누나 — Chapter 8

image

This poster is created by flamintskle @ Poster Channel

Title: 누나 (Sister)
Author: flcevtp
Main Cast: Bae Suzy, Do Kyungsoo
Rating: G
Genre: Family, School Life, Sad, Romance

누나: Chapter 8

Kyungsoo masih berdiri mematung di sana. ‘Menonton’ adegan di mana sesosok namja sedang mengecup puncak kepala milik seorang yeoja lembut. Adegan itu memakan waktu cukup lama. Dirinya kini merasa di dadanya ada yang menancap. Ganjil, itulah perasaannya kini.

“Aku sudah tau perasaan hyung kepada nuna.”

“Tapi..”

Kyungsoo memang tau sangat tentang perasaan Chanyeol kepada Suzy. Namun saat itu perasaannya berkecamuk. Jengkel, dongkol, sakit, bingung, ah. Tak terhitung perasaannya kini.

“Apa maksud dari perasaan ini?”

“Apa ini yang namanya…”

“…cemburu?”

***

“Hei, lama sekali?”sapa Chanyeol.

“Iya, hyung. Antriannya panjang tadi.”jawab Kyungsoo sambil tersenyum tipis.

“Kau beli apa?”tanya Suzy.

Bento. Ada yang baru jual di sana, jadi aku beli saja coba-coba.”tanya Kyungsoo tanpa melihat wajah Suzy.

“Perlu aku bantu?”tanya Chanyeol.

Tidak!”jawab Kyungsoo dengan berteriak marah.

Chanyeol dan Suzy memandang Kyungsoo dengan tatapan bingung. Kyungsoo tidak pernah begini, batin Suzy.

“Ah, hyung. Maaf, aku masih emosi karena antrian tadi.”jawab Kyungsoo, bohong.

“Tidak apa-apa, aku juga tadi..”kata Chanyeol.

Suzy yang daritadi diam hanya memandangi mereka dengan tatapan penuh tanya.

***

“Aku pulang dulu ya. Sudah malam.”pamit Chanyeol.

“Kau di sini baru sejam, dan kau sudah mau pulang?”tanya Suzy, dengan nada agak memelas.

“Kau mau aku berlama di sini? Yasu–”

“Langit sudah gelap hyung, besok kau juga sekolah kan? Oh iya, tolong bilang ke Lim ssaem aku dan nuna ijin besok. Mungkin lusa kita berdua baru masuk.”potong Kyungsoo.

Chanyeol yang mendengar Kyungsoo memotong kalimatnya mengerjapkan matanya berkali-kali bingung. Lidahnya kelu mendengar kata-kata Kyungsoo tadi. Tidak biasanya Kyungsoo seperti itu.

“Ah, iya. Aku pulang dulu. Suzy, cepatlah sembuh. Kami semua merindukanmu. Kyungsoo, aku–”

“Iya hyung, hati-hati.”potong Kyungsoo lagi, seperti ingin mengusir Chanyeol segera.

Chanyeol yang sudah kehabisan kata-kata akhirnya keluar dari kamar rumah sakit bernomor 592 itu. Setelah menutup daun pintu itu, dirinya menatap kosong pintu itu mengarah ke dalam kamar itu.

“Kyungsoo kenapa hari ini?”tanya Chanyeol pelan.

***

Setelah Chanyeol pergi, kamar 592 itu hanya diselimuti keheningan. Kyungsoo sibuk dengan smartphonenya. Tampak dirinya sedang mengetik sesuatu tanpa henti seakan jarinya sedang salto di layar smartphonenya.

Suzy? Kini dirinya sibuk mendengarkan alunan dari earphonenya. Menenggelamkan dirinya dalam aliran alunan itu. Saat Suzy mengshuffle lagunya, iPhone nya kini memutarkan lagu “See You Again” dari Wiz Khalifa, berkolaborasi dengan Charlie Puth.

Alunan piano yang lembut di bagian intro seakan membukakan pintu kedamaian di hatinya.

It’s been a long day, without you my friend
‘Sudah berapa lama aku sudah tidak bersamamu Kyung yang biasa kukenal’

And I’ll tell you all about it when I see you again
‘Aku akan menceritakan semua isi hatiku bila kau sudah sadar sepenuhnya’

We’ve come a long way from where we began
‘Kau memang mengulang dari awal lagi setelah kejadian itu, tapi aku sudah menyusuri sepanjang jalan ini sejak kita pertama kali kenal’

Oh, I’ll tell you all about it when I see you again

When I see you again

Seakan lagu itu menjadi song of the day nya, Suzy lalu menyalakan repeat mode agar lagu itu terus diulang. Liriknya sesuai dengan perasaannya kini.

So let the light guides your way, yeah

Hold every memory as you go

And every road you take will always lead you home, home

‘Kapan aku bisa bertemu dengan kalian lagi?’

Eomma, appa, kenapa meninggalkan aku sendirian?’

Oppa, eonni, kalian di mana?’

‘Kyung, di mana kau menghilangkan semua memori mu itu?’

‘Kapan aku bisa bertemu dengan kalian lagi?’

***

–Flashback ON (Suzy’s side)–

Mereka bergandengan dengan erat seakan tidak boleh ada yang melepaskan tangan mereka seinci pun. Siapa pun itu.

“Suj, kau sudah punya pacar?”tanya Kyungsoo polos.

“Ih! Aku masih berumur 8 tahun! Kau juga masih berumur 9 tahun! Kata eomma tidak boleh berpacaran. Pacaran itu bolehnya nanti saat kita sudah besar!”ceramah Suzy dengan nada kekanak-kanakan.

Kyungsoo tertawa mendengar ceramah Suzy. Kemudian dia mencubit pipi gemas Suzy, sambil tersenyum menunjukkan gigi putihnya. Pemilik pipi yang dicubit itu kemudian mengerucutkan bibirnya kesal. Membuat pencubit itu langsung menggandeng tangannya lagi.

“Aku tadi hanya bercanda kok.”bujuk Kyungsoo.

Suzy lalu menganggukkan kepalanya mengerti.

“Kau enak ya, Suzy. Punya kakak. Aku cuma anak tunggal. Kalau orangtuaku bekerja, aku sendirian di rumah.”cerita Kyungsoo.

Suzy yang mendengarnya ikut sedih merasakan keadaan Kyungsoo. Sama saja, pikir Suzy.

“Sama kok. Oppa dan eonni ku juga pergi, orangtuaku juga pergi, sekarang aku sendirian selama 3 hari. Sama sepertimu!”hibur Suzy.

“Jadi, kita harus bersama, tidak boleh terpisah!”

“Iya!”angguk Kyungsoo semangat sambil tersenyum.

–Flashback OFF–

***

Suzy terbangun pada pukul 22.05. Mengerjapkan matanya berkali-kali, lalu melihat sekitarnya. Kamarnya masih terang, dindingnya putih mendominasi ruangan itu. Dirinya lalu mendapati Kyungsoo yang sedang tidur di sofa dengan posisi duduk, smartphonenya beristirahat di dada Kyungsoo manis.

Suzy yang melihat kelakuan itu tersenyum, lalu bangun dari ranjangnya. Menidurkan Kyungsoo dengan posisi yang benar di sofa, lalu menyelimutinya. Dia lalu mengambil smartphone Kyungsoo, hendak mengembalikannya ke meja.

Suzy tiba-tiba ingin sekali membuka smartphone adiknya. Lockscreen itu meminta kata sandi.

“Apa ya?”

“Tanggal lahir Kyung?”

Salah.

“Tanggal lahirku?”

Salah.

“Gabungan angka dari eomma dan appa?”

Salah.

“Ah–”

Suzy mengetik kata sandi yang terlintas di pikirannya dan,

Benar.

Suzy kaget menyadari kata sandi yang terlintas itu benar. Lockscreen itu terbuka dan menampilkan wallpaper homescreennya. Dan wallpaper itu bergambar dirinya bersama Kyungsoo sambil merangkul diri mereka masing-masing dengan senyum.

‘Jadi…’

‘Kau sudah mulai mengingatnya?’

‘Kau mengingat angka dibalik bandul kalungku?’

-rcl as always-

15 responses to “누나 — Chapter 8

  1. Pingback: 누나 (Sister) — Chapter 11 | Kingdom of Suzy's Fanfiction·

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s