[Freelance] My Evil Girl, Suzy!!! Chapter 2

Title : My Evil Girl, Suzy!!! | Author : Neulmin’s11 (Ig: @Neulmins11) | Genre :  Family, Friendship, Romance, School-life | Rating : PG-15 | Main Cast : Kim Jongin as Kai (EXO-K), Bae Suzy as Suzy ( Miss-A), Jung Krystal as Krystal (f(x)) & Shin Wonho as Shin (Cross Gene)

Disclaimer: 

All Story is mine. Plagiat? Go away!

 [ Author Notes ]

Thanks to readers and speacially for Admin Dindareginaa yang udah mau ngepost ff ini. I’m so sorry if I’m make you waiting to read this fanfict. And last Sorry for typo. Hope u like it.

 

^ This Fanfiction Pure is mine! ^

 

Chapter 1 |

 

– Happy Reading Guys  –

 

 

“ Saat aku bersamamu aku bahkan seperti orang lain . Tapi saat aku bersama Kai aku merasa bahwa aku menjadi diriku sendiri “

  • Suzy –

 

 

“ Lama tidak berjumpa sweety “ Gumam pria itu.

Suzy terpaku. Dia tidak tahu harus berbuat apa. Kini perasaannya tak menentu antara kaget, sedih atau bahkan senang. Namja itu. Namja yang pernah singgah di hatinya. Namja yang selalu mengganggu pikirannya. Dia kembali. Dan setelah sekian tahun Suzy akhirnya melihatnya lagi. Tapi dengan perasaan yang berbeda tentunya. Jika bukan karena hal itu, mungkin dulu suzy tidak akan pernah meninggalkannya.

Lain dengan suzy. Lain dengan kai yang terpaku saat suzy di peluk oleh seorang namja asing. Tapi ada yang aneh. Kenapa suzy diam saja? Kenapa dia tidak memukulnya? Kenapa ? apa yang membuatnya terpaku seperti itu? Siapa namja itu sebenarnya?

“ Aku merindukanmu sweety “ Namja itu mencium kilat pipi suzy.

 Suzy membulatkan matanya. Bagaimana tidak dia begitu kaget saat namja itu memeluknya bahkan mencium pipinya di depan orang banyak. Ingat. Orang banyak. Dengan berjuta pikiran yang berputar-putar di kepalanya akhirnya Suzy tersadar dengan apa yang telah namja itu lakukan kepadanya.

“ Yakk. Apa yang kau lakukan? “ Suzy mendorong pelan dada namja itu agar menjauh darinya.

Belum sempat namja itu menjawab seseorang datang menghampiri namja itu dengan tangan terkepal. Tanpa di duga kai langsung mendaratkan pukulannya di pipi namja itu. Suzy sontak kaget dengan apa yang telah Kai lakukan.

“ Shin, Kau tidak apa-apa? “ Tanya suzy cemas.

“ Anni, gwaenchana” Jawab Pria yang di panggil Shin oleh suzy itu pun memegang pipinya yang terasa ngilu saat di pukul oleh Kai.

“ Kau siapa? Beraninya kau menciumnya di depan semua orang. Bajingan kau.“ Tanya kai to the point pada Shin dengan tangan yang masih terkepal.

“ Aku Shin wonho. Dia yeoja chinguku “ Tegas Shin possessive yang kemudian menarik tangan suzy.

DEG…

Hati kai mencelos.

“ Beri aku waktu untuk berbicara denganya kai. “ Kai yang mengerti maksud suzy mundur beberapa langkah dan menjauh dari mereka berdua.

Kenapa? Kenapa perasaannya menjadi tak karuan saat namja itu mengaku bahwa suzy adalah yeojachingunya. Siapa namja itu? Kenapa dia tiba-tiba datang dan mengatakan kalau suzy adalah yeojachingunya?

“ Apakah ini maksud dari pernyataan bahwa kau akan mengenalkanku dengannya suatu saat nanti. Bae suzy?  “ gumam kai pelan lalu menjauh dan menghilang dari kerumunan tersebut.

***

“ Beruntung pipimu itu hanya lebam saja Shin. Kai bahkan bisa melakukan yang lebih dari ini.“  Gumam suzy mengobati luka di pipi mulus shin.

“ Aish arraso. Uhm zy?” Panggil Shin pelan.

“ Uhm? ” Gumam suzy.

“  Siapa namja itu? “  Tanya Shin ragu.

“ Nugu? Kai-yaa?  Aahh. Nae Oppa “

“ Oppa? “ Seru Shin seraya mengerutkan keningnya.

“ Kakakku”. Suzy berhenti sejenak. Dia menatap lurus kedepan. “ Ceritanya panjang Shin. Yang jelas dia sudah ku anggap Oppaku sendiri dan Kai juga menganggapku sebagai adiknya sendiri. Makanya dia marah saat melihat tindakanmu padaku tadi pagi “ suzy menatap shin sekilas lalu pandangannya kembali menatap lurus kedepan.

“ Oh begitu “ Seru shin seraya menganggukan kepala.

“ Shin” Seru suzy dengan pandangannya yang lurus dan menghirup udara seoul di atap sekolahnya. Ya. Mereka sedang di atap sekolah. Kenapa? Setelah kejadian di parkiran tadi tidak mungkin suzy menjelaskan semuanya disana di saat orang-orang sedang memusatkan perhatiannya pada mereka.

“ Kita tidak punya hubungan apapun selain berteman. Sejak hari itu. Ku pikir kita sudah tidak punya hubungan apapun lagi “ Gumam suzy pelan.

“ Tapi zi—“

“ Aku mohon Shin” Jawab suzy seraya menengadahkan kepalanya menahan agar butiran bening itu tidak lagi jatuh dari kelopak matanya saat dia bersama Shin.

“ Maafkan aku zy. Beberapa tahun lalu aku di paksa—“

 “ Sudah lupakan. Kau membuatku bolos di jam pertama Shin. Ayo turun. Kau murid baru disini. Jangan bertindak macam-macam “ Tegas suzy seraya berdiri lalu meninggalkan Shin.

“Maafkan aku zy. Jika saja dulu aku tetap bersamamu mungkin kejadiannya tidak akan seperti ini. Tapi sikapmu tidak berubah zy. Kau tetap Sweetyku yang manis dan lembut. “ Gumam Shin pelan lalu mengikuti langkah suzy.

Ada hal yang tidak beres disini. Shin mengatakan sikap suzy yang manis dan lembut? Bohong. Kenapa? Bukankah suzy itu terkenal dengan ke Evilannya? Bukankah semua namja takut padanya? Bukankah kenyataannya memang seperti itu? Ya. Itu memang benar. Tapi sikapnya akan berubah menjadi hangat dan lembut saat berhadapan dengan  Shin. Namja yang dicintainya saat dia duduk di bangku sekolah menengah pertama.

***

 

Setelah kai dan suzy sampai di kediaman keluarga Bae. Suzy terlihat begitu murung tidak seperti biasanya. Tidak jauh berbeda dengan kai yang biasanya setiap saat selalu menggoda suzy. Kini mereka hanya terdiam membungkam mulutnya seakan enggan untuk mengeluarkan sepatah kata pun.

Oke. Kali ini kai lelah dengan sikap suzy yang tiba-tiba menjadi pendiam seperti itu. Hingga akhirnya kai membuka suara dan mulai memecahkan keheningan di rumah keluarga Bae yang bak istana itu.

“ Hei setan kecil, Kajja bantu aku membersihkan rumput di taman belakang “ Seru kai merangkul bahu suzy. Tanpa berpikir panjang dan menunggu jawaban dari suzy kai sudah lebih dulu menyeret suzy ke taman belakang. Lagi. Kai selalu memaksa dan melakukan apa yang dia inginkan.

“ Apa-apaan dia ini. Memaksaku untuk membersihkan taman belakang? Oh hey Kim Jongin jika ingin mencairkan suasana jangan seperti ini caranya. Kau bahkan tidak menyadari kalau taman belakang baru saja di bersihkan tadi pagi “ Gerutu suzy di dalam hatinya.

“ Sudah jangan pikirkan apapun. Maafkan aku dan lupakan hal yang terjadi di sekolah tadi pagi “ tegas kai pelan. Kai seakan tahu apa yang dipikirkan setan kecilnya itu. Kai mengambil gunting rumput. Dan mulai menggunting rumput yang ada di taman. Dia bahkan tidak bisa membedakan mana rumput yang harus di guntingnya mana yang tidak.

Suzy hanya terdiam melihat tingkah laku kai hari ini. Dia mengedarkan pandangannya ke segala penjuru taman belakangnya. Dan, bingo. Dia menemukan sesuatu. Tindakannya kali ini mungkin akan sedikit menghibur untuknya. Tanpa berpikir panjang suzy langsung menyalakan air kerannya dan mengarahkan selang itu ke arah kai. Kai merasa kaget saat ada air yang tiba-tiba membasahi tubuhnya itu membalikan badannya berusaha menghindar dari selang air tersebut.

“ Yakk setan kecil berhenti bermain-main “

“ Shiroo “ Suzy tertawa lepas saat kai benar-benar berusaha menghentikan aksinya tapi selalu gagal karena suzy selalu menghindar darinya.

“ Yakk aish kena kau “ Kai berhasil menggapai selang air keran tersebut. Lalu kai memeluk suzy erat seakan ingin berbagi pada suzy betapa dinginnya air keran tersebut.

“ Yakkk aish Kim jongin. Bodoh kau. Bagaimana ini? Pakaianku nanti basah semua, jangan memeluku seperti ini, atau aku benar-benar akan membunuhmu” gerutu suzy pelan.

“ Bunuh saja aku. Tapi sebelum itu kau harus bisa melepaskan pelukanku dulu setan kecil “ Kai menyeringai saat melihat suzy berusaha keras melepaskan pelukannya.

“ Yakk aish kalau kau tidak melepaskanku aku tidak ingin berbicara denganmu lagi “ Teriak suzy.

“ Mwo? Yakk aishh wae? “ kai reflex kaget dan melepaskan pelukannya.

“ Kali ini aku benar-benar akan membunuhmu Kim Jongin “ Suzy tersenyum puas saat kai melepaskan pelukannnya begitu saja tanpa berpikir panjang Suzy langsung memukul lengan Kai tanpa henti.

“ Yakk yakk yakk geumanhae. Mianhae Evil girl. Sudah jangan memukulku lagi atau aku akan benar-benar mati karena kau pukuli” Kai memegang tangan suzy. Menahan agar suzy tidak mendaratkan lagi pukulannya itu.

“ Kau sudah basah kuyup setan kecil, kajja kita ganti baju “ Seru kai.

“ Mwo? Shiroo “ Suzy yang salah menangkap maksud kai itu diam tak bergerak dan menyilangkan tangannya di dadanya.

“ Aishh wae? Dasar yeoja pervert. Maksudku kau mengganti bajumu di kamarmu dan aku mengganti bajuku di kamarku “ Seru Kai.

“ Eoh?  “  Suzy memutarkan bola matanya itu lalu bergegas pergi mengganti pakaiannya yang basah kuyup.

***

“ Setan kecil. Selamat ya, Akhirnya kau mempunyai namjachingu juga. Kau membuktikan perkataanmu waktu itu “ Seru kai memecahkan keheningan di ruang TV. Kai menatap Suzy sekilas yang sepertinya tengah asyik membaca komik yang beberapa hari yang lalu ia beli bersama kai.

“ Setan kecil. Kau mendengarku? “ Ulang kai.

“ Uhm. Aahh iya dia Shin wonho—“

“ Aku tau, dia Shin Wonho murid pindahan dari Kirin Art High School. Satu-satunya pria yang pindah sekolah hanya karena ingin bertemu dengan seorang yeoja yang dicintainya. Dan yeoja itu adalah kau. Bae Suzy. Aku sudah tahu. Aku mendengarnya saat dia memperkenalkan dirinya waktu di depan kelas tadi “ Potong Kai.

Suzy yang sedari tadi tengah asyik membaca komik itu pun langsung terperanjat mendengar apa yang telah di paparkan Kai baru saja. Dia menutup komiknya.

“ Oh Hey Kim Jongin. Kau hebat sekali bahkan kau ingat setiap deret perkataannya. Tapi. Bukankah kau sedang mendengarkan music saat Shin memperkenalkan dirinya? “ Tanya suzy menyelidik.

“ Itu hanya formalitas” Ucap kai datar lalu mengambil komik yang sedang suzy pegang. Kai berusaha menghilangkan rasa malunya karena sudah ketahuan diam-diam mendengarkan apa yang Shin katakan pada saat perkenalan di sekolah tadi pagi.

“ Aishh pabo”. Gumam suzy pelan “ Dan Ahh berhenti mengatakan bahwa dia namjachinguku. Aku sudah tidak mempunyai hubungan apapun lagi dengannya. Kecuali teman. Aku harap kau tidak mengungkit hal ini lagi kai “ Ucap suzy pelan.

“ Waeyo? “ Tanya kai singkat.

“ Ku bilang  jangan mengungkitnya lagi Kim Jongin” Geram suzy.

“ Ishh lihatlah dirimu sekarang setan kecil. Wajahmu seakan-akan ingin memakanku saat ini juga “  Ledek kai dengan di iringi kekehannya yang membuat suzy semakin geram.

“ Mwo? Yakk sepertinya kau benar-benar menantangku heum? “ Suzy mendekati Kai. Dia mendorong bahu kai perlahan hingga akhirnya Kai bersandar ke ujung Sofa.

Kai yang kaget dengan perlakuan suzy membulatkan matanya. Apa yang suzy lakukan sekarang? Setan apalagi kini yang merasukinya? Hingga tak membutuhkan waktu yang lama Kai reflex memegang pinggang suzy. Apa? Oh hey Sepertinya kai terlalu terbawa suasana saat ini.

Tiba-tiba—

Drrrttttt Drrrttt Drrrrtttt

Ponsel kai berbunyi tanda pesan masuk. Suzy refleks bangun dan memukul kepala kai.

“ Yakk apa yang kau lakukan. Beraninya kau memegang bagian tubuhku. Aish menyebalkan kau Kim Jongin. “ Geram suzy tak henti-hentinya memukul lengan Kai.

“ Yakk salah kau sendiri yang tak bisa menjaga jarak denganku. Aku terbawa suasana setan kecil “ Bisik kai di telinga suzy. Kai menyeringai lalu mengambil ponselnya dan menjauh dari Pukulan yang akan menyiksanya tanpa henti.

From: Krystal

‘ Kai-yaa bisakah kau mengantarku ke toko buku hari ini? Bantu aku mencari buku yang biasanya namja sukai ‘

To: Krystal

‘ Baiklah. Kita bertemu di toko buku yang kemarin. ‘

 

Sent.

Kai berdiri dan beranjak ke kamarnya untuk bersiap-siap pergi ke toko buku yang Kai dan krystal janjikan.

“ Kai. Kau mau kemana? “ Tanya suzy saat melihat kai langsung beranjak saat dia membaca pesan itu.

“ Ke Toko buku “ Jawab kai singkat.

“ Aku ikut ya? “ teriak suzy sebelum kai menghilang dari pandangannya.

“ Tidak usah. Kau di rumah saja. Aku sudah punya janji. Lain kali aku akan mengajakmu zy. “ Teriak kai yang sudah benar-benar menghilang dari pandangan suzy.

“ Janji? Dengan siapa? Apa krystal? Dan apa? Zy? Lagi-lagi dia memanggilku seperti itu? Kai sikapmu cepat sekali berubah saat kau sudah bertemu dengannya. Lagi “ Gumam suzy pelan.

Tak ingin lama memikirkan sesuatu yang lebih rumit lagi suzy melanjutkan aktivitas membacanya yang sempat tertunda tadi. Hingga setengah jam kemudian Kai keluar dari kamarnya dan mengambil kunci mobilnya lalu bergegas pergi meninggalkan kediaman keluarga Bae.

“ Zy, aku pergi dulu ya? Jika eommamu menanyakanku bilang saja aku pergi bersama temanku“  Kai pun berlari ke luar layaknya orang yang sedang terburu-buru.

“ Kai? Bagaimana dengan komiknya? “ Teriak suzy.

“ Simpan saja di kamarku. Nanti malam aku akan membacanya “ Jawab Kai tak kalah keras dari teriakan suzy.

“ Aish seenaknya saja dia memerintahku ini itu. Lihat saja saat kau pulang nanti aku tidak akan berbicara sepatah apapun padamu kai. Ya. Jika aku sanggup melakukannya. “ Gerutu suzy pelan. Dia lalu masuk ke dalam kamar Kai untuk menyimpan komik yang ingin di baca Kai.

Komik itu bukan milik suzy bukan juga milik Kai. Tapi komik itu milik bersama. Karena mereka membelinya bersama-sama. Itu yang selalu kai bilang jika mereka membeli komik bersama-sama.

Suzy mengedarkan pandangannya ke setiap sudut kamar yang kai tempati. Walaupun Suzy tinggal di rumahnya sejak Dia kecil tapi suzy tidak pernah memasuki Kamar Kai seleluasa seperti sekarang ini. Kamar yang di tata begitu rapinya itu membuat suzy takjub dengan suasana di dalam kamar kai. Satu kata yang menggambarkan suasana di dalam kamar itu. Nyaman.

“ Hahhh. Disini nyaman sekali. Pantas saja Kai lebih memilih latihan menari di kamarnya di banding di Aula sekolah. “ Suzy merebahkan dirinya di Kingsize yang ia duduki sebelumnya. Hingga akhirnya dia memejamkan matanya dan tertidur di kamar namja yang berkulit tan itu. Kim Jongin.

***

“ Gumawo. Kau sudah membantuku mencarikan buku ini Kai-yaa “ seru krystal.

“ Jangan sungkan krys. Kau bukan orang lain bagiku. Kau sudah ku anggap seperti adikku sendiri” Kai mengacakkan pelan rambut krystal.

Krystal mempoutkan bibirnya dan merapikan rambutnya. “ Ah iyaa. Ngomong-ngomong siapa yeoja yang waktu itu bersamamu kai? Apa itu yeoja chingumu? “ Tanya krystal basa-basi.

“ Anni. Dia temanku. Aku tinggal di rumahnya. Dia sudah ku anggap seperti adikku sendiri. Kadang sikapnya kekanakkan sepertimu. Tapi terkadang dia juga sering bersikap kasar padaku krys bahkan setiap kali aku selalu mendapatkan pukulan darinya “ Kai tersenyum lalu terkekeh pelan jika mengingat hal saat suzy selalu marah dan memukulinya seperti anak kecil.

“ Kau menyukainya kai? “ Tanya Krystal to the point.

DEG…

“ Eoh? Molla. Ahh anni maksudku aku tidak mengerti apa yang kau maksud”  Jawab Kai refleks saat krystal menanyakan sesuatu yang dia saja tidak bisa memahami bagaimana perasaannya sekarang.

“ Kau menyayanginyakan? “

“ Uhm. Tentu saja. Maksudku. Aku menyayanginya seperti adikku sendiri” Tegas Kai gelagapan saat menjawab pertanyaan krys.

“ Kau menyukainya. Kau menyayanginya seperi adikmu sendiri tapi perasaaanmu sudah tumbuh menjadi kasih sayang layaknya seorang namja pada yeoja kai. “ Krystal berhenti sejenak lalu tersenyum melihat kai dia gelagapan jika mengatakan sesuatu tentang suzy. “ Akui saja kai aku bisa melihatnya dari gaya bicaramu saat membicarakan  sesuatu tentangnya” Lanjut krystal.

“ Ahh molla krys. Lupakan itu semua. Ayo kita pulang hari sudah sore. Aku takut namjachingumu mencarimu. Kau mau ku antar? “ Tanya kai.

“ Tidak usah aku akan menunggu temanku disini sebentar lagi dia datang. Kau duluan saja. Suzy sudah menunggumu di rumah “ Kekeh krystal.

“ Aishh kau ini. arraso kallkkhae “

“ Uhm. Hati-hati di jalan Kai “ Teriak krystal sebelum kai mulai menghilang dari pandangannya.

**

“ Setan kecil aku pulang. “ Seru kai mengedarkan pandangannya ke segala penjuru rumah mencari sesosok gadis yang sempat membuatnya bingung dengan perasaannya.

“ Setan kecil kau dimana? “ Panggilnya lagi.

“ Apa kau tidur? “ Merasa tidak ada jawaban kai hendak memasuki kamarnya. Suzy membuka matanya perlahan saat ada seseorang yang memanggilnya. Dia mengedarkan pandangannya kesegala arah. Saat kesadarannya kembali pulih. Dia bangun dan tersadar bahwa dia tertidur di kamar Kai. Suzy mengambil komik itu dan menyimpannya di meja belajar kai. Tapi saat merapikan buku-buku yang berada di meja itu suzy tidak sengaja menjatuhkan Buku yang terlihat usang. Diary. Buku itu buku diary.

Saat suzy hendak mengambil buku itu ada sesuatu yang menarik perhatiannya. Saat buku itu terjatuh ada bagian dari halaman tersebut terbuka dan terdapat kalimat ‘ Someone who I Like is My Best Friend. Krystal’  Suzy terperanjat kaget saat membaca sederetan kalimat itu. Dia cepat-cepat mengambil buku itu dan menyimpannya di tempat semula.

“ Ahh kepalaku pusing “ Suzy keluar dari kamar kai. Dia memegang kepalnya saat dia keluar dari kamar Kai.

“ Setan kecil kau kenapa? “  Tanya kai khawatir.

“ Anni. Tadi saat aku ingin menyimpan komik itu aku tidak sengaja tertidur di kamarmu kai. Dan aku terbangun saat kau memanggilku “

“ eoh? Apa aku membuatku kaget? “

“ Ishh tentu saja. Pabo “ Gerutu suzy pelan.

***

Hari demi hari jam demi jam menit berganti detik hingga tanpa di sadari siang telah berganti malam. Tak terasa hanya tinggal menghitung hari akan berganti tahun. Tahun baru. Mungkin sesuatu yang di takutkan oleh Kai terjadi. Kenyataan bahwa dia akan berkumpul dengan Orangtuanya. Keluarganya. Bukannya dia tidak senang. Hanya saja dia belum siap untuk meninggalkan Suzy.

“ Setan kecil. Aku mau keluar. Apa kau mau ikut? “ Teriak Kai dari luar kamar suzy.

“ Shiroo. Aku malas keluar malam ini “ Balasnya tak kalah kencang.

“ Wae? Apa kau sakit heum? “ Tanya kai khawatir.

“ Anni. Aku hanya sedang tidak berniat untuk keluar saja. Tidak apa-apa kan? Kau bisa mengajak krystal untuk menemanimu” jelasnya panjang lebar.

“ Kenapa kau malah menyuruhku untuk mengajak krystal. Aku ingin mengatakan sesuatu padamu” Gumam kai pelan. “ Baiklah. Lain kali saja” Seru Kai di balik pintu.

“ Ishh dasar untuk apa dia mengajakku keluar malam ini? Sudah tahu aku sedang tidak enak badan kenapa dia tidak masuk saja. Bukankah biasanya dia selalu masuk kekamarku seenaknya saja. Dan apa? Dia mengatakan ‘ Baiklah. Lain kali saja’ Perkataan macam apa itu “ Gumam suzy pelan.

To : Krystal

‘ Krys, aku ingin bertemu denganmu. Apa kau ada waktu? ‘

 

Sent.

Tidak membutuhkan waktu yang lama ponsel kai bergetar. Tanda bahwa Krystal sudah membalas pesannya.

From : Krystal

‘ Baiklah. Kita bertemu di Taman dekat toko buku ya’

To : Krystal

‘ Uhm Baiklah ‘

 

*

“ Ada apa kau menyuruhku kesini kai? “ Tanya krystal to the point.

“ Uhm. Aku bingung krys. Bagaimana aku harus mengatakan padanya? “ Jawab kai.

“ Maksdumu? “ Tanya krystal heran.

“ Mungkin mulai minggu depan aku harus ke Jepang Krys. “ jawab kai.

“ Eoh? Wae? Kenapa secepat itu?”

“ Saat Tahun baru nanti Abeoji memintaku untuk ke jepang. Abeoji bilang dia akan mengenalkanku pada rekan bisnisnya. “ Jelas Kai.

“ Tapi ini terlalu mendadak Kai. Apa kau sudah memberitahu suzy? “

“ Belum “

“ kenapa? “

“ Saat aku ingin mengatakannya dia malah mengunci diri di kamar “ gerutu Kai pelan.

“ Apa dia sakit? “

“ Molla. Tapi dia bilang dia tidak apa-apa “ Jawab kai polos.

“ Aishh kau ini tidak mengerti Kai. Jika seorang wanita menjawab tidak apa-apa itu berarti dia sedang kenapa-kenapa. “ Jelas krystal.

“ Maksdumu? Aku tidak mengerti Krys” Tanya Kai.

“ Maksudku dia sedang tidak baik-baik saja. Cobalah untuk berbicara dengannya lagi. Mungkin dia ingin mendapat perhatian lebih darimu. Mengertilah Kai. Kau ini bodoh atau apa? “ Ledek Krystal. “ Sudahlah kau lebih tahu apa yang seharusnya kau lakukan Kai. Aku pulang dulu ada yang harus aku kerjakan. “ Lanjut Krystal.

“ Aishh bilang saja jika kau ada janji dengan namjachingumu “ Gerutu Kai pelan.

“ Kau tahu sendiri “ Jawab krystal datar lalu beranjak dari taman itu dan berlalu dari hadapan Kai.

“ Aku harus mengatakan secepatnya apapun yang terjadi nanti “ Gumam Kai pelan saat krystal mulai menghilang dari pandangannya.

***

Suzy keluar dari kamarnya. Tubuhnya kini mulai membaik. Mungkin dia hanya membutuhkan istirahat. Yang terpenting dia tidak memberitahu orangtuannya terutama Kai saat dia merasa tidak enak badan. Walaupun badannya tidak sepenuhnya terlihat baik tapi setidaknya dia masih bisa untuk berjalan. Tidak. bahkan dia masih punya tenaga yang cukup untuk memukul lengan  Kai jika sewaktu-waktu Kai mulai menyebalkan.

“ Setan kecil. Ayo temani aku keluar “ Kai merangkul bahu suzy saat suzy baru saja keluar dari kamarnya.

“ Aishh pabo. Kenapa malam ini? Dan sejak kapan kau berada di depan kamarku? “ Tanya suzy bertubi-tubi. Ya sebenarnya sejak pulang bertemu dengan krystal Kai ingin menemui suzy. Tapi Suzy masih menutup pintunya dan tidak keluar kamar hingga sore hari. Bahkan dia lupa terakhir mengisi perutnya.

“ Sudah jangan banyak bertanya. Cepat bersihkan dirimu dan bersiap-siaplah. Aku tunggu di luar jam 8. Palli “ Kai mengedipkan sebelah matanya lalu berbalik meninggalkan Suzy dan masuk ke Kamarnya.

“ Aishh dasar bodoh. Apa-apaan dia ini “ Gerutu suzy pelan.

Satu jam kemudian…

 

Tap tap tap …

Saat mendengar suara langkah kaki yang sudah Kai yakini bahwa itu suara langkah kaki Suzy. Yeoja yang sudah Dia tunggu kedatangannya setengah jam yang lalu. Kai yang sedari melipat tangannya dan menyandarkan punggungnya ke bagian samping pintu Ferrari hitamnya itu.

“ Setan kecil kenapa kau lama se—“ Kai menghentikan perkataannya saat melihat suzy merias dirinya begitu berbeda dari yang terlihat biasanya. Suzy terlihat begitu cantik dan anggun saat memakai dress berwarna peach dengan rambut yang di kucir kuda seolah memperlihatkan lehernya yang begitu jenjang.

“ Mian. “ Seru suzy tersenyum lebar hingga sederetan giginya terlihat begitu jelas. Cantik. Itu yang menggambarkan nama gadis bernama Bae Suzy itu.

Kai mengedipkan matanya berkali-kali. “ Palli masuk. Sebelum larut malam “ Seru kai tersadar dari apa yang sempat ia pikirkan sebelumnya.

“ Arraso” Suzy Bergumam pelan seraya memasuki Ferrari hitam milik Kai. Selama di perjalanan Kai sesekali melirik Suzy sekilas. Sungguh. Kai tidak bisa fokus mengendarai karena perhatiannya selalu tertuju pada gadis yang duduk manis disampingnya.

***

“ Kajja kita beli ice cream terlebih dahulu. Bukankah kau menyukainya? “ Seru kai menggenggam tangan suzy dan berjalan mendekati pedagang Ice cream yang ada di Lotte World.

“ Uhm Kajja.” Suzy tersenyum manis dan mulai berjalan mendekati pedagang ice cream tersebut.

“ Ahh chakkaman. Ayo kita kesana dulu” Tunjuk Suzy ke seorang pedagang pernak pernik.

“ Aku ingin ini.” Suzy menunjuk kacamata hitam lalu mencobanya dan memakai kacamata itu seraya mempoutkan bibirnya.

“ Aishh seleramu buruk setan kecil “ Ledek kai. “ “Ah Ahjumhha apa gelang itu bisa di buat dengan nama yang kita inginkan? “ Tanya kai pada Ahjumha yang di yakini pemilik dari barang-barang yang di jualnya.

“ Ne. Apa kau ingin membeli gelang ini? Tapi ini hanya tinggal dua dan untuk nama yang kau inginkan mungkin itu membutuhkan waktu yang sedikit lama. Apa tidak apa-apa Tuan? “ Tanya ahjumha itu.

“ Uhm tidak apa-apa kami akan berjalan-jalan dulu. Nanti kami akan kesini lagi untuk mengambilnya. Dan untuk nama itu aku ingin nama ‘ Evil girl’ dan yang satu lagi—“

“ Pervert boy” Potong suzy. “ Bisa kan ahjumha? “ Tanya suzy.

“ Ne baiklah agashi “ Jawab ahjumha itu seraya tersenyum ke arah suzy.

“ Mwo? Yakk wae?  Pervert boy? Aish andwae “ Geram kai.

“ Aishh diamlah jangan banyak bicara kajja” Kekeh suzy pelan lalu menyeret kai agar menjauh dari pedagang pernak pernik tadi.

“ Aishh kau menyebalkan setan kecil “ Kai merangkul bahu suzy. Dan berjalan untuk mencoba permainan yang ada di Lotte world itu. Tingkah laku mereka berdua benar-benar menarik perhatian sebagian orang yang berkunjung kesana. Terutama suzy.

Mereka berjalan dan mencari tempat yang ada kursinya. Ya walaupun  sedikit sepi, tapi tak apalah yang penting suzy bisa mengistirahatkan kakinya yang mulai pegal karena heels yang di pakainya saat ini.

“ Ahh chakkaman “ Kai melepaskan rangkulannya dan menarik pinggang suzy membuat badannya kini bersentuhan dengan Suzy. Suzy yang kaget dengan perlakuan Kai. Dia mengedipkan matanya berkali- kali. Hingga akhirnya jarak mereka saat ini bisa di hitung hanya tinggal beberapa senti lagi. Tangan kiri Kai tergerak untuk memegang tengkuk suzy dan mendekatkan wajahnya hingga begitu dekat dengan wajah Suzy. Saat nafas Kai mulai terasa menerpa wajah mulus Suzy. Pada saat itu juga suzy memejamkan matanya perlahan.

TBC….

Next chapter…

 

 “ Setan kecil. Mungkin ini terlalu cepat. Tapi untuk seminggu kedepan maukah kau jadi yeojachinguku? Saat tahun baru nanti mungkin Aku tidak akan berada di sampingmu lagi “

 

“ Akan ada banyak sesuatu yang terjadi dengan cinta kalian. Pertahankanlah apa yang seharusnya kau pertahankan anak muda “ Seru ahjummha seraya tersenyum sekilas.

 

***

Gimana gimana ceritanya? Mulai garing ato gimana? Duh makasih banget buat readers yang udah ninggalin jejak dan ngasih tanggapan sama sarannya. Maaf juga gak bisa bales satu-satu tapi aku usahain buat feedback kalian kok😀 Sekarang udah ketauan kan namjanya siapa? Bukan Sehun atau Myungsookan? Tapi Shin wonho Cross gene. Coba kalian cari deh moment suzy wonho mereka itu sweet banget kalo di liat-liat. Sekian cuap-cuapnya. Aku gak maksa kalian buat ngoment ff ini kok. Kalian baca aja udah seneng. Tapi aku bakal lebih ngehargain yang udah mau ngoment di chapter ini. Thanks😀

52 responses to “[Freelance] My Evil Girl, Suzy!!! Chapter 2

  1. TBC? Yah😦 knpa gak dilanjutin sampai mereka kissiu mungkin? Author pinter yah bikin orng penasaran😦 gpp deh, next part thor

  2. untung bukan myungsoo, kalau myungsoo aku bisa patah hati? kai minta suzy jadi pacar’a selama seminggu?

  3. nah ternyata kai jga suka suzy…next part kai nembak suzy..tp cm buat satu minggu..aigooo..suzy terima ga ya????

  4. Cie cie cie akhir nya bang kai sedikit menyadari perasaan nya ke suzy,makin seru
    Next part thour aku tunggu

  5. Pingback: [Freelance] My Evil Girl, Suzy!!! Chapter 3 | Kingdom of Suzy's Fanfiction·

  6. ternyata itu mantannya suzy toh. . tapi kenapa mereka putus?
    btw, kai mau ngungkapain perasaannya kah? apa suzy bakalan nerima?
    trus kai mau kejepang, mau dikenalin sama patner kerja orang tuanya.ngak dijodohkan kan? oke lanjut baca next part ^^

  7. Pingback: [Freelance] My Evil Girl, Suzy!!! Chapter 4 | Kingdom of Suzy's Fanfiction·

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s