[Freelance] Almost is Never Enough Chapter 5

10632370_348985918559659_1405916760_a

Title: Almost is Never Enough | Author: Leader Jjang | Support Cast: You Can Find By Yourself | Genre: Romance, Friendship, Idol-life, Angst | Length: Chaptered | Rated: T | Disclaimer: This fanfiction is only mine and Allah. Don’t copy paste!

Silent Reader? Plagiator? Please get out.

Starring by Maknae Miss A and Maknae EXO

 

Summary:

 

Maybe we just weren’t right
But that’s a lie
That’s a lie

 

Forgive Me For Typo

Recommended to listen song by Ariana Grande feat Nathan S. while you reading this fanfic

~*Happy Reading*~

Mungkin cerita tentang cinta segitiga sudah lumrah kita dengar. Tapi, aku akan membawakan sesuatu yang berbeda di sini.

Sehun pun memanggil salah seorang teman baiknya sejak kecil. Sampai seseorang tersebut mengangkat panggilan dari Sehun.

“Myungsoo Hyung? Apa aku bisa bertemu denganmu di cafe terakhir kali kita bertemu?”,

“Mm… boleh, memangnya ada apa? Kamu merindukanku? Haha…”,

“Dasar! Tapi, apa boleh juga bawa artismu?”,

“Lee Min Ho maksudmu?”,

“Ya. Dan aku akan membawa teman perempuanku kemarin. Apa boleh?”,

“Pas sekali!” ucap Myungsoo membuat Sehun bingung.

“Maksudnya?”,

Ani… maksudku… kau pas sekali mengajak kami bertemu besok. Kebetulan besok Minho libur, ia tidak akan syuting besok.” Ujar Myungsoo dengan sigap memberi alasan.

“Oo… ya sudah. Sampai bertemu besok Hyung. Jam 3 sore.”,

“Baiklah…” dan akhirnya Sehun memutus panggilan tersebut dengan lega. Sekarang ia hanya perlu memanggil Suji.

Sehun sudah memanggil Suji beberapa kali, tapi Suji tak mengangkatnya. Sampai akhirnya Sehun mengiriminya pesan.

To: My friend Suji

Maaf sekali lagi soal kejadian di Namsan Tower tadi. Bagaimana jika kita besok kembali pergi ke cafe yang siang tadi kita kunjungi? Aku akan mengajakmu berkenalan dengan aktor yang kamu idolakan itu. Siapa namanya? Lee… Lee… Mi Ho? Atau Lee Ma Ho?—send

5 second.

Terdengar pesan masuk di ponsel Sehun. Dengan sigap Sehun memeriksa pesan tersebut. Dan pesan itu berasal dari Suji.

From: My friend Suji

Baiklah.

Jawabnya singkat namun hampir membuat Sehun terbang ke langit ke tujuh. Namun setelah itu ada panggilan masuk,

“Tapi namanya bukan Maho tahu! Namanya itu Lee-Min-Ho!” teriak Suji terdengar jelas dari ponsel Sehun walau tak Sehun loudspeaker.

“Iya… iya… aku ta-“ namun Suji segera memutus panggilannya.

“Huh… dasar wanita!” Sehun bicara pada ponselnya sendiri.

***

Besok harinya.

“Tok Tok Tok”, sesampainya Sehun di rumah Suji, Sehun pun mengetuk pintu rumah Suji yang berwarna putih bersih itu.

“Tunggu!” terdengar jawaban dari dalam rumah Suji. Dan tentunya itu dari gadis bernama Suji.

Tak lama kemudian seseorang yang tak dikenal Sehun membukakan pintu rumah Suji.

“Si-siapa kau?” tanya Sehun ragu melihat orang tersebut.

Ya! Ini aku! Suji! Kurang ajar sekali kau tidak mengenaliku.” Ujar orang itu yang ternyata Suji.

Nde? kau… Suji? Kenapa kau berdandan seperti ingin menikah dengan seseorang? Dan… tumben sekali kau memakai make up?” tanya Sehun kebingungan.

“Maksud kau bertanya seperti itu apa? Tentu saja aku harus tampil beda jika bertemu langsung dengan idola.” Jawab Suji memberi alasan.

“Hei! Tapi, gaunmu itu berlebihan… kau ingin menikah atau apa? Jangan permalukan diriku di depan mereka nanti…”.

“Kau ini cerewet sekali….” , “Atau kita batalkan acara bertemu dengan mereka. Kau mau?”

“Jangan, jangan! Baiklah, aku akan mengganti pakaianku.” Akhirnya Suji kembali masuk ke dalam rumahnya—kamarnya tepatnya.

5 menit kemudian.

“Bagaimana?” tanya Suji pada Sehun tentang pakaiannya yang sekarang.

“Pakaiannya terlalu kekanakan! Ganti lagi!” perintah Sehun.

Dan Suji tak bisa menolak, ia pun kembali mengganti pakaiannya.

~

“Kalau yang ini?”, “Seperti orang kantoran… ganti-ganti!”.

~

“Yang ini?”, “Iiih… seperti ibu-ibu. Cepat ganti, aku tak tahan melihatnya!”.

~

“Yang ini?”, “Hahaha…” tawa Sehun pecah ketika ia melihat Suji memakai baju sekolahnya.

“Kau ingin pergi ke sekolah ya?” tanya Sehun masih sedikit tertawa. “Dan kau mengerjaiku ya?” balas Suji.

“Tidak… aku tidak mengerjaimu. Aku mengatakan apa yang aku lihat.” Jawab Sehun polos.

“Lalu baju apa yang cocok untukku? Aku lelah dari tadi bolak-balik ke kamar.” Suji sepertinya benar-benar kelelahan, ia pun mem-pout-kan bibirnya.

“Ya sudah, ikut aku.” Ujar Sehun menarik Suji masuk ke dalam mobilnya.

“Mau ke mana?” tanya Suji. Ia tahu benar di mana cafe itu berada. Dan jalan yang kini mereka lewati bukanlah jalan menuju cafe itu.

“Lihat saja nanti.” jawab Sehun singkat, ia terlihat fokus dengan mobilnya. Suji pun tak berani mengganggu konsentrasinya.

***

“Tolong pilihkan baju yang sesuai untuknya. Pilihkan baju yang membuat ia terlihat lebih cantik.” Bisik Sehun pada pelayan toko baju di mall itu.

“Mari ikut saya.” Ujar pelayan pada Suji.

~

“Bagaimana?” ujar Suji pada Sehun. “…” tak ada jawaban, Sehun hanya terus menatapi Suji dari bawah hingga atas.

“Yang ini saja.” Akhirnya Sehun bersuara. “Syukurlah… akhirnya aku mendapatkan baju yang tepat.” Ucap Suji.

***

Di mobil.

“Terimakasih dan maafkan aku.” Ucap Suji pelan.

“Terimakasih dan maaf untuk apa?” tanya Sehun, “Terimakasih untuk bajunya dan… maaf untuk merepotkanmu kemarin dan juga hari ini.” Ujar Suji namun tak menatap Sehun, ia hanya menatap ke kaca spion mobil milik Sehun.

“Sama-sama. Dan kau tak perlu minta maaf. Sudah kodratnya kau merepotkan orang.” Ujar Sehun sambil terkekeh.

Dan Suji hanya mendengus kesal.

***

Sesampainya mereka di cafe tersebut.

“Hmm… mereka belum datang juga ya? Padahal aku pikir kita sudah terlambat.” Ucap Suji.

“Sepertinya ‘orang rabun’ memiliki mata yang tajam. Hai!” ujar Sehun seraya melambaikan tangannya pada seseorang di sudut ruangan.

“Uh? Jadi… mereka di sana?” gumam Suji.

Suji dan Sehun pun duduk di bangku yang terletak di depan Myungsoo. Anehnya, tidak terlihat Minho di sana. Sehun pun langsung bertanya “Mana Minho itu?” tanya Sehun pada Myungsoo. “Dia pergi ke toilet”, dan Sehun hanya mengangguk-anggukkan kepalanya, sementara Suji? Suji… setelah duduk tadi ia hanya diam atau mungkin lebih tepatnya tegang?

Sampai akhirnya seseorang datang dengan kaca mata hitam dan masker hitam serta topi berwarna coklat tua.

“Kalian sudah datang ya? Ini aku. Lee Minho”. Ujar Minho sampai akhirnya Minho terkejut bukan main ketika pandangannya berhenti pada Suji. “Omo!” ujar Minho hampir terjatuh dari bangkunya sendiri. “Kau kenapa?” tanya Myungsoo.

Dan reaksi Suji saat bertemu dengannya adalah, “Kau… kenapa menangis?” tanya Sehun pada Suji.

TBC

A/N

Halo my lovely readers… LJ bring chapter 5 AINE~ Wah, ada apa dengan mereka?

Btw, ini adalah chapter semifinal! Chapter final akan saya protec alias pake password. Yang mau minta passwordnya mention ke twitter saya @ahyanaaa, nanti saya akan kirimkan lewat dirrect message (pesan langsung) passwordnya.

Ketika kalian minta password di twitter, tolong sertakan nama kalian ketika mengcomment ff AINE ini, jadi saya bisa cek nama kalian di setiap chapter saya. Contoh:

Author… saya LJ minta password AINE boleh?

Atau

Author… saya Kim Ra In minta password AINE ya?

Harap meminta password setelah ff AINE chapter final nya di publish di blog KSF kita ini❤

Please review juseyo ^^

Note: Songfic from Ariana Grande’s Song feat. Nathan Sykes, Almost is Never Enough

48 responses to “[Freelance] Almost is Never Enough Chapter 5

  1. Hoho minho kaget suzy nangis. Knp suji pake nangis??? Apa segitu terharunya liat minho apa knp???

  2. Hwaaaaa chap ini sudah panjang! ^^b Yeeeee
    Dan chap ini juga ppenuh dengan leluconnya. Sangat menghibur ^^b
    Uhhh sy makin penasaran saja gimana kelanjutannya… ^w^
    Dan ini chap semifinal? Maksudnya apa ya, LJ-san?
    Minta paswordnya sekarang atau nanti?
    Keep writing and hwaiting! ^^/

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s