Fake! (Chapter 10 FINAL)

 

fake-4stella-lee

Poster by rosaliaaocha

Tittle: Fake!

Author: Stella Lee

Main Cast:
Bae Suzy (Miss A) | Kim Myung Soo (Infinite) | Shin Won Ho (Cross Gene) | Jung Soo Jung (Fx)

Other Cast:
Find by yourself

Gendre: Romance, School life, Comedy

Legth: Chaptered

Rating: G

Disclimer: The story is pure by me. All casts belong to God, their parent, and agency.

Prev:

[Teaser] | [Chap 1] | [Chap 2] | [Chap 3] | [Chap 4] | [Chap 5] | [Chap 6] | [Chap 7] | [Chap 8] | [Chap 9] | [END]

Myungsoo masih di rumah sakit, terlihat kesal karena Sooji tetap tidak menjawab telfonnya bahkan tidak menelfonnya balik ataupun mengsmsnya. Jun pun masuk ke ruangan tersebut setelah selesai mengurusi urusan Minho.
“Hyung kenapa lama sekali” keluh Myungsoo.
“Mian tadi banyak sekali urusan Kim Min Ho” jelas Jun.

Jun memperhatikan Myungsoo yang terlihat kesal.
“Ada apa denganmu? Masih tidak ada jawaban dari Bae Soo Ji?” tanya Jun.
“Ne”

Tiba-tiba Myungsoo terpikirkan sesuatu.
“Hyung, tolong lacak nomor keberadaan nomor ini” pinta Myungsoo melacak nomor Sooji.

Junpun menuruti Myungsoo, mencatat nomor Sooji kemudian menghubungi salah satu kenalannya untuk melacak keberadaan nomor tersebut. Myungsoo mengganti bajunya, bersiap-siap mau pergi.
“Mau kemana?” tanya Jun bingung.
“Menghampiri Sooji” jawab Myungsoo
“Micheoseo?! Kamu masih tidak boleh pergi dari sini”
“Arra. Hanya sebentar saja, setelah itu aku kembali ke sini”

Tidak lama kemudian, hp Jun muncul notif yang menunjukkan letak keberadaan Sooji.
“Myungsoo, hp Sooji kelacak di sungai han” ujar Jun.
“Kajja!” ucap Myung.
“Aku juga?”
“Tentu saja. Hyung tidak mungkin kan membiarkanku pergi berkeliaran dengan kondisi seperti ini?”

Jun menuruti kemauan Myungsoo. Dengan cepat mereka menuju ke parkiran sebelum suster menyadari kepergian Myungsoo.

Selama di perjalanan Myungsoo hanya terdiam.
“Neo, Bae Soo Ji jinjja johae? Baru kali ini aku melihatmu sepanik ini?” tanya Jun.
“Ne, aku juga baru menyadarinya” jawab Myungsoo

Sesampainya di sungai Han, Myungsoo menyuruh Jun untuk menunggunya sampai dia menghubungi kembali. Setelah itu Myungsoo berkeliling di sungai Han mencari Sooji. Tepat saat itu terlihat namja dan yeoja yang tengah duduk dibangku yang ada disana. Myungsoo mencoba mendekati mereka.
Sooji, I like you” ujar namja itu.

Sooji?!” batin Myungsoo tercengang.

Myungsoo semakin mendekat ke arah mereka. Tepat sesuai dengan dugaannya mereka itu Sooji dan Wonho.

“Ne?!” Sooji membulatkan matanya terkaget mendengar perkataan Wonho.
I like you. Aku menyukaimu saat pertama kali bertemu. Kalau bersama dengan Myungsoo hanya akan menyakiti dirimu saja dan dia berulangkali mengecewakanmu. Aku janji tidak akan mengecewakamu dan membuatmu kesal seperti apa yang dilakukan Myungsoo” jelas Wonho.

Myungsoo sudah tak tahan lagi mendengar Wonho menyatakan cinta ke Sooji.
“Apa yang kalian lakukan disini?” ujar Myungsoo.

Sooji dan Wonhopun langsung menoleh ke arah Myungsoo, dan Myungsoo langsung menghampiri mereka.
She’s mine!” ujar Myungsoo.
Myungsoo langsung menarik Sooji pergi dari situ. Setelah jauh dari situ Sooji meminta Myungsoo melepaskan genggamannya di pergelangan lengan Sooji.
“Ya appo! Lepaskan!” pinta Sooji.

Myungsoo tidak mendengarkannya dan masih menarik Sooji.
“Ya Kim Myung So!” bentak Sooji.

Soojipun merentak melepaskannya. Myungsoo pun akhirnya melepaskan genggamannya dan membalikkan badannya menghadap ke Sooji. Betapa kagetnya Myungsoo melihat mata Sooji berair.
“Neo wae?” tanya Myungsoo bingung.
“Mari kita hentikan pertunangan ini” ujar Sooji sedikit terisak.

Screenshot_2014-07-10-20-41-51_mh1405002649666

 

 

 

 

 

 

“Wae?”
“Neo… Aku tidak pernah mengerti dengan jalan pemikiranmu. Kamu hanya melakukan hal semaumu sendiri. Tidak ada gunanya juga kalau pertunangan ini terus dilanjutkan. Memang dari awal pertunangan ini palsu”

Sooji semakin mengeluarkan air matanya. Tanpa pikir panjang Myungsoo langsung mencium bibir Sooji.
“Nae shirreo. Aku tidak mau pertunangan ini dihentikan. Mianhae Sooji-ah… Mian aku banyak merepotkanmu” ujar Myungsoo.
“Neo jinjja nappeun namja” ucap Sooji terisak.
I like you Sooji-ah. Annie! Saranghae Sooji-ah”

Sooji terpatung mendengar pernyataan Myungsoo, dia bahkan tidak bisa berkata-kata dan malah semakin mengeluarkan air matanya.
“Aku baru menyadarinya, kalau aku benar benar menyukaimu” jelas Myungsoo.
“Neo pabbo ya. Kenapa baru menyadarinya? I like you too” ujar Sooji sambil memeluk Myungsoo dengan erat.

 

***

 

Setelah sedikit tenang, Myungsoo membawa Sooji ke cafe yang ada didekat situ. Sambil menunggu minuman mereka datang, Myungsoo mencoba menggoda Sooji.
“Jadi sejak kapan kamu menyukaiku?” goda Myungsoo.

Screenshot_2015-04-24-00-33-17

 

 

 

 

 

Sooji menjitak dahi Myungsoo karena kelakuannya.
“Appo… Appo… Aku hanya mencoba membuatmu tenang saja. Lagian juga tidak ada seorang yeoja yang bisa mengelak ketampananku” canda Myungsoo.
“Neo jinjja… Mau ku jitak lagi?”

Myungsoo langsung bersiap menutupi jidatnya.
“Ah patta! Wonho sunbae, aku pasti menyakitinya karena meninggalkannya begitu saja” ujar Sooji teringat.
“Kamu masih memikirkan orang itu?” kesal Myungsoo.
“Ini gara-gara kamu Myungsoo, aku jadi merasa bersalah. Sebaiknya aku kembali kesana dan meminta maaf” ucap Sooji sambil berdiri.
“Shirreo!” Myungsoo menahan tangan Sooji.
“Wae?” Soojipun kembali duduk.
“Aku yakin dia sudah pulang. Lagian apa jawabanmu setelah dia menyatakan tadi? Menerimanya?”
“Emm… Secret

Sooji terkekeh melihat tingkah Myungsoo setelah berhasil membuatnya jealous.

 

***

 

Jun hyung mengantarkan Sooji ke rumahnya. Setelah sampai disana Soojipun turun dari mobil itu.
“Jun-ssi, tolong jaga Myungsoo jangan sampai dia kabur lagi dari rumah sakit” ujar Sooji.
“Ne Bae Soo Ji” jawab Jun.
“Ya aku ini bukan anak kecil” ucap Myungsoo.
See you tomorrow Kim Myung Soo” ujar Sooji.

Soojipun masuk ke dalam rumahnya. Sampai di kamarnya dia langsung merbahkan badannya. Baru kali ini dia merasakan jantungnya berdebar sangat cepat, bahkan dia juga yakin kalau mukanya memerah.
Ku harap ini semua bukan mimpi” batin Sooji.

Sedangkan Myungsoo yang masih menuju perjalanan ke rumah sakit dengan Jun.
“Ah hyung, tolong atur check outku besok secepatnya. Aku tidak ingin berlama-lama di rumah sakit, itu sangat membosankan” ujar Myungsoo.
“Arraseo. Kamu ingin cepat-cepat bertemu lagi dengan Bae Soo Ji kan?” goda Jun.
“Wae? Memangnya salah?”
“Annie. Hanya aku ikut merasa senang”

 

***

 

Keesokan harinya. Setelah sampai di sekolah, Sooji langsung mencari Wonho di sekeliling sekolah. Dan ternyata Sooji menemukan Wonho sedang tertidur dibangku taman. Sooji ragu-ragu untuk membangunkannya.
“Sunbae” ujar Sooji menepuk-nepuk bahu Wonho.

Wonhopun akhirnya membuka matanya.
“Eoh Sooji-ssi, waeyo?” tanya Wonho.
“Emm… Mianhae sunbae atas kejadian kemarin dan meninggalkan sunbae begitu saja. Aku juga belum menjawab pernyataan sunbae” jelas Sooji.
“Annieyo gwaenchana. Tidak perlu dijelaskan aku sudah tau jawabannya”
“Mianhae sunbae, aku tidak bermaksud memainkan perasaanmu”
“Annie, jinjja gwaenchana”

Tidak berapa lama kemudian bel sekolah pun berbunyi.
“sebaiknya kita segera masuk ke kelas” ujar Wonho sambil berdiri.

Sooji terlihat menundukkan kepalanya, masih merasa bersalah.
“Geundae kalau ada masalah ceritakan saja ke aku, kita kan masih berteman. Arraseo?” ujar Wonho sambil sedikit mengacak rambut Sooji.
“Ne arraseo sunbae” jawab Sooji sedikit terkaget.
Good girl” ucap Wonho tersenyum lalu pergi dari situ.

 

=Flashback=
“Apa yang kalian lakukan disini?” ujar Myungsoo.

Sooji dan Wonhopun langsung menoleh ke arah Myungsoo, dan Myungsoo langsung menghampiri mereka.
She’s mine!” ujar Myungsoo.

Myungsoo langsung menarik Sooji pergi dari situ. Wonho awalnya kaget meilhat kehadiran Myungsoo dan menarik Sooji begitu saja. Tapi dia menyadari sesuatu, dia meilhat muka Sooji memerah saat Myungsoo menariknya.
I lose” ujar Wonho menghela nafasnya panjang.

Wonho mencoba menenangkan pikirannya sejenak, menikmati udara disana sendiri. Walaupun sedikit berharap Sooji akan kembali menghampirinya, tapi itu mustahil.
Setelah sejam lamanya, Wonho mengambil iphonenya di dalam saku dan langsung memencet tombol panggilan ke managernya.
“Manager hyung, jemput aku di pinggir sungai han” ucap Wonho setelah telfonnya tersambung.
“Ya neo! Kenapa kamu berada di tempat ramai, nanti orang-orang akan menyadarimu” ujar managernya.
“Mian hyung aku hanya ingin mencari udara segar”
“Tunggu aku disana. Aku akan kesana dengan segera, arraseo?”
“Ne hyung”

Wonho mematikan panggilannya dan kembali memakai maskernya, agar tidak ada yg menyadarinya. 20 menit lamanya menunggu, akhirnya managernya memberitahu kalau sudah berada di parkiran. Wonhopun ke tempat parkiran tersebut dan masuk ke dalam vannya.
“Ada apa denganmu?” tanya managernya khawatir.
“Annieyo geunyang hyung” jawab Wonho.

Merekapun pergi dari situ. Sesampainya di lobby apartement tempat dormnya, Wonho turun dari vannya. Sedangkan managernya pergi ke parkiran untuk memarkirkan vannya.

Saat sedang menunggu lift, tiba-tiba Myungsoo datang tepat saat pintu lift terbuka. Wonhopun masuk dan dengan cueknya Myungsoo juga masuk ke dalam lift itu. Mereka berdua hanya terdiam selama di lift. Tidak lama dari itu liftpun berhenti di lantai tempat Myungsoo.
“Hanya agar kamu tau Myungsoo, I won’t give up” ujar Wonho tiba-tiba saat Myungsoo keluar dari lift.

Myungsoo sedikit terkaget mendengar perktaan Wonho.
“Kalau kamu membuat Sooji menangis lagi, aku tidak tinggal diam dan I will definetly steal her from you. So, be nice to Bae Soo Ji” ucap Wonho sambil tersenyum.

Kemudian pintu liftpun tertutup.
=Flashback End=

 

***

 

Dijam istirahat. Di ruang makan, Sooji dan Naeun sedang menikmati makan siang mereka. Sooji melihat Wonho baru saja masuk ke ruang makan. Wonhopun tersenyum pada Sooji saat dia menyadari Sooji sedang memperhatikannya.
“Ada apa dengan kalian?” tanya Naeun heran memperhatikan Sooji dan Wonho.
“Geunyang… Aku merasa bersalah dengan Wonho sunbae” ujar Sooji.
“Wae?”

Soojipun menceritakan kejadian kemarin dia sedang ngedate dengan Wonho dan tiba-tiba Myungsoo muncul saat mereka sedang ngedate. Pada kesimpulannya, akhirnya Sooji memilih Myungsoo.
“Kamu mencampakkan Wonho sunbae?” cetus Naeun.
“Annie, aku tidak bermaksud seperti itu” kelak Sooji.
“Hahaha…. Arra arra, sudah dari awal ku tebak kalau kamu pasti akan memilih Myungsoo. Sayang sekali padahal tadinya kamu menyukai Wonho sunbae, dan ternyata Wonho sunbae juga memiliki perasaan terhadapmu. Tapi yasudahlah”
“Awalnya aku senang begitu Wonho sunbae menyatakan perasaannya. Tapi akhirnya aku menyadari kalau Myungsoolah namja yang aku pilih”
“Badboy selalu punya daya tarik sendiri, isn’t it?” goda Naeun.
“Terselah apa katamu, Naeun-ah”

 

***

 

Sepulang sekolah. Sooji dan Naeun berjalan menuju ke lobby sekolah. Sesampainya disana terlihat Myungsoo yang tidak memakai baju sekolahnya sedang bersandar di mobilnya. Dengan segera Sooji menghampirinya dan Naeun mengikutinya.
“Mwoya igge?” tanya Sooji heran.

Myungsoo menyerahkan iphonenya ke Sooji. Sooji dengan abstraknya melihat ke layar iphone tersebut.

From: Jung Soo Jung
Myungsoo-ah annyeong ^^
Mian sudah banyak merepotkan. Aku akan kembali ke New York hari ini. Tidak ada gunanya juga kalau terlalu lama tinggal di Seoul, karena kamu tetap akan memilih Bae Soo Ji dibandinkan denganku. Semoga kamu senang bersama dengan Sooji. Ah! Say hi to her from me❤

Sooji terpatung begitu melihat sms dari Soojung.
“Waeyo?” tanya Naeun penasaran.
“Kajja!” ujar Sooji.
“Eoddi?” tanya Naeun serempak dengan Myungsoo.
“Ke bandara” jawab Sooji.

Soojim mendorong Myungsoo masuk ke dalam mobil Myungsoo, dan sopirnya pun segara mencap gas menuju ke bandara. Dan Naeun pun segera masuk ke dalam mobilnya dan menyuruh sopirnya mengikuti mobil Myungsoo.

Selama perjalanan Myungsoo heran melihat Sooji.
“Ada apa denganmu? Bukankah bagus kalau Soojung akhirnya sadar” ujar Myungsoo.
“Aku tidak enak dengannya. Kemarin sudah menyakiti perasaan Wonho sunbae, dan sekarang Soojung. Setidaknya aku harus minta maaf dengannya sebelum dia pergi, kalau tidak mungkin aku akan merasa bersalah selamanya” jelas Sooji.

Sesampainya di mereka keluar dari mobil. Naeun langsung menghampiri mereka.
“Ada apa ini sebenarnya?” tanya Naeun masih bingung.
“Soojung akan kembali ke New York” jawab Sooji.
“Jigeum?!” Naeun kaget.
“Ne””
“Kajja! Ppalli kita cari Soojung”

Mereka pun berkeliling bandara mencari Soojung, tapi hasilnya nihil.
“Eottoke?” keluh Sooji.
“Ah! VVIP Lounge” ujar Naeun.

Merekapun segera menuju ke VVIP Lounge, hanya para chaebol lah bisa memasuki lounge ini. Beruntung Myungsoo dan Naeun membawa kartu lounge tersebut, jadi mereka bisa masuk. Tetap sesuai dugaan Naeun, Soojung ada disitu. Setelah melihat Soojung dari kejauhan, mereka langsung menghampiri Soojung.

“Ya Soojung-ah” panggil Naeun.
“Igge wae?” ujar Soojung sedikit terkejut melihat mereka.

Screenshot_2014-07-10-21-04-34_mh1405002149898

 

 

 

 

 

 

Plak!!

Naeun menampar tepat dipipi kiri Soojung. Sooji terlihat terkejut dengan kejadian ini, begitupula dengan Myungsoo.
“Ya neo! Kamu mau pergi dan tidak berpamitan lagi denganku? !” ucap Naeun kesal.

naeun 1

 

 

 
“Mian” ujar Soojung menyadari sesuatu.
“Kamu pikir pertemanan kita akan berakhir seperti dulu lagi? Pabo!” ketus Naeun.
“Mian Naeun-ah. Jinjja mianhae”

Naeunpun akhirnya memeluk Soojung, dan Soojungpun membalas pelukannya. Myungsoo dan Soojipun lega melihat mereka berdua saling memaafkan.
“Ah Sooji-ah” ujar Soojung.
“Waeyo?” tanya Sooji.
“Mian aku sudah jahat padamu” ucap Soojung.
“Annieyo, gwaenchanayo” ujar Sooji.
“Geundae… Jangan lepaskan Myungsoo, arra? Kalau tidak aku akan mengambilnya” bisik Soojung ke Sooji.
“Ne?!”

“Emm Myungsoo-ah… Kalau kamu sudah bosan dengan Sooji, masih ada aku kok” ujar Soojung sambil mengedipkan sebelah matanya.
“Jangan harap” ucap Myungsoo.

Soojung terkekeh mendengar perkataan Myungsoo.
To all passanger X plane, please immediately boarding to the plane…

Pemberitahuan bahwa pesawat Soojung akan segera berangkat.
“Sepertinya aku harus segera naik ke pesawat” ujar Soojung.
“Hati-hati pabo ya” ucap Naeun.
Safe flight ne” ujar Sooji.

Soojung mendekat kea rah Myungsoo dan langsung memeluknya. Sooji sedikit terpatung melihat kelakuan Soojung.
“Mwoya?!” kaget Myungsoo.
Be nice to Sooji, jangan kecewakan dia. Arra?” bisik Soojung kemudian melepaskan pelukannya.

“Geurom annyyeong” ucap Soojung sambil tersenyum.

Soojungpun berjalan menuju ke gate pesawatnya.

 

***

 

10 tahun kemudian.

Seorang yeoja mengenakan gaun mewah panjang berwarna putih memegang sebuah buket bunga berhadapan dengan seorang namja berpakaian tuxedo berwarna putih juga.
“Kim Myung Soo. Apakan anda bersedia menerima Bae Soo Ji dalam suka maupun duka?”
“Ne, saya bersedia” ucap Myungsoo.
“Bae Soo Ji. Apakan anda bersedia menerima Kim Myung Soo dalam suka maupun duka?”
“Ne” jawab Sooji.

Setelah mengucapkan janji itu, Myungsoo memekaikan sebuah cincin ke jari manis Sooji, begitupula sebaliknya. Myungsoopun mencium bibir Sooji, disertai dengan kemeriahan kembang api.

tumblr_m4joxtQHGb1r4oq9eo1_500

 

 

 

 

 

 

 

 

Acara pernikahan yang dihadiri orang-orang terpenting bagi mereka seperti Naeun dan Minho yang sudah lebih dulu menikah 2 tahun sebelumnya, Soojung dan pacarnya -Kang Min Hyuk-. Dan tentu saja Wonho yang sekarang sudah menjadi idol yang sangat terkenal hingga internasional.

Acara sampai pada Sooji yang akan melemparkan buket bunga ke para tamu yeoja.
“Aku akan mendapatkannya” ujar Soojung dengan semangat.

“Hana… dul… set…” ucap Sooji kemudian melempar buket bunga itu ke belakang.

Daaan… Soojung berhasil mendapatkannya.
“Assa!” ucapnya.

 

***

 

“Chukkae Myungsoo-ah Sooji-ah, aku tidak akan kalah dari kalian. Tahun depan kita menikah kan chaggi?” ujar Soojung.
Of course chaggiya” balas Minhyuk.

Screenshot_2014-07-11-09-41-48_mh1405054041608

 

 

 

 

 

 

“Chukkae urri dongsaeng, Kim Myung Soo” ucap Minho.
“Chukkae… Chukkae Sooji-ah. Akhirnya kita mejadi satu keluarga” ujar Naeun kesenangan.

“Sooji-ah… Kalau Myungsoo menyakitimu lagi, kamu bisa datang ke aku kapan saja” ujar Wonh.

“Yak!” bentak Myungsoo.

 

 

 

=The End=

 

Akhirnya The End juga huhuhu. Mian atas kegajean last chapter ini. Mian karena kurang “jreng” juga last chapter ini. Semoga kalian nggak kecewa dan tetep baca fanficku yang lainnya juga yaa hehehe. Don’t forget to wait another chaebol fanfic by me yaa❤
With love, Stella Lee ^^

46 responses to “Fake! (Chapter 10 FINAL)

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s