[Freelance] Kim’s Family Chapter 4

Tittle : Kim’s Family | Author : Leeka | Genre : Family, Romance , Sad | Rating : PG-16 | Main Cast : Bae Sooji, Kim Myungsoo, Choi Minho | Other Cast : Son Naeun, Jung Soojung, Kang Mihyuk, Daniel Hyunoo as Kim Jisoo, Kang Minjung as Jeo Minseo

***

“mom..hiks mom.planglah..ajak dad pulang juga… hiks hiks hiks”
Pergi meninggalkan hotel dan segera kebandara,
suzy terlihat sangat cemas, membuat myungsoo harus memegang punggung tangannya untuk menenangkannya.
“semua pasti baik-baik saja”
suzy melihat myungsoo.
“aku takut terjadi sesuatu padanya, aku tidak pernah meninggalkannya begitu jauh dan lama”
“tidak apa sayang, kau tahu kan jisoo anak yang kuat”
suzypun mengangguk pelan.
dipesawat.
suzy menyandarkan kepalanya dibahu myungsoo sambil bergenggaman tangan, myungsoo mengusap kepala suzy lalu menciumnya lembut.
“aku tidak akan memaafkan diriku jika terjadi sesuatu pada jisoo”batin suzy.
“kami sedang ada dijeju, datang saja keapartemen kalian yang dijeju”ucap Ny.Kim.
____________________________________________________________________________

-Jeju Island-
Myungsoo dan Suzy segera menancap gas monilnya pergi ke jeju.
tap.. tap.. tap..
suzy masuk keapartemen dengan setengah berlari.
“Jisoo..”panggil Suzy.
“Jisoo”panggil Suzy.
Suzypun menuju kamar Jisoo dan menemukan kamar itu kosong.
“Myung.!! Jisoo tidak ada disini.!!”teriak Suzy panik, Myungsoopun menyusul
“eomma juga tidak ada, kemana mereka”
“jisoo ada dimana myung??”suzy menangis.
“jangan panik, mungkin dia dibawa ke rumah sakit”
***
merekapun segera keluar apartemen, dan berlari menuju mobil mereka.
“eomma.!! appa.!!”teriak lelaki kecil yang menghentikan langkah mereka.
perlahan suzy berbalik dan melihat jisoo tengah berlari kearahnya dengan senyum sumrigah
“eomma.!! appa..!!”kim berlari dan memeluk suzy yang setengah berlutut.
“bogoshippo eomma..”ucap jisoo dalam dekapannya.
“nado sayang, kau sudah sehat? Tidak sakit lagi? Mana yang sakit?”ucap suzy sambil memeriksa tubuh jisoo, jisoo pun menggeleng lalu tersenyum.
“aku tidak sakit eomma, aku bohong, hihihi..”jisoo tertawa.
suzypun melepaskan pelukannya lalu membuka kaca mata hitamnya dan menatap jisoo marah.
“jisoo, jadi kau membohongi kami? apa kau tahu eomma harus meninggalkan banyak pekerjaan disana dan pergi kesini karena mengira kau benar-benar sakit”
jisoo pun meringsut dan mendekat kearah myungsoo.
“eomma.,mianhe”ucap jisoo pelan, myungsoopun mengangkat kim, disusul suzy.
“sudahlah sayang, yang penting jisoo baik-baik saja sekarang”
“karena ulahnya, semua pekerjaanku terbengklai sekarang, kenapa berbuat seperti ini jisoo, ini tidak lucu sama sekali”
“eomma”jisoo mulai menangis.
“mianhe..”
“tidak apa baby, jangan menangis”myungsoo mulai menghapus air mata jisoo.
“kau jangan manjakan dia, dia sudah berbuat salah”
“aku tidak membelanya hanya saja kau keterlaluan, dia hanyalah anak-anak sayang”
“dia harus belajar untuk dewasa, dia harusnya belajar untuk..”
“berhentilah membuat anak kita jadi seperti yang kau inginkan, dia masih anak-anak, dia tidak sepertimu yang begitu jenius dimasa mudamu, dia Kim Jisoo, anak kita”
“eomma… appa… Jangan bertengkar..hiks hiks..aku hanya merindukan kalian, hiks aku ingin berlibur dengan kalian, hiks hiks, aku iri pada minjung..hik hiks jangan bertengkar”jisoo mulai menangis tersedu-sedu, dan suzy melihatnya sedih.
“maafkan eomma sayang”ucap suzy lirih.
“eomma..hiks hiks…”
myungsoopun merengkuh suzy ditangan kanannya sedng tangan kirinya menggendong jisoo
“tidak apa, hari ini dan besok kita akan berlibur bersama, hanya ada appa, eomma dan jisoo, kami janji pada jisoo”
ucap myungsoo
****
“aku eomma yang tidak baik ya”
“tidak sayang, kau eomma yang luar biasa”
“aku merasa gagal”
“jangan bilang begitu”
“myung..,putra kita menangis, dia sedih dan merasa kesepian karena kita, dan kita tidak pernah mengerti tentang dia”
“kalau begitu kita akan mencoba untuk lebih mengertinya mulai dari sekarang”myungsoo memeluk suzy dari belakang lalu mengecup pipinya lembut dan suzy memejamkan matanya, menikmati setiap sentuhan myungsoo yang begitu ia rindukan, nyaman, sangat nyaman ketika myungsoo memeluknya.
________________________________________________________________________

*Holiday for Jisoo*
sesuai dengan janji myungsoo, mereka akan membuat liburan jisoo jadi berkesan,
dimulai dari pergi kepantai.
jisoo, suzy dan myungsoo asyik bermain pasir.
“jisoo.!”panggil minjung yang berlari mendekati jisoo
“minjung.!!”
suzy dan myungsoopun berdiri memberi salam pada minhyuk dan soojung.
“kau hamil?”tanya suzy yang telah duduk di tikar piknik bersama soojung disampingnya yang tengah mengupas buah-buahan.
“iya, sudah sembilan bulan”
“selamat ya, minjung pasti senang memliki adik baru”
“dia bahkan sering mengajak bicara adiknya setiap saat”
“benarkah? Dia lucu sekali”
“kalian baikan?”
mendengar ucapan soojung, suzypun menghentikan aktivitasnya lalu menghela nafas.
“tidak, kami hanya ingin membuat jisoo bahagia”
“suzy-ah” soojung memegang tangan suzy.
“kenapa kalian tidak bersama lagi? kalian saling mencintai, dan jisoo membtuhkan kalian”
“aku tidak bisa soojung-ah, ini yang terbaik untuk kami, kami menikmati keadaan ini”
“aku akan selalu mendukungmu”ucap soojung tersenyum lembut pada suzy.
“lihatlah mereka terlihat sangat bahagia”ucap soojung yang menatap jisoo dan minjung tengah bermain sedang minhyuk dan myungsoo tengah mengobrol di samping anak-anak.
ddrrttt
ponsel suzy bergetar.
“anyeong honey?”
“anyeong minho-ah”
“kenapa kau pergi meninggalkanku? Apa ada msalah?”
“tidak, hanya saja jisoo menangis dan memintaku pulang, mianhe tidak pamit dulu padamu”
“gwenchana, aku mengerti, apa kau bersama myungsoo? dia meninggalkan naeun sendirian, jadi aku yang akan mengantarnya pulang”ucap minho yang melirik kearah naeun.
“dia bersama denganku sekrang, kami berlibur dengan jisoo”
“hmm.. Jadi begitu”
“tapi ini hanya sementara, jisoo membutuhkan kami”
“tidak masalah honey, asalkan kau baik-baik saja aku sudah sangat brsyukur untuk itu, karena aku sungguh mencintaimu, Saranghae..”
“hmm..hati-hati djalan”ucap suzy.
dan tutt tuttt…
****
“mereka pergi bersama di jeju”ucp mario pd tasha yg trlihat lelah
“bsakah kita pulang sekarang? saya sangat lelah sekarang”
minhopun mengangguk .
****
“namjachingumu?”tanya soojung.
suzy mengangguk.
“myungsoo sudah tahu soal ini?”
“sudah”
“aku yakin kau tidak benar-benar menyukai pria itu kan?”
“aku mencoba untuk menyukainya”
“kau hanya mencoba dan tidak benar-benar menyukainya suzy, kau bisa melukainya”
“aku harus bagaimna? Dia tiba-tiba datang padaku, menyatakan cinta dan melamarku, aku tidak bisa melakukan apapun, semuanya begitu memusingkan”
“kau bisa menyelesaikannya satu persatu, pilihkan satu jalan yang kau yakini, kau tidak bisa berjalan di dua jalan yang bercabang, ini akan menyulitkanmu”
“aku bingung, aku bahkan tidak mengenali siapa diriku lagi”
“kau kehilngan myungsoo, myungsoo itu petunjuk jalanmu, kau yang begitu egois dan labil di masa mudamu, usia kalian berbeda 6 tahun, myungsoo yang selalu menunjukkan jalan terbaik untukmu dan sekarang dia melepaskanmu, mungkin kau merasa kehilangannya, secara tidak langsung hatimu membutuhkan myungsoo”
suzy terdiam menatap punggung myungsoo dari arah jauh.

___________________________________________________________________________

“dia sudah punya pria lain”
“apa kau mngenalnya”
“ya,dia choi minho bos nya sendiri, tadi malam minho melamarnya dan suzy menerimanya”
“dan kau diam saja”
“aku bisa saja melemparnya keluar gedung waktu itu, tapi sekarang posisiku tdk lagi sama,aku bukan siapa-siapa suzy”
“kalian saling mencintai, kenapa tidak bersatu lagi? Kalian terlalu egois untuk mengakui perasaan masing-masing,kau tidak lihat? Jisoo membutuhkan kalian”
“aku tahu minhyuk-ah, tapi..”
“hei..ayolah,kau ini kim myungsoo, jadi jangan pantang menyerah aku akan membantumu”
myungsoopun tersenyum.
****
“eomma dan appamu sudah baikan ya?”tanya minjung yang sibuk membangun pasir
“iya,tapi mereka hanya berakting”
“kenapa begitu”
“mereka berpura-pura, minjung maukah kau membantuku untuk membuat eomma dan appaku baikan”
“bagaimna caranya?”
jisoo pun trsnyum.

­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­_________________________________________________________________________

“aku tidak bermimpi kan?”tanya jisoo sambil mengucek matanya.
“mimpi tentang apa?”tanya myungsoo yang memandang heran pada jisoo
“eomma dan appa ada disini, makan bersamaku dan bermain bersamaku”
minjung pun mencubit pipi jisoo.
“aww.. Minjung.!! apa yang kau lakukan??”bentak Jisoo.
“sakit tidak?kalau iya berarti ini bukan mimpi”ucap minjung polos.
“kau tidak sedang bermimpi sayang, ini nyata”ucap soojung sembari membelai rambut Jisoo lembut.
“imo, disana ada adik minjung ya?”
Jisoo menunjuk pada perut Soojung.
“iya.! Disana ada adikku, dia lucu sekali, dia bergerak didalam”ucap minjung girang.
“bgaimna cara membuatnya?”
mendengar itu mereka terkejut, harus memulai dari mana menjelaskannya pada jisoo, hey ayolah jisoo baru berumur lima tahun, tidak mungkin kan mereka menjelaskan tentang proses pembuatan bayi.
“emm.. Bagaimna menjelaskannya ya?”soojung menggaruk kepalanya yang tidak gatal lalu melirik kearah Suzy, Myungsoo dan Minhyuk secara bergantian.
“bantu aku menjelaskannya”batin soojung saat menatap mereka.
“ahaa… Baby.,kenapa kau tidak makan buahmu dulu ayo appa suapi”
“aa…”Jisoo pun membuka mulutnya.
“eomma buatkan aku adik juga”
“mwoo??!”ucap Suzy dan Myungsoo serentak.
_____________________________________________________________________

-Senja di Jeju-
Myungsoo menggendong jisoo yang tertidur, sedang suzy berjalan disampingnya dengan membawa sandal Jisoo dan peralatan mainnya.
“dia lucu skali”
“kau benar”suzy tersenyum lalu mengusap rambut jisoo lembut.
“waktu berjalan begitu cepat,rasanya baru kemarin aku melahirkannya dan sekarang dia sudah tumbuh dengan sangat tampan”
“kau benar sayang, dia juga semakin berat”
“sayang”panggil myungsoo
“ya?”
“apa kalian baik-baik saja?”
“hmm.. Minho meneleponku tadi, dia menanyakan kabarku”
“kau mencintainya?”
berhenti sejenak lalu menghela nafas.
“he’um..”
“apa itu maksudnya? iya atau tidak”
“iya, aku menyukainya myungsoo,minho pria yang baik, dia menjagaku, dia mengerti diriku, dia selalu sabar menantiku,dia sudah banyak berkorban untuk ku, bahkan sekarang dia berusaha dekat dengan jisoo, kau tahu kan kim seperti apa?dia anak yang sulit didkati, tapi sepertinya minho bisa dekat dengan jisoo”suzy tersenyum membayangkan minho.
“kalau begitu chukkae, aku harap kau akan bahagia bersamanya”ucap myungsoo dengan senyum yang dipaksakan.
“gomawo”ucap suzy pelan.
myungsoo berjalan meninggalkan suzy sendirian, dadanya terasa sesak, membuat airmatanya jatuh perlahan, ia pun berjalan semakin cepat meninggalkan suzy.
dibelakang , suzy menghentikan langkahnya, memandang punggung myungsoo yang semakin menjauhi dirinya.
“maafkan aku..”suzy menangis pilu.
“harusnya aku bahagia, minho sangat mencintaiku, lalu kenapa rasanya sakit sekali, myungsoo..aku menyakitimu lagi..aku tidak tahu apa yang harus kulakukan, myung..sungguh maafkan aku..”
___________________________________________________________________

Pagi harinya
Jisoo turun dari kamar lalu setengah berlari menuju dapur, dilihatnya suzy yang telah memasak sedang myungsoo tengah asik membaca koran di meja makan.
“hosh..hoshh..”
“baby? ada apa?”myungsoo melipat kembali korannya lalu mnghampiri jisoo.
“tadi malam aku bermimpi eomma dan appa meninggalkanku sendirian, aku takut”
myungsoo tersenyum lalu mngangkat tubuh jisoo, didudukkannya jisoo di kursi.
“itu hanya mimpi baby, selamanya eomma dan appa akan ada disampingmu, tidak akan pernah meninggalkanmu, iya kan sayang?”
suzy menoleh kearah myungsoo dan beralih ke jisoo.
“iya sayang”
suzy menyiapkan hidangan didepan meja lalu duduk diantara Jisoo dan Myungsoo.
“promise.!”
“promise.!”
“hari ini kau ingin kemana?”
“aku ingin dirumah, bersama eomma dan appa, kita bersih-bersih rumah bagaimna?”
“setuju.!!”
____________________________________________________________________

merekapun memulai pekerjaan masing-masing, myungsoo memotong rumput , suzy mengepel dan jisoo membersihkan kaca, kegiatan yang sederhana mungkin, tapi jisoo sangat merindukan suasana dimana setiap minggu mereka akan membersihkan rumah sebelum jalan-jalan.
Selesai membersihkan rumah.
mereka berbaring di ruang tengah.
“ahh..akhirnya selesai juga.!”teriak jisoo senang.
“kau lelah baby?”
“tidak, aku senang, apakah kita akan begini setiap hari?”
“emm..”
ting tong..
“biar aku saja”jisoo beranjak lalu berlari menuju pintu.
saat membukanya.
“morning…!”sapa seorang pria dengan wajah ceria.
“kenapa kau bisa kesini?”
“bisakah aku bertemu dengan eommamu sayang?”
“eomma tidak ada disini, pergilah yang jauh”usir Jisoo.
“Jisoo.! Siapa yang datang?”Suzy menyusul Jisoo.
brakkk.!!
Dengan cepat Jisoo menutup pintu.
“siapa yang datang?”
“tidak ada, hanya orang iseng”
“jisoo? Coba eomma lihat”
“jangan.!!”teriak jisoo sambil merentangkan kedua tangannya.
“jisoo??”
“aniyo eomma, please..tidak ada orang diluar”
“baiklah, kalau begitu tidak masalah kan kalau eomma membuka pintunya”
jisoo menggeleng.
“jisoo..”
jisoo sedikit bergeser, dan suzy mulai membuka pintunya.
“honey..kenapa lama sekali..”keluh minho.
“kau kesini?”
“ne, aku sangat menrindukanmu, untuk itu aku kesini, aku ingin memelukmu”minho akan memeluk suzy namun jisoo berjalan cepat dan berdiri didepan suzy dan menghadang minho
“jangan sentuh eomma, dasar penganggu.!!”teriak jisoo kesal.
“sayang siapa yang datang?”myungsoo berjalan menyusul suzy namun langkahnya terhenti saat melihat minho ada disana.
“anyeong., apa kabar mr.kim?”sapa minho ramah, myungsoopun tersenyum.
“aku baik, bagaimna denganmu?”
“aku sdng tidak baik, karena sekarang aku sangat merindukan suzy, jadi aku kesini untuk melihatnya”
mendengar hal itu, myungsoopun hanya tersenyum datar.
“bolehkah aku menginap disini?”
“tidak.!! appa..cepat usir dia, dia itu tokoh jahat yang suka mencuri putri dari tangan pangeran.!!”
“baby bersikap sopanlah pada minho samchon”ucap myungsoo tanpa menatap jisoo namun lebih fokus pada minho yang juga menatapnya.
“tidak.!! Aku tidak mau dia ada disini., usir dia appa,eomma..please..”
“baby, bagaimna kalau kita pergi kepantai dulu”myungsoo menggendong jisoo.
“aku akan pergi, jadi kalian bisa puas melepas rindu”ucap myungsoo dengan datar, iapun berlalu.
_______________________________________________________________________

.”appa, kenapa kau meninggalkan mom bersama tokoh jahat itu, cepat bawa eomma menjauh”
“kau lebih suka appa atau samchon itu?”
“tentu saja appa”
“kau ingin appa dengan eomma lagi kan?”
“ne”
“kalau begitu mulai sekarang kau harus menurut apa kata appa, kalau kau menurut appa akan membuat eomma kembali pada appa lagi ok”
“promise.!”
“promise baby.!”
****
“kau tidak senang ya aku kesini?”ucap minho memecah keheningan.
“tidak, aku senang kau ada disini, tapi jisoo..”
“maafkan aku..tapi aku janji akan membuat jisoo mau menerimaku” minho menggenggam kedua tangan suzy lalu mencium punggung tangannya.
“aku sangat mencintaimu suzy..”
“aku tahu..”

                                                            -TBC-

Mian ya kalo lama update nya , oh iya ini author mau bilang ceritanya berbeda dengan ff lain , karena ini gak pake POV J itu aja yang mau author sampaikan , bingung mau ngomong apa😀 btw di part kemarin ada yang nanya pw MR.Arrogant chapter End , karena author gak bisa kasih kekalian via DM , FB, atau email ini author kasih pw: myungzy1013 .. sekian dan terima kasih .. jangan lupa RCL ya J

42 responses to “[Freelance] Kim’s Family Chapter 4

  1. Kesel, Kenapa suzy keras kepala sekali… jelas” masih cinta sama myung tapi bilang tidak… heeeeh…
    Ayo jisoo bwt appa sama eomma kamu bersatu lagi….

  2. aduh hubungan mereka makin ribet. ayo myung dan jisoo semangat buat hati suzy luluh dan mau balikan lge sam myung. thor please dech cepetin dong di update penasaran banget nich.

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s