[Special-Fict] Rain Talks

rain-talks

Rain Talks

Special for Miss of Beat R, for her first anniversary!❤

Hujan musim panas, janji ya? Kau akan membuatku bahagia?

Awan kelabu perlahan merangkak menuju langit di kota metropolitan yang menjadi ibukota Republik Korea selatan itu. Kai pun memandang tidak suka ke atas langit, selagi itu ia pun merapatkan resleting jaket yang membungkus badannya itu.

“Hai, aku datang lagi!!” seru Suzy tiba-tiba, yang membuat pemuda bermata agak sayu itu mendengus agak sebal.

“Ya, aku tahu. Kamu ‘kan kalau datang selalu ‘keroyokan’.” Kai menaikkan tudung jaket hingga melindungi kepalanya dari rintik hujan kecil yang mulai menyambangi bumi.

Suzy pun lekas-lekas memberi tahu kepada teman-temannya agar tidak mengerumuni dirinya dan pemuda yang melindungi diri dari naungannya.

“Meskipun begitu, aku yang berasal dari proses penguapan air laut ini, ‘kan datang hanya untukmu.” Suzy mengatakannya dengan tenang sambil menambah debit air yang turun ke bumi. “Aku senang memelukmu.”

“Kau senang melihatku terkena flu, lebih tepatnya sih.”

Kai pun bergegas berlindung di bawah halte yang sepi. Hujan yang turun dengan derasnya pun tidak disyukurinya, sama sekali. Meskipun di kala hujan turun Kai dapat merasakan eksistensi tak kasat mata yang memeluknya.

“Hei, kenapa kau berdiri di situ?” tanya Suzy. Dia pun menambah efek angin kencang, berusaha menyentuh Kai yang berlindung di halte yang hanya diisi oleh presensi pemuda itu. “Aku ‘kan jadi tak dapat menyentuhmu tahu.”

Kai tersenyum menang, seolah menantang Suzy yang berusaha dengan keras ingin menggapainya. Kedua tangannya yang bebas pun terangkat tuk bersedekap di depan dada.

“Coba saja kalau bisa.”

“Baik! Aku ‘kan menurunkan hujan badai untukmu! Aku juga ‘kan membawa angin typhoon dan saudaranya, El Nino!”

Pemuda itu melipat kembali senyum ke dalam sorok bibirnya. Lantas melangkah lebih dekat ke pinggir halte. Kai mengulurkan kedua tangannya. Membuatnya dialiri oleh titik-titik hujan yang turun dengan derasnya.

“Nah, sekarang kau bisa menyentuhku. Puas?” Kai bersuara dengan nada yang menuntut. Matanya pun memerangkap Suzy yang menyentuh permukaan tangannya itu.

“Kau pemuda yang sangat baik, terima kasih! Nah, sekarang giliranku. Terimalah uluran dariku, hujan di musim panas yang ‘kan membuatmu bahagia!”

“Kau juga sangat baik!” balas Kai tak mau kalah. “Hujan musim panas, janji ya? Kau akan membuatku bahagia?

“Janji!” seru Suzy, menggenggam tangan Kai dengan penuh sukacita. Suzy pun membawa Kai kembali ke dalam dekapannya. Dan membiarkan pemuda itu menari di tengah hujan.

END


xianara says:

happy debut, ardani!!!! maaf, ya kalau special-fict ini kurang berkesan, but i tried my best for this😀 huhu

last, wish u all the best!!🙂

20 responses to “[Special-Fict] Rain Talks

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s