[Freelance] L’Histoire et L’Art Chapter 1

PhotoGrid_1431258861961

Title : L’Histoire et L’Art (History and Art are The Best Partner) | Author : kawaiine | Genre : Family, Marriage Life, Romance | Rating : PG-15 | Main Cast : Bae Soo Ji (Suzy) , Kim Soo Hyun | Other Cast : Kim Sang Bum, Kim So Eun, Jang Wooyoung, Lee Ji Eun ,etc (find by your self)

Disclaimer :

This Fan Fiction is Fiction and this cast belong to god. This plot is mine. Sorry for typo. Happy reading guys^^,

 

Di dalam sebuah seni selalu ada sejarah,sejarah merupakan peristiwa terjadinya seni,dan seni selalu mendukung tertulisnya sejarah—Kim Soo Hyun

Paris, 08 Oktober 2009

Author POV
Seorang gadis cantik berkacamata hitam,membawa kopernya sendiri, ia tampak kebingungan saat tiba di Bandara Charles de Gaulle, dengan rambut terurai dan mantel tebal yang menutupi tubuhnya, ia melangkahkan kaki menuju keluar dari bandara dan segera menghentikan taxi. University of Paris, menjadi tujuan utamanya, dimana ia akan menempuh pendidikan program akademik Humaniora* departemen Seni. Ini adalah cita-citanya sejak sekolah di Hannyoung High School setahun yang lalu, berbagai bakat di bidang seni menjadi alasan yang menyeretnya untuk menempuh pendidikan di Kota Paris ini. Meskipun ia adalah seorang putri dari Direktur Bae Group,perusahaan investasi saham terbesar se-Korea Selatan, namun ia tetap ingin menjadi anak yang mandiri, tidak mau terlalu bergantung pada orang tua, itulah yang selalu di tanam di hatinya. Bae Suzy, nama yang cantik dan anggun, menggambarkan sesosok wanita yang berkulit putih,berambut panjang,tubuhnya yang indah membuat para wanita ingin seberuntung dirinya,wajah yang sangat cantik dan polos,cukup menjadi cirri khas dari Bae Suzy dan menjadi kenangan bagi orang yang pertama kali melihatnya.

Suzy POV
Dingin. Itulah yang aku rasakan saat berada disini walaupun memakai mantel yang cukup tebal. Namun, perjalanan indah menuju ke University of Paris mampu menghangatkan segala sesuatu. Kota Paris, kota yang sangat menawan yang pernah aku temui, sepanjang jalan aku melihat banyak pepohonan yang menggugurkan daunnya satu persatu. Musim Semi, aku mengunjungi Kota ini di saat pemandangan yang benar-benar indah,sayang..jika aku tertidur dalam perjalanan ini.

“Nothing’s gonna change my love—“
Sebelum nada dering itu habis, akupun mengangkat teleponku.
“Yeoboseyo?”
“Suzy~ah”
“Oh,Eomma..wae?”
“Kau sudah sampai di Paris eoh? Mengapa kau tak mengabari Eomma? Ckk, anak ini.. Eomma sangat khawatir..” Ucap Ny.Bae di ujung sana.
“Maafkan aku Eomma, tadi aku tak sempat mengabari. Ini aku sedang di dalam taxi, aku menuju ke tempat itu.” jawabku ceria.
“Arra, baiklah..Suzy~ah,kau hati-hati disana,ne?” Eomma menjawab dengan sedikit nada lirih
Everything its will be fine Eomma, Eomma jangan mengkhawatirkanku.” jawabku dengan sedikit harap bisa melunturkan kekhawatiran Eomma.
“Ne,Suzy~ah, kalau begitu..Eomma akan mematikan teleponnya, Appa dan Adikmu akan segera tiba sebentar lagi, I love you baby.!!”
“Ne,Love too Eomma.” jawabku, dan lalu mengakhiri percakapanku dengan Eomma.

University of Paris.” Si Supir taxi ini memberitahuku jika aku telah sampai ke tujuan. Akupun segera memintanya untuk menurunkan koper-koperku di bagasi. Setelah aku membayar bill taxi. Kini aku berada di pintu utama University of Paris, bersama dengan koper-koperku aku berdiri memandangi dengan takjub bangunan dan arsitekturnya, sangat menyita perhatianku..namun, pemandangan yang baru telah tiba di depanku, pria bermantel tebal dengan bulu-bulu di sekitar topinya,menarik senyum di daerah bibirnya..bersama dengan…..daun-daun yang berguguran menggesek permukaan tanah,menciptakan suara indah…..

Kim Soo Hyun POV
Siapakah gadis ini yang sedang memandangiku dengan kebingungan, kurasa aku tak asing dengan wajahnya, matanya yang sipit, mungkin ia orang china atau Korea yang akan kuliah disini. Ani, aku rasa aku pernah bertemu dengannya, di suatu tempat, eodi? Aku berusaha mengingatnya,sembari terus menatapnya penuh senyuman.

[FLASHBACK]

“Soo Hyun, lihatlah..gadis itu cantik kan?” Canda Jang Wooyoung, teman sekelas ku sewaktu SMA. Banyak sekali gadis yang ada disana,di tempat yang di tunjuk Wooyoung, ya..Kami sedang menghadiri acara Reuni SMA.
Eodi?” tanyaku dengan sedikit malas
“Itu, gadis yang memakai dress selutut berwarna pink, coba lihatlah..tak ada lagi gadis yang memakai baju seperti itu.. lihatlah rambutnya yang terurai,senyumnya yang mena..Aissh, sedang apa aku ini..aku sudah memiliki Ji Eun, Soo Hyun..cobalah kau hampiri ia.” ujar wooyoung. Akupun menoleh ke arah gadis itu, benar saja, ia cantik,sangat memukau. Dress yang dikenakannya, tampak berbeda dari yang lain.
Nugu?.” tanyaku sedikit penasaran kepada Wooyoung

“Setauku dia junior kita, dia selalu melukis. Ku rasa dia sangat mencintai hal-hal berbau seni. Kau lihat kan lukisan disana? Lukisan besar yang terpampang di dinding dekat ruangan kepala sekolah itu, kudengar ia yang melukisnya sendiri,dan lukisan itu dibeli oleh kepala sekolah.” ujar Wooyoung sembari memandang takjub ke arah gadis itu.
“Ah,ne..sepertinya ia sangat berbakat.. “ jawabku singkat.
“Aish, kau ini.. hampirilah gad— omo,omo“ perkataan Wooyoung terhenti seketika,dan aku membulatkan mataku saat melihat gadis itu menghampiri kami berdua.
Cogiyo?” ujar gadis itu sembari menatap intens dengan senyuman di depan kami.
“N…Ne?. jawabku gugup.Sementara gadis itu menatapku dengan tatapan yang ceria.
“Annyeong sunbae, Bae Suzy imnida. Aku panitia reuni ini.Acara untuk tahun 2007 akan dimulai, Kalian berdua dari angkatan tahun 2007 kan?” ujarnya.
“Ne..kami dari angkatan 2007, nan Wooyoung imnida, dan ini uri chingu, Kim Soo Hyun.” jawab Wooyoung antusias,sementara aku hanya sibuk memperhatikan gadis yang bernama Bae Suzy ini, wajahnya yang cantik dan natural, sesuai dengan kriteria wanita yang aku suka.
[FLASHBACK END]

“Suzy-ssi?.” tanyaku dengan sedikit memiringkan wajah dan berjalan mendekatinya.
“Eoh?.” jawabnya sedikit kebingungan.
“Kim Soo Hyun imnida, teman Wooyoung,kita bertemu di acara reuni SMA. Kau yang menjadi panitianya bukan?.” tanyaku kepadanya. Dia hanya bisa memejamkan matanya berusaha mengingat memori pertemuan kami, 15 detik kemudian ia membuka matanya dan mengacungkan jari telunjuknya ke udara.
“Ah!! Soo Hyun Sunbae, aku ingat. Apa yang kau lakukan disini Sunbae?.” tanyanya dengan wajah ceria khasnya.
“Aku?oh..aku kuliah disini,Suzy-ssi.”
“jinja? Soo Hyun sunbae kuliah disini? Aku juga akan kuliah disini,sunbae.” akupun membulatkan mata tak percaya.
“Ne, aku kuliah sudah dari tahun 2007,semenjak hari reuni itu..1 minggu kemudian aku langsung mendaftar kesini. Disini menyenangkan, Suzy-ssi. Oh ya,panggil aku Oppa saja, Ne?”
“Ohh.. rupanya kau orang yang pintar Oppa..hehe.” jawabnya
“Suzy-ssi, aku akan membantumu selama disini, kau harus banyak beradaptasi dengan lingkungan disini.Kajja, aku antar kau ke asrama putri.” ujarku sambil menarik koper 1 nya, sementara koper 2 nya ia yang membawa.
Dalam perjalanan kami menuju asrama putri,aku dan Suzy terdiam,tak ada yang berani membuka pembicaraan, udara seakan mendukung suasana kami berdua. Dingin. Namun,aku berusaha untuk menghangatkan suasana kembali.
“Suzy-ssi, setelah kau memasuki pintu masuk, akan ada meja resepsionis di samping kirimu, bertanyalah pada mereka lalu minta padanya untuk mengantarmu ke kamarmu.Arraseo?”
“Arra.. Oppa, apakah aku harus berbahasa perancis?.” tanyanya sedikit khawatir,aku tahu..mungkin ia belum fasih karena menghafal bahasa perancis bukanlah suatu yang mudah. Tanpa sadar, tangan yang menggenggam pegangan koper ini mendarat di pundak Suzy. Aku berusaha untuk menenangkannya.
“Gwenchana Suzy-ssi, katakanlah dalam bahasa inggris,mereka akan mengerti. Resepsionis itu menerima tamu dari berbagai macam Negara.” ujarku berusaha menghancurkan kegundahannya.Akupun melepaskan tanganku yang mendarat di pundaknya.
“Ne,Oppa..Gomawo..Oppa, panggil aku Suzy-ah saja, tak perlu formal.” jawabnya sambil menebar senyuman kepadaku.
“Ne..Suzy-ah..Oh,kita sudah berada di depan Asrama putri Suzy-ah, kau masuklah kedalam,aku akan menunggumu diluar. Setelah itu, mari kita berjalan-jalan mengelilingi kota Paris, Oke?.” Tawarku berharap Suzy mau menerimanya.
“Ne,Oppa..tunggu aku, aku tak akan lama.” Jawabnya kemudian berlalu memasuki bangunan asrama itu.
Entah apa yang sedang ada di hatiku ini, terasa senang bila melihat Suzy tersenyum atau tertawa.

Suzy POV
Setelah bertanya dan memverifikasi semua data, aku langsung dibawa ke kamar nomor 8, angka yang paling aku sukai , karena yang ku kenal angka ini tak ada ujungnya. Aku melangkahkan kaki keluar asrama, kulihat Soo Hyun Oppa yang sedang duduk di bangku panjang yang berada di bawah bangunan tua. Akupun berjalan ke arahnya.
“Oppa, resepsionis yang mengantarku sangat baik.”Aku memutuskan untuk membuka percakapan.
“Baguslah, Suzy-ah,kau berinteraksi dengan cepat. Oh ya, kita akan menelusuri kota dengan berjalan kaki, kau kuat kan?.” tanyanya.
“Ne,Oppa..aku kuat kok.” jawabku,sementara kami melangkahkan kaki kami menuju pintu belakang kampus.
“Oppa, kau mengambil program akademik apa disini?,” Tanyaku antusias.
“Aku mengambil Humaniora departemen Sejarah, kau pasti mengambil departemen Seni kan.” jawabnya.
“Oh, bagaimana Oppa bisa tahu?”
“Sewaktu di acara reuni itu,aku di beritahu Wooyoung soal lukisanmu yang berada di samping ruang kepala sekolah, kata Wooyoung..sepertinya kau suka seni, jadi aku hanya menebak saja.”
“Ah, lukisan itu.. iya Oppa, aku memang sangat menyukai seni. Lalu Oppa mengapa mengambil sejarah?”
“Karena sejarah itu melambangkan peristiwa penting, dan semua yang ada disini memiliki sejarah. Sejarah sangat berpengaruh,Suzy-ah.”
“Oohh, kau sangat menyukai sejarah dan aku sangat menyukai seni.”
Perkataan terakhirku di jawab oleh senyuman Soo Hyun Oppa, tak terasa kami sudah sampai di gapura Arc de Triomphe * .
“Daebak,gapura yang sangat indah dan melambangkan kemenangan.” ujarku
“Ne, melambangkan kemenangan. Darimana kau tahu itu Suzy-ah?.”
“Aku hanya menebak saja Oppa, aku melihat dari warna warna yang tertoreh di Gapura ini, melambangkan kemenangan.” jawabku.
“Tapi, tebakanmu benar. Bangunan ini dibangun atas perintah Napoleon pada masa kejayaannya di tahun 1806,setelah ia menang melawan Austria dalam perang Austerliz.” Jawabnya yang membuatku begitu takjub.
“Waah, Oppa rupanya mengetahui sejarahnya. Oh, aku lupa..Oppa adalah ahli sejarah.” aku terkekeh pelan.
“Aish, kau ini.. aku memang menjadi Ahli Sejarah Suzy-ah, sejak lama.” jawabnya mendekat di telingaku.
“Jinja? Oppa benar-benar hebat. Oppa, fotokan aku disini, aku ingin mengirimnya nanti kepada keluargaku”
“Ne, Arra.. berposelah.”
Akupun berpose sebanyak mungkin, aku melihat Soo Hyun Oppa yang menghampiri salah satu turis yang sedang berjalan-jalan. Aku menatapnya dengan bingung, Soo Hyun Oppa menyerahkan kameranya kepada turis yang berambut putih itu, lalu ia menghampiriku.
“Tidakkah kau bosan di foto sendirian? Aku akan menemanimu.” Aku menyambutnya dengan senyuman hangat,entah kenapa nyaman sekali berada di sisi Soo Hyun Oppa. Kamipun berfoto atas bantuan turis itu. Lalu,setelah kami selesai berfoto, Soo Hyun Oppa mengajakku ke sebuah café.
“Suzy-ah, kau mau pesan apa?.”
Moccachino panas saja Oppa.” jawabku sembari mengusap tanganku dan menggesekkannya, walaupun tangan ini di balut sarung tangan namun dingin itu masih mengganggu.
“Kau suka kopi?.” Soo Hyun Oppa menarik kursinya dan duduk di depanku, tak lama kemudian pelayan membawakan pesanan kami.
“Ne, aku suka..sangat menyukai kopi Oppa. Bagaimana denganmu?.” tanyaku. sementara tanganku berusaha mengambil secangkir Moccachino dan menggenggam erat cangkir itu, sedikit hangat.
“Aku juga sama,sangat menyukai kopi.” jawabnya, setelahnya kami berdua meneguk cairan di cangkir itu. Hingga habis.
“Aku akan membawamu ke suatu tempat, khajja. kita berangkat.” Akupun segera bangkit dari kursi, lalu mengekor di belakang Soo Hyun Oppa,

Langkah kami terhenti, ku lihat banyak orang disini, aku melihat Soo Hyun Oppa tersenyum menatapku. Tempat ini, dimana orang-orang sangat menginginkan datang ke tempat ini,Menara Eiffel.
“Oppa…Indah sekali.” ujarku pada Soo Hyun Oppa.
“Ne, kau benar Suzy-ah..Menara Eiffel ini di bangun antara tahun 1887-1889.”
“Dan,hasil rangkaiannya dari sejumlah 18.083 besi, lalu banyak orang yang khawatir akan pembangunan ini karena takut bangunannya tidak akan kuat. Dan aku juga tahu, Tom Cruise melamar istrinya di restoran dekat ini.Aku juga ingin di lamar di tempat ini.” jawabku.
“Bingo, apakah kau mau berfoto lagi ?.” tawarnya kepadaku,akupun menjawab dengan anggukan semangat, lalu ia segera meraih kamera yang ada di tanganku.

Kim Soo Hyun POV
Aku pun mengambil foto gadis yang ada di depanku, kurasa ia sangat menyukai Paris. Tentunya sangat menyukai seni. Kota Paris memang gudangnya sejarah dan seni, dimana ada seni disitu juga terdapat sejarah.
“Oppa,sudah saja..bolehkah aku melihat hasil foto tadi?.” Tanya Suzy sambil menghampiriku.
“Ne, ini kamera punyamu Suzy.”Akupun menyerahkan kameranya ke tangan Suzy. Kulihat Suzy yang begitu senang,tersenyum,tertawa melihat hasil foto itu. Dapat kulihat bunny teethnya yang sangat lucu. Tanpa kusadari aku memandanginya. Cantik
“Oppa,hasil fotonya bagus sekali. Gomawo.” ujarnya,aku tak menjawab . Hanya memandanginya. Tak lama kemudian..
“Oppa..” ia menggerakkan telapak tangannya di depan mataku,memastikan bahwa aku sedang tidak melamun.
“Oh,Oh..ya..sama-sama Suzy-ah” jawabku sedikit gelagapan. Salah tingkah
“Kita akan kemana lagi,Oppa?.” Tanya Suzy.
“Kau mau kemana?Biar Oppa yang mengantarmu.” jawabku
“Oppa Tour Guideku disini,Oppa sangat tau banyak tentang Kota Paris. Tapi,aku ingin ke Musee du Louvre,Oppa.”
“Baiklah,Oppa akan mengantarmu.”

Akupun berjalan menemani Suzy. Menyisir setiap keindahan Kota Paris. Selama aku satu tahun disini, Aku tak pernah berjalan-jalan menyusuri kota. Aku hanya menghabiskan waktu di perpustakaan kampus. Sebenarnya,setiap bangunan disini aku hanya mengetahui gambarnya saja melalui buku dan internet. Ini juga kali pertama aku melihat Menara Eiffel dari dekat, dan berada di gapura Arc de Triomphe ,aku hanya mengetahui sejarahnya, tanpa pernah mengunjunginya. Yang pernah aku kunjungi hanyalah satu tempat, yaitu Champ Elysee*,tempat dimana aku membeli barang yang diinginkan ibu,ayah,dan kakakku. Aku berencana untuk menelusuri kota suatu saat nanti, bersama teman hidupku karena setiap monument dan tempat yang ada di Kota Paris, mengandung banyak arti. Dan hari ini, aku bersama Suzy. Gadis yang aku lihat di acara reuni, yang entah mengapa jika di sampingnya aku merasa sangat  senang,menemaninya,memandangnya,melihat senyumannya. Mungkinkah Suzy adalah takdirku,teman hidupku?

“Suzy-ah,kita sudah sampai.”
“Ah,ne Oppa.. sangat indah, Oppa.. Oppa tidak keberatan kan menemaniku jalan-jalan menelusuri kota ini?” Tanya Suzy dengan nada yang sedikit khawatir
“Ani, aku sama sekali tidak keberatan Suzy-ah.”
“Jinja? berarti Oppa akan selalu menemaniku,kan? Selama Oppa tidak keberatan.”
Menemani? Tentu saja Suzy. Aku akan berusaha selalu di sampingmu.
“Ne, Oppa akan selalu menemanimu.” jawabku menebar senyuman kepadanya.
“Ah,Oppa..kau bahkan Sunbae yang sangat peduli dengan juniornya yang sedang merantau di Kota Paris ini.”
Ani,lebih dari peduli kepada seorang junior,Suzy.
“Itu adalah kewajiban Oppa,Suzy-ah. Kita dari Negara yang sama. Oppa harus melindungimu.”
“Gomawo Oppa..” ku lihat matanya yang begitu dalam,tulus,mengucapkan tanda terimakasih itu.
“Suzy-ah, ayo kita masuk ke dalam.” ajakku sambil melangkahkan kaki untuk memasuki Museum tersebut.

Suzy POV
Entah apa yang sedang ada di hatiku, mendengarnya akan selalu menemaniku,harus melindungiku menjadikan hatiku begitu tenang. Nyaman,tenang,begitulah yang aku rasakan sekarang ini jika berada di samping Soo Hyun Oppa. Menyukainya? Mungkin.
“Suzy-ah, kau tau? Musee du Louvre dulunya adalah istana yang dibangun pada tahun 1190.” Soo Hyun Oppa membuka pembicaraan.
“Ne, Oppa dan pada tahun 1989 arsitektur Amerika asal China I.M Pei membuat piramida kaca yang di jadikan salah satu dari 3 pintu masuk.” jawabku,sementara sedari tadi aku berbicara, ia hanya melengkungkan senyumannya.
“Bingo! Suzy-ah, kau tau? Oppa sangat senang jika ketika Oppa  bercerita tentang sejarah, kau langsung menyambungnya.”
“Jinja? Ku kira Oppa akan marah karena aku selalu menyambungnya.”
“Ani, apakah senyumanku berarti aku marah padamu,Suzy-ah?”
Aku menggelengkan kepala sambil tersenyum padanya, kini kami berada di bawah piramida kaca, lalu kami masuk. Kamipun melihat lukisan-lukisan yang terpampang disana, selalu bertuliskan sejarah dimana seni berada. Dan sampailah kami di Departemen Kuratorial
“Oppa, lihatlah patung yang sedang duduk itu.”
“Ne, itu adalah patung keluaran tahun 2600 Masehi yang bernama The Seated Srcribe.Begitu bukan?.”
“Bingo Oppa!. patung itu dibangun dari batu kapur dan batu pualam. Berasal dari Saqqara,Mesir.
Kami berjalan-jalan di departemen ini,lalu kamipun tiba di Departemen Koleksi Museum yang paling terkenal,siapa yang tak kenal dengan lukisan Mona Lisa.
“Oppa,itu lukisan Mona Lisa. Lihatlah, ekspresinya sangat enigmatik*.”
“Ne..Lukisan ini dibuat pada abad ke-16 kan?”
“Benar sekali, yang melukis adalah Leonardo da Vinci, lukisan ini ku lihat adalah lukisan minyak dan di buat diatas kayu poplar.”
“Ne, kau benar Suzy-ah, kabarnya nama lukisan ini berasal dari biografi Giorgio Vasari tentang Leonardo da Vinci yang terbit 31 tahun setelah ia meninggal.”
Setelah kami puas dengan berjalan menyusuri museum ini, kamipun memutuskan untuk kembali ke kampus. Pasalnya, sebentar lagi menjelang malam. Setibanya kami di depan Asrama Putri
“Suzy-ah, nomor ponselmu sudah kau ganti kan?.”
“Ne? Oh, sudah Oppa.”
“Bolehkah Oppa memintanya? Agar jika ada apa-apa lebih mudah.”
“Tentu, ini Oppa.” Akupun menyerahkan ponselku kepada Oppa, lalu dia mengetik nomor ponselku. Tak lama kemudian ponselku bordering.
“Itu nomorku, kau harus menyimpannya. Arraseo?”
“Arra,Oppa.. jangan khawatir.” ucapku.
“Baiklah, masuklah kedalam, bersihkan badanmu dan beristirahatlah Suzy-ah.”
“Ne, Oppa juga.Oppa gomawo.” Ku lihat dia yang melengkungkan senyumannya lalu aku berlalu meninggalkannya. Akupun memasuki Asrama. Setelahnya,aku langsung mandi. Lalu memutuskan untuk beristirahat. Namun, aku mendengar teleponku berdering. Rupanya sms, dari Soo Hyun oppa.
“Bae Agasshi” ku baca smsnya tanpa ku sadari senyuman menghiasi bibirku.
To : Soo Hyun Oppa
From : Suzy
“Ada apa Oppa? Apakah hanya sekedar mengecek ku?.”
Tak lama kemudian..
To: Suzy
From : Soo Hyun Oppa
“Ne, hanya sekedar mengecekmu, rupanya belum tertidur juga. Ingat, sebelum kau tidur matikan lampu. Karena jika kau tidak mematikan lampu kau akan dikira belum tertidur oleh Miss Victoria, pengurus Asrama Putri.”
To: Soo Hyun Oppa
From: Suzy
“Ne,Arraseo Tuan Kim. ^^, Gomawo telah mengingatkanku.”
To: Suzy
From: Soo Hyun Oppa
“Baguslah. Suzy, besok adalah awal perkuliahan. Aku menunggu di depan Asrama pukul 7 pagi,ya. Semua mahasiswa Program Akademik Humaniora harus bersama-sama untuk datang ke lapangan menyambut mahasiswa baru. Oh ya, boleh ku Tanya sesuatu Suzy-ah?.”
To:Soo Hyun Oppa
From: Suzy
“Oh, baiklah Oppa. Boleh. Tanyakanlah Oppa.”
To: Suzy
From : Soo Hyun Oppa
“Mengapa baru tahun ini kau masuk kuliah? Bukan di tahun sebelumnya?.”
To:Soo Hyun Oppa
From: Suzy
“Tahun kemarin aku membantu Appa mengurus perusahaannya Oppa.”
To: Suzy
From: Soo Hyun Oppa
“Jinja? Daebak. Bae Agasshi rupanya telah berpengalaman mengurus perusahaan. Oh ya, ada satu hal lagi yang ingin aku tanyakan,sekaligus aku ingin ceritakan.”
To: Soo Hyun Oppa
From: Suzy
“Haha, itupun tidak lama Oppa, karena aku banyak memecat yeoja yang berpakaian minim. Konyol kan? Aku akan mendengarkanmu Oppa, ceritakanlah.”
To: Suzy
From : Soo Hyun Oppa
“Oh, ternyata seorang Bae Agasshi cukup galak. Hehe. Apa kau pernah bertemu seseorang lalu tak lama kau menyukainya? atau bisa di bilang kau mencintainya?”
DEG—Jantungku seperti terhenti seketika, dapat aku rasakan detaknya semakin tak beraturan. Siapakah yang sedang Oppa ceritakan ini? Entahlah..

=================================================================================   TBC

Haii readers, kenalin aku penulis baru disini. hehe. Ini adalah ff pertamaku yang aku tulis. Mungkin banyak yang bertanya kenapa aku ambil cast laki-lakinya Kim Soo Hyun.hehe. Soalnya aku kangen banget sama Hyunzy couple ini. Aku juga jarang liat yang bikin ff suzy cast laki nya Soo Hyun, maka dari itu daripada menunggu-nunggu, yasudah aku bikin sendiri deh FF ini. FF ini bercerita tentang Suzy yang sangat menyukai seni dan Soo Hyun yang menyukai sejarah, dan bagaimana keterkaitan antara mereka?.. Oh ya, maaf ya kalau ff ini sedikit jelek,ga nyambung,absurd,ga menarik. Maklum, ini ff pertamaku. Aku tunggu komentar-komentarnya dari para readers yang baik hati ya. Maaf juga genre Marriage life nya belum ada di chapter 1, di chapter 2 insya Allah aku udah jadiin mereka menikah. Rencananya disini akan banyak mengambil latar di Paris, tempat dan sejarah yang aku tulis disini itu fact loh. Biar bisa baca sekalian menghafal sejarah. Hehe. Okedeh,ditunggu ya komentar-komentarnyaaaaa. See You^^,

Humaniora*:ilmu pengetahuan yang dianggap bertujuan membuat manusia lebih manusiawi atau berbudaya
Arc de Triomphe
* : Gapura terbesar dalam sejarah yang dibangun untuk memperingati kemenangan Napoleon letaknya di tengah bundaran Place Charles de Gaulle, ujung barat jalan Champ Elysees.
Champ Elysees*: Tempat shopping, kabarnya di Champ Elysees ini barangnya original semua lho, jangan harap ada yang KW KW yaaa, hihi
Enigmatik*:Misterius

22 responses to “[Freelance] L’Histoire et L’Art Chapter 1

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s