[Freelance] Our Love and Our Married Chapter 5

Tittle : Our Love and Our Married | Author : Eqha Fitriani | Genre : Family, Romance , Sad | Rating : PG-16 | Main Cast : Bae Sooji, Kim Myungsoo, Choi Minho | Other Cast : Kim Soo Hyun , Kang Minhyuk, Jung Soojung, Son Naeun | Full Credit by : rosaliaaocha@ochadreamstories  https://ochadreamstories.wordpress.com/

***

Still Sooji Pov

Kulihat Soojung sedang tak mengerti dengan sikapku yang berubah sekarang, yang membuat goresan luka dihatiku tergores , sakit karena dibohongi orang yang aku sayangi.

“Eonni?kwenchana” Tanya Soojung.

 Belum sempat aku mejawab pertanyaannya, mataku sudah membulat sempurna  taktala melihat suamiku dirangkul dengan yeoja lain,  yang ternyata Naeun. sakit, tentu saja istri mana yang tak sakit melihat suaminya berjalan mesra dengan yeoja lain, apalagi tadi ia sempat berbohong padaku, apa karena ini ia menolak menemaniku makan siang, apa hanya karena yeoja itu ia membohongiku? Sakit, hatiku mulai membuncah, sesak tentu saja ,tapi kenapa kau membohongiku oppa , apa  kau mulai jatuh cinta dengannya.

Author Pov

Langit yang tadinya  biru dan cerah kini membentuk suatu gumpalan hitam yang telah menutupi langit biru, sepertinya akan turun hujan, cuaca ini seakan menggambarkan  perasaan seorang yeoja yang tadinya  tersenyum cerah kini berubah menjadi raut kesedihan, matanya seakan ingin mengeluarkan cairan tetapi sepertinya ia membendung  cairan itu agar tak keluar dari mata indahnya, hatinya memang sakit, tetapi dia bukan gadis yang kebanyakan yang akan memperlihatkan kerapuhannya di depan orang lain, ia lebih memilih memendam rasa sakitnya dibandingkan  orang lain harus menganggapnya sebagai gadis cengeng lemah yang menyedihkan dan mengasihaninya. Soojung yang melihat perubahan wajah Sooji  yang mengepalkan tangannya dimeja sedikit tak mengerti, bukankah tadinya Sooji terlihat santai dan baik-baik saja kenapa sekarang terlihat sedih dan sepertinya menahan marah? batin Soojung.

Sooji menarik nafasnya dalam-dalam kemudian menghembuskannya kasar, ia hanya ingin mencoba menetralkan perasaan sakitnya dan air matanya yang sudah mendesak untuk keluar, sepertinya dia mencoba untuk bersikap santai seperti biasa untuk menunjukkan bahwa dirinya bukanlah gadis yang lemah dan mudah untuk menangis, apalagi dia yakin kalau suaminya itu tidak mungkin mengkhianatinya, ia  mencoba meyakinkan dirinya sendiri membuang semua pikiran-pikiran negative yang berputar diotaknya. yang harus ia pikirkan sekarang adalah berfikir positif dan sekarang dia akan berniat menghampiri suaminya, bersikap biasa dan terlihat tenang dihadapan yeoja yang mungkin saja menertawainya atau mengasihaninya jika ia terlihat sedih melihat suaminya dengan yeoja lain.

“Soojung-ssi aku permisi dulu ne, sepertinya disana ada Myungsoo oppa, aku cuman ingin menanyakan sesuatu padanya, ataukah kau mau ikut bergabung dengan mereka”Tanya Sooji pada Soojung yang terlihat sedikit  heran yang mungkin melihat perubahan wajah Sooji  yang tadinya terlihat sedih dan marah kini kembali cerah.

“Ani, mending eonni saja yang kesana, aku disini saja” tolak Soojung sembari tersenyum simpul.

“Ne, baiklah.. aku janji tidak akan lama” pamitku kemudian berjalan mendekati meja suamiku berada, sebenarnya ada sedikit perasaan ragu untuk menemui myungsoo kali ini, tapi ia harus menepis semua pikiran negative yang menganggu pikirannya agar ia bisa tahu maksud dari apa yang dilihatnya sekarang.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Sooji Pov

Dengan ragu aku berjalan menuju meja dimana suamiku yang kulihat sekarang sedang menyeruput coffe  bersama yeoja yang selalu saja mengumbar senyumnya itu. jauh dari kata manis, lebih manis senyumku kurasa.
Setelah berada didepan suamiku yang sengaja tak kusapa dan hanya berdiri didepannya, dia hanya membelalakkan matanya mungkin sedikit tidak percaya dengan kedatanganku yang tiba-tiba  memergokinya makan dengan yeoja lain, apalagi yang ia tahu kalau aku sangat membenci yeoja dihadapannya itu, dan sepertinya dia kelihatan takut dengan tatapanku, tetapi seketika tatapanku yang awalnya tajam kuubah dengan sebuah senyuman yang tak kalah manis dari yeoja yang entah apa yang sedang dipikirkannya ketika melihatku.

“Anyeong oppa, apa aku menganggu makan siang kalian ? “tanyaku yang sedikit menyindir dengan namja yang sedari tadi menatapku tak percaya.

“Aniyo chagi kenapa bisa kau ada disini” tanyanya dengan suara yang terbata seperti seseorang yang akan diintrogasi saja.

“Wae? apa ada hak yang melarangku kesini oppa, atau kau benar-benar terganggu  atas kehadiranku” ucapku ketus melipatkan kedua tanganku di dada.

“Aniya, malah oppa sangat senang jika kau berada disini, palli kau duduk dan kita makan bersama” titahnya mendudukan tubuhku di kursi tepat disampingnnya sebelumnya mencium keningku sayang terlebih dahulu.

Kulihat Naeun  yang tadinya tersenyum sinis seakan jijik melihat aku dan Myungsoo,  belum berakhir Naeun aku akan memberikanmu makan siang yang lebih enak dari menu di restoran ini batinku.

“Oppa..”kataku manja kemudian mengubah posisi kursiku menghadapnya dan mengalungkan tanganku disela-sela lehernya,tentunya dengan sangat manja. “Besok aku sudah mulai debut dan hari pertamaku akan tampil  menyanyi di acara TV, apa oppa mau menyaksikan penampilanku secara langsung “ tanyaku  dan kuelus pipinya manja, sungguh aku seperti istri yang menggoda saja saat ini, padahal awalnya aku ingin sekali marah padanya dan mengetahui kenapa ia menolak ajakan makan siangku demi yeoja di depanku ini, tapi kuurungkan ,karena aku yakin jika aku menanyakannya pasti ada perdebatan diantara kami dan itu bisa membuat yeoja didepanku  tertawa penuh kemenangan.

“ne, aku akan mengosongkan semua jadwalku besok untuk menyaksikan istriku yang tercinta ini” jawabnya mengelus puncak kepalaku.

“bukankah besok kau harus menhadiri rapat penting bersama clienmu Chorong” sela yeoja yang sedari tadi mengepalkan tangannya.

“ah,iya aku lup”

“haii Myungsoo-ssi teriak seorang yeoja yang tergolong seksi tersenyum kearah Myungsoo dan otomatis Myungsoo melepas pelukanku dan berdiri menyambut yeoja tersebut dan  menerima uluran tangan sang yeoja sembari tersenyum,, aishh,, apa yang dilakukan Myungsoo oppa,masa dia melepaskan rangkulangku begitu saja seketika mengabaikanku hanya demi gadis yang terlihat menggoda ini aish,, menjijikkan sekali. kulirik Naeun yang tersenyum penuh kemenangan seakan sudah merencanakan sesuatu yang buruk,  aku hanya diam tak berani berbicara apa pun bagaimana harus berbicara, mereka sibuk dengan pembicaraan mereka yang membicarakan mengenai bisnis, betul-betul pembicaraan yang kurang menarik, membosankan, apa gadis ini yang disebut tadi oleh Naeun clien baru Myungsoo,aishh,, aku meneguk jus yang tadinya kupesan dengan satu kali tarikan dengan kesal, dan menimbulkan bunyi yang sempat menghentikan pembicaraan mereka,, seperti hipnotis yang sudah hilang dikepala Myungsoo oppa ia langsung menorehkan wajahnya kearahku yang terlihat kesal, dan sepertinya sedikit menyesal telah mengabaikanku.

“ah,aku lupa perkenalkan dia Sooji istriku” ucap Myungsoo oppa  yang hanya kuabaikan, aku malas jika harus berkenalan  dengan yeoja seperti itu, kuabaikan  panggilan Myungsoo yang beberapa kali memanggilku dan menyenggol lenganku,aku sengaja mengabaikannya biar tahu rasa dia bagaimana rasanya diabaikan. kesal bukan.

“Sooji,, apa yang kau lakukan palli perkenalkan dirimu” ucap Myungsoo oppa dengan nada yang sedikit meninggi karena  mungkin  sudah kesal  kesal dengan sikapku yang tak menoleh kearahnya sedikit pun.

Belum sempat kujabat tangannya ponselku sudah berdering dan dengan acuh aku merogoh ponselku di tas tanganku dan mengabaikan acara perkenalan itu, kudengar Myungsoo beberapa kali meminta maaf pada yeoja yang dia panggil Chorong dengan penuh penyesalan atas sikapku

“yoebseo” ucapku yang kutahu adalah Soohyun oppa.

,,,,,

“jinja?kau tidak bercanda kan oppa??”

……

“okk, aku kesana sekarang,ne anyeong,, “

setelah menutup telepon kulirik Myungsoo oppa yang terlihat kesal padaku, sepertinya dia cemburu, biarin saja,apa tadi dia tidak merasakan bagaimana cemburunya aku diabaikan juga seperti tadi,,

“mianhe oppa sepertinya aku harus pergi sekarang,soalnya ada keperluan dengan Soohyun oppa , aku pergi sekarang ne”,pamitku dan berdiri dari tempat dudukku, tetapi belum sempat kulangkahkan kakiku kurasakan tangan kekar mencengkram pergelangan tanganku.

“waeyo oppa” tanyaku dan menoleh kearahnya

“ingat,jangan terlalu capek,kau itu baru pulang dari rumah sakit,dan satu lagi jangan terlalu dekat dengan namja itu,awas kau jika berani mengabaikan ucapanku” bisiknya tepat. ditelingaku,kemudian mencium bibirku singkat, aku hanya mengangguk pelan kemudian berlalu dari tempat tersebut dan melirik ke yeoja yang hanya menatap kami tak suka, sebelum menemui Soohyun oppa aku ketempat dimana Soojung menemaniku,dan kulihat makanannya sudah habis,sedangkan makananku belum disentuh sama sekali, aku jadi merasa bersalah padanya.

“mianhe Soojung-ssi aku meninggalkanmu terlalu lama, dan sekarang aku harus pergi “sesalku

“kwenchana eonni,lagi pula sebenarnya tadi aku tidak sendiri,pelayan yang bermata sipit itu yang menemaniku ngobrol” tunjuk Soojung ke namja yang sedang tersenyum kearah kami.

 xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Author Pov

Sooji  segera membayar taksi yang ditumpanginya kemudian tergesa- gesa memasuki Star Entertainment menuju ruangan Soohyun berada,

“anyeong , Soohyun oppa mianhe jika lama menungguku” sesal Sooji ketika sudah berada di ruangan pribadi Soohyun oppa kemudian duduk tepat didepannya.

“aishh,bisakah kau santai aja ?, lagi pula disini tidak ada suamimu yang super over protectif itu” keluhnya yang terlihat sedikit kesal aku hanya terkekeh pelan menanggapi ucapannya

“hehehe ne oppa” ucapku akhirnya

“nah seperti itu lebih baik”ujarnya

“oh ya seperti janjiku tadi ditelepon, karena kebetulan hari ini jadwalku free, dan besok kita harus menghadiri salah satu acara tv  untuk menyanyi jadi hari ini aku akan mengajakmu ke kebun binatang apa kau mau?” Tanya Soohyun.

‘ne,,kajja kita pergi “seru Sooji antusias hingga tidak sadar ia menarik tangan Soohyun.

 xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

“Bagaimana Myungsoo-ssi  apa besok kau sudah siap melakukan rapat denganku dan investor asing yang akan bekerja sama dengan perusahaan kita?”Tanya Chorong  mencoba meyakinkan namja didepannya yang sepertinya terlihat berfikir dan menimbang-nimbangkan sesuatu,tak ada respon,sepertinya Myungsoo benar-benar tenggelam dengan pikirannya,hingga Naeun mengibas-ngibaskan tangannya didepan Myungsoo dan berhasil membuat namja tampan itu kaget

“gimana besok kau bisa kan?”Tanya Chorong sekali lagi karena pertanyaannya yang sempat diacuhkan.

“ahh,, ne” ucap Myungsoo akhirnya walaupun ada sedikit keraguan,sebenarnya yang ia pikirkan adalah ajakan istrinya, sebenarnya ia ingin sekali menghadiri dan menyaksikan istrinya menyanyi dan tak ingin mengecewakan istrinya apalagi mengingat terlalu banyak permintaan istrinya yang ia tolak dengan alasan yang sama sibuk dengan perusahaannya.

 xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Soohyun hanya bisa tersenyum senang taktala melihat senyuman Sooji yang terus mengembang dikedua pipinya, dia merasa Sooji seperti orang  yang baru merasakan liburan dan bisa tertawa dengan puas, apa baru kali ini Sooji merasakan liburan, karena suaminya yang tak pernah mengajaknya  dikarenakan terlalu sibuk? anggapan Soohyun  sepertinya benar, mengingat Sooji pernah bercerita kalau dirinya yang  jarang ada waktu liburan dengan suaminya itu pun terakhir sebelum mereka menikah, betul-betul  sedih juga melihat Sooji seperti itu, kini Soohyun dan Sooji menyaksikan acrobat lumba-lumba yang dengan lihainya melompat memasuki lingkarang yang berada di depannya, ada juga pengunjung yang dicium oleh lumba-lumba dan itu membuat Sooji tertarik untuk mencobanya

“oppa maukah kau menemaniku berfoto dengan lumba-lumba itu “Tanya Sooji hati-hati takut Soohyun menolak.

“kajja,kalau itu yang membuatmu senang,” terima Soohyun kemudian menarik pergelangan tangan Sooji  kearah lumba-lumba tersebut, Sooji dan Soohyun pun mendekatkan wajahnya kearah lumba-lumba tersebut  dan sebelumnya Sooji meminta pada salah satu pengunjung yang ada didepannya untuk mengabadikan fotonya bersama Soohyun di ponselnya untuk mencium lumba-lumba tersebut, tapi sayang sepertinya hanya mata Soohyun yang dapat  terlihat karena Soohyun mengenakan masker penyamarannya sekarang.

“Hana dul set. beberapa foto Sooji dan Soohyun kini  sudah memenuhi memori ponsel Sooji, yang terlihat lucu dengan berbagai macam ekspresi keduanya. jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam, wajah kelelahan tergambar jelas diantara keduanya, benar-benar hari yang menyenangkan sehingga mereka lupa jika hari sudah malam dan kini Soohyun mengantarkan Sooji ke apartemennya.

“gomawo oppa buat hari ini, benar-benar hari yang menyenangkan bagiku, wonderfull day .“teriak Sooji sembari tersenyum renyah kearah Soohyun yang ikut tersenyum melihat yeoja yang terlihat begitu senang.

“ne,cheonma,aku juga sangat senang bisa menhabiskan waktu seharian denganmu, dan kurasa itu semua menghilangkan sedikit beban dan melupakan segala pekerjaanku. baiklah mending kau masuk, pasti suamimu cemas menunggumu, dan istirahatlah besok kita akan melakukan performance pertamamu” ucap Soohyun mengelus puncak kepala Sooji kemudian memasuki mobilnya, Sooji terlihat sedikit malu dengan perlakuan Soohyun barusan dan membuat pipinya merah seketika, tanpa mereka sadari sedari tadi seorang namja yang sudah mengepalkan tangannya dengan wajah yang memerah menyaksikan istrinya dielus oleh namja lain, ia langsung menjalankan mobilnya menuju basement dengan perasaan yang masih membuncah, Sooji berjalan menuju apartemennya dengan senyum yang terus mengembang, ia tampak senang hari ini,karena baru kali ini ia bisa merasakan yang namanya kebebasan, tepat berada di dalam apartemennya ia merebahkan tubuhnya yang terasa pegal karena seharian tak beristirahat ,kemudian mengutak-atik ponselnya dan melihat-lihat selca dirinya dengan Soohyun dan lumba-lumba ,ia tersenyum geli ketika melihat dirinya yang memonyokan bibirnya saat di cium oleh lumba-lumba tersebut tanpa ia sadari suaminya yang kini menatapnya dengan tatapan yang terlihat begitu emosi.

“dari mana saja kau hari ini dengan Soohyun?” Tanya Myungsoo sarkastik dengan nada tinggi yang membuat Sooji terlonjak kaget dan mengubah posisi duduknya  menjadi berdiri ia bermaksud melepaskan dasi suaminya tapi tangan kekar Myungsoo malah menepis tangan Sooji kasar yang membuat Sooji sedikit terkejut.

“oppa, apa yang kau lakukan?” Tanya Sooji hati-hati takut dengan tatapan suaminya sekarang

“aku tanya kau dari mana dengan Soohyun bukan menyuruhmu melepaskan dasi ini” teriak Myungsoo yang terlihat betul-berul mengeluarkan emosinya sembari melepaskan dasinya kasar dan melemparkannya kesembarangan tempat.

“aku cuman ke kebun binatang oppa,kenapa kau begitu kasar sekali,kalau kau memang tidak suka bukan begini caranya” ucap Sooji yang terlihat menahan tangisnya,ia sangat sedih karena baru kali ini suaminya membentaknya begitu kasar.

“cuma kau bilang, terus kenapa ketika Soohyun mengelus  puncak kepalamu kenapa kau terlihat malu,apa kau sudah jatuh cinta padanya dan mulai berselingkuh dariku,seharian  bepergian dengan namja lain larut malam begini baru pulang,itu selingkuh kan ,atau kau sudah lupa kalau kau sudah punya suami  haah”,  bentak Myungsoo  meluapkan emosinya ,Sooji yang sudah merasa dipojokkan kini angkat bicara dengan air mata yang sudah mengalir sempurna dikedua pipinya karena bentakkan dan tuduhan yang tak sehapantasnya Myungsoo mengucapkannya.

“apa yang kau katakana oppa,bukankah kau tahu kalau aku dan Soohyun cuman kerja bareng,lagi pula tadi siang kan aku sudah pamitan sama kau kalau aku dan Soohyun akan pergi bersama ,, so oppa tidak seharusnya berkata tidak jelas seperti ini” ucap Sooji mencoba membela dirinya dan berniat menenangkannya suaminya,tetapi tatapan Myungsoo kali ini betul-betul tak bisa mentelorir masukan istrinya buktinya sekarang Myungsoo malah menatap Sooji dengan tatapan yang begitu menyayat hati dengan air mata yang semakin menghiasi pipi mulusnya.

“ciihh,,I know Bae Sooji  tapi apa seorang partner kerja pulang selarut ini dan mengelus puncak kepala partnernya dengan mesra,dan kau,bukannya menepis malah memperlihatkan muka merahmu” geram Myungsoo menatap Sooji yang kini sudah terlihat tak bisa lagi menahan emosinya dan air matanya,,hati Sooji benar-benar sakit mendengar semua bentakan suaminya,hingga ia angkat bicara dan mengeluarkan apa yang sebenarnya ia rasakan hari ini,perasaan bahagia yang seharusnya ia dapatkan karena liburannya dengan Soohyun itu sama sekali tak sebahagia hatinya mengingat suaminya lebih memilih pergi berdua denga gadis lain, mengabaikan dirinya yang notabene adalah istrinya sendiri,apakah rasa sakit itu tak bisa ia rasakan, melihat suaminya makan bersama dengan yeoja lain, sedangkan dirinya,ditolak begitu saja.

“terus yang kau lakukan tadi di restoran apa haah? menolak ajakan makan siang denganku hanya karena yeoja sialan itu,apa itu juga bukan selingkuh namanya haah? mengacuhkan istrinya yang jelas-jelas berada disampingnnya  dan asyik berbicara dengan yeoja lain apa itu tak sakit, membohongiku kalau kau sedang sibuk dengan pekerjaanmu dan ternyata kau malah pergi makan siang dengan yeoja itu,apa kau pikir hatiku tak sakit melihat semua itu, awalnya aku ingin sekali menangis oppa tapi aku tahan aku cuman mencoba tegar dan bersikap biasa padamu itu hanyala akal-akalku doang supaya Naeun tak menganggapku sebagai yeoja lemah, padahal jauh di lubuk hatiku semuanya itu sakit, hati ini sakit oppa”ucapnya memegang dadanya dengan air mata yang sudah mengalir sempurna, hatiku hancur apa kau pernah merasakan bagaimana rasanya menahan air mata yang hampir keluar dan  menutupinya dengan senyuman yang sangat memilukan, mencoba tersenyum  dan bersikap baik-baik saja didepan orang yang menyakiti kita itu seperti menahan jarum yang tertancap sempurna dihatiku, mencoba tegar didepanmu tersenyum, padahal hati ini, hati ini sakit sekali, apa kau tahu bagaimana rasanya menahan rasa sakit dan berpura-pura tersenyum didepan orang yang aku benci, semua itu sangat menyakitkan oppa” teriak Sooji dengan isakan tangisannya yang semakin deras, tanpa menunggu respon dari myungsoo yang hanya terdiam mendengar penuturan Sooji barusan  ia berlari ke kamarnya dan menutup pintu kamarnya keras, sedangkan Myungsoo  sepertinya sedikit menyesal atas tindakannya barusan, dia baru sadar kalau dirinya telah menyakiti istrinya apalagi membohongi istrinya, tapi ia melakukannya semata-mata tak ingin mengecewakan istrinya, awalnya ia  ingin mengajak istrinya makan siang tetapi karena Naeun lebih dulu datang dan mengatakan bahwa ternyata Chorong adalah sepupunya yang merupakan clien atau yeoja yang akan bekerja sama dengannya, dan Naeun mengajaknya untuk bertemu dengan Chorong  sekalian makan siang dan membicarakan awal kerja sama mereka, bukankah istrinya  membenci Naeun makanya ia tak ingin mengajak istrinya, Myungsoo mengacak rambutnya prustasi perkataan Sooji barusan sukses membuatnya menganggap dirinya sebagai suami yang tak berguna bagi istrinya.

 xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Author Pov

Pagi ini Myungsoo bangun dengan punggung yang sedikit sakit mengingat semalam ia tidur di sofa dan tidak berani menemui Sooji, ia merentangkan otot-otonya kemudian berjalan menuju dapur untuk mengambil air minum karena tenggorokannya sedikit haus, belum sempat ia membuka kulkas tersebut ditemukannya secarik kertas yang menempel di kulkas dan ia yakin tulisan tersebut adalah tulisan istrinya, mengingat istrinya ia jadi merasa bersalah dan menyesal atas tindakannya yang sedikit berlebihan tadi malam, didudukannya tubuhnya dikursi meja makan dan membaca isi dari note tersebut.

“Morning oppa.. mianhe aku harus pergi pagi-pagi sekali soalnya aku harus latihan dulu sebelum menyanyi,,, dan aku sudah menyiapkan sarapan untukmu , makan yang banyak ya oppa supaya meetingnnya bisa berjalan lancar, dan mengenai permintaan ku untuk menyaksikan performance pertamaku menyanyi oppa tidak usah datang, fokuslah dengan meetingnmu hari ini.”

Itulah isi note dari Sooji yang membuat Myungsoo betul-betul menyesal atas tindakannya, dengan sigap Myungsoo mengeluarkan ponselnyanya disaku celananya dan menelpon seseorang, sedangkan ditempat lain Minhyuk terlihat sangat buru-buru setelah mendapat telepon dari seseorang yang membuatnya sedikit kesal.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Sooji Pov

Sekarang aku sedang berada diatas panggung mengadakan geladi bersih dengan Soohyun agar sebentar kami bisa bernyanyi dengan sempurna, tetapi sepertinya pagi ini aku sedikit tidak begitu semangat mengingat pertengkaranku semalam dengan Myungsoo, aishh,, apalagi mengingat kalau Myungsoo pasti tidak akan datang diacara performance pertamaku diacara tv, andai saja Myungsoo tidak ada meeting penting hari ini mungkin aku akan bahagia sekali jika ia bisa melihatku menyanyi secara langsung,, kurasa jadi orang biasa lebih baik, walaupun sederhana tetapi kebahagiaanlah yang paling penting,apa gunanya uang dan hidup mewah ika kebahagiaan tak ada, rasanya hidupku kurang komplit.

“Sooji kwenchana” Tanya Soohyun yang membuyarkan lamunanku dan menyodorkan sebuah air mineral kearahku,

Aku hanya tersenyum simpul meraih air minum yang diberikan padaku.

“Ne,kwenchana oppa”ucapku

“Ji,kalau kau ada masalah kau certain saja sama aku,siapa tahu aku bisa membantumu dan bisa mengurangi sedikit masalahmu” tawar Soohyun setelah meneguk sedikit air mineralnya

Lagi-lagi hanya senyuman yang bisa mengawali jawabanku,rasanya aku tidak mungkin menceritakan semua masalahku pada orang lain apalagi ini semua masalah keluargaku dan masalah ini juga menyangkut Soohyun rasanya selama aku bisa menghandle semuanya orang lain tak perlu tahu dengan masalahku cukup aku yang ngerasain semuanya dan menyelesaikannya.

“Aniyo oppa, aku cuman sedikit capek” aku berbohong dan menatapnya melalui senyumku mencoba meyakinkannya.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Author Pov

dengan terburu-buru Myungsoo keluar dari  ruangan pribadinya setelah menyelesaikan urusannya dengan lee sungyeol untuk menggantikannya meeting pagi ini, alasannya cuman satu ia ingin membayar rasa bersalah pada istrinya dengan menyaksikan debut pertama istrinya, kali ini ia tak mau menyia-nyiakan apa yang menjadi permintaan istrinya sekaligus membayar rasa bersalah atas tindakannya tadi malam ,dilihatnya jam dipergelangan tangannya yang sudah menunjukkan pukul 9.40 KST dan itu berarti 20 menit lagi Sooji akan performance, berlari sedikit mungkin lebih baik mengingat perjalanan dari kantornya ke tempat show Sooji menempuh jarak yang lumayan jauh,dan dengan langkah terburu-buru ia memasuki lift,tetapi belum sempat lift itu tertutup sempurna terlihat yeoja dengan kameja dan rok pendek menahan pintu lift dan menyusul masuk dan berdiri disamping Myungsoo,

“anyeong Myungsoo-ssi,apakah anda akan menuju ruang meeting sekarang?”tanya yeoja tersebut dengan senyuman yang dipasang semanis mungkin,mengingat ruang meeting yang memang berada dilantai 10 dua lantai dibawah ruang pribadi Myungsoo,dan awalnya sebenarnya Chorong ingin mengunjungi ruangan Myungsoo tetapi ia tak sengaja melihat Myungsoo terburu-buru memasuki lift jadi ia langsung menhampiri Myungsoo.

“Ah mianhe Chorong, sepertinya aku tidak bisa menghadiri  meeting kali ini, dan akan digantikan oleh sekertarisku,dan aku sudah mempersiapkan semuanya apa saja yang akan kita bahas,jadi kuharap bantuannya’, ucap Myungsoo membalas senyum Chorong,

“kenapa anda tiba-tiba menyerahkan meeting ini kepada sekertaris anda?bukankan kemarin anda sudah janji pada saya akan menhadiri meeting tersebut,lagi pula aku tidak yakin sekertarismu bisa menjalankan meeting ini dengan sukses,apalagi hari ini setahu saya investor dari America itu berharap akan bertemu dengan anda”jelas Chorong, pelan tanpa ada kesan memaksa, padahal dalam hatinya ia sangat kesal dengan alasan yang membuat Myungsoo ingin membatalkan meetingnnya,dan alasan itu ia ketahui dari Naeun, mengingat kemarin permintaan Sooji yang akan melakukan debut pertamanya.

mendengar penuturan  Chorong barusan membuat Myungsoo merasa sedikit tidak enak hati, apalagi ia baru mengingat jika ia sudah janji akan menGhadiri meetingnnya dengan Chorong, apalagi investor yang berharap kedatangannya, tetapi disisi lain ia juga tak tega jika kali ini ia akan membatalkan permintaan istrinya lagi, apalagi setelah membaca note istrinya, rasanya ia jauh lebih bersalah jika hari ini ia tak datang menghadiri debut pertama istrinya, apa yang harus aku lakukan? kenapa pilihan ini begitu berat bagiku.. “batinnya berharap pilihan yang ia ambil kali ini benar.

“Mianhe,Chorong-ssi jeongmal miahe sepertinya aku benar-benar tidak bisa menghadiri meeting kali ini,jadi bisakah ka..”

“apa ini semua hanya karena debut istrimu,Myungsoo-ssi?”sela Chorong yang membuat Myungsoo tercengang dan tidak tahu harus menjawab apa, rasanya lidahnya terasa keluh untuk mengutarakan alasannya.

“kurasa istrimu  akan baik-baik saja jika kau tak datang, ketimbang kau tak menghandiri meeting yang bisa saja mengancam perusahaanmu karena presedir yang seharusnya diharapkan datang malah diganti dengan sekertarisnya”tambah Chorong yang lagi-lagi membuat Myungsoo tak bisa berkata apa-apa lagi,sepertinya kali ini Myungsoo betul-betul terpojokkan dengan penuturan Chorong, dan ia berpikir bahwa perkataan Chorong juga benar,lagi pula jika perusahaannya mendapat masalah bukankan itu sama saja akan membuat dirinya dan Sooji sengsara jika perusahaanya bangkrut, dan ini semua ia juga lakukan demi keluarganya terutama istrinya yang sangat ia cintai,tetapi haruskah kali ini ia mengecewakan istrinya lagi,membuat gadisnya sedih lagi, dengan hembusan nafas yang kasar serta pertimbangan yang dari otak sadarnya ia akhirnya memutuskan dan berharap apa yang menjadi keputusannya adalah yang terbaik.

“baiklah aku akan menhadiri meeting kali ini, dan sesuai janjiku kemarin padamu”,ucap Myungsoo akhirnya yang membuat yeoja didepannya tersenyum bahagia, karena akhirnya dewi fortuna berpihak padanya.

 xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Ditempat lain seorang yeoja beberapa kali melirik kearah bangku penonton berharap orang yang ia harapkan datang  dan bisa menyaksikannya menyanyi,yah,siapa lagi kalau bukan suaminya,suami yang ia harapkan bisa datang melihatnya secara langsung dan tersenyum menyamangatinya dipanggung yang cukup mewah ini,tetapi sepertinya harapan itu hanya sebuah mimpi baginya,mimpi yang tak akan terpenuhi,tetapi ia juga harus mengerti dengan posisi suaminya sekarang sebagai directur muda yang sibuk dan harus menjalankan pekerjaannya dengan baik,apalagi nasib karyawan berada ditangannya,tetapi apakah juga salah jika ia mengharapkan sekali saja  permintaannya itu bisa terpenuhi,permintaan sederhana yang tak perlu mengeluarkan uang bermilyar-milyaran,permintaan yang cukup sederhana dengan kehadiran orang yang sangat ia cintai,orang yang sudah mengisi banyak oksigen dirongga dadanya,permintaan yang bisa menarik sebuah senyuman dibibirnya.

“baiklah sekarang kita kedatangan artis baru yang menurutku kepopulerannya tak perlu lagi diragukan,siapa yang tidak mengenal istri dari pengusaha muda tersukses  di Negara ini Sooji  ,artis pendatang baru yang akan berkolaborasi dengan artis popular Soohyun” ucap sang mc yang disambut dengan tepuk tangan yang meriah, Sooji dan Soohyun kini sudah berdiri tegak dihadapan beribu penonton yang akan menyaksikan debut pertama Sooji,semua orang terlihat begitu antusias dan tak sabar lagi ingin mendengar suara Sooji yang belakangan ini menjadi berita terhangat jika Sooji mempunyai suara yang begitu berkualitas,Sooji hanya bisa tersenyum hambar kepada para penonton tetapI sebisa mungkin ia bersikap seolah-olah dialah orang yang paling bahagia karena bisa disambut begitu antusias oleh banyak orang,bersikap professional adalah prioritas utamanya,walaupun hatinya sakit tetapi bukankah ia gadis yang tegar dan mampu beracting menyembunyikan perasaan sedihnya ,menutupinya dengan senyuman andalannya walaupun senyum itu dibalut dengan luka yang begitu pedih,,  dan Soohyun pun memulai lagunya dengan tepat berdiri disamping Sooji  dan melontarkan senyumnya kepononton.

mollasseo maeomi apa o gijeon kka jinan

sarang I meo mu neun goseun gaseum sog iran geol

bar a boji man na geu ri um man sei ug kei jeyo

(aku tidak tahu sampai aku patah hati dimana cinta tetap berada didalam dadaku

hanya melihat pada dirimu,kerindunku tumbuh bahkan lebih dalam

aku member,dan member mengapa itu tidak cukup)

dengan suara yang begitu mempesona Soohyun menyanyikan bait pertama dan sesekali melirik kearah Sooji yang terlihat sedikit gugup,dan kini Soohyun memegang tangan Sooji  meremas jari jemari Sooji berusaha untuk menghilangkan kegugupan yeoja tersebut untuk melanjutkan lirik selanjutnya,Sooji hanya bisa tersenyum kaku dan mulai menggerakkan bibir indahnya untuk menyanyi.

ju eo  do ju eo do mo ja ran geon wae geo reor kka

bad eun geon eoneon de ijen geounde ga jeoun buya

da jur su isseo nan geudael wil han goeseun modu

(tidak ada imbalan tapi kau segalanya sekarang ,aku bisa memberikan semua  bagimu,aku

bisa memberikan segalanya,oh angin yang bertiup  tolong sampaikan cintaku kepadanya

tidak peduli kemana aku pergi)

dengan suara yang begitu merdu semua penonton kini terhipnotis dengan suara yang baru saja keluar dari mulut sang yeoja yang begitu menghayati lagunya,hingga setetes cairan bening telah sukses lolos dari mata indah itu,air mata yang bukan karena ia terlalu menghayati apa arti dari lirik lagu tersebut, tetapi seseorang yang ada dipikirannya sekarang, seseorang yang ia rindukan, seseorang yang ia butuhkan sekarang,seseorang yang ia begitu harapkan untuk mendengar suaranya yang didengar oleh banyak orang untuk pertama kalinya, andai saja dia datang tersenyum diantara beribu penonton, menyaksikannya bernyanyi, mungkin bukan air mata kesedihan seperti ini yang ia keluarkan tetapi air mata bahagia, seiring dengan lagu yang ia bawakan seiring pula dengan air mata yang makin menghiasi pipi indah itu,pipi yang seharusnya memancarkan senyuman,tetapi kenapa sedari tadi pipi itu hanya dihiasi air mata apakah ,tidak ada sedikit kebahagiaan yang harus ia rasakan?bukankah ini mimpinya sejak dulu?tetapi kenapa mimpi ini tak bisa membuatnya bahagia,ternyata perasaan cinta itu lebih melekat dalam dirinya dibandingkan mimpi yang hanya bisa memuaskan ego semata,orang-orang yang menyaksikan Sooji menyanyi hanya bisa terharu dan begitu kagum dengan persepsi salah mereka yang mereka pikirkan bahwa gadis ini betul-betul menghayati lagu yang ia bawakan, sedangkan Soohyun sepertinya mengerti dengan perasaan Sooji sekarang melihat mata indah itu yang sedari tadi terlihat mencari seseorang, dan mengeluarkan air mata membuat sedikit hatinya terluka, melihat gadis disampingnnya menangis.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Myungsoo pov

Menangis ya, aku menangis, mungkin seseorang akan menganggapku sebagai lelaki yang cengeng, atau apalah, tetapi aku tak peduli dengan semua itu, hatiku kali ini benar-benar sakit menyaksikan gadisku menyanyi diatas panggung dengan namja lain, sebenarnya bukan kecemberuan yang membuatku menangis tetapi,air mata itu,air mata gadisku, aku tak sanggup melihatnya menangis, membuat hatiku benar-benar sakit ,aku tahu ini semua karena diriku, diriku yang seharusnya berada disana menyaksikannya menyanyi,tetapi karena keegoisanku lagi-lagi aku membuatnya menangis lagi, ya Tuhan mungkin aku bukan suami yang terbaik baginya,yang hanya bisa membuatnya menangis, rasanya aku tak sanggup lagi melihat orang yang aku sangat cintai serapuh itu, mianhe chagi, jeongmal mianhe, aku belum bisa menjadi suami yang baik untukmu, kumatikan tv yang berada diruanganku, setelah meeting tadi aku bergegas kembali keruanganku menyaksikannya dilayar tv, sebenarnya tadi aku ingin sekali menghadiri acara debutnya, tetapi lagi-lagi pekerjaan ini , ya pekerjaan yang lagi-lagi membuatku tak bisa memenuhi keinginannya, aku benar-benar nama yang jahat. aku berteriak histeris meluapkan semua emosiku dan melempar semua barang-barang yang berada diatas meja kerjaku hingga semua kertas-kertas jatuh berhamburan, aku tak peduli lagi dengan  teriakan sungyeol yang baru datang menenangkanku.  sekarang aku benar-benar menjadi namja yang paling jahat.
“Arghhh..  kuacak rambutku prustasi dan melempar gelas yang ada di mejaku kedinding sehingga membuat sungyeol sedikit ketakutan.

“sajangnim, tenanglah, jangan meluapkan emosi anda seperti ini, jika anda punya masalah bukan begini caranya”ucap sungyeol, dengan suara yag sedikit ketakutan.

“aku namja yang paling jahat yeol, aku bukan suami yang baik untuk istriku, aku hanya bisa membuatnya menangis, apa aku pantas disebut suami” teriakku, meninju kedinding tembok yang kutempati bersandar barusan.

“sajangnim, siapa yang bilang anda suami yang jahat, menurutku anda adalah suami yang baik bagi istri anda,lagi pula anda melakukan semua pekerjaan ini kan hanya untuk istri anda, jadi berhentilah menyalahkan diri  anda, dan sebaiknya anda menemui istri anda dan menjelaskan mengapa anda tidak bisa menhadiri acaranya, dan aku yakin istri anda bisa mengerti, karena aku yakin istri anda adalah orang yang sangat mencintai anda dan mengerti anda, dia istri yang baik” jelas sungyeol  yang membuat diriku sedikit tenang.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

-IN PARIS-

Minhyuk Pov

Paris, negara yang sebenarnya tak ingin kukunjungi, negara dimana orang yang aku sayangi berada, tetapi kenapa pernikahan ini harus berlangsung dinegara yang membuat hati ini semakin sakit? ya disinilah aku berada disebuah hotel mewah dengan status yang tak single lagi melainkan menjadi suami dari yeoja yang tak aku cintai, setelah melangsungkan pernikahan kami di sebuah gereja terkenal, dan resepsinya akan dilanjutkan sebentar malam, aku menghela nafas berat taktala mengingat kejadian digereja tadi, dimana orang yang aku sayangi harus menyaksikan secara langsung pernikahanku dengan Soojung aku tak tahu, kenapa ia bisa datang diacara pernikahanku, tetapi melihatnya tadi hatiku benar-benar sakit, dan senyum yang ia berikan padaku seolah-olah ia betul-betul ingin melepaskanku dan meyakinkanku untuk menikah dengan Soojung, tetapi seberapa besarpun ia meyakinkanku hatiku tak akan pernah berubah akan tetap mencintainya, dan sebenarnya aku juga sempat bicara dengannya tadi dan tentunya tidak diketahui oleh siapa pun.

“Oppa mianhe, apa kau butuh sesuatu” Tanya yeoja yang kini duduk disampingku dan membuyarkan lamunanku.

“aniyo,mending kau istirahat saja aku mau pergi dulu”ucapku dingin, tanpa menoleh karahnya  dan langsung meninggalkan kamar hotel yang membuatku sesak,tetapi langkahku tertahan dengan sebuah tangan yang terkesan lembut menyentuh pergelangan tanganku

“wae tanyaku menoleh kearahnya,dan kulihat raut kesedihan dimatanya,seakan ia tak ingin aku pergi, sebenarnya aku ingin sekali membentak yeoja didepanku ini, menyatakan dengan lantang kalau aku sangat membencinya, tetapi jika mengingat perkataan eunji aku tak sanggup mengucapkannya.

“oppa bisakah kau bersikap biasa dan tak dingin seperti itu padaku, aku tidak menuntut banyak padamu, karena aku tahu kau tak menginginkan pernikahan ini, bisakah kau mengabulkan permintaanku yang satu ini, cukup menjadi teman untukku, bersikap layaknya seperti teman, dan menghapus sedikit kebencian padaku, bisakah oppa” mohonnya yang kini  sudah berlutut padaku.

“berdirilah, jangan kau bertindak bodoh seperti itu, aku tak suka, jika kau ingin menjadi temanku, maukah kau mengabulkan satu permintaanku”  tanyaku tanpa menatapnya dan kulihat dia hanya mengangguk lemah,dan itu membuat seringaianku keluar,,, hahaha.

 xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Seoul

Sooji Pov

Setelah show selesai, aku dan Soohyun balik dan keluar dari gedung SBS, kulihat beberapa wartawan sudah stay didepan gedung  yang pastinya akan mewawancarai kami, tetapi  sepertinya untuk saat ini aku sangat tak berminat untuk bicara dulu ataupun diwawancarai,karena kurasakan sedikit kepalaku berdenyut,mungkn ini pengaruh karena aku terlalu banyak menangis apalagi semalaman aku hanya tidur dua jam,arghh,,, kupegang kepalaku yang tambah sakit dan kulihat Soohyun menghentikan langkahnya karena tepat berada didepanku.

“Sooji,kau kenapa?apa perutmu sakit lagi” Tanya Soohyun yang tersirat wajah kekhawatiran.

“aniya, aku cuman sedikit sakit kepala, kajja kita pergi, bukankah setelah ini kita harus menandatangani beberapa album terbaru kita?”ujarku dan mencoba bersikap tenang walaupun sakit dikepalaku makin terasa, rasanya aku tak tega jika melihat Soohyun oppa mengkhawatirkanku seperti itu, kenapa aku jadi ingat Myungsoo oppa, mengingat wajah Myungsoo oppa waktu mengkhawatirkanku ketika sakit rasanya membuatku rindu sekali padanya, oppa andaikan saja kau datang menjemputku sekarang setelah meetingmu dan memberikan bunga padaku dan mengucapkan chukkae, kurasa itu akan membuat hatiku sedikit senang walaupun kau tak menyaksikanku secara langsung, tetapi lagi-lagi itu hanya mimpi bagiku.

“Sooji kajja,kenapa kau melamun ,aishh,, nanti aku telepon suamimu dan segera menjemputmu, rasanya sedari tdi kau terlihat sedih terus, apa kau kecewa karena suamimu tak datang?”tebak Soohyun yang seketika membuat rasa sakit ini kembali tergores, sedikit ersenyum dan berjalan mendahuluinya tanpa ada niat menjwab pertanyaannya, rasanya aku tak sanggup lagi jika membahas masalah itu,,sekarang aku sedang berjalan diantara sekumpulan wartawan dan Soohyun yang tiba-tiba berada disampingku dan mengenggam tanganku berusaha menghalau beberapa wartawan yang melontarkan pertanyaan yang sebenarnya membuat hatiku bertambah sakit.

“Sooji-ssi, apakah suami anda tidak tahu kalau sekarang debut pertama anda,?

“kenapa suami anda tak datang diacara yang begitu penting bagi anda? apakah pekerjaan suami anda lebih penting dari istrinya yang seharusnya datang mendukung anda.

Beberapa wartwan melontarkan pertanyaan yang semakin membuatku semakin sedih, bahkan air mata ini jatuh lagi, dengan susah payah aku tahan sedari tadi kini seenaknya ia jatuh kembali, rasa sakit dikepalaku juga bertambah pening taktala tubuhku terombang-ambing oleh desakan wartawan dan kulihat Soohyun berusaha melindungiku dengan menghalau beberapa wartawan didepanku, tetapi itu percuma kenapa penglihatanku semakin kabur dan kurasakan seseorang menarik tubuhku dari sekumpulan wartawan dan kurasa itu bukan Soohyun oppa hingga akhirnya semuanya gelap.

 xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

kubuka mataku perlahan menyesuaikan cahaya yang menusuk retina mataku,sakit dikepalaku masih terasa tetapi tak sesakit yang tadi,tetapi sekarang aku berada dimana?kenapa aku seperti melayang diatas angin dan bingo,mwo? awan pemandangan yang pertama  kulihat dibalik jendela yang sepertinya sekarang aku berada dipesawat,tetapi kenapa pesawat ini begitu berbeda,betul-betul pesawat yang berkelas,tempat yang aku tiduri sekarang adalah ranjang yang empuk,dan seperti berada dikamar sendiri,didalan ruangan ini yang sepertinya seperti ruangan pribadi terdapat juga sebuah tv lcd lengkap dengan tab dan alat karaokenya, serta kaset-kaset yang tersusun rapi dan terdapat juga beberapa buku tebal yang sepertinya buku bisnis, ya tuhan kenapa aku berada disini.

ceklek,,, terdengar suara pintu terbuka  dan nampaklah seorang yeoja cantik yang mengantarkan beberapa makanan serta minuman sembari tersenyum padaku,sepertinya seorang pramugari dari peswat ini.

“permisi nyonya Kim, syukurlah anda sudah sadar sedari tadi tuan muda begitu khawatir dengan anda, dan ini makanlah”ucap pramugari tersebut dan menyimpan beberapa makanan lezat didepanku.

“mwo?tuan muda?apakah orang yang anda maksud Kim Myungsoo?tanyaku  berusaha meyakinkan apa yang sedang aku pikirkan sekarang, dan kulihat pramugari itu tersenyum   “

“ne, Kim Myungsoo suami anda, dan anda sekarang berada dipesawat jet pribadi anda dan akan menuju paris”ujar pramugari tersebut yang membuatku membulatkan mataku sempurna, rasanya aku tak percaya jika suamiku mempunyai pesawat jet pribadi yang begitu mewah, kenapa aku baru menyadari kalau suamiku betul-betul namja yang kaya, tetapi semua itu tak penting bagiku sekarang yang aku inginkan cuma suamiku rasanya aku sangat merindukannya sekarang

“kalau boleh tahu Myungsoo oppa di..”

belum sempat aku melanjutkan pertanyaanku pintu kamar ini terbuka lagi dan nampaklah seseorang yang sangat aku rindukan berdiri dengan senyuman yang sedari tadi aku butuhkan, rasanya melihatnya sekarang suatu kebahagian untukku, melupakan semua yang terjadi seharian ini dengan melihatnya seakan semua kesedihanku terhapus semua

“oppa lirihku hendak berdiri dan memeluknya, tetapi langkahku terhenti  saat melihat seorang yeoja yang baru menampakkan wajahnya dibelakang suamiku,dan seketika rasa sakit itu,kembali lagi, kenapa kebahagian yang baru saja aku rasakan terhapus lagi,apakah aku harus menangis lagi?

TBC

Anyeong readers ?? gimana ceritanya ?? menarik kah ?? atau ntar malah baper bacanya ?? #Lol , mianhe kalo publishnya lama , belakangan ini author lagi malas editnya , belum lagi author sedang UTS , harap dimalkumin ya readers , oh iya mungkin kata-katanya ada yang tidak baku , sebenarnya ff nya mau saya ubah , Cuma agak bingung gimana, maklum saya bukan penulis aslinya , saya Cuma mengeditnya aja , jadi harap dimaklumin ya readers . oh ya ff author penulis aslinya emang udah kayak gitu tulisannya jadi ya saya Cuma bisa mengeditnya aja , mian kalo kalian kurang enak bacanya , namanya juga baru didunia tulis menulis , saya dan authornya tidaklah sepandai penulis-penulis novel terkenal , authornya hanyalah penulis biasa yang masih harus belajar lebih banyak lagi . itu aja deh yang mau diomongi😀 oh iya mungkin ff nya udah mau mencapai klimaks , semoga aja readers gak baper ya , hingga buat komntar buang aja si myungsoo ke laut #Lol , saya ngakak sama komentarnya , tapi itulah komentar yang saya sukai , karena dia membacanya hingga bisa membuat perasaanya emosi karena cerita tersebut . kk udah cukup ya😀 jangan lupa komen atau likenya , untuk siders yang gak komen , dibaca tanpa harus komen udah cukup kok , yang pasti dia tau ff nya😀 Gomawo J

49 responses to “[Freelance] Our Love and Our Married Chapter 5

  1. Myungsoo terlalu lemah, mudah diprovokasi, mudah dipengaruhi… sooji juga masih sangat labil seperti remaja yang baru akan beranjak dewasa…
    Kesel sama myungsoo ataupun sooji..
    Lah, itu ngapain naeun ikut ? Myungsoo gaya nya gak pengen nyakitin sooji lagi dan udah menyesal, kok malah bawa2 naeun ke paris juga ? Dia kan udah tau kalo sooji membenci naeun… pasangan yang bener2 belum bisa bertindak dewasa.. fikiran masih sama2 labil… kesel ahh… emosi… okeh, feel nya dapet… good job Authornim…
    Ditunggu kelanjutannya…
    fighting… ^^.

  2. Arggghhh… tambah sebel sm naeun ditambah lg si chorong waaa… kadian sooji. Tp dia bnr2 hebat bs meredam perasaan saat d dpn Naeun. Kl aq yg ada nangis smp keluar ingus hehe…. berharap myung berubah ga sll memenyingkan bisnis. Ditunggu next chap. semangat ya thor!!! ♡

  3. Heemm…tetep d tunggu ff.a deh walaupun lama postnya.
    Yaah penasaran suzy.a mau apa d bawa k paris, nemuin minhyuk?? Suzy eonni.a jd nangis mulu…
    Next thor d tunggu tetep keep writing

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s