Goodbye Summer

goodbye-summer-flcevtp

poster by Ocha

–Goodbye Summer–

flcevtp

Bae Suzy | Kim Myungsoo

General Audience — Life

“Kau ingat saat kita berlomba menghabiskan patbingsu di rumah Sungyeol-hyung? Wajahmu belepotan di sana-sini. Hasilnya pun kau yang menang dan Sungyeol-hyung langsung down saat itu,”tanya sang pria sambil menunjuk salah satu dari deretan foto yang terekat di album foto itu.

“Bagaimana tidak? Aku menjual imageku demi selembar tiket konser Shinhwa 2 tahun lalu. Sungyeol-oppa saja yang memilih taruhan dengan tiket konser,”cetus wanita di depannya.

Wanita di depannya itu menarik album foto berwarna biru laut dari si pria. Kemudian si wanita membuka halaman berikutnya. Bola matanya bergerak secara horizontal mencari-cari ‘umpan’ si pria.

“Ah, ini dia!”tunjuk si wanita ke salah satu foto. “Ini saat aku menguburmu dengan pasir saat kau tertidur. The best one.

Si pria langsung menarik album itu dan melihat foto yang dimaksud. “Lebih bagus jika kau tidak menaruh bintang laut itu sebagai bra di pasir itu. Kumohon untuk sekian kalinya supaya tidak membahas kejadian itu lagi. Ew.”jawab si pria.

“Ramyun pedas di siang bolong. Ingat?”tanya si pria.

“Ramyun memang makanan favoritku, but it’s a big no for summer.”

The most horrible food that we’ve eaten together in summer?”tanya pria itu sambil menopang dagu dengan kedua lengannya.

“Bubur abalone buatanmu mungkin? Lebih baik ramyun pedasku di siang bolong daripada bubur cairmu itu.”

Nah, kita tidak makan makanan itu bedua. Waktu itu kau sakit dan aku hanya memasak bubur itu untukmu saja,”jawab si pria. “Yang lain?”

“Kenapa pertanyaanmu harus tentang makanan paling menjijikan? Tidak bisa tentang makanan paling enak saja saat musim panas?”tanya si wanita.

“Karena kutahu kau tahu jawabannya.”jawab si pria dengan sedikit smirk miliknya.

“Lupakan saja tentang pertanyaan bodohmu.”kata si wanita dengan ketus.

Wanita itu membuka halaman demi halaman album foto itu. Memorable enough, pikirnya. Ada foto dimana si pria menggendong si wanita ala bridal style di tengah pantai, selfie berdua, si pria tidur dengan masker yang memang terlihat menyeramkan, si wanita berniat foto candid tapi gagal, dan lainnya. Si wanita tersenyum-senyum sendiri saat melihat deretan foto tersebut. Wanita itu terus melanjutkan membuka halaman selanjutnya, hingga terhenti pada halaman terakhir album tersebut. Ekspresi senangnya seakan memudar saat halaman foto itu berakhir.

“Myungsoo,”panggil si wanita kepada pria di depannya, “sudah berapa musim panas yang sudah kita lewati bersama?”

Myungsoo yang mendengar pertanyaan itu langsung berhenti menyeruput Cappucinonya. Kedua mata elangnya langsung merekatkan penglihatannya ke wanita di depannya.

“6 musim panas, dihitung sejak hari pertama kita pacaran saat musim panas.”jawab Myungsoo serius.

“Kau tidak menambahkan musim panas tahun ini, kan?”tanya wanita itu sambil memainkan jarinya gugup.

Myungsoo menatap tak percaya terhadap wanita di depannya. Pertanyaan yang sederhana, mampu menghantam hatinya keras — sangat keras.

“Suzy,”jawab Myungsoo pasrah, “aku tahu aku salah tetapi tidak begini caranya kau mengungkit masalah ini lagi.”

Wanita yang bernama Suzy itu pun mengepal tangannya kuat, lalu merapatkan bibirnya erat.

“Tak akan kuungkit bila aku tidak mengingat saat kau mencium Soojung di depan mata kepalaku sendiri.”

Myungsoo meraih kepalan tangan Suzy yang kuat itu namun ditolak oleh Suzy. AIr mata mulai membanjiri kedua mata Suzy dan siap mengalir deras. Myungsoo kemudian melihat album foto yang terbuka di halaman paling akhir. Terpampang foto dirinya dan Suzy melakukan first kiss mereka di kedai naengmyeon saat  musim panas, 5 tahun yang lalu.

By the way, aku belum menjawab pertanyaan tentang makanan paling tidak enak yang kita makan bersama saat musim panas. Sekarang aku tahu jawabannya,”kata Suzy sambil melihat Myungsoo dengan mata basahnya, “naengmyeon. Makanan yang paling kubenci dan musim panas akan menjadi musim yang paling kubenci mulai dari detik ini.” Suzy langsung mengambil tasnya, beranjak dari kursinya, lalu pergi meninggalkan Myungsoo dengan tatapan kecewa.

Myungsoo melihat punggung Suzy yang semakin lama semakin menjauh meninggalkan dirinya. Myungsoo hanya menarik rambutnya frustasi dan menghela nafasnya kasar. Awan panas di luar restaurant itu kemudian mulai menghitam, menandakan awan akan mengeluarkan air matanya. Myungsoo melihat awan itu dengan tatapan kosong. Segala pemikiran dan penyesalannya yang terus terlintas di otaknya. Dan tidak tahu sejak kapan, awan tersebut sedang mengalirkan airnya deras membersihkan debu panas kota Seoul.

Myungsoo seakan tersetrum listrik, langsung beranjak dari kursinya hendak meninggalkan restaurant itu menyusul Suzy. Tak lupa dirinya mengambil album foto itu ke dalam tas kerjanya dan membayar tagihan makanan. Myungsoo langsung keluar dari tempat itu tanpa pelindung untuk melindungi dirinya dari hujan.

Myungsoo terus melebarkan kakinya cepat mencari Suzy. Dirinya terus meneriaki nama wanita itu tak peduli siapapun yang mendengarkannya. Toh, suara hujan lebih keras daripada teriakannya. Langkah Myungsoo kemudian terhenti saat menemukan wanita itu berada di pinggir jalan yang juga tanpa pelindung apapun untuk melindungi dirinya dari curah hujan.

“SUZY!”

Suzy yang merasa dirinya terpanggil mencari sumber suara tersebut. Sumber suara tersebut tanpa Suzy harus berusaha mencarinya sudah berada di depannya persis. Jaraknya pun dapat dihitung dengan jengkal telapak tangan.

“Apa? Kau ingin menjelaskan apalagi? Seharusnya aku tidak usah menurutimu untuk makan siang bersama tadi. Aku sejak awal sudah tahu rencanamu untuk menyakitiku lagi. Sudah berakhir, Myung. Suda–“

Myungsoo meraih tengkuk Suzy paksa, merekatkan bibirnya dengan bibir wanita itu. Myungsoo seakan ingin menghabisi bibir Suzy saat itu juga, namun Suzy memaksakan diri untuk lepas dari bibirnya. Suzy terus memukul dada Myungsoo semakin keras dan meminta untuk menyudahi ciumannya. Bukannya berhenti, Myungsoo terus secara liar menciumnya tanpa henti. Lalu Suzy kehabisan tenaga untuk melawan Myungsoo, dan mulai membalas ciuman Myungsoo ditemani dingin dan derasnya hujan. Ciuman itu berangsur lama, lama sekali.

Suzy yang merasa lelah kemudian melepas tautan tersebut dan membuat tatapan Myungsoo menjadi tatapan penuh tanya.

Last kiss in our last summer. Aku hanya bisa mengucapkan selamat tinggal untukmu dan musim panas terakhir ini.”kata Suzy sambil menatap Myungsoo nanar.

Suzy beranjak pergi meninggalkan Myungsoo seutuhnya, dan Myungsoo hanya bisa melihat punggung Suzy menjauh untuk terakhir kalinya.

FIN

hai lagi!! minta maaf pertama-tama soalnya udah hampir sebulan (atau mungkin udah lebih) ga nge post apa-apa. aku emang lagi sibuk sama pelajaran SMA, dan baru aja kelar mid test. aku juga biasa nge post ff dari wp app di hp, tapi hp uda ilang gitu aja, jadi sekarang aku pake laptop. ini ff tanda kalo aku masih alive, maaf lagi karena cerita blepotan soalnya uda lama banget ga nulis ff.

Selamat hari Idul Adha untuk yang merayakan!!

— flcevtp’s storyline

23 responses to “Goodbye Summer

  1. Wɑհ ςҽɾíԵɑղվɑ ղվҽŚҽk ҍցԵ ʍվմղց kօk Եҽցɑ ҍցԵ Śí Śʍ ŚմՀվ….Թɑkҽ ŚҽӀíղցkմհ Ӏɑցí….Śմղցցմհ ղɑԹԹҽմղ…ɑժɑ ŚҽզմҽӀ ց ʍíղ??

  2. Ni knp dia nyium soojung d dpn mata suzy?
    Myungsoo udh married? Ciuman pas pernikahan myungsoo n soojung kah?
    Atau myungsoo selingkuh?

    Knp? 6 thn bersama.. T.T
    Sedih loh.. ngegantung..

  3. Myung khianati suzy,dasar kamvret lo myung tega nyakitin hati suzy,aku tunggu sequel nya thour,
    Selamat Hari Raya Idul Adha buat authour nya jg

  4. Need sequel, plisssss… Di sela2 waktunya ne ne ne ne ne… 😉😉😉

    Awalnya ku kira ya nostalgia gitu dan mengakhiri musim panas dg status sbg pacar berganti status sbg pasutri—tp syg malah putus. Fiuuuhhh.

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s