[Freelance] Our Love and Our Married Chapter 4

Tittle : Our Love and Our Married | Author : Eqha Fitriani | Genre : Family, Romance , Sad | Rating : PG-16 | Main Cast : Bae Sooji, Kim Myungsoo, Choi Minho | Other Cast : Kim Soo Hyun , Kang Minhyuk, Jung Soojung, Son Naeun | Full Credit by : rosaliaaocha@ochadreamstories  https://ochadreamstories.wordpress.com/

***


Previous Chapter

Setelah menemani Naeun makan, Myungsoo langsung berlari  menuju apartemennya  dengan perasaan yang sangat kalut, bahkan dia tidak peduli lagi dengan tatapan orang-orang disekitarnya, tepat didepan pintu apartemennya,dia sedikit bingung karena mendapati pintu apartemennya yang terbuka padahal setahunya sewaktu ia pergi pintu apartemennya dia tutup, dia berjalan cepat menuju kamarnya,dan ceklek,,,  dilihatnya seorang namja ingin mengangkat tubuh istrinya yang otomatis membuat rahangnnya mengeras dan mengepalkan kedua tangannya.

“Apa yang sedang kau lakukan haah..??” teriak Myungsoo geram.

 

Chapter  4

“Apa yang kau lakukan haahh jangan kau berani-berani menyentuh istriku teriak”Myungsoo dengan penuh amarah sembari mendekati Myungsoo kemudian mendorongnnya hingga ketembok.
“Oppa apa yang kau lakukan,itu bukan salah Soohyun oppa, aku yang menyuruhnya datang kesini, jadi kau jangan salah paham begini” lirih Sooji dengan suara paraunya menahan rasa sakit yang semakin terasa diperutnya, wajah pucatnya mendominasi keringat dingin yang kini sudah menghiasi dahinya,dicengkramnnya perutnya kuat-kuat mencoba menahan rasa sakit yang kian terasa. “oppa appo” tambah Sooji yang masih mencengkram perutnya, dengan sigap Myungsoo memapah tubuh kaku istrinya menuju ranjang,sedangkan Soohyun hanya bisa diam, tidak bisa melakukan apa-apa padahal dia ingin sekali membantu Myungsoo atau setidaknya memberi usul untuk membawa Sooji kerumah sakit, dengan sedikit keberanian Soohyun mencoba membuka suaranya walaupun terasa keluh untuk memulainya apalagi melihat tatapan Myungsoo yang seakan ingin mengusir Soohyun dari apartemennya, belum sempat Soohyun ingin berbicara yang sudah mendekati ranjang Sooji, dengan cepat Myungsoo menyela dan menatap Soohyun dengan tatapan yang semakin tak suka “Kau, mending pulang saja. tak usah mengkhawatirkan istriku, lagi pula ini sudah malam, tidak baik menganggu ketenangan istri yang sudah bersuami, apalagi sekarang kau berada diapartemen kami, lagi pula ini bukan jam kerjamu dengan istriku, jadi kusarankan untuk pulang sekarang”hardik Myungsoo tanpa melihat mata Soohyun, karena menatap lelaki itu makin membuat emosinya semakin bertambah, didekatinya tubuh kaku istrinya yang mencoba menutup matanya dan memberinya minyak angin dan mengelus perut datar istrinya, pasrah mungkin hanya itu yang bisa dilakukan Myungsoo sekarang.

Soohyun hanya bisa menghela nafas pasrah kemudian berlalu begitu saja sebelum melihat wajah Sooji yang terlihat tak sanggup lagi untuk berbicara dan hanya senyuman yang bisa Sooji Soohyun oppangkan.
“chagi apa perlu aku telepon dokter dan menyuruhnya datang kemari?”tanya Myungsoo yang masih setia mengelus perut datar istrinya dan menyingkirkan anak rambut yang menghalangi penglihatan wajah Sooji, “aniyo,oppa sebentar lagi pasti baikan kok”ucap Sooji berbohong padahal sakit dipertunya semakin bertambah,walaupun rasa hangat mendominasi karena elusan tangan Myungsoo diperutnya yang membuatnya sedikit nyaman, tetapi sepertinya Myungsoo tahu kalau istrinya itu berbohong, dilihat dari wajah Sooji yang kian memucat,tanpa pikir panjang Myungsoo meraih handponennya disamping tempat tidurnya kemudian agak menjauh sedikit dari Sooji dan menempelkan handphone bergambar apel sepotong itu ke daun telinganya, “yoebseo.. yakk lee sungyeol, bisakah kau menemui dokter Hallena untuk segera ke apartemenku”titah Myungsoo to do point ketika suara sungyeol terdengar seperti suara yang begitu lelah, tetapi bukan Myungsoo namanya jika perintahnya itu diabaikan. “Ne sajjangninm, apa miss helenna dokter yang baru datang dari america kemarin sajangnim?”tanya sungyeol balik hanya untuk mencoba apakah orang yang dimaksud benar. “Ne,palli istriku sedang sakit, kau temui dia dan bilang saja kalau yang menyuruhmu datang adalah aku,karena jika kau tak melakukan itu, aku yakin dia akan menolak, karena dia dokter yang betul-betul sibuk,arasso” ucap Myungsoo kemudian mematikan sambungannya sebelum sungyeol berkata yes. “Oppa appo,neoumu appo oppa”,rancau Sooji dengan air mata yang lagi-lagi membasahi pipi indah itu. “Tenang sayang,aku sudah memanggil dokter untukmu ne”,ucap Myungsoo menenangkan istrinya dan kembali mengelus perut istrinya.

_______________________________________________________________________

Sedangkan ditempat lain tepatnya disebuah restoran mewah terlihat sebuah keluarga yang menikmati makan malamnya dengan sesekali bercanda dan membicarakan masalah bisnis,tetapi kehangatan yang sudah terlihat seperti keluarga itu tak sehangat hati seorang namja yang hanya bisa diam mendengar celoteh appa dan keluarga yang sebentar lagi akan menjadi mertuanya,sedangkan seorang gadis dibalut dress selutut sesekali melirik kearah Minhyuk yang terlihat bersikap dingin padanya dengan tatapan evilnya,ada sedikit rasa sakit yang dirasakan yeoja itu jika melihat manik mata yang terlihat menyakitkan itu,yeoja itu dapat menyimpulkan bahwa namja dihadapannya kini yang sebentar lagi akan menjadi suaminya sepertinya tak menyetujui atau lebih tepatnya tak menginginkan perjodohan ini. berbanding terbalik dengan yeoja cantik yang bernama Soojung yang sebenarnya awalnya juga menolak perjodohan ini. tetapi setelah melihat namja dihadapannya perasaannya berubah seratus derajat dan membuatnya jatuh cinta. jantungnyalah yang mengawali perasaan suka itu tiba-tiba muncul, memang jatuh cinta sangat mudah,toh baru melihat wajah namja didepannya ini sudah membuat jantungnnya tak berfungsi dan melumpuhkan saraf otaknya,tetapi melihat raut wajah yang terkesan dingin itu seakan menarik semua oksigen didalam nafasnya membuat kerja jantungnnya berhenti berdetak,apakah seperti ini yang dinamakan sakit hati?kenapa aku begitu mudahnya jatuh cinta denganmu,tetapi sesaat aku jatuh cinta kau sudah membuatku terjatuh hingga kedasar,walaupun tak menanyakan bagaimana perasaanmu,aku sudah tahu dengan tatapan matamu yang begitu dingin,aku memang yeoja bodoh yang langsung jatuh cinta dengan mudahnya,tetapi perasaan ini tak bisa aku pungkiri aku mencintaimu pada pandangan pertama,pada seseorang yang baru aku kenal,bahkan namanya saja aku belum tahu,kenapa perasaan cinta itu mudah sekali menghinggapi hatiku padamu? Batin Soojung kemudian menghela nafas berat, orang tua mereka yang sedari tadi asyik mengobrol akhirnya angkat bicara dan memecah keheningan diantara keduanya. “Ehmm apakah kalian akan diam terus seperti itu,seharusnya kalian harus saling mengenal dan tak usah saling kaku seperti itu,toh sebentar lagi kalian akan menjadi suami istri sahut eomma Minhyuk menatap keduanya saling bergantian sedangkan Minhyuk lagi-lagi memasang wajah datarnya seakan perkatan eommanya itu tidak penting untuk didengar sedangkan Soojung,hanya bisa tersenyum hambar menanggapi perkataan calon mertuanya itu, appa Minhyuk yang melihat muka datar anaknya yang terkesan cuek menyenggol lengan Minhyuk yang kebetulan duduk tepat disamping Minhyuk,helaan nafas berat dari Minhyuk mengawali ucapannya sebelum ia betul-betul memulai pembicaraan yang membuatnya sedikit merasa kesal dan tak suka,andai saja appanya tidak berada disini mungkin namja ini aku meninggalkan yeoja didepannya dan berteriak kalau ia muak melihat muka yeoja yang tak dicintainya ini. “Perkenalkan Kang Minhyuk imnida sapaan pertama Minhyuk membuat satu garis senyuman di wajah Soojung dan menerima uluran tangan Minhyuk, Soojung imnida ucapnya kaku dengan jantung yang kembali berdetak tak normal taktala telapak tangannya disentuh oleh kulit tangan Minhyuk yang terasa bisa menghangati seluruh tubuhnya, rasa hangat itu menjalar ke saraf otaknya seakan memberhentikan otak sadarnya untuk berfikir dan lupa jika tangannya masih bertaut dengan tangan Minhyuk yang mulai merasa tak nyaman dengan sikap yeoja didepannya yang terus memegang wajahnya memandang kearah tangan Minhyuk seakan ia tak ingin melepaskannya. Sedangkan orang tua mereka hanya bisa saling membalas senyum atas apa yang dilihatnya sekaranag. Ehemm deheman Minhyuk yang ketiga kalinya yang baru menyadarkan Soojung atas apa yang dilakukannya sekarang,melamun tak jelas dengan tangan yang masih tertaut sempurna, seakan otak Soojung baru bekerja dengan baik ia menatap wajah dingin Minhyuk sejenak kemudian melepaskan tangannya dan sedikit merasa malu atas tindakan bodohnya barusan ,ia langsung berdiri sedikit membungkuk atas rasa bersalah yang menurutnya berlebihan itu,karena sudah membuat wajah didepannya kesal. “Mianhe Minhyuk-shi jeongmal mianhe” ucap Soojung tak berani menatap mata onyx Minhyuk yang semakin tajam menatapnya, bukannya mendapat respon dari Minhyuk malah mendapat kekehan dari yeoja dan namja paruh baya itu. “

________________________________________________________________________

” Kau sangat lucu chagi,kau tidak perlu meminta maaf dan seformal itu dengan calon suamimu,aku yakin Minhyuk juga suka kau memegang tangannya lama-lama goda eomma Minhyuk yang mendapat kekehan dari yang lainnya sedangkan Minhyuk mencoba sedikit tersenyum karena mendapat tatapan tak enak dari appanya. “Mianhe minhyuk-ssi jika Soojung sedikit agresif terhadapmu,sepertinya dia jatuh cinta padamu,lihat saja mukanya yang sudah memerah kini eomma Soojung yang menggoda anaknya sendiri dan lagi-lagi senyuman hambar yang diperlihatkan oleh Minhyuk seakan lidahnya terasa keluh untuk berbicara dengan orang-orang yang ada dihadapannya terutama yeoja yang berada didepannya dengan semburat merah yang terkesan menggellikan menurut Minhyuk,padahal ia paling suka jika melihat yeoja yang wajahnya bersemu merah,tetapi wajah itu hanya ia suka jika wajah itu adalah wajah kekasihnya Eunji. “Gwenchana ahjuma,jawab Minhyuk seadanya tanpa ada niat berbasa-basi lagi,baginya yang ia inginkan sekarang makan malam ini segera berakhir. “Oh ya.. kami memutuskan untuk mengadakan pernikahan kalian dua hari lagi, jadi kuharap persiapkan diri kalian,dan tempatnya sepertinya bukan di korea dan berada diluar negri sekalian honeymoon kalian jadi bersiap-siaplah” ujar appa Minhyuk serius dan desertai anggukan yang lainnya kecuali Soojung dan Minhyuk yang terlihat shock bagaikan disambar petir dimalam hari dadanya terasa sesak mendengar perkataan appanya,yang ada dalam pikirannya sekarang adalah yeojachingunya orang yang sampai saat ini masih ia sayangi,dan ucapan appanya seakan sebuah takdir yang diberikan Tuhan bahwa Eunji bukanlah jodohnya tetapi Eunji yang hanya mengisi masa lajangnnya, tetapi perasaan ia tak bisa menerima yeoja didepannya,untuk menyukai atau mencintainya,menurutnya cukup hidupnya yang diatur oleh appanya tetapi perasaannya itu tak akan bisa,kerena perasaan itu hanya milik kita sendiri tak ada yang bisa mengubahnya kecuali perasaan diri kita sendiri.

_______________________________________________________________________

Disisi lain tepat disebuah apartemen mewah suasana kalut bercampur khawatir telah mendominasi perasaan Myungsoo taktala melihat tubuh kaku istrinya yang sedang diperiksa oleh miss helena yang baru saja datang dengan Sungyeol, Myungsoo hanya bisa berdoa agar istrinya baik-baik saja di hapusnya peluh didahi istrinya yang sedang memejamkan matanya setelah dokter hellena memberinya obat pereda rasa sakit, setelah selesai memeriksa keadaan Sooji dokter itu pamit kepada Myungsoo dan Myungsoo bangkit dari samping istrinya kemudian menghampiri dokter helenna yang terlihat seperti ada kejanggalan atas pasien yang baru diperiksanya, dengan perasaan yang mulai menakuti pikiran Myungsoo,ia mengajak dokter helenna ke ruang tamu dan siap memberikan pertanyaan yang terus berkelabat di otak Myungsoo. “Bagaimana dok keadaan istri saya,apa dia baik-baik saja?tidak ada yang parah kan dok,beberapa pertanyaan Myungsoo kini membuat dokter didepannya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya dengan sikap Myungsoo yang menurutnya terlalu berlebihan,sepertinya dokter ini bisa menangkap jika namja didepannya ini yang merupakan dokter tetap keluarga Kimn dari dulu, yang baru datang lagi menginjakkan kakinya ke korea tahu jika Myungsoo benar-benar mencintai istrinya dengan sekali tarikan nafas dokter hellena membuka suaranya. “Sebenarnya istri anda tidak dalam keadaan baik,awalnya memang hanya sakit perut biasa karena datang bulan tapi rasa sakit itu semakin bertambah karena penyakit maag istri anda semakin serius, itu dikarenakan pola makan istri anda yang kurang teratur dan sepertinya istri anda suka mengkomsumsi makanan pedas yang berlebihan sehingga mengakibatkan usus buntu dan harus segera mengoperasi istri anda agar tidak terjadi gejala lain yang semakin serius” jelas dokter Hellena yang kini sudah membuat raut muka yang tadinya penasaran berganti dengan rasa cemas dan ketakutan yang menjalari tubuhnya,perasaan bersalah juga mendominasinya taktala selama ini ia kurang memperhatikan pola makan istrinya dikarenakan ia terlalu sibuk dengan urusan pekerjaannya, Myungsoo menyandarkan kepalanya di sofa menutup matanya sejenak berharap beban dipikirannya dan rasa bersalah bisa berkurang, tetapi itu semua percuma dan tak akan mengubah apa yang telah terjadi yang harus ia lakukan adalah mengikuti perintah dokter helenna yang merupakan dokter yang tak bisa lagi diragukan keahliannya, melihat wajah Myungsoo dokter helena akhirnya angkat bicara lagi dan sepertinya ia ingin sedikit menghilangkan rasa khawatir diwajah orang yang sudah ia anggap seperti keluarga sendiri. “Kau tidak perlu khawatir Myungsoo-ah setelah menjalankan operasi nanti istrimu akan baik-baik saja asalkan kau memperhatikan pola makannya nanti,jadi kusarankan untuk membawanya ke rumah sakit besok,dan kau tidak perlu khawatir obat yang tadi aku berikan itu tidak akan membuat perut istrimu sakit lagi,jadi segeralah bawa kerumah sakit biar besok aku yang tangani”ucap helenna kemudian menepuk pundak Myungsoo dan pamit . “ne,gomawo miss helenna”seru Myungsoo kemudian kembali ke kamarnya dan mengelus puncak kepala istrinya dengan penuh kasih sayang.

____________________________________________________________________

“At international seoul hospital”

Sebuah rumah sakit berbintang dengan segala fasilitas lengkap dari sebuah rumah sakit ternama di seoul kini terdapat salah satu pasien penting dari seorang istri pengusaha termuda Kim Myungsoo kini terbaring lemah belum sadarkan diri diruangan vip khusus istri Myungsoo.
Sooji  yang baru saja menjalani operasi usus buntu,dengan setianya sang suami menemani istrinya sampai semua pekerjaan dikantornya harus dihandle oleh sekertarisnya lee Sungyeol, sudah tiga hari istrinya tak sadarkan diri ditemani alunan suara detak jantung yang terdengar nyaring, kamar yang begitu hening, kabar buruk ini tak disampaikan oleh keluarga keduanya karena Myungsoo tak ingin orang tua mereka khawatir,dan disinilah sekarang Myungsoo duduk disebelah istrinya mengenggam tangan istrinya berharap mata indah yang terpejam itu segera terbuka dan bisa kembali menatap bola mata yang indah itu,perasaan Myungsoo sangat sakit taktala melihat tubuh yang tak berdaya itu harus terbaring lemah dengan selang infus yang tertancap ditangan bagian kiri istrinya, dipegangnnya erat tangan istrinya mengeluarkan sedikit uneg-uneg berharap rasa sakit itu bisa menghilang walau itu sangat sulit.
“Chagi, bangunlah, sampai kapan kau terus tidur seperti ini,apa kau tak bosan menutup matamu terus,dan tak ingin menyapa dunia yang sedih akan mata yang terus dipandanginya huum,apa kau tak sedih melihat suamimu yang tampan ini menderita setiap hari karena tak bisa mendengar suaramu dan senyummu haah,aku rindu omelanmu,aku rindu semua yang ada dalam dirimu,bangunlah chagi, aku tak bisa hidup tanpamu,kenapa kau membuatku khawatir seperti ini”lirih Myungsoo,dan tak terasa setitik cairan bening berhasil lolos dan melalui pipi mulus itu jatuh membasahi permukaan kulit tangan Sooji.
“Chagi boghoshippo, neoumo bogoshippo”ucap Myungsoo kemudian mendekap tubuh istrinya,menghirup aroma tubuh istrinya yang sudah bercampur dengan bau obat-obatan,tetapi baginya apa pun itu asalkan itu tubuh istrinya ia selalu nyaman membekap tubuh istrinya,karena hanya tubuh istrinya yang dapat menenagkan pikirannya sekarang walaupun pelukan itu tak terbalaskan,sekian menit Myungsoo memeluk tubuh istrinya,tanpa ia sadari jari lentik Sooji bergerak pelan seakan menemukan detak jantungnnya kembali karena pelukan suaminya,tanpa Myungsoo ketahui pula mata indah itu mulai terbuka secara perlahan mencoba menyesuaikan dengan sinar lampu yang menusuk retina matanya,pemandangan yang pertama kali ia lihat hanyan sebuah ukiran senyum tapi membuatnya begitu bahagia,orang yang merupakan oksigen dan penyemangat hidupnya kini berada didekapannya,tanpa ada niat tuk bersuara ia lebih memilih membalas pelukan suaminya menggerakkan sedikit tangannya agar bisa merangkul punggung kekar suaminya,dirasakannya punggung itu bergetar hebat menandakan jika sang pemilik tubuh sedang menangis,dan alhasil pelukan hangat itu dapat membuat Myungsoo melepaskan dan menatap mata istrinya yang ia rindukan dengan senyuman istrinya. “Chagi kau sudah sadar , apa ada yang sakit? apa perutmu masih sakit? apa perlu aku panggilkan dokter sekarang? atau kau butuh sesuatu katakan” tanya Myungsoo bertubi-tubi membelai pipi istrinya,sedangkan Sooji hanya bisa tersenyum menyaksikan sikap suaminya yang menurutnya berlebihan. “Gwenchana oppa,oppa tidak perlu khawatir sekarang aku baik-baik saja jadi berhentilah bersikap berlebihan seperti itu sahut Sooji masih dengan suara yang lemah dan kini membelai pipi suaminya balik sedangkan Myungsoo hanya tersenyum memegang tangan Sooji yang berada dipipinya. “Oppa mianhe, gara-gara aku oppa terlihat sangat berantakan sekali,apa karena aku oppa tidak bisa tidur dan menjagaku selama aku tak sadar,terus bagaimana dengan pekerjaan oppa dikantor? Apa..”belum sempat Sooji melanjutkan perkataannya Myungsoo sudah mendaratkan bibirnya diatas bibir Sooji mengecupnya dengan penuh rasa sayang dan rindu,ciuman yang awalnya hanya sebuah kecupan kini berganti dengan sebuah lumatan-lumatan yang terkesan lembut tanpa ada tuntutan,ciuman akan perasaan rindu yang tersalurkan melalui dua bibir yang kini sudah saling melumat bertukar saliva dan menikmati bibir keduanya sampai ia tak sadar jika seseorang terlihat memperhatikan mereka. Dengan senyuman khasnya,sepertinya seseorang itu hanya menikmati melihat kedua insan yang masih larut dengan ciumannya hingga mereka melepas tautan bibir mereka karena merasa mulai kehabisan nafas. ” Saranghae chagiya,jangan lagi kau mengulangi perbuatanmu dengan tidur begitu lama dan membuatku hampir kehabisan nafas”seru Myungsoo tersenyum dan melap bibir istrinya yang memerah dan masih basah akibat ciuman mereka, Sooji hanya dapat menganggukan kepalanya sembari tersenyum malu dan tak berani menatap wajah suaminya akibat perbuatan suaminya yang begitu manis padanya, bahkan ciumannya barusan masih terasa dibibirnya ciuman yang paling ia sukai,walaupun membuat detak jantungnnya tak bisa normal.
_________________________________________________________________________

Minhyuk Pov

Dengan memakai baju santai yaitu baju kaos hitam dengan setelan rompi dan celana pendek serta sepatu cats aku melangkahkan kakiku keluar dari kamar dan bergegas pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Sooji istri seorang Kim Myungsoo, sebenarnya aku sudah tahu kabar ini dari kemarin tetapi belakangan ini aku lagi sibuk mempersiapkan pernikahan yang tak begitu penting bagiku,dan aku bisa bernafas sedikit karena pernikahan yang seharusnya di laksanakan kemarin ditunda karena calon istriku,ahni rasanya aku tak suka dengan panggilan seperti itu,karena Soojung yang merupakan artis dari penyanyi group The Star harus terbang ke jepang dan tak bisa meninggalkan konsernya, jadi pernikahan kami akan laksanakan lusa,dan mengingat itu membuatku semakin membenci gadis itu,aku tahu kalau ini bukan sepenuhnya salahnya,tapi bagaimanapun gara-gara perjodohan ini aku harus berpisah dengan orang yang kusayangi, aish jika mengingat Eunji rasanya hatiku kembali sakit,andaikan saja sekarang Eunji yang akan menikah denganku mungkin aku adalah namja yang paling bahagia di dunia ini, sepertinya aku sudah tak sadar jika aku sudah berada tepat dipintu keluar rumahku,belum sempat aku memgang gagang pintu besi itu kudengar seseorang memanggil namaku dari suaranya pasti eommaku, kutorehkan wajahku keasal suara dan binggo, yeoja yang baru saja hadir dipikiranku kini duduk manis tepat disebelah eommaku sembari tersenyum hangat padaku,tetapi aku sama sekali tak berani membalas senyuman itu,aku hanya bisa bersikap dingin dan menghampiri mereka dan lebih memilih tersenyum kearah eommaku,dan kulihat wajah sedih diwajahnya takkala aku tak membalas senyumnya,tapi asal dia tahu saja rasa sedih yang kurasakan tak pernah sebanding dari yang kurasakan. “Waeyo eomma “tanyaku ketika aku sudah berada disamping appa yang sedang membaca koran. “Sayang,sebaiknya kau mengajak Soojung untuk fitting wedding dress hari ini,kau sedang tidak sibuk kan”tanya eommaku Sebenarnya aku ingin sekali menolak perkataan eommaku tetapi melihat wajah eommaku yang terlihat begitu berharap ditambah deheman appa aku berpikir dua kali. “Baiklah eomma,tetapi aku harus ke rumah sakit dulu menjenguk istri Myungsoo soalnya aku merasa tak enak jika belum menjenguk istri Myungsoo hyung ucapku terpaksa, sembari tersenyum dan langsung menarik tangan yeoja itu dan membawanya masuk kedalam mobilku. Hening tak ada pembicaraan diantara kami hanya ada suara kendaraan yang terdengar bising memenuhi jalanan kota seoul, kulihat dia hanya memandang kosong kearah jendela seperti sedang ketakutan,apa aku terlalu berlebihan padanya, sehingga membuatnya ketakutan seperti ini,apa aku terlalu berlebihan, aishh apa yang kupikirkan.

” Ehmm, aku berharap sampai di rumah sakit kau tak usah sok akrab dengan teman-temanku jika ia menanyakanmu sesuatu,dan satu lagi jangan pernah memperlihatkan sikap manismu didepannya” ucapku ketus tanpa ada niat menoleh sedikitpun terhadapnya, “ne”jawabnya,hanya itu yang dapat kudengar darinya tanpa menoleh sedikitpun terhadapku, sesampainya di rumah sakit dan tepat berada dikamar bertuliskan vip bernomor 1015, aku membuka knop pintunya perlahan,dan terlonjak kaget melihat Myungsoo mencium istrinya,ciuman yang terlihat dengan penuh kerinduan,awalnya aku ingin menjahili keduanya tapi kuurungkan mengingat ada Soojung didekatku rasanya aku tak sudi memperlihatkan sifat evil asliku jika didepannya,jadi kuurungkan,kulihat Myungsoo terus melumat bibir istrinya hingga beberapa menit ciuman itu terlepas dan mengatur nafas mereka masing-masing. ” Saranghae chagiya,jangan lagi kau mengulangi perbuatanmu dengan tidur begitu lama dan membuatku hampir kehabisan nafas seru Myungsoo tersenyum dan melap bibir istrinya yang memerah dan masih basah akibat ciuman mereka,kulihat Sooji hanya dapat menganggukan kepalanya sembari tersenyum malu dan tak berani menatap wajah suaminya akibat perbuatan suaminya yang membuat wajah Sooji memerah,, hingga akhirnya aku berdehem dan menganggu aktifitas yang membuatku iri dan mengingat Eunji.
Ehmm,apa sekarang aku tak menganggu lagi ucapku penuh dengan penekanan dan membuat keduanya menggaruk tengkuknya yang tak gatal,aku yakin jika mereka malu karena tertangkap basah berciuman denganku hahaha. “Ehh Minhyuk kau sudah lama datangnnya tanya Myungsoo hyung sembari tersenyum padaku,sepertinya ia bahagia sekali,berbanding terbalik dengan apa yang kurasakan sekarang,andai saja pernikahanku dengan orang yang kusayang mungkin aku akan seperti mereka, “menurutmu,jawabku mengangkat bahuku dan tersenyum nakal kearah Myungsoo yang kalihatannya sudah mulai kesal. “Yak Kang Minhyuk bukannya menjawab malah bertanya balik,tapi tak apalah kalau kau melihat adegan yang tadi,setidaknya ada saksi yang menyaksikan ciuman kita ucap Myungsoo hyung santai sambil mengedipkan matanya kearah istrinya yang sedang memandang Myungsoo dengan kesal,kulihat Sooji mengambil satu bantal dan bugh,, bantal itu tepat mengenai muka Myungsoo hyung dan membuatnya meringis. “Yak oppa kenapa kau berbicara seperti itu didepan dongsaengmu haah,apa kau tak malu kesal Sooji memandang kearah lain dan melipat tangannya didada, dan aku hanya bisa tertawa melihat tingkah mereka tanpa ada niat mengolok-ngolok mereka karena rasa iri dan sedih kini mendominasi hatiku,melihat mereka aku teringat dimana aku dan Eunji bisa bersikap manja,rasanya aku rindu sama yeojaku.

 Author Pov

“yaaak Sooji, tega sekali kau menampar wajah suamimu yang ganteng ini dengan bantal ini hah” teriak Myungsoo namun pelan mengingat sekarang mereka berada di rumah sakit, tak ada jawaban dari Sooji,dia hanya cemberut dan kesal dengan sikap suaminya,baru saja beberapa menit yang lalu bersikap manis kini membuat istrinya kesal lagi,sedangkan tepat didepan pintu seorang yeoja hanya bisa diam tersenyum kecut memandangi tingkah suami istri itu yang terlihat begitu romantis,berbeda dengan dirinya yang mustahil akan mendapat perlakuan semanis itu jika nanti setelah menikah dengan Minhyuk. “Yah chagi,mianhe,aku kan cuman bercanda,kau jangan cemberut begitu dong ne ucap Myungsoo mencoba menenangkan Sooji dan memeluk tubuh istrinya yang entah kapan sudah bersandar di dasboard ranjang, tetapi bukannya membalas pelukan suaminya ia malah mendorong tubuh Myungsoo sehingga membuat Myungsoo sedikit tak mengerti. “yah chagi begitu marahkan kau pada diriku,aku kan cuman bercanda sayang kenapa kau bersikap dingin seperti ini ujar Myungsoo yang menatap Sooji tak mengerti. “Oppa,berapa hari kau tak mandi,kau bau sekali ujar Sooji yang membuat semua orang tertawa,tak terkecuali Soojung. Terlihat Myungsoo hanya bisa nyengir kuda mendengar perkataan istrinya sedangkan suara Soojung yang terdengar ikut tertawa kini membuat semua pasang mata menatapnya terkejut kecuali Minhyuk yang menatapnya dengan penuh amarah sehingga membuat Soojung berhenti tertawa dan lebih memilih diam dan menunduk tanpa berani menatap wajah Minhyuk. “Omoo Soojung-shi Benarkah itu dirimu,kemarilah ajak Sooji yang mebuat kedua namja itu saling bertatapan takkala Sooji mendekap tubuh Soojung sekilas kemudian melepaskannya,sedangkan Soojung hanya bisa menuruti semua apa yang dilakukan Sooji,karena ia juga tidak mengerti dengan sikap Sooji yang begitu baik padanya. “Soojung-shi kau tahu tidak aku adalah penggemarmu, aku paling suka denganmu diantara member The Star lainnya,dan mimpiku bertemu denganmu akhirnya terkabul juga, sudah lama aku menantikan moment seperti ini,dan ternyata kau lebih cantik jika dilihat dari tv, omo mimpi apa aku semalam oppa seru Sooji mencubit pipinya,melihat itu Myungsoo hanya bisa tersenyum bahagia melihat istrinya yang yang tersenyum lepas,sedangkan Minhyuk terlihat begitu kesal.

“Ciih untuk apa yeoja seperti dia kau idolakan Ji, itu tidak penting ketus Minhyuk yang menatap Soojung dengan memicingkan matanya kesal. “Ne Minhyuk benar eonni aku bukan orang yang pantas kau idolakan,malahan eonni lebih cantik dariku tutur Soojung berusaha setegar mungkin menahan air mata yang bisa saja tumpah tuk saat ini,hatinya betul-betul sakit mendengar penuturan Minhyuk barusan,tetapi sebisa mungkin dia menyembunyikan itu dengan senyuman mengingat apa yang pernah eommanya katakan bahwa bagaimanapun Minhyuk membuatnya sedih ia tak boleh memperlihatkan air matanya didepan suaminya walaupun itu sangat menyakitkan. “Yakk Kang Minhyuk kenapa kau berkata seperti itu pada Soojung haahh,kalau kau berani menyakitinya akan kubunuh kau” ancam Sooji menatap Minhyuk dengan tatapan tak suka,”ne,kau jangan berkata seperti itu terhadap calon anaemu”tambah Myungsoo yang seketika membuat mata bulat Sooji semakin membulat. “Mwo?jadi kalian bakalan menikah,aigoo berarti sebentar lagi aku akan mempunyai sahabat artis sekaligus idolaku ujar Sooji senang,sedangkan Minhyuk hanya bisa mendecik kesal

 ___________________________________________________________________________

Sooji pov

Setelah kepergian Minhyuk,Soojung dan Myungsoo yang tiba-tiba ada rapat penting,sekarang aku jadi sendiri berada di rumah sakit yang begitu membosankan ini rasanya juga sedikit kesal jika mengingat pekerjaan Myungsoo yang terlalu sibuk sehingga jarang menemaniku, rasanya aku jadi kesal jika ada keinginanku yang tak dapat ia kabulkan hanya karena kesibukan yang alasannya karena ada meeting penting, kuhembuskan nafasku kasar berusaha menahan emosiku, dan mengambil remot tv lcd dan menhidupkan tv untuk menghilangkan rasa bosanku, beberapa kali aku memindahkan chanel tv hingga mataku menangkap seorang namja yang baru saja kupikirkan dikelilingi oleh beberapa wartawan tv dan sibuk menanyakan tentang kabarku yang sedang dirawat di rumah sakit,kulihat Myungsoo begitu santainya menjawab pertanyaan wartawan tersebut,dan aku hanya bisa tersenyum setiap mendengar jawaban suamiku yang begitu memuaskan para wartawan hingga seorang wartawan bertanya ” tuan muda, bagaimana rencana anda kedepannya,apakah anda dan istri anda belum ada niat untuk mempunyai momongan tanya salah satu wartawan yeoja. Degg, tiba-tiba jantungku seakan berhenti berdetak membuat aliran darahku ikut berhenti taktala melihat wajah Myungsoo yang terlihat pucat pasih,dan kurang yakin untuk menjawab pertanyaan tersebut,aku jadi semakin bersalah padanya,mianhe oppa, tapi aku yakin kau bisa menjawabnya oppa, bukankah kau adalah pengusaha muda yang berotak cerdas oppa batinku seakan apa yang kurasakan dapat membuatnya mendengarnya walaupun itu mustahil. “Ahh mengenai masalah itu,itu privacy aku dan istriku kalau dibilang menginginkan seorang anak,aku yakin setiap pasangan menginginkannya begitupun dengan aku dan istriku,jadi kita tunggu kabar selanjutnya saja,ucap Myungsoo oppa mantap”. Aku hanya bisa menghela nafas lega mendengar ucapannya yang begitu bijak, dan setelah itu aku mematikan tv bersamaan dengan suara pintu yang terbuka yang membuatkan menolehkan wajahku “Soohyun oppa”ucapku setelah melihat Soohyun oppa yang kini sudah berjalan kearahku dengan senyumnya dan membawa sekeranjang buah kemudian menyimpannya di nakas samping tempat tidur “Ji bagaimana keadaanmu?apa kau sudah baikan tanyanya sembari duduk di kursi samping tempat tidurku. “Ne kwenchana,mianhe karena aku tidak bisa mengabarimu dan lupa meminta izin padamu,dan tidak jujur padamu kalau sebenarnya aku sudah menikah sesalku merasa bersalah, kulihat dia hanya bisa tersenyum sebelum angkat bicara. “Kwenchana,mengenai kau sudah menikah itu aku sudah tahu sejak awal,siapa sih yang tidak mengenal istri dari pengusaha muda Kim Myungsoo”, ujarnya menekankan kata istri,”jinjha?aish berarti aku memang populer dong dinegara ini,apa aku tak usah jadi artis saja, lagian kepopuleranku sudah mengalahkan artis korea “candaku yang membuat Soohyun terkekeh. “Hahaha kau ini bisa saja,tapi walaupun populer,kau kan belum mempunyai fans seperti diriku,kau hanya cukup dikenal sebagai istri Kim Myungsoo,beda dengan diriku dikenal banyak orang dan digilai yeoja-yeoja “ucapnya yang terdengar membanggakan dirinya. “Cihh.. ternyata oppa narsis juga,tapi aku yakin setelah aku jadi artis aku akan mengalahkan kepopuleranmu dan akan digilai banyak namja ucapku tak mau kalah dengan ucapannya barusannya. “Ne,ne arasso,aku akan mengalah,tapi jangan sampai suamimu tahu kalau kau ingin digilai banyak namja,atau tidak suamimu akan melarangmu menjadi artis serunya yang lagi-lagi tersenyum kyeopta ” ne tenang saja tuan Kim “ah bisaka kau tak memanggilku dengan sebutan seformal itu, cukup bicara santai saja.. eotte?”potongnnya dan memasang aegonya “berhentilah beraego seperti itu,opp… “Berhenti, jangan kau memanggil lelaki ini dengan sebutan oppa kecuali aku teriak seseorang yang kuyakini adalah Myungsoo,dan omoo sepertinya dia sangat marah mukanya sudah memerah.

 ___________________________________________________________________________

Author Pov

Sekarang Sooji sudah keluar dari rumah sakit dan akan memulai aktifitasnya dan hari ini ia akan melakukan rekaman dengan Soohyun tetapi sebelum berangkat ia terlebih dahulu mengurusi kebutuhan suaminya seperti mempersiapkan sarapan dan baju yang akan Myungsoo pakai ke kantor, ketika Sooji sudah menata sarapan diatas meja makan,ia malihat suaminya yang kesusahan memakai dasinya,karena sebenarnya itu sudah kebiasaan suaminya yang belum mengerti memasang dasi dengan benar,dan Sooji menghampiri suaminya kemudian mulai memasangkan dasi suaminya.
Myungsoo yang sangat suka dengan pekerjaan Sooji yang satu ini ia melingkarkan tangannya dipinggang istrinya mencium aroma bunga sakura yang ia sukai pada tubuh istrinya,ditatapnya mata Sooji yang begitu serius menyimpulkan dasi itu hingga selesai “aish oppa sampai kapan kau memandangi seperti itu humm,apa kau tak bosan melihatku terus”cibir Sooji memandangi mata Myungsoo yang kini tersenyum padanya. “Ahni,sampai mati pun aku tak akan pernah bosan menatap bola mata dunia yang indah ini ucap Myungsoo menyentuh kelopak mata Sooji,dan tak akan pernah bosan memandang hidung ini yang akan hanya selalu menghirup aroma tubuh suaminya,dan bibir ini yang hanya bisa dikecup oleh aku seorang’’goda Myungsoo yang membuat pipi Sooji bersemu merah, Myungsoo yang merasa gemas dengan pipi merah Sooji kini mulai mendekatkan wajahnya hingga tak berjarak dan saling merasakan hembusan nafas satu sama lain, kemudian perlahan Myungsoo menarik tengkuk istrinya dan menempelkan bibirnya dibibir yang tak akan pernah bosan untuk ia cumbu,melumatnya perlahan sehingga kedua bola mata Sooji terpejam dan mengalungkan tangannya dileher suaminya, ciuman lembut ini terasa manis hingga berlangsung sekitar beberapa menit hingga keduanya melepaskan tautannya dan saling tersenyum malu.

“Morning kiss chagi seru Myungsoo mencairkan suasana canggung kemudian beralih duduk ke meja makan dan sarapan dengan istrinya yang kini Sooji sudah duduk Disampingnnya, setelah sampai ditempat Star Entertaintmenttempat Sooji bekerja sekarang, Myungsoo membukakan pintu mobil istrinya,dan beberapa pasang mata hanya dapat melihat mereka iri takkala Myungsoo mencium kening istrinya. “Chagi ingat kau tidak boleh terlalu lelah,dan jangan telat makan,dan satu lagi awas jika kau kau makan makanan pedas lagi pesan Myungsoo sebelum berlalu meninggalkan istrinya.

 ______________________________________________________________________

Sooji pov.

Sekarang aku memasuki gedung mewah Star Entertaintmen tuntuk melakukan sesi rekaman dengan Soohyun,dan kulihat Soohyun sudah siap dengan earphone ditelinganya. “Mianhe semuanya, sepertinya aku telat sesalku sembari mebungkukkan badanku pada semua staf yang berada di ruangan rekaman ini,dan mereka hanya menanggapinya dengan senyuman dan berkata kwenchana,dan itu membuatku lega sekarang, kulihat Soohyun oppa menatapku seperti menyuruhku untuk cepat berjalan kearahnya dan sekarang aku berada dibalik dinding kaca antara staf yang akan mengatur sesi rekaman ini dengan diriku yang sudah memakai earphone bersama Soohyun oppa, dan akhirnya kami pun bernyanyi sesuai perintah orang yang berada didepanku. Setelah beberapa jam rekaman dengan beberapa lagu duetku dengan Soohyun oppa kulihat semua orang terlihat senang dan tak berhenti-hentinya memuji suaraku,dan tidak sampai mengulang untuk memperbaiki nyanyian kami,karena suara kami bisa menyatu dengan baik, setelah pamitan dengan semuanya serta Soohyun oppa yang awalnya ingin kuajak makan siang tetapi ia menolak karena harus ke lokasi syuting untuk melakukan syuting drama, dan disinilah aku berada disebuah restoran sendiri, rasanya membosankan, dan akhirnya aku menghubungi Myungsoo oppa untuk menemaniku makan siang mengingat sekarang sudah jam makan siang. “Yoebseo oppa,maukan kau menemaniku makan siang “tanyaku setelah menempelkan hpku dan mendengar suaranya. “Mianhe chagi,sepertinya hari ini aku tidak bisa,soalnya banyak pekerjaan,bagaimana kalau kalau ajak Soojung saja,dia kan lagi tak ada jadwal hari ini tolaknya dan membuat rasa kecewa dihatiku kesal,selalu seperti ini,sibuk dan sibuk batinku. “Mwo? Bagaimana oppa bisa tahu kalau Soojung tak ada jadwal hari ini tanyaku sedikit curiga,karena setahuku memang hari ini The Star lagi free karena aku seorang sone, terdengar suara gugup dan terbata dari mulutnya,sepertinya dia menyembunyikan sesuatu “it. Itu Minhyuk,ah ya Minhyuk tadi datang kesini dengan Soojung ke kantor jawabnya,tetapi ada nada keraguan dari suaranya apa dia membohongiku,aishh apa yang kupikirkan mungkin saja oppa lagi capet dan suaranya sedikit bermasalah batinku mencoba menepis semua pikiran-pikiran negatif yang menggerogoti otakku “baiklah oppa kalau begitu,selamat bekerja saja ucapku lemas dan mematikan sambungannya tanpa ada niat mendengar jawabannya. Setelah menelpon Myungsoo aku menge sms Soojung dan katanya bisa menemaniku untuk makan siang,dan itu bisa membuatku sedikit tenang karena tidak makan sendiri, selang beberapa menit kulihat Soojung sudah berjalan kearahku dengan hotpants dan kemeja kebesarannya dengan kecamata hitam dan topi levis dikepalanya,aku tahu jika dia seorang artis jadi mungkin dia berpakain seperti itu agar tidak dikenal fansnya. “Mianhe eonni membuatmu menunggu” ucapnya ketika sudah sampai dihadapanku dan melepas kecamata hitamnnya “ne,kwenchana,hmm kau mau pesan apa tawarku ketika namja sipit dengan rambut blonde datang menhampriri kami sepertinya namja ini tampan juga,dan namanya yesung,dan itu kutahu dati name tagnya di sisi kiri bajunya. “Apa saja eonni asalkan enak jawab Soojung tersenyum dan membuat namja sipit didepanku Tersenyum. “Baiklah aku pesan deobboki pedas satu,dan deobokki biasa satu serta minumnnya jus alvocad ajha seruku pada yesung dan ia hanya mengangguk kemudian berlalu dari tempat kami. “Oh ya, Soojung apa benar tadi pagi kau ke kantor Myungsoo oppa bersama Minhyuk” tanyaku mencoba meyakinkan apa yang sedang berputar dipiranku sekarang. “Ahniya,dari tadi aku cuman di rumah, dan tak pergi kemana-mana” sergahnya dan membuat jantungku terasa sesak dan apa yang kupikirkan ternyata benar kalau Myungsoo oppa membohongiku tapi apa yang membuatnya bohong padaku?

-TBC-

Anyeong readers , saya kembali lagi bawa chapternya 😀 gimana ?? masih seru kah ?? sepertinya belum kkkkk 😀 oh iya disini tulisannya gak sebagus di chapter sebelumnya , mian kalo ada typo , soalnya malas ngeditnya 😀 btw makasih ya yang udah kasih tau gimana menggunakan find and reflace , jadinya gak usah lagi harus ngedit nama castnya dari atas sampe bawa .. makasih ya readers yang udah kasih tau …. happy reading .. jangan lupa komentnya ya J

57 responses to “[Freelance] Our Love and Our Married Chapter 4

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s