Secret Garden [OneShoot]

Secret Garden

secret-garden-jzy-copyPoster by : Rosaliaocha

Author : Jzy

Main Cast : Kim Myungsoo | Bae Soo Ji

Genre : Romance

Type : OneShoot

Rating : +17

Disclaimer : Cerita ini hanya fiksi belaka, jika ada kesamaan tempat, tokoh alur dan setting dan lainnya itu milik masing-masing author dan sama sekali tidak terkait dengan pencipta, kepimilikan dan sebagainya. dan untuk tokoh utama dan artis lainnya bukan milik tetapi milik orangtua, sahabat, dan agensi mereka author memakai nama mereka hanya untuk keperluan cerita. cerita ini terinspirasi dari lagu ‘Apink – Secret Garden’ dan kalo alur, tokoh, dan jalan ceritanya itu murni hasil pemikiran author sendiri.

NVE00001

Only you know this garden ..
Whisper secrets recognition
That only we would know,
Our story no one else will know
When the doors open,
Love will begin at this place ”

SORRY FOR TYPO

2001

Gadis kecil berusia 7 tahun dengan gaun hitam dan rambut panjang bergelombangnya ia tek henti hentinya menitikan airmata dan isakan yang keluar dari bibir mungilnya ia duduk dipangkuan sang kakek sambil terus menangis dan menatap foto kedua orang tuanya yang ada dihadapannya, orang orang berlalu lalang untuk mengucapkan penghormatan terakhir para sahabat dan kerabat semua berkumpul dan merasakan kesedihan didalamnya.

Kematian.. kematian adalah suatu hal yang pasti bagi manusia didunia ini… Soo ji kecil yang kini terus menggumam Ayah dan ibu nya, memang berat untuk Soo ji kecil melewati ini semua ia masih butuh kasih sayang dari kedua orang tuanya seharusnya umur yang masih terbilang kecil itu ia merasakan hal tersebut namun untuk seterusnya pada kenyataan nya ia tidak bisa menerima kasih sayang dari kedua orang tuanya, namun ini semua adalah kenyataan yang harus dihadapi dia hanya bisa menangis dan menggumam ia sangat merasa kehilangan orang yang sangat ia cintai dan sayangi yaitu kedua orang tua nya yang pergi dan tidak akan mungkin bisa kembali lagi, Orang tuanya meninggal karena kecelakaan pesawat saat akan pulang ke Seoul setelah menyelesaikan perjalanan bisnis mereka, Soo ji adalah anak yang ceria namun sekarang ia hanya meneteskan airmata yang melesak jatuh dan membasahi pipi bulatnya sambil memeluk bingkai foto yang berisi fotonya juga kedua orang tuanya.

Disisi lain diam diam ada seorang namja kecil yang memperhatikan Soo ji kecil yang sedang menangis dipelukan sang kakek, ia menatap sedih gadis kecil itu, dan tanpa ia sadari ia meneteskan air mata melihat sang gadis yang sedang dilihatinya nya menangis kencang…

“Harabeoji… Appa dan Eomma apakah mereka akan datang lagi dan menemuiku?” Sang kakek hanya tersenyum lemah dan mendekap cucu satu satunya itu dengan erat

FGIU.E02.mkv_009620937_thumb[1][2]

“Uljimayeo chagi-ah” ucap sang kakek sambil menepuk punggung guna menenangkan cucunya seraya menggendongnya keluar ruangan menuju belakang rumah dan sang kakek membuka gerbang yang terkunci dan kemudian ia duduk dipinggir kolam air

“Appa Eomma bogoshipda” isak yeoja kecil itu sambil memeluk kakeknya erat

“Mulai sekarang kakek yang akan menjagamu, menyuapimu makan, merawatmu, melindungimu, membacakan buku cerita sebelum kau tidur, menonton tv bersama kita lakukan bersama sama arratchi?”

“Geundae Appa dan Eomma?”

“Appa dan Eomma mu mereka adalah anak yang baik, mereka sudah hidup tenang surga seperti di tempat ini kalian sangat menyukai tempat ini kan?” jelas sang kakek sambil menerawang langit yang sedikit mendung

“Apa jika aku kesini aku bisa bertemu dengan Appa dan Eomma?”

“Anggap saja seperti itu Soo ji-ah mereka akan selalu didekatmu mereka akan selalu menjagamu dari jauh percayalah jadilah gadis yang kuat eoh”

“kenapa dari tadi aku tidak melihat mereka?”

“Mereka memang ada…” jawab sang kakek sambil tersenyum tipis pada cucu kesayangannya

“eoddiseo?” tanya Soo ji bingung karena sedari tadi ia tak melihat yang ia cari

“Maeum… Soo ji-ya” senyum sang kakek sambil menempelkan telapak tangan nya di dada suzy

“jeongmalyeo?” tanya Soo ji dengan mata berbinar Sang kakek hanya mengangguk sambil tersenyum menanggapinya

“jangan merasa sedih dan jangan menangis lagi arra kau masih punya kakek disini.. kau masih punya kakek geokjongma Soo ji-ya” ucap sang kakek dengan suara bergetar menahan tangis tidak tega melihat cucunya sekecil ini harus mempunyai kesedihan banyak

“Ulljima… harabeoji saranghae” ucap Soo ji sambil mengusap air mata kakeknya yang kini tersenyum lebar dan memeluk kakeknya dan kemudian ia berlari menuju kolam dan kembali tersenyum melihat ikan ikan kecilnya

“Appa Eomma.. kalian ada disini?” gumam Soo ji

“geurae tetaplah seperti itu Soo ji-ya teruslah tersenyum” batin Tn.Bae memandang cucunya dan kemudian ia meninggalkannya untuk bermain sendirian

Dari kejauhan seorang namja kecil berlari dan masuk gerbang putih setelah melihat namja paruh baya keluar dari tempat itu, dan setelah kakinya melangkah masuk ia menganga lebar melihat rerumputan hijau, bunga yang berwarna warni, berbagai pernak penik yang menggantung, kolam dan suara air mengalir ia merasa memasuki dunia baru ia merasa tenang ditempat itu dan setelah terpesona akan taman tersembunyi itu ia langsung melihat yeoja yang sedari tadi ia perhatikan sedang tersenyum dan berlari lari mengitari kolam namun setelah itu yeoja kecil itu terjatuh membuat sang namja kecil menghampirinya

“gwenchana?”

“nugu?”

“luka mu harus diobati” ucap namja kecil tanpa menyahut pertanyaan dari yeoja kecil itu ia membantu yeoja kecil itu duduk dipingir kolan dan ia mengeluarkan sapu tangannya dan dibasai air kolan dan mulai membersihkan luka yeoja kecil itu

“A..aw”

“Mian aku akan pelan” jawabnya dan kembali berkutat setelah itu ia mengeluarkan handsaplast dari saku jas nya

“dari mana kau dapatkan itu?”

“Hanya untuk berjaga jaga saja, jika aku terjatuh dan terluka aku bisa menyembuhkannya sendiri dan jika aku bertemu orang yang terluka aku akan mengobatinya”

“Apa kau ingin jadi dokter”

“Emm.. itu cita citaku” senyum namja kecil itu dan tersenyum melihat luka yeoja kecil itu sudah tertutup rapat oleh handsaplast yang ia pakaikan

“Kim Myungsoo” ucap nya tiba tiba

“e..eoh.. Bae Soo Ji imnida” ucap yeoja kecil dengan sedikit menundukan kepalanya yang membuat namja kecil dihadapannya tersenyum kecil

“kita berteman eottae?” tanya namja kecil itu dan mengulurkan jari kelingkingnya

“Ne Oppa..” senyum Soo ji senang dan menautkan jemarinya dan mereka pun terkekeh bersama

15 tahun kemudian

Soo ji Pov

Di jodohkan yang benar saja, kenapa hidupku begitu menyedihkan, Appa Eomma aku ingin menikah dengan namja pilihanku sendiri aku tidak mau semua hidupku diurusi haraboji… penenang dan obatku rasanya hanya tamna tersembunyi ini, Appa Eomma gomawo telah memberikanku hadiah terindah taman ini jika aku disini aku bisa merasakan kehadiran kalian aku disini merasa nyaman seperti dipelukan kalian dulu .. geundae Appa Eomma ada yang tau tentang taman ini selain aku, haraboji dan pelayan dirumah ini..

bl-00116_thumbdia Myungsoo Oppa aku berteman dengannya dia adalah orang yang baik dia mengobati lutuku yang terluka ketika aku terjatuh geundae.. aku berteman dengannya tapi aku hanya bertemu sekali dengannya hari berikutnya dan sampai sekarang pun aku tidak melihatnya lagi, tapi aku bisa mengingat wajahnya dengan jelas sampai sekarang… aku penasaran seperti apa wajahnya sekarang apa dia sudah menjadi dokter? entahlah aku tidak tau, dia mengajak berteman tapi hanya beberapa jam saja, aku yakin jika ia sekarang sudah menjadi dokter pasti dia menjadi dokter yang sangat pintar dan baik.. juga tampan… karna sejak pertama kali aku melihatnya disini ia benar benar sangat manis dan tampan..

jika diperbolehkan aku ingin bertemu dengannya lagi .. aku kesepian disini, Myungsoo Oppa eoddiseo?

Soo ji Pov End

Yeoja cantik dengan dress one piece warna pink softnya rambut coklat yang bergelombang, Soo ji kecil dengan pipi gembul yang menggemaskan kini berubah menjadi seorang yeoja yang cantik, anggun, pintar, dan ramah walaupun terkadang ia sering kesepian ketika ia sedang merasa kesepian pasti ia meagkahkan kaki nya di tempat ini yaa.. taman tersembunyi ini yang hanya keluarga yang tau.. ia merasa senang saat berada disini ia bisa melepaskan beban hidupnya, menghilangkan rasa kesepiannya, ia bisa dengan bebas mengekspresikan dirinya ia sangat menyukai air yang mengalir, embun yang masih setia memeluk rumput, bunga yang bermekaran juga banyak kupu bertebangan seakan tempat itu adalah oksigen untuknya, tempat itu adalah salah satu kenangan indah bersama orang tuanya… ia menyukai bahkan sangat mencintai tempat tersebut

Flashback

“Kita akan kemana Appa Eomma?”

“ke suatu tempat yang kau suka ji-ya” jawab sang Ibu sambil menutup mata putri tersayangnya

“Sekarang buka matamu…” ucap sang Ayah

“Uwaaaahhh… neomu yeoppo” ucap Soo ji reflek ketika melihat sekitarnya

“Saengil chukkae ji-ya” seru kedua orang tuanya

“Gomawo Appa Eomma.. saranghae!” pekik Soo ji sambil memeluk kedua orangtua nya

“Kami sangat tau keinginan mu chagi-ah… sekarang kau tidak kesepian lagi karena ada ikan, kupu-kupu, burung,dan juga bunga yang akan menemanimu jika kami jauh, jadilah anak yang baik dan rawat taman ini arratchi bermainlah dengan baik, dan kau harus menuruti apa kata haraboji eoh?” nasihat ibunya

“Ne eomma.. gomawo telah mewujudkan taman rahasia untukku Appa Eomma”

“Cheonma chagi-ah” jawab sang ayah sambil memeluk putri kecilnya erat seolah tidak ingin kehilangannya dan diikuti ibunya

4 hari kemudian

Pesawat Korean air mengalami kecelakaan ketika mendarat dikarenakan ada kerusakan mesin xxxxxxx

Namja paruh baya yang kini menatap layar didepannya dengan tatapan tidak percaya anak dan menantunya… mereka ada di pesawat tersebut ia kemudian langsung menelpon seseorang dan langsung bangkit dari duduknya

Flashbck end

Wooridul Spine Hospital

Wooridul Spine Hospital

Myungsoo pov

Kembali kesini rasanya seperti terlahir kembali, 15 tahun aku sama sekali tidak melihat negara dan orang orang disini tumbuh, ternyata waktu berjalan dengan sangat cepat, Dimana dia sekarang…

“Mianhae… tidak memberitahu mu sebelumnya Sooji-ya bahkan kita hanya bertatap muka dan bermain selama 2 jam, apa sampai saat ini aku masih temanmu? seperti apa wajahmu sekarang? apa kau masih bersedih dan kesepian? aku ingin ke taman itu denganmu lagi… “

Myungsoo pov end

Seorang namja bertubuh tegap dan tinggi dengan jas putih melekat ditubuh nya yang kini sedang menerawang langit yang cerah dari jendela ruang kerja nya ia menatap langit dengan tatapan sedih dan seakan dia sedang berkutat dengan pemikirannya

-o0o-

“Haraboji…”

“Ne waeyo ji-ya?”

“apa hareboji yakin dia orang yang baik dan pantas untuk ku? apa dia menyukaiku? apa dia pernah bertemu dengan ku sebelumnya?”

FGIU.E02.mkv_006360423_thumb[1][2]“dia pernah datang saat hari kematian Appa dan eomma mu bersama orang tua nya, 15 tahun yang lalu dan dia langsung pindah ke Amerika dan dia tinggal disana karna orang tuanya bekerja disana, tapi 2 bulan yang lalu mereka kembali ke seoul dan ingin menetap lagi disini, dan Hareboji bertemu dengan orang tuanya saat ada ulang tahun perusahaan sahabat Hareboji dan berniat menjodohkan kalian apa kau tak suka?” tanya Jung hyun sambil menyesap teh nya dan memandang cucu nya yang kini menunduk

“Aku kan belum melihat wajahnya… bagaimana menyimpulkan aku suka atau tidak hareboji ini” desis Soo Ji berusaha menyembunyikan kesedihan dan kegelisahannya, ia tidak ingin mengecewakan kakeknya, kakeknya adalah satu satunya anggota keluarga yang ia punya dan kakeknya sudah merawat dan menyayanginya sedari kecil ia tidak ingin mengecewakan hati kakeknya, ia tahu ini yang terbaik kakeknya pasti tahu yang terbaik untuknya

“Dia anak yang pintar arra… dia adalah seorang dokter”

Soo ji Pov

Dokter? pikirku… apa dia..

“gwenchana?”

“nugu?”

“luka mu harus diobati”

“A..aw”

“Mian aku akan pelan”

“dari mana kau dapatkan itu?”

“Hanya untuk berjaga jaga saja, jika aku terjatuh dan terluka aku bisa menyembuhkannya sendiri dan jika aku bertemuorang yang terluka aku yang akan mengobatinya”

“Apa kau ingin jadi dokter”

“Emm.. itu cita citaku”
Kenapa aku masih mengingatnya itukan 15 tahun yang lalu dan bahkan kami hanya bertatap muka kurang lebuh 2 jam dan seterusnnya sampai sekarang pun aku tidak pernah melihat wajahnya seperti apa. entahlah aku juga bingung apa dia adalah teman laki laki pertama ku? eih.. jinjja pikiranku ini

Soo ji Pov end

“Dia adalah cucu teman kakek, geundae teman kakek sudah meninggal 2 tahun yang lalu kami berdua berniat menjodohkan kalian karna kami sama-sama merasa kalian cocok dan kami sudah memikirkannya matang-matang soo ji-ya. dia kuliah di Universitas Cambridge di kampus School of Clinical Medicine Cambridge, dia tampan, tinggi, dia sopan, dia orang yang penyayang, kau pasti menyukainya, geokjongma dia adalah namja yang baik”

111

“J..jj..jinjja? kenapa hareboji tau banyak tentangnya?”

“Hareboji selalu memperhatikannya arra.. karna aku tidak ingin menyerahkan harta paling berharga yang sangat aku cintai ini pada orang yang sembarangan” ucap sang kakek sambil tersenyum dan menarik hidung cucu nya itu

“Hareboji…” lirih Soo ji dan langsung berhambur memeluk kakeknya

“Aigoo… jadilah istri yang baik untuknya nanti arraseo…” ucap Jung hyun tersenyum dang mengelus punggung cucunya yang sepertinya menangis

“jeongmal gomawo hareboji” batinnya sambil mengeratkan pelukannya

“aku akan berusaha menjadi cucu yang terbaik untukmu” ucap Soo ji sambil diiringi dengan isakan nya

-o0o-

“Myungsoo-ya apa kau sudah mempunyai pacar?” tanya Joo Won

“Ajig ahboji” jawab myungsoo dengan senyum tipisnya

“Waeyeo? apa tidak ada gadis yang menarik perhatianmu selama ini?” tanya Tae hee

fixed720p-141105-my-lovely-girl-ep-14-myungsoo-l-hoya-cut-mp4_000993560

“Eobso” jawabnya dan diiringi tawa kedua orangtua nya

“Apa perlu eomma carikan gadis untukmu?”

“Aniyeo.. nanti juga datang dengan sendirinya eomma” dengan senyumnya

“Arraseo.. itu terserah padamutapi tidak ada salahnya kan mengenal seseorang?”

“Nugu?”

“bimil… tidurlah kau pasti lelah” ucap ibunya dan mendorong putranya untuk masuk kamar

“Eihh.. eomma jinjja” desis nya

“Apa menurutmu Myungsoo akan menerima usul kita?” tanya Ayahnya

“Kita coba dulu, kita atur pertemuan saja dengan Tn.Bae aku yakin dia adalah tipe Myungsoo” senyum Tae hee

“jinjja..?”

“gerom.. aku ibunya, aku paham semuanya”

“geurae kau ibunya..” jawab Joo Won sambil mencari kontak seseorang di ponselnya

“Yeoboseo”

“Ne Tn.Bae bagaimana kabarmu?”

“tentu baik Joo Won-ah, ada apa menghubungiku?”

“Itu soal Myungsoo dan Soo ji.. bagaimana kalau kita atur pertemuan dulu? dan memeberikan mereka waktu untuk berkenalan?”

“ide yang bagus kau atur waktunya saja”

bl-00450_thumb

“geurae… arraseo untuk selanjutnya aku akan mengirimkan waktu dan tempatnya”

“ne..”

“Arraseo.. ghamshamnida keuno”

“Eottae?” tanya Tae Hee tidak sabaran

“Eoh Tn.Bae bilang dia setuju”

“tinggal mengatur waktu Myungsoo” dan dijawab anggukan dan senyuman kedua orang itu

-o0o-

Myungsoo Pov

Perkenalan? dengan seorang gadis? jinjja.. kuno sekali
dari pada memikirkan hal yang tidak jelas lebih baik mengistirahatkan tubuhku

Myungsoo pov end

Sementara seorang namja yang kini didalam kamarnya menggerutu dan tidak lama kemudian mata nya terpejam rapat dan dengkuran halus pun terdengar

-o0o-

“Yeoboseo wae hareboji?” ucap Soo ji dari sebrang

“Apa kau sedang sibuk di butik?”

“Aniyeo waeyeo?”

“Temani kakek makan malam, dan pastikan berpakaian dan berias yang cantik arraseo”

“waeyeo? memangnya bertemu dengan siapa hareboji”

“sampai nanti malam chagi.. keuno”

“hareboji.. haeboji..hareboji!!!”

“Aku tidak sabar..” senyum Jung hyun dan menatap langit langit ruang kerjanya

-o0o-

Suzy Pov

bl-00713_thumb

20.00 KST di La categorie, 627-21 Sinsa-dong, Gangnam-gu jangan sampai telat arraseo, dan berhati-hatilah di jalan

“Uhh.. memangnya aku berdandan cantik untuk apa dan untuk siapa sih? hareboji ini.. lebih baik aku menrut ucapannya saja”

“Eonni Ny.lee dia ingin bajunya diantar sekarang juga karena itu adalah hadian untuk ponakannya dan ponakannya akan datang esok hari”

“J..jjinjja?”

“eoh.. biar aku yang mengantarkannya saja eonni”

“Aniyo.. biar aku saja kau pulanglah ini sudah malam juga, hati-hti di jalan”

“gwenchanayeo?”

“nan gwencantagu… geokjongma kka..”

“arraseo eonni hati-hati ne, aku pulang”

“ne..”

“Bae Soo ji fighthing… ” Aku melirik jam tanganku 19.45 berarti masih tersisa 15 menit lagi

Soo ji pov end

Yeoja dengan dress one piece berwarna merah dengan rambut yang digerai ia memasuki mobilnya dengan terburu buru sambil menenteng 1 kotak besar, dan ketika itu moblnya langsung melesat jauh

****

“aigoo.. nona bae maaf merepotkanmu malam-malam begini”

“Aniyo.. gwencahana Ny.Lee ah ya aku ada urusan mendesak, semoga ponakanmu menyukainya ne”

“ah.. ne hati-hati”

“Bae Soo ji kau mempermalukan kakekmu dan mengecewakannya sekarang” gumamya saat melihat jam tangan nya pukul 20.15 KST dan langsung menjejal gas nya dalam

-o0o-

“Tidak biasanya dia telat seperti ini” gumam Tn.Bae sambil menatap ponsel nya

“waeyeo?” tanya Myungsoo yang melihat wajah gelisah Tn.Bae

“Soo ji.. tidak biasanya dia telat seperti ini” ucap Tn.Bae sambil mengerutkan dahi dengan wajah gelisahnya

“mungkin Soo ji sedang ada keperluan mendesak Tn.Bae” sahut Tae hee

“Ne mungkin dia sedang mempunyai keperluan yang mendesak.. geokjongma” lanjut Joo won dan diangguki Myungsoo dan Tae hee

Ne.. semoga saja…”

-o0o-

Kringg~ krriing~

“chankaman..” Soo ji mencoba meraih ponselnya yang ada di jok belakang namun karena konsentrasinya terbagi ia kurang memperhatikan jalan yang ada didepannya

Aaaaaaahhhh!!! Mobil soo ji kini menabrak pohon banyak orang yang mengerumuninya

Suzy pov

Siapa yang menelpon dalam keadaan seperti ini… aku mencoba meraih ponselku yang ada di jok belakang dan tidak memperhatikan jalan yang ada di depanku dan aku mlihat sinar yang sangat menyilaukan dan aku memutuskan membanting stir ku ke trotoar jalan dan menabrak sesuatu, entah kenpa sekujur tubuh ku merasakan sakit yang teramat sangat dan pandanganku mulai buram

“Haraboji..”

Suzy pov end

Kringggg~

“yeoboseo… Soo ji-ya eoddiseo?”

“Apakah benar ini Bae jung Hyun?” tanya seseorang dari sebrang

“Neo.. nuguya kenapa ponsel cucuku ada di tanganmu?”

“aku dari kantor poisi cucu anda Bae Soo ji mengalami kecelakaan di daeran gangnam, ia sekarang sudah dilarikan ke rumah sakit Wooridul Spine Hospital…”

“Soo ji-ya” lirih Tn.bae yang kini merasakan sekujur tubuh nya merasa kaku

“musunmariyeo?” tanya Joo won

“Soo ji dia kecelakaan”

“MWO!” ucap ketiga orang dengan suara tertahan

“Soo ji? Bae Soo ji?” batin Myungsoo yang kini matanya membulat lebar

“Myungsoo-ya palli kau ke rumah sakit eoh” titah Tae hee dengan suara pelan

“ne eomma..”

“Soo ji-ya..” gumam Tn.bae sambil menatap ke arah gelas dengan tatapan kosongnya sementara kedua orang yang kini dihadapannya menatap sedih Tn.bae seolah ikut merasakan kesedihan yang dialaminya

-o0o-

Mobil Mercedes-Benz berwarna hitam kini melaju dengan cepat dan berhenti area rumah sakit Wooridul Spine, Namja berperawakan tinggi dan tubuh tegap nya itu berlari memasuki rumah sakit

“Suster apakah ada seorang yeoja kecelakaan hari ini?”

“Ani..yo..” ucapan suster itu terhenti saat Myungsoo berlari menuju ambulance yang baru saja tiba

“Soo ji-ya” lirihnya ketika melihat Soo ji bersimbah darah di sekujur tubuh nya dan tanpa pikir panjang ia mengganti pakaian serba hijau dan ikut memasuki ruang UGD

-o0o-

“Bae Soo ji kumohon bertahanlah” batinnya sambil terus berkutat dengan pekerjaannya sekarang

2 hari kemudian

1204

Myungsoo memasuki ruang rawat dimana Soo ji masih terbaring lemas sudah 2 hari pasca oprasi kakinya, saat ini kaki Soo ji di pasang pen karena patah

1

“Kau belum bangun juga..” ucap Myungsoo sambil duduk di pinggir ranjang Soo ji dan menatap lekat wajahnya

“Kau tidak berubah” senyum Myungsoo dia tidak menyangka akan dijodohkan dengan teman nya ini, entahlah ia hanya merasa terkejut ia perlu belajar, ia harus belajar mulai dari sekarang belajar menyayangi Sooji dan mencintainya dan menatapnya menjadi seorang yeoja untuknya bukan menatapnya sebagai teman kecil nya

“cepatlah buka matamu, agar aku cepat belajar, aku tidak ingin mengecewakan mereka semua kau juga tidak mau kan mengcewakan kakekmu.. cepatlah sembuh agar kakekmu tidak sedih lagi, dia selalu menangis dalam diam arra.. kasihan dia” ucap Myungsoo sambil mengelus dahi Soo ji lembut, sedangkan yang diajak bicara hanya diam tidakbergeming 1 inci pun

-o0o-

“anak nakal kenapa kau tidak berhati-hati eoh? untuk seterusnya kau tidak akan kuperbolehkan mengendarai mobil sendiri tidak akan..” ucap Jug Hyun sambil menggengam tangan cucu nya yang terbebas dari infus

“kakek merasa sedih mlihatmu dengan keadaan seperti sekarang arra.. dimana wajah ceriamu itu? kau pucat, kurus, lenganmu juga lebam, Appo matchi?” lanjut Jung Hyun dengan suara bergetar di akhir kalimatnya

FGIU.E02.mkv_013234009_thumb12

“apa kau tidak lapar?” Sementara Myungsoo yang diam-diam mengintip dari celah pintu yang terbuka hanya diam dengan pandangan kosongnya

“Cepatlah sembuh ji-ya”

“ha..hare.hareboji..” ucap seseorang dengan lirihnya

“Soo ji? Soo ji-ya kau sudah sadar chagi-ah? eoddi appo?”

“Mureup..”

“manhi appo?” tanya Myungsoo yang tiba-tiba masuk ruang rawat Soo ji, Soo ji yang masih bingung hanya mengangguk dan sesekali meringis

“hareboji izinkan aku memeriksa keadaannya dulu ne” izin Myungsoo

“ne silahkan Myungso-ya” senyum Tn.Bae sambil tersenyum lega

“jangan gerakan kakimu.. bagian mana lagi yang sakit?” tanya Myungsoo seraya menyuntikan sesuatu di selang infus Soo ji

“eobso…”

“syukurlah.. jangan mencoba untuk menggerkan kaki kananmu untuk saat ini, jahitannya masih basah dan bisa robek kalau kau perlu sesuatu minta bantuan aku atau suster yang disini janagn melakukannya sendiri arra” pesan Myungoo dengan senyum hangat nya, kakek nya yang melihat itu hanya tersenyum senang

“nugu?” tanya Soo ji dengan wajah bingung nya

“Apa tenggorokanmu kering? cha minumlah dulu” ucap Myungsoo dan segera menyodorkan air dengan sedota, Soo ji mau tak mau hanya menurutinya dan beralih menatap kakeknya yang tersenyum

“Kim Myungsoo” senyumnya yang memperlihatkan lesung pipit nya

“k..kim, Kim Myungsoo?”

“ne nona Bae”

“neo handsaplast?”

“kau masih mengingatnya?” ucap Myungsoo yang membulatkan mulutnya

“gerom … kau orang aneh yang menghilang” ucap Soo ji tersenyum

“Mian.. aku tidak memberitahumu sebelum aku pergi”

“memangnya kau pergi kemana selama ini?” tanya Soo ji yang kini jantung nya berdebar dengan kencang menunggu jawaban Myungsoo, sambil sesekali melirik kakeknya yang tersenyum lagi kepadanya seakan menjawab pertanyaan Soo ji

“aku di Amerika”

“kuliahmu?”

“Universitas Cambridge waeyeo?” tanya myungsoo yang melihat Suzy membulatkan matanya sambil menutup mulutnya yang menganga lebar karena terkejut

“Universitas Cambridge?” batin Soo ji yang kini menatap Myungsoo lekat

“hareboji.. jinjja?” kakeknya hanya memeluk cucunya pelan dan berbisik “dia calon suamimu bersikap baiklah padanya mencobalah untuk dekat dengannya dia anak yang baik, aku bisa merasakan perhatiannya kan?”

-o0o-

“cita-citamu tercapai ya?” ucap Soo ji ketika selesai meminum obat

“gerom.. aku sangat mencintai profesiku” senyumnya

“geurae..”

“Kau bekerja dimana?” tanya Myungsoo

big7-00499

“Aku punya butik di kawasan Cheongdamdong”

“kau designer?” Soo ji hanya mengangguk malu

“wuuaahh.. daebbak..” decak Myungsoo kagum

“kau juga hebat.. dan pintar” ucap Soo ji sembari menguap

“obatnya mulai bereaksi ternyata.. tidurlah jangan kau lawan rasa kantuknya.. tidurlah aku juga harus melihat pasien yang lainnya juga”

“emm.. jalja Myungsoo-ya”

“Jalja..” lirh Myungsoo sambl mengusap dahi Soo ji

-o0o-

2 Minggu kemudian

“aku akan kerumahmu nanti dan juga kau perlu terapy kan”

“ne akan kutunggu kujunganmu”

Time We Not In Love_03 1696

“aku akan merindukanmu nanti” ucap Myungsoo sambil menatap lekat Soo ji

“Ne?” ucap Soo ji bingung akan pernyataan Myungsoo benarkah dia merindukannya?

“Aniyo.. eobso, palli kka..”

“arraseo” desis Soo ji dan memasuki mobilnya hati-hati dibantu Myungsoo

“seperti nya aku mulai merasakan sesuatu saat bersamamu Soo ji-ah” seraya melihat Mobil Soo ji yang menjauh dari tempatnya kini berdiri

sementara didalam mobil

“waegurae kenapa aku jadi tersipu seperti ini” ucapnya elan dan memegangi dadanya yang bergemuruh

-o0o-

3 minggu kemudian

“kau harus menguatkan tumpuanmu agar tidak jatuh, jangan dipaksakan jika masih sakit arraseo” titah Myungsoo sambil memapah Soo ji untuk duduk

“Myungsoo-ya bisa aku minta sesuatu”

“Apa itu?”

“kau ingat dimana kita pertama kali bertemu dan menolongku saat aku terjatuh di pinggir kolam”

“ne.. tempat itu sanagt indah aku ingin kesitu juga.. dimana tempat itu memangnya?”

“aku juga merindukan tempat itu bisa antar aku kesana? aku tidak mungkin bisa berjalan dengan benar untuk pergi kesana?”

“apakah jauh, kalau jauh itu tidak baik untukmu”

“aniyo.. tempatnya sanagt dekat hanya dengarkan intruksi ku saja arraseo”

“arrseo kajja..”

Aku akan membuka pintu rahasia
Dimana hanya saya yang tahu Dan mengundangmu

kamu yang telah membuka hati saya yang tertutup
Hanya Anda yang tahu kebun ini ..
Membisikkan rahasia pengakuan
Yang hanya kita yang tahu,
Cerita kami tidak ada orang lain yang akan tahu
Ketika pintu terbuka,
Cinta akan dimulai di tempat ini

NVE00001

Bau khas rumput menyeruak bunga kecil yang bermekaran suara gemerick air, hal yang sangat menenangkan bagi semua orang, Myungsoo dan Soo ji memasuki taman tersembunyi itu, mereka duduk disalah satu bangku di bawah pohon sambil menikmati udara sejuk yang menerpa keduanya, dan berusaha menenangkan suara detak jantung keduanya masing-masing

“Soo ji-ya”

“ne waeyo?”

“Apa kau sedang menyukai orang saat ini?”

“emm” gumam suzy sambil menunduk malu

“jinjja?”

“ne..”

“berarti kau tidak akan melanjutkan tahap ini bersamaku?” tanya Myungsoo dan suara nya mengcil saat di akhir kata

“apa maksudmu?”

“kau menyukai seseorang.. kita dijodohkan dan otomatis kau tidak akan menikah denganku melainkan namja yang kau sukai”

“Aniyo.. bukan itu maksudku, dengarkan aku baik baik aku tidak akan mengulangnya untuk kedua kalinya”

“Aku tidak tau kapan perasaan ini muncul, hareboji benar kau orang yang baik, penuh perhatian, dan penyayang aku bisa merasakannya akhir akhir ini setelah bertemu denganmu lagi, aku mengiyakan perjodohan ini karena wujud patuhku pada hareboji karena dia yang telah merawatku, menjagaku, menjadi kedua orang tua ku sekaligus sedari kecil hingga sekarang, dia membesarkanku dengan kasih sayang yang melimpah walaupun aku sekarang tidak mempunyai ayah atau pun ibu, aku melakukannya sama sekali tidak ada paksaaan, dari situ aku sudah mempunyai prisnip siapapun dia yang akan menjadi calon suamiku aku harus belajar mencintai nya dan menjadi istri yang baik untuknya” jelas nya dengan senyum Soo ji yang kini mengalihkan pandangannya pada Myungsoo yang menatapnya tanpa berkedip sedikit pun

“jinjja? berarti aku tidak bertepuk sebelah tanagn?” tanay Myungsoo dengan mata berbinar”

“Mwo?”

ep11_33

“saranghae… aku tidak tau rasa ini juga muncul untuk mu saat melihatmu pertama kali aku ingin menjagamu, menyayangimu, melindungimu, dan memperhatikanmu selalu, sampai sekarang 15 tahun telah berlalu aku masih memiliki perasaan itu untukmu, tidak ada yang berubah sungguh.. nal saranghae?”

“Ne Myungsoo-ya” jawab Soo ji setelah keheningan berlangsung beberapa menit

“Gomawo Soo ji-ya.. aku berjanji akan menjadi suami yang baik untukmu, aku akan mencintaimu, menyayangimu, menjagamu selalu kapanpun dan dimanapun kita berada” ucap Myungsoo kemudian memeluk Soo ji erat seakan mengutarakan perasaan senang yang membuncah dalam dirinya, sama seperti Soo ji ia tersenyum dalam dekapan namjanya dan membalas pelukan namjanya

“Saranghae Bae Soo ji” ucap Myungsoo dan kemudian ia mendekatkan wajahnya dan menghapus jarak dantara mereka sehingga tidak ada jarak diantara mereka ia memeluk tubuh yeojanya dan memiringkan sdikit wajahnya dan kemudian bibir mereka bertemu membuat perasaan hangat menjalar di kedua insan itu, tadinya Myungsoo hanya menempelkan bibirnya kali ini dia menggerakan bibirnya dan Soo ji ia dengan senang hati membalas perlakuan namjanya itu

“Naddo Myungsoo-ya” ucap Soo ji sela sela ciumannya “Oppa”sahut Myungsoo kembali menautkan bibirnya “oppa?” tanya Soo ji bingung

“panggil aku oppa.. aku lebuh tua darimu” senyum Myungsoo dan kembali mengecup bibir Soo ji

“Naddo Oppa..” ralat Soo ji

“will you marry me?”

“yes i will”

“gomawo chagi-ah” ucap Myungsoo kembali memeluk Soo ji dengan senyum yang terus merekah satu sama lain

-o0o-

4 bulan kemudian

Yeoja yang kini memakai gaun burkat selutut berwarna hitam yang memperlihatkan punggung nya yang terbuka, dengan rambut coklat di tata rapih denga hiasan kecil di atas kepalanya ‘elegant dan anggun’ ketika orang melihatnya sekarang, ia duduk gelisah sembari mengatur degup jantung nya

“yaa.. Soo ji-ya neo gwenchana, sekarang baru pertunangan saja kau sudah seperti ini apalagi menikah nanti” kekeh Jiyeon

“Yak! kau belum meraskannya eoh.. aku sangat gugp arra.. ” desis Soo ji

“Aku iri kenapa seungho belum juga melamarku” ucap jiyeon yang kini merubah raut wajahnya menjadi cemberut

“eiyy.. geokjongma.. ah ya bagaimana penampilanku apakah terlalu terbuka?” tanya Soo ji

“Aniyo.. yeopo jinjja” decak jiyeon sambil mengacungkan kedua jarinya

toktoktok~

“Soo ji-ya kau sudah siap?”

“ne hareboji geundae aku gugup sekali”

image

“geokjongma kau cantik tidak ada yang erlu ditakutkan semuanya akan baik-baik saja percayalah..”

“fighthing ah.. iya supaya tidak gugup Hareboji dan Soo ji berfoto bersama ne untuk dokumentasi” sahut jiyeon

“call!!” pekik Soo ji dan langsung menuruh kaeknya untuk duduk dan berfoto bersama

“cha.. Hareboji sudah tampan Soo ji juga sudah cantik.. kita keluar”

“kajja” ajak Jung Hyun sambil menggandeng tangan cucu kesayangnnya

*******

big-00114_thumb

“apa kau benar-benar jatuh cinta pada Soo ji?” tanya Joo won

“Ne aku sangat mencitainya ahboji, aku akan berusaha menjadi suami yang baik untuknya nanti dan tidak menyakiti hatinya, dan tidak membuatnya menangis” ucap Myungsoo yang membuat seluruh tamu berdecak kagum

“Soo ji-ya apa kau mencintai Kim myungsoo?” tanya jung Hyun

“Aku mencintainya, sangat.. hareboji aku juga akan berusaha menjadi istri yang baik untukmu oppa, dan membahagiakanmu, aku akan selalu ada disisimu selalu” ucap Soo ji sambil tersenyum dan menunduk

“kalau begitu kalian memang benar saling mencintai satu sama lain? tidak ada keterpaksaan atau sandiwara dan sebagainnya? kalian melkuakannya sesuai dengan kehendak hati kalian kan?” tanya Joo won menatap Myungsoo dan Soo ji yang saling melempar senyum dan keduanya mengangguk

“kalau begitu kau harus mendapatkan keprcayaan calon istrimu agar yakin kau adalah suami yang tepat untuknya”

“gerom.. eomma”

“Bae Soo ji tolong terima aku apa adanya semua kekuranganku dan apa yang ada padaku, cintai aku apa adanya, seperti sekarang dan entah sampai kapan mungkin sampai siang bosan berganti malam… aku mencintaimu apa adanya dirimu aku mencintaimu semuanya yang ada pada dirimu, aku mencintaimu karna aku mempercayakan hatiku padamu untuk kau jaga dengan sebaik mungkin karna aku pun jga begitu aku akan menjaga hatimu dengan sebaik mungkin dan aku tempatkan pada tempat yang spesial seperti tempat pertama kali kita bertatap muka… will you marry me Bae Soo ji?”

bl-01155_thumb

“Yes.. i do oppa” Soo ji menitikan air matanya karena terharu kata-kata Myungsoo yang mampu menggetarkan hatinya, ia menatap wajah Myungsoo yang kini sedang memasangkan cincin dengan senyumnya lalu ia mengecup kening Suzy lembut dan kemudian memeluknya erat, dan pada saat itu juga ruangan itu riuh oleh tepuk tangan dan ucapan selamat yang dilontarkan teman Myungsoo maupun Soo ji, ketiga orang yang kini duduk di satu meja pun tersenyum bahagia menatap anak dan cucunya bahagia

“mereka memang cocok” ucap Tae hee sambil tersenyum menatap anaknya dan calon menantunya

“gomawo oppa”

“uljima.. naddo gomawo chagi-ah” ucap Myungsoo seraya menghapus air mata Soo ji dan menempelkan dahinya dengan dahi yeoja nya hingga hidung mereka bertautan hingga kedua nya saling membalas senyum hangat

“Aigoo.. mereka romantis sekali, Yoo seungho mana bisa seperti itu” desis Jiyeon ambil melirik kesamping tepatnya kekasih nya yang sedang meminum minumannya dengan wajah tenang

“geokjongma aku akan melamarmu”senyum seungho

“Mwo? neo? yang benar saja?” decak Jiyeon

“kau tidak percaya padaku chagi..?”

“kau serius?”

“buat apa aku berbohong padamu?” senyum seungho dan menyambut pelukan dari yeojanya

-o0o-

1 bulan kemudian

kebun tersembunyi kini berubah menjadi tempat sakral, tempat yang menjadi saksi bahwa cinta dan kehidupan baru Kim Myungsoo dan Bae Soo ji dimulai ditempat ini

Dengan ini kalian sah menjadi Suami-Istri dihadapan Tuhan dan jemaat …..

617192150

“saranghae yeobo” bisik Myungsoo dan menautkan bibirrnya dengan bibir istrinya dan melumatnya pelan

“Naddo Kim seobang” jawab Suzy pelan dan membalas ciuman dari suaminya itu

END

Anyeong.. aku bawa in Oneshoot semoga suka yaa.. walaupun mungkin gk nyambung ama judulnya, ide ini menglir dengan sendirinya jadi maklumin ajh dibawa enjoy ajh 🙂 Problem & Knock Your Heart masih dalam proses, mianahe jarang post dan terlalu lama buat reader nunggu.. jangan lupa RCL nya.. biar aku semangat 😀

37 responses to “Secret Garden [OneShoot]

  1. so sweet banget.setelah bertahun-tahun terpisah akhirnya mereka di persatukan kembali dalam ikatan pernikahan.

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s