The END

sad-ending2

Tittle: The END II Author: SueSoo II Cast: Suzy Bae,Myungsoo Kim,Krystal Jung II Other Cast: Sehun,Kai,Jiyeon,Seungho

credit by Ken’s @ Home Design

INI FF TERINSPIRASI DARI FF KYUYOUNG YANG AUTHOR BACA🙂 dan ini FF juga di publish di wp pribadi author MissAsueZ

Bagiku waktu berputar begitu cepat,seperti baru kemarin aku dan dia masuk SMA dan sekarang? Kami disini bersiap-siap untuk masuk ke kelas baru kami di SMA tepatnya kami sekarang kelas XII.

SUZY POV

Aku memandang bayanganku dicermin satu yang terlintas dipikiranku CANTIK , aku bukan sombong namun itu memang kenyataannya semua orang bilang aku ini aku cantik dengan kulit putih mulus, kaki jenjang, hidung mancung, rambut hitam gelombang, tubuh ideal,dan mempunyai eye smile.

Aku segera mengikat rambutku dan bergegas keluar rumah. tiba-tiba sebuah tangan menarik ikat rambutku sehingga rambut gelombangku terurai indah tanpa aku menoleh pun aku sudah tau siapa pelakunya.

“KIM MYUNGSOO berhenti melalukan itu eoh” teriakku kepada orang yang berjalan dengan santainya dihadapanku

“Suzy-ah kau lebih cantik bila rambutmu itu diuraikan” ucapnya sembari menoleh kepadaku dan tersenyum manis. Membuat pipiku memanas. “eohh Suzy-ah wajahmu memerah, apa kau demam?” tanya Myungsoo sembari memegang kedua pipiku. aku melepaskan kedua tangannya

“gwenchan” ucapku

Aku adalah Bae Suzy , kalian boleh memanggilku Zy . aku dan Kim Myungsoo sudah bersama sejak kanak-kanak dan kami juga sudah bersahabat dari kecil, kami sangat dekat begitu dekat saking dekatnya banyak yang mengira kami adalah sepasang kekasih ditambah kami yang selalu pergi dan pulang bersama. Dan kami belum memiliki kekasih bukan karna kami tak laku namun aku selalu menolak mereka karna aku mencari orang yang benar-benar pantas sedangkan Myungsoo entahlah dia bilang dia tak mau menjalin hubungan. menurutku Cinta kami Cinta seorang Sahabat dan begitu untuk seterusnya

“Myung kau nanti harus satu bangku denganku arra!!” ucap ku

“Siap bos”ucap Myungsoo sembari terhormat kepadaku

“Myung kau tau kan aku tak pandai untuk berteman dengan orang lain, bagaimana bila nanti aku tak memiliki teman” ucapku mendengar itu Myungsoo membalikkan badannya sehingga ia tepat dihadapanku.

“Siapa yang membutuhkan teman jika kau memiliki Sahabat terbaik di dunia eoh” ucap Myungsoo diikuti cengengesan aku hanya memukul lengannya pelan. yang dikatakan Myungsoo memang benar namun bukankah Sahabat suatu saat juga akan terpisah.

Kami memasuki kelas baru kami tepatnya kelas XII-A cukup banyak murid asing mungkin karna aku kurang bergaul dengan mereka namun untungnya aku bisa memiliki cukup banyak teman di XII-A seperti Jiyeon,Sehun,Seungho,Kai,Kriss dan Krystal. ahhh Krystal seorang anak feminin dengan rok yang diatas lutu dan tentu saja ketua chiliders di sekolahku namun sepertinya sekarang dia pensiun kkk . aku akui Krystal sangat cantik , baik , sopan , dan memiliki fans di sekolah ini eungg kenapa aku malah menceritakan dia? ck . Banyak yang mengira aku dan Myungsoo sepasang kekasih mungkin karna sedari tadi kami seperti gumpalan permen karet, tentu saja itu tidak akan terjadi karna kami lebih senang disebut sahabat dan karna kami sahabat selamanya.

***

Tak terasa waktu bergulir lebih cepat dari apa yang aku banyangkan sudah 2 minggu kami menjadi siswa XII . dan dari hari ke hari aku dan Myungsoo dekat dengan beberapa teman yeoja cantik, tubuh ramping,dan senyuman yang menawan yapp kau benar kami dekat dengan Good Girl Krystal Jung. kami dekat karna waktu itu ia tak sengaja menumpahkan Jus ke pakaian Myungsoo. Kami juga memiliki sahabat seperti Kai,Sehun,Seungho,dan Jiyeon ternyata mereka orang yang enak diajak berbicara apalagi Jiyeon yang suka mengobrol panjang lebar tanpa jeda membuat kami menganga. Walaupun persahabatan kami memiliki anggota tambahan itu tak membuat persahabatanku dan Myungsoo renggang.

Author POV

Mereka bertujuh menghabiskan sore mereka di perpustakaan sekola untuk mengerjakan pr yang diberikan oleh Lee saem yang begitu banyak. tak lupa gelak tawa sepanjang mereka mengerjakan tugas mereka apalagi Jiyeon yang membahas tentang aib Lee saem yang ditolak oleh Im saem mereka langsung tertawa terbahak-bahak. Namun kali ini Myungsoo banyak menggoda Krystal dibanding Suzy, tapi itu tak masalah . Lagian mereka Sahabat juga . namun ada yang mengganjal ketika Suzy melihat kebersamaan Myungsoo dan Krystal tapi Suzy malah memilih mengabaikannya.

“Kai cepat mengerjakan tugasnya bukankah kita harus ke toko orang tuamu ini sudah hampir jam 5″ucap Sehun sembari membereskan peralatan tulisnya

“arra arra kau itu kenapa cerewet sekali sih jadi namja” sahut kai sembari mempercepat menuliskan beberapa kaliamat lagi.

“Selesaii” “Selesai” pekik Seungho dan Jiyeon bersamaan

“Kami pulang duluan ne”ucap Seungho menarik tangan kekasihnya -Jiyeon

sedangkan Myungsoo , Suzy, dan Krystal santai mengerjakan tugas mereka karna mereka tak mempunyai kegiatan hari ini.

“Finish” ucap Kai lalu membereskan alat tulisnya

“kami harus pulang duluan ne kalian berhati-hatilah aku dengar perpustakaan kita ini berhantu” ucap Sehun sembari memperhatikan ekspresi seramnya PLUK ballpoint itu mulus mendarat dikepala Sehun

“Jangan mengada-ngada Oh Sehun” ucap Suzy mendengar itu Sehun mendesis

“dasar yeoja galak” gumam Sehun

“OH SEHUN aku mendengarnya” sahut Suzy

“Kai kajja sebelum kita diserang singa betina” ucap Sehun sembari menarik tangan Kai keluar perpustakaan.

“astaga Suzy kau menyeramkan sekali seharusnya kau bersikap manis seperti Krystal” mendengar itu Suzy menoleh kearah Myungsoo

“aku ya aku Myung kau juga tau sendiri bukan” ucap Suzy datar sekitar 10 menit kemudian mereka baru selesai mengerjakan tugas . kryukkk perut mereka berbunyi pertandakan sang empunya sedang kelaparan

“Ahhh aku lapar mari kita makan bersama” ucap Myungsoo

“Ramyeon?” tanya Suzy sembari merapihkan alat tulisnya

“CALL”pekik Myungsoo sedangkan Krystal hanya menggelengkan kelapanya

“Mian tapi aku tak boleh pulang lewat jam 6” ucap Krystal dengan wajah bersalah

“Ahh gwenchan” sahut Myungsoo “Kita makan berdua ne Suzy-ah” Myungsoo merapikan buku tulisnya

“kita tak akan kemana-mana dulu Myung kita harus mengantar Krystal dulu ini hampir malam bagaimanapun Krystal seorang wanita bagaimana kalau dia diculik” ucap Suzy sembari menjitak kepala Myungsoo, sedangkan Krystal hanya menganga melihat prilaku Suzy yang cukup brutal kepada Myungsoo

“Suzy kau benar , Krystalkan wanita cantik dan lembut jadi kemungkinan besar ia bisa diculik orang jahat tak seperti yeoja disampingku ini” sahut Myungsoo mendapat tatapan horor dari Suzy

“Aniyaa tak usah repot-repot aku bisa pulang sendiri aku ini sudah besar bisa menjaga diri sendiri” ucap Krystal namun mendapat gelengan dari Suzy Tak ada rasa canggung diantara mereka bertiga sesekali mereka tertawa karna lelucon yang dilontarkan oleh Myungsoo, tanpa mereka sadari mereka sudah sampai di Rumah besar milik Krystal

“Terimakasih Suzy, Myungsoo .. aku senang sekali hari ini ” ucap Krystal turun dari mobil Myungsoo

“Tak usah sungkan kitakan Sahabat”ucap Suzy mendapat anggukan dari Myungsoo. Krystal tersenyum mendengar itu dan melambai-lambaikan tangannya ketika mobil Myungsoo mulai menjauh.

“Zy kau harus mentraktirku makanan yang enak eohh kau tau perutku sangat kelaparan , bagaimana kalau aku mati” ucap Myungsoo memasang wajah memelasnya, Suzy terkekeh mendengar itu

“Kitakan memang seharusnya mengantarkan Krystal, Myung.  dan seharusnya kau yang mentraktirku karna kau kalah bermain game denganku Myung” mendengar itu Myungsoo mengendus kesal.

“Arra arra kau datanglah kerumahku nanti aku akan memasak untukmu bukankah besok hari Minggu jadi kau bisa menginap dirumahku” mendengar itu wajah Myungsoo yang tadinya kusut menjadi sumringah, Suzy yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya

‘siapa yang tau ? entah sejak kapan hatiku mulai berdebar bila berada didekatnya

***

Dikediaman Suzy mereka berdua sedang makan nasi goreng Kimchi buatan Suzy yang membuat Myungsoo dan Suzy kekenyang dan mengantuk, tetapi mereka belum beranjak untuk tidur. Mereka malah asyik di kamar Suzy , Suzy yang sibuk membuat fanfaction di laptopnya sedangkan Myungsoo sedang sibuk dengan gitar kesayangannya.

                     I love you neoreul saranghae

                     chama hajimotan mal

                     tteollineun gaseumi nae mami

                     neul sumgyeowakdeon geureonmal

Myungsoo memetik gitarnya dan melanjutkan nyanyiannya

                     Achimimyeon nunbushige nareul bichwojunun

                      neul haessalgateun neoneun naegeneun neoneun

            I like you neoreul johahae

            meotjin keun namucheoreom

            eonjena pyeonanhi naegyeote

            nal jikyeojuneun geureon neo

Suzy mengalihkan perhatiannya kearah suara merdu Myungsoo tak bisa Suzy pungkiri bahwa suara merdu Myungsoo sangat menenangkan

                       Gakkeumeun nado moreuge

                     naeman deukilgeot gata

                     ni ape meotjjeogeun useumman

                     geujeo babogachi useumma

Myungsoo melihat kearah Suzy yang terbegong melihat kearahnya tiba-tiba terlintas pikiran jail diotaknya. PLUK bantal bergambar kelinci itu sukses mendarat diwajah Suzy membuat si Korban memandangnya dengan tatapan tajam.

“kenapa kau menatapku begitu Zy? apa aku terlalu tampan? eung bukankah itu memang benar bahkan banyak orang bilang aku ini mirip dengan visual Infinite” ucap Myungsoo dengan percaya dirinya

“astaga Myung apa kau kekurangan obatmu? penyakit narsismu kambuh lagi” sahut Suzy dan melanjutkan membuat Fanfactionnya. sedangkan Myungsoo melanjutkan nyanyiannya yang tertunda.

        Achimmyeon nunbushige nareul bicwojuneun

            neul haesalgateun neoneun nauigeneneun neoneun

Tak sengaja Myungsoo melihat kearah Suzy yang sedang duduk tak seimbang , gadis itu mengantuk, padahal lagu yang dibawakan oleh Myungsoo tak mellow-mellow amat, mungkin karna Suzy kekenyangan.

           Hokshina uridulsai eosaekhaejilkkabwa

            joshimseure nan neoneul oneuldo nan neoreul

            Hanchameul hamkkehan uri tto hancham jinanhue

            ireoke pyeonanhi hamkke

Myungsoo menyimpan gitar kesayangannya ke samping , dan segera menghampiri Suzy yang akan ambruk. Myungsoo segera menahan tubuh Suzy yang akan terjatuh ke bawah lantai itu dengan sigap. Myungsoo memnempatkan tubuh Suzy dikasurnya. Myungsoo meletakkan leptop milik Suzy dimeja belajar.

Myungsoo POV

Aku menatap wajah yeoja dihadapku , CANTIK sangat cantik . aku bukan pertama kalinya melihat ia tidur namun itu semua tak membuatku bosan. Yeoja ini selalu menemaniku dia seorang yeoja yang manis yang selalu menemaniku dari hari ke hari. Bila boleh aku jujur aku sangat mencintainya bukan cinta kepada sahabat namun cinta lelaki kepada perempuan. Namun ia selalu menganggapku sahabatnya sahabat terbaiknya. aku terlalu takut mengungkapkan perasaanku kepadanya.

Entah setan mana yang merasukiku aku mendekatkan wajahku dan … CUP bibir kami bersentuhan ‘maaf zy aku pria pengecut yang merebut first kiss mu disaat kau terlelap’ batin Myungsoo

“saranghae zy” bisik Myungsoo lalu membenarkan letak selimut Suzy

***

Diperpustakaan aku melihat Suzy dan Sehun sedang bercengkrama . tiba-tiba udara disekitarku menjadi memanas yeahhh aku cemburu. Aku selalu bersama dengan Suzy sejak kecil dan sekarang aku melihatnya berduaan dengan Sehun. walaupun aku tau mereka hanya sebatas sahabat tapi tak ada yang tau bukan? seperti aku mencintai Suzy , mencintai sahabatku sendiri. aku tak tahan melihat mereka terus berduaan segera aku menghampiri mereka.

“Sehun kenapa kau belum pulang? bukankah tadi kau bilang akan membeli bubble tea di toko baru yang saja buka itukan” ucapku membuat kedua orang itu menolehkan kepalanya

“ahhhh iya, aku lupa… kalau bergitu Suzy-ah Myungsoo-ya aku pergi dulu ne byeeee” ucap Sehun berlari menuju pintu keluar.

“aigoo kenapa dia semangat sekali membeli bubble tea” Suzy menggelengkan kepalanya “Myung ayo kita pulang” Suzy menarik tanganku untuk mengikutiya

didalam perjalanan itu sangat sepi tak ada yang membuka pembicaraan dahulu hingga akhirnya

“Suzy” mendengar itu Suzy menolehkan kepalanya sehingga tatapan kami bertemu.

“Saranghae”ucapku, akhirnya satu kata terlarang itu keluar dari mulutku.

“Hahaha Myung sungguh itu tak lucu sama sekali” katanya sembari membuang muka ke pandangan lain. Aku bisa melihat seburat merah dipipi chubbynya itu. aku menarik dagunya sehingga tatapanya kembali menatapku

“Zy aku tak sedang bercanda” dia menatapku, aku tau bahwa dia juga menyukaiku

” Nae yeojachinguga doeejullae?” ucapku tenang tapi penuh ketegasan, Suzy menatapku , tatapan yang tak pernah aku lihat darinya.

“Baiklah Zy mungkin kau butuh waktu untuk berfikir namun aku harap kau mengatakan apa yang hatimu katakan” ucapku. aku tak mungkin memaksanya untuk menjadi yeojachinguku tapi aku juga tak akan menyerah untuk mendapatkannya. Your Mine!!

Author POV

Suzy sedang berjalan dilorong sekolah tanpa Myungsoo tentunya karna Myungsoo dipanggil oleh Kim saem untuk menemuinya. Tiba-tiba sebuah tangan merangkulnya membuat Suzy yang tengah memikirkan sesuatu iotu terjolak kaget.

“Krys” Krystal tersenyum ketika melihat raut terkejut Suzy.

“ada apa eoh?” Suzy tau ada yang tidak beres dengan tingkah laku Krystal.

“Zy bisakah kau membantuku?” ucap Krystal sembari menunjukkan aegyo andalannya itu.

“untuk?” tanya Suzy, karna untuk pertama kalinya Krystal meminta bantuan kepadanya. biasanya Krystal selalu meminta bantuan kepada Jiyeon atau Naeun.

“Myungsoo” ucapnya malu , mendengar nama itu terluar dari bibir mungil sahabatnya , Entah kenapa firasat Suzy menjadi buruk.

“bantulah aku dekat dengan Myungsoo, sebenarnya aku telah menyukainya sejak kita pertama masuk . namun karna kalian begitu dekat aku berfikir kalian adalah sepasang kekasih namun dugaanku salah. berarti aku masih memiliki kesempatan bukan?” mendengar ucap Krystal , Suzy sangat menyayangi Krystal dan disisi lain Dia juga menyayangi Myungsoo yang sedang menunggu jawaban darinya. Tapi bukankah bila dia menerima Myungsoo menjadi namjachingunya suatu saat mereka akan putus dan Suzy akan kehilangan Sahabat dan Namjachingu sekaligus. Suzy berpikir keras. Suzy enggan merusak hubungan persahabatan dengan Myungsoo yang sudah terjalin sejak lama sedangkan rasa cinta Suzy , ia saja belum yakin dengan hatinya. tapi .. kalau Myungsoo memiliki kekasih apa dia akan sama seperti dulu? yang menemaninya ketika Suzy kesepian , merangkulnya tanpa ragu , dan menyanyikan sebuah lagu untuknya?

“Ne” ucap Suzy menyetujui membantu sahabatnya itu. Krystal memeluk Suzy dengan erat

“Gomawo Suzy-ah bila kami resmi berpacaran aku akan menelaktirmu ice cream sebanyak-banyaknya” sahut Krystal girang.

SUZY POV

Beberapa hari aku mencoba menghindari Myungsoo dan membuat Krystal yang selalu disampingnya dan aku hanya memperhatikan mereka dan mencoba tersenyum tulus. aku tetap pulang bersama mereka , namun ada yang berbeda kali ini biasanya aku selalu duduk disamping Myungsoo sekarang aku berada dijok belakang tempat yang selalu Krystal tempati. dan tentunya Krystal yang berada disamping Myungsoo. tapi Myungso menganggap itu hal sepele.

Aku dan Myungsoo sedang duduk dibalkon rumahku.

“Myung apa kau yang pikir tentang arti sahabat kita selama ini?” tanyaku kepada namja disampingku yang tengah menatap lurus kedepan.

“persahabatan? menyenangkan kita melewati suka duka bersama disaat aku kesepian kau selalu ada untukku dan sebaliknya… dan sahabat lebih penting dari cinta” jawab Myungsoo, mendengar itu aku tediam . aku tak ingin membuat krystal tersakiti namun disisi lain aku sangat takut kehilangan sosok Myungsoo dikehidupanku. Myungsoo yang selalu ada untukku dan selalu menemaniku sepanjang waktu.

“Myung mianhae… aku tak bisa” Myungsoo membalikkan badanku sehingga kami berhadapan, ia mencengkram bahuku. “ada yeoja lain yang lebih mencintaimu”ucapku menundukkan kepala

“ZY APA YANG KAU MAKSUD EOH!!?” aku hanya diam tak merespon “KALAU BEGITU BERIKAN AKU ALASANNYA ZY”pinta Myungsoo sembari menganggat daguku

“a aaku takk mencintaimmuu”sebuah kalimat itu lolos dari mulutku, satu kalimat yang sangat susahku ucapkan. ku dengar Myungsoo menghelan napas kasar.

“yasudah kalo begitu Zy aku tak bisa memaksa keputusanmu walaupun aku mencintaimu melebihi seorang sahabat” tatapan kecewa itu tepancar jelas dimatanya. Myungsoo berjalan kearah pintu , tangan kanannya menggapai gagang pintu itu terhenti ketika..

“Myung cobalah mencintai Krystal,  dia yeoja yang tepat untuk dirimu” ucapku bergetar

“tepat? kau tak tau Zy siapa orang yang tepat untukku, tapi baiklah akan aku coba untuk mencintai Krystal” ucap Myungsoo tanpa menoleh sedikitpun. meninggalkanku yang sejak tadi menahan tangisnya. Tangisku pecah seketika

‘aku tak mencintainya aku tak menyukainya kami hanya sebatas sahabat namun aku termakan oleh omonganku sendiri kenyataannya aku juga mencintainya sebagai seorang wanita’

***

Semenjak kejadian sebulan yang lalu itu , kami menjalankan kehidupan kami seperti dulu, mungkin sedikit berbeda karna Myungsoo lebih memperhatikan Krystal daripada aku semakin hari mereka semakin dekat dan semakin hari pula hatiku semakin retak. aku ingin menangis karna kebodohanku sendiri. berpura-pura tersenyum tak kusangka sesakit ini. aku memang wanita munafik jelas-jelas aku mencintainya namun aku menyuruhnya untuk mencintai orang lain.

kami bertujuh sedang kumpul dicaffe langganan kami. aku duduk diantara Sehun dan Kai sedangkan Jiyeon dan Seungho tak lupa Krystal dan Myungsoo. dan parahnya aku duduk tepat dihadapan Myungsoo.

“heyy kalian berdua semakin hari semakin lengket saja” ucap Kai

“tentu sajakan chagi-ya”sahut Jiyeon kepada Seungho, sedangkan namjua yang disampingnya itu hanya menganggukan kepalanya sembari tersenyum manis.

“aishhh bukan kalian tapi Myungsoo dan Krystal, iyakan Zy?” pertanyaan Kai itu hanya dibalas senyuman tipis dariku

“Jinjja? kkk kalian bisa saja”terlihat rona merah dipipi putih Krystal, Myungsoo memperhatikan itu tersenyum manis

“Yakk kamjjong jangan menggodanya” ucap Myungsoo sembari mengelus rambut Krystal, tatapan Myungsoo sangat berbeda dari biasanya, bahkan aku tak pernah melihat ia menatapku begitu.

“astaga kalian itu, membuat uri Suzy cemburu, tenang saja Chagi-ya nanti kita akan berkencan” canda Sehun membuatku tertawa, dan menyiku perutnya pelan . setidaknya aku beruntung memiliki sahabat yang bisa membalikkan moodku walaupun tak spenuhnya. Aku, Sehun, dan Kai lomba makan ramyeon siapa yang paling cepat ia yg jadi pemenang. permainan yang biasa aku dan Myungsoo rebutkan, namun sekarang Myungsoo sedang makan ramyeon dengan santai sesekali membersihkan noda disudut bibir Krystal. aku mengalihkan pandanganku kepada ramyeonku yang mulai habis daripada aku membuat hatiku semakin sakit.

***

Kami sedang diperjalanan pulang tentunya setelah kami mengantarka n Krystal sedangkan yang lainnya menggunakan mobil masing-masing. Sepi, satu kata itu menggambarkan kesunyian diantara aku dan Myungsoo. aku yang sibuk memperhatikan orang yang lalu lalang sedangkan Myungsoo sedang fokus menyetir.

“Zy sebenarnya aku sudah jadian dengan Krystal dan kau benar dia memang tepat untuk menjadi pasanganku , gomawo Zy” seakan petir disiang bolong, hatiku yang sudah retak kini benar-benar hancur berkeping-keping. bisakah tuhan mengambil nyawaku sekarang juga?

“Selamat Myung” ucapku diiringi senyuman palsuku. “kalo begitu aku masuk duluan bye myung” setelah itu aku bergegas masuk kedalam rumahku , sekarang aku tak sanggup untuk melihat wajahnya . sekarang Myungsoo mencintai Krystal dan aku, aku hanya sahabatnya. lagi-lagi air mata itu menetes lagi untuk kesekian kalinya dan menangisi hal yang sama.

***

Tak terasa kami semua telah selesai mengikuti ujian sekolah dan tinggal menunggu hasilnya keluar dan selama ini Myungsoo selalu berada disekitar Krystal bahkan sepertinya ia telah melupakan ‘sahabatnya’ . Aku melihat mereka sedang bermesraan ditaman sekolah Myungsoo sedang memetik senar gitar kesayangannya. sayup-sayup aku mendengar Myungsoo menyanyikan ‘Love U Like U’ lagu yang biasa Myungsoo mainkan ketika dia bersamaku dan sekarang aku merindukan waktu disaat kami bersama.

Aku memandang mereka dari kejauhan walaupun aku sudah berusaha menjauhkan kakiku dari tempat ini namun kakiku tak kunjung bergerak. aku hanya bisa memandang lurus kedepan, semua orang telah mengetahui bahwa Krystal dan Myungsoo seudah berpacaran dan menyebut mereka dengan ‘Perfect Couple’ . mereka semakin dekat dan bibir Myungsoo mendarat tepat dibibir Krystal , kenapa harus Krystal yang menjadi first kiss Myungsoo? kenapa harus sesakit ini?. aku beranjak dari tempat yang menyakitkan itu.

Aku duduk di ayunan dekat rumahku setidaknya aku bisa menenangkan diriku untuk beberapa menit saja. aku memandang hamparan bunga dihadapanku Cantik namun cepat lambat pasti akan layu juga. aku mersakan seseorang menepuk bahuku.

“Zy-ah” Myungsoo duduk di ayunan yang satunya lagi, aku lihat ia datang sendiri tanpa Krystal. kemana dia? bukankah mereka tadi bersama?

“Hemm”

“Aku ingin mengetahui keadaanmu, maaf bila aku mungkin tak bisa sepeti dulu lagi yang selalu ada untukmu” ucap Myungsoo pelan namun aku bisa mendengarnya, aku tersenyum miris.

“tak usah minta maaf Myung cepat atau lambat bukankah suatu saat kita akan berpisah juga”

“Aku berharap kau akan mendapatkan seorang pria yang baik untukmu dan bisa menjagamu Zy” ‘aku menginginkanmu Myung’  timpalku dalam hati. aku berdiri dari ayunan itu , aku tak bisa berlama-lama didekatnya bila itu terjadi mungkin hanya bisa menyakiti diriku sendiri dan kata-kata yang keluar dari mulutnya itu membuatku semakin terpuruk.

“Myung aku harus pulang” aku berjalan menjauh dari tempat itu, namun seseorang menggenggam tanganku.

“biar aku antar” ucap Myungsoo, aku hanya bisa pasrah dalam genggamannya itu

drrrtttt drtttttt dddrrrtt

Myungsoo melepaskan genggamannya dan segera mengambil Handphonenya yang berbunyi itu

“yeoboseyo”

“…………”

“MWOO?”

“…………”

“Rumah sakit mana?! Baiklah aku akan segera kesana!”

Aku melihat raut wajah Myungsoo yang begitu khawatir setelah menerima panggilan itu “Ada apa Myung?” aku mencoba bertanya

“Eotteokhae Suzy-ah?” tanya Myungsoo panik

“wae? sebenarnya apa yang terjadi?”

“Krystal masuk rumah sakit , maaf aku tak bisa mengantarmu pulang aku harus bergegas kesana” ucap Myungsoo berlari mencari taxi meninggalkan aku sendiri. aku hanya bisa menatapnya sendu . Krystal,Krystal,dan Krystal sekarang hanya ada nama itu yang berada dalam otak Myungsoo dan sekarang aku yakin tak ada kesempatan lagi buatku untuk mendapatkannya kembali.

***

Sudah 3 hari semenjak Krystal masuk rumah sakit , dokter bilang Krystal membutuhkan donor ginjal karna ginjal miliknya sudah cukup rusak. Krystal berbaring ditempat tidurnya tubuhnya semakin kurus dan wajahnya pucat. aku,Sehun,Kai,Jiyeon,dan Seungho bergiliran menengok Krystal namun seseorang selalu setia duduk disampingnya, Myungsoo. namja itu selalu berada didekat Krystal tanpa memikirkan dirinya yang belum mandi sama sekali disana. Myungsoo menggenggam tangan Krystal yang sedang tertidur karena reaksi obat yang ia makan, aku hanya bisa tersenyum kecut.Kulangkahkan kakiku keruang dokter yang menangani Krystal,

‘bila aku tak bisa mendapatkan orang yang aku cintai makan orang yang aku cintai harus mendapatkan cintanya’

Author POV

Seorang Dokter memasuki ruangan itu “Selamat Krystal-ssi ada orang yang baik hati mau mendonorkan ginjalnya untukmu” mendengar itu Krystal dan Myungsoo saling berpelukan dan tersenyum bahagia.

“Kapan operasinya akan dilaksanakan dok?”tanya Krystal

“mungkin besok” ucap Dokter itu

“kamsahamnida dok” ucap Myungsoo membungkukkan badannya kepada dokter itu.

Hari itu hari dimana Myungsoo dan Krystal tunggu . kesembuhan Krystal adalah terpenting untuk Myungsoo dan mungkin mereka akan bersama-sama untuk selamanya.

Hari ini semua berkumpul Kai,Sehun,jiyeon,Seungho,Keluarga Krystal dan tentu saja Myungsoo. kecuali Suzy orang itu entah kemana , bahkan diantara mereka tak sadar bahwa ada seseorang yang tak ikut menunggu jalannya operasi itu -Malang- . mereka terlalu sibuk mengkhawatirkan Krystal sehingga sahabat mereka sendiri mereka lupakan atau lebih tepatnya terabaikan. mereka menunggu selama 4 jam dan tak ada yang pergi dari tempat tunggu itu , mereka setia menunggu kabar baik dari dalam ruangan sana. Seorang dokter keluar dari ruangan itu membuat mereka semua berdiri.

“bagaimana keadaan Krystal dok?” tanya Myungsoo, mendengar itu Dokter menatap Myungsoo membuat namja yang ditatap itu semakin Khawatir.

“Berhasil” satu kata yang terucap dari dokter itu membuat semua orang yang disana bernapas lega.

***

Wajah yeoja itu terlihat sangat pucat berjalan menuju ruangan N0.59 . Yeoja itu Suzy, melihat Myungsoo yang tersenyum sumringah , senyuman yang hilang beberapa hari lalu, senyuman yang Myungsoo tunjukan untuk kekasihnya itu.

“Krystal-ah kau harus segera sembuh eoh” ucap Myungsoo dihapadan Krystal yang tertidur

“Jeongmal saranghae krys” ucap Myungsoo lembut sembari mengecup kening Krystal

didepan pintu Suzy memperhatikan mereka menahan agar air matanya tak keluar. Suzy memasuki ruangan itu dengan sangat pelan.

“Myung” ucap lembut Suzy membuat Myungsoo menolehkan kepalanya, bahkan Myungsoo tak sadar bahwa yeoja dihadapannya itu sangat pucat.

“aku dengar Krystal telah melakukan operasi” mendengar itu Myungsoo menganggukkan kepalanya dan kembali menatap Krystal.

“Myung, aku akan melanjutkan kuliahku di Jepang” pernyataan Suzy tak digubris sama sekali oleh Myungsoo

“Myung Mianhae , Saranghae” lirih Suzy, namun ucapannya masih bisa didengar oleh Myungsoo. Suzy membalikkan badannya dan bergegas keluar namun tangan kekar itu memeluk Suzy dari belakang.

“Semoga kau bahagia Zy” ucapan Myungsoo berhasil membuat Suzy menangis, gadis itu menangis sepuasnya dipelukkan Myungsoo, tangisan terakhir untuk namja yang sedang ia peluk. Suzy memeluk Myungsoo erat menangis sejadi-jadinya tangan Myungsoo terulur kepada rambut panjang Suzy mengusapnya perlahan.

“untuk kedepannya kau harus jujur kepada hatimu sendiri Zy, aku tak bisa melihat sahabatku menangis jadi berjanjilah disana kau tak akan menangis karna Suzy yang aku kenal adalah yeoja yang kuat” Suzy mengangguk didalam dekapan Myungsoo, pelukan hangat itu mungkin suatu saat akan Suzy rindukan.

‘Tak ada kata lain selain melepaskannya’

***

5 tahun kemudian

Seorang gadis memasuki club elit dengan pakaian kerja yang masih melekat ditubuhnya itu. gadis itu mencari seseorang yang ia kenal sampai matanya indahnya melihat yeoja berpakaian merah mencolok itu sedang meminum wine. gadis itu menghampiri yeoja berpakaian merah itu.

“Suzy aku sudah bilang untuk berhenti minum ohhh astaga kau menghabiskan 2 botol wine” gadis itu memijit keningnya memperhatikan sahabatnya selama 5 tahun itu selalu mabuk setiap malamnya.

“Suzy berhenti minum besok kau akan kembali ke Korea” gadis itu mengomeli Suzy, sedangkan orang yg diomelinya malah asik minum

“Fei eonni hik berhenti hik hik memanggilku Suzy ! namaku Suez ingat Suezz”

“terserah katamu Zy kenapa kebiasaanmu itu belum menghilang, apa  kau tak kasian kepada dirimu sendiri eoh apalagi kau sekarang hanya memiliki satu ginjal” Fei memapah Suzy keluar dari club itu.

“Fei eonni appo appo aku belum bisa melepaskannya aku belum bisa AKUU MENCINTAINYAA hikk hikk” racau Suzy tak jelas, sedangkan Fei yang mendengarkan itu hanya tersenyum sendu ia  tau semua cerita sahabatnya itu. Bila ia menjadi dirinya mungkin ia akan bunuh diri saja.

Fei dan Suzy mereka berteman sejak 5 tahun yang lalu karna mereka sama-sama orang yang tak mudah bergaul dengan orang lain. Suzy yang dikenal dengan sikap dinginnya dan Fei yang dikenal dengan pukulannya membuat orang-orang enggan mendekati Fei, namun berbeda dengan Suzy walaupun ia sangat dingin ia juga terkenal sebagai Player.

***

Bandara Incheon itu penuh dengan orang-orang yang berlalu lalang.  terlihat seorang gadis dengan kulit putih mulus keluar dari pintu kedatangan terlihat sedang mencari seseorang yang menjemputnya. namun pandangannya tertuju kepada anak kecil yang sedang menangis. gadis itu menghampiri anak kecil itu.

“heii kenapa kau menangis?” tanya gadis itu, anak kecil itu mendongkakkan kepalanya

DEGG

wajah anak kecil itu mengingatkan Suzy kepada ‘sahabatnya’ mata tajam yang dimiliki oleh namja kecil itu sangat persis seperti Myungsoo.

“Eomma appa” ucap anak kecil itu kembali terisak

“adik kecil , seorang namja tak boleh menangis eoh, seorang namja harus kuat . nanti Nunna akan kasih permen” rayu Suzy sembari menunjukkan permen lollipop . tiba-tiba mata anak kecil itu berbinar

“ne nunna ” sahut anak kecil itu sembari membuka bungkus permen yang diberi oleh Suzy.

“KIM JUNG SOO” teriak seseorang dari belakang itu membuat Suzy dan anak kecil itu menoleh

DEGG

“Myung” “Zy” ucap Myungsoo dan Suzy bersamaan

“Yeobo aku tak bisa menemukan jungsoo dimana-mana”ucap seorang yeoja dibelakang Myungsoo

“Krystal”gumam Suzy

“Eohh Suzy-ah lama tak berjuma”ucap Krystal sedikit kaget melihat anaknya berada disisi sahabatnya yang sudah lama ia tak jumpai. Suzy tersenyum tipis.

“Kalian sudah menikah eoh?! kenapa tak mengundangku, nappeun” ucap Suzy berpura-pura marah, sedangkan Krystal tersenyum malu

“eohh kami tak tau alamat barumu, seharusnya aku memarahimu Zy karna ketika aku sadar kau malah berada di Jepang” Krystal memanyunkan bibirnya, Suzy terkekeh kecil. sedangkan Myungsoo terdiam menatap Suzy yang lebih kurus dari terakhir ia lihat. Myungsoo menggendong anak semata wayangnya yang sedang mengemut permen. pernikahan Myungsoo dan Krystal diadakan 4 tahun lalu dan mereka dikaruniai seorang putra yang amat tampan.

“eung kalau begitu aku tak bisa berlama-lama karena aku ada urusan lainnya” ucap Suzy menyeret kopernya itu meninggalkan Myungsoo dan Krystal yang tengah menatapnya. Suzy memegang erat kopernya itu. rasanya seperti luka dihatinya disiram oleh air garam. setelah bertahun-tahun ia mencoba mengobatinya malah luka itu semakin membesar.

Suzy merogoh saku celananya mengambil benda persegi didalamnya. Suzy mengetikan sebuah nomer didalamnya.

“Minho-ya aku terima pernyataanmu” ucap Suzy tanpa mendengarkan jawaban dari si penerima.

Kisah cintaku berakhir disini, cinta pertamaku , pengorbananku, kebodohanku, Sahabat kecilku Kim Myungsoo semua cerita cintaku berakhir disini. dan kebodohanku yang menghancurkan hatiku sendiri . pada akhirnya kita terlahir hanya sebatas sahabat -BaeSuzy-

END😀

Mianhae kalo tak sesuai harapan >,< dan typo bertebaran dimana-mana harap maklum

33 responses to “The END

  1. Jd benci liat myungso…
    kasihan suzy…
    udah mengorbankan smuanya buat myungso….
    tapi malah suzy tersakiti…😥

  2. Heh. Seriusan mewek ini gue,.
    Heh gk bisa ngomong apa” mereka gk bersama dan itu rasanya sakit banget… aku kira diakhir cerita mereka bakalan bersama tapi, ohh no… suez fighting yes

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s