3 requests

r-3-requests

prev : Byuntae!!! II OMO!! your ABS

credit: Blithemee@ArtZone

author:  SueSoo MissAsueZ

Gadis itu masih tertidur dengan manisnya walaupun jam wekernya telah berbunyi beberapa menit yang lalu, gadis itu sepertinya masih betah dengan alam mimpinya. teriakan eommanya saja tak ia gubris yah gadis itu benar-benar seperti orang mati ketika ia tidur.

Gadis itu merasakan sesuatu menyentuh pipinya berkali-kali sehingga mau tak mau ia harus membuka matanya. dilihatnya sosok namja yang familiar dihadapannya sedangkan namja itu memasang senyuman yang manis.

“Myungsoo”ucap Suzy dengan suara serak khas orang bangun tidur, Suzy memejamkan kepalanya kembali, beberapa menit kemudian mata Suzy terbuka lebar

“MYUNGSOO?!”teriak Suzy, sedangkan namja yang bernama lengkap Kim Myungsoo itu terkekeh melihat tingkah lucu Suzy.

“Yakk apa yang sedang kau lakukan eoh?”pekik Suzy

“tentu saja menjemput putri tidur”sahut Myungsoo lalu duduk disamping ranjang Suzy, ia mencondongkan kepalanya

“aku menagih 3 permintaanku Sexy Zy”ucap Myungsoo, ingatan Suzy teringat bahwa ia kalah taruhan dengan namja mesum dihadapannya. belum sempat Suzy membalas ucapan Myungsoo, bibir Suzy telah dibungkam oleh bibir Myungsoo, Myungsoo melumatnya lembut, sedangkan Suzy tercengang dengan tindakan Myungsoo. ingatannya teringat kepada kejadian di toilet pria.

“Morning Kiss”ucap Myungsoo setelah melepas tautan mereka. Suzy segera bangkit dari tempat tidurnya, lalu pergi menuju kamar mandi dengan wajah memerah. Myungsoo mengusap bibirnya sendiri

“Manis”ucap Myungsoo diiringi senyuman manisnya.

Suzy dengan pakaian seragam sekolahnya ditambah bando yang menghiasi rambutnya itu turun kemeja makan, dilihatnya appanya sedang mengobrol bersama Myungsoo sedangkan eommanya sesekali tertawa mendengar obrolan mereka.

“Suzy ayo cepat  makan”ucap Nyonya Bae ketika melihat anaknya menuruni anak tangga, Suzy hanya menganggukan kepalanya lalu duduk disamping Myungsoo. Mereka makan dengan santai sesekali mereka tertawa karena lelucon yang dilontarkan oleh Tuan Bae.

“Zy kenapa kau tak pernah bercerita bahwa kau sudah mempunyai namjachingu yang tampan seperti Myungsoo eoh”mendengar ucapan eommanya , Suzy yang sedang ,makan itu tersedak oleh makanan yang ia makan. Myungsoo yang berada disebelahnya segera memberi air minum kepada Suzy. Suzy meminumnya dengan terburu-buru. lalu melirik Myungsoo tajam, Myungsoo yang mengetahui lirikan tajam itu berusaha menghiraukan lirikan tajam Suzy.

“Mungkin Suzy malu, ia kan chagi-ya”ucap Myungsoo sembari merangkul bahu Suzy, Suzy menginjak kaki Myungsoo sedangkan Myungsoo menahan rasa sakit itu yahhh walaupun Suzy seorang yeoja tenaganya itu tak boleh diragukan lagi.

“Aigoo mesranya kalian, aku teringat masa muda kita. iyakan yeobo?” pernyataan Nyonya Bae itu dibalas anggukan oleh Tuan Bae.

“Lain kali bermainlah kemari Myungsoo”Myungsoo tersenyum membalas ajakan tuan Bae itu. sedangkan Suzy yang mendengarnya memasang wajah masamnya. kenapa orangtuanya itu percaya bahwa Myungsoo itu kekasihnya?

Myungsoo dan Suzy itu keluar dari halaman rumah Suzy, Suzy yang heran tak melihat melihat mobil yang Myungsoo gunakan, Myungsoo yang melihat raut wajah bingung Suzy itu .

“aku tak menggunakan mobilku hari ini”ucap Myungsoo, Suzy yang mendengarkan itu mengerutkan keningnya

“Lalu apa kita akan menggunakan bus? ohhh astaga Myung ini sudah siang dan bus pasti akan penuh”ucap Suzy lesu

“siapa bilang kita akan menggunakan bus Sexy zy aku tak akan membiarkan yeoja-ku ini berdesakan dengan namja lain,dan siapa suruh kau tidur seperti kerbau”sahut Myungsoo lalu berjalan menuju sepeda motor berwarna merah menyala itu. Suzy mengerucutkan bibir mungilnya itu ketika mendengar kalimat terakhir yang diucapkan oleh Myungsoo ‘kerbau? tck mana ada kerbau se-cantik dan se-sexy aku’ batin Suzy

Myungsoo melemparkan helm kepada Suzy, yeoja itu menangkapnya dengan gesit.

“Ayo cepat sexy Zy”ucap Myungsoo, sedangkan gadis itu tengah kesulitan memasang helm yang Myungsoo berikan. Melihat itu Myungsoo menggelengkan kepalanya, terpaksa Myungsoo mendekati Suzy dipegangnya helm Suzy mendongkakkan kepalanya. dipasangkannya helm Suzy dengan mudah, Suzy yang melihat itu menahan napasnya. wajah Myungsoo yang begitu dekat membuat Suzy menjadi gugup. Myungsoo yang melihat wajah gugup Suzy itu mencoba menahan senyumnya. Plup Myungsoo menarik kaca helm Suzy sehingga menutupi wajah Suzy.

“Kajja”ucap Myungsoo menarik lengan Suzy, agar yeoja itu mengikutinya. Myungsoo menghidupkan motornya itu, sedangkan Suzy duduk dibelakangnya sedang berusaha menjaga jarak antara dirinya dan Myungsoo.

“Pegangan yang erat Sexy Zy”ucap Myungsoo

“Shireo” sahut Suzy tegas

“kalau begitu jangan salahkan aku bila nanti kau terjatuh”setelah mengucapkan kalimat itu Myungsoo menggas motornya secepat mungkin sehingga Suzy memeluk erat pinggang Myungsoo sembari memejamkannya matanya.

“YAKKK MESUM BILA KAU INGIN MATI KAU TAK PERLU MENGAJAKKU”teriak Suzy, mendengar itu Myungsoo mengembangkan senyumnya dibalik helm yang ia kenakan.

Motor berwarna merah menyala menjadi pusat perhatian ketika sampai di gerbang sekolah, bukan bukan karena motor itu namun karena si pengendara dan gadis yang sedang memeluk pinggang si pengendara. para Siswi berteriak heboh karena ‘pangeran’ mereka membonceng Suzy banyak pandangan iri dari mereka namun juga ada yang memandang mereka kagum. Suzy turun dari motor Myungsoo dan segera pergi dari situ namun teriak Myungsoo membuat Suzy harus membalikan badannya.

“mwo?”tanya Suzy, sedangkan Myungsoo menunjuk kepalanya dan ohhh dia lupa mengembalikan helm milik Myungsoo, wajah Suzy memerah menahan malu. Suzy mencoba membuka helmnya namun ia tak bisa membukanya. Myungsoo yang melihat Suzy kesulitan itu segera turun tangan , dihampirinya Suzy.

“jangan bilang kau tak bisa membukanya”ucap Myungsoo, sedangkan Suzy hanya cengengesan karena yang dikatakan Myungsoo memang benar adanya. Myungsoo mendekati Suzy dan memegang helm yang Suzy kenakan. Siswi yang melihat mereka dari kejauhan berteriak histeris karena adegan yang mereka lakukan itu terlihat seperti sedang berciuman. Myungsoo mensejajarkan wajahnya dengan wajah Suzy sehingga ia dengan mudah membuka helm yang Suzy kenakan. apa mereka tak menyadari bahwa mereka tengah menjadi bahan tontonan gratis?. siswi-siswi tampak heboh dan bertanya-tanya apa mereka menjalin sebuah hubungan?.

“nanti aku tunggu dikantin Sexy Zy, bila kau tak datang mungkin aku akan menyebarkan ini” ucap Myungsoo sembari menunjukkan foto Suzy yang tengah terlelap di ponselnya. Suzy yang melihat itu memandang tak percaya Myungsoo. ohhh apa namja dihadapannya ini memiliki kepribadian ganda? terkadang manis,mesum,dan menyebalkan. Suzy berjalan menuju kelasnya dengan wajah sebal.

Suzy sesekali memperhatikan penampilannya, apa yang salah dengannya? kenapa sendari tadi banyak yang memperhatikannya sehingga membuat ia salah tingkah. Suzy berjalan terburu-buru menuju kelasnya. Ketika Suzy sampai dikelasnya pandangan sahabatnya itu langsung tertuju padanya. Suzy yang merasakan pandangan dari sahabatnya itu.

“Mwo?”tanya Suzy dengan wajah polosnya membuat Jiyeon ingin mencubit kedua pipi Suzy.

“yakkkk zy kau bilang kau tak menyukai Myungsoo lalu kenapa kau bisa pacaran dengannya?”tanya Krystal

“kenapa kau tak pernah bercerita tentang Myungsoo?”tanya Jieun

“tckk aku juga mau”rengek Jiyeon

Suzy yang mendengar pertanyaan dari sahabat-sahabatnya itu kaget .

“yakkkk aku tidak pacaran dengan Myungsoo”bantah Suzy

“tapi semua orang sudah tau itu ditambah kau berciuman ditempat parkir”ucap Jiyeon diangguki oleh Krystal dan Jieun,

“mwo? yakkkk kalian salah lihat”

“akui saja Zy aku akan merelakan Myungsoo untukmu”ucap Jiyeon dengan mimik sedih yang dibuat-buat

“aishhhh”Suzy mengacak rambutnya frustasi kenapa sahabatnya tak mempercayai ucapannya.

***

Suzy berjalan menuju kantin, disepanjang perjalanan dia mengumpat kepada Shin saem karena dia mengajar tak mengenal waktu dan sekarang waktu istirahatnya terpotong 15 menit. ohh dan sialnya ia harus menemui Myungsoo. Suzy mengedarkan pandangannya dilihatnya Myungsoo sedang duduk dipojok kantin dengan dua gelas berada dihadapannya. Suzy segera menghampiri Myungsoo yang terlihat sedang kesal. ‘apa dia kesal karena aku terlambat?’  batin Suzy , ia menggelengkan kepalanya ‘jangan terlalu percaya diri zy’

Myungsoo mengalihakan pandangannya dari kaca yang berada disapingnya kepada gadis yang tiba-tiba duduk didepannya dengan wajah polos Suzy merebut minuman Myungsoo dan meneguknya sehingga habis. ‘astaga apa gadis ini tak sadar aku menunggunya sehingga 15 menit, dan seorang Myungsoo tak suka menunggu’ batin Myungsoo ‘dan sekarang dia menghabiskan minumanku’

Myungsoo menopang dagunya, memperhatikan wajah Suzy dan mengeluarkan beberapa buku tebal dan menaruhnya dimeja. Suzy yang milihat itu memandang buku-buku itu bingung.

“Permintaan pertama, tolong kerjakan prku” ucap Myungsoo, Suzy mendengar itu mulut menganga lebar. bukankah Myungsoo termasuk siswa yang pintar kenapa dia menyuruhnya mengerjakan semua prnya dan ditambah berapa banyak prnya harus Suzy kerjakan membuat Suzy ingin protes. belum sempat Suzy memprotes, myungsoo mengarahkan telunjuknya kebibir Suzy. memintanya untuk diam, seperti terhipnotis Suzy mengatupkan bibirnya rapat-rapat.

“hwaiting Sexy Zy”ucap Myungsoo meninggalkan Suzy yang masih melamun, tersadar dengan ucapan Myungsoo , Suzy menghelan napasnya. mungkin malam ini ia akan bergadang.

***

Dikamar yang penuh dengan boneka kelinci itu seorang gadis masih berkutat dengan setumpuk buku-buku tebal. sesekali ia menguap melawan kantuknya yah ia melewati jam tidurnya, jarum jam sudah menunjukkan jam 1 . perlahan-lahan mata Suzy terpejam, ia tak bisa lagi menahan kantuknya.

Kringgggg Kringggg Kringgggg

jam weker itu berbunyi berkali-kali namun Suzy tak mengubris bunyi nyaring itu. Eommanya berkali-kali mengetuk pintu Suzy.

“Zy cepat bangun kau akan terlambat”teriak nyonya Bae, mendengar itu Suzy membuka matanya. dilihatnya jam weker yang masih berbunyi itu. mata yang tadinya masih setengah terbuka itu sekarang membulat sempurna.

“OMO aku terlambat”pekik Suzy, ia segera berlari ke kamar mandi. Suzy turun dari tangga dengan penampilan yang cukup kacau tatanan rambut yang berantakkan, 2 kancing baju bagian atas yang terbuka,dan lingkaran hitam dimata indahnya membuat ia seperti panda.

Suzy berlari menuju halte bus bahkan ia tak sempat sarapan pagi. Suzy naik kedalam bus dan sialnya lagi bus itu penuh terpaksa ia harus berdiri. banyak penumpang yang memandang Suzy dengan pandangan aneh, yahh penampilannya yang kacau sehingga membuat ia seperti seorang gangster.

Bus itu berhenti di halte dekat sekola Suzy, Suzy bergegas turun dari bus itu tak lupa ia membayar. Suzy berlari menuju gerbang, dilihatnya gerbang itu telah digembok. Suzy menghelan napas kasar.

“astaga aku benar-benar sial”ucap Suzy, ia melihat tembok sekolahnya yang tak terlalu tinggi, terlintai ide diotaknya itu. Suzy mengembangkan senyumannya ketika is berhasil memanjat tembok itu. Ia berlari menuju kelasnya, untung saja Seo saem belum masuk. Suzy menghelan napasnya lalu segera duduk dibangkunya. sedangkan sahabat-sahabatnya memandangnya heran. apa apa dengan Suzy? penampilannya luar biasa kacau ditambah keringat diwajah cantik Suzy. Kystal yang ingin bertanya itu tak jadi karena Suzy memberi kode kepadanya agar ia diam. Suzy menutup wajahnya dengan buku pelajar. ia benar-benar masih mengantuk sekarang. dia benar-benar terlelap

“Bae Suzy”ucap seseorang dibelakangnya

“Syutttt”sahut Suzy, Jiyeon menunjuk-nunjuk kearah belakang Suzy. Suzy yang melihat itu menyirit heran. Suzy menolehkan kebelakang dilihatnya Seo saem yang sedang berdiri disana. Suzy memasang senyuman termanisnya, sedangkan Seo saem yang melihatnya menggelengkan kepalanya

“Keluar sekarang dan lari keliling lapangan 10 keliling”tegas Seo saem, Suzy yang mendengar itu segera keluar dari kelas.

“tck dasar guru menyebalkan pantas saja dia menjadi perawan tua”gerutu Suzy yang masih terdengar jelas oleh murid lainnya, bahkan beberapa murid tertawa mendengar gerutuan Suzy, Seo saem menahan malunya ketika banyak murid yang mendengar gerutuan Suzy.

***

Suzy mulai berlari mengelilingi lapang sekolahnya yang sangat luas itu, beberapa kali suzy berhenti untuk mengatur napasnya. baru 5 keliling ia berlari Suzy sudah tak sanggup lagi untuk berlari. ia duduk dibawah pohon sembari berkomat-kamit menyumpahi Seo saem yang menghukumnya.

Suzy merasakan sesuatu yang dingin dipipinya, dilihatnya Myungsoo yang tengah berdiri disampingnya sembari membawa 2 soft drink. Suzy menerima soft drink yang myungsoo berikan dan meminumnya.

“apa kau bergadang Sexy Zy?” tanya Myungsoo ketika melihat lingkaran hitam disekitar mata Suzy, Suzy menganggukan kepalanya.

“jangan bilang kau bergadang karena mengerjakan tugas yang aku berikan”ucap Myungsoo, Suzy melirik Myungsoo tajam

“tentu saja itu karena permintaanmu itu”sahut Suzy

“aigoo my Sexy Zy tak boleh bergadang lagi, arra!” ucap Myungsoo sembari memegang kedua pipi Suzy, mendapat perilaku yang manis dari Myungsoo pipi Suzy bersemu merah.

“lihat sekarang kau benar-benar mirip dengan panda”lanjut Myungsoo, mendengar itu senyuman Suzy luntur sudah.

“ah aku baru ingat, permintaan kedua temani aku kepesta teman orang tuaku nanti malam aku jemput dan ingat dandan secantik mungkin”ucap Myungsoo, lalu mengecup singkat bibir Suzy dan segera berlari dari sana. Suzy yang masih terkejut itu memegang bibirnya, senyuman kecil itu terukir diwajahnya.

***

Suzy berdandan secantik mungkin ia tak ingin mempermalukan dirinya sendiri dan juga tentunya Myungsoo. ia menggunakan mini dress berwarna hitam yang memperhatikan pundak putih miliknya itu. Suzy memoleskan make up tipis diwajahnya, dilihatnya pantulan dirinya dicermin ‘cantik’ satu kata yang terlintas dipikirannya.

Tinnnn Tinnnnn suara kelakson mobil itu, membuat Suzy segera mengambil dompetnya dan bergegas berjalan keluar rumahnya. Myungsoo keluar dari mobilnya, ia sudah 15 menit menunggu Suzy ‘sebenarnya apa yang dilakukan seorang yeoja didalam kamarnya kenapa mereka itu lamban sekali’ pikir Myungsoo menunggu Suzy yang tak kunjung muncul.

“Myungsoo”ucap seseorang dibelakang Suzy, Myungsoo membalikkan badannya dilihatnya Suzy mengenakan mini dress hitam dengan rambut gelombangnya itu semakin cantik saja.

“Yeppeo”ucap Myungsoo memandang Suzy dengan tatapan kagumnya, pandangan Myungsoo tak lepas dari Suzy itu membuat Suzy risih.

“kajja”ucap Suzy membuat Myungsoo salah tingkah sendiri ‘apa dia terlihat seperti orang bodoh tadi?’

Didalam mobil itu Suzy dan Myungsoo terlihat canggung, terlihat Myungsoo mengerutuki dirinya sendiri. seharusnya ia tak memasang wajah bodohnya didepan Suzy seharusnya ia memasang tampang kerennya dihadapan yeoja dan imagenya sebagai ‘namja cool’ hancur sudah dimata Suzy. sedangkan Suzy yang berada disamping Myungsoo itu melihat apa  yang dilakukan Myungsoo itu mencoba menahan tawanya.‘ternyata namja mesum juga mempunyai malu’ pikir Suzy.

Mobil itu terpakir di restoran mewah yang cukup terkenal di Seoul. Suzy dan Myungsoo turun dari mobil dan berjalan menuju Restoran yang sudah di booking itu . Myungsoo berhenti berjalan sehingga membuat Suzy yang berada dibelakangnya itu membentur punggung Myungsoo.

“yakk jangan berhenti tiba-tiba, nanti bagaimana kalau dandananku hancur”protes Suzy kepada Myungsoo, Myyungsoo yang mendengarnya hanya memasang wajah polosnya itu.

“tenang saja Sexy Zy kau masih cantik kok”ucap Myungsoo, lalu Myungsoo menggandeng tangan Suzy. Suzy yang merasakan jemari Myungsoo itu menggenggam erat tangannya membuat hati Suzy bergetar. Myungsoo menarik Suzy agar masuk kedalam restoran itu.

“Omo Myungsoo ternyata kau datang juga”ucap namja paruh baya itu

“tentu saja aboji”

“Siapa yeoja cantik yang kau bawa ini Myungsoo-ya?”tanya nyonya Kim kepada anaknya, membuat pipi Suzy memerah dengan pujian yang dilontarkan oleh eomma Myungsoo

“ahhh perkenalkan eomma, ini Bae Suzy dia yeojachingu”sahut Myungsoo, membuat Suzy mendelikkan matanya kepada Myungsoo, namun berbeda dengan hatinya yang sedang berbunga-bunga itu.

“Annyeong Bae Suzy imnida”ucap Suzy sembari membungkukkan badannya.

“aaaa kau sopan sekali Suzy-ah”puji Nyonya Kim

“kalau begitu selamat minikmati pestanya, kami harus menyapa yang lainnya”ucap Tuan Kim lalu menggandeng tangan istrinya dan pergi menemui tamu yang lainnya.

Seseorang menepuk bahu Suzy sehingga ia memutar badannya.

“Haii bunny”ucap Minho

“mwo oppa sedang apa kau disini?”tanya Suzy terkejut melihat Minho berada disini

“tentu saja menghadiri pesta, iyakan sepupu?”pertanyaan itu diangguki oleh Myungsoo, Suzy yang mendengar itu menganga lebar.

“mwo sepupu?!” jerit tertahan Suzy

“tentu saja”ucap Minho sembari merangkul bahu Myungsoo, sedangkan Suzy masih tak percaya apa yang ia dengar ‘Sulit dipercaya’ pikirnya

“Myungsoo oppa” mereka bertiga menolehkan kepalanya dilihatnya seorang gadis dengan dress pink mudanya itu menghampiri mereka lebih tepatnya menghampiri Myungsoo. gadis itu langsung memeluk Myungsoo sedangkan Myungsoo tak keberatan sama sekali.

“lama tak berjumpa Naeun-ah”ucap Myungsoo sembari membalas pelukan gadis yang bernama Naeun itu. Suzy menyerit heran dengan apa yang dilihatnya entah kenapa ia merasa tak suka bila melihat gadis itu memeluk Myungsoo. Minho yang berada disamping Suzy itu melihat ekspresi bingung itu membisikan sesuatu ditelinga Suzy.

“dia itu pacar pertama Myungsoo”bisik Minho

“siapa yang peduli”acuh Suzy, Minho yang melihat sikap Suzy yang menurutnya aneh itu menyirit heran ‘kenapa dengan gadis ini’ batin Minho

Suzy duduk disalah satu meja dengan wajah kesalnya. kenapa semua ini menjadi membosankan, ia hanya memandang kesal ketika milhat Myungsoo dan Naeun yang sedang mengobrol sesekali mereka tertawa sedangkan Minho ia hilang entah kenapa. Suzy menopang dagunya sekarang moodnya benar-benar hancur sudah ia kira pesta ini akan menyenangkan namun dugaannya meleset jauh.

Myungsoo melihat Suzy yang sedang duduk dengan wajah kesalnya, sepertinya yeoja itu benar-benar bosan. ia berniat menghampiri Suzy namun Naeun manahan lengannya dan menariknya ke lantai dansa.

Suzy yang bosan itu melihat beberapa pasangan menuju lantai dansa, matanya itu tertuju kepada Myungsoo yang sedang berdansa dengan mantannya itu. Suzy merasa kepanasan ketika melihat Myungsoo melingkarkan tangannya di pinggang Naeun. Suzy ingin mengalihkan pandangannya kearah lain namun matanya terpaku memperhatikan gerak-gerik pasangan itu, walaupun hatinya itu terbakar api cemburu.

Myungsoo melirik kearah Suzy yang masih duduk disana, ia melihat Suzy yang memperhatikannya. sebenarnya ia ingin menghampiri Suzy dan berdansa dengannya, namun rencananya itu gagal total. Myungsoo merasakan sesuatu yang lembut itu menyentuh bibirnya.

Mata Suzy membulat sempurna ketika melihat Myungsoo dan Naeun berciuman. air mata Suzy itu mengalir sendirinya tanpa Suzy perintah, ia langsung menghampus air matanya . Suzy mungkin terlalu berharap. Ia meninggalkan tempat itu yang membuat dadanya sesak. Myungsoo melepas ciuman itu, ia melihat ketempat yang Suzy duduki namun yeoja itu tak berada disana. Myungsoo meninggalkan Naeun yang tengah menatap kepergian Myungsoo dengan sebal.

Suzy berjalan menyusuri taman dekat restoran itu, ia berdiri berhadapan dengan pohon sakura yang cukup besar itu.

“Yakkk aku membenci namja mesum”

“dasar mesum tetap saja mesum”

“Huaaaa NAPPEUN NAMJA”teriak Suzy kepada pohon yang tak besalah itu sesekali ia memukul pohon itu yang membuat ia meringis kesakitan sendiri.

“aku tak seperti itu”Suzy mendengar suara itu dengan jelas

“OMO POHONNYA BISA BERBICARA”teriak Suzy histeris, Suzy mengambil ancang-ancang untuk berlari dari tempat itu, namun niatnya terurung sudah ketika sebuah tangan menariknya sehingga Suzy jatuh kedalam pelukkan itu.

“Ini aku Myungsoo dan yang berbicara tadi itu aku Sexy Zy bukan pohon ini. kenapa dengan otakmu eoh? apa otakmu terbentur sesuatu sehingga membuatmu menjadi bodoh”mendengar ucapan Myungsoo amar Suzy semakin meninggat. Suzy menendang kaki Myungsoo sehingga membuat Myungsoo meringis kesakitan.

“Mwo aku bodoh? yakkkk” Suzy memukuli Myungsoo tanpa ampun, mendapat pukulan bertubi-tubi dari Suzy , Myungsoo tak tinggal diam ia memegang kedua tangan Suzy agar ia tak bisa memukul dirinya.

“kenapa dengan hidungmu Sexy Zy? kenapa hidungmu memerah? apa kau habis menangis?” tanya Myungsoo, Suzy yang mendengarkan itu menundukkan kepalanya.

“astaga apa kau menangis karena melihatku berciuman dengan Naeun”tebak Myungsoo

“tentu saja Tidak”elak Suzy

“mengaku saja Zy aku tadi melihatmu memanyunkan bibir seperti ini ketika melihatku dan Naeun mengobrol”ucap Myungsoo sembari memanyunkan bibirnya. Suzy tak menimpal ucapan Myungsoo itu.

“ahhh permintaan ketiga”ucap Myungsoo

“sebenarnya aku ingin kau…” Suzy menatap Myungsoo entah kenapa ia sangat penasaran dengan permintaan terakhir yang Myungsoo pinta. Suzy memasang pendengarannya dengan baik-baik untuk merekam permintaan Myungsoo.

“sebenarnya aku ingin kau membelikan aku soft drink disana”ucap Myungsoo menunjuk kearah mesin minuman yang tak jauh dari sana. ohhh harapan Suzy hancur sudah, ia kira Myungsoo akan memintaanya untuk menjadi pacarnya namun dugaannya salah besar. raut wajah Suzy sekarang benar-benar kesal kepada namja yang berada dihadapannya ini.

END or TBC?

_____________________________________________________________________________________________

Typo bertebaran,cerita tak sesuai harapan,cerita yang terlalu cepat,dan gagal comedy ini mohon maafkan, entah kenapa mood author ilang buat nih FF😦 mohon tinggalkan jejak dan saran kalian untuk author yang masih tahap belajar ini😀

47 responses to “3 requests

  1. Arrgghh…myungsoo beneran bikin geregetan. Php. Kasihan suzy juga..tapi keseluruhan ceritanya bikin baper, hehe. Semangat, eonnie!!

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s