Loser

1. Suzy

Semua orang ditakdirkan bukan untuk menjadi pecundang

boomshacks

Hurt? ._. // Bae Suzy // Ficlet // General

Selamat membaca! Yahooooo! 

(mohon jangan heran kenapa aku pake foto yang ternyata nggak sesuai sama fanficnya ==” terlalu malas untuk itu huhuhu /ditabok/)

Warning: terlalu… lebay.

Backsong:

Semua orang dilahirkan untuk menjadi pemenang, bukan?
Ya, apapun itu. Tidak harus yang terbesar kok, kau bisa memulai dari hal-hal terkecil di sekitarmu; kau memenangkan pertarungan dengan dirimu sendiri untuk tidak malas dalam mengerjakan sesuatu, menahan emosi yang mudah terpancing, dan hal-hal kecil yang seharusnya sepele yang terjadi dalam dirimu–ketika kau menang, banyak hal yang sudah menunggumu akan terjadi di hadapanmu, dan di saat itulah kau juga harus bisa menenangkan pertandingan yang akan terjadi di dalamnya.
Tapi bagaimana jika kau kalah?
Hal yang mungkin terjadi adalah, kau akan dipaksa menghadapi hal yang sama, kau akan bertarung lagi hingga akhirnya kau bisa melewati itu. Atau, kau mungkin akan dipaksa dihadapkan dengan lawan yang lain, lawan yang juga harus kau lewati.
Dan yang terpenting adalah, ketika kau menghadapi kekalahan, kau harus siap dengan dirimu, dengan mentalmu terutama.
Kenapa? Tentu saja, karena kau juga harus bisa bersiap saat menang.
Dan Bae Suzy baru saja menghadapi kenyataan bahwa dia harus mengalah, atau lebih tepatnya dia ada dalam pihak yang kalah kali ini.
Dia tahu, dalam suatu keadaan dia harus bisa menghadapi kenyataan dan mencoba mengalah. Tapi, untuk yang satu ini… ah, dia tidak sanggup. Sama sekali.
Egois? Mungkin. Tapi sejujurnya, sejak lalu, dia sudah siap dengan segalanya saat akan menghadapinya–dia bahkan sudah mengatakan bahwa dia akan melaluinya dengan sangat mudah sekali.
Tapi akhirnya?
Suzy kesal. Dia ingin mengamuk atau hanya sekedar mengacak-ngacak isi kamar tidurnya, tapi dia tidak sanggup sama sekali. Dia hanya bisa terdiam, mencoba meratapi apa yang terjadi, dan… pikirannya melayang. Sungguh, dia tidak sanggup menghadapi kenyataan pahit ini.
Apalagi, dia seharusnya bisa melewati hal ini. Ia mencintainya. Sudah banyak cara yang ia lakukan, dari menanyakan pada sahabatnya hingga ke beberapa sumber yang sangat ia percayai. Dan sewaktu ia siap, ia hanya tinggal mengatakannya saja dan … bang! Dia menjadi miliknya sekarang!
Tapi tentu saja, semua yang kau harapkan tentu tidak seratus persen akan terjadi di kenyataan, bukan? Ya, Suzy yang sebelumnya sudah sangat yakin dengan ekspektasinya yang bahkan sudah ia beri nama “seratus persen berhasil” itu, kini terpaksa harus menerima luka berat di hatinya karena dia harus menerima realita bahwa dia harus berdelusi. Yap, sebuah pertandingan sepak bola antara tim yang berada di peringkat bawah dengan peringkat atas masih bisa dimenangkan oleh tim peringkat bawah.
Ibaratnya begitu.
Ia kesal. Kekesalannya berlanjut dengan caranya untuk mencoba bertahan dari segalanya–bertahan dari rasa sakit yang ia alami dan mencoba melupakan segala yang terjadi dengan memilih tidur berjam-jam di kamarnya (dan berakhir dengan kenyataan bahwa dia harus menghadapi kegelapan di bawah kolong tempat tidur) hingga mencoba mencari jalan alternatif lain, dimana dia mencoba menghitung domba ketika mau tidur.
Suzy pun sadar, jika dia tentu tidak selamanya harus begini. Tapi, melihat kenyataan super-pahit ini pun dia harusnya sadar bahwa tidak perlu sebegininya juga, apalagi waktu itu dia sedang–
“Oi Suzy, kita kan cuma main game? Tak perlu berlebihan begitu, dong.”

– END –

Halo, maaf kalau fanfic ini sangat membingungkan ._. terus terang juga aku juga nemuin banyak hal yang harus direvisi, tapi sepertinya ini aja udah … cukup/? *ditabok* apalagi ada beberapa filosofi yang bisa dibilang *uhum* ngawur :”> terima kasih sudah mau membaca ya! *bow* maaf kalau ada salah kata atau gimana ;__;v

7 responses to “Loser

  1. Whatt??ternyata dia kesel karena kalah main game????! What a twist :”l)
    keren kak😀

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s