Negai

 

Sketch Of Me

wishes

Read before this Guuzen

Beside the story, I own nothing. All cast belongs to God and their family.

-dina-

.

.

Tokyo, Juni 2015.

“Aku pergi..”

Ne oppa, selamat jalan!”

Hening.

“Bolehkan aku memelukmu Ji?” Myungsoo menatap manik mata Sooji ketika panggilan pesawat Korean Airlines menuju Seoul telah dikumandangkan. Sebuah kerinduan kembali menyeruak tiba-tiba berbalut rasa enggan meninggalkan Sooji di sini, Tokyo yang berjarak ribuan kilometer dari dirinya.

Tanpa disadari, hati Sooji mengalahkan pikiran logisnya yang menolak Myungsoo, kedua lengannya sedikit terbuka seakan-akan membalas permintaan lelaki di hadapannya.

Gomawo..” Myungsoo mendekap erat tubuh Sooji yang tengah pasrah tanpa membalas pelukannya.

—–

Sooji menatap layar laptop miliknya, sebuah email baru saja ia terima pagi ini ketika dirinya akan mengajar.

“Ji!” Chaerin menaikkan volume suaranya, berhasil membuyarkan konsentrasi Sooji.

“Iya?”

“Bisakah kau bantu aku?”

Ne!” Sooji beranjak dari kamarnya, menyusul Chaerin yang tengah sibuk dengan lasagna

View original post 2,059 more words

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s