[Freelance] Sister! Chapter 3

sister-poster-6

Title : Sister | Author : jihyuniee | Genre : Comedy, Romance,School-life  | Rating : Teen | Main Cast : Bae Suzy, Park Jiyeon, Kim Myungsoo, Choi Minho | Other Cast : Choi Sulli, Krystal jung, Jessica jung

Teaser | Chapter 1 | Chapter 2 

Chapter 3 – Flashback

“Eomma, aku pulang” kata Myungsoo

“Eohh kenapa kau berjalan kaki? Dimana mobilmu?”

“Kutinggalkan dengan jiyeon”

“Yak.. Kim Myungsoo. Eomma kan sudah bilang berapa kali dengan mu! Kau harus pulang bersama jiyeon! Dan kau harus mengantarkannya pulang! Buatlah selayaknya kalian pacaran!”

“Eomma.. aku sudah bilang kalau aku tidak menyukainya!” kata Myungsoo sambil masuk kedalam kamarnya dan menutup pintunya keras-keras

“Yakk…”

“Aishhh.. kenapa aku harus begini….” Pikir Myungsoo

….

“Ahjusii.. aku ingin es klim rasa stroberi “

“Nde.. ini untuk mu gadis cantik… “

Gadis kecil itu pun berjalan seraya membawa es krimnya sambil menjilatnya nya sedikit. Tiba-tiba es krim nya pun jatuh. Gadis itu mengeluarkan buliran air matanya dan terisak menangis.

“Hikkksss…..hikss..hikksss”

“Kau kenapa, ?” tanya seorang namja kecil

Suzy pun mendongakkan kepalanya sedikit. “Es klim ku jatuh, padahal aku baru saja membelinya, rasannya terbuang sia-sia”

Namja kecil itu pun merasa iba, dan dia juga baru saja membeli es krim. “Nah.. untukmu”

“Bagaimana dengan mu… ?”

“Tidak apa-apa aku sudah kenyang…” kata namja kecil itu

“Tapi…ini rasa coklat?”

“Apa kau tidak suka rasa coklat… Yahh padahal coklat kan manis?”

“Aku lebih suka rasa stroberi… “

“Yahhh.. stroberi itu tidak baguss… itu malah bisa membuat wajahmu keriput karena keasaman”

“Benarkah?”

“ehmm..ehmm”

“Baiklah..” kata gadis kecil yang bernama Suzy itu

Suzy pun menjilat es krim itu dengan semangat sampai-sampai es krim nya melumer di bibirnya. Namja kecil yang duduk disampingnya pun memberikan tissue kepada Suzy. Tapii malah Suzy mengelap bibirnya sembarangan sehingga muka Suzy menjadi berantakan. Namja kecil itu pun mengelap muka Suzy dengan perlahan.

Setelah Suzy menghabiskan es krimnya. Dia pun kembali menjilat mulutnya dengan lidahnya.

“Chh.. kau sangat lucu..”

“Ehmm? Benarkah? Aku? Lucu?, Ehmm gomawo”

“Ehmm, namamu siapa?

“Suzy! Bae Suzy!, bagaimana dengan mu?

“Aku?, kau cukup panggil aku myung”

“geure.. aku akan memanggil mu myung oppa ^^”

“Baiklah… apa kau ingin kerumahku untuk bermain?”

“Bolehkahh.. tapi aku harus minta izin dulu ke eomma ku”

 

Suzy pun bergegas kerumah dan memberi tau ke eomma nya bahwa dia punya teman baru.

“Eomma… Eomaaa. Aku punya teman baru… dia namja…dia sangat tampan”

“Benarkah… dimana dia? Apakah eomma boleh melihatnya?”

“Dia ada didepan..”

Suzy dan Eomma pun pergi ke depan ruamh untuk melihat teman baru yang dimaksud oleh Suzy. Sewaktu Suzy dan eommanya didepan rumah. Myungsoo yang kaget pun langsung memberi salam kepada eomma Suzy. Seketika, eomma Suzy berubah mukanya yang tadinya ceria menjadi muram”

“Suzy-ah, kau tunggu didalam. Kau tidak boleh keluar sebelum eomma menyuruhmu. Kau cukup diam disini”

“Tapi.. eomma”

“Tunggu disini!” bentak eomma

Eomma Suzy yang berada di luar, beberapa saat kemudian dia pun masuk dan memenemui Suzy.

“Eomma…kenapa kau mengusir myung oppa? Dia kan teman baru ku?

“Mulai saat ini kau tidak boleh keluar rumah dan bermain dengan orang lain termasuk teman baru mu. Eomma tidak mau memberi penjelasan. Tapi kau harus menjauhi teman baru mu itu..! “

Suzy pun menangis tak henti-henti dia pun hanya bisa mengurung dikamarnya. Selama itu Suzy tidak pernah bertemu dengan temannya.

Setiap hari… Myungsoo selalu diluar melihat rumah Suzy dan berdiri didepan rumahnya sambil menunggu Suzy keluar. Ia pun merelakan waktu makan dan tidurnya hanya untuk melihat Suzy gadis kecil itu keluar dari rumahnya

….

 “Eommaa.. aku tidak mau pindah rumah, kenapa kita harus pindah? Disini kan sudah nyaman?”

“Kita harus pindah.. eomma tidak mau mendengar penjelasan mu. Cepat bereskan mainan mu kita harus segera pindah hari ini juga”

Suzy pun membereskan mainannya dan dia melihat sebuah foto yang diambil sewaktu, Suzy bersama satu namja, yahh dia bernama myung Suzy memanggilnya myung oppa nama yang lucu. Mereka mengambil gambar saat mereka di sebuah taman

 

“Oppa, kita kan teman baru kau harus berfoto denganku!”

“Ohhh benarkahh… baiklah… “

“Hana..dull..sett”

Jprett… hasil fotonya pun keluar terlihat Suzy sedang menunjukkan jari peace nya dan myung yang tersenyum memegang bahu Suzy.

Suzy dan keluarganya pun memasukkan barang-barang  kedalam mobil pick up. Sedari dan jauh Myungsoo melihat Suzy yang ingin pindah rumah. Bahkan Suzy pun tidak mengucapkan salam perpisahan kepada Myungsoo. Myungsoo pun meremas foto yang di ambil pada saat itu.

….

Myungsoo yang sedari tertidur pun terbangun karena ia terjatuh dari tempat tidur. Myungsoo pun memegang pantatnya yang sakit karena jatuh

“Aishh.. omo sudah jam 6, rasaku tadi masih jam 2 siang (?)” tiba tiba ponsel Myungsoo berbunyi ternyata ada 20 pesan yang masuk dan semuanya dari jiyeon. Myungsoo pun membuka salah satu pesan yang isinya

“Oppa, eomma ku mengajak oppa dan keluarga untuk makan malam bersama. Kau harus pergi!! Kalau tidak Ayahku akan mencabut saham dari perusahaan ayahmu! Oh yaa kau harus memakai jas yang pernah kubelikan kemarin yaa! ^^” send – 17.05

“Chh… dia selalu mengancam dengan kata-kata itu.. “

Myungsoo pun tidak menghiraukan isi dari pesan itu dia pun pergi keluar untuk mencari makanan. Tapi…

“Yak.. Myungsoo-ah eomma jiyeon menyuruh kita untuk makan malam dirumahnya ceptalah kau bersiap-siap kita harus pergi kesana segera”

“Aku malas… kenapa tidak eomma dan appa saja yang pergi?”

“Yakk.. kau jangan pernah bilang kata-kata itu jika appa mendengarnya dia pasti sedih dan kecewa”

“Aku tidak peduli itu” jawab Myungsoo dingin

Myungsoo pun kembali kekamarnya dia memikirkan sesuatu. Apa ada baiknya juga kalau dia pergi?, seraya Myungsoo pun mengambil handuk dan pergi mandi. Setelah mandi dia mencoba memakai jas yang diberikan oleh jiyeon kepadanya.. “Ehmmm cukup pas”

Myungsoo pun bercermin diri dan memberikan sentuhan parfum di bajunya. Sambil berpikir “Ehmm… mungkin ada baiknya kalau memberikan dia satu bucket bunga, bukankah perempuan sangat suka bunga?”

Myungsoo pergi ke garasi mobil dan menaiki mobil itu sambil mendengarkan lagu. Myungsoo menuju ke toko bunga dan membeli satu bucket bunga mawar merah. Setelah itu dia pun melajukan mobil menuju kerumah jiyeon. Rasanya dia ingin waktu ini cepat berlalu.

….

“Yakk…. Krystal-ah aku harus pakai baju apa? Haruskah aku pakai baju sexy supaya myungsoo oppa melirikku? Huh? Bagaimana ini Jessica kau harus menolongku”

“hemm… lebih baik kau pakai dress yang minggu lalu baru kau beli itu lebih feminim. Bukankah Myungsoo oppa sangat menyukai wanita yang feminim?”

“Ehmm baiklahh… oh ya Jessica tolong make up aku senatural mungkin. Buat aku dilihat terpesona oleh Myungsoo oppa”

….

Ting..tong

“Annyeong..  ahhh bibi masuklah, dimana Myungsoo oppa?”

“Dia masih dalam perjalanan ke sini. Tenang saja, dia akan datang bibi saja melihat dia memakai jas tadi”

“Aku tidak sabar menunggu..”

Myungsoo pun sudah sampai dirumah belum lagi dia sampai didepan pintu, Jiyeon pun sudah berteriak sangat kencang layaknya anak kecil umur 3 tahun.

“Huaaaaa… Myungsoo-ah sudah kuduga kau akan datang, wahh itu bunga? Untukku? wah gomawo oppa” kata Jiyeon sambil mengambil bunga dari Myungsoo “Kajja masuklah!”

“Hemm… -_-“

Myungsoo dan Jiyeon pun masuk kedalam rumah dan disambutbaik oleh eomma Jiyeon.

“Myungsoo-ah duduklah bibi membuatkan makanan kesukaanmu”

“Ndee.. bibi”

Keluarga Myungsoo dan Keluarga Jiyeon pun memulai acara makan bersama mereka. Sambil makan mereka pun berbicara tentang perusahaan. Di akhir pembicaraan mereka pun mulai membicarakan tentang pertunangan Myungsoo dengan Jiyeon.

“Ehmm… Myungoo dan Jiyeon sudah berpacaran lumayan lama, mungkin ada baiknya setelah masuk semester 4 mereka tunangan dahulu” kata Appa Myungsoo

“Ehm..uhukk, muo? Tunangan?” kata Myungsoo yang tersedak

“Yahh.. Myungsoo-ah kau harus hati-hati ketika makan”

“Ehmm yahh benar tunangan, apa itu salah? Kan kalian sudah dewasa”

“Aku tidak mau!, bukankah itu terlalu cepat” kata Myungsoo sambil beranjak dari meja makan dan pergi ke kamar mandi

….

“Huhh.. banyak sekali barang disini. Lebih baik aku menyusunnya” kata Suzy sambil menyusun barang-barang dan buku yang berserakan. Tiba-tiba Suzy mengambil satu buku dan jatuh sebuah kertas dengan nomor telepon seseorang. Suzy pun baru ingat.”Hahhh.. bukannya ini nomor Myungsoo?, coba aku kirimkan pesan”

“Annyeong!, aku Suzy apa benar ini nomor mu? Kim Myungsoo?” Suzy pun mengklik tanda send dan menunggu apakah ada balasan

Ditempat Myungsoo berada

“Kenapa harus tunangan, aku tidak suka Jiyeon mengapa haru bertunangan dengannya?” batin Myungsoo

 Tring… (bunyi ponsel Myungsoo yang bertanda ada pesan yang masuk)

“Huh.. siapa ini? Suzy ? kenapa dia kirim pesan?”

Myungsoo pun membalas pesan tersebut

“Iya, ini aku Myungsoo. Untuk apa kau kirim pesan? Ouhh kau mau melunasi utangmu? Ok kita akan bisa bertemu malam ini juga aku akan menjemputmu” Myungsoo pun segera mengklik tombol send

Tring…

“Muoo… aku belum bisa melunasi utangmu, kau tidak bisa kerumahku. Aku sedang sibuk lagian kan kamu tidak tau rumahku dimana!”

Myungsoo pun hanya membaca pesan yang dikirim oleh Suzy dan tertawa sedikit. Dan saatnya untuk dimulai Myungsoo berniat kabur dari rumah Jiyeon dan meninggal kan acara makan malam ini. Myungsoo pun mengendap-endap pergi keluar rumah. Sesampai nya diluar Myungsoo pun segera menghidupkan mesin mobil dan melaju untuk pergi kerumah Suzy. Tentu saja dia tau rumah Suzy. Karena..

Flashback…

*Pasar Haeundae – 08.15 am

“Yakk… Myungsoo-ah cepat lah kesini!” suruh jiyeon kepada Myungsoo

“Ch… berani kali dia menyuruh ku seperti itu” batin Myungsoo

Myungsoo pun berjalan dan sekilas melirik toko ikan yang berada di pinggir jalan itu. Myungtsoo melihat Suzy berada disana. Sebab itulah Myungsoo mengetahui rumah Suzy berada

Myungsoo pun mengetik sesuatu di pesan yang isinya

“Rumah mu? Aku tau, Toko Ikan Bae kan?

Tring..

“bagaimana dia tau toko ikan ku?” kata Suzy cemas

 

To Be Continued

“serius amat bacanya… heheheh aku cut yaa biar gk bosan bacanya. Gimana udh romantis? Atau masih kurang? Ini udh panjang kan? Ini belum masuk awal konflik sih mungkin di chap ke 4 atau 5. Ditunggu yahhh RCL nya J …

http://stefiworld.wordpress.com/

 

32 responses to “[Freelance] Sister! Chapter 3

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s