[Freelance] Kim’s Family Chapter 3

Tittle : Kim’s Family | Author : Leeka | Genre : Family, Romance , Sad | Rating : PG-16 | Main Cast : Bae Sooji, Kim Myungsoo, Choi Minho | Other Cast : Son Naeun, Jung Soojung, Kang Mihyuk, Daniel Hyunoo as Kim Jisoo, Kang Minjung as Jeo Minseo

***

“lusa akan ada acara fashion di hongkong”ucap Minho yang tiba-tiba berdiri belakang tempat duduk Suzy sambil mendekatkan posisinya pada Suzy .
“apa aku harus ikut?”
“tentu saja, mereka pasti ingin melihat siapa desainer terbaik kita”minho berjalan kedepan lalu duduk berhadapan dengan suzy.
“berapa hari?”
“dua sampai tiga hari”
szuy sedikit berfikir, lalu mengangguk, minho pun tersenyum.
“sepertinya aku harus menjemput jisoo, tapi aku masih banyak pekerjaan..”keluh suzy saat menatap jam tangannya.
___________________________________________________________________________

-Di Halte-
Jisoo duduk sendirian dengan sesekali melihat kearah kiri berharap eommanya segera datang,
“Jisoo.!”pnggil Minjung yang berlari menghampiri Jisoo lalu duduk disampingnya.
“Minjung?”
“kau belum dijemput ya?”
“hu’um”Jisoo pun mengangguk
“kau sendiri? Dimana appamu?”
“appa mengantar eomma kerumah sakit”
“rumah sakit? eommamu sakit?”
minjung menggeleng.
“perut eommaku besar, kata appaku didalamnya ada adikku”
“kau akan punya adik?”
“iya, aku senang sekali”
“selamat ya”
“Jisoo, kau tidak ingin punya adik?”
“aniyo”
“jangan bohong, nanti kalau tidak punya adik kamu akan sendirian dan tidak punya teman bermain,”
“bagaimna caranya punya adik?”
“minta saja appa dan eommamu untuk buat adik”
“ha?”
“minjung…!”panggil minnhyuk yang berdiri disamping mobilnya.
“appa, eomma..!”minjungpun berlari memeluk mereka, jisoo yang melihatnya pun hanya bisa menghela nafas dan sedih.
“mianhe menunggu lama”ujar seseorang yang duduk disamping jisoo, jisoopun menoleh
“kau..?!”
“eomma mu sangat sibuk, jadi aku yang menjemputmu”ucap minho.
“kenapa tidak daddy saja? Kau mau menculikku dan membawaku pergi agar kau bisa menikah dengan eomma kan?”ucapnya dengan tatapan mencurigai, minho pun melongo tidak percaya dengan ucpan jisoo.
“oh ya ampun jisoo,aku rasa kau terlalu banyak nonton film action, sebaiknya kau nonton kartun saja ok”
“aku tidak suka nonton, aku membacanya disebuah buku cerita”
“kau sudah bisa membaca??”
“e’hm.. eomma dan appa yang mengajariku membaca”
“kau cerdas sekali”minho mengacak rambut jisoo gemas.
“jangan sentuh aku dasar bodoh.!”umpat jisoo.
“ohooo… jisoo kau mengumpat? siapa yang mengajarimu mengumpat? aku akan melporkanmu pada eomma mu”
“dasar pengadu”
“mau beli ice cream”
“tidak.!”
“mobil-mobilan?”
“tidak”
“pergi ke cafe yang ada banyak bukunya mau?”tawar minho.
jisoo terdiam sejenak lalu menoleh kearah minho.
“apa disana kita boleh membacanya?”tanya jisoo ragu.
“tidak hanya membca, kau juga boleh memilikinya, bagaimana? mau tidak?”
“hm..kau tidak mencoba membujukku agar menerima mu menjadi appaku kan?”
“aha..tentu saja tidak, aku sudah menyukaimu sejak pertama bertemu, kau sangat lucu, jadi bagaimana?”ucap minho, jisoo pun mengangguk.
berbekal dari informasi yang ia dapatkan dari suzy, jisoo tidak seperti anak kecil pada umumnya, jisoo lebih suka membaca buku seharian dibanding bermain, jisoo juga paling suka jus pisang.
“rasanya tidak sia-sia aku bertanya pada suzy”batin minho, iapun tersenyum puas dan melirik jisoo yang duduk disebelahnya.
“kau suka buku apa?”tanya minho,jisoo pun berbalik dan menatap minho.
“dongeng, cerita tentang superhero aku suka”ucap jisoo antuasias.
“aq juga suka”
“benarkah?”
minho mengangguk.
“nanti akan kutunjukkan banyak buku disna, kau bisa minum jus dan membca buku sepuasnya, setelah itu kita beli srmua buku yang kau suka”
“sepertinya menyenangkan”
“tentu saja”
_____________________________________________________________________________

@cafe
jisoo duduk berhadapan dengan minho, minho mengangkat tangannya
“pelayan”
seorang wanita datang dan memberi salam.
“jus pisang  dua , dan waffle ”
setelah mencatat pesanan pelayan itu pun undur diri, jisoo segera mengambil banyak buku lalu membukanya.
“minum dulu jus mu”ucap minho.
“iya”jisoo mengangguk lalu menyeruput jus nya tanpa mengalihkan pandangannya yang tetap fokus membaca bukunya.
“kau sngat mnyukainya?”
“iya”jawab jisoo
“apa kau juga menyukaiku?”
“tidak”
“kenapa?”
“kau mata keranjang”
“apa?! Kenapa kau bisa berfikir seperti itu?”
“kau tampan, pacarmu pasti banyak”
“hei..sungguh aku hanya mencintai eommamu seorang, aku belum pernah pacaran lebih dari 1 kali”
“sudah kuduga”
“huhhh… Kau ini”
___________________________________________________________________________

Malam itu suzy tengah duduk di ayunan depan rumahnya, ia menunggu jisoo yang sedang jalan” bersama minho.
tidak lama kemudian, sebuah mobil berhenti di halaman rumah suzy, suzypun beranjak lalu sedikit berlari menghampiri minho.
“kenapa baru pulang?”
“aku juga tidak tahu, waktu berjalan begitu cepat saat aku bersama jagoan manis itu”tunjuk minho pada jisoo yang tertidur di mobilnya, suzypun tersenyum lega.
“sepertinya kalian sangat senang”goda suzy.
“tentu saja, jisoo sangat lucu dan mnis, aku senang bersamanya”ucap minho.
“biar aku angkat dia ya?”minhopun menuju mobilnya lalu mengangkat tubuh jisoo perlahan
“bisakah kau mengambil barangnya di belakang jok mobil?”
suzypun mengangguk.
“minho?? Kenapa banyak sekali??”bisik suzy yang terkaget melihat empat tas belanjaan penuh dengan buku.
“dia menyukai semuanya, jadi aku belikan semua”
“kau tidak perlu melakukan ini, dia bahkan mempunyai ruangan khusus untuk meletakkan buku-bukunya”
“tidak masalah, itu untuk menambah koleksinya”minhopu tersenyum.
“tunjukkan aku dimana kamarnya?”
_________________________________________________________________________

-Dikamar Jisoo-
Minho meletakkan tubuh jisoo diranjang lalu ia menyelimuti jisoo dan mencium keningnya sekilas.
“good night kim”bisik minho.
_________________________________________________________________________

“dia pasti menyulitkanmu”ucap suzy setelah menutup pintu kamar jisoo dan menatap minho tak enak.
“tidak, dia anak yang menyenangkan, dia hanya kesepian, dia butuh perhatian dan teman untuk bicara”minho menepuk pelan bahu suzy lalu tersenyum lembut padanya.
“luangkan lah sedikit wktu untuk jisoo, dia sangat membutuhkanmu dan myungsoo, tadi aku melihatnya sendirian di halte menatap sedih pada temannya yang memeluk ayah dan ibunya, aku kasihan pada jisoo”tutur minho.
“gomawo minho, aku akan berusaha”
“aku pulang dulu ne”
“aku akan mengantarmu sampai depan”
“tidak usah, kau harus cepat tidur, good night suzy”
cuupp..
Minho mencium kening Suzy sekilas, membuat Suzy kaget.
“sampai jumpa besok ne”Minho melambaikan tangannya dan tersenyum malu pada Suzy.
__________________________________________________________________________

-Dikamar Suzy-
“anyeong myung?”
“ne sayang ada apa?”
“kau sedang apa sekarang?”
“mengerjakan beberapa berkas, bagaimana dengan kamu sayang?”
“sedang bersantai, apa aku menganggumu?”
“tidak, ada apa?”
“besok aku ada acara fashion di luar negeri untuk beberapa hari, bolehkah aku menitipkan Jisoo padamu?”
“sebenarnya aku juga ada kerjaan di luar negeri”
“lalu bagaimana dengan jisoo?aku tidak bisa mengajaknya”
“hm..bagaimana kalau kita titipkan saja pada eomma”
“ne kau bnar”
myungsoopun tersenyum, ia akan mengambil kopi di didepannya dan terhenti saat suzy memperingatkannya.
“kau tidak sedang minum kopi kan?”
“a-aku tidak minum”myungsoopun meletakkan kembali cangkirnya.
“hentikan kebiasaan burukmu, minum kopi sebelum makan, itu bisa merusak lambungmu”
“ok mom,i know”
“perbanyak minum air putih”
“yes mom”jawab myungsoo sambil memutar matanya bosan.
“myungsoo..”
“apa sayang? Jika kau mencemaskanku kenapa tidak kau saja yang memasakkan makanan untukku setiap hari dan merawatku, aku hidup sendiri sekarang dan aku tidak punya wktu untuk mengatur jadwal makanku”
“mian..lain kali akan kubuatkan kimchi untuk mu”
“promise.!”
“promise..”
” love you sayang..”ucap Myungsoo parau, mendengar itu pipi suzy merah merona dan jntungnya berdetak lebih kencang.
Hening sejenak..
“hm..good night myung”
“good night sayang”
tut..tut…
Suzy merebahkan tubuhnya di ranjang lalu menerawang langit-langit kamarnya
ditempat berbeda Myungsoo juga melakukan hal yang sama menghela nafas lalu berucap.
“I miss you..”secara bersamaan..
___________________________________________________________________________

Perjalanan ke jepang.
Suzy melamun sepanjang perjalanan, memikirkan kejadian tadi dimana Jisoo menangis karena dia tinggalkan.
“eomma, jangan pergi…hiks hiks..eomma”
rasnya sangat menyakitkan harus meninggalkan jisoo untuk beberapa hari, hatinya tidak tenang.
“are you ok?”Minho menepuk bahu Suzy pelan, membuatnya tersadar dari lamunannya.
“i’m ok, hanya saja aku tidak terbiasa meninggalkan jisoo pergi jauh untuk beberapa hari”
“dia pasti akan baik-baik saja”ucap Minho sembari tersenyum lembut.
“Gomawo”
___________________________________________________________________________
Malam hari di Jepang
Suzy datang kepesta bersama Minho.
“kau terlihat lebih cantik malam ini”bisik minho pada suzy, suzypun tersenyum malu
mereka berjalan memasuki gedung diadakannya fashion show yang menampilkan baju rancangan suzy.
acara dimulai, beberapa model mulai berjalan dicatwalk memamerkan baju rancangan suzy.
“rancanganmu luar biasa”
“gomawo”
tiba saat dimana suzy diminta berjalan diatas catwalk, seorang model datang dan memberikan suzy sebuket bunga mawar.
“terima kasih”suzy menunduk lalu melambaikan tangan.
prok prok prok …
suara tepuk tangan berhambur mengiringi langkah suzy, dibawah Minho telah berdiri dengan membawa buket mawar mewah untuk suzy, suzy turun lalu menghmpiri Minho
“congratulation honey”Minho menyodorkan bunganya lalu ditrima oleh Suzy.
“Gomawo Minho-ah”
“kau luar biasa”
cuupp..
Minhopun mencium pipi Suzy sekilas lalu tersenyum padanya.
_______________________________________________________________________

“kau dsni dulu, aku ingin pergi sebentar”ujar minho pada suzy, suzypun mengangguk.
“Suzy?”panggil seseorng dari belakang, suzypun berbalik menghadap orang yang memanggilnya.
“Myungsoo? Kau ada dsni?”tanya Suzy.
“seperti yang kau lihat, aku diundang untuk menghadiri fashion show disini, dan tidak kusangka kau juga ada disini”
“aku diminta minho untuk memeriahkan acara fashion malam ini”
“itu berarti tadi kau yang merancang semua busana malam ini?”
“hanya sedikit”
“wow..sayang kau luar biasa, chukkae ne”myunngsoopun memeluk suzy
“sangjangnim?”panggil seseorang dari belakang myunngsoo, suzy langsung melepaskan pelukan myungsoo setelah melihat sosok itu adalah naeun.
“naeun??”
“anyeong nona”sapa naeun tersenyum ramah.
“anyeong..naeun, tidak kusangka kita akan bertemu disini”
“honey.,maaf aku la…”Minho berjalan kearah Suzy dan melihat Myungsoo dengan tatapan bingung.
“Mr.Kim? Anda juga ada disini?”tanya Minho yang saat itu langsung berada disamping Suzy.
“ya, kami diundang untuk datang kemari”
ada perasaan kesal saat ia melihat Minho melingkarkan sebelah tangannya di pinggang Suzy.
“oh,dan kau..?Son Naeun kan?”tebak Minho.
Naeun pun mengangguk.
“senang bertemu dengnmu naeun-ssi”
“terima kasih”
“emmm…”Minho berfikir sejenak lalu mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan.
“bagaimna kalau kita duduk disana”tunjuk Minho.
___________________________________________________________________________

dan pada akhirnya mereka berempat duduk dimeja yang sama, saling berhadapan satu sama lain.
hening sesaat..
Suasana menjadi kaku.
Myungsoo tidak bisa melepaskan pandangannya pada suzy, rasanya ia ingin membanting Minho untuk kedua kalinya saat melihat Minho memegang tangan Suzy dan mengucapkan banyak rayuan, Myungsoo mengepalkan tangannya dan menatap tajam Minho.
sebotol wine dengan kualitas terbaik telah tersedia dimeja mereka, minho membuka botol dan menuangkan wine itu ke gelas suzy.
“jadi?apa kalian sedang pacaran sekarang?”tanya Minho yang setelah itu meminum wine nya
“iya, kami pacaran dan akan segera menikah, iya kan honey?”
Minho menatap Suzy.
“m-mwo?mnikah?”ucap suzy terbata-bata.
“tentu saja, aku sudah bilang pada orangtuaku, kalau kau adalah calon istriku”
“Minho??”
“jadi begitu ya?”sela Mungsoo yang tersenyum kecut menatap gelasnya.
“sangjangnim?”pangggil naeun.
dan yang tak terduga, minho beranjak dari kursinya mengambil sesuatu disakunya lalu berlutut menghadap suzy yang duduk dikursi.
“honey, aku tahu mungkin ini terlalu cepat, tapi aku sangat mencintaimu, kau adalah wanita satu-satunya yang mampu membuatku merasakan cinta sejati, dan untuk itu Will You Marry Me?”bersamaan dengan itu Minho membuka kotak cincinnya dan memperlihatkannya pada Suzy, Suzy tidak bisa berkata-kata, bagaimna mungkin Minho secepat ini melamarnya, hei..Suzy baru saja cerai dan langsung dilamar, itu terlalu cepat.
“jka aku menerimanya,aku tidak tahu harus berbuat apa, jika aku menolaknya aku tidak ingin mempermalukannya didepan semua orang,oh Tuhan…aku harus bagaimna sekarang”batin Suzy.
disudut yang berbeda.
Myungsoo mencengkeram kuat gelasnya, menatap geram pada Minho, hatinya terasa panas
“tolak saja dia, tolak saja,”batin Myungsoo yang menggebu-gebu.
Naeun menatap Myungsoo dengan heran.
Dan setelah beberapa menit terdiam Suzy membuka mulutnya.
“Yes,, I do!! ..”
wwwooowww..prok prok prok..!!
Suasana berubah menjadi ramai dengan sorakan dann tepuk tangan orang-orang disana.
___________________________________________________________________________

“Yes, I do..!!!”
terkejut sekligus senang mendengar jawaban suzy, minhopun tak mampu menyembunyikan kebahagiannya, direngkuhnya suzy didalam pelukannya.
“Gomawo honey, Gomawo”
Suzypun mengangguk, menatap Myungsoo yang saat itu juga sedang menatapnya
“mian”mungkin itu yang akan dikatakan Suzy pada Myungsoo atas keputusannya kali ini,
Minho melepaskan pelukannya lalu mengecup bibir Suzy lembut disertai lumatan yang menggairahkan, membuat suasana menjadi riuh.
sedang Myungsoo, ia mematung, melihat adegan didepannya yang begitu menusuk hatinya,
Suzy adalah cinta matinya yang terpaksa ia ceraikan atas permintaan Suzy, Myungsoo melepaskan Suzy karena dia mencintai Suzy, dan sekarang dia melihat Suzy tengah dicium namja lain, Suzynya yang selalu menjdi miliknya kini diambil oleh namja lain, dengan segala kemarahannya, ia menenggak semua wine yang ada didepannya, ia tak lagi mempedulikan Naeun yang berkali-kali memperingatkanya.
___________________________________________________________________________

semua jadi normal, Suzy dan Minho kembali duduk dihadapan Myungsoo, sedang Myungsoo ia terpuruk karena terlalu banyak minum.
“aku mau ketoilet dulu”pamit Suzy yang berlalu
tidak lama kemudian, Myungsoo pamit ketoilet juga.
***
“chukkae, kau akan segera menikah”ucap Myungsoo yang saat itu berdiri bersandar pada pintu toilet wanita.
“M-Myungsoo, kenapa kau ada disini?”Suzy mendekati Myungsoo.
“cepatlah pergi, nanti kau dikira mengintip”
“kau bohong kan soal perasaanmu?”
“a-apa maksudmu?”
“kau tidak menyukai Minho kan?kau hanya berpura-pura menyukainya”ucap Myungsoo yang menatap Suzy sinis.
“kau salah,aku menyukainya myungsoo, dia namja yang baik dan sangat tulus padaku”
“jangan mengelak Suzy, aku tahu dirimu, kau bukanlah orang yang akan dengan mudah menyukai seseorang”
“sekarang sudah berubah, dia mencintaiku dan itu sudah ckup untuk ku”
“jika begitu kenapa kau mencampakkanku?dan memaksaku melepaskanmu?”
“karena itu yang terbaik untuk kita myungsoo”sedih mendngar semua perkataan myungsoo, suzy akan berlalu dan tertahan saat tangan myungsoo memegangnya.
“aku tidak bisa melepasmu..aku tidak bisa melupakanmu. ini sangat sulit untuk ku”Myungsoo menatap Suzy sendu, dan Suzy berpaling.
“semua sudah berakhir Myungsoo”Suzy menghempaskan tangan Myungsoo, namun dengan cepat Myungsoo meraih lalu menarik tangan Suzy, mendorongnya ke dinding lalu mencium bibir Suzy dengan rakus, membuat Suzy berontak mendorong tubuh Myungsoo namun Myungsoo tak bergeming, ia mencengkram kedua lengan Suzy dan menciumnya lagi dan lagi.
_____________________________________________________________________________

Pagi Hari
Myungsoo terbangun dari tidurnya, merasakan sinar matahari yang menyilaukan pandangannya, ia masih teringat kejadian semalam, dimana ia mencium Suzy paksa, Suzy menangis pilu didepan matanya sebelum ia pingsan karena banyak minum, dan semua hilang, ia menyesali tindakannya yang diluar batas kesadarannya, harusnya ia tidak berbuat kasar pada Myungsoo, Myungsoo menghela nafas dan beranjak dari tempat tidur berjalan keluar hotel yang mulai berjogging.
Suzy,
dia memutuskan untuk melupakan kejadian semalam, ia hanya diam saat Minho menyerbunya dengan seribu pertanyaan kenapa dia menangis dan langsung pergi begitu saja.
“semua akan baik-baik saja Suzy”batin Suzy.
Suzy mengambil tasnya lalu berdiri dan bersiap untuk  jalan-jalan.
___________________________________________________________________________

“Jisoo sakit, dia menangis sepanjang malam,aku takut terjadi sesuatu padanya cepatlah pulang
from eomma Myungsoo”
secara serentak Suzy dan Myungsoo mendapat sms yang sama di waktu yang sama, dengan wajah penuh kekhawatiran, mereka memutuskan untuk kembali ke korea saat ini juga.
“Myungsoo? aku mendapat kabar dari eomonim, Jisoo sakit sekarang”
“aku juga, ayo kita pergi bersama”ucap Myungsoo
“baiklah, jemput aku di hotel ok”
“baiklah”

          -TBC-
Anyeong author comeback , mian ya kalo kelamaan postnya , kira-kira udah berapa lama ini tidak dipost ?? mungkin udah ada sekitar setahun kurang (gak ada yang nanya) , mungkin kalian udah lupa sama ceritanya , jadi author sarankan aja baca ulang part 1 dan 2 , biar tau jalan ceritanya😀 , mian juga kemarin bilang setelah tamat ff MR.Arrogant langsung dipost , tapi malah tidak sama sekali , biasa author lagi malas ngetik dan mengedit ulang ceritanya , dan author sekarang lagi sibuk UAS ini, jadi beri semangat buat author supaya UAS nya lancar dengan mendapat nilai yang bagus, dan author akan usahakan secepatnya buat lanjutkan part selanjutnya .. oh iya sekalian perkenalan aja , nama saya Marvel , cerita ff ini saya cuma bertugas mengeditnya dan mengganti castnya yang sebelumnya SWAG(Siwon-Agnez) ganti jadi MyungZy , dan dibuat jadi dua version , authornya ini namanya Leeka , keebtulan kami temanan dan sesama shipper SWAG jadi aku minta izin sama author leeka buat dijadikan dua version dan author leeka mengizinkannya  , saya juga bingung mau dipaggil author atau tidak , tapi terserah kalian mau panggil author atau Marvel juga boleh😀 , mian kalo ada typo dan salah penulisan kata .. jangan lupa RCL ne ..
Gomawo…

35 responses to “[Freelance] Kim’s Family Chapter 3

  1. Kenapa suzy harus nerima minho sih
    Berharap myung ama suzy balikan nih..
    Ditunggu kelanjutannya ya

  2. aaa andwe kenapa suzy harus nerima minho sihh?terus gimana hubungannya sama myung??
    author jjang
    myungzy jjang

  3. Aku msih ngga percaya suzy bner2 ngelupain perasaannya sm myungsoo.. Knapa suzy harus mnta cerai,knapa ngga dselsain baik2 aja msalahnya.. Ksian jisoo jga kn. Aku harap hubungan myungzy bsa cpet kek dulu lagii.. Mreka bsa jdi psangan suami istri lagi kek dulu..

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s