[Ficlet/Song-fict] Sunlight Hurts

sunhurt

xianara presents

a song-based story, with miss A Bae Suzy and Red Velvet Bae Irene | AU, Family, slight!Sad, | ficlet/song-fict | general | beside the poster and story-line i own nothing!

July, 2015©

The sun hurts, the road that I walked with you hurts,

The song that grazed my ears hurts,

Unknowingly, my tears flow while I walk, – Sunlight Hurts by Standing egg feat. MAMAMOO’s WheeIn Solo

part of Playlist-Fict

Nyatanya, Bae Suzy adalah seorang alergis terhadap pancaran sinar mentari.

Apalagi ketika sinar matahari, khususnya mentari pagi, menerpa tubuhnya maka sejurus kemudian, kalian akan menemukan dirinya yang…

‘Hatchi!! Hatchi!! Hatchiiiiiii!’

…bersin-bersin seperti kucing tetangga yang tersedak sebaskom penuh gula-gula.

Dan yang lebih anehnya lagi, Suzy hanya akan mengalami keganjilan tersebut, bersin-bersin macam orang yang terkena influenza akut, ketika dirinya dan kakaknya melewati pelataran Borsivon Park setiap pagi.

Biasanya kalau sudah begitu, Bae Joohyun akan segera mengulurkan sekotak tisu kepada sang adik. Gunanya, tentu saja untuk menghapus jejak-jejak peninggalan cairan kental, macam sup jagung namun tidak berwarna alias transparan, di sekitar lekuk penghidunya.

“Alergimu semakin parah, ya, Suzy-a.”

“Ya, sepertinya.”

Sejujurnya, Joohyun juga tidak habis pikir mengapa pula adik perempuan paling bungsunya itu memiliki alergi terhadap sinar matahari pagi. Apa sebegitu panasnya, kah, sinar yang kaya akan fosfor tersebut?

Dan, gadis berperawakan mungil itu pun terus berasumsi dalam hati. Apakah ada hal yang mendasari mengapa ke-abnormal-an itu kerap menimpa adiknya? Khususnya ketika melewati pelataran taman kota yang tak terlalu luas di kota Kiev pada masa di mana matahari baru selangkah di hadapan kita.

Ekspresi berpikir Joohyun ditangkap oleh Suzy kala ia menoleh kepadanya. Sejemang kemudian, roman mukanya pun menampakkan hampa yang dibalut senyuman segaris miliknya. Suzy tahu apa yang dipikirkan oleh sang kakak sekarang: mengapa setiap dirinya melewati jalanan di muka Borsivon Park, Suzy selalu bersin-bersin dengan ekspresi yang agak sendu.

Realitanya, Joohyun hanya belum tahu saja soal perihal yang sebenarnya. Pun dengan Suzy yang enggan untuk memberitahukan sang kakak mengenai –

Sunlight hurts. This road also hurts. The song that grazed my ears hurts. I don’t know what is really happen to me..

–  perpisahan yang terjadi dengan mantan kekasihnya di depan pelataran Borsivon Park pukul setengah tujuh pagi, tiga hari yang lalu.

“Suzy-a, “

Ucapan Joohyun tertahan oleh hawa musim dingin yang masih menggenang di ibukota Ukraina tersebut. Lantaran dirinya segera menghamburkan pelukan kepada Suzy.

Oh, apakah Joohyun terlalu buruk menjadi seorang kakak karena tidak menyadari perihal rapuh yang selama ini disembunyikan oleh Suzy? Atau memang Joohyun yang agak kurang peka?

“Aku baik-baik saja, Kak, dan itu bukan suatu kebohongan.” tegas Suzy dalam dekapan hangat Joohyun.

Gadis mungil berpangkat kakak itu mengangguk singkat, menepuk punggung Suzy singkat sebelum menguraikan pelukannya.

“Nah, sekarang apa sudah lebih baikan?”

Suzy menjengitkan kepala, “sudah, ‘kan ada Kak Joohyun di sini.” lantas di bibirnya terukir sebuah kurva simetris yang elok dipandang.

Begitu juga dengan Joohyun yang ikut tersenyum bersama tiupan bayu di penghujung musim dingin kali ini.

Time hurts but also would heal the pain, unravel the wound. Jangan kuatir, ada Kakak di sini. Oke?”

“Dimengerti, Kak!”

Ah, akhirnya Joohyun tahu juga, ‘kan? Lagipula, Joohyun bukanlah saudari yang payah ataupun kurang peka. Kalau ia memang tidak peduli, untuk apa senyuman yang terpeta di atas bibirnya itu? Untuk apa dekapan hangatnya itu ditujukan? Untuk kebahagiaan sang adik, tentunya.

Kemudian, for that sunlight

 – who does not hurt, anymore.[]

April 2015, Kiev, Ukraine.


haha, ini fiksi gaje yang kesekiankalinya yang sok-sokan diposting neng kene.he, alhamdulillah(?)

eniwey, ini lagu tuh enak bangetttttt!!!separation yang ditumpahin ke dalam beautiful song gitu!!!  you must listen to this one!!!!! one of my favorite winter heartfelt song❤❤

11 responses to “[Ficlet/Song-fict] Sunlight Hurts

  1. Omegat authornim wong jowo to??? Hhahaha…
    Brharap ada flashback ptusnya suzy sma mntannya hhehe..
    Pling ngga tau lah spa namja yg bkin ury suzy kya gtu..

    • hehe, sebetulnya saya urang sunda😀 cuma emg suka aja alihkode gitu~
      aduhh, sekuel, ya??? /pikir keras/errr
      anyway makasih sudah baca😀

  2. Whoaa bae siblingg😀
    Karena sesuatu matahari yg seharusnya sehat jd membuat suzy alergi/?😄
    Bagus”😀

  3. Whoaa bae siblingg😀
    Karena sesuatu matahari yg seharusnya sehat jd membuat suzy alergi/?😄
    Bagus”😀
    Dituunggu ff thor lainnnya 8(

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s