Officially Missing You

missing you

Title : Officially Missing You | Author : dina | Genre : Romance | Main Cast : Kim Myungsoo, Bae Sooji

Disclaimer

Storyline by me, all cast belongs to God and their family

.

.

.

Myungsoo masih bergeming dengan buku bacaannya yang bagi siapapun tidak menarik. Buku sejarah Turki yang bahkan tidak dilirik sedikitpun oleh pengunjung lainnya, terbukti dengan masih mulus dan rapinya sang buku dibandingkan buku-buku lainnya.

Myungsoo masih setia menutup rapat bibirnya, sebuah kejadian tidak mengenakkan ia terima siang tadi ketika secara tidak sengaja gadis yang telah ia resmikan menjadi miliknya dua tahun yang lalu mencoba mengacuhkannya. Seharusnya gadisnya tahu jika menjalani hubungan jarak jauh sudah sepatutnya ketika dirinya menyambangi dengan tiba-tiba –berniat memberikan kejutan– akan mendapatkan sambutan yang mengharukan, bukannya sebuah insiden pengusiran pihak security.

“Kau masih marah?”

Sebuah pertanyaan yang masih enggan ia jawab. Tentu saja ia marah, jengah, jengkel, malu, semua menjadi satu. Melebur dan dengan cepat menghilangkan mood romantis yang telah ia susun jauh hari sebelum bertemu dengannya –sang gadis pilihan hati.

“Itu ketidaksengajaan oppa, atasanku berada di sana ketika kau memasuki kantorku. Ia melakukan inspeksi mendadak di kantor cabang. Kau tahu betul tanggungjawabku di sana..”

“Hem..” Myungsoo masih setia menghujamkan pandangannya kepada buku yang mungkin seandainya buku itu hidup dan bisa bicara, ia akan merasa merinding dan ingin berteriak melihat betapa tatapan Myungsoo berubah sedikit menyeramkan bagi ukuran seorang lelaki tampan (?)

Malhebwa..”

“Kau tahu jawabannya, aku tidak ingin egois. Aku hanya ingin perhatianmu, itu saja.” Myungsoo menutup buku tebalnya, melepas kacamata minusnya. Meskipun café merangkap perpustakaan milik Jonghyun dipadati pengunjung yang sekedar merasakan ke-cozy-an dan bercengkrama dengan teman sejawat atau kekasih mereka, tidak dengan Myungsoo yang masih sedikit berkurang kejengkelannya. Well, setidaknya sang kekasih telah menyelamatkan hatinya dengan membawanya ke tempat yang nyatanya sangat ia sukai. Tempat yang dipenuhi aroma kopi dan buku kegemarannya. Duo yang sangat menggambarkan jati dirinya.

Mianhe oppa..”

Myungsoo menatap sang gadis dalam keheningan, menyeruput mocchacino dengan taburan granula sebagai penghias. Busa membekas di bibir atasnya, spontan tangan beserta tisu terulur menghapus sisa buih yang membuat siapa saja yang melihatnya merasa gemas.

“Itu tidak mengartikan kemarahanku hilang.”

Arra” gadisnya tersenyum lembut. “Eoh lihat, hujan!”

“Hem..” Myungsoo menatap jendela luar café, beberapa pejalan kaki nampak berlarian menghindari tetesan hujan yang semakin membesar dan mengeluarkan volume melebihi yang dinamakan kucuran gerimis. Myungsoo asik melamun, tenggelam dalam suasana hening yang melingkupinya, bersandingkan dengan suara merdu Yonghwa yang memetik gitarnya. Akustik pendamping buku yang sungguh membuat siapapun semakin jatuh cinta dengan café rekomendasi gadisnya ini. Senyum simpul mulai menghiasi bibir Myungsoo, kenangannya akan pertemuan pertamanya dengannya –gadis pencuri perhatiannya– sepenuhnya. Kembali ia meraih buku di pangkuan, Myungsoo memutuskan untuk kali ini saja menguji kesabaran kekasihnya. Ia tenggelam dalam seperenam buku yang berjumlah hampir dua ratus lima puluh halaman. Hingga..

“Ehem..anyyeonghaseyo!” Terdengar suara yang tidak asing di telinga Myungsoo, bergema mengisi ruangan.

“Hei! Sejak kapan dia di ––sana?” gumam Myungsoo melihat gadisnya telah duduk rapi di panggung kecil tempat Yonghwa memetik gitarnya sedari tadi. Gadis itu menyilangkan kakinya, menyangga gitar, di tangan kirinya telah mengenggam pemetik gitar.

“Teruntuk kekasihku yang sepertinya asik tenggelam dengan bukunya. Sebenarnya ingin sekali kumarahi buku itu, tapi kurasa akan sia-sia..” Senyumnya yang berhasil mengalihkan pandangan Myungsoo dari buku sejarahnya.

“Jadi..dengarkan suara hatiku oppa, kuharap buku itu berhasil kukalahkan!” Kekehnya yang disambut tawa geli pengunjung lain.

Start!”

Myungsoo menatap gadisnya, baru kali ini ia melihat pertunjukkan kekasihnya. Ia tidak heran dengan hobi baru yang ditekuni kekasihnya beberapa bulan yang lalu, namun baru kali ini ia menyaksikan ia –sang kekasih– memetik gitar sekaligus bernyanyi di hadapan banyak orang. Terlebih pandangannya mengunci dan menjurus langsung padanya. Intro lagu milik Tamia dimainkan.

All I hear is raindrops
Falling on the rooftop
Oh baby tell me why’d you have to go
Cause this pain I feel
It wont go away
And today
I’m officially missing you
I thought that from this heartache
I could escape
But I fronted long enough to know
There ain’t no way
And today
I’m officially missing you

Gadis itu sesekali memejamkan matanya, menghayati setiap untaian kata yang ia nyanyikan. Menjaga pandangannya hanya untuk Myungsoo, senyum yang ia persembahkan hanya untuk Myungsoo.

Oh can’t nobody do it like you
Said every little thing you do
Hey baby say it stays on my mind
And I, I’m officially

Jungie Kim, sang penyanyi tetap beralih peran menjadi back singer khusus bagi kekasih Myungsoo, membuat melodi hingga suara mereka berpadu. Terasa semakin syahdu. Penontonpun bahkan ikut terhanyut tak terkecuali Myungsoo.

All I do is lay around
Two ears full of tears
From looking at your face on the wall
Just a week ago you were my baby
Now I don’t even know you at all
I don’t know you at all
Well, I wish that you would call me right now
So that I could get through to you somehow
But I guess it’s safe to say baby safe to say
That I’m officially missing you

Demi dewa Aprodhite yang melambangkan cinta, dada Myungsoo berdesir memaknai betapa ia juga merasakan apa yang kekasihnya rasakan. Jemari itu, jemari yang menampakkan cincin yang ia sematkan dua bulan yang lalu masih setia memetik gitar dengan apiknya.

Oh can’t nobody do it like you
Said every little thing you do
Hey baby say it stays on my mind
And I, I’m officially

Myungsoo tersenyum, ia tidak pernah menyangka mendapatkan kejutan, karena seharusnya ia yang memberikannya pagi tadi namun gagal.

Well, I thought I could just get over you baby
But I see that’s something I just can’t do
From the way you would hold me
To the sweet things you told me
I just can’t find a way
To let go of you

Jika ia boleh memilih, sesungguhnya bisa saja ia mengikat gadisnya dengan sebuah perjanjian dimana ia memegang kendali penuh dan tidak menginjinkan kekasihnya bekerja. Namun ia pria modern yang menerima peran wanita sedikit sama dengannya. Kembali ia hanyut dalam simfoni yang melantun lembut menemani buliran hujan yang meluncur cantik di jendela yang berhasil ia belakangi, kakinya mengetuk seirama petikan dan ketukan gitar kekasihnya.

Oh can’t nobody do it like you
Said every little thing you do
Hey baby say it stays on my mind
And I, I’m officially

It’s official
You know that I’m missing you
Yeah yes
All I hear is raindrops
And I’m officially missing you

Yonghwa tersenyum takjub menatap kekasih Myungsoo yang hampir berhasil menyelesaikan permainan gitarnya. Apalagi dengan pemandangan yang sepertinya tidak disadari sang gadis penyanyi utama, langkah Myungsoo mendekati mereka.

Woo!!” Suara Yonghwa disambut tepukan penonton semakin membuat siapapun melayangkan perhatiannya ke depan.

Lagu berakhir. “Oppa?” Gadis itu mendongakkan kepalanya ketika matanya kembali terbuka setelah menyanyikan verse terakhir.

Gomawo!”

Myungsoo menundukkan kepalanya, sejajar dengan posisi duduk gadisnya. Tangannya menyentuh dagu gadis pemetik gitar yang menghadiahinya sebuah lagu favoritnya. Jungie menggigit pelan bibir bawahnya, entah mengapa ia juga merasakan debaran sama dengan jantung kekasih Myungsoo.

Daebak!!” suara pengunjung menggema tatkala Myungsoo melepaskan sebuah ciuman ringan di bibir kekasihnya. 3 Detik cukup membuat mata gadis itu mengerjap-erjap selayaknya rusa, gitar seakan hampir lepas dari tangannya.

Oppa!!”

Gomawo Ji!”

Gadis itu berdiri, menyandarkan gitarnya, tangannya terulur memeluk pinggang, tenggelam dalam pelukan Myungsoo.

Argh!! I do really envy them!!” Suara seorang wanita memecah suasana yang mengharu biru.

Gomawo oppa!” Gadis itu, Sooji mendongakkan kepalanya manatap Myungsoo dengan sebuah senyuman sayang. Ia juga sangat rindu dengan kekasihnya, bahkan setiap menit dan setiap detik.

FIN

Hanya ingin menyapa, sepertinya lama ga posting di sini, komen juseyo. Ghamsahamida ^^

69 responses to “Officially Missing You

  1. jadi ikutan kangen hehe
    nice
    sambil ngebayangin myungsoo pake kacamata minus
    duh, bisa2 kangennya salah sasaran😀

  2. Ff yg super sweett ><
    Nggk kebayang betpa romantisnya suasana saat sooji nyanyi buat myung aaaarggghhhh nggk kuat akuuuu
    Nice story kak Dina😀

  3. Ya ampuuun sweeeeeet banget… kebetulan bacanya pas lg hujan juga jd… rasanya bener2 romantis… siapa cowok yg ga klepek2 kl dinyanyikan lg sm cewek sekece Sooji… aahh sweet bgt. Thanks thor

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s