Blood B [Chapter 6]

blood1

JUNGIERA94

PRESENT

 

《Kim Myung Soo, Bae Suzy, Jang Hyun Seung /PG-15 /Romance, Mystery》

CREDIT : GITAHWA @ DIAMOND OF PARADISE

Note: Semoga kalian masih ingat ya, sama cerita ini, kalo lupa baca lagi hehe^^(nggak maksa kok). Maaf banget ya aku baru post soalnya selama liburan pikiranku buntu hehe^^(curhat? Nggak kok). Dari pada banyak bacot mendingan langsung baca aja deh^^

Selamat membaca^^

 

warning TYOPO gentayangan

 

Tringg!!!

 

Suara yang berisik itu memaksa Suzy bangun dari tidurnya, lalu tangannya yang panjang mematikan tombol alarm yang ada diatas meja nakas disamping ranjang tidurnya. Setelah membersihkan diri, Suzy mengambil pakaian kantornya dilemari coklat yang sudah lama menyimpan pakaiannya. Selesai dengan pakaiannya, Suzy hendak keluar dari rumahnya, tapi ia dikejutkan dengan seikat bunga dan beberapa makanan.

 

Siapa yang menaruhnya disini?,batin Suzy.

 

Karena perutnya yang kosong, Suzy membawa makanan itu yang berada diplastik putih sedangkan bunga itu ditinggal begitu saja.

 

Sambil menunggu bus yang datang, Suzy mengisi perutnya yang kosong dengan roti berselai coklat. Isi plastik itu ada 2roti, camilan, dan beberapa kaleng minuman. Tak berapa lama bus yang akan membawanya kekantor datang dan Suzy pun langsung menaikinya.

 

karena lalu lintas cukup lancar, 25menit kemudian Suzy sampai di perusahaan tempat ia bekerja. Saat ingin masuk lift, Suzy terkejut ketika melihat 2 pria yang dirasa Suzy sangat familiar. Dengan ragu-ragu, Suzy masuk kedalam dan berdiri di samping Jong In sedangkan MyungSoo  berdiri dibelakang mereka ber-2.

 

“Selamat pagi, Suzy.” Sapa Jong In saat pintu lift tertutup.

 

“Pagi.” Balas Suzy datar.

 

“Sepertinya kau tampak berbeda hari ini?” Tanya Jong In sambil mengamati tubuh Suzy dari ujung rambut sampai ujung kaki.

 

“Apa yang berbeda dariku?” Tanya Suzy sambil menoleh ke Jong In yang juga sedang menatapnya.

 

“Kau sangat pucat dari biasanya, apa kau sakit?” Tanya Jong In.

 

Saat mendengar kata ‘sakit’ dari mulut Jong In tiba-tiba MyungSoo dihantui rasa takut dan cemas, ia takut jika rahasianya akan di ketahui oleh Jong In walaupun cepat atau lambat akan diketahuinya. Tanpa di sadari, Jong In melirik MyungSoo dari mata elangnya yang tampak cemas dan gugup di belakangnya.

 

“Tidak. Aku tidak sakit.” Tutur Suzy sambil memaksakan senyuman kecil di wajahnya menyembunyikan kalau seluruh tubuhnya sakit terutama di bagian kepalanya.

 

Selang beberapa menit, lift yang membawa mereka terbuka di lantai 12.

 

“Aku duluan.” Ucap Suzy saat mereka sudah keluar dari lift.

 

“Iya.” Kata Jong In mengizinkan lalu Suzy meninggalkan Jong In dan MyungSoo yang masih berdiam diri di depan pintu lift

 

“Kau tidak menyakitinya, kan?” Tanya Jong In tanpa mengalihkan pandangannya dari Suzy yang semakin menjauh dari pandangannya.

 

“Tentu saja tidak.” Ucap MyungSoo bohong tanpa ada rasa gugup di dalam dirinya

 

“Kenapa kau mengkhawatirkannya? Apa kau menyukainya?” Tanya MyungSoo sambil menatap punggung Jong In dalam-dalam.

 

“Aku tidak tahu. Sudahlah, ayo kita pergi.”

 

.

.

.

 

“Suzy…”panggil Hyoka dari tempat duduknya yang berada di sebelah Suzy

 

“Ada apa?” Sahut Suzy dari tempat duduknya sambil menatap Hyoka yang tidak mengalihkan pandangannya dari komputernya.

 

“Tolong foto copy berkas yang akan ku print.” Ucap Hyoka yang masih dengan komputernya.

 

Dan detik ke tiga ia menekan tombol enter dengan rasa senang pertanda pekerjaan sudah selesai.

 

“Baiklah.” Ucap Suzy lalu beranjak dari tempat duduknya menuju tempat print+foto copy yang terletak diujung ruangan ini.

 

Setelah foto copy beberapa lembar, Suzy segera memberi berkas ke Hyoka.

 

“Hyoka, bangun.” Panggil Suzy sambil memukul pelan di lengan Hyoka.

 

Detik ke-5 Hyoka terbangun dari tidurnya lalu merenggangkan ototnya yang terasa kaku.

 

“Nih, sudah ku kerjakan.” Ucap Suzy seperti gumaman yang masih di dengar oleh Hyoka sambil mensodorkan kertas ke hadapan Hyoka.

 

“Thaks Suzy, tapi…?” Hyoka menghentikan perkataannya sambil menatap wajah Suzy yang tampak pucat seperti mayat hidup dan mengambil berkasnya dari tangan Suzy.

 

“Kau baik-baik saja?” Tanyanya sambil menaruh punggung tangannya di kening Suzy.

 

“Aw…” Pekik Hyoka sambil menjauhkan tangannya dari kening Suzy.

 

“Suzy, badanmu panas sebaiknya kau istirahat saja di ruang uks atau ku ambilkan obat dan kau tunggu disini saja.” Tutur Hyoka sambil menuntun Suzy ketempat duduknya. Saat Hyoka hendak meninggalkan gadis pucat itu, sebuah tangan panas menghentikan langkahnya sehingga ia menoleh ke belakang

 

“Kenapa?”

 

“Aku tidak membutuhkan obat, aku hanya butuh istirahat saja.” Kata Suzy lemah dengan wajahnya yang pucat

 

“Tapi?”

 

“Aku baik-baik saja. Bukankah kau harus memberi laporan itu ke Jong In?” Tanya Suzy sambil melepaskan genggamannya.

 

“Hmmm… kalau begitu kau harus istirahat yang baik, ok?” Titah Hyoka yang langsung mendapatkan anggukan dari Suzy.

 

Setelah itu Hyoka mengambil berkasnya lalu pergi meninggalkan Suzy ke ruangan serketaris di kantor ini.

 

.

.

.

 

“Kenapa kau sangat cemas?”

 

“Apa yang sedang kau khawatirkan?” Tanya Jong In saat Hyoka sudah berada di ruangan Jong In sambil membaca laporan dari Hyoka.

 

“Aku hanya mengkhawatir saja sama Suzy.” Tutur Hyoka dengan wajah melasnya.

 

“Ada apa dengannya?” Tanya Jong In sambil menaruh laporannya yang mulai tertarik di atas mejanya.

 

“Dia sakit. Aku menyuruhnya ke u-” Belum sempat Hyoka menjawab Jong In sudah pergi dari tempatnya. Hyoka yang masih bingung hanya bisa mengikuti Jong In dari belakang entah kemana, mungkin ke ruangannya.

 

Orang yang berada di dalam sebuah ruangan gaduh karena ulah Jong In yang tiba-tiba masuk kedalam ruangan tanpa mengucapkan salam. Seperti orang gila, karena rambutnya sudah berantakan dan dasinya juga di longgarkan, tak seperti tadi yang masih rapi.

 

Jong In berhenti tepat disamping orang yang selalu ada dipikirannya. Bae Suzy. Siapa lagi kalau bukan gadis yang beruntung masuk ke perusahaan ini tanpa seleksi membuat semua orang iri padanya apalagi Jong In yang menerimanya selalu mendekatinya.

 

“Suzy.” Panggil Jong In sambil menggoyangkan tubuh Suzy pelan.

 

“Suzy.” Panggil Jong In yang masih tidak mendapatkan respon dari gadis yang ada di hadapannya.

 

Jong in yang sudah merasa kesal membangunkan Suzy dari tidurnya yang menaruh kepalanya di atas meja kerjanya. Jong In yang mengerti mengapa gadis di panggilnya tak menresponnya ternyata sudah pingsan di tempatnya. Tanpa membuang waktu Jong In langsung membawa Suzy ke ruang UKS.

 

Di sisi lain, HyunSeung yang berada di depan sekolah seperti sedang mengintai seseorang lewat di jendela mobilnya bersama rekannya.

 

“Apakah bener vampir itu berada di sini?” Tanya HuynSeung pada rekannya.

 

“Ya. Menurut ketua dia berada disini.” Jawab rekannya itu.

 

“Kalau begitu kita akan menunggunya sampai sekolah ini selesai.”

 

“Ya.”

 

Jam 01.15pm seorang lelaki keluar dari ruangan yang terdapat orang banyak yang juga keluar dari ruangan itu. Lelaki itu berhenti tepat di belokan koridor yang juga diikuti seorang wanita di belakangya

 

“Kenapa Jong In tak ikut rapat? Apa dia melupakannya?” Gumam MyungSoo

 

“Hyoka, kenpa kau menggantikan posisi Jong In? Apa kau tahu dia ada dimana?” Tanya MyungSoo pada gadis yang berada di belakangnya.

 

“Tuan Jong In sedang berada di ruang UKS.” Jawab Hyoka.

 

“Dia sakit? Kenapa dia tak bilang padaku?” Tanya MyungSoo bingung yang tak seperti biasanya jika sakit akan melapor kepadanya, tapi sekarang dia tak melapor padanya yang membuatnya agak kesal.

 

“Dia tak sedang sakit. Tapi tuang Jong In sedang menunggu Suzy yang sedang sakit di ruang UKS”

 

Deg!

 

Apa semuanya akan terungkap? Tidak, ini tak boleh terjadi,,,

 

TBC…

Huh… harus tbc lagi deh:(

di part ini aku lagi banyakin moment Suzy yang lagi dikhawatirkan oleh 2lelaki ini dan momen HyunSeung juga aku dikittin lagi mungkin part selanjutnya aku banyakin.

Sekali lagi jangan panggil aku author/thor soalnya aku masih banyak belajarnya dan seperti ada jarak di antara kita. Aku line99, jadi tentuin aja panggilannya sesuai dengan umurnya ya!

kemungkinan di part 8 akan aku kasih pw sebenarnya sih, pengennya di part 7 kalo semua readers setuju, ntar aku kasih cluenya. Ywdh sampe disini ajah..

Good bye…😄

46 responses to “Blood B [Chapter 6]

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s