[Freelance/Drabble] 15 Seconds

sendirian

Title : 15 Seconds | Author : Dwi Mei| Genre :  Comedy, Romance | Rating : Teen | Main Cast : Bae Suzy, Kim Myungsoo

Disclaimer: 

This my own story

 “Aku bisa membuatmu tertarik dalam 15 detik..”

  —

“Sendirian?”

Alih-alih menjawab, Suzy memilih mengangguk singkat setelah menilik si penannya. Fokusnya kembali pada buku Ernest Hemigway seolah kumpulan kertas itu lebih menarik dari laki-laki tak diundang dihadapannya.

“Aku sedikit tersinggung sebenarnya,” laki-laki itu berujar sembari memerhatikan gadis di hadapannya dengan bibir yang dikulum. “agaknya buku itu lebih menarik daripada aku.”

Suzy mencebik. Menatap laki-laki itu dengan air muka datar. Bukunya ia biarkan terkulai bersama segelas Americano yang dipesannya seperempat jam lalu.

“Nah, begitu lebih baik..” pemuda itu mengangguk sembari melipat kaki kirinya diatas kaki lainnya. Mereka saling tatap seolah menilai satu sama lain.

“Aku Kim Myungsoo, kalau kau tidak tahu..” ia berujar lagi.

Suzy tentu tahu. Siapa sih yang tidak tahu Kim Myungsoo? Tidak ada yang tak tahu. Meski sebenarnya Suzy tak mau tahu.

Heran, sebelah alis Suzy meninggi. Ia tak habis pikir mengapa lelaki macam Kim Myungsoo dapat duduk dihadapannya dan melakukan konversasi absurd seperti ini.

“Boleh kuminta sedikit?” Myungsoo mengangkat Americano Suzy. Bibirnya tersenyum asimetris. Pipinya berlesung, matanya lekas mengerling.

“Kau bisa memesan sendiri”

Tapi Myungsoo keburu menyeruputnya, “Wah, sayang sekali tapi aku sudah meminumnya.” Tak ada setitik pun sesal pada wajah Myungsoo, seolah itu bukan apa-apa.

Suzy mendesis, menelanjangi Myungsoo dengan tatapan galak, “Apa maumu?”

Tetapi Myungsoo memilih menyunggingkan senyum, barangkali itulah yang ia inginkan. Pandangannya tak lepas dari seorang Bae Suzy.  “Mauku?” Myungsoo menelengkan kepala menimbang jawaban yang tepat, “eumm..”

“Kau tertarik padaku?” Suzy sendiri mengernyit. Ia bahkan kaget dengan apa yang baru saja ia ucapkan. Bagaimana pertanyaan sialan itu bisa terlontar dari mulutnya? Shit!

Pemuda bermarga Kim itu terkekeh, “Kau menarik. Jadi tidak salah kan jika aku tertarik?” godanya.

Wah, tapi maaf, akulah yang tidak tertarik!” balas Suzy sinis. Ia kepalang kesal sekarang.

“Benarkah?”

Suzy mengangguk, melipat tangan di dada. Ia merasa menang.

“Aku ingin tahu,” Myungsoo menghela napas sejenak, lalu melanjutkan, “–apa yang membuatmu tidak tertarik?” ia terseyum simpul, semakin menikmati dengan perbincangan unik ini.

Suzy mencondongkan tubuhnya, “Aku tidak suka laki-laki yang datang tanpa di undang”

Alis Myungsoo berjinjit.

“dan laki-laki yang sembarangan meminum Americano orang lain”

Kini pemuda itu tersenyum miring.

“laki-laki yang tersenyum seperti itu, aku juga tidak tertarik!” sembur Suzy seraya menunjuk Myungsoo geram.

“Demi Tuhan, kau lucu sekali!” kata Myungsoo diantara gelak tawanya. Ia mengelap sudut matanya yang berair.

“Pergilah! Aku tidak akan pernah tertarik dengan laki-laki sepertimu!”

“Benarkah?”

“Ya! Tentu saja!”

“Aku menyangsikan itu..” Myungsoo memiringkan kepalanya, menggoda Suzy dengan senyum yang menawan.

“Namja keparat sepertimu bukan tipeku!” Suzy berkilah.

“Aku bisa membuatmu tertarik dalam 15 detik..”

“Bohong!” Suzy menatap Myungsoo yang kini berdiri. “Tidak mungkin dan tidak akan pernah!”

Myungsoo menjejalkan tangannya kedalam saku jeans. “Ingin bukti?”

“Hei..hei..hei!” Suzy bergerak gusar ketika Myungsoo mendekat kearahnya. “Apa yang kau lakukan?!”

Yang Suzy ingat, mata itu berusaha menyelami maniknya. Dan kejadiaannya begitu cepat. Bibir itu mengecup miliknya kilat. Secepat angin yang berembus. Sesingkat lima-belas detik itu…

Myungsoo menciumnya!

“Bagaimana? Masih tak tertarik?” Myungsoo tersenyum memandang Suzy yang bergeming dengan ekspresi aneh.

Tak kunjung mendapat jawaban, Myungsoo mengangkat bahu, “Well, kelihatannya aku gagal. Sampai jumpa!”

Untuk sesaat Suzy merasa ada yang aneh. Tak ada yang salah dengan semilir angin. Atau detak detik  jam yang nyaring. Ia masih menatap punggung itu, menunggu lima-belas detiknya.

“YA! KIM MYUNGSOO!”

Laki-laki itu menoleh. Bingung melihat Suzy menghampirinya. “Ya?” Tanyanya bingung.

“Soal lima-belas-detik-membuatku-tertarik itu, kau gagal..”

Myungsoo mengedip, “Sepertinya begitu..”

“Tapi limabelas detik membuatku sadar bahwa aku tertarik, kau memang berhasil..”

Myungsoo terdiam sejenak, berusaha mencerna apa yang baru saja ia dengar. Ketika sadar, senyumnya tersungging, kali ini dengan tatapan tajam yang menggoda, “Yah, aku yakin tak perlu limabelas detik untuk menjadikanmu kekasihku!”

Sebelum Suzy membantah, Myungsoo telah membungkamnya dengan ciuman..

 

 

 

 

FIN

 

 

Hai!

FF ini pernah di post di www.meilzyfanfict.wordpress.com

Mungkin ada yang udah kenal dan baca..😀 /PD/

Buat KSF, terimakasih kalau FF ini bisa di post😀

Buat, Admin, makasih😀

Buat semua, Xie xie aja deh😀

D.Mei

26 responses to “[Freelance/Drabble] 15 Seconds

  1. hahaha…
    lucu, bagaimana bisa suzy oenni jatuh hati sama myungsoo oppa hanya karena dikasih cium.
    tapi saya suka ceritanya..

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s