[Freelance] Our Love and Our Married Chapter 1

Tittle : Our Love and Our Married | Author : Eqha Fitriani | Genre : Family, Romance , Sad | Rating : PG-16 | Main Cast : Bae Sooji, Kim Myungsoo, Choi Minho | Other Cast : Kim Soo Hyun , Kang Minhyuk, Jung Soojung, Son Naeun | Full Credit by : rosaliaaocha@ochadreamstories  https://ochadreamstories.wordpress.com/

***

Author POV

Sebuah patung peernikahan kecil saling merangkul layaknya sepasang pengantin , dimana sang yeoja memakai gaun putih dan sang namja memakai tuxedo hitam bertenger diatas nakas samping ranjang king size, kamar yang begitu manis dan indah dimana tepat diatas ranjang didinding yang bernuansa biru terdapat foto pernikahan berkuran besar. Dikedua sisi ranjang terdapat gorden rendah, kamar yang begitu elegan yang sengaja di rancang khusus unrunk pasangan kekasih, ani tetapi pasangan suami-istri yang baru seminggu lalu mengikrarkan janji suci, jendela transparan yang dihiasi gorden rendah yang terdapat bunga tulip menghiasi setiap sisi, memaksakan cahaya matahari masuk mengintip sepasang suami-istri yang masih memejamkan mata saling berpelukan, didalam suatu selimut yang sama, Suzy mulai mengerjap-ngerjapkan matanya membuka perlahan dan menarik sebuah senyuman dibibirnya, memandangi setiap lekuk namja yang ada disampingnya. Suzy tersenyum memandangi suaminya yang bagaikan suatu objek yang indah untuk dipandang.
Myungsoo yang merasa diperhatikan perlahan membuka kelopak matanya tersenyum membelai puncak kepala istrinya . “morning nyonya Kim, apa kamu baru sadar kalau suamimu ini sangat tampan” goda Myungsoo yang kini sudah mengeratkan peelukannya dipinggang Suzy.
“Mwoo ?? percaya diri sekali kau Tuan Kim, kamu itu jelek” ledek Suzy melepaskan pelukan Myungsoo hendak berdiri , tetapi dengan sigap Myungsoo menari tangan Suzy, hingga membuat gadis ini terhempas kembali diranjang dengan posisi yang sangat menguntungkan bagi Myungsoo, Myungsoo menindih tubuh Suzy , satu tangannya menopang agar berat tubuhnya tidak menyakiti tubuh istrinya, dan satu tangannya mengusap-usap pipi Suzy lembut.
“Kalau ku jelek kenapa kau ingin menikah dengan ku Nyonya Kim?”Tanya Myungsoo dengan nada yang dibuat-buat, karena rasanya lidah Suzy terasa keluh untuk menjawab, bukannya gadis ini tidak mempunyai alasan yang tepat , tetapi poisisi sekarang yang membuatnya gugup untuk berbicara, janutungnya seakan ingin keluar dari tempatnya.
“Karena ak mmpphhhhhh”belum sempat Suzy melanjutkan ucapannya namja dihadapannya ini sudah mengunci bibirnya , merasa Suzy tidak membalas ciumannya digigitnya bibir bawah Suzy sehingga membuat bibir gadis ini terbuka, perlahan Myungsoo mulai melumatnya , menyapu setiap baris deretan gigi Suzy, memiringkan wajahnya untuk mencari posisi yang nyaman , dan entah keberanian dari mana seakan Suzy terhipnotis atas perlakuan Myungsoo terhadapnya , gadis ini mulai membalas ciuman suaminya, mengalungkan tangannya dileher Myungsoo, membalas setiap lumatan yang Myungsoo berikan. Merasa ciuman Myungsoo mulai dibalas, kini ciuman Myungsoo mulai bergerak nakal dibalik kaos longar Suzy, seperti mencari sesuatu untuk dilepaskan, Suzy yang merasa sesuatu menyentuh bagian sensitifnya dengan sigap mendorong tubuh Myungsoo hingga jatuh kelantai.
“awwww appo , Suzy-ah apa yang kamu lakukan ?”teriak Myungsoo mengusap kepalanya yang terbentur di kaki nakas meja .
“Rasain itu Tuan Kim, siapa suruh kau berbuat macam-macam kepadaku hahhhh?? Lagipula apa tadi yang ingin kau lakukan ?”teriak Suzy berdiri memperbaiki tatanan bajunya.
“akukan ingin melakukan itu denganmu, memangnya ada yang salah ? akukan suamimu” ketus Myungsoo kesal.
“Bukan begitu , tapi kan kamu tahu kalau aku belum siap melakukan hal itu”jawab Suzy yang kini suaranya sudah sedikit merendah melihat perubahan raut wajah Myungsoo.
“Belum siap ?? mau sampai kapan kamu akan siap ?? bagaimanapun aku ini seorang namja, aku ingin merasakan hal itu” teriak Myungsoo kesal.
“Tapi kan..”
“Sudahlah , aku ingin berangkat kekantor”ucap Myungsoo yang kini sudah berjalan kearah kamar mandi dan menutup pintu kamar mandi dengan kasar.

-at KIM CORP-

Kulangkahkan kakiku memasuki sebuah perusahaan yang begitu mewah, Perusahaan besar yang terkenal di Korea Kim Corp, yang berlantai tiga puluh dengan nuansa eropa. Sebuah perusahaan yang mengelola perhotelan, pusat pebelanjaan, penjualan mobil kualitas terbaik, sebuah resort yang hanya kalangan atas yang dapat memilikinya . ya suamiku adalah pengusaha muda yang sangat terkenal, bahkan tertampan sejagad raya, oke aku tarik ucapanku yang tadi pagi kalau dia namja yang jelek, sebenarnya dia namja tampan yang sudah memikat hatiku, bahkan semua yeoja yang ada diperusahaan ini naksir berat dengannya, tapi sayang hati suamiku hanya untukku seorang , bagaimana tidak kami pacaran selama dua tahun, mau tahuawal pertemuan kami ??. cekidoot kita flasback kedua tahun yang lalu.

-Flasback-

Suzy POV

Wuahhhh .. jadi begini keadaan korea, pantas saja semua orang ingin pergi ke negeri ginseng ini, benar-benar negara yang indah. Kurentangkan kedua tanganku kesamping menikmati terpaan angin yang menerpa kulit wajahku, menutup mataku sejenak, rasanya senang sekali berada disini , aku sangat beruntung bisa dikirim kesini untuk bekerja , apalagi yang aku tahu aku akan menjadi sekretaris di sebuah perusahaan besar. Aku benar-benar sangat senang sekali.
setelah menikmati cuacanya kulangkahkan kakiku keluar area bandara mencari taksi. Ya sekarang aku berada di Bandara Incheon Seoul yang telah menempuh perjalanan dari Inggris negara asalku , ya aku sebenarnya orang korea , tapi aku lahir di Inggris , dan baru sekarang aku menginjakkan kakiku di Korea, aku juga sedikit paham bahasa korea karena orangtuaku selalu bicara bahasa dalam korea, tetapi aku lebih sering berbicara dengan bahasa inggris, dan aku sudah terbiasa dengan cara orangtuaku berbicara. Disaat aku ingin mencari taksi tiba-tiba kurasakan seseorang memeluk tubuhku dari belakang yang otomatis menghentikan langkahku.
“Chagi kenapa kamu meninggalkan aku , aku sangat merindukanmu” kata namja yang sekarang memelukku erat, entah apa yang ia bicarakan sekarang.
“What are you doing Mr??”ucapku melepaskan tangannya kasar membalikkan tubuhku menatapnya kesal. Berani sekali namja ini memelukku, walaupun sebenarnya dia tampan juga, tapi bagaimanapun aku masih punya harga diri. Kulihat seorang gadis berkulit putih , tubuhnya tinggi dibalut dress selutut berwarna biru. Cantik.. dilihat dari wajahnya aku pernah melihatnya , tetapi dimana ya ? . kulihat gadis itu menatapku geram . ihh kok aku jadi ngeri begini lihatnya . walapun cantik tetapi ia menatapku dengan tatapan membunuh.
“Oughh baby , I  for get if you don’t know speak korean!!”balasnya melingkarkan kembali tangannya dipinggulku dan menempelkan dagunya tetap dipundakku.
Apa-apaan namja ini , kenapa dia memanggilku sayang , belum lagi dia seenak jidat memelukku.
“Ohh jadi ini pacar barumu, jadi ini alasan kamu memutuskanku ?”bentak gadis yang dapat kumengerti karena menggunakan bahasa inggris.
“Yes!! That’s right girl”jawab namja itu santai yang kini menarik tanganku dan membawa pergi menjauh dari gadis yang kulihat mengepalkan kedua tangannya menatapku marah.
‘heii apa-apan kamu ini , memangnya kamu siapa hahh ??dan juga ngapain kamu memanggilku sayang didepan pacarmu , apa kamu tidak kasihan membohongi pacarmu degan tindakanmu tadi ?? dan satu lagi jangan pernah seperti memelukku seperti tadi” teriakku yang sekarang aku tengah berada di mobil sport putih mewah , duduk tepat disampingnya.
“Bisa tidak kamu diam ?? telingaku hampir pecah mendengar suaramu yang jelek itu” kesalnya melirikku sekilas.
“Kalu begitu turunkan aku disini, aku tidak mau satu mobil dengan namja aneh sepertimu”teriakku lagi dengan menarik  jas hitamnya.
tiba tina ia merem mendadak , dan otomatis kepalaku terbentur di dasbor mobilnya.
“Arghh.. appo”ringisku.. “heii .. kalau kamu ingin berhenti pelan-pelan, bagaimana kalu mobil kamu terbalik dan aku sampai kenapa-kenapa”bentakku lagi yang kini sudah berada didalam mobilnya.
tanpa sepatah katapun dari mulutnya , ia menarikku keluar , melemparkan koperku dan meninggalkan ku sendiri yang entah aku tidak tahu berada dimana sekarang.

Suzy POV end

-Flasback End-

Itulah pertemuan pertama kami, nanti cerita flashbacknya di lanjut sama Myungsoo oppa , soalnya makan siang yang aku bawa ntar keburu basi .. ahh abaikan .

Sekarang aku tepat berada dihotel , semua karyawan membungkkan badannya menyapa dan tersenyun kearahku, tetapi sebagian juga terutama sebagian yeoja yang menatapku sinis dan berlalu begitu saja . cihh berani sekali mereka menatapku seperti itu, apa mereka tidak takut jika aku mengadukan mereka ke Myungsoo oppa , biar sekalian mereka dipecat. Tetapi sorry aku bukanlah gadis yang selicik itu, tetapi biarkan saja mereka seperti itu , aku tau kalau mereka iri denganku .

“Siang nona Kim” sapa para namja yang kuketahui jika dia adalah pegawai dikantor ini.
Aku hanya membalas sapaannya dengan tersenyum.
“Suzy-ah…”teriak seseorang dari arah belakang yang kini menghentikan langkahku menuju lift kelantai atas , tepatnya keruangan Myungsoo oppa.
“eohh Minhyk oppa ..”ucapku ketika dia sudah berada tepat dibelakangku .
“Tumben kamu datang ke kantor, dan iu yang kamu pegang bekal untuk suamimu ya ?” tanyanya sedikit menggoda.
“Nde oppa, ngomong-ngomong kenapa kamu berada disini? Kantor kamu kan bukan disini..”tanyaku ketika kami sudah berada di dalam lift.
“Aku datang kesini untuk membahas kerjasama dengan suamimu , kami lagi ingin membangun suatu proyek besar..” jelasnya.
“Apa menjadi pengusaha muda itu sangat berat ya ??”tanyaku.
“Tergantung pekerjaannya juga , kalau seumpama kita menikmati pekerjaan kita ya kita santai aja , tetapi kalau ada masalah pribadi itu sesuatu yang sangat mengganggu pekerjaan kita.
( Kang Minhyuk adalah teman baik Myungsoo oppa, dia adalah seorang pengusaha kedua yang terkenal setelah Myungsoo oppa. Perusahaannya adalah mengelola tempat rekreasi dan pemilik Universitas, sebut saja Lotte World dan Seoul National University, dan ada beberapa lagi diluar negeri ).
“hmm .. jadi begitu ya oppa..”ucapku datar. Apa Myungsoo oppa tidak konsen bekerja gara-gara masalah tadi pagi , inikan masalah pribadi.. OMO!! Aku tambah merasa bersalah dengannya.
“yakkk … Suzy-ah kenapa kamu melamun ..?  kajja pintu liftnya sudah terbuka”teriak Minhyuk oppa membuyarkan lamunanku.
“Ne oppa..”jawabku yang kini berjalan dibelakangnya menuju ruangan Myungsoo oppa.

Myungsoo POV

Arghhh … kuacak rambutku frustasi, hari ini aku tidak bisa konsen bekerja, bagaimana tidak , sebenarnya aku merasa bersalah juga dengan Suzy tadi, bersifat dingin dan mendiaminya seperti tadi pagi rasanya aku tidak rela, apa aku salah atas sikapku ? apa aku terlalu memaksanya ?/ seharusnya aku bersabar, bagaimanapun dia adalah gadis yang aku cinta dan sayangi, bagaimana kalau aku kehilangannya?? Arrggghhh .. apa yang aku pikirkan , tetapi kalau aku mengingat pertemuan kami dulu aku jadi merindukannya.

Myungsoo POV end

-Flashback-

Siwon POV

Hahaha .. rasain kamu yeoja tengik, siapa suruh berteriak diatas mobilku. Kuakui aku juga salah , melakukan seenaknya tanpa menjelaskan maksud aku melakukannya tadi di bandara. Tetapi gadis itu sangat cantik, bahkan  jauh lebih cantik dari Son Naeun gadis yang aku tinggalin tadi di bandara , siapa suruh dia mengenaliku sebagai namjachingunya didepan teman-temanya, aku sama sekali sangat todak tertarik dengannya , ya walaupun semua namja menginginkan gadis itu, tetapi pesonanya tidak mampu menaklukkan hatiku. Untung saja tadi ada sorang gadis bodoh yang membantuku, kkk.
SKIP…
Sekarang aku berada diruangan yang sangat membosankan bagiku, bagaiman tidak aku hanya ditemani setumpuk kertas putih yang seakan menatapku kosong, memintaku untuk menyelesaikannya.
Tiba-tiba kudengar suara ketukan dari luar.. “yah silahkan masuk..”titahku tanpa melihat siapa yang masuk, karena masih menatap kertas yang sekarang kgoreskan tulisan yang tidak beraturan lebih tepatnya menandatangani beberapa dokumen penting.
“Anyeonghaseo tuan muda ..”sapa seseorang yang kuyaini dia adalah seoerang yeoja.
Kutorehkan wajahku dan binggo seorang yeoja dengan tubuh yang tinggi, kulit yang begitu putih , dengan mata bulat yang indah dan bening, hidungnya yang mancung dan bibir tipisnya yang merah, gadis yang betul-betul berbeda dengan gadis lain. Ferfect , kuakui gadis ini kayanya orang korea tetapi wajahnya agak sedikit berbeda dengan orang korea biasanya , karena dia memiliki wajah yang terlihat campuran korea dan eropa . kulihat dia berdiri membungkukkan badannya tanpa berani menatapku.
“Silahkan duduk nona..”ucapku yang kini sudah duduk tepat didepanku masih tertunduk  tanpa menatapku sedikitpun.
Aku yakin pasti gadis ini sekarang takut denganku gara-gara kejadian kemarin. Hehehe.
“Siapa namamu nona..?”tanyaku seakan acuh dengan membuka-buka map yang kuyakini daftar riwayat hidupnya tanpa menatapnya.
“Bae Suzy sajangnim..”jawabnya sedikit bergetar dan masih menundukkan kepalanya.
Kuhentikan aktivitas ku menyimpan kembali map yang sedari tadi aku baca dan kembali menatapnya.
“Santai saja nona Suzy , lupakan saja masalah kemarin. Lagipula itu bukan salahmu, jadi kamu tidak perlu takut , rileks saja..”ucapku mencoba menenangkannya.
Kulihat gadis itu sudah mendongakkan kepalanya menatapku dan tersenyum.
“Mianhe sajangnim atas kejadian kemarin dan gomawo sudah melupakan semuanya.”
OMO!!! Kenapa dia cantik sekali jika tersenyum simpul seperti itu, dan kenapa jantungku berdetak secepat ini, apa sekarang aku lagi terkena penyakit jantung, atau memang jantungku sudah bermaslah sejak dulu?? Ani , tetapi baru sekarang aku merasakannya, kayaknya aku harus memeriksakannya kedokter.
“tidak usah minta maaf seperti itu , lagipula aku yang salah dan mulai sekarang lupakan kejadian kemarin dan sekarang aku harap kamu bisa menjadi sekretarisku yang profesional, dan bisa bekerjasama denganku dengan baik .” jelasku tesenyum padanya.
“Ne sajangnim , aku janji aku akan bekerja dengan baik disini..”
Disinilah awal cinta kami dimulai, hingga kami menikah sampai sekarang.

Siwon POV end

-Flashback End-

“Sajangnim ..” panggil seseorang yang membuyarkan lamunanku.
“Ne , wae?? “ ketusku pada sunggyu sekretarisku yang sudah membuyarkan lamunan indahku.
“Nyonya muda Suzy dan Tuan Kang Minhyuk ada didepan ingin bertemu dengan sajangnim..”ucap sunggyu yanhg kini membuat kedua alisku saling bertaut.
“Yakk.. kenapa kamu melapor segala, suruh saja mereka langsung masuk, Suzy kan istriku dan Minhyuk sahabatku , kenapa harus lapor segala..”ketusku pada sunggyu yang sekarang menatapku takut.
“Ne Sajangnim ..”jawab sunggyu yang berjalan meninggalkanku.
“Anyeonghaseo tuan muda Kim Myungsoo sapa seorang namja yang kutahu itu Minhyuk berjalan kearahku dan dapat kulihat Suzy berjalan dibelakangnya sambil membawa bekal.
“Ada apa kamu kesini..?”tanyaku sedikit berteriak karena masih kesal dengannya.
“Aku cuma mau mengantar ini ..”katanya menyerahkan kotak bekal yang sedari tadi ia bawa tanpa menatapku menunduk.
“Kenapa kau kasar sekali dengan istrimu , kamu tidak kasihan dengannya..?”seru Minhyuk yang sekarang sudah duduk disalah satu sofa yang ada diruangan kerja Myungsoo sambil membuka-buka majalah bisnis.
“Mianhe oppa aku cuman ingin mengantarkanmu makan siang dan meminta maaf atas kejadian tadi pagi” katanya yang masih tetap menunduk memainkan jari-jarinya setelah aku menerima bekal yang ia bawa dan menyimpannya di meja kerjaku.
Kenapa aku jadi goyah seperti ini,rasanya aku tidak tahan memperlakukannya seperti ini,dan OMO!! Suzy menangis, apa yang harus aku lakukan sekarang aku paling tidak tega jika melihat istriku menangis seperti ini, dengan satu tarikan aku memeluknya  membenamkan wajahnya didada bidangku memeluknya dan mengelus puncak kepalanya.
“Mianhe chagi,aku tidak bermaksud mendiamimu seperti ini,ya sudah kamu jangan menangis lagi”ucapku.
“Hiks,,hiks,,, aku yang salah oppa seharusnya setelah menikah aku harus betul-betul sudah siap melakukannya ,mianhe..” katanya yang masih terisak dan memelukku erat.
Kurenggangkan pelukanku memegang kedua pipinya menatap kedua bola matanya yang masih mengeluarkan cairang bening.
“Sayang,sudahlah,lupakan, kamu tidak usah memikirkan hal itu,aku akan menunggumu sampai kamu siap..” kataku menenangkannya memeluknya kembali.
“Hahahaha,,,, jadi karena masalah ini kalian bertengkar. Aigo.. lucu sekali kalian,dan kau Myungsoo kasian sekali kau belum melakukan itu dengan istrimu..”goda Minhyuk.
“Yakkkkk …apa yang kau katakan,dari pada kamu belum menikah ..”ledekku yang kini hendak berlari kepadanya tapi dia langsung berlari keluar tepatnya kearah pintu.

“Myungsoo-ah aku pergi dulu ya,besok aku kesini lagi, soalnya aku tidak mau mengganggu acara pengantin baru..” ledeknya lagi sebelum berlalu menhilang dibalik pintu.
“Suzy yang menyaksikan hal ini hanya bisa mengeluarkan semburat merah dikedua pipinnya..”aku jadi semakin gemas dengan istriku.
“Mashitta,, makanan istriku betul-betul lezat..” kataku setelah menghabiskan makanannya.
“Gomawo oppa,apa setiap hari aku harus membawakanmu makanan..”Tanya Suzy malu-malu.

“Tidak perlu yeobo, aku tidak ingin merepotkanmu,mending kamu tinggal di rumah saja..”kataku  sambil memainkan rambutnya yang sekarang ia sedang tiduran dikedua pahaku.

‘Ani,, tapi aku bosan di rumah terus oppa, apa aku boleh minta sesuatu..” harapnya yang kini sudah merubah posisinya  duduk menhadapkan wajahnya tepat didepanku.

“Yeppo.. istriku ini benar-benar cantik kalau dilihat secara dekat seperti ini kenapa aku jadi ingin menciumnya..”kataku, lalu kudekatkan wajahku hingga tak berjarak lagi menarik tengkuknya melumat bibirnya, kurasakan Suzy mulai membalas ciumanku mengalungkan tangannya dileherku,aku semakin menekan tengkuknya memperdalam ciuman kami,ciuman lembut yan penuh kerinduan.

“Sajangnim ini,,” dengan sigap Suzy melepaskan ciumannya menunduk malu, dan menatap kearah Sunggyu sekila.
“Yakkk.. kenapa kamu  tidak ketuk pintu dulu haahhh,, menganggu saja pekikku kepada  sekretarisku.

“Mianhe sajangnim,aku kira Sajangnim lagi sendiri sekarang  jadi aku langsung masuk saja..” jawabnya sedikit takut.

Suzy POV

Apa yang baru saja aku lakukan,kenapa aku selalu tak berdaya jika dia menciumku,dan sekarang pasti pipiku sudah seperti udang rebus, rasanya aku malu sekali ketahuan ciuman seperti ini.
“Oppa aku pulang dulu ne ..’ pamitku tiba-tiba  tanpa menatap Sunggyu sekretarisnya.

“Chankam.. biar aku antar saja..”tawarnya.
“Tidak usah oppa biar aku naik bus saja,lagi pula pasti pekerjaanmu masih banyak kan? ..”tolakku

“Naik bus, ani.. aku tidak akan membiarkanmu naik bus, itu berbahaya, palli aku antar pulang..” katanya menarik pergelangan tanganku.

Kulihat beberapa orang tersenyum kearahku,tapi kok senyumnya berbeda ,bukan senyum yang tadi  pagi kujumpai,seperti senyuman mengejek,ani lebih tepatnya seperti menertawaiku.

“Oppa kenapa mereka  semua seakan menertawai kita apa ada yang lucu.” Tanyaku.

“Kalian..apa yang kalian tertawai haah .. apa kalian semua mau kupecat..” ucap Myungsoo yang kini  sudah membuat para  karyawannya ketakutan.

“Tuan Kim,,chankamman..” teriak seseorang dari arah belakang menhentikan langkah kami berdua.

“Ada apa lagi sunggyu..” bentak Myungsoo.

“Ini tuan,, “ seru Sunggyu memberikan sebuah cermin kearah Myungsoo oppa.

Mwo cermin,,, untuk apa kamu memberikan cermin pada Myungsoo, apa sekarang suamiku ini punya kebiasaan baru?? suka bercermin?.

“Untuk apa kamu memberikan ini..”  Tanya siwon tidak mengerti.

“Itu dibibir nyonya muda” katanya sedikit ketakutan ,yang sekarang sudah membuatku semakin penasaran.

Mwo? bibirku,kenapa dengan bibirku, kulihat Myungsoo oppa sedang tertawa geli menatapku.

Dengan sigap kuambil cermin dari tangan Myungsoo dan OMO!!!! pantas saja orang-orang menertawaiku.. lipstik gloosku berantakan begini, ini semua gara-gara namja didepanku, awas saja  kau choi Kim Myungsoo, andaikan ini bukan dikantor aku sudah menendangmu ke kutub utara.” batinku  menatapnya geram.

Tetapi sedetik kemudian  kurasakan sebuah tangan sudah menempel sempurna dibibirku mengusapnya pelan, rasa marah yang sedari tadi aku pendam  seakan menghilang atas perlakuan suamiku barusan, hatiku seakan meleleh bagai permen kapas.

Suzy POV end

at 10.00 PM- KTS

Author POV

Jam hias berukuran besar berdiri sempurna tepat disudut ruangan tamu  sebuah apartemen mewah, telah berdenting keras dimana jarum jam kecilnya berada diangka sepuluh malam . sedangkan tak jauh dari jam dinding disebuah sofa berbentuk tangan telah tertidur seorang yeoja didepan tv yang menayangkan acara music popular,terlihat dari raut muka yeoja ini,begitu kelelahan, yak kelelahan menunggu suaminya yang tak kunjung datang.

Author POV end

Myungsoo POV

Kulangkahkan kakiku menuju apartemenku, dimana aku dan istriku tinggal. Sebenarnya aku sudah menyiapkan rumah untuknya  jauh sebelum pernikahan kami,tapi yeoja itu menolak katanya dia lebih suka diapartemen dibandingkan di sebuah rumah yang terlalu besar,kamu tahu apa alasannya,katanya susah untuk ngebersihinnya hahaha lucu kan dia, padahal kan aku bisa menyewa beberapa pembantu, kalau perlu 20 pembantu. Sekarang aku tepat berada didepan apartemen kami, aku mulai memencet sandi apartemen kami dan berjalan  menuju ruang tengah dan kulihat instriku tertidur pulas didepan tv  yang masih menyala, dengan hati-hati  kuangkat tubuhnya ala bridal style ,tapi sepertinya gagal, dia terbangun dan menatapku sambil tersenyum.

“Oppa kamu sudah pulang..”  ucapnya turun dari gendonganku dan mengucek-ngucek matanya.

“Sudah aku bilang kan sayang, kamu tidak perlu menungguku, kamu tidur duluan saja, kamu kan tahu kalau pekerjaan aku  banyak sekali di kantor jadi bagaimana kalau aku pulang tengah malam, apa kamu tidak kecapean?” jelasku panjang lebar.

“Aniyo, aku tidak akan pernah kelelahan kalau yang aku tunggu  suamiku tercinta..” godanya mencubit hidungku dan berlari kearah dapur. gadis itu ternyata sudah pandai juga menggombal, siapa yang mengajarinya?.

“Oppa palli kita makan..” panggilnya yang kuyakini dia sedang menyiapkan makan malam untukku

tanpa menjawab aku berjalan kearah dapur dan duduk dimeja makan dengan makanan yang sudah tertata rapi didepanku.

Dia menyerahkan piring dan sendok kearahku kemudian menaruh makanan diatas  piringku

“Kajja kamu makan, aku mau ke kamar mandi dulu nyiapin air hangat  buat kamu mandi dan mempersiapkan baju tidur untukmu..”ucapnya.

Gadis ini benar-benar istri yang baik, sebenarnya aku kasihan melihatnya jika setiap hari dia melayaniku seperti ini,tapi sudah beberapa kali aku melarangnnya  tapi tetap saja gadis ini keras kepala dan tidak mendengarkanku.

Sebelum ia hendak ingin meninggalkanku, dengan sigap kutarik pergelangan tanganntya yang otomatis menhentikan langkahnya.

“Wae oppa..?’’ tanyanya menoleh kepadaku tidak mengerti.

“Kajja kamu duduk saja disini, kamu temanin aku makan ne..”tawarku menepuk-nepuk kursi kosong disampingku.

“Tapi aku kan harus mem..”

“Tidak perlu,  oppa saja yang menyiapkannya..” potongku mendudukkan tubuhnya di kursi.

Myungsoo POV end

“Oppa bisakah aku meminta sesuatu..??”tanyanya ragu menatap kearah langit-langit kamar.
“Apa ?? katakan saja , apapun yang kamu mau aku akan mengabulkannya, memangnya apa yang kamu inginkan ??”tanyaku penasaran memiringkan sedikit tubuhku dan memperbaiki tatanan rambutnya yang sedikit menghalangi wajahnya.
“Tapi oppa janji tidak akan marah padaku ..”lanjutnya yang kini menatapku cemas.
“Tergantung, kalau permintaanmu itu aneh-aneh atau ingin menceraikanku aku tidak akan kabulin ..”kataku sedikit menggodanya.
“Mwoo?? Aisshh .. aku lagi serius oppa, kenapa kamu bercanda..”
“Ne.. Ne… memangnya apa yang kamu inginkan..?”tanpa menjawab Suzy mulai mendekatkan wajahnya tepat ditelingaku, membisikkan sesuatu yang sudah membuat mataku membulat sempurna.
“Mwoo ?? Andwaeee…”Pekikku kesal setelah mendengar permintaannya.

                                                                                -TBC-

anyeong semuanya , author bawa ff baru lagi .. mian ya kelamaan postnya .. rencananya pingin di post setelah ff Kim’s Family chapter 7 , karena masih chapter 4 jadi author publish aja sekarang ff nya , dari pada kelamaan nunggunya , kkkk .. btw author kurang tahu kapan mau post ff kim’s family , bukannya gak ada ide buat lanjutinnya tapi ya karena ff itu udah end dan asli ff nya itu versi SWAG (Siwon-Agnez) jadinya author malas edit , soalnya author yang asli ff kim’s family kata-katanya singkat jadinya author malas ngetiknya😀 mian ya kalo udah pada lama nunggunya .. author bakalan usahain secepatnya di publish tapi gak janji  ya😀 nah karena ff nya lama gak di post author bawa ff baru sebagai pengganti ff kim’s family yang belum di publish , semoga suka ya .. kemarin ada yang koment teaser ff our love and our married tulisannya agak kaku , maaf ya kalo tulisannya kaku , maklum baru di dunia tulis-menulis, ya jadi kayak gitu lah😀 sorry for typo.. jangan lupa komentnya ya .. oh iya kalo menurut kalian ceritanya enak author mau kasih saran ff our love and our married di publish sampe end dan lanjut ff kim’s family setelah ff Our love and our married atau gantian ff nya di publish tapi bakalan lama publish nya .. gimana ?? jangan lupa kasih sarannya yaa J

51 responses to “[Freelance] Our Love and Our Married Chapter 1

  1. Suzy minta apa??
    ceritanya bagus kok thor, tapi ya itu…
    bahasanya kurang baku dan kaku kalo dibaca😀
    Maaf thor, cuman kasih saran aja🙂

  2. Ceritanya bagus kok thor, tapi masih ada typo😀
    juga kurang baku dikit😀
    Maaf thor, komennya malah memberi masukan…

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s