang, yaahh tegang buatku bukan untuk mereka.

“ Heeyy my bro what’s up, who’s this sweet sexy girl? “ Jackson menyalami Mark dengan salaman khas mereka dan tak lupa saling menabrakkan tubuh mereka.

“ Mian aku tak langsung mengenalkan Seulgi pada kalian….Jackson, Suzy ini Seulgi, yeojachinguku “ Mark mengenalkan yeoja ini sebagai pacarnya, PACARNYA!!!!

Serasa dunia ini runtuh dan seisinya sedang menguburku dalam – dalam saat ini atau memang lebih baik begitu agar aku tak perlu bermanis – manis atau melihat mereka dengan keadaan hatiku mungkin sudah pecah berkeping – keeping berserakan dan harus aku satukan lagi dan aku tak tahu bagaimana caranya.

Kembali aku lirik Jackson, aku sangat berharap bantuannya apapun itu agar aku tak terlihat bodoh, aku tahu wajahku saat ini pasti terlihat kacau.

Jackson melirikku tapi aku rasa kali ini dia juga ikut shock dan tak tahu harus bagaimana.

“ Mianhae….aku belum menceritakan hal ini pada kalian, aku ingin membuat surprise “ ucap Mark sepertinya dia sadar bahwa aku dan Jackson terdiam karena kaget.

“ Aku dan Seulgi baru saja berpacaran jadi maaf belum sempat menceritakannya pada kalian, aku mengajaknya agar dia juga mengenal sahabat – sahabat terbaikku “ Mark berusaha menjelaskan sejelas – sejelasnya padaku dan Jackson dan ini tidak bagus untukku, rasanya aku ingin menangis, Tuhan tolong aku.

“ Oppa sering menceritakan kalian padaku, Mianhae aku seharusnya tadi bersikap lebih hormat pada kalian “ Seulgi meminta maaf dan memberi hormat pada kami.

“ Maafkan aku ne oppa, aku tidak tahu…aku malah sempat cemburu tadi pada Suzy, dia cantik aku pikir dia salah satu mantanmu “ Seulgi tertawa dan lagi – lagi bergelayut manja pada lengan Mark.

“ Anni…dia sahabatku chagiya “ Mark mengelus dan sedikit mengacak pucuk rambut Seulgi. Itu juga yang sering Mark lakukan padaku DULU. Tuhan…aku benar – benar ingin segera pergi dari hadapan mereka, air mata ini serasa akan tumpah ruah.

“ Yeobboseo… “

“………………”

“ Aahh ne eomma? Arasso aku akan segera pulang “

aku lihat Jackson sedang berbicara di telepon, kapan suara hand phone Jackson berbunyi? Padahal aku tahu nada dering handphone Jackson bisa terdengar hingga jarak beberapa meter jauhnya, aku bahkan tak mendengarnya, tapi aku lihat Jackson sedikit mengedipkan matanya tanda bahwa dia hanya pura – pura menelepon.

“ Mark, Seulgi mianhae…aku dan suzy harus segera pulang ada sesuatu hal terjadi pada eomma, ooh maksudku eomma butuh bantuanku dan suzy “ ucap Jackson bernada panik.

 Jackson segera menarik tanganku untuk segera beranjak pergi tanpa sempat aku berpamitan pada Mark dan Seulgi dan aku rasa itu lebih baik. Aku bersyukur Jackson tadi memakaikan topinya padaku, topi ini dapat menutupi wajahku yang kini sudah dipenuhi air mataku.

≈≈≈≈≈≈∞∞∞∞≈≈≈≈≈≈

Entah sudah berapa kali teleponku berbuyi tapi tak kuhiraukan. Semenjak tadi Jackson mengantarku pulang, aku langsung mengunci diri di kamar. Beruntung Appa dan Eomma keluar kota jadi mereka tidak tahu keadaan putrinya saat ini dan aku bisa menangis sepuasnya tanpa takut mereka tahu.

Pertemuanku tadi dengan Mark setelah dua tahun tak bertemu sangat jauh dari harapanku. Apakah dua tahun ini membuatnya berubah? Apakah title calon idol akan membuat seseorang berubah? Mark bukan seperti Mark yang aku kenal dulu.

“ Mark…kau jahaaaaatttttt……!!!! Kau menyuruhku untuk menunggumu, huh??? “ aku luapkan kemarahanku pada bantalku dan aku tunjuk – tunjuk bantalku itu dengan penuh kekecewaan.

“ Kau menyuruhku untuk menjauhi semua namja yang mendekatiku, untuk apa??? Kau hanya ingin membuatku menjadi perawan tua, huh ?! masih kutunjuk – tunjul dan kuremas bantalku ini hingga terlihat sangat kucel.

“ Cukup Bae Suzy….jangan lagi kau menangis karena Mark “ ucapku pada diriku sendiri. Dan deringan dari hpku terdengar lagi, entahlah mungkin ini sudah keseratus kali, Aku cari hpku untuk menon aktifkannya, deringannya sangat menggangguku.

Kulihat nama di hpku, panggilan ini dari Mark. “ Aiisshhh namja ini “ sewotku. “ Yaa!!! Namja jelek berhenti mengangguku, Ara??!!! “ ucapku sebal pada hpku, setelah kumatikan kulempar hpku di atas tempat tidurku.

Kulihat wajahku di cermin sudah seperti nenek lampir saja bahkan lebih jelek. “ Ini semua karenamu kau tahu namja jelek “ batinku sedih melihat wajahku yang tak karuan ini. Aku berlalu ke kamar mandi dan kubasuh mukaku agar terlihat lebih segar.

Saat keluar kamar mandi samar – samar aku dengar ada orang teriak – teriak di luar rumahku.     “ Nugu? Apakah orang mabuk? Aiisshh menganggu saja “ segera aku menuju jendela kamarku dan akan kututup tapi aku sangat kaget ketika melihat siapa yang ada diluar pagar rumahku.

“ Mark ? “ ucapku kaget. Tidak hanya ada Mark tapi ada Jackson dan Seulgi ? Mau apa mereka? Tanyaku pada diri sendiri.

Kamarku ada di lantai 2 jadi aku bisa melihat jelas mereka semua ada didepan rumahku dan berteriak – teriak memanggil namaku. Sepertinya mereka tahu aku sempat mengintip mereka. Reflek aku menutup tiraiku lagi dan bersembunyi dibalik jendela kamarku.

“ Suzy-yaaaa biarkan kami masuk, apa kau mau semua tetanggamu keluar rumah semua karena teriakan kami!!! “ kudengar teriakan Jackson.

“ Kita sudah tidak bertemu dua tahun, apakah kau tak mau bertemu denganku sebentar saja !!!” kali kudengar suara teriakan Mark.

 “ Mianhae, kalian pergilah, jebaaalll “ teriakku memohon pada mereka masih tanpa memperlihatkan wajahku.

“ Eonni….aku ingin minta maaf padamu, tolong biarkan aku masuk “ kini teriakan Seulgi yang aku dengar.

“ Minta maaf? Untuk apa?” tanyaku dalam hati, karena telah merebut Mark dariku? jawabku sinis dalam hati.

“ Yaaakk!! Bunny palli biarkan kami masuk, apa kau tega membuatku seperti orang gila disini? “ Jackson kembali berteriak.

“ Yaakkk!! Wangkong kau memang gila! Jadi pergilah jebaalll….aku sedang tak ingin diganggu “ teriakku pada Jackson masih dibalik jendela kamarku.

“ Suzy-yaaaa saranghaeeeeeee…… “ kudengar suara Mark berteriak kali ini dan aku sangat kaget mendengar teriakannya.

“ Mwooo??? “ apa dia sudah gila, apa dia mau mempermainkan aku lagi? Ucapku dalam hati meyakinkan diriku untuk tak percaya ucapannya. Dia sudah membohongiku satu kali ada kemungkinan dia akan membohongiku untuk kesekain kali.

Aku diam tak menjawab apa – apa.

Pletaaaakkkkk !!!!

Ada suara benda dilempar mengenai kaca jendela kamarku. Aku yakin itu batu. Emosiku tak bisa kutahan lagi, kubuka tiraiku dan kulihat mereka masih disana.

“ Yaaaakkk!!! Apa kalian mau buat onar disini? Aku telepon polisi baru tahu rasa kalian “ ucapku marah pada mereka.

“ Eonniiii….jebaaaalll aku ingin bicara baik – baik padamu, aku ingin meminta maaf “ Seulgi memohon, dan kulihat matanya berkaca – kaca. Aku tak tega.

Tuhan saja Maha pemaaf, masa aku tidak? Pikirku berpositif. Lagi pula apa salah mereka? Mungkin aku yang terlalu egois, memaksakan perasaanku, tiba – tiba aku merasa bersalah.          “ Paboo “ ucapku pada diri sendiri.

Segera aku turun membukakan pintu untuk mereka.

“ Mianhae…” ucapku setelah mempersilahkan mereka untuk masuk.

“ Tidak eonnie, aku yang harusnya minta maaf “ ucap Seulgi padaku yang kini sudah duduk disebelahku. Mark duduk didepanku dan Jackson…aku lihat baru saja dia berlari menuju dapur, mungkin dia kehausan setelah berteriak – teriak seperti itu.

“ Kau tidak salah apa – apa, aku yang bersikap kekanakan…lagi pula kenapa kau harus minta maaf padaku? “ ucapku dengan senyum yang agak dipaksakan, kulirik Mark sekilas dan dia tengah menatapku.

“ Aku sudah merasa tak enak hati ketika tadi oennie dan Jackson oppa tiba – tiba pulang, aku berpikir kehadiranku yang tidak diharapkan dan Mark oppa tiba – tiba mengenalkanku sebagai pacarnya “ ucap Seulgi, kulihat penyesalan di wajahnya.

“ A..Ani…tadi memang oemma Jackson membutuhkan bantuanku dan Jackson jadi kami harus pergi “ ucapku berbohong.

Kulirik Mark lagi dan dia masih menatapku ! Oh God tatapan itu, aku benar – benar rindu padanya, ingin aku memeluknya tapi tak mungkin aku lakukan, yeojachingunya ada disampingku saat ini.

“ Aku tahu eonnie menangis “ ucapan Seulgi serasa menohokku, apakah Jackson mengatakan pada Mark dan Seulgi bahwa aku menyukai Mark dan aku menangis hebat karena tahu mereka berpacaran? Aiissshhh jinjja anak itu, ucapku sebal dalam hati.

“ Sebenarnya….aku bukan pacar Mark “ pengakuan Seulgi itu membuatku sangat kaget. Entah sudah berapa kali hari ini aku terkaget – kaget dengan kejadian – kejadian yang tak terduga, semoga aku tidak terserang serangan jantung mendengar pengakuan – pengakuan berikutnya x_x.

“ Padahal aktingku dan Mark oppa sudah bagus tadi, buktinya oennie marah dan menangis, itu artinya dia memang mencintaimu, kau tahu oppa “ Seulgi mengedipkan satu matanya ke Mark.

“ Neee ??? apa maksudmu Seulgi? “ ucapan – ucapan Seulgi membuatku bingung.

“ Mianhae oennie aku ini sebenarnya hanya teman sesama trainee juga hehehe “ Seulgi mengeluarkan aegyonya.

Mark berdiri dari duduknya dan mendekatiku “ Ayo ikut aku, aku ingin bicara hanya berdua denganmu “ Mark menarik tanganku dan membawaku ke taman belakang. Ketika aku melewati dapur kulihat Jackson mengedipkan matanya padaku dan tersenyum lebar.

Kini aku dan Mark sudah ada di taman belakang, Mark mengajakku duduk di ayunan yang memang sejak aku kecil sudah ada disana.

“ Aku yakin kau sudah mendengar pengakuanku tadi Suzy-ya” Mark mulai menyentuh dan mengenggam tanganku dan menatapku intens .

“ Dengar apa? Aku tak mendengar apa – apa, yang aku dengar tadi hanya suara suara Jackson yang tak jelas “ ucapku berbohong.

´ Gomawo sudah menungguku Suzy-ya, gomawo sudah menjaga baik – baik perasaanmu padaku “ Mark menatapku lekat dan hangat.

Kata – katanya barusan….apakah berarti memang benar Mark juga menyukaiku? Deg…deg…deg jantung ini kembali berdetak tak karuan.

“ Maafkan aku sudah mengerjaimu, tadi aku hanya ingin memastikan saja tentang perasaanmu padaku, sejak dua tahun lalu aku sudah tahu perasaanmu “ Mark tersenyum padaku dan mengacak lembut pucuk kepalaku.

“ Sebelum kau menyukaiku….jauh sebelumnya aku sudah menyukaimu terlebih dahulu “ pengakuan Mark ini membuatku terperangah dan membuatku sangat bahagia.

Mark mendekatkan tubuhnya padaku dan jarak kami semakin dekat hingga tak ada jarak. Dapat kurasakan hembusan nafas Mark dan dia  menciumku lembut.

“ Be my Baby Suzy-ya “ ucapnya lembut ditelingaku.

FIN

 Haaaaaiiii…..terima kasih sudah baca ffku ini yaaa,maaaaff kalau jalan cerita atau bahasaku aneh dan banyak typo hihihi.

Aku ini sebenernya hard shipper banget sama exozy esp kaizy sama hunzy, tapi lately aku juga suka banget sama gotzy esp markzy, jackzy dan jbzy hehehe ^_^

Suzy dipairing sama namja siapa aja sih selalu oke ya sebenernya coz she’s look good with every namja😀

Sekali lagi gomawoooo mau baca ffku ini ya, sampai dengan detik ini aku udah bikin 3 ff buat ikutan writing contest buat readers ini, walaupun pada ge je ffnya tapi semoga ada yang suka ya,Amiiin ^^

40 responses to “[Writing Fanfiction Contest] Be My Baby

  1. bagus thor aku suka😄 sebenarnya si jackson juga udh tau?
    kalau exozy aku suka hanzy hunzy dan kaizy
    kalau gotzy aku suka markzy, jbzy sama jiarzy xD
    ditunggu ff thor lainnya hwaiting😀

    • Ahhhh…senangnya klo ratu suka ffku hehehe, neee sbnrnya jackson udh tahu😀
      kok samaa siiih ratu exozy aku jg sama mereka ^^ tp yg no.1 kaizy hahaha…
      sebenernya i’m just reader bukan author, bikin ff ya krn partisipasi aja hut KSF yg ke-2 pengen ikt meramaikan hehehe
      neee gomawoo ratu buat semuanyaa yaa😀

      • Sama sih sbnrnya kita hihihi….byk ide imajinasi tp klo mau ngetik dituangkan ke ff bingung hahaha😀
        klo udh bikin ff kbrn yaaa ^^

  2. Fiiiuuh, legs. Ternyata Mark cuma ngetes Suzy aja. Kalo sempat Mark lupa sama kata2nya 2 tahun lalu, pngen aku jitak kepalanya😀
    Yaaap, Suzy mau di pairing sama siapa aja kok cocok banget yaah. Aku juga GOTZY shipper, especially MarkZy shipper. Tapi akhir2 ini aku lagi suka-sukanya sama JbZy *curcol*
    Buat ff yg JBZY donk thor *puppy eyes*
    Hehe

    • Haaaaiiiiiiiii Nabila….
      iya mark-eu cm mau ngetes suzy aja, sama aku jg pgn ngejitak mark klo sampek dia lupa n nyakitin suzy hihihi ;p
      Aq jg pgn bikin jbzy mdh2an ya aq dpt pencerahan😀
      aq jd terharu pdhl br blajar2 bikin ff ada yg mau dibikinin ff lg ^^
      Makasiiihhh ya Nabilaa 4 everything ^^

  3. Mark jahil banget…. Smpai bikin suzy nangis….
    Wkwk.. Syukurlah happy ending
    Ceritanya keren thor smpai bikin aku greget bacanya..
    Hehehe
    Di tunggu ff yang lain… ^^

    • iya super jahil…keliatannya aja cool *lol hahaha
      aku jg bersyukur bisa bikin ff ini happy ending krn aq kdg suka melow gt…suka akhir cerita yg sad *kadang tpnya hihihi
      Makasiiih sherry klo suka ffku, thx udh baca n komen ya😀

  4. Ff nya bagus, penggunaan kata2 pada setiap kalimat juga engga ribet, gampang di pahami, engga bikin bosan pas baca. Porsi nya pas banget. Markzy chukea…..🙂

    author gomawoyo.

    *BOW*🙂

    • Alhamdulillah ada yg bilang ffku bagus hihihi ;p
      aq yg makasiiih bgt serty udh mau baca n komen ffku *bow ^^

  5. pas bagian mark tiba2 ngaku seulgi pcrny pngn kucabik2 tuh mukanya mark dan mngira bkln sad ending,tp trnyt oh trnyt cuma akting calon artis kali ye hrus akting2an… trus pas mark blg be my baby itu bkin aku snyum2 coz keinget wktu mark blg Baby mineunda sama suez d IGOT7 4,ITU kocak bgt….

    • hehehe…beneerr cm akting aja si mark plus mau ngetes suzy aja apa perasaannya ke mark msh sama spt 2 thn lalu (:
      beneerrrrr memang aq bikin judul ff ini krn terinspirasi pas mark blg my baby di IGOT7 ep 4😀
      makasiiih ya chingu udh mau baca n komen ^^

  6. Mark bikin deg2an aja! Kirain bnran pacran ama Seulgi, trnyata cuma pura2, dan tadi smpat mauny Suzy sama Jack aja, krn udah dikhianati Mark, eh rupa2ny cuma akting biar Suzy cmburu!
    Mark bnr2 bikin shock terapy aja!
    Deabak Thor!
    Neomu joha! ^^

    • Haaiii sondankh…waahh iyakah pny pikiran jackzy ya? hehehe…beneer itu cm akting doang, mark khn tipe setia *lol hahaha
      syukurlaaah klo suka sama ffnya…makasiiiih byk ya udh baca n komen ^^

  7. Aigoo mark oppa itu aissh jinjja?? q kira dia beneran pcaran sma seulgi tpi trnyata itu cuma sndiwara jj ,q bhkan udh ikutan nangis bareng zyeonn gara” k’usilan.a itu ckckckckkck tpi q seneng ending.a markzy sbenar.a kalo jakczy jga gak papa sih q ttp sneng jga soal.a q suka mreka br2 (mark-jack) Daebak deh author jjang next ff.a ditunggu thor Fighting

    2015-03-07 19:04 GMT-08.00, Kingdom of Suzy’s Fanfiction

    • Haaaiiii Elistya😀
      Neee mark hanya sandiwara aja, maklum calon idol jd mau menguji gmn aktingnta bagus nggak? hahaha….sekalia menguji perasaan suzy😀
      jakczy jg okeehh ya? gotzy jjang lah pkknya ya hehehe
      Makasiiiihhh Elistya udh baca n komen yaaa ^^

  8. Haaaiiii Elistya😀
    Neee mark hanya sandiwara aja, maklum calon idol jd mau menguji gmn aktingnta bagus nggak? hahaha….sekalia menguji perasaan suzy😀
    jakczy jg okeehh ya? gotzy jjang lah pkknya ya hehehe
    Makasiiiihhh Elistya udh baca n komen yaaa ^^

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s