[Ficlet] Wonderwall – Main City

57.-WONDERWALLS

by. Miss of Beat R

Bae Suzy | Kim Jongin | Kim Myungsoo

PG-15

Romance | Life | Hurt

Wonderwall

adj. won-der-wall

someone you find yourself thinking about all the time, the person you completely infatuated with.

Late Fall, 2015

Dakota, USA

“Mr. Kim, your private jet is ready.” ucapan pelayannya mengejutkan si pemilik penthouse, Dakota ini. Untuk beberapa menit yang lalu pikirannya melayang kepada seorang  gadis yang ia temui saat di charity event minggu lalu dan tidak disangka ia adalah gadis Korea Selatan yang sukses berkarir di benua biru dengan usia yang baru menginjak 26 tahun dan terbilang cukup muda untuk kalangan pebisnis.

Gadis yang disebut-sebut oleh sekertarisnya adalah gadis yang cantiknya melebihi para model Victoria secret dan saat dia menemuinya secara langsung kala itu, omongan sekertaris sekaligus sahabatnya benar adanya. Bahkan harus ia akui bahwa kecantikan gadis itu tak dapat dibandingkan oleh apapun di muka bumi ini.

Berlebihan? Tidak. Laki-laki itu bukanlah pria picisan yang mudah mengumbar pujian kepada kaum hawa. Ia bukan tipikal flamboyan macam itu, tapi gadis itu itu lah yang membuatnya sedikit menurunkan ego untuk mengakui hal tersebut. Gadis itu seolah mempunyai kekuatan magis yang mampu menariknya ke dalam dunianya. Manik caramel yang indah itu menghipnotisnya.

Setelah laki-laki berusia 28 itu menandaskan black coffe-nya, ia pun mulai bangkit dari ruang kerjanya dan berjalan keluar dengan merapatkan mantelnya menuju landasan dimana private jet sudah menunggunya.

Good morning, this is your captain’s speaking. Welcome on board flight 13M3 with service from Dakota to Seoul. We are currently in third in line for take off. We ask that you fasten your seat belt at this time. Thank you for choosing Mountain Airlines. Enjoy your flight.”

Laki-laki itupun menuruti ucapan sang kapten dengan mengencangkan sabuknya namun gerakannya terenti ketika ia melihat map berlogo Samsung di sebelahnya  dan mengingatkan dirinya bahwa itu alasannya kembali ke Seoul setelah 10 tahun tak menginjakkan kakinya di sana.

I’m home.” Bisiknya dibarengi oleh seringai di sudut bibirnya.

A week ago

“Sorry, what’s your name, pretty?” laki-laki itu agaknya menyesal menyebut ‘pretty’ kepada gadis itu, namun ia tak bisa mencegah spontanitasnya untuk melontarkan pujian kepada gadis dihadapannya ini.

Gadis itu tersenyum tipis mendengar sapaan dari laki-laki itu.“Suzy. Bae Suzy. How about you lemon guy?”

Alih –alih menyapanya dengan handsome atau semacamnya, laki – laki itu justru dipanggil lemon guy oleh Suzy karena warnanya rambutnya saat ini. Namun hal itu justru membuat dirinya makin tertarik dengan gadis itu.Iapun mengulurkan tangannya seraya memberikan senyuman yang jarang ia perlihatkan kepada orang asing. “Myungsoo. Kim Myungsoo. Nice to meet you, Suzy.”

***

Paris, France

We only separated in six months, but you are getting prettier than before, Ms. Bae.” Ucap Kris dengan menggoda kepada gadis yang berada di hadapannya.

Sorry Mr. Duizhang. I’m not intersted to play with my clien.” Balas Suzy yang masih sibuk dengan menata kancing pada tuxedo pesanan pria asal Tiongkok tersebut.

Biasanya di jarak sedekat ini dengan Suzy kala mereka menjalin hubungan saat itu, maka Kris tak sungkan untuk merangkum bibir cherry itu kedalam miliknya, namun ucapan barusan menyadarkan Kris akan statusnya yang saat ini tidak lebih dari klien sang desainer ternama untuk acara pernikahannya akhir tahun ini.

You should be honored because probably you will be my last clien before i take a hiatus.” Ucap Suzy dengan senyum tipis yang membuat Kris agaknya tersihir akibat dekatnya jarak mereka kini.

Hiatus? Why?” Pertanyaan itu pun spontan keluar dari mulut Kris. Ia tertarik dengan topik akan rehatnya seorang gadis yang workaholic macam Suzy. Apakah ini pertanda Pluto kembali masuk menjadi bagian planet dari galaksi bima sakti?

My mom asked me to marry soon.” Jawab Suzy dengan nada yang menurut Kris cukup menggemaskan.

Really? I’m ready to be your groom, Bae.” Goda Kris dengan gelak tawa yang tak bisa ia cegah.  Suzy pun hanya mendelik kesal mendengar ucapan Kris. Sejujurnya, dia adalah orang pertama setelah perusahaannya yang di beri tahu soal ini. Diantara deretan mantan kekasih Suzy, laki-laki itu cukup menyenangkan jika saja ia tak membahas vaksin atau sejenisnya.

So, did you got your ‘someone’s special’ huh?” kali ini Kris menyinggung orang yang di sebut-sebut ada dalam pikiran Suzy. Mengingat lamarannya saat itu ditolak karena eksistensi laki-laki itu tak pernah menghilang dalam hati Suzy dan membuatnya memutuskan untuk kembali dengan mantan kekasihnya sekaligus sahabat kecilnya sebelum bersama gadis itu.

Not now, but i will.” Balas Suzy yang justru beralih menatap menara eiffel dari bali kaca tembus pandang di boutiqe-nya.

How about that hollywood star? I mean Luhan. I heard that you have a relationship wth him?”

Alis Suzy berkerut dengan semua pertanyaan yan dilontarkan oleh Kris. “Sorry, but are you a journalist huh?” tanya sedikit sinis. Ia tak akan membahas aktor hollywood itu lagi.

“Kris, is this fit to me?” ucapan seorang gadis yang baru keluar dari kamar ganti membuat Kris dan Suzy menoleh kepadanya.

“Victoria, you look so gorgeous.” Puji Suzy yang menghampirinya dengan membenahi sedikit gaun pengantin rancangannya. “Thank you, Suez. Your service is satisfy enough.” Balas Victoria.

Kris pun ikut menghampiri gadis  yang sebentar lagi akan menjadi pendamping hidupnya. Dan ia pun menjumput helaian rambut yang menghalangi wajah kekasihnya.“I said nothing but i love you more, Victoria Song.” Ucap Kris dengan senyum tulus terpahat di wajahnya.

***

Seoul, South Korea

“Sudah hampir 2 minggu oppa tidak kemari.” ucap pramusaji  seraya menaruh semangkuk jangjamyun yang dibuat dalam 15 menit oleh si pemilik kedai pinggir jalan ini. Ketika ia memposisikan dirinya duduk di hadapan si pelanggan ia pun mulai menatap penuh tanya kepada laki-laki dihadapannya.

“Astaga, apa nenek sihir itu tahu bahwa kau berusaha menemui princess snow white-mu ini,prince Ferdinand?” tebaknya dengan wajah penuh kewaspadaan, takut bahwa jika mungkin ‘nenek sihir’ itu tiba-tiba muncul dengan sapu terbang dari balik purnama yang menggantung di langit malam Seoul.

Prince Ferdinand yang tidak lain adalah Kim Jongin hanya tersenyum tipis mendengar pertanyaan si pramusaji tersebut. Ia tahu si pramusaji yang merupakan adik sahabatnya itu ingin sekali mengetahui penjelasan dibalik absensinya sebagai koki part time di sini dan yang di maksud nenek sihir barusan adalah Irene karena gadis berusia 20 tahun itu percaya bahwa cintanya dengan Jongin terhalang karena status Irene sebagai istrinya.

“Maaf karena jarang kemari, belakang ini banyak urusan yang tidak bisa ditinggal.” jawab Jongin seraya mengacak pelan rambut Yoobi membuat gadis itu semakin melayang karena perlakuan manis yang dilakukan oleh sahabat kakaknya itu.

“Yyak Yoobi-ya, hentikan sandiwara menyedihkanmu itu. Ketimbang membuat Jongin risih dengan kehadiranmu, lebih baik kau mencuci piring di belakang sana.” ujar Kyungsoo yang menganggu kesyahduan Yoobi menatap penuh cinta terhadap Jongin.

Yoobi pun mendengus kesal sebelum ia bangkit dari kursinya. “Yyak oppa, kau sungguh miripDobey—salah satu dwarf di cerita snow white—yang tidak suka Snow white berkencan dengan tenang bersama prince Ferdinand.” Tepat setelah Yoobi berucap dengan nada melankolis, “Oh ya oppa, berjanjilah untuk tidak menceritakan Queen wanna be itu, arra.” bisiknya kepada Kyungsoo namun Jongin masih mendengarnya samar.

Queen wanna be?” gumam Jongin. Ia mencoba membuka kembali folder ingatannya tentang nama panggilan yang disematkan oleh Yoo bi kepada satu orang.

“Apa kau bisa menebak siapa yang datang tepat kemarin malam secara tidak terduga?” tanya Kyungsoo dengan nada menantang. Jongin pun menatap Kyungsoo dengan satu tebakan yang siap keluar di ujung tenggorokannya.

“Yang datang kemarin adalah—” ucap Kyungsoo secara mengantung berharap Jongin dapat, melanjutkanya.

“—Bae Suzy?”

Kyungsoo mengangguk singkat membenarkan. “Suzy ada di Seoul sekarang.”


Yesterday

“Sepertinya kau tidak cukup beruntung hari ini karena biasanya Jongin tidak akan kemari jika sudah pukul 10 lebih.”

Suzy terhenti dari aktifitasnya membaca e-mail melalui iPhone  dan beralih menatap Kyungsoo yang menyajikan ramyun beserta sebotol soju di mejanya. Entah mengapa ia akan selalu menghancurkan jadwal dietnya jika ini menyangkut masakan teman lamanya.

“Snow white wanna be itu telah memberitahuku barusan. Apa kalian berpikir aku kemari datang hanya untuk menemui stupid guy itu huh? Oh ayolah, aku kemari juga untuk menikmati masakanmu Chef Kyungsoo.”

Jika saja Kyungsoo tidak mengenal Suzy sejak masa sekolah maka ia akan menganggap deretan kalimat yang terlontar barusan adalah tulus darinya. Nyatanya tidak, gadis itu tipikal gadis bermulut manis, ia sangat ahli dalam memerangkap perasaan kaum adam sehingga mereka dengan bodohnya melakukan apapun yang Suzy minta setelah mereka terpedaya olehnya.

“Berapa lama kau akan tinggal di Seoul?”

Suzy menarik senyumnya kepada si penanya. “Mungkin akan cukup lama, sampai kau jenuh dan mungkin mengusirku dari Seoul, Do Kyungsoo.”

“If two peple are meant to be together, eventually  they’ll find their way back.” 

Fin

bisa dikatakan klo ff di atas adalah prolog season 2

setelah ini, wonderwall season 2 hanya akan di publish di blog pribadi (kichiethain.wordpress.com) dan jika ngga ada halangan maka chapter 1 akan kupublish besok senin (21/09/15) di wp ku

See ya

and

Keep Bust A Move

8 responses to “[Ficlet] Wonderwall – Main City

  1. Aku udah baca ini berkali kali… dan excited bangeeettt.. penasaran sama kelanjutannya..
    Gak sabar gimana ketiga orang sang pemeran utama ketemu… siapa yang akan menjadi pilihan terakhir suzy….
    Selalu ditunggu kelanjutannya… ^^
    Fighting… ^^

  2. aaa gasabar buat bacajelanjutan itu lemon guy vs stupid guy
    lebih milih si lemon lah haha
    eh tp si stupid juga bikin senyumsenyum tapi kan udh punya istri biarpun kayanya.mereka nikah karna terpaksa :” aaa kelanjutannya ditunggu yaaa

  3. Heh lemon guy, itu myungsoo kan? Ahh penasaran kalau pemeran cowoknye 2. Heh suez pilih myung kan…

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s