Mentira -7

Mentira poster 3

Title: Mentira

Author: luhanwifey

Main cast: Bae Suzy (Miss A) | Kim Myungsoo (Infinite)

Support Cast: Baekhyun (EXO-K) | Krystal Jung f(x) | other infinite members

Genre: romance, comedy

Length: Chaptered

Rating: PG-13

Disclaimer: The plot and the story is pure mine. All casts belong to their own parents and agency.

Thanks to LEESINHYO@DRAMAFANFICTION for the poster.

 

 

STORY

Belum sempat Dongwoo menyelesaikan perkataannya, Sunggyu menyuapkannya sebuah apel dengan paksa. Dongwoo langsung tersedak karena tidak mungkin ia memakan apel yang besar itu.

“hyung!” protes Dongwoo, tapi sebenarnya ia mengerti apa maksud hyung nya itu. Ya, mulut Dongwoo tidak bisa dijaga dan ceplas ceplos saat mengungkapkan sesuatu. Tidak melihat waktu dan kondisi.

“nugu?” pertanyaan Suzy membuat Dongwoo kaget. Ia kira tadi tidak ada yang mendengarkan perkataannya, kecuali Sunggyu. Ternyata, perkiraan Dongwoo itu salah. Raut wajah Myungsoo pun juga sudah berubah.

“bukan siapa-siapa hehe, perkenalkan aku Dongwoo. Aku lebih tua empat tahun daripadamu jadi mau tidak mau kau harus memanggilku dengan sebutan oppa, arachi?” Dongwoo memperkenalkan dirinya sekaligus mengalihkan perhatian Suzy.

“baiklah, Dongwoo oppa” untunglah, Suzy tak mengungkit lagi maksud dari perkataan Dongwoo barusan. Meski begitu, Dongwoo menyadari bahwa Suzy tak henti-hentinya menatap Myungsoo. Tatapan itu seperti tatapan bingung yang menuntut penjelasan, tapi anehnya Myungsoo malah mengacuhkan tatapan Suzy.

Astaga, apa yang sudah aku perbuat? bisa-bisa aku mengacaukan hubungan mereka karena sudah mengucapkan hal barusan. Pikir Dongwoo. Bersalah? tentu saja. Entah kenapa Dongwoo sering tidak bisa memperhatikan ucapannya. Mulutnya mengeluarkan kata-kata yang belum ia pikirkan.

Benar saja, setelah ‘tragedi’ barusan Myungsoo menjadi penyendiri. Bahkan ia juga menjauh dari Suzy dan tidak mau berbicara kepada siapapun. Member yang lain pun berusaha menghibur Suzy.

“Suzy-ah apa kau lapar?” tanya Woohyun.

“mwo? aniyo oppa, aku baru saja makan” jawab Suzy dengan pikiran yang masih kalud. Ia masih memikirkan apa maskud ucapan Dongwoo barusan.

Apa itu pertanda bahwa sebelumnya Myungsoo sudah memiliki yeojachingu? Suzy bertanya-tanya dalam hati kecilnya. Sayangnya, ia tak dapat menanyakan hal ini langsung pada orang yang bersangkutan. Ia bukanlah apa-apa selain yeoja yang dibayar untuk menjadi pacar pura-pura Myungsoo.

“bagaimana kalau kita bermain monopoli sambil menunggu Youngjun hyung?” tawar Woohyun.

“Youngjun oppa?” Suzy menatap Woohyun bingung.

“ne” Woohyun merasa ada yang tidak beres dari Suzy.

“kenapa kita harus menunggu Youngjun oppa?” tanya Suzy berusaha memecahkan teka-teki.

“apa kau belum diberitahu oleh Myungsoo, Suzy-ah? Youngjun hyung akan mengadakan pesta kecil-kecilan untuk Infinite karena sebentar lagi ia akan bertunangan” jelas Woohyun.

Suzy mengangguk pelan. Kini ia sudah mengerti kenapa Myungsoo menjemputnya kesini. Sudah bisa ditebak pasti Youngjun lah yang menyuruh Myungsoo untuk ikut membawa Suzy.

“eotte? apa kau mau bermain monopoli?” entah keberapa kalinya Woohyun menawarkan Suzy.

“tentu saja oppa, aku suka bermain monopoli” Suzy berusaha membuat dirinya terlihat senang dan bersemangat. Ia tak mau membuat kecewa Myungsoo karena sikapnya yang tidak ramah kepada rekan satu grup Myungsoo.

Awalnya, Suzy hanya bermain berdua dengan Woohyun tapi saat melihat keasyikan mereka berdua bermain monopoli semua member ikut, tentu saja Myungsoo tidak. Ia lebih memilih menonton televisi yang ada diruang tengah.

Semua member sangat ramah pada Suzy dan itu membuat Suzy cukup senang, tapi juga bingung. Bingung karena kenapa Myungsoo masih bersikap dingin padanya sementara rekan satu grupnya begitu baik dan ramah pada Suzy.

Sudah satu jam berlalu. Suzy dan member Infinite lain merasa tidak terlalu lama menunggu Youngjun, tapi tidak untuk Myungsoo. Ia merasa bosan karena sedari tadi hanya menghabiskan waktu menonton televisi sendirian. Ia tak berniat ikut bermain monopoli.

Dalam hati, Myungsoo sibuk merutuki Dongwoo yang mengingatkannya pada yeoja yang masih sangat ia cintai itu.

“aku datang….. aku tidak begitu lama, kan?” Youngjun membuka pintu dorm dengan cukup keras.

“lebih dari lama, hyung” Myungsoo memutar bola matanya sebal.

“mianhae, mianhae” ternyata, Youngjun tidak sendiri. Ada seorang yeoja dibelakangnya dan sudah bisa ditebak yeoja itu pasti calon tunangannya.

“gwenchanayo, noona. Myungsoo hanya bercanda” sang leader menengahi.

Myungsoo menatap Sunggyu tajam. Bisa-bisanya Sunggyu mengatakan kalau Myungsoo sedang bercanda padahal jelas-jelas ekspresi Myungsoo terlihat sangat kesal. Tapi, Sunggyu menanggapi tingkah Myungsoo ini sudah biasa. Ia sudah sering melihat tingkah maknae Infinite setelah Sungjong yang satu ini dan ia bisa memahaminya.

“kajja” Youngjun membuat semua member bergegas keluar dari dorm. Suzy pun hanya mengikuti. Sebenarnya, Suzy ingin mengikuti Myungsoo tapi langkah Myungsoo begitu cepat hingga ia tertinggal.

Suzy makin bingung saat semua member berpencar “mereka semua membawa mobil sendiri” jelas Woohyun “naik saja ke mobilku, aku tidak punya penumpang” lanjutnya.

“baiklah oppa, aku akan bilang dulu pada Myungsoo” kata Suzy.

Ia berlari untuk menuju tempat dimana Myungsoo memarkirkan mobilnya, tapi Myungsoo sudah menghidupkan mesinnya dan ia langsung pergi begitu saja.

“cih, bukankah dia sendiri yang bilang kalau ‘bersikaplah seperti kita pasangan sungguhan’” Suzy menirukan ciri khas suara Myungsoo yang dingin.

Suzy pun kembali menuju tempat parkiran mobil Woohyun. Untungnya, Woohyun tidak meninggalkan Suzy seperti yang Myungsoo lakukan barusan “aku ikut mobil oppa saja” ujar Suzy sedikit terengah-engah.

“kajja” Woohyun mengembangkan senyumannya.

Akhirnya, mereka sampai disebuah restoran mewah dan ruangan privat sudah dipesan untuk mengadakan pesta kecil-kecilan.

Suzy agak bingung saat ia memasuki ruangan itu. Youngjun tentu saja duduk bersama calon tunangannya itu, Sunggyu bersama seorang yeoja yang berparas cantik –Suzy akui itu, Sungyeol dan Dongwoo masing-masing juga membawa seorang yeoja yang tak kalah cantiknya dari yeoja yang bersama Sunggyu. Tampaknya, hanya Hoya, Sungyeol, dan Woohyun yang tidak membawa yeoja.

“oppa, siapa yeoja yang bersama Sunggyu itu?” bisik Suzy sambil menarik ujung baju Woohyun.

“itu yeojachingu nya” jawab Woohyun santai.

“mwo?!” Suzy menutup mulutnya tak percaya. Jika Yoona tahu berita ini, ia pasti akan sangat tersakiti.

“wae? kau naksir pada Sunggyu hyung?” goda Woohyun.

“aniyo, hanya saja ada temanku yang tergila-gila dengannya” jawab Suzy jujur.

Tanpa perlu bertanya, Woohyun menjelaskan pada Suzy dua orang yeoja lainnya “yeoja yang bersama Sungyeol itu dulunya adalah stylist kami, dari dulu mereka memang sudah akrab dan walaupun ia bukan stylist kami lagi mereka sepertinya masih tetap akrab tapi mereka tidak berpacaran. Ah, pokoknya sulit sekali hubungan mereka dijelaskan” Woohyun menarik nafasnya sebelum menunjuk yeoja satu lagi “sedangkan yang bersama Dongwoo itu adalah mantannya saat SMA dulu”

“apa dia yeojachingu nya Dongwoo oppa?” tanya Suzy penasaran. Berbicara dengan Woohyun membuat Suzy tahu tentang kehidupan idola sebenarnya.

“mollaseo” Woohyun mengendikkan bahunya “ia tidak memberitahu”

Suzy ber O ria. Ia duduk diantara Woohyun dan Sungjong. Ia tidak memiliki keberanian untuk duduk disebelah Myungsoo yang sedari tadi kelewat dingin dari biasanya dan kebetulan pula Myungsoo duduk diujung ruangan sendirian sehingga hal itu makin menciutkan keberanian Suzy untuk menghampiri namja itu.

“bagaimana dengan Hoya oppa? dia tidak membawa yeoja” kata Suzy.

“hmm, Hoya belum bisa move on dari mantan kekasihnya”

“nugu?” tanya Suzy, ia sangat penasaran dengan kehidupan member Infinite sebenarnya.

“seorang ulzzang, sebenarnya tidak bisa dibilang mantan kekasih karena waktu itu Hoya baru hampir jadian dengannya” Woohyun memperjelas.

“kalau Myungsoo bagaimana? apa ia punya mantan kekasih?” Suzy berusaha mengorek informasi tentang Myungsoo.

“kalau itu rahasia hehe” kikikan Woohyun makin besar saat ia melihat Suzy cemberut.

“oppa, jebal” mohon Suzy.

“tanyakan saja pada namjachingu mu sendiri” jawab Woohyun akhirnya. Jawaban Woohyun bukan membuat Suzy puas, malah membuat Suzy makin penasaran.

“kalau oppa bagaimana? apa oppa tidak membawa yeoja?” ledek Suzy. Walau ia baru mengenal Woohyun dua jam yang lalu, tapi mereka sudah seperti teman lama. Sangat akrab. Ini tak lain karena Woohyun berkepribadian menyenangkan dan cocok dengan kepribadian Suzy sehingga mereka tidak membutuhkan waktu yang lama untuk akrab.

“aku membawamu” jawab Woohyun santai. Suzy sebenarnya agak terkejut mendengar jawaban Woohyun, tapi pikiran buruk itu segera dihilangkan Suzy karena Suzy tahu Woohyun hanya bermaksud bercanda “oh iya, aku baru ingat kalau kau bukan yeoja” canda Woohyun.

“yah! oppa~” Suzy memukuli lengan Woohyun yang bagi Woohyun itu sama sekali tidak sakit, tapi ia berpura-pura sakit agar yeoja itu meminta maaf padanya.

“appo!” seru Woohyun dan berpura-pura meringis kesakitan.

“apa sakit oppa? mian” Suzy sedikit merasa bersalah, tapi ia kira pukulannya tadi tidak menyakitkan karena sebenarnya ia hanya pura-pura memukul.

Tapi, Woohyun mengacuhkan Suzy sehingga Suzy merasa perbuatannya kali ini benar-benar salah. Suzy pun mengelus-elus lengan Woohyun seraya mengatakan “cepat sembuh ya lengan”

Woohyun yang mendengarnya sudah tidak bisa menahan tawa lagi, membuat Suzy kebingungan.

“oppa mempermainkanku!” Suzy mengerucutkan bibirnya, tapi sedetik kemudian mereka tertawa bersama.

Mereka berdua larut dalam dunia mereka sampai-sampai tak menyadari tatapan tajam dari namja bernama Kim Myungsoo.

“cih, lihat apa yang dilakukan yeoja itu sekarang. Ia dibayar untuk menjadi pacar pura-puraku tapi ia malah berduaan dengan Woohyun hyung” desis Myungsoo. Tidak ada yang mendengarnya karena semua orang sibuk dengan aktivitas masing-masing.

Tak berapa lama, pesanan mereka datang. Myungsoo tidak langsung memakan pesanannya. Ia melihat sekeliling lebih dulu. Belum ada satupun yang menyentuh pesanan mereka. Youngjun sibuk bermesraan dengan calon tunangannya, begitu juga dengan keempat namja lainnya. Sunggyu, Sungyeol, Dongwoo, dan Woohyun sibuk dengan pasangannya –tapi seharusnya pasangan Woohyun itu adalah pasangan Myungsoo. Sementara Hoya dan Sungyeol sibuk bertanding balap mobil.

Myungsoo menjadi orang yang pertama kali menyentuh makanan “MARI MAKAN” teriak Myungsoo, membuat semua orang tersadar lalu mereka menghentikan aktivitas dan menyantap makanan yang sudah ada didepan mereka. Begitu juga Woohyun dan Suzy.

Sesekali Myungsoo melirik kearah mereka berdua, alangkah terkejutnya Myungsoo. Ia melihat Woohyun memasukan kue ke dalam mulut Suzy.

“tsk. Yeoja aneh. Sebenarnya dia dibayar untuk bersamaku atau untuk bersama Woohyun hyung?” gerutu Myungsoo.

Pesta kecil-kecilan yang menurut Myungsoo sama sekali tidak menyenangkan ini akhirnya berakhir juga. Begitu semuanya berdiri dan ingin keluar dari ruangan itu, Myungsoo bergegas menghampiri Suzy dan merangkulnya “chagi, ayo kita pulang”

Sikap Myungsoo yang tiba-tiba berubah ini membuat Suzy bingung. Beberapa menit yang lalu wajah Myungsoo terlihat muram dan mengerikan, tapi sekarang lihatlah. Myungsoo terlihat sangat manis dan romantis layaknya namja yang ada di drama. Ah, iya, Suzy baru tersadar kalau Myungsoo memang namja yang ada di drama karena Myungsoo memang pernah beberapa kali berperan di drama. Sebagai pemeran utama pula.

“kajja” sahut Suzy.

Sesuai Myungsoo prediksi, Woohyun tetap mengikuti dirinya dan Suzy. Begitu mereka sampai ditempat parkiran, Myungsoo menoleh “kami duluan, hyung”

“ne, hati-hati dijalan” pesan Woohyun yang hanya dijawab anggukan oleh Myungsoo.

Sementara, Suzy bersemangat menjawab “tentu, oppa juga hati-hati dijalan ne?”

Sok manis, batin Myungsoo. Ia langsung masuk ke dalam mobil dan menutup pintu mobil dengan keras.

Suzy melihat Myungsoo dengan keterkejutan. Mengerikan. Jangan-jangan namja ini memiliki kepribadian ganda, pikir Suzy.

“YA! YEOJA ANEH! SEBENARNYA KAU DIBAYAR UNTUK BERSAMAKU ATAU UNTUK BERSAMA WOOHYUN HYUNG, EOH?” bentak Myungsoo tiba-tiba.

Suzy bertambah terkejut saat Myungsoo membentaknya, tapi ia memilih menundukkan kepalanya dan diam. Api yang dibalas dengan api malah akan menciptakan api yang lebih besar.

“a-aku….” Suzy gelalapan “…minta maaf” sambungnya dengan nada penuh rasa penyesalan. Sebenarnya, Suzy bingung ini semua salah siapa. Mungkin ini salahnya karena ia terlalu takut menghampiri Myungsoo tadi, tapi kalau dipikir-pikir Myungsoo juga bersalah karena meninggalkan Suzy begitu saja saat ingin pergi ke restoran.

Kini giliran Myungsoo yang bungkam. Hari sudah malam dan Myungsoo tak mau membuang waktu lebih lama lagi. Ia memutuskan untuk langsung mengantarkan Suzy ke rumah.

“kamsahamnida, Myungsoo-ssi” kata Suzy sebelum turun dari mobil Myungsoo. Belum sempat Suzy membuka pintu mobil, tapi Myungsoo mencegahnya.

“apa kau pikir kau bisa lari begitu saja dengan kesalahan yang sudah kau buat tadi?” sinis Myungsoo. Nada dingin masih terselip disana.

Suzy bingung harus berkata apa. Saat Suzy berniat untuk minta maaf, Myungsoo sudah berhasil membungkam mulut Suzy dengan mulutnya.

Ya, mereka berciuman.

Ciuman mereka berlangsung cukup lama sehingga Suzy terpaksa harus mendorong Myungsoo untuk melepaskannya. Suzy menghirup oksigen sangat banyak.

Jujur, ini baru pertama kalinya Suzy berciuman. Makanya saat ini keringat dingin bercucuran ditubuhnya dan jantungnya berdetak tak karuan.

“aku masuk dulu ke rumahku”

Myungsoo menatap nanar punggung yeoja itu.

Aish apa yang sudah kulakukan?

Myungsoo tadi murni mengikuti nalurinya sebagai namja.

To be continued

 

Hola! maaf ya aku lama nge post soalnya kemarin aku ke Medan selama 10 hari, lama kan? aku nggak bawa laptop kesana jadi yah makanya sekarang aku baru bisa post chapter 7. Makasih ya yang udah ngikutin dari chapter 1. Chapter 8 bakal aku post dalam minggu ini kok. Annyeonghigaseyo^^

46 responses to “Mentira -7

  1. Pingback: Mentira -8 | Kingdom of Suzy's Fanfiction·

  2. Myungsoo bisa dalam sekejap dingin muram trs jadi ceria hem…..dan woohyun suzy malah asik sendiri wkwkk, myungsoo sih nyuekin zy dulu….dan apakah myungsoo mulai cemburu ke woohyun

  3. Wahhhh myung udah berani nyium suzy, kayanya dia udah mulai suka sma suzy dehh
    Kyaaaaa seneng liat moment woohyun sma suzy disini kekeke soalnya bisa buat myung cemburu wkwkwk

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s