The Lyrics

mineheader

Title : The Lyrics | Author : dina | Genre : Fluff | Main Cast : Kim Myungsoo, Bae Sooji

Disclaimer

Story is Mine, all cast belongs to God and their family

.

.

.

Sooji berjalan memanggul tas ranselnya yang nampak berat, kakinya yang ramping berbalutkan celana jeans hitam bersepatu kets perpaduan ungu-hitam melangkah memasuki sebuah coffeshop sederhana milik kakak kelasnya. Hampir satu tahun ini ia menghabiskan waktu luangnya selepas kuliah di sini. Hanya sekedar hangout dengan teman-teman seperjuangannya menempuh ilmu di perguruan tinggi, terkadang berbincang ringan dengan Kakek Cho yang sangat meremaja tidak selayaknya usia senja atau sekedar berdiam diri menghadap laptop cantiknya, mengisi blog pribadinya dengan riset yang membosankan

Alunan lagu Coffe Shop milik BAP menyambut kedatangannya kali ini. Sooji memilih duduk di kursi sudut café menghadap jendela besar. Musim panas akan berganti ke musim gugur, terkadang gerimis mulai menampakkan dirinya meskipun dalam hitungan jari selama 1 bulan terakhir. Seperti yang biasa ia lakukan, Sooji menata rambut dengan ibu jarinya kemudian menguncirnya selayak ekor kuda poni yang sangat imut, kemeja kedodoran yang ia pakai tampak sporty berpadu dengan t-shirt hitam yang ia kenakan. Sebagai mahasiswa jurusan arsitektur, kecantikan dan keanggunan tidak dirasa perlu ketika menjajaki arena kampus. Mengapa? Karena mereka pasukan mahasiswa arsitektur hanya akan berteman dengan kertas yang minimal berukuran A3 yang bergambar bangunan dan tentunya berteman dengan kamera yang selalu mereka tenteng kemanapun

Thai tea” tangan putih nan bersih itu terulur mengantarkan pesanan khusus Sooji, tak lupa sepiring pie apel terhidang di meja kecil beralaskan taplak putih bermotif bunga kecil

Gomawo oppa” senyum Sooji sambil menyeruput teh kesenangannya

“Kali ini tugas apa?”

“Hanya maket biasa” Sooji mencomot sepotong pie apel, “oppa yang buat?” tanyanya

“Tidak, eomma yang buat”

Omonim?”

“Hem..dia tahu kau akan berkunjung di siang menjelang sore ini”

“Aiya…sebentar aku kirim terimakasihku untuk omonim” jari lentik Sooji memencet tuts ponsel kunonya kemudian menekan tombol send, “sudah” senyumnya

“Ini desain maket yang akan kau buat?”

“Ne..apakah aneh?” wajah Sooji berubah serius, “bagaimana menurutmu oppa?”

Aniya…hanya bagian ini perlu kau ubah”

“Ooh…” Sooji memanggutkan kepalanya berkali-kali ketika mendengarkan koreksi dari pria di hadapannya

Oppa, kau tidak kembali ke kantormu?” Sooji menyela di tengah penjelasan

“Mungkin tidak, waeyo?”

“Apa tidak apa-apa?” tanya Sooji

Gwenchana” senyum lembut berlesung pipit menghiasi wajah tampannya

“Baiklah…lalu kalau ukuran kamar ini aku samakan dengan kamar utama bagaimana?” Sooji kembali fokus ke desain maketnya

“Kamar utama kurasa harus lebih luas dari kamar tamu”

“Lalu halaman belakang?”

“Sisakan lebih banyak dari ini”

“Hem…” kembali Sooji mendengarkan dengan seksama nan hati-hati penjelasan detail putra omonim yang memberinya pie gratis

Oppa Jjang!” puji Sooji seselesainya koreksi desain maket yang ia buat

“Aku senang”

“Tentang?” tanya Sooji

“Kau mau mendiskusikannya denganku”

“Desain ini?” tanya Sooji sambil menyeruput sisa Thai tea miliknya

“Hem..desain rumah kita kelak”

Blush…..sebuah rona semerah tomat tercetak di pipi putih Sooji

Kiyowo” celetuknya, sebelah tangannya mengusap puncak kepala Sooji. Sayup-sayup terdengar alunan lagu milik Michael Buble

“You’ll never find, as long as you live
Someone who loves you tender like I do
You’ll never find, no matter where you search
Someone who cares about you the way I do”

“Whoa, I’m not braggin’ on myself, baby
But I’m the one who loves you
And there’s no one else! No one else!”

“Kapan kau ada waktu luang?”

“Semester akhir, waeyo?”

“Kerja part time di kantorku ne” pintanya

“Heh? Memang boleh?”

“Tentu saja boleh, aku pemiliknya” belanya

“Apa kata teman-temanmu nanti?”

“Mereka tahu, tanpa aku mengatakan apapun”

Sooji terpaku sejenak, “apa nanti aku mendapatkan kompensasi?” tanyanya dengan tatapan lugu selayaknya anak kecil mengharapkan sebuah permen lollipop

“Kompensasi tidak penting”

“Tentu saja penting” balas Sooji

“Tidak penting jika hati pemiliknya telah kau miliki sepenuhnya” senyum tampan kembali tercipta

Oh My” celetuk Sooji, “kau merayuku oppa?” Sooji memasang wajah pura-pura terkejutnya

“Kau lucu”

“Tentu saja, seorang lelaki Kim di hadapanku menembak mahasiswi semester hampir akhir untuk menjadi miliknya” goda Sooji

“Mengapa kata-katamu seakan-akan mengatakan aku tua sayang?” protesnya

Sooji terkekeh geli, “dengarkan lirik ini oppa” Sooji memasang tajam pendengarannya

“You’ll never find another love like mine
Someone who needs you like I do
You’ll never see what you’ve found in me
You’ll keep searching and searching your whole life through”

 

“Kurasa itu alasanmu memilihku” ucap Sooji

“Hem..” lelaki itu, Kim Myungsoo tersenyum lembut menatap gadis sederhana di hadapannya

Gomawo oppaeye smile tercipta dengan sendirinya di wajah ayu Sooji

CUT!!

60 responses to “The Lyrics

  1. aigoo myungppa gombal bgt sii…
    kasian zy eonni merah muluh tuhh mukanya di gombalin muluh ma myungppa..
    sumpah suka bgt dgn ffnya.. bkin senyum” sendri”..
    myungppa so cheezy

  2. enaknya jadi sooji ^^ secara tidak langsung dilamar oleh ‘lelaki kim’ .. aku suka julukan ini, biarpun si empunya nama jadi merasa lebih tua *maafmyung .. hehhe
    serius ini keren😉 maniisss banget ^^
    apalagi pas myung bilang kompensasi tidak penting jika hati pemiliknya sudah kau miliki sepenuhnya .. owh sweet *mataberkacakaca

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s