SweetIce – Five Minutes

sweetice

Miss Of Beat R

Bae Suzy | Kim Myungsoo

Fluff | Romance

PG – 15

“We lose ourself in the things called love”

SweetIce Series

The Night After One Mic Concert

Kissing Scene

Attention

Warm

Birthday Call

Tainted Love

08.00 P.M

Seluruh atensi si pemilik manik caramel itu masih tertuju pada panorama di balik jendela mobil caravan-nya. Matanya seolah meng-capture kejadian seperti beberapa orang berlarian  memasuki coffe shop di daerah Myeongdong untuk menghindari rintikan air hujan. Jika saja ia tidak dalam schedule  gilanya yang padat ia ingin keluar dan merasakan bagaimana debitan air dari langit itu membasahinya seperti orang – orang di luar sana. Terkadang, ia ingin hidupnya senormal itu sesekali. Atau menurut scene di drama yang terlihat mainstream, ia ingin dilindungi dari hujan menggunakan jaket oleh seorang laki – laki yang ia sukai. Ia ingin senormal dan se cheesy itu sesekali.

Cheesy?

Suzy mulai merutuki dirinya setelah memikirkan satu kata itu, semua memori yang berkaitan dengan Cheesy kembali membawanya kepada laki – laki itu. Laki – laki yang hubungannya sudah ia akhiri beberapa bulan lalu. Seharusnya ia tak memikirkannya lagi. Seharusnya ia menghapus semuanya sampai tidak bersisa. Ia mungkin bisa bersikap seperti tidak mengingatnya di hadapan orang lain tapi tidak dengan dirinya sendiri. Ia memang tidak bisa bersikap ia tidak mengingatnya pada dirinya.

Sesaat pikiran Suzy yang berkecamuk menguap ketika pintu mobilnya terbuka tiba-tiba. “Eonni, kau sudah mendapatkan ko—” ucapan Suzy terputus ketika ia melihat siapa yang tiba – tiba mengambil tempat tepat di sampingnya. Seharusnya, iya seharusnya yang berada di sampingnya adalah manager-nya yang beberapa menit lalu membelikannya kopi. Tapi sosok itu itu tergantikan oleh—

“Annyeong,”

“KIM MYUNGSOO?”

Myungsoo mengulas senyum ketika jeritan Suzy menyapa indera pendengarannya. Bisakah ia mengatakan bahwa dirinya dan Suzy dalam putaran takdir yang sama? Karena beberapa menit lalu, ia mengatakan bahwa seandainya ia bisa bertemu dengan gadis itu sebelum ia ke Jepang untuk promosi albumnya, dan Tuhan sepertinya mengabulkannya ketika ia bertemu dengan manager Suzy di dalam Coffe shop tadi seperti jackpot, karena manager Suzy dulu sangat merestui mereka.

“Apa yang kau— di mana Nara eonni?” tanya Suzy mencoba mengontrol dirinya saat bertemu dengan mantannya itu. Meskipun sedikit ada rasa bahagia bahwa dirinya bertemu dengan laki – laki itu.

“Dia masih di dalam, aku meminta lima menit waktumu darinya.” jawab Myungsoo yang menatap Suzy lekat. Ia memang hanya di berikan lima menit dan ia tidak akan lewatkan sedetikpun untuk tidak menatap si pemilik manik caramel tersebut.

So, what do you want, Myung?”

Just stare each other for  three minutes, am i asking too much Sue?” Tidak ada gelengan atau anggukan kepala dari Suzy. Ia seolah lupa bagaimana merespon sebuah pertanyaan.

Myungsoo mulai memasang stopwatch dari iPhone-nya dan memasang tepat 3 menit. “Let’s start.”

Baik Myungsoo ataupun Suzy, mata mereka saling beradu satu sama lain seolah ini adalah permainan yang wajib mereka menangi hanya dengan saling menatap. Tak ada suara apapun, hening. Mereka tahu mulut mereka tidak mampu mengucapkan apa yang mereka rasakan. Maka dari itulah Myungsoo mencetuskan ide untuk saling menatap satu sama lain. Eyes can speak more than mouth sometimes.

Apa yang ada di pikiran mereka dapat tersalurkan dengan baik di balik manik mereka.

Aku ingin menceritakan banyak hal Myung,’

‘Jika saja kita mempunyai waktu lebih untuk berbicara Sue,’

‘bermula dari retakan kecil, bukan begitu Myung?’

‘Retakan kecil yang akhirnya membuat lubang yang tidak bisa di tutupi kembali’

Sebenarnya  kita bisa, tapi kita memilih untuk tidak, Myung’

Itulah kesalahan kita, Sue. Kita memilih untuk diam’

‘Ku harap kau tidak melakukan hal yang sama kepada pasanganmu nanti’

‘Ku harap kau bahagai dengan pasangan barumu sekarang’

Pada menit kedua,tanpa dikehendaki, segaris air mata membasahi pipinya. Nafasnya serasa tersekat oleh isakannya.

“Kau tahu, kau jahat Myung.”

“Maafkan aku Sue.”

Pipp Pipp

“Tiga menitmu sudah habis Tuan.” ucap Suzy yang mulai menghapus bekas airmatanya.

“Kau lupa aku masih memiliki dua menit lagi Nona.” TanganMyungsoo ikut membantu menghapus jejak air mata itu. Dan pada detik berikutnya, Myungsoo mencondongkan tubuhnya memapas habis jarak di antara mereka.

Tiga detik pertama,gadis itu tidak membalas ciuman yang di berikan oleh Myungsoo yang terasa seringan kapas untuk menunggu reaksi lawannya. Ia masih menimang dalam kepalanya. Baik logika dan hatinya justru kini beradu untuk memenangkan keputusan berupatindakan berikutnya. Hingga akhirnya, rasa egois lah yang memenangkan perdebatan kali ini. Ia biarkan naluri yang entah dari mana untuk membalas tautan tersebut.

Dan untuk detik berikutnya, ia mulai memejamkan matanya dan membalas setiap ciuman yang diberikan Myungsoo namun tetap memberikan laki – laki itu wewenang untuk mendominasi pagutan mereka kali ini.

Kali ini saja, biarkan dirinya menjadi egois untuk kali ini saja. Melupakan siapa yang memilikinya sekarang dan status apa yang Myungsoo sudah miliki dengan salah satu artis yang baru debut di bawah manajemen yang sama dengannya. Biarkan mereka melupakan itu semua untuk dua menit yang tersisa.

It might be the ending for their story

Finish

Hayyyyyy, long time no see~~

Sudah 1 bulan daku ngga ngepost apapun disini, mungkin udah jadi butiran debu namaku di ingatan para reader sekalian XD

maaf juga untuk cerita ala adanya dan apalah2 ini, kuharap tetap menghibur kalian, dan kenapa aku nulis sweetice lagi?? yang dateng ke blog pribadi pasti inget aku komit untuk g bikin ff ini, tapi anggap aja hadiah untuk reader yang baca sweetice dan vote di KSF Award, thank you so much

dan utk yg menang di event anniv maupun KSF award, congratulation gaesss, dan untuk para nomine, you rock!!! We rock!! We rock on!!!

Happy long weekend everybodehhhh

see ya

and

Keep bust a Move

62 responses to “SweetIce – Five Minutes

  1. aahhhh—hadiahx Miss of Beat R buatku sakit kepala,,, aaahhh, dowajuseyo…..
    sweet ice yg akan diingat berakhir dgn luka????

  2. Tetep menjadi sad ending. Tapi gk papa deh walaupun hanya ada 5 menit buat mereka. Tapi jujur agak penasaran sama yang terakhir tentang Myung yang ada hub sama salah satu artis yg baru debut dibawah manajemen yang sama dengannya, itu beneran apa ini cuman ff.. ?

  3. Sebelumnya, salam kenal, kak! Aku baru baca ff-mu, soalny, hehe…
    Duh, kesan pertama yg aku dapet adalah, perasaan mendung, haduhh, yah walaupun ini bersifat fiksional tapi rasa yg aku rasakan selama baca ini tuh bener2 nyata. Kesedihan yang tak terucap dari keduanya, tsahh *puitis sekali omonganmu, ren*
    intinyam kesan dan pesan dr ff kaka ini tuh sampai ke aku, daebak!!! Walaupun rada pahit tapi tetap berakhir manis, kira2 beitulah kisah sweetice kakak kali ini🙂
    semangat terus untuk menulisnya, ka! Fighting🙂
    dan ya satu lagi, nama kaka unik bgt, Miss of Beat R, aku suka, hehe😀

    • hello Randevousuz~~~~~
      perasaan mendung pasti karena awalnya dii scene ini kan lagi ujan2an lol
      syukurlah klo pesan kesannya sampai ke kamu, aku jadi seneng bacanya hehehe
      klo pengen tau pen name ku, kamu bisa visit blog, di situ dijelasin makna pen namenya hahaha *ini mah promosi*

  4. hadooh, dan, baca ficlet ini daku makin galau, udah digalauin mau uts, baca ini tambah galau😦
    tetapi yang aku suka, story-line ff ini tuh emang relate banget sama kenyataan(?) di antara mereka berdua, hahaha… yoweslah, mas myungsoo, kalau jodoh pasti bertemu, tenang saja..wkkwkw

    • mungkin bisa related karena secuil diriku adalah cenayang hahahahaha
      udah g usah galau, yg penting semuanya pasti berlalu karena sehari cuma ada 24 jam, seminggu hanya ada 7 hari *duh ngomong apaseehh -_-
      tapi, klo jodoh mereka bertemu, klo g jodoh???? eeeeee jangan galau😄

  5. Meaki udah 2016 aq masih blm bisa move on dr exozy myungzy….
    Seperti baca cerita nyatanya..
    Mungkin kurang lebih itulah yg dirasakan Mereka berdua mwehehehe

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s