[Freelance] Sister! Chapter 1

Sister-poster-2

Title : Sister! | Author : jihyuniee | Genre : Comedy, Romance,School-life  | Rating : Teen | Main Cast : Bae Suzy, Park Jiyeon, Kim Myungsoo, Choi Minho | Other Cast : Choi Sulli, Krystal jung, Jessica jung

 

SISTER-CAST

Chapter 1 – First meet ?

Pagi hari, telah tiba matahari sedikit demi sedikit menunjukkan keberadaannya. Seorang ibu yang ingin membangunkan anaknnya yang pulas tidur. Dengan bergegas dia menuju kamar si gadis itu.

“Yak!, Bae Suzy bangunlah cepat kau…” belum selesai ibu itu berbicara dia mengerjapkan matanya sedikit. “Eitss ke mana anak itu”

Tiba tiba dari belakang..

“Eomma, apa kau mencari ku?” kata Bae Suzy sambil mengucek rambunya yang basah

“Omo…omooo kau buatku kaget saja, ppali pali kita harus segera berjualan

Suzy pun membantu ibunya bekerja  berjualan ikan. Dia memutuskan untuk putus sekolah, yahhh semenjak ayahnya sudah meninggal dia sudah tidak ada lagi niat untuk sekolah.

“Suzy-ah tolong kau angkat kardus ini”

“Ne”

Baru saja Suzy mengangkat kardus, Sahabatnya Sulli dan minho lewat di depan toko ikan

“Annyeong Suzy, apakah kau hari ini sibuk? Bagaimana kalau kau kerumah ku saja?”

“Kerumah mu? Buat ? untuk apa aku kerumah mu, lebih baik aku membantu ibuku”

“Wahhh, daebakk Suzy sekarang sudah berbeda dengan yang dulu”

Suzy meletakkan kardusnya dan berjalan kearah Minho. “Yakk!! Apakah dulu dan sekarang aku berbeda bukannya sama sajahh mengapa kau bilang berbeda?” sambil mengapitkan tangan nya di leher Minho

“Nde, nee yahh baiklah berhenti mengapitkan tangan mu dileherku, ini sakit”

“Kalau kau tau sakit kenapa kau perlu bilang kata kata itu” Suzy pun membebaskan Minho padahal dia sangat ingin mengapitkannya lebih kuat lagi

“itu memang betul kok kau sangat jauh jauuuh berbeda dari yang dulu” kata Minho sambil mengelu-elus lehernnya yang sakit

“Yahhh, kalian tau sendiri kan apa sebabnya”

Suzy pun merunduk sedih. Ketika seorang ahjumma datang ingin membeli ikan, Suzy pun terlihat lesu melayani ahjumma itu. Minho dan Sulli melihat itu dan sedikit khawatir melihat keadaan Suzy. Segera Sulli pun mendekati Suzy.

“Yakk, Suzy-ah sekolah ku akan mengadakan lomba untuk mendapatkan beasiswa, bagaimana kalau kau ikut serta, bukan nya kau kan sangat pintar saat dulu kau masih sekolah”

“Shirreo!!!, untuk apa aku ikut itu lagian ada banyakk sekali orang yang mengikutinya, peluang untuk menang sangat kecil”

Disaat itu ibu Suzy pun mendengar apa yang dikatakan Sulli kepada Suzy

“Yachhhh!! Anak bodoh, apa kau mau membuat ibu mu makin menderita pergilah kau mengikuti lomba itu, kau sudah 2 tahun kau putus sekolah, apa kau tidak kengen untuk bersekolah dan mengenakan baju sekolah. Sekolah Sulli adalah sekolah favorit, kau pasti akan rugi jika kau tidak mengikutinya”

“Yahh benar, ikut saja Suzy , ikut sajaa” kata Minho sambil mengedipkan matanya sebelah

“Eommaaaa, kenapa kau lebih memihak Sulli dan Minho” kata Suzy sambil memonyongkan mulutnya

“Suzy ahh, ayok lahh ikut saja menang atau tidak menang itu tidaklah penting, yang penting kau harus ikut lomba itu”

“Akan kupikirkan nanti!, sekarang lebih baik kalian membantu ku berjualan” kata Suzy sambil mengedipkan matanya sebelah kepada minho

“Yahhh, kau memang genit” kata Minho sambil menjitak sedikit kepala Suzy

Sulli hanya bisa tertawa kecil melihat tingkah laku kakaknya dan Suzy. Sulli pun membantu Suzy memotong ikan tiba-tiba matanya menangkap seseoarang yang tidak asing baginya, Yahh itu jiyeon, Park Jiyeon, gadis yang paling tersombong, terkayaa di sekolahnya.

“Yahh, yahh, yahh Oppa apa kau lihat dia, bukankah dia Park Jiyeon, unutk apa dia kepasar. Omoo itu ituu… apakah itu Myungsoo? Kim Myungsoo??? Namja yang paling tertampan di sekolah, Omooo dia sanagt tampan dan bibirnya matanyaa seksi sekali.

“ehmm siapa mereka?” tanya Suzy gelagapan

“Ahh, merekaa? Mereka bukan siapa-siapa” kata Minho sambil menyuruh Sulli, adiknya untuk diam

Jiyeon dan Myungsoo pun melewati Toko ikan Suzy, sekilas Myungsoo melihat wajah Suzy dan dia tidak terlalu memperdulikannya, dia pun langsung menyamakan jalannya dengan Jiyeon yang sedari berada di depannya.

Hari ini pendapatan hasil berjualan cukup lumayan, mungkin dikarenakan hari ini hari minggu jadi banyak yang berjualan dipasar.

“Wuahhh, hari ini hari yang cukup melelahkan benarkan Suzy”

“Menurutmu lelah? Menurutku ini tidak lelah, aku sudah terbiasa jadi aku tidak merasa lelah”

“Bagaimana malam iini kita makan sesuatu diluar,Ahhh aku lagi ingin makan bibimbap”

“Ehmm boleh, bagaimana dengan mu Suzy, kau ingin makan apa?”

“Ehmm mungkin aku juga akan makan bibimbap, eheheheh aku sudah lama tidak memakan bibimbap”

Minho dan Sulli pun terdiam, Semenjak ayah Suzy meninggal Suzy dan ibunya hanya bisa memakan apa adanya , dan Suzy pun tidak suka memilih makanan dia makan sesuai dengan apa yang di makan ibunya. Sebelum pergi makan Suzy pun meminta ijin kepada ibunya unutk pergi. Seusai meminta izin Suzy, Sulli dan Minho pun pergi. Tidak lama kemudian  mereka pun sampai di kedai makan. Mereka memesan makanan, sambil menunggu mereka pun bercerita.

“Suzy-ah, lomba untuk mendapat beasiswa akan diadakan lusa, jadi besok siang aku akan memberikan mu suratnya”

“Muoo??, apa yang tadi kau bilang barusan, kenpa kau baru bilang saat ini?, Aishh bahkan aku belum lagi memikirkannya”

“Yahh, Suzy-ah kau tidak perlu memikirkannya untuk apa dipikirkan itu hanya menjadi beban saja” jelas Minho

Belum lagi Minho selesai berbicara, pelayan pun datang memberikan makanan yang dipesan oleh mereka. Lagi-lagi Suzy terdiam dan sedari hanya mengaduk ngaduk bibimbapnya, merasa seperti dilihati terus Suzy pun tersadar dan melanjutkan makannya. Setelah selesai makan mereka bertiga pun meninggalkan kedai makan tersebut. Minho berniat untuk mengantarkan Suzy pulang, tapi Suzy langsung mengatakan bahwa dia tidak mau rumah nya tidak jauh dari sini, jadi dia bisa sendiri saja.

“Bagaimana jika ada penjahat , yahh sekarang sangat banyak penjahat di sekitar sini”

“Yak!!, Choi Minho aku sudah besar kau kira aku masih anak kecil?, Pabo!”

“-_-“

“Yahh itu betul oppa, Suzy itu berani lagian rumahnya sangat dekat dari sini”

“Yasudah lah, Kajja kita pulang”

Lambat laun pun Minho dan Sulli pergi meninggalkan Suzy yang berjalan sendirian. Suzy pun sedikit bosan, dia merogohkan koceknya dan terdapat uang koin disana. Kebetulan Suzy lewat didepan mesin minuman langsung saja  Suzy memasukkan koin kedalam lubang kecil mesin minuman itu. Setelah Suzy mendapat minuman, langsung saja Suzy meminumnya.

“Aishhhh… aku lupa kalau sekarang adalah musim dingin, eisshh minum minuman gas saat musim dingin?, seharusnya aku memilih minum kopi”

Alhasil Suzy pun hanya meminum setengah, disekeliling Suzy tidak ada tempat sampah, dia pun menggerutu kenapa di sekitar sini tidak ada tempat sampah ahh menyebalkan. Suzy pun menendang kaleng minuman itu dan mengenai seorang ahjusii kepala botak, ehmm atau lebih tepatnya dia adalah seorang preman sontak Suzy pun kaget dan melarikan diri

“Yakk, bocah nakal kemari kau , kau kan yang menendang kaleng ini yahh apa kau tidak tau sopan santun!!”

“Mianhae,Ahjussi aku tidak sengaja menendang kaleng itu”

“Yakk, kemari kau”

Suzy pun terus berlari dan tiba-tiba taksi lewat dihadapannya sontak Suzy pun segera masuk dan tidak memperdulikan siapa yang berada didalamnnya.

“Ahjussi cepat tancap laju gas nya, ppali-ppali aku sekarang sedang dikejar” kata Suzy sambil mengatur nafasnya.

“Mau kemana ?” tanya supir taksi yang kebingungan

“Yakkk! Kemana saja lah yang penting pergi dari sini!

Supir taksi itu pun langsung menancap laju gasnya. Suzy pun meletakkan kepala di sandaran, kepala Suzy pun berbalik dan menemukan seorang namja yang tidak dikenalinya. Sontak Suzy pun kaget

“Yakk!! Siapa kau mengapa kau ada di mobil ini? Dari mana kau masuk?”

“hmm… apa kau tidak tau sopan santun? Aku dari tadi memang berada di taksi ini, dan kau tiba-tiba masuk. Yahh aku tentu saja kaget melihat mu yang tidak tau sopan santun.”

“Aku itu tau sopan santun, ibuku saja mengajari ku setiap hari, tadi itu dalam keadaan yang … yang… Yak aku tidak bisa jelaskan”

“Jadi nona kau mau kemana ?” tanya supir taksi

“Anghh….ohh .. aku mau ke…… haa.. aku berhenti disini saja” jelas Suzy

“Oh baiklah…”

Suzy pun segera merogohkan kocek, dan yang didapatkan adalah kosong.  Tertera angka –angka atau harga argo yang harus dibayarkan Suzy 8000 won. Perasaan Suzy baru sebentar menaik taksi ini. Eitt tunggu berarti apakah dia harus membayar namja ini juga?

“Yakk, aku tidak memiliki uang apakah kau bisa meminjam kan kepada ku lihat harga argo nya, aku tidak memiliki sepeserpun. Lihat kantongku kosongg” kata Suzy sambil memperlihatkan kantong nya

“Memang saja kau memang tidak tau apa itu sopan santun, kalau kau tidak memiliki uang buat apa kau menaiki taksi, benar saja”

“Yahh, aku mohon kau bisa kan membayar ongkos taksi ini? Jebal !!!, ah aku akan membalas mu berikan aku nomor telepon mu, mungkin besok atau lusa aku akan melunasi nya. Bagaimana?”

“Aku baru saja bertemu dengan mu, dank au sudah meminta nomor telepon ku?”

“Pliss, aku janji , aku janji akan melunasi nya” kata Suzy penuh harap

Namja itu pun berpikir, dan dia pun segera merogohkan sebuah kertas dan pena dari koceknya terus menuliskan sesuatu disana. “Nah pergilah kau dan jangan lupa kau harus melunasinya, Eitt tunggu! apa kau kira aku bodoh? Kau harus menyerahkan barang mu sebagai jaminan”

“Haa? “

Namja itu pun melirik kalung yang dipakai oleh Suzy, “Yahh kau bisa memberikan kalung itu sebagai jamina…”

“Andwee, ini tidak boleh ini punya aku ayahku yang memberikannya”

“Kalau kau tidak memberikannya, yahhh… kau tau kan resikonya “

Suzy pun memikirkannya, jika dia tidak memberikannya Suzy harus bayar harga argo taksi itu sekarang, tapi jika dia memberikannya dia akan bebas.

“Nah.. kalungnya tapi kau tidak boleh menghilangkannya, itu milikku , itu yang paling berharga untukku, jadi kau haru menjaganya jangan samp…

“Ya..Yaaa..Yaa kau bisa pergi sekarang” kata namja itu sambil mendorong Suzy keluar dari taksi itu

“Ingat kau harus kembalikan kalung itu utuh semua “ Teriak Suzy dari luar sana

Namja itu pun hanya mengeluarkan ibu jari nya menunjukkan tanda oke. “Berharga?, seberapa berharganya ini, aku pun juga memiliki model yang lebih bagus dari ini” gumam namja itu

 

To Be Continued

“Gimana ceritanya ? gaje atau menarik ? mungkin judulnya sama ceritanya gk nyambung kaleee ya ? ini baru eps 1 entar di eps 2 baruu wuissshhh banget, eh udah lah yee curcolnya gw kok cerewet kali yaa, ribut banget sih lu (?) #eh. Ok jangan lupa yaaa RCL nyaa

42 responses to “[Freelance] Sister! Chapter 1

  1. y ampun suzy ceritanya miskin semenjak ayahnya meninggal…suzy sampai putus sekolah karena,ga punya biaya…malangnya…siapa namja yg ada di taksi??

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s