[Freelance] Almost is Never Enough Chapter 4

10632370_348985918559659_1405916760_a

Title: Almost Is Never Enough [songfic] | Author: Leader Jjang | Support Cast: You Can Find By Yourself | Genre: Romance, Friendship, Idol-life, Angst | Length: Chaptered | Rated: T+ | Disclaimer: This fanfiction is only mine and Allah. Don’t copy paste!

Silent Reader? Plagiator? Please get out.

Starring by Bae Su Ji and Oh Se Hun

 

Summary:

 

If I could change the world overnight
There’d be no such thing as goodbye

 

Forgive Me For Typo

Recommended to listen song by  Ariana Grande feat Nathan S. while you reading this fanfic

~*Happy Reading*~

Mungkin cerita tentang cinta segitiga sudah lumrah kita dengar. Tapi, aku akan membawakan sesuatu yang berbeda di sini.

“Kenapa kau tersedak, uh?” ujar Suji. Namun tak ada jawaban dari Sehun. “Mm… baiklah… aku akan menerima tantanganmu.”

“Bagus kalau begitu. Sementara kau mencari gembokku, aku akan pergi sebentar mencari minuman hangat.” Ujar Suji langsung berjalan pergi meninggalkan Sehun.

“Aduh… darimana aku harus memulai? huh…” dan Sehun mulai memeriksa gembok pertama yang ia lihat. Di sana bertuliskan nama Bae Suji dan “Mwo?” Sehun terkejut melihat nama dari cinta pertama Suji. Seharusnya ia senang karena sangat beruntung langsung menemukan gembok Suji, tapi sekarang ia malah sedih setelah melihat nama cinta pertama Suji.

“Ternyata dia orangnya…”  gumam Sehun berjalan menuju salah satu bangku di menara itu.

Sehun pun duduk di salah satu bangku di sana. Termenung, sambil menatap gembok yang sekarang ia genggam. “Ah… kenapa aku harus begini?” erang Sehun pada dirinya sendiri.

Selang beberapa menit.

“Hei! Kenapa kau duduk? Kau menyerah ya? Baru beberapa menit…” ujar Suji menghampiri Sehun sambil menatap jam cantik bergambarkan huruf S di dalamnya yang terpasang dipergelangan tangannya—jam itu adalah hadiah dari Sehun pada ulang tahun Suji beberapa waktu lalu.

“Ini… aku menemukannya.” Ujar Sehun pelan sambil menunjukkan gembok yang ada di tangannya pada Suji. Dan Suji “Jinjja? Kau menemukannya? Bagaimana bisa?” mata Suji langsung melotot, seketika Suji berubah menjadi tidak tenang, Suji terlihat benar-benar gugup, dengan sulitnya Suji menegak air liurnya.

“Tak perlu cemas. Aku juga tak mau tidur bersamamu, bisa bahaya nanti.”

“Maksudmu? Mm… benar tidak apa? Kalau begitu… aku mengingkari janjiku padamu.” Ujar Suji yang sepertinya merasa benar-benar kalah kali ini.

“Sebagai gantinya, aku ingin melakukan satu hal ditempat ini. Apa aku boleh?” tanya Sehun, tidak seperti sebelumnya, kini Sehun terlihat tidak punya semangat.

Nde? uh… ba-baiklah. Apa itu?” dan Sehun langsung menjawab pertanyaan Suji dengan memeluk tubuh Suji. Terlihat Sehun yang sangat nyaman saat ia dapat memeluk Suji seperti itu. Seolah hanya Suji yang bisa membantu Sehun mengobati semua lukanya. Sehun seakan tak bisa melepaskan pelukan itu sampai kapan pun juga.

Sedangkan Suji. Saking kagetnya akan perlakuan Sehun. Ia pun terdiam, tak menyangka jika Sehun bisa memeluknya seperti saat ini. Seolah Suji tak dapat menolak pelukan Sehun. Suji pun membiarkan Sehun untuk tetap memeluknya.

Beberapa waktu kemudian, Sehun pun berhenti memeluk Suji.

“Apa kau masih menyukai orang itu?” tanya Sehun. “Kau kenapa tiba-tiba seperti ini? Kalau iya kenapa?” jawab Suji.

“Kenapa kau tak bilang sejak dulu jika kau menyukai Kim Soo Hyun, adik kelas kita?” tanya Sehun. “Apa? Kim Soo Hyun adik kelas kita?” Suji kaget mendengar nama lelaki yang disebutkan Sehun tadi. “Hmm…” gumam Sehun.

Suji langsung mengambil gembok yang ada di tangan Sehun. Dan di sana bertuliskan nama,

KIM SOO HYUN❤ IM SU JI

Bbaboya! Kau tak lihat itu marganya Im? Margaku ‘kan Bae bukannya Im!” ujar Suji kemudian menjitak dahi Sehun.

“Aw… ja-jadi? Itu bukan gembokmu? Astaga… bodohnya aku. Aku tak melihat marganya, sumpah!” ujar Sehun dengan polosnya sambil mengangkat tangan kanannya tanda ia benar-benar bersumpah ia tak melihat marga Im di gembok itu.

“Matamu sepertinya memang harus di cek ke dokter, Sehun! Dasar kau! Apa kau sengaja berbohong padaku sehingga kau dapat memelukku tadi?” Suji mulai kesal. “Tidak… tentu saja tidak. Percayalah… aku bukan lelaki seperti itu, maafkan aku.” Ujar Sehun nampak tulus.

“Baiklah. Aku akan mencari gemboknya lagi.” Tambah Sehun. Namun Suji sudah terlanjur merajuk. “Sudahlah. Lebih baik aku pulang.” Ujar Suji tanpa menghiraukan teriakan Sehun padanya, Suji semakin jauh, jauh, dan, hilang dari pandangan Sehun ditelan oleh kerumunan pasangan di menara itu.

***

Sehun pun memutuskan untuk pulang ke rumah. Karena ia sangat tahu, jika Suji telah merajuk, akan sulit untuknya membujuk Suji agar Suji memaafkannya.

Sesampainya Sehun di rumahnya. Sehun langsung menghidupkan penghangat ruangan dan kemudian duduk di sofa empuk berwarna coklat miliknya seraya mengambil ponsel di dalam kantong celananya.

Ia langsung mengirimi Suji beberapa pesan berisi permintaan maafnya. Namun Suji tak membalas satu pun pesan dari Sehun, ia hanya membaca pesan-pesan yang Sehun kirimkan padanya.

Sampai akhirnya Sehun mendapatkan ide cemerlang.

TBC

A/N

Annyeong {} LJ bring chapter 4 AINE~

Wah, kira-kira apa yang direncanakan Sehun untuk Suji? Next chapter gk nih? Masih kependekan kah? Biar bagaimanpun author akan berusaha menambah words di setiap chapternya, asalkan yang review banyak…/ga

Please review juseyo ^^

Note: Songfic from Ariana Grande’s Song feat. Nathan Sykes, Almost is Never Enough

33 responses to “[Freelance] Almost is Never Enough Chapter 4

  1. hmmm…siaapaa cinta pertamanya suzy???
    sehun bikin deg”an kirain beneran ktemu gemboknya suzy…

  2. Assalamualaikum baby {}
    Alhamdulillah~ sudah chap.4, yeay /^^\ ditunggu yaa chap.5-nya😉
    ya ampun, untung aja HunZy-nya gak jd tidur berdua -_-
    aku penasaran nih sama first love-nya Suzy, tp keknya aku tauu dehh~ :p
    enak bgt baca ff ini sambil dengeren lagu AINE~ ;D
    YAA! ini masih pendeekk bgttt ngeettt nget :3 V
    oke deh, segitu dulu ya? always support you :*❤

    • wa’alaikumsalam maknae❤
      mksih yaa udh mau bca AINE ,<v
      maaf soal ff nya yg pndek. doain aj nnti spya bnyk words nya😀

  3. Ahahahaha😄
    Aigooo Sehunnnaaa saking patah hatinya sampai salah baca gitu! Wkwkwkwk
    Uhuhu di sini Min Ho gak ada muncul ya?? Dan masih pendek yaaa chapternya😦
    Tapi ceritanya mnghibur sekali🙂
    Wkwkwkkw
    Keep writing and hwaiting, LJ-san!

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s