This is Love Part 1

image

Author : Laakimxo

Judul : This is Love

Main cast :
Bae Suzy
Kim Myungsoo

Other cast : Find it by yourself

Genre : Romance

Rating : Pg – 17

Pairing : Myungzy

Length : TwoShoot

Poster by : rosaliaocha @ ochadreamstories

Disclaimer : FF ini murni hasil pemikiran author. Cast bukan milik auhtor. Mereka milik Tuhan, Orang tua dan agensi mereka.

Hai hai aku post nih ff pertama aku. Gatau kenapa tiba tiba kepikiran bikin ff yang absurd ini. Komen dan Saran sangat dibutuhkan loh. RCL juseyo~

Don’t Bash. Don’t Like don’t read.
Sorry for typo(s)

Happy reading ~

*******

Author Pov

Pagi telah datang. Matahari mulai menampakan wujudnya mengawali pagi yang indah. Sinarnya begitu kuat hingga masuk ke sela sela jendela kamar seorang gadis yang masih berkelana di dunia mimpi. Bahkan cahaya matahari pun tak mampu membangunkan seorang Bae Suzy eoh?

Mwo? Bae suzy? Nugu?

Oh ayolah apa kalian tidak mengenal Bae Suzy? Bagaimana kalian tidak tau putri seorang Bae Jongguk dan Shin Na ra? Bae Jongguk adalah CEO dari Bae Corp yang sangat sukses. Perusahaan itu adalah perusahaan tersukses ke – 3 setelah Kim Corp dan Cho Corp. Bae Corp telah mendirikan Banyak hotel berbintang, agensi musik, Restoran dan banyak lagi. Kalau disebutkan mungkin akan sangat membuang waktu. Ibunya, Shin Na Ra adalah seorang designer terkenal yang telah menghasilkan banyak pakaian yang bermerk dan tentu saja hanya bisa dipakai pada kalangan tertentu mengingat harganya yang fantastis.

Keluarga Bae dikaruniai 2 anak yaitu Bae Soohyun dan Bae Suzy. Saat ini Bae Soohyun hampir menyelesaikan kuliah jurusan bisnisnya dan akan menggantikan ayahnya menjadi CEO. Dan Bae Suzy? Dia baru masuk kuliah jurusan Design. Dia lebih tertarik meneruskan bakat ibunya dalam dunia design. Keduanya sama sama berkuliah di universitas ternama, Seoul University.

Cukup perkenalannya karena akan menghabiskan satu part bila diteruskan. Dan lihat! Jam sudah menunjukan pukul 7 pagi! Suzy ada kuliah pagi ini dan dia belum bangun! Ya Tuhan.. oh ayolah suzy bangun atau kau akan terlambat dan dapat dipastikan teman temanmu akan menerkammu!

Tunggu. Teman teman? Menerkam?

KRING KRING KRING

Oh… berterima kasihlah pada jam wekermu itu bae suzy.

Suzy mulai mengerjapkan matanya. Matanya sedikit terbuka dan dahinya mengkerut karena matanya berusaha menyesuaikan cahaya yang masuk ke dalam retina.

“Jam berapa ini?” Ucap suzy sambil melihat jam

“MWO?! JAM 7 LEWAT 15?! AKU ADA KULIAH JAM 8 MENGAPA TAK ADA YANG MEMBANGUNKANKU?!” Ucapnya lalu segera bangkit -loncat- dari tempat tidur dan belari ke kamar mandi. Oh ya ampun..

Kau mengatakan tak ada yang membangunkanmu? Apa kau lupa? Orang tuamu bahkan sedang berlibur keluar negri untuk bulan madu ke-2. Astaga… dan kakakmu? Jangan mengharapkannya suzy. Kakakmu sedang tidur -hibernasi- saat ini karena dia sedang libur. Para pelayan? Sedari tadi mereka mengetuk pintumu yang kau kunci itu sehingga mereka tidak bisa masuk. Sekarang siapa yang salah? Salahkan dirimu yang tidur jam 1 malam hanya untuk menonton film kesukaanmu. Astaga..

10 minutes later…

Dengan tergesa-gesa, Suzy menuruni tangga dan pergi ke ruang makan untuk sarapan. Tapi mengingat kuliah akan dimulai sebentar lagi, suzy hanya meminum susu nya saja dan langsung pergi ke sekolah. Bahkan jejak susu masih menempel di bibirnya-__-

“Nona bae, Habiskan rotimu!” Seru bibi song saat melihat roti milik suzy sama sekali tak tersentuh.

“Tidak usah Ahjumma! Aku sudah terlambat!!” Kata suzy sambil berlari.

“Ahjussi cepat antar aku ke kampus. Aku hampir terlambat” Pinta suzy kepada supirnya.

“Algeuseumnida nona bae”

Yah meskipun suzy terlahir dari keluarga yang -hampir- sempurna tapi suzy juga memiliki kekurangan sebagaimana layaknya manusia. Meskipun dia cantik, kaya dan berbakat di bidang seni terutama design tapi dia memiliki kekurangan utama yaitu lelet dan ceroboh. Dia sudah berusaha untuk menghilangkan sifat buruknya itu tapi itu memang sudah ketentuan Tuhan. Mau bagaimana lagi? Tuhan Maha Adil bukan?

Suzy Pov

Oh ya Tuhan aku hampir telat. Ishh ini garagara film itu astagaaa.. Semoga perjaka tua itu belum datang atau dia ada keperluan mendadak atau ada urusan yang penting ya Tuhaaan aku berdoa kepadamuu..

Oh astaga kelas dimulai 5 menit lagi. Semoga ada keajaiban.
Aku terpaksa berlari menyusuri koridor sekolah. Untungnya aku sedang tidak memakai heels saat ini.
Terimakasih flat shoes ku. Aku menyayangimu.

BRUKKK

Myungsoo pov

Aish! Dimana ruang administrasinya? Apa tidak ada peta disini? Aku harus bertanya kepada siapa? Aku harus mencari berapa lama lagi? Sial sekali! Dihari pertama sudah sesulit ini apalagi dihari selanjutnya?

BRUKK

YAK! Siapa yang berani beraninya menabrak ku? Tambah sial sudah aku hari ini!

“Yak!! Apa kau tidak punya mata eoh??!!” Bentakku padanya. Dia meringis kesakitan. Sepertinya lututnya terluka. Oo dia yeoja! Omonaaa yeopoo…

Suzy Pov

Astaga kesialan macam apa lagi yang menimpaku?! Tuhan apa kau sedang menghukumku? Apa salahku??
Aku merasa lututku luka. Dan memang luka. Aish siapa yang menabraku eoh?! Menyebalkan.

“Yak!! Apa kau tidak punya mata eoh??!!” Dia membentakku! Oo dia namja eoh?? Kasar sekali. Aku mencoba untuk berdiri meskipun rasanya ini sakit dan mencoba melawan namja kasar itu.

“YAAKK! Neo pabboya? Ish jinjja kau kasar sekali sih! Minggir aku mau… OMONA! Aku benar benar terlambat!! Minggir!!!” Astaga bae suzy pabbo!! Bagaimana kau bisa lupa dengan kelas perjaka tua itu?!!

Aku pun berlari meninggalkan namja itu. Aku agak mendorongnya karena sepertinya dia melamun. Namja pabbo, kasar dan menyebalkan aish menambah kesialanku saja.

Akhirnya aku sampai di depan kelas. Aku tarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya guna merilekskan diriku dan dengan sangat pelan aku membuka pintu kelasku.

“Jwesong.. ham..nida…”

Eoh? Kenapa kelas ramai sekali? Tak ada dosen?
Aku melangkah menuju tempat dudukku. Berdekatan dengan kedua sahabatku, Jung Soojung dan Choi Jinri.

Author pov

“Jam berapa sekarang nona bae?” Tanya Soojung.

“Telat bangun lagi eoh?” Tambah Jinri

“Kau melewatkan berita besar”

“Apa yang menyebabkan mu telat ji-ah?”

“YAAKK!! Kalian membuatku pusing!! Jinjja bertanyalah satu persatu!” Bentak suzy kesal.

“Eeyyy jawab saja pertanyaan kami” Ucap Soojung

“Aish geure. Ya aku telat bangun karena menonton tv sampai lewat tengah malam. Aku tidak peduli berita apa yang ku lewatkan kecuali tentang diriku, keluargaku, atau tentang bidang yang aku jalani. Puas?” Jelas suzy panjang lebar.

“Aishh jinjja..”

“Kau yakin tak mau mendengar beritanya?” Tanya Jinri

“Yang aku mau tau adalah kenapa dosen kita pagi ini belum datang?” Tanya suzy

“Ah terserah lah.. Dosen Park bukannya belum datang tapi dia tak datang.” Jelas soojung cuek

“Mwo? Wae?”

“Kata penjaga ruang piket dosen Park tidak hadir karena ada acara mendadak dan kita harus membuat sketsa pakaian minimal 10 sketsa. Menyebalkan bukan?” Jelas jinri

“Mwo? Yak! Percuma aku berlari-lari sepanjang koridor tadi hingga aku jatuh menabrak orang dan lututku terluka. Bahkan aku tidak sarapan!! Dan sekarang aku lapar!” Dumel suzy

“Aku juga lapar. Ayo kekantin” ajak Soojung.

“Kajja”

Di sisi lain, namja itu masih berdiri diam di tempatnya. Seolah mengulang kejadian tadi, menabrak seorang bidadari cantik.

“Oy!”

Panggilan itu sukses membuatnya kembali ke alam sadarnya.

“Yak! Kau mengagetkanku, pabbo!” Pekiknya

“Ooo mian mian. Apa yang kau lakukan di sini myung?” Tanya namja tadi.

“Tentu saja mencari ruang administrasi. Juga mencarimu. Aku kan mahasiswa baru seharusnya kau sebagai temanku satu-satunya disini menungguiku di depan pintu gerbang. Arraso?” Omel Myungsoo

“Memangnya kau anak kecil perlu di tunggui di depan gerbang?” Dumel teman namja itu.

“Yak! Minho!”

“ahh ne ne mianhae. Kau tidak perlu ke ruang administrasi. Aku sebagai temanmu yang baik sudah mengurusnya. Kau tinggal masuk kelas mu. Jadwal mu siang hari ini. otte? Aku baikkan?” Jelas namja bernama minho itu.

“Ah ne gomawo. Lalu apa yang harus ku lakukan sekarang? masih lama untuk masuk kelasku hari ini” ucap Myungsoo

“Emm… kita ke kantin saja. Aku lapar dan kelasku akan dimulai 1 jam lagi. Kajja” ajak Minho

“Ahh ne kajja” ucap Myungsoo menyetujui.

At Canteen

“Ji-ah kau mau pesan apa?” Tanya soojung

“Strawberry milkshake dan nasi goreng kimchi saja soojung-ah” jawab Suzy

“Geure, dan kau jinri?”

“Emm… Samakan denganmu saja. Sojung-ah traktir kami neee..??” Kata Jinri sambil memasang puppy eyes nya yang sebenarnya tak berpengaruh terhadap soojung.

“Aish..Geure”

“Ji yaa.. lututmu kenapa bisa terluka?” Tanya jinri setelah soojung pergi membeli makanan.

“Jinri ku yang maniss.. tadi aku sudah menceritakannya” jawab suzy

“Ahh aku tau tapi kenapa bisa?”

“Aaah itu aku berlari tak melihat jalan lalu aku menabraknya” jelas suzy

“Kau menabrak yeoja/namja?” Tanya jinri

“Namja. Namja tampan tapi kasar. Dia membentakku! Aish jinjja kasar sekali kan aku tak sengaja” dumel suzy kesal.

“Aigooo suzy-ah kau benar benar ceroboh” ejek jinri

“Ya itulah aku.. hehehe”

“Tada.. ini makanan kalian. Ini untukku, untuk suzy dan kau jinri” Ucap soojung sambil menyerahkan makanan.

“Aigooo gomawo ne soojung-ah” Ucap suzy dan jinri tulus

“Cheonma chinguya. Ngomong-ngomong apa kau melihat Minho oppa?” Tanya soojung sambil mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru kantin.

“Ahhh.. tidak jadi.. itu dia! Minho oppa!” Panggil Soojung sedikit berteriak.

Myungsoo pov

Aku mengikuti Minho menuju kantin. Ya lumayanlah untuk menunggu jam kuliahku sekaligus memberi makan perutku. Aku hanya sarapan sedikit tadi.

“Minho-ya kenapa berdiri di sini?” Tanyaku heran saat kami sudah sampai di kantin. Minho hanya celingukan (?) Seperti sedang mencari seseorang. Apa memang dia sedang mencari seseorang?

“Aku sedang mencari yeojachinguku myungsoo-ah” jawabnya

“Ooo ada juga yang mau denganmu eoh?” Godaku

“Eyy tentu saja. Bagaimana denganmu? Memangnya ada yang mau denganmu?” Balasnya mengejek

“Yak!”

“Minho oppa!” Panggil seseorang kepada temannku ini.

“Ahhh itu dia.. kajja Myung aku kenalkan kepada yeoja ku” ajaknya

“Ah ne”

Suzy pov

“Minho oppa!” Panggil soojung kepada namjanya. Tapi tunggu siapa yang bersama minhoo sunbae? Sepertinya aku pernah melihatnya.

“Annyeong chagiya. Annyeong Suzy-ah jinri-ah” Sapa minho sunbae kepada kami.

“Annyeong sunbae” balasku dan jinri

“Annyeong oppa! Apa kau sudah makan?” Tanya soojung

“Belom chagi, aku lapar sekali” jawab minho sunbae sambil merengek seperti anak kecil. Menjijikan!

“ah ne kau harus makan oppa! Nanti kau sakit. Aku tak mau kau sakit” Balas sojung berlebihan.

“Ehmm..” suara deheman mengintrupsi kegiatan lovey dovey mereka.

“Ah ne mian hehe ini aku ingin mengenalkan kepada kalian temanku waktu aku masih di jepang. Myung perkenalkan dirimu” kata minho sunbae.

Aha! Aku mengingatnya! Namja ini kan yang menabrakku!

“Annyeonghaseyo, Kim Myungsoo imnida.”

“Annyeong. Jung Soojung imnida. Ini Jinri dan itu suzy” balas soojung seraya memperkenalkan kami

“Annyeong Myungsoo sunbae. Kau tampan sekali” aigoo jinri yaa

“Ah ne Gamsahabnida”

“Suzy beri salam kepadanya!” Suruh soojung

“Ah ne, annyeong Myungsoo ssi” sapaku seadanya.

“Chagi oppa membeli makanan dulu ne” izin minho sunbae

“Ne oppa jangan lama-lama ne?” Ujar sojung

“Ne chagi” setelah itu ia pergi membeli makanan.

“Oppa bagaimana kau dan minho sunbae bisa dekat?” Tanya jinri

“saat itu aku pindah ke Jepang. Aku satu kelas dengannya saat SMA. Dan kami berteman dekat.” Jelas myungsoo.

“Ohh begitu. Kau jurusan apa sunbae?” Tanya jinri lagi. Aigoo jinri-ya kau bawel sekali

“Bisnis” jawab myungsoo singkat

“Sama seperti minho oppa kalau begitu. Kenapa jurusan bisnis sunbae?” Sekarang giliran soojung. Astaga sahabat-sahabatku kenapa jadi pada genit begini sih..

“Karena aku akan meneruskan bisnis keluargaku. Kami memiliki perusahaan” jawabnya

“Oo nama perusahaanmu apa?” Tanya jinri

“Kim Corp”

“MWO?!! PERUSAHAAN TERKENAL ITU?!” kalimat singkat tadi berhasil membuat kedua sahabatku memekik keras sekali. Astaga telingaku..

“Ne”

“Jadi kau anak baru itu ne? Aigoo tampannya” ucap Soojung dengan tatapan menggoda.

“Aigoo ingat kau sudah punya namja Soojung-ah” ucapku mengingatkan

“Ah ne hehe”

“Kau tau suzy, dia adalah berita besar itu” bisik jinri kepadaku

“Aku tak peduli. Tak penting bagiku” ucapku acuh

“Eyyy jangan begitu ji.. kau akan termakan omonganmu nanti” ucap jinri

“Tak akan. Chinguya, aku beli minuman dulu ne? Minumanku habis” ucapku. Sebenarnya bukan itu maksudku. Aku hanya ingin pergi dari sini karena sedari tadi namja kasar itu melihatiku terus. Ish menyebalkan!

“Tunggu suzy-ssi aku saja yang belikan minum ne?” Saat aku hendak berdiri, myungsoo menawarkanku untuk membelikanku minum.

“Tak perlu. Aku masih mampu membeli minuman.” Ucapku agak ketus dan segera meninggalkan kantin.

End of Suzy Pov

Suzy pun membeli strawberry milkshake kesukaannya dan pergi ke atap sekolah untuk menenangkan diri serta mengobati luka di lututnya.

Sementara di kantin Soojung dan Jinri heran dengan sikap suzy dan Myungsoo pun begitu. Minho yang baru datang pun bertanya namun tak ada yang meresponnya. Poor minho.

Myungsoo berfikir, “apa aku harus meminta maaf tentang kejadian tadi pagi? Ah ne benar aku harus minta maaf kepadanya”

Dia berniat akan meminta maaf kepada suzy untuk memperbaiki hubungan mereka yang berkesan buruk pada awalnya. Dia juga merasa tak nyaman bila suzy terkesan dingin kepadanya. Bukankan tidak enak bila dicuekin orang yang kau suka?
.
.
.
.
.

Seoul University, 05.00 pm

Sesuai dengan niatnya, Myungsoo akan menemui suzy dan meminta maaf kepadanya. Saat ini ia tengah menunggu suzy di bangku dekat kelas suzy karena kelasnya sudah selesai sejak 1 jam yang lalu. Tak apa menunggu, bukankan itu menyenangkan bila menunggu seseorang yang kau suka dan akan berbicara dengannya?

Akhirnya setelah lama menunggu, Myungsoo melihat yeoja cantik dengan memakai pakaian casual yang pas melekat di tubuhnya sedang berbincang dengan kedua sahabatnya. Dia akan menunggu setelah yeojanya selesai berbicara dengan temannya.

Tunggu. Yeojanya? Sejak kapan?
Myungsoo hanya tersenyum sendiri karena berfikir bahwa suzy adalah yeojanya. Tak apa Myungsoo-ssi sebentar lagi kau akan memilikinya.

Akhirnya Suzy sendirian. Myungsoo mulai melangkah mendekati suzy. Dia agak gugup tapi dia harus berusaha agar suzy bisa berteman baik dengannya. Yaah setidaknya status teman bisa berganti dengan kekasih bukan?

“Annyeong Suzy-ssi” Sapa Myungsoo

“…….Annyeong” Sapa suzy cuek. Sebenarnya dia heran.’Apa yang dilakukan namja itu?’, pikirnya

“Apa kau belum pulang?” Tanya Myungsoo

“Ah.. sudah aku sudah pulang. Bahkan aku tengah mandi saat ini” Ucap Suzy menyindir dengan maksud, ‘apa kau tak melihat aku masih disini? Dan kau masih bertanya. Pabbo.’

“Ahahahaha kau bisa saja.”

“……..” Deg. Suzy merasa jantungnya berdegup kencang saat mendengar tawa namja pabbo itu. Apa yang terjadi padamu ji-ah..

“Apa kau tidak dijemput? Mau aku antar? Aku antar saja ne. Kajja” Belum sempat suzy menjawab, namja itu malah menarik suzy menuju mobilnya.

“Aish kalau begini mengapa kau bertanya eoh? Bahkan aku tak diberi kesempatan menjawab.” Gerutu suzy

“Ahaha mian. Aku hanya takut kau menolak. Sekarang masuk ke dalam mobilku” ucap myungsoo. Bukan ajakan tapi perintah.

Suzy pun menurutinya dan tanpa disadarinya, Myungsoo tersenyum kemenangan.

“YAK!! Kau mau membawaku kemana?! Jalan rumahku bukan lewat sini!!” Bentak suzy

“……….”

Myungsoo tak merespon. Ia hanya tersenyum misterius dan tetap fokus mengendarai mobilnya.

“Yak!! Jangan mengacuhkan ku, pabbo!!”

“Yak! Siapa yang kau panggil pabbo? Diam dan duduk manis saja nona bae atau aku akan memperkosamu sekarang juga”

“YAK!! BYONTAE!!” Teriak suzy karena mendengar kalimar frontal dari mulut myungsoo. Sedangkan myungsoo hanya terkekeh.

Deg.

Entah kenapa mendengar namja itu terkekeh, jantung suzy berdegub kencang lagi dan dia hanya diam sembari mengontrol detak jantungnya yang seakan akan ingin keluar dari tubuhnya.

Suzy juga takut myungsoo mendengarnya dan akan menggodanya. ‘Apa aku menyukai myungsoo?’, Pikirnya. Seketika dia mengelengkan kepalanya dan pipinya bersemu merah. Myungsoo yang melihatnya hanya mengangkat bahunya.

Han River, 07.00 pm

Akhirnya mereka sampai di tempat tujuan myungsoo. Suzy hanya heran mengapa myungsoo membawanya kesini.

“Yak! Mengapa hanya kesini saja membutuhkan waktu yang lama eoh?” Tanya suzy

“Tak apa. Aku hanya ingin lama berduaan denganmu”

Deg deg deg

Jawaban yang diberikan myungsoo membuat suzy merasakan jantungnya berdetak kencang lagi.

‘Kenapa seperti ini terus? Apa aku menyukainya atau aku terkena serangan jantung?’, pikirnya

“Apa tujunmu sebenarnya, Myungsoo-ssi?” Tanya suzy

“Tak ada. Aku hanya ingin meminta maaf untuk kejadian tadi pagi. Aku membuat kesan pertama kita buruk. Benarkan?” Jelasnya

“Molla” jawab suzy singkat.

“yak! Kau masih marah eoh? Masalah tadi kan hanya masalah kecil dan aku juga sudah minta maaf. Kenapa kau masih marah juga?” Tanya Myungsoo kesal

‘Ah iya benar juga. Hanya masalah sepele kenapa aku harus semarah ini? Bukankah dia juga sudah minta maaf? Lagipula aku juga salah’, batin suzy

“Ah aniyoo.. ani ani aku sudah tak marah. Tapi belikan aku strawberry milkshake. Kau menawariku tadi di kantin” ucap suzy berharap memperbaiki suasana yang hampir ia rusak.

“Ini sudah malam. Tidak bagus kalau minum minuman dingin. Besok saja ne?

“Geure. Lalu kenapa harus di sini kau meminta maafnya?” Tanya suzy

“Agar aku dapat memperbaiki kesan pertama kita yang buruk itu, Suzy-ah” kata myungsoo

“Ne?”

“Suzy-ah. Boleh aku memanggilmu seperti itu? Agar akrab” Tanya Myungsoo

“Eh? Tentu” ucap suzy dengan wajah bersemu merah

“……..”

“……..”

Setelah ucapan suzy tadi, tak ada suara. Hening. Hanya terdengar suara suara angin berhembus. Suasana pun berubah menjadi canggung. Suzy dan Myungsoo berusaha membuka pembicaraan tapi tak ada satupun dari mereka ada yang bersuara memecah keheningan.

“Eh.. anu.. itu.. emm.. bagaimana kalau kita membeli coklat panas mengingat cuaca dingin malam ini. Aku juga akan mengantarmu pulang. Otte?” Tawar Myungsoo.

“Ah baiklah. Kajja” ucap suzy menyetujui

“Dan ini pakai saja jaketku. Kau terlihat kedinginan” ucap myungsoo sambil memakaikan jaketnya ke tubuh suzy.

“Bagaimana denganmu Soo-ah?” Tanya suzy

“Gwenchana. Tunggu apa tadi? Soo-ah?” Tanya Myungsoo bingung.

“Ah ne itu panggilanku untukmu, tak apa kan?” Tanya suzy takut takut
“Ah ne gwenchana.”

Lalu mereka membeli coklat panas di kedai dekat sungai han. Lalu berbincang sedikit tentang hobby dan kesukaan mereka hingga mereka menyadari bahwa sudah waktunya mereka pulang.

Myungsoo pun mengantar suzy pulang hingga depan rumah suzy.

“Gomawo soo” ucap suzy

“Cheonma. Aku pulang ne. Jalja” setelah berkata itu myungsoo melesatkan mobilnya menuju rumahnya.

“Neodo Jalja” ucap suzy setelah mobil myungsoo hilang dari jangkauan pandangannya.

Sementara itu, di dalam mobil Myungsoo berteriak kesenangan setelah menemani suzy dan mengantar suzy pulang. Dia akan berusaha keras untuk mendapatkan suzy. Dan ketika berhasil mendapatkan suzy? Jangan harap suzy bisa lepas darinya.

Seoul University, 09.00 am

Suzy sepanjang waktu di kampusnya hanya terseyum senyum gajelas. Karena dia mengingat kejadian kemarin malam. Kedua sahatanya hanya menatapnya ngeri karena mereka berfikir yang aneh aneh.

“Yak! Tumben tidak telat. Waegure?” Tanya jinri.

“Apa kau suzy kami?” Tanya Soojung

“Kenapa senyum senyum sendiri?”

“Apa kau sudah gila?”

“kau sarapan apa tadi?”

“Apa kau salah minum obat?”

“Yayayak!!! Hentikan!! Kalian kenapa sih kalo bertanya banyak sekali?!” Pekik suzy kesal

“Jawab saja!!!”
“aish geure. Aku tak telat karena aku tidur lebih awal tadi malam. Tentu saja aku Suzy kalian, memangnya kalian pikir aku siapa?! Tidak aku tidak gila. Aku sarapan roti dan susu tadi dan aku tak minum obat apapun!!” Jelas suzy dalam satu tarikan napas.

“Oo baiklah tapi apa…”

“Dosen park datang!” Teriak salah satu siswa dan berhasil memotong pertanyaan jinri.

“Kau berhutang penjelasan kepada kami” ucap jinri lalu kembali ke tempat duduknya. Suzy hanya menghela napas lega karena penderitaan berakhir. Untuk saat ini.

Tak jauh beda dengan Myungsoo. Namja itu juga hanya senyum senyum aneh selama berada di kelasnya. Minho yang melihatnya akhirnya mulai bertanya.

“Myungsoo-ah, waegure? Dari tadi senyum senyum sendiri?” Tanya Minho

“Ah aniya. Gwenchana” jawab myungsoo sambil tersenyum manis dan membuat minho ingin mengeluarkan isi perutnya.

“Aaa ara ara.. kau sedang jatuh cinta eoh? Ceritakan padaku” tuntut minho

“Aniyoooo” Myungsoo mengelak

“Geotjimal. Ayoo ceritakan siapa yeoja itu??” Paksa minho

“Ah itu em…anu.. itu.. aahh jinjja yeopooo” ucap myungsoo makin menggila.

“Ayolah myung ceritakan siapa yeoja yang bisa membuatmu menjadi orang gila seperti ini?” Miho terus memaksa

“Ah nanti saja. Lihat Dosen Kang sudah datang” ucapan myungsoo berhasil membuat minho kembali ke tempatnya. Tapi sebelum itu minho berkata “Ceritakan padaku nanti myung” dengan nada mengancam. Myungsoo hanya tersenyum bodoh.

.
.
.
.
.
.
.

@ Canteen

“Ayo ji ceritakan pada kami” ucap jinri

“Ceritakan apa?” Tanya suzy

“Ne jinri-ah, ceritakan apa?” Tanya soojung juga.

“Eyy ceritakan kenapa sedari tadi kau hanya senyum senyum begitu” Jelas jinri. Seketika wajah suzy merah dan tersenyum mendengar penuturan dari sahabatnya itu.

“Eish tuh kan” gerutu jinri

“Aniya jinri-ah. Nan gwenchana” ucap suzy-masih tersenyum-.

“jangan membohongi kami ji.. ayo ceritakan. Kau sedang jatuh cinta eoh?” Skak mat! Suzy langsung diam dan tersenyum -lebih lebar- saat mendengar perntanyaan sahabatnya.

“Aigoo uri suzy sudah besar ne? Ayo ceritakan siapa laki-laki yang tidak beruntung itu?” Tanya Soojung senang

“yak! Apa maksudmu dengan ‘tidak beruntung’ itu?” Tanya suzy kesal

“Jadi benar ya kau sedang jatuh cinta? Pada siapa? Myungsoo sunbae?” Pertanyaan jinri sukses membuat suzy salah tingkah.

“Emm.. ne.. eh ani. Aniyoo..”

“Yayayayak Myungsoo eoh? Ah jinjja padahal kau dari awal terlihat membencinya. Benci berubah jadi cinta neee???” Jinri terus menggoda Suzy. Dan itu membuat wajah suzy seperti kepiting rebus.

“Geumanhe jinri-ah kau membuat wajahku memerah” ucap suzy sambil menutupi wajahnya yang memerah.

“Suzy-ah, Minho oppa sedang menuju kesini tuh dengan Myungsoo sunbae. Aaa kau senang eoh?” Soojung ikut ikutan menggoda suzy.

“Aaah jinjja? Aish ottokhae wajahku masih memerah. Yak!! Kalian berdua diam!” Suzy panik saat tau myungsoo sedang menuju ke tempat duduknya. Soojung dan Jinri malah tertawa geli melihat suzy seperti ini.

“Hey ladies. Annyeong chagiya.. aku datang. Kelihatannya kalian sedang membicarakan sesuatu yang seru. Apa aku boleh tau?” Tanya Minho saat sudah duduk di samping soojung.

“Aah annyeong oppa. Aniyoo kami hanya membicarakan anjingnya jinri yang sedang jatuh cinta” jawab soojung sambil melirik suzy.

“Ahh begitu. Hey myung duduklah kenapa hanya berdiri di situ?” Mendengar seruan Minho, Myungsoo segera mendudukan tubuhnya tepat di samping suzy.

Melihat myungsoo mengambil tempat duduk di samping suzy, Jinri menjalankan aksinya lagi untuk menggoda suzy.

“Ah myungsoo sunbae, kenapa duduknya di samping suzy?? Lihatlah wajah suzy memerah. Ahahahaha” goda jinri

“Aniyooo.. aish geuman jinri yaa” kata suzy.

“Ah iya suzy-ah kenapa wajahmu merah? Kau sakit?” Tanya Myungsoo panik. Sementara Soojung dan Jinri tertawa geli.

“Aniyo Sunbae. Aku hanya kepanasan hehehe” jawab suzy.

“Ah begitu. Aku
Belikan minuman ne? Aku akan menepati janjiku yang semalam. Tunggu ne” setelah mengucapkan itu, myungsoo segera bangkit dan melesat pergi membelikan minuman kesukaan suzy. Sedangkan jinri, soojung dan minho bingung.

Semalam?, pikir mereka

“Yak! Nona bae jelaskan kepada kami! Maksudnya ‘semalam’ itu apa?” Tanya Soojung

“Ah itu.. semalam dia mengajakku ke sungai han untuk meminta maaf dan berjanji akan membelikanku strawberry milkshake hari ini” jelas suzy

“Ahh aku tak menyangka hubungan kalian sudah sejauh itu. Padahal baru bertemu. Aah myungsoo sunbae gentle sekali” ucap jinri

“Ne jinri-ah kau benar” ucap soojung menyetujui

“Ehem” suara deheman membuat soojung sadar namjanya tidak suka soojung memuja namja lain.

“hehe aniyo oppa aku hanya bercanda. Kau lah yang paling gentle di mataku” ucap soojung.

“Eeiiishh.. menjijikan!” Ucap jinri dan suzy

“Arra arra. Suzy apa kau menyukai myungsoo?” Tanya Minho kepada suzy.

“ah emm itu…”

“Ne sunbae! Dia menyukai myungsoo” ucap jinri memotong omongan suzy karena dia tau suzy akan mengelak.

“YAK!!!”

“Ah begitu.. arra arra” ucap minho dengan senyum yang menggoda.

“Ini suzy minumanmu. Strawberry milkshae geutchi?” Ucap myungsoo saat kembali dari membeli minuman.

“Ah ne sunbae. Gomawo” kata suzy sambil tersenyum memperlihatkan eye smile nya. Seketika jantung myungsoo berdetak kencang saat melihatnya.

“Oy oy! Myungsoo! Sadarlah” seruan minho lagi-lagi mengembalikan kesadaran Myungsoo.

“Ah ne.. hehe.. mian” ucap Myungsoo lalu kembali duduk.

Selama mereka duduk dan mengobrol, suzy dan myungsoo menjadi korban bullyan minho, soojung dan jinri. Wajah mereka sudah memerah saat ini. Suzy yang tidak tahan akhirnya berteriak kesal.

“YAAK!! Kalian bertiga!! Geumanhe!! Aish jinjja..” setelah itu dia pergi meninggalkan kantin. Membuat ke-4 orang lainnya terkejut. Minho, Soojung dan jinri malah kembali tertawa. Sedangkan myungsoo sudah pergi menyusul suzy.

“Yak!! Suzy-ah tunggu!!” Ucap Myungsoo memanggil suzy. Dan berhasil! Suzy menghentikan langkahnya dengan memasang wajah cemberut yang terlihat menggemaskan di mata Myungsoo.

Suzy Pov

Aish menyebalkan sekali. Sahabat macam apa yang terus-terusan menggoda sahabatnya. Aku pergi dari kantin karena aku kesal dengan mereka dan sekarang tidak tau mau kemana. Aha! Taman! Ya aku akan ke taman. Tapi aku mendengar seseorang memanggilku jadi aku menghentikan langkahku untuk melihat siapa yang memanggilku.
Hah? Myungsoo? Untuk apa dia memanggilku?

“Mwo?” Balasku jutek dan dengan wajah cemberut. Ish gara-gara dia aku jadi bahan ejekan teman-temanku.

“Aigoo kyeoptaa” ucapnya sambil mencubit kedua pipiku. Hey itu sakit!

“Yak!! Appo” ucapku kesal sambil menepis tangannya dari pipiku.

“Omonaa kau galak sekali sih. Neo eodiga?” Tanyanya.

“Molla. Aku pikir aku akan ke taman” jawabku seadanya.

“Aku ikut ne. Kajja” dia menarikku ke taman. Hey mau apa dia?

@ taman

“Yak! Kenapa kau mengangguku terus sih?” Tanyaku padanya

“Apa kau tidak suka?” Tanyanya balik.

“Eh? Ah bukan begitu. Hanya saja…”
“Yasudah jangan protes kalau begitu” katanya lalu membawaku ke bawah pohon. Hmm…

“Apa yang akan kita lakukan disini?” Tanyaku

“Menurutmu?” Tanyanya balik. Eeyy…
“Yak! Sunbae..!”

“Soo..” hah?

“M..mwo?”

“panggil aku soo. Saat di sungai han kau memanggilku seperti itu bukan?” Ohh itu maksudnya.

“Ah baiklah..”

“Suzy….” panggilnya

“Ne?”

“aku….”

“Myungsoo oppa!!!” Seseorang berteriak memanggil Myungsoo. Nugu?

“astaga..” keluhnya.

“Ada apa soo?” Tanyaku

“Eish oppa aku mencarimu kemana-mana dan kau malah di sini berduaan dengannya. Hey kau! Jangan mendekati myungsoo oppaku!! Dia itu milikku!!!” Bentaknya. Eish jadi dia pacarnya myungsoo eoh?

“Aigooo naeun-ah apa yang kau lakukan disini? Dan aku sudah bilang kalau aku bukan pacarmu” ucap Myungsoo terdengar frustasi.

“Yak oppa!”
“kajja suzy-ah kita pergi dari sini. Dan kau naen jangan pernah menggangguku lagi!! Arraso?” Setelah itu Myungsoo membawaku pergi dari sana. Aigoo jadi yeoja bernama naeun itu terobsesi dengan Myungsoo eoh? Aku tertawa geli. Ahahaha ada ada saja.

“Yak!! Kenapa kau tertawa eoh?” Ucapnya padaku. Aigoo dia kesal ne? Kyeoptaaa

“Ahahaha aniyo.. fans mu ganas sekali ahahahaha” aku semakin tertawa lebar.

“Yakkk!! Geuman!!” Dia makin kesal kepadaku. Menyenangkan sekali membuatnya seperti ini.

“Ahahaha Soo kau punya fans aneh sekali. Apa nanti dia akan membuat akun palsu lalu meneror mu di media sosial? Atau akan menjadi penguntit mu? Ahahahaha” aku tertawa makin keras. Tapi kok myungsoo diam saja? Apa dia marah?

aku pun menghentikan tawaku. Saat aku menoleh kepadanya, dia sedang menatapku intens.

Deg deg deg

Deg deg deg

Aigoo jantungku..

Aku ingin memuskan kontak mata kami tapi entah kenapa aku tak bisa mengalihkan pandanganku dari matanya.

Matanya… indah.

Myungsoo pov

“Ahahaha Soo kau punya fans aneh sekali. Apa nanti dia akan membuat akun palsu lalu meneror mu di media sosial? Atau akan menjadi penguntit mu? Ahahahaha” dia terus terusan menggodaku. Lalu dia kembali tertawa malah makin keras. Aku ingin membalas tapi entah kenapa memandang dia sedang tertawa seperti ini jauh lebih mengasikan. Dia terlihat sangat cantik saat tertawa lepas seperti ini.

Tak lama dia menghentikan tawanya dan berbalik menatapku. Dia sepertinya terkejut saat mendapati aku menatapnya intens. Aigoo matanya indah sekali. Aku tak ada niat untuk mengalihkan pandanganku darinya.

“Yeopooo..” ucapku tanpa sadar

“Mwo? Apa kau mengatakan sesuatu?” Tanyanya. Aku terkejut.

“ah aniyo.. suzy-ah a.. apa kau ada kelas lagi saat ini? Karena sepertinya aku ada kelas lagi” aku tak berbohong. Sungguh. Dari pada menghadiri kelas lebih baik aku berduaan dengannya. Tapi nanti kalau aboeji tau aku bolos bisa mati aku.

“Ah benarkah? Aku juga ada kelas lagi. Aku duluan ne?”

“mau ku antar?” Tawarku.

“Ah tak usah. Annyeong” ucapnya lalu berlari menuju kelasnya. Aku terus menatap punggungnya yang makin lama makin jauh.

Omona!! Kelasku!

End of Myungsoo Pov

Semenjak saat itu, Myungsoo dan Suzy selalu bersama. Entah itu ke perpustakaan, nonton, hangout dll. Myungsoo juga sering membantu suzy mendapatkan ide untuk mengerjakan sketsanya. Seperti mengajaknya ke tempat-tempat indah. Sekalian untuk Myungsoo untuk mendapat gambar untuk di potretnya. Myungsoo ternyata berbakat untuk menjadi fotografer.

Suzy juga sering bermain kerumah myungsoo. Begitupun sebaliknya. Ny.Kim merasa senang karena anaknya dekat dengan Suzy. Begitu juga Ny.Bae yang merasa senang putrinya dekat dengan Myungsoo.

Oo sepertinya kalian sudah mendapat dukungan dari keluarga masing-masing eoh?

Myungsoo tentu sangat ingin mengatakan perasaannya kepada suzy terhitung sudah 3 bulan ia memendamnya. Tapi ada saja halangannya. Contohnya, Naeun.
Yeoja itu selalu membunti myungsoo kemana saja. Bahkan tak jarang ia menghancurkan kencannya dengan Suzy dan itu membuatnya jengah. Seperti saat ini, Suzy dan Myungsoo sedang di kantin bersama dengan Jinri, Soojung dan Minho. Naeun duduk di tengah-tengah suzy dan myungsoo. Ckcckck.

Soojung, Minho dan jinri tentu sudah tau perasaan Suzy dan Myungsoo dan mereka berniat menjadi mak comblang untuk Suzy dan Myungsoo. Tapi rencana mereka selalu digagalkan oleh Naeun. Itu membuat mereka frustasi.

Aigoo naeun-ah..

.
.
.
.
.
.

“Myungsoo oppa.. makan ini ne. Ini lezat sekali, kau tau?” Goda Naeun kepada Myungsoo. Tentu membuat yang lain merasa mual mendengarnya.

“Aku sudah kenyang Naeun-ah” tolak myungsoo halus.

“Oo minum saja ne?” Ucap naeun sambil menyodorkan minuman ke mulut myungsoo.

“Aniyoo” tolak Myungsoo
Sementara suzy? Yeoja itu hanya mengaduk-aduk milkshake nya dengan wajah yang kusut. Dia kesal dengan Naeun yang selalu mengganggu acaranya dengan Myungsoo.

Oo nona bae sedang cemburu eoh?

“aigoo naeun-ah geuman. Lebih baik ikut aku saja ne? Kajja” ucap jinri sambil menarik naeun menjauhi kantin, tepatnya Myungsoo.

“Aish shirreo!! Yak yak!! Oppa tolong aku!! Jeball!! Yak lepaskan aku!!” Naeun meronta saat ditarik Jinri. Dan ini adalah kesempatanmu Myungsoo-ssi.

“Suzy-ah mianhae ne?” Ucap Myungsoo

“Ahaha untuk apa soo?” Tanya suzy
“Untuk itu.. emm.. naeun”

“Ahahah gwenchana. Fans gila mu memang begitu. Dan untuk apa kau meminta maaf? Tak masalah juga bagiku.” jelas suzy. Aish padahal di hatinya suzy sudah suntuk dengan naeun. Aihhh..

“Ah geure. Bagaimana kalo pekan nanti kita ke sungai han? Otte?” tawar myungsoo. Kencan lagi ne?

“Apa tak apa? Naeun?” suzy khawatir. Nanti kalau kencannya dirusak naeun lagi gimana?

Tunggu. Kencan? Bae Suzy kau telah menganggap acara ini kencan eoh?

“ah itu tak apa. Aku bisa mengurusnya. Otte?”

“emm….baiklah”

Dan mereka mencoba untuk berkencan lagi.

Naeun, jangan mengacau ne..

Tbc

HAHAHAHAH maafkan atas jalan cerita yang aneh bin ajaib ini. Serius ini pengalaman pertama nulis ff jadi kritik dan saran sangaaaat amat dibutuhkan. Kalo jelek maaf yaaaa maklumin aja heheh
Maaf banget ya kalo ada typo juga yawohhh…

Note : pernah di post di blog pribadi aku ^^

Komen yaaa~

34 responses to “This is Love Part 1

  1. Anneyong author.. kkk.. lucu ceritanya.. Myungsoo jatuh cinta pd pandangan pertama ma Suzy.. tp gagal ngungkapin cinta terus gr2 Naeun..
    Berharap nanti di sungai Han berhasil.. kkk..

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s