PREGO [Chapter 1]

prego-jalilfunny-art

Author : jalilfunny

Bintang :
Do Kyungsoo
Xi Luhan
Bae Suzy
Krystal Jung
Lee Jongsuk
*Dan masih ada yang lainnya*

Genre : Family, School Life, Drama, Little Conflict, Friendship, Romance, Brothership.

Durasi : Chapter

PREGO

Link Bagian :
Prologue ||

——————————–

Haruskah Luhan berteriak dan meludahi Kyungsoo sekarang juga, beraninya tinggal di rumah dan juga masuk di sekolah yang sama dengannya. Atau mungkin yang ada di pikiran Luhan lainnya adalah dia akan berteriak sekeras mungkin untuk memberitahu bahwa si Kyungsoo murid baru itu adalah seorang anak haram dan bukan siapa-siapa dalam hidupnya, dan bahkan Luhan ogah sekali untuk menganggap Kyungsoo sebagai teman sekelasnya.

Bahkan melihat pun Luhan segan meski Kyungsoo berusaha menatapnya dan tersenyum, untung saja pada waktu istirahat Suzy mau menemani Kyungsoo di dalam kelas meski murid lain sudah berhamburan keluar untuk pergi ke kantin untuk segera makan siang.

“Suzy, kau tidak keluar?”

“Krystal sudah lebih dulu keluar, aku malas jalan sendirian ke kantin. Lalu, kenapa kau tidak pergi ke luar?” Suzy mulai duduk di bangku sebelah Kyungsoo berada.

Kyungsoo termenung, kemudian mulai mengeluarkan sebuah kotak bekal dari dalam tas-nya. “Ibu sudah menyiapkan bekal untukku. Nyonya Xi sungguh baik, beliau menyuruhku untuk memanggilnya ibu dan menyempatkan diri untuk membuat bekal untukku.” Suzy memandang wajah Kyungsoo. Dengan raut wajah polos, Suzy yakin kalau Kyungsoo memiliki hati yang tulus dan bersih.

“Wah..! Beliau baik sekali, kau sangat beruntung.” Suzy tersenyum memandang Kyungsoo yang mulai menyantap satu suapan dari bekal tersebut.

Entah kenapa Suzy terkejut ketika melihat Krystal yang berlari masuk ke dalam kelas sambil mengeluarkan nafas yang tersengal, pikir Suzy kalau Krystal pasti luoa membawa dompet saat ke kantin.

“Suzy … Suzy … Suzy!! Ini gawat!” Krystal seperti orang panik kali ini.

“Kau ini kenapa sih? Kau pasti lupa membawa dompet, iya ‘kan? Ceroboh sekali kau.” Suzy menjawabnya dengan santai.

“Bukan, ini lebih parah dari itu. … Di koridor, Luhan dan Jongsuk berkelahi …” Krystal mengeraskan suaranya di kata terakhir dan itu cukup membuat Suzy terkejut. Pada akhirnya Suzy dan Krystal berbondong untuk berlari menuju lokasi dimana Luhan dan Jongsuk berkelahi. Diikuti juga oleh Kyungsoo yang penasaran dengan hal itu.

Kyungsoo berlari membuntuti Suzy dan melihat kerumunan siswa yang sangat ramai, bersorak seperti sedang mengadu ayam saja. Dirinya melihat Suzy yang menerobos masuk ke sela-sela  sisi murid, begitu pun juga dirinya. Mata Kyungsoo terbelalak kaget, ia terkejut ketika pandangannya melihat dua siswa dengan luka di pelipis mata dan juga luka gores serta memar dekat bibir, salah satunya Kyungsoo terkejut ketika melihat Luhan dalam kondisi luka seperti itu.

Tidak ada yang memisahkan perkelahian itu sebelumnya, malah adanya kerumunan menambah semangat kedua siswa itu untuk berkelahi semakin parah. Sampai Suzy memberanikan diri pergi ke tengah-tengah pertikaian itu untuk menahan sisi Luhan,  kemudian di susul juga oleh beberapa siswa lagi yang mulai menahan sisi Jongsuk agar terhenti. Keduanya masih saling memberontak setelah berhasil di pisahkan. Namun, saat guru Wanpen datang, semuanya hening sambil satu-persatu murid meninggalkan ruang koridor tersebut.

“Xi Luhan! … Lee Jongsuk! … Aku tunggu kalian berdua di ruang guru.”

*****

“Apa yang kalian ributkan sebenarnya hah?!!” Pak Kepala sekolah Jung angkat bicara atas urusan Luhan dengan Jongsuk kali ini. “Kalian itu seharusnya belajar untuk ujian, bukan malah berkelahi seperti anak kecil. Kalian itu sudah dewasa!” Sambil menggebrak meja, Luhan dan Jongsuk hanya berdiri sambil menundukkan kepala di hadapan beliau.

Selagi kepala sekolah Jung sibuk dengan kedua siswa itu, pintu ruang guru berdenyit dan seorang siswa masuk dengan membawa selembar ijazah. Luhan melihatnya, yang masuk dengan lembaran ijazah itu adalah Kyungsoo.

“Ini ijazah saya pak, guru Wanpen bilang kalau aku harus memberikan ini pada Bapak. Ayah baru pulang dari Amerika dan langsung memberikannya padaku.” Kyungsoo memberikan ijazah itu pada pak kepala sekolah Jung, dan meletakkannya di atas meja beliau. Kyungsoo juga melirik sedikit ke arah Luhan yang sedang menatapnya dengan sinis di sebelah.

“Oh iya, aku baru ingat. Kau dan Luhan; anak bandel ini adalah saudara ‘kan? … Tolong beritahu surat peringatan ini pada orang tua kalian.” Kepala sekolah Jung memberikan selembar surat dalam amplop pada Kyungsoo; anak itu pun menerimanya dengan perlahan.

“Dia bukan saudaraku, tolong bapak jangan campuri urusanku ini dengan dia; Dia bukan saudaraku atau pun keluargaku.” Luhan berbicara seolah dirinya benar; Itu cukup membuat Kepala sekolah Jung merasa kesal dengan ucapannya. “Dia itu hanya ….”

“Diamlah Luhan! Kau ini sudah bandel, banyak bicara pula.” Bentak kepala sekolah Jung.

“Permisi pak.” Kyungsoo hanya menunduk dan lantas meniti langkah untuk keluar dari ruangan itu setelah menerima amplop.

“Dia hanya anak haram…” ucapan Luhan kali ini membuat Kyungsoo terhenti sejenak dari langkahnya. Begitu juga dengan Jongsuk dan kepala sekolah Jung yang mendengar itu hanya bisa diam dan terpaku pada Kyungsoo yang mulai bergetar karena perkataan Luhan tadi.

Bersambung~

18 responses to “PREGO [Chapter 1]

  1. Luhan oppa kejam.a ckckckckck
    disini kyungsoo lemah banget dia mah pasarah jj huft berontak dikit napa kyungsoo

    next.a ditunggu author Fighting

  2. Pingback: PREGO [Chapter 2] | Kingdom of Suzy's Fanfiction·

  3. Yaakkk luhan gege, gege kok jahat bgt sma kyungsoo sih? Eomma gege aja bisa nerima kyungsoo kok gege ga bisa?

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s