Heart Beat [ Drablle ]

Heart Beat

Author | Babyrosse | Tittle | Heart Beat


Cast | Bae Suzy | Jeon Jungkook


Support cast | just find by your self


Genre | School life | Romance | Rated | Teens | Length | Drablle


Disclaimer


Keep calm the story is belong to


Babyrosse©


.
.
.
.


The stupid think no#18


Fallin love with your Senior at High School


Heart beat©

.
.
.
.


Berjalan menghentakkan kakinya, Suzy berjalan tak tentu arah yang penting saat ini dia bisa jauh-jauh dari Oh Sehun. Tangannya meremas gemas i-pod biru dengan pita emas hampir saja dia membuangnya jika tak ingat harganya yang mahal.


“Hikss…” tanpa sadar isakannya keluar, dia berhenti tepat dibawah anak tangga menuju atap. Isakan yang dia tahan sejak dari kelas Oh Sehun, dia sungguh menyesal. Benar-benar menyesal, bisa-bisanya Oh Sehun—seniornya—tega menolak pernyataan cintanya di depan semua orang. Hiks…mau dibawa kemana pride seorang Bae Suzy yang tinggi ini?


Hn, dia menangis memang karna baru saja ditolak oleh Sehun tapi tangisnya itu bukan karna patah hati, tapi lebih kepada rasa malunya.


Mengusap airmatanya dengan punggung tangan, Suzy mengangkat wajahnya keatas anak tangga. Lebih baik dia bolos saja dan tidur diatap lagipula sebentar lagi jam pulang Sekolah. Tak masalah menjadi anak yang nakal sehari ini saja, pikir Suzy.


Angin berhembus lembut meniupkan anak rambutnya yang tak terikat sempurna saat Suzy sampai disana. Tempat favorite hampir semua siswa untuk bolos dan melewatkan tidur siang mereka disini.


“Arrghh!! Dasar Oh Sehun brengsek!!” teriaknya kencang mengguNcang-guncang jaring pembatas menimbulkan suara yang berisik, dikeluarkannya i-pod berpita yang sebenarnya akan dia berikan pada Sehun tangannya sudah terangkat bersiap melemparnya kearah kolam ikan yang ada dibawahnya. Tapi sesuatu menghentikannya, dia tak tega membuangnya. “Hikss…kau menyedihkan sekali Bae Suzy…” isaknya lagi.


“AKU MEMBENCIMU OH SEHUN!! KAU BENAR-BENAR ORANG YANG—Auuuww?!” Suzy meringis saat sebuah kaleng minuman menimpa kepalanya, jelas sekali ada seseorang yang sengaja melemparnya.


Klontang!


“Auuww?!” belum sempat Suzy untuk protes, satu kaleng lagi mengenai kepalanya dan itu berasal dari atas tangki air besar. “YA! CEPAT KAU KELUAR BRENGSEK!” teriak Suzy kesal.


Sebuah ransel berbentuk wajah panda mendarat tepat dikaki Suzy, ngg? Apa yang melemparinya itu adalah anak perempuan? Aiishh…Suzy bersumpah akan menjambak rambutnya nanti. “Ya! Kau cepat turun dan hadapi aku secara—“


Brukk!!


Mendarat dengan sempurna setelah melompat dari atas tangki air, namja bertindik itu tersenyum, “Gommenasai sunbae, apa kalengku tepat mengenai kepalamu?” tanyanya penuh senyum.


O-oh…namja itu sangat tidak asing dimata Suzy, ahh…seluruh mahluk penghuni Sekolah pun tahu siapa dia. Jeon Jungkook si Malaikat Sekolah yang imut, tingkahnya yang manis dan ramah membuat siapapun dengan cepat jatuh hati padanya. Apalagi jika dia tersenyum, Guru Kang yang terkenal galak pun luluh oleh senyuman malaikatnya itu.


“A-ah iya sebenarnya…” entah kenapa Suzy jadi gugup dan menundukkan kepalanya, sehingga sayang sekali dia tak melihat seringai yang terukir diwajah malaikat Jungkook.


“Hn, baguslah jika itu benar-benar tepat sasaran.”


“Nee?” Suzy mengangkat wajahnya, demi tuhan dia terlihat sangat bodoh melongo melihat seringai menyeramkan diwajah Jungkook. Apa tadi Jungkook baru saja bicara?


Jungkook mengacak-acak rambutnya sebelum kembali berujar, “Kau berisik sunbae.”


Suzy bersumpah mengiris telinganya, tak mungkin kata-kata itu keluar dari bibir lembut Jungkook dan coba lihat ekspresinya. Hiii…sejak kapan dia bisa jadi menyeramkan seperti itu? batin Suzy.


“Kau berteriak-teriak seperti orang gila, padahal aku baru saja bisa memejamkan mataku setelah kabur dari para gadis sialan yang terus mengejarku seharian. Che…mereka pikir aku adalah mainan mereka?” dengus Jungkook.


Refleks Suzy melangkah mundur dengan pelan, Jungkook? Yang dihadapannya ini Jungkook bukan? Malaikat Sekolah yang menjadi idola para gadis karna sangat manis dan ramah? T-tapi kenapa dia jadi bicara menyebalkan seperti ini?! jerit Suzy dalam hati.


“Y-ya…apa yang akan kau lakukan ha?” tak dapat menyembunyikan kegentaran dalam nada suaranya saat Jungkook melangkah mendekatinya dengan pelan dan Suzy terus beringsut mundur sampai punggungnya terasa membentur jaring membatas besi. “Ya! Aku tidak pernah berhubungan denganmu ‘kan? Ahaha…jadi kau tidak punya hak untuk balas dendam denganku, oke…bye!”


Greb!!


Jungkook mencengkram kedua pergelangan tangan Suzy mencegah kepergiannya, dan Suzy meringis saat dirasakannya punggungnya membentu jaring pembatas besi kedua kalinya. “L-lepaskan aku, bocah!” desis Suzy galak karna saat ini Jungkook bukanlah seorang Malaikat seperti yang biasa dia lihat.


Jungkook mendengus tertawa, “Kau habis menangis nee, sunbae?” tanya Jungkook, Suzy tak menyahut malah membuang muka, “Hoo…apa jangan-jangan cintamu baru saja ditolak namja bernama Oh Sehun itu?”


“Samasekali bukan urusanmu, lepaskan aku!” kata Suzy galak.


Jungkook mengeratkan cengkramannya dan makin menghimpit tubuh Suzy, “Tentu saja jadi urusanku, Suzy-sunbae.” mata Suzy sedikit membulat, bagaimana Jungkook mengetahui namanya? Mengingat Suzy bukanlah salah satu dari fansgirlnya.


“Bagaimana kau—?!”


Sedetik kemudian, Suzy tak dapat melanjutkan kata-katanya karna shock oleh sentuhan lembut dan basah dibibirnya. Tak berani untuk melihat, Suzy menutup kedua matanya. Tak melihat bukan berarti tak merasakan, Jungkook melumat bibirnya dengan lembut. Bahkan lutut Suzy terasa lemas untuk berdiri.


Melepas ciumannya, Jungkook menyeringai tipis melihat rona merah pekat di pipi Suzy. “Kau bahkan tak menolak ciumanku, kau menyukainya nee, sunbae?”


“A-?!”


Sebelum Suzy sempat untuk protes lagi—selain karna sesuatu dihatinya berdetak kenjang—karna Jungkook berbisik pelan ditelinganya. “Kalau begitu kau jadi pacarku saja…karna sepertinya aku jadi menyukaimu.”


Suzy mengerjap-ngerjapkannya menatap Jungkook yang masih menyeringai padanya dan saat Suzy menatap iris hazel milik pemuda itu, sensasi aneh menggelitik dasar perutnya dan debaran di dadanya makin tak terkontrol. Dilihatnya wajah Jungkook kembali mendekat, dan refleks pula Suzy memejamkan matanya, tubuhnya tak mau bergerak seperti apa yang diperintahkan oleh otaknya, kabur.


Debaran di dadanya pun makin terkontrol, ketika Jungkook kembali membawanya kedalam ciuman yang lebih panjang. Suzy yakin dadanya bisa meledak kapan saja jika tidak dihentikan.


‘Seseorang tolong hentikan kegilaan ini?!’

***

 ♥FIN ♥



Baby note


Walah…silahkan timpuk Baby muehehe😀


Ini apa?! ini apa?! Aduuh Baby yang bikin aja malu hikss *ngumpet diketeknya Jungkook*


Oke please give me review agar kedepannya tulisan Baby bisa lebih baik😀


See you in the other story—muacch


Eh…btw gak diboikot kan karna make kissing scene gini?

16 responses to “Heart Beat [ Drablle ]

  1. Aduuuh baru aja ditolak eh cinta yg lainpun datang xD Apadah Jungkuk, karna terlalu baik ramah dan manis jadi kalo nunjukin dirinya yg asli jadi bikin orang takut xD tapi berasa banget specialnya Suez karena cuma depan Suez dia tunjukin dirinya yg sebenarnya

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s