[Freelance] Our Love and Our Married Chapter 6

Tittle : Our Love and Our Married | Author : Eqha Fitriani | Genre : Family, Romance , Sad | Rating : PG-16 | Main Cast : Bae Sooji, Kim Myungsoo, Choi Minho | Other Cast : Kim Soo Hyun , Kang Minhyuk, Jung Soojung, Son Naeun | Full Credit by : rosaliaaocha@ochadreamstories  https://ochadreamstories.wordpress.com/

***

Previous Chapter

“Oppa..” lirihku hendak berdiri dan memeluknya, tetapi langkahku terhenti saat melihat seorang yeoja yang baru menampakkan wajahnya dibelakang suamiku,dan seketika rasa sakit itu kembali lagi, kenapa kebahagiaan yang baru kurasakan terhapus lagi? apakah aku harus menangis lagi? .

Chapter 6 Story Begin-

Author Pov

Suasana hening sedang tercipta disebuah pesawat jet mewah didalam sebuah ruangan khusus yang sepertinya sengaja dirancang oleh sang pemilik pesawat, seorang yeoja yang tadinya ingin sekali memeluk suaminya seketika langkah itu terhenti memandangi sosok yeoja yang tersenyum ramah padanya, entahlah itu senyuman tulus atau apa, yang jelasnya senyumannya terlihat begitu manis kepada Suzy, Myungsoo yang melihat peubahan sikap istrinya menoleh kearah mana mata indah istrinya menatap, didekatinya tubuh istrinya sebelum menoleh kearah  Chorong memberi kode agar dirinya diberi privasi dengan istrinya dan chorong dan sang pramugari keluar meninggalkan dua insan yang saling merindukan ,direngkuhnya tubuh istrinya yang masih diam kedalam dekapan dada bidangnya menyalurkan seluruh rasa rindu dan rasa bersalah yang telah ia rasakan seharian ini.

Kadang rasa cinta itu akan mengalahkan semua rasa sakit dan kekecewaan yang kita rasakan, karena cinta itu pada dasarnya memang sebuah ungkapan sayang yang indah,yang akan membuat seseorang menyatu kembali dengan adanya cinta yang kuat.

“Chagi, mianhe jeongmal mianhe, aku telah membuatmu menangis, membuatmu kecewa, aku betul-betul minta maaf chagi karena keegoisanku yang lebih mementingkan pekerjaanku, aku tidak bisa menyaksikanmu menyanyi. mianhe” sesal Myungsoo yang semakin memeluk tubuh yang mulai bergetar itu, tubuh yang menhangatkan drinya, tubuh yang menambah pasokan oksigen yang ia butuhkan seharian ini, tak ada respon yang terdengar sekarang hanya suara isakan, dan membuat Myungsoo melepaskan pelukannya ingin menatap mata yang lagi-lagi meneteskan air mata untuknya.

“Berhentilah menangis, hatiku sakit jika melihatmu menangis, apalagi itu karena diriku, rasanya aku tak pantas berada disampingmu jika air mata itu jatuh lagi. bisakah kau tersenyum untukku”tambah Myungsoo menatap dalam mata indah itu dan menghapus air mata yang telah jatuh dipipi itu, pipi indah gadisnya, diam. lagi-lagi Suzy cuman diam, yang ada dalam pikirannya sekarang ,adalah perasaan bersalah mendengar kata-kata yang keluar dari mulut suaminya, hingga lidah yang sedari tadi keluh untuk berbicara akhirnya terdengar juga.

“mianhe”ucap Suzy singkat kemudian menundukkan wajahnya tak berani menatap mata Myungsoo yang terlihat menyimpan begitu banyak penyesalan, diangkatnya dagu Suzy,menatap mata indah istrinya  yang kini sudah tak berair lagi.

“itu tak pantas kau ucapku chagi, kau tak pernah bersalah . aku yang terlalu sibuk dan sering menyakitimu, jadi maafkan oppa ne, aku berjanji mulai saat ini aku tak akan membuat mata indah istriku ini menangis lagi, aku cuman ingin menatap senyum cerah diwajahmu” seru Myungsoo  yang tersenyum cerah  dan hanya diberi anggukan oleh Suzy dan seketika senyum yang Myungsoo rindukan akhirnya terpancar juga apalagi sekarang Suzy memeluknya begitu erat seakan istrinya betul-betul tak mau kehilangannya dan itu membuat perasaan senang dan bahagia.

“Oppa,kau tahu . sehari tak bersamamu dan tak melihatmu itu membuat hatiku sakit,sebenarnya aku sangat menyesal dengan sikapku tadi malam,jadi maafkan aku ne,aku janji tak akan membuatmu marah lagi,dan mengenai Soohyun,kamu tidak perlu cemburu,karena seberapa banyak pun namja yang mendekatiku,bahkan jika ada yang menyukaiku,hatiku tak akan pernah berubah untuk terus mencintaimu oppa,hati ini sulit untuk aku berikan dengan namja lain dan hanya dirimu yang bisa memilikinya,tapi cuman satu yang aku takuti oppa” jelas Suzy dan seketika pelukan itu terlepas mendengar penuturan terakhir  Suzy  yang membuat Myungsoo penasaran.

“apa yang kau takutkan chagi? Tanya Myungsoo penasaran apalagi melihat raut wajah Suzy yang terlihat betul-betul takut akan sesuatu hal  yang akan terjadi

“yang aku takutkan jika hatimulah yang berpaling dariku,aku takut kehilanganmu oppa,aku takut jika suatu saat  nanti kau akan meninggalkanku dan mencintai yeoja lain,kalau sampai itu terjadi,mungkin aku tak akan bisa hidup dengan baik tanpamu,aku benar-benar takut oppa” lirih Suzy dengan tatapan sendunya menatap manic mata Myungsoo yang menatapnya ,senang mungkin itu yang dirasakan Myungsoo saat ini,apalagi melihat wajah serius istrinya yang betul-betul takut akan kehilangan dirinya dan membuat senyum indahnya terpancar

“ingat itu tak akan pernah terjadi,kamu tahu ini”ucap Myungsoo menyentuh dadanya. “hati ini hanya untuk seorang gadis yang bernama Suzy , ani Kim Suzy ,tak ada nama yang bisa menggantikannya dihatiku,dan orang itu akan selalu hidup dihatiku,sekalipun orang itu berada jauh dibelahan dunia mana pun,itu tak akan pernah mengubah hati seorang Kim Myungsoo yang akan tetap mencintai Suzy ,gadis satu-satunya yang akan kekal dihatiku,jadi kau tak perlu memikirkan hal-hal seperti itu, karena itu tak akan terjadi,yang perlu kau lakukan hanya mempercayaiku, dan  kau juga harus bersikap jujur padaku apa pun yang terjadi, tak ada kebohongan diantara kita, yang ada hanya kejujuran hati”tambah Myungsoo panjang lebar mencubit pipi Suzy yang sekarang mengeluarkan sebuah tarikan senyum.

“ne,oppa aku janji,dan akan selalu mempercayaimu”jawab Suzy  tapi oppa bolehkah aku bertanya sesuatu?

“ne,apa yang ingin kau tanyakan?katakan dan oppa akan menjawabnya dengan jujur” sahut Myungsoo sembari menyelingkap rambut Suzy kebelakang telinga Suzy dan sedikit memperbaiki tatanan rambut Suzy yang sedikit berantakan.

“oppa sebenarnya kita ke paris untuk apa?dan kenapa Chorong bisa berada satu pesawat dengan kita” tanya Suzy pelan  takut membuat Myungsoo salah paham atas pertanyaannya.

“hemm,sepertinya kamu tidak rela jika dipesawat ini ada orang lain,apa itu karena kamu cuman ingin berdua denganku chagi?” tanya Myungsoo menggoda atas pertanyaan Suzy yang begitu serius,Suzy hanya mengerucutkan bibirnya pertanda ia kesal karena Myungsoo malah mennggodanya,melihat tingkah istrinya yang menurutnya menggemaskan,ia kemudian mendudukkan istrinya kembali ke ranjang karena sedari tadi mereka berdiri dan Suzy hanya mengikutinya , kini mereka saling bertatapan, dan Myungsoo kini melanjutkan ucapannya.

“Suzy sayang,sambil melingkarkan tangannya dileher jenjang Suzy,kau tak perlu khawatir atau berfikiran macam-macam,Chorong itu cuman numpang karena tadi ia ketinggalan pesawat untuk  ke paris lagi pula kami itu cuman teman bisnis jadi kau tak perlu cemburu seperti tadi dengan menatap Chorong seakan dia akan merebutku darimu”ucap Myungsoo  berusaha meyakinkan Suzy yang terlihat begitu kaget dengan ucapan Myungsoo yang mengatakan kalau ia cemburu,dan perkataan Myungsoo itu memang benar kalau ia cemburu dengan gadis yang bernama Chorong.

“tchh, siapa yang cemburu aku kan cuman bertanya kalau ki..”

“Cuuppppp..”

Belum sempat Suzy melanjutkan ucapannya bibir Myungsoo kini telah menempel sempurna dipermukaan bibir Suzy,membuat Suzy  kaget dan membelalakkan matanya karena aksi Myungsoo yang mendadak,dilumatnya bibir Suzy perlahan sehingga membuat mata Suzy kini terpejam dan melingkarkan tangannya dileher suaminya,Myungsoo terus menggulum bibir Suzy,dan mereka saling melumat satu sama lain menyalurkan rasa rindu yang dirasakan hingga ciuman yang tadinya terkesan lembut kini menjadi ciuman panas yang menuntut,dan entah sejak kapan posisi mereka kini sudah berubah dimana Suzy tepat berada dibawah Myungsoo,ciuman Myungsoo kini beralih ke leher jenjang Suzy membut Suzy sedikit mendesah dengan kecupan Myungsoo dilehernya Suzy pun tak menolak sedikitpun perlakuan Myungsoo karena dia sudah pasrah atas apa yang akan terjadi selanjutnya pada dirinya ,tetapi bagi Myungsoo suara itu mengalahkan suara indah Suzy ketika menyanyi sehingga membuatnya semakin mencumbui istrinya,kini tangannya sudah berada dibelakang punggung Suzy berniat menarik resleting gaun Suzy hingga  suara pintu terdengar  dan mebuat aktifitas mereka terhenti.

tok..tok..!!!

dengan perasaan kesal Myungsoo bangun dari tubuh Suzy dan menatap Suzy sejenak yang sekarang mengatur nafasnya dan memperbaiki  gaunnya yang sedikit berantakan karena ulah tangan Myungsoo,kemudian  Myungsoo berjalan menuju pintu dan membukanya dan terlihat seorang yeoja yang tersenyum manis padanya.

“mianhe Myungsoo-ssi menganggu aku cuman mengantarkan handphonenmu yang tertinggal di kursi  pesawat, sepertinya ada pesan masuk, tetapi aku belum membukanya ujar chorong  kemudian  menyerahkan  ponsel Myungsoo.

“ne gomawo,hmm mianhe ne, aku tidak bisa menemanimu sampai penerbangan ke paris, dan kalau kau butuh sesuatu panggil sekertarisku saja”jelas Myungsoo  yang masih setia memegang knop pintu kamar itu, yang terbuka sedikit tetapi tidak sampai bisa dilihat oleh chorong, karena ia  cuman tidak mau kalau sampai chorong tau apa saja yang barusan Myungsoo lakukan kepada Suzy.

“ne, kalau begitu aku pamit”ujar chorong , yang sebenarnya tak rela dengan ucapan Myungsoo barusan padahal ia baru saja ingin meminta Myungsoo untuk menemaninya atau mengobrol mengenai urusan pekerjaan walaupun alasan itu cuman basa-basi tetapi perkataan Myungsoo barusan hanya dapat membuatnya hatinya kesal.

Hatiku jauh lebih sakit melihatmu bersanding dipernikahanmu  dengan yeoja lain,dibandingakn dirimu yang hanya menyaksikanku dengan namja yang belum tentu menjadi takdir hidupku.

 

Eunji

Di sebuah hotel mewah di pusat kota paris terdapat sebuah resepsi pernikahan yang sedang berlangsung, para undangan terlihat  memakai jas dan gaun yang mewah menandakan jika orang yang berada di hotel tersebut adalah orang yang berkelas dan bukan orang sembarangan,disudut ruangan hotel terdapat beberapa orang yang menggesekkan biolanya memperdengarkan lagu klasik  untuk memhibur tamu diacara pernikahan seorang namja tampan yang kini dibalut tuxedo putih dengan seorang yeoja cantik yang berdiri disampingnnya menggunakan gaun pengantin yang begitu menambah kadar kecantikannya,bahkan pertama kali Minhyuk melihat istrinya itu,ia sempat melongo dan baru menyadari jika orang yang dibencinya sekarang adalah gadis cantik bahkan lebih cantik dari mantan pacarnya yang bernama Eunji ,tetapi walaupun kata cantik itu ia akui pada Soojung,namun hatinya belum bisa mengakui gadis disampingnnya karena untuk saat ini hatinya masih dipenuhi dengan nama Eunji gadis yang sangat dicintainya,bahkan saat ini gadis yang dicintainya sekarang telah berjalan kearahnya dengan seorang namja berperawakan seperti malaikat itu,hati Minhyuk mencelos takkala melihat orang yang dicintainya begitu tenangnnya digandeng oleh namja lain.

Minhyuk Pov

Sakit. ne sakit, kenapa dia harus datang jika hanya membuat hati ini sakit,apa begitu mudahnya dia melupakanku dan menemukan namja lain,apa ia tak merasakan betapa sakitnya hatinya bersanding dengan seorang yeoja yang tak sama sekali aku cintai,kau tega eunji, kau tega,,, saat ini aku cuman bisa menutupi rasa pahit itu dengan senyuman hambar takkala kini ia sudah tepat berada didepanku tersenyum.

“chukae, oppa semoga pernikahan kalian langgeng”ucapnya ,tapi aku tak berkata apa-apa

aku menatap wajahnya dalam, menjabat tangannya,dan dapat kurasakan kehangatan yang menjalari seluruh tubuhku dengan tangan yang sudah lama kurindukan,tangan yang selalu menyentuh kulitku,tangan yang tak ingin sekali aku lepas,jika waktu bisa dihentikan sekarang,aku rela berdiri berabad-abad lamanya asalkan tangan ini akan terus bersamaku,

“ehmm,chukka Minhyuk-shi ujar namja yang bersama eunji yang seketika melepaskan tautan tangan kami,menyadarkanku dari khayalan yang tak akan mungkin terjadi,yang cuman ada dalam imajinasi sesaatku,dan kulihat eunji hanya menatapku sendu,seakan apa yang kurasakan sama dengan yang ia rasakan.

“ah gomawo”ucapku datar kemudian melirik kearah Soojung yang sepertinya  mukanya terlihat begitu sedih atas apa yang ia lihat barusan,ya,sebenarnya Soojung sudah mengetahui semuanya kalau eunji adalah yeojachinguku,dan tadi sore aku mengajaknya bertemu dengan eunji ,dan memenuhi satu permintaanku sebagai balasan aku akan bersikap baik padanya menganggapnya sebagai teman ,dan meminta kepada eunji untuk tetap menjaling hubungan denganku,walaupun aku sudah menikah dan aku menyuruh Soojung untuk tidak menyatakannya kepada kedua orang tua kami,dan Soojung menyanggupinya,walaupun aku tahu dia sedikit tidak rela,tetapi aku tak peduli sama sekali dengannya,yang aku inginnkan cuman eunji,tetapi seperti sebuah sengatan listrik,eunji malah menolak permintaanku dan menyuruhku belajar mencintai Soojung,dan itu membuat hatiku semakin sakit,tetapi itu tak mengubah pendirianku untuk tetap mendekati eunji bagaimanapu  caranya,sekalipun ia menolakku,karena aku yakin eunji juga masih mencintaiku.

author pov

“chukkae Soojung-shi, semoga kau bisa bertahan dengan namja evil ini,dan bersiaplah kau untuk diselingkuhi oleh psvnya”ujar eunji terkekeh mencoba mencairkan suasana yang sedikit mencekam ini dengan tatapan setan Minhyuk yang sekan mengintemidasi Jisoo dan itu membuat eunji memasang muka  yang awalnya begitu sedih dengan tatapan Minhyuk yang seakan mengatakan jika ia ingin terus bersamanya,memnuat Soojung mencoba untuk bersikap biasa dan kini menatap  minhyuk balik dengan deathglarenya,

“yak minhyuk berhentilah menatap namjaku dengan tatapan setanmu itu,apa kau tak lihat tatapan namjaku yang seperti malaikat haah” seru Eunji kemudian merangkul bahu namja yang bernama Jisoo,Jisoo dan Soojung hanya terkekeh menanggapi perkataan eunji ,sedangkan Minhyuk hatinya begitu sakit mendengar eunji menyatakan jika Jisoo namjanya, sepertinya ia tak tahan lagi melihat tingkah eunji yang seakan sengaja memamerkan kemesraan mereka ,dengan sigap Minhyuk meninggalkan mereka tanpa pamit dan membuat hati eunji sedikit sakit,sebenarnya sedari tadi eunji juga merasakan apa yang dirasakan Minhyuk,apalagi menatap yeoja cantik yang kini sudah menjadi istri sah Minhyuk,ia juga sengaja membawa Jisoo yang notabennya sebenarnya hanyalah teman kampusnya,dan berpura-pura bersikap manis didepan mantan namjanya Minhyuk,dan sepertinya eunji berhasil membuat namja itu marah padanya,karena itulah tujuan utama eunji,ia ingin Minhyuk membencinya sekarang  dan melupakannya untuk mencoba mencintai istrinya,ia juga tidak mau dicap sebagai gadis egois yang akan memperburuk rumah tangga mereka,karena ia tahu sebenarnya Soojung mencintai Minhyuk,dan ia lihat dari sorotan mata indah Soojung,bukankah itu lebih baik dari pada bersikap egois merebut sesuatu yang bukan milik kita sekarang.

BURBERRY OF MYUNGZY MALL (NGARANG ABISSS :D)

Disebuah mall terbesar di sudut kota paris seorang namja sedari tadi menuntun yeojanya memasuki beberapa butik di mall tersebut dengan beberapa pengawal berada dibelakang mereka dengan setelan jam lengkap,beberapa karyawan pun menyambut kedatangan mereka dengan membungkukkan badannya dan menyapa presiden mereka dengan ramah,mall ini sekarang hanya mempunyai dua pengunjung yaitu sepasang suami istri yang tak lain adalah Kim Myungsoo dan Suzy,semua pengunjung telah mereka suruh keluar atas permintaan pemilik mall ini beberapa jam yang lalu sebelum pesawat mereka tiba di Paris,sedikit berlebihan memang tetapi maunya namja tampan ini tidak ada yang boleh melawan ,Suzy saja sedikit kesal atas sikap suaminya yang terlalu berlebihan padanya,padahal kan ada pengunjung pun tak jadi masalah toh mereka hanya mencari gaun  untuk kepesta pernikahan,

“aish,oppa kau itu terlalu berlebihan,masa gara-gara membeli gaun saja kau suruh semua pengunjung mall ini untuk keluar apa kau tak takut jika pengunjung tetap disini tak mau lagi berbelanja disini haah,,ckckc dasar berlebihan”umpat Suzy kesal  menatap suaminya yang hanya nyengir kuda lumping sekarang

“ahniya,kenapa aku mesti takut,lagi pula di kota paris ini,hanya mall ini yang satu-satunya  mempunyai barang yang berkualitas dan bernilai tinggi,jadi tak aka nada satupun pengunjung yang akan tahan jika berbelanja ditempat ini”ujar Myungsoo yang semakin merangkul pinggang istrinya,sedangkan karyawan mall itu hanya bisa tersenyum-senyum melihat tuan muda dan istrinya yang bertengkar.

“kalau aku tahu,akan seperti ini,aku tak akan mau ke paris dan lebih memilih jalan bareng Soohyun,lebih nyaman dan tak menganggu  dengan tatapan orang-orang dan dengan bodyguardmu itu,dikawal kemana-mana,aishh betul-betul tak romantic”  cibir Suzy dan berjalan cepat meninggalkan Myungsoo yang emosinya sekarang sudah diubun-ubun takkala mendengar nama yang tak ia sukai,,

“yak,nyonya Kim tunggu”teriak Myungsoo yang sedikit berlari untuk menyamai langkah Suzy, tetapi Suzy tak mempedulikannya dan semakin mempercepat jalannya menyusuri tiap butik-butik pakaian di mall itu,hingga ia berhenti karena matanya kini menatap takjub sebuah gaun biru peach selutut dihiasi dengan  rajutan bunga tulip  timbul dibagian pinggannya ,dengan sedikit mengespos bagian dada.

Myungsoo hanya tersenyum melihat tingkah istrinya yang kini sedang meraba-raba pakaian  yang berada dipatung tersebut hingga seorang pegawai butik tersebut menhampiri mereka

“selamat malam tuan muda dan nyonya Kim, ada yang bisa saya bantu?” tanya pegawai tersebut ramah.

“ne,tolong kau bungkuskan gaun ini “ucap Myungsoo yang berada disamping istrinya menmandangi mata istrinya yang masih tak bergeming meraba gaun tersebut,dan seketika ia sadar ketika pegawai butik tersebut berdehem

“ahh mianhe,nyonya, bisakah saya mengambil gaunnya dulu” tanya pegawai tersebut pelan dan membuat Suzy sadar dan seketika membulatkan matanya sedikit kaget dengan keberadaan suaminya yang menatapnya sekarang.

“yak oppa aishh, kau mengagetkanku saja,aku kira kau hantu yang tak rela aku mengambil gaun ini”seru Suzy kaget dan membuat Myungsoo terkikik.

“gimana?? kau suka kan dengan gaun ini? atau masih ada gaun lain yang ingin kau beli ?”tanya Myungsoo .

“aniyo,oppa, kamu tak usah membelikanku gaun itu, itu terlalu mahal, mending kita cari yang sedikit murah saja ne,”tolak Suzy yang membuat Myungsoo mengeleng-gelengkan kepalanya atas tingkah Suzy yang selalu saja menolak jika diberikan barang mahal, tetapi bagi Myungsoo itu sangatlah murah gaun yang harganya cuman 50 juta won (ini ngaerang abis, entahlah berapa kalau dirupiahkan) itu tak masalah apalagi jika itu kebutuhan istrinya, apa saja akan ia kabulkan, tetapi selama ini Suzy tidak pernah sama sekali meminta sesuatu yang berlebihan.

“aish,kenapa  kau memikirkan harganya, kau tidak tahu siapa aku haah?? aish neomu baboya”seru Myungsoo  yang membuat Suzy geram karena Myungsoo meledeknya dengan kata bodoh.

“mwo,,mwo,kamu yang bodoh,bodoh karena rela membeli gaun semahal ini yang akan hanya dipakai kepesta pernikahan ,apalagi hanya semalam dan menghabiskan uang sebanyak itu,  bukankah kau itu lebih bodoh tuan Kim”hardik Suzy memalingkan wajahnya kearah lain dan membuat  Myungsoo semakin kesal, bagaimana tidak, sepertinya istrinya ini belum menyadari jika mereka sekarang berada di mallnya sendiri, jadi tidak perlu membayar, sedangkan bodyguard Myungsoo yang berada diluar sedkit tertawa menyaksikan tuan mudanya itu yang bertengkar dengan istrinya dan saling mengatai bodoh, sedangkan pegawai yang berada didalam butik tersebut  hanya bisa menahan tawanya.

“aish kau yang lebih bodoh, bukankah mall ini milik kita ? jadi tidak perlu membayar nyonya Kim sayang “ucap Myungsoo penuh penekanan dan menyentil dahi istrinya yang kini hanya bisa menelan ludah atas kebodohannya yang membuatnya tak bisa lagi berkata apa-apa.

Kenapa disaat kumembutuhkanmu kau tak berada disampingku??

-Suzy-

 –Back to party wedding-

Sepasang suami istri  kini telah berjalan beriringan layaknya seorang putri dan pangeran semua mata para namja muda dan tua,tak lepas menatap seorang yeoja yang dengan anggungnnya memasuki  hotel tersebut, semua mata tak berkedip pertanda  bahwa betapa cantiknya objek yang memanjakan mata mereka, Myungsoo yang melihatnya sedikt risih melihat istrinya dipandang begitu banyak namja, ia tahu kalau istrinya memang terlihat berbeda malam ini begitu cantik, apalagi yang mendadani istrinya tadi seorang make up artis terkenal, dengan make up yang begitu tipis tanpa ada kesan menor tetapi tanpa make up itu Suzy juga jauh lebih cantik, tetapi malam ini entah mengapa Suzy memang begitu mempesona, sampai Myungsoo saja yang pertama melihatnya tak berkedip sama sekali, apalagi baju yang dipakai istrinya sekarang gaun yang tergolong seksi, sepertinya Myungsoo jadi menyesal  membuat istrinya secantik dan mempesona ini, sedangkan Suzy hanya tersenyum menanggapi namja-namja yang tersenyum padanya,walaupun sedikit risih.

“ehmm,berhentilah bersikap centil seperti itu, ingat namja disampingmu “ketus Myungsoo tanpa menatap mata Suzy yang sedang berjalan menuju Minhyuk dan Soojung.

“ishh,siapa yang centil, aku kan cuman membalas senyuman mereka, tak salahkan?? apa kau mau teman bisnismu dan Minhyuk mengataiku sebagai istri yang sombong haah “balas Suzy dengan suara pelan agar tak terdengar oleh orang-orang  yang terlihat berbaris dan memberi  mereka jalan.

“Biarin jika mereka mengataimu sombong dar..”perkataan Myungsoo kali ini terpotong takkala seorang yeoja dibalut gaun yang lebih seksi dari Suzy memanggil namanya dan berjalan kearahnya.

“Myungsooshi, bisakah aku berbicara sebentar denganmu, karena mr.jack ingin bertemu denganmu  besok dan ada hal yang harus kita bicarakan dulu  pinta yeoja tersebut  dengan manja dan kini lengan yang dipeluk Suzy tadi sudah berpindah ke lengan yeoja tersebut, tentunya tanpa ada penolakan dari Myungsoo, sedangkan Suzy hanya terlihat kesal menatap Myungsoo dan yeoja itu bergantian, sebenarnya Myungsoo ingin menolak tetapi ia tak enak dengan clien barunya itu yang merupakan teman bisnis barunya.

“bolehkah aku pergi dulu chagi, kamu tidak apa-apa kan oppa tinggal dulu? sebentar aku akan menemui lagi ne”,  pinta Myungsoo ke Suzy mengelus pipi istrinya agar dia tak cemburu seperti itu, tetapi Suzy malah menepis tangan Myungsoo dan berlalu begitu saja tanpa berkata sepatah katapun.

hatinya benar-benar kesal dan sakit yang lagi-lagi meninggalkannya dan merusak moodnya hanya demi yeoja itu dan membahas pekerjaan,apa tidak ada alasan lain selain dengan pekerjaan,tidak bisakah dia tak membahas pekerjaan ditempat lain saja dan tidak menganggunya dengan suaminya yang baru beberapa jam merasakan kebahagiaan. dasar yeoja tengik penganggu saja”gerutu Suzy  pada dirinya sendiri sehingga tanpa sadar ia menabrak tubuh seseorang

brukkk,,,

keduanya terjatuh  dan saling meringis,,,tanpa belum saling menatap satu sama lain.

“aish jinja,apa kau tak punya mata ?? menabrak orang seenaknya , lihat bajuku kotor karena ulahmu ahh”bentak seorang yeoja bertubuh kurus dengan kulit putih dan kaki jenjang yang indah.

“ah mian, seketika”ucapan Suzy terpoong takkala orang yang dilihatnya adalah Naeun,gadis yang sangat ia benci, ciihh,bukankah itu salahmu sendiri yang menumpahkan minumanmu sendiri ke gaunmu? Jadi aku tidak salah” ralat Suzy dengan perkataan maafnya yang baru saja ia ingin sampaikan tetapi melihat orang didepannya membuatnya jadi kesal namun tampang yang Suzy perlihatkan adalah wajah innocenntnya, orang-orang kini menatap kearah Suzy dan Naeun.

“ciih,,apa kau bilang salahku, jelas-jelas kau yang menabrakku dan membuat gaunku jadi kotor, kau dengan polosnya mengatakan kalau aku yang salah,,ciihh,dasar yeoja tak tahu malu, bukannya minta maaf padaku malah bersikap seperti ini, aku heran padamu kenapa Myungsoo oppa bisa suka dengan gadis tak tahu malu sepertimu,ciihh aku kasihan sekali sama Myungsoo karena mendapatkan yeoja sepertimu,yeoja kampungan dan  sama sekali tak berkelas, tidak cocok dengan seorang pengusaha seperti Myungsoo memalukan”hardik Naeun yang mengelilingi tubuh Suzy,dan membuat semua orang berbisik-bisik tak jelas.

seketika hati yang yang baru saja terobati itu kembali terkikis, rasa sakit itu menghujam hingga menyayat hatinya yang dalam, membuat air matanya memberontak keluar, tetapi dengan  susah payah ia menahannya tak ingin memperlihatkan air mata itu didepan orang yang kini sudah mempermalukannya, mempermalukannya didepan orang banyak, didepan teman bisnis suaminya, sebenarnya ia tak peduli jika orang mau menganggapnya apa,tetapi ia cuman tak mau gara-gara dirinya nama suaminya tercoreng, dan dengan susah paya ia membalas ucapan yeoja didepannya dengan lidah yang sediit terasa keluh.

“memang kenapa kalau aku kampungan dan tak berkelas, aku tak peduli, apa pun persepsimu mengenai diriku, asalkan suamiku tetap mencintaiku itu lebih dari cukup, dari pada harus menjadi yeoja yang selalu merasa dirinya yang paling sempurna, paling cantik, tetapi sama sekali tak pernah mendapatkan seseorang yang ia cintai, selalu menganggu kehidupan orang yang sudah bersuami, dan menginginkan seseorang yang tidak pernah  mencintaimu,bukankah itu jauh lebih memalukan” sindir Suzy yang membalas tatapan Naeun yang sedari tadi menatap Suzy tak suka.

“hahaha..saya kasian dengan anda noona,cantik tapi berhati busuk  dan”

plakk

satu tamparan kini telah sukses mendarat dipipi Suzy membuat pipi indah itu memerah,dan seketika itu runtuhlah pertahanan Suzy air mata itu akhirnya jatuh juga,bukan sakit dipipinya yang membuat air mata itu jatuh,tetapi hatinya yang sakit mendapat sebuah tamparan diantara ratusan orang yang kini sedang menyaksikan mereka, bahkan Soojung dan Minhyukpun kini sudah teralihkan dan menhampiri Suzy yang memegang pipinya dengan air mata yang sudah membanjiri pipi mulusnya itu,bahkan seluruh artis yang ternyata teman Soojung kini berada diantara Naeun memandangi Suzy penuh iba, tapi tak ada niat untuk mencampuri urusan mereka

“rasain itu,itu akibatnya jika kau ber..”

“cukup apa yang kau lakukan Naeun haah?? kenapa kau bersikap rendah seperti ini” teriak Soojung menghampiri Suzy dan mendekap tubuh Suzy kedalam pelukannya,merasakan tubuh bergetar Suzy yang hanya bisa menangis dan tak mampu lagi mengeluarkan sepatah katapun hatinya terlalu sakit untuk mebalas perlakuan Naeun untuk saat ini,dan ia cuman tak ingin memperpanjang masalah ini dan membuat nama baik suaminya tercemar,suami yang sekarang entah kemana.

“Soojung-shi sebaiknya kau bawa Suzy ke kamar,biar aku selesain semua ini lagi pula pestanya akan segera berakhir”perintah Minhyuk dan hanya diberi  anggukan oleh Soojung.

“tunggu teriak seseorang yang memberhatikan langkah Soojung,dan seketika membuat mata Suzy  membulat.

-MENARA EIFFEL-

Tepat dibawah menara yang menjadi salah satu keajaiban dunia itu terdapat sepasang namja dan yeoja yang tengah asyiek bercengkrama, entahlah apa yang menjadi topik hangat mereka sehingga mereka bisa tertawa lepas seperti ini, terpancar wajah penuh bahagia disetiap lekukan wajah gadis itu,ya,, Chorong sekarang bahagia karena bisa mengalihkan perhatian Myungsoo dengan mengatasnamakan tentang pekerjaan, alasan yang benar-benar bisa menaklukan hati namja didepannya, hingga namja ini lupa akan bagaimana keberadaan istrinya sekarang, mereka memang membahas tentang pekerjaan dan sesekali bercanda bersama.

“hmm Myungsoo-shi  kurasa  hotel kamu itu sebaiknya diberi tempat  khusus jogging,dimana disetiap sudutnya terdapat suatu patung  keajaiban dunia, bukankah itu akan lebih menarik,dan kalau masalah itu serahkan sama saya, kamu tahu kan kalau aku seorang arsitek, dan aku janji proyek yang kita kerjakan ini akan sukses  mengingat jumlah tourist asing belakangan ini yang keluar masuk korea, apalagi tempatnya berada didekat pulau jeju “ seru chorong berusaha meyakinkan namja didepannya.

“good idea, aku setuju!! wahh ternyata kau adalah yeoja pekerja keras yang mempunyai otak cerdas, aku salut padamu” seru Myungsoo sembari tersenyum dan membuat yeoja didepannya bereunjik peuh kemenangan.

“baiklah,aku senang jika kau menyukai ideku,hmm ngomong-ngomong, katanya besok kau akan meresmikan hotel barumu bersama Minhyuk”tanya chorong berbasa-basi ketika melihat gelagat Myungsoo yang mulai seperti ingin pulang.

“nde,besok,kalau kau mau , kau bisa datang dan nginap gratis. anggaplah bonus dan awal kerja sama kita.

“dengan senang hati Kim Myungsoo, tetapi bisakah aku memanggilmu dengan kata oppa saja, rasanya beda jika kita berteman  tetapi panggilannya terasa kita baru bertemu saja.

“ne,terserah kamu saja”

Suzy Pov

Bayangan tamparan itu masih setia memenuhi otakku dan membuat hati ini kembali sakit, rasanya aku sudah menjadi yeoja yang menyedihkan didepan orang banyak padahal, dari dulu aku sudah berjanji pada diriku  sendiri tak akan memperlihatkan kesedihan ini depan orang-orang, tetapi dengan sialnya air mata ini jatuh, air mata yang tak seharusnya jatuh dan mempermalukanku, tetapi hatiku lebih sakit jika mengingat orang yang menolongku tadi Minhyuk dan Soojung, padahal aku sangat berharap orang yang membelaku adalah Myungsoo, suamiku, dan sekarang kalian tahu,dimana akau berada disebuah hotel dengan seorang namja, namja yang jauh lebih mengkhawatirkanku dibandingkan suamiku yang entah kemana dengan yeoja itu, suamiku yang sudah berjanji tak akan membuat mata ini menangis lagi rasanya itu hanya sebuah ucapan bukan janji,sakit rasanya jika mengingat itu,dan air mata ini lagi-lagi jatuh

“Suzy-ah, sudahlah kau tak usah menangis lagi, palli kau makan, aku tak mau melihat yeoja pingsan dikamar hotelku, merepotkan  tahu” canda Soohyun yang sekarang mereka berada disebuah meja makan hotel tersebut, kuusap air mataku kasar, berusaha bersikap tegar dan sepertinya aku tak seharusnya seperti ini menjadi yeoja cengeng, apalagi didepan Soohyun, bukankah jika aku seperti ini hanya membuatnya khawatir?

“aish oppa,kenapa kau berkata seperti itu, kalau aku memang merepotkanmu mengapa kau membawaku kesini dan tidak mengizinkanku pergi bersama Soojung saja”, keluhku mencoba mengatur lidah yang keluh ini seakan bertulang dan susah untuk kugerakkan.

“Pabo, apa kau mau menganggu Soojung dengan suaminya hah? mereka itu pengantin baru, apa kau tak tahu apa yang seharusnya dilakukan pengantin baru dimalam pertamanya? aish kau ini sudah menikah tetapi tak mengerti saja, apa kau tak pernah melakukannya dimalam pertamamu bersama suamimu?? kasihan sekali suamimu jika kau tak pernah melakukannya,dan aku yakin jika aku menjadi Myungsoo aku akan meninggalkanmu, penuturan Soohyun kali ini membuat jantungku tak berfungsi.

Degg!!!!

Seketika itu jantungku seperti tak berfungsi lagi aliran darahku berhenti mengalir,dan kurasa yang mendominasi perasaanku sekarang ini adalah ketakutan,ne takut jika apa yang dikatakan namja ini benar, bagaimana jika Myungsoo berpaling dariku gara-gara kami tak pernah melakukannya,ya tuhan jagalah perasaan suamiku untukku aku tak bisa hidup tanpanya.

“yak Suzy apa yang kau lakukan kenapa kau malah melamun,atau jang..”

“oppa apa yang dirasakan seorang namja jika istrinya selalu menolak melakukan itu”tanyaku pelan, sebenarnya aku malu sekali menanyakan hal ini ke Soohyun tetapi rasa penasaranku mengalahkan rasa maluku kali ini.

“kenapa kau bertanya seperti itu??  atau jangan-jangan kau tak per…”

“yak berhentilah berpikiran yang tidak-tidak jawab saja pertanyaanku, lagi pula aku sering melakukannya, dengan bodohnya aku mengeluarkan perkataan yang tak sepantasnya aku keluarkan apalagi perkataan ini 100 persen salah dan kulihat Soohyun kini sedang menertawaku. aishh Suzy pabo .. apa yang kau katakan, mana mungkin kau berkata seperti itu melakukannya saja belum pernah. ini semua karena namja didepanku yang terus menggodaku

“bwahahahahaha,, ternyata kau  agresif juga, beruntung sekali Myungsoo bisa mend…”

“Berhentilah menggodaku atau garpu ini melayang dikepalamu, palli kau jawab saja pertanyaanku”,dan lagi-lagi aku memotong pembicaraanya dan menatapnya kesal

“hehehe ara” kalau menurutku sih iya, laki-laki mana yang tahan dengan istri yang tak pernah memberikan sesuatu berharganya pada suaminya,dan aku yakin laki-laki itu akan bercinta dengan gadis lain untuk memehuhi hasratnya,dan cuman laki-laki yang tak normal yang bisa menahan semua itu jelas Soohyun yang seketika membuatku down hingga kedasar,rasa takut itu akhirnya tambah menjadi.

Author pov

Myungsoo beberapa kali menggerutu  kesal takkala sepertinya Suzy sengaja mematikan panggilannya, dan itu membuat Myungsoo semakin takut, takut jika Suzy kembali marah, karena terlalu lama pergi dan melupakan jika ia ke pesta pernikahan bersama istrinya, bahkan ia tak sempat memberi  ucapan selamat ke Minhyuk, lagi-lagi ia membuat kesalahan pada istrinya,dan membuatnya kecewa, diacaknya  rambutnya kasar sembari menyandarkan tubuhnya didepan kamar hotelnya tepatnya dipintu masuk, dan sedikit memejamkan matanya, berharap perasaan takut yang menghinggapinya berkurang tapi nihil rasa takut dan bersalah itu semakin menjadi takkala ia mencoba lagi menhubungi Suzy dan ponsel itu sudah tak aktif lagi, hingga sebuah sms masuk di ponselnya.

“Myungsoo oppa, bisakah kau  menemui Naeun sekarang di lantai 13 kamar no 12 dihotel  yang sama denganmu, sepertinya ia tidak dalam keadaan baik, karena tadi bertengkar dengan istrimu,pleass oppa bantu aku,  aku tak tahu lagi bagaimana cara membujuknya ia terus menangis dan memberontak oppa ,bisakah kau membantuku “

satu sms dari chorong membuat Myungsoo tercengang dan khawatir,buka Naeun yang ia khawatirkan sekarang tapi istrinya, dan ia tahu kalau istrinya itu sangat membenci Naeun, tetapi apa yang istrinya lakukan sehingga Naeun sehisteris itu? siapa yang sebenarnya salah? dan bagaimana keadaan istrinya sekkarang? apakah istrinya sekarang dalam keadaan baik-baik saja? haruskah ia mencari istrinya dulu sebelum menemui Naeun? tetapi bagaimana jika chorong tidak bisa menghentikan sikap Naeun yang lagi histeris sekarang terus bagaimana jika istrinya juga membutuhkannya sekarang?

sekelabat pertanyaan kini telah menghujam pikiran Myungsoo  yang membuatnya semakin bingung atas apa yang harus ia lakukan sekarang menemui istrinya yang entah dimana atau menemui Naeun dulu?

Ditempat  lain   sebuah seringaian licik terpampang jelas diwajah kedua yeoja yang lagi tersenyum puas atas apa yang baru saja akan ia akan lakonkan yaitu sebuah drama licik yang akan membuat seorang namja bertekuk lutut padanya, bahkan kamar hotel itu sudah dirancang sedemikian rupa dengan beberapa alat yang berserakah dilantai, pokoknya seperti kapal pecah, sedangkan disisi lain tepatnya dikamar pengantin yang baru saja melangsungkan resepsi pernikahannya, terlihat seorang yeoja yang lagi mempersiapkan makan malam untuk suami barunya Minhyuk yang tengah asyiek bermain dengan benda perseginya apa lagi kalau bukan psvnya, namja yang maniak game itu sesekali berteriak histeris  tanpa sadar jika sekarang ia tak sendirian, takkala ia berhasil mencapai level hingga ia berjingkrak tak jelas karena telah memenangkan levelnya , Soojung yang melihat itu hanya bisa tersenyum melihat tingkah suaminya yang sedikit kekanak-kanakan itu.

“hmm minhyuk-ssi, kajja kita makan “ ajak Soojung menhampiri Minhyuk  yang kini sudah duduk manis ketika menyadari keberadaan Soojung.

tanpa menjawab sedikitpun Minhyuk melewati Soojung  dan berjalan meninggalkan gadis yang hanya dapat menhela nafas pasrah dengan sikap Minhyuk yang selalu dingin padanya,padahal Minhyuk sudah berjanji jika ia akan bersikap seperti teman pada Soojung jika ia mau mengikuti permintaan  minhyuk, tapi tenyatan minhyuk tak menepati janjinya, dan itu hanya bisa membuat Soojung pasrah dengan takdir yang diberikan tuhan olehnya,mengingat betapa besar cinta Minhyuk terhadap yeoja yang ditemuinya hari ini. Soojung berjalan menuju meja makan kemudian duduk didepan Minhyuk yang lagi menikmati makanannya,dengan segala keberanian yang ia kumpulkan Soojung angkat bicara.

“minhyuk, aku janji akan mempersatukanmu dengan eunji, dan membuat kalian kembali seperti dulu”ucap Soojung akhirnya wyang membuat Minhyuk menghentikan makannya dan menatap mata Soojung yang menyimpan begitu dalam kesedihan, sepertinya ia rela mengorbankan semua perasaan cintanya hanya untuk membuat suaminya bahagia.

Kau yang berjanji tak akan membuat air mata ini terjatuh tetapi kenapa??

Kau mengingkarinya dan melukis  kembali luka dihatiku dan membuat air mata ini terjatuh lagi

-Suzy-

-PARIS 08.00  MORNING-

Disebuah restoran tepatnya dipinggiran kota paris seorang yeoja lagi menyeruput coffelatenya dengan tatapan lurus kedepan memandang  sebuah  menara tinggi yang menjulang,sebuah objek atau salah satu daya tarik dari kota yang penuh romantisme ini,tetapi pandangan yeoja itu bukan karena mengagumi menara yang disebut Eiffel itu, tetapi hanya memandang dengan pikiran yang tak berada dimana ia sekarang, pikirannya melayang ke sosok namja yang beberapa kali ia acuhkan panggilan teleponnya  karena kesal, bahkan rasa kesal itu semakin bertambah takkala suaminya itu belum mencarinya sama sekali, apakah dirinya tak penting lagi dan tidak mempedulikanna lagi? batin Suzy hingga seseorang menyentuh pundaknya dan membuatnya tersenyum,senyum hambar yang tak ada maknanya sama sekali,bahkan itu tak pantas disebut senyum,karena hanya sedikit tarikan disudut bibirnya, namja yang mengerti dengan keadaan yeoja yang sudah beberapa bulan bersamanya.

“Ji..mending kamu balik saja ke hotel dan temui suamimu, aku tidak tahan melihatmu seperti ini terus, dari tadi malam kerjaanmu hanya melamun terus, apa kau tak bosan melamun yang tak jelas seperti itu,seperti tak ada khayalan lain saja” celetuk Soohyun yang baru saja datang dengan sepiring pudding coklat yang ia pesan unuk Suzy.

“ngapain aku temuin suamiku yang sama sekali tak peduli denganku, dia itu lebih peduli dengan pekerjannya ketimbang diriku, menurutku pekerjaanya itu jauh lebih penting ketimbang diriku” ujar Suzy datar masih dengan tatapan lurus kedepan menerawang setiap kekecewaan yang suaminya berikan.

“Kenapa kau berbicara seperti itu, lagi pula suamimu melakukan itu  semata-mata karena dirimu, karena ia ingin membahagiakanmu”papar Soohyun  mencoba menenangkan Suzy yang matanya kini mulai berkaca-kaca.

“Ani, baginya pekerjaannya itu jauh lebih penting, bagaimana bisa aku bahagia oppa, aku tidak butuh uang oppa, yang aku butuhkan hanya kasih sayang suamiku, ia sama sekali tak pernah menanyakan apa yang aku mau, atau sekedar mengajakku untuk jalan berdua bersamanya, ia hanya selalu menawariku barang-barang mahal, padahal itu semua tidak penting bagiku, apa aku egois oppa jika sehari saja jika bersamaku, tak memikirkan pekerjaan dulu, bahkan tadi malam dia rela meninggalkanku dan pergi bersama yeoja lain hanya karena pekerjaanya, tanpa memikirkan apa yang sebenarnya aku rasakan, disaat aku membutuhkannya untuk membelaku ketika dipermalukan dan ditampar orang lain ia tak ada disampingku, bahkan rasa sakit akibat tamparan ini tidak sebanding dengan rasa sakit yang kurasakan semalam ketika aku membutuhkannya, apa begitu menyedihkannya diriku oppa ?? hikss.. jiks.. “kini air mata Suzy sudah sukses mendarat lagi menjelajahi pipi mulus itu,Soohyun hanya bisa memeluk Suzy memberikan sedikit ketenangan dihati yeoja ini,walaupun ia tahu kalau bukan pelukan ini  yang Suzy butuhkan tetapi pelukan suaminya.

“ujilma , kamu jangan menngis lagi ne, aku janji kalau suamimu tidak dapat mejagamu, aku yang akan menjagamu dan  tak akan membuat seorangpun menyakitimu lagi, jadi berhentilah menangis ne??”

“Gomawo, kau memang sahabatku yang paling baik, aku tak akan melupakan sahabat sepertimu oppa, bahkan kau jauh lebih baik dari suamiku, dan tak sepantasnya kau yang menhiburku seperti ini dan memberikan bebanku padamu”ucap Suzy kemudian melepaskan pelukan itu dan mengusap air matanya dan sedetik kemudian ia tersenyum.

Ditempat lain seorang namja sedang berjalan santai dengan beberapa bodyguard berkecamata hitam dibelakangnnya,sudah beberapa kali  ia mengitari tempat sekitar menara Eiffel untuk mencari Suzy, tetapi sedari tadi ia tak menemukannya, apalagi semalam setelah menenangkan Naeun yang katanya Suzy mempermalukan Naeun didepan orang banyak dan menampar Naeun sehingga membuat sudut bibir Naeun sedikit berdarah,itulah pengakuan Naeun tadi malam kepada Myungsoo dan dengan bodohnya Myungsoo mempercayai perkataan gadis licik itu, padahal  luka disudut bibirny itu hanya akal-akalannya saja untuk membuat Myungsoo berpikiran buruk terhadap Suzy.

“sekarang kusarankan kalian mencari istriku ditempat lain terutama disekitar hotel –perintah Myungsoo kesemua bodyguardnya, sedangkan ia kini berjalan menuju restoran tak jauh dari menara Eiffel yang ditempatinya sekarang, setelah beberapa langkah Myungsoo dikejutkan dengan sebuah tangan yang memegang pundaknya dari belakang dan membuatnya  tersentak dan menoleh kearah tangan itu beradada,dengan senyum cerah gadis itu tersenyum kearah Myungsoo.

“anyeong oppa,apakah kau belum menemukan Suzy?tanya yeoja tersebut sopan.

“Ne, aku sudah beberapa kali mengelilingi tempat ini tapi belum menemukannya,aish kemana sebenarnya yeoja itu,membuatku khawatir saja”seru Myungsoo dengan wajah yang penuh kelelahan.

“mianhe oppa, ini semua salahku, andaikan saja semalam aku tidak bertengkar dengannya mungkin dia tidak akan merepotkan oppa seperti ini dan meninggalkan oppa” seru Naeun memasang muka yang betul-betul terlihat sedih, padahal jauh dilubuk hatinya ia bereunjik senang.

“berhentilah menyalahkan dirimu, ini semua bukan salahmu, tapi salah Suzy yang telah mempermalukanmu, jadi sekali lagi aku minta maaf atas nama istriku” sesal Myungsoo memegang pindak Naeun berusaha menenagkan yeoja didepannya yang makin menunjukkan muka sedihnya.

“tapi in…”

“oppa…Naeun!!!!!!!!! teriak Chorong dari kejauhan dengan senyum yang sulit diartikan dan membuat Naeun ikut tersenyum licik dan tentunya tanpa sepengetahuan Myungsoo yang sedang melambaikan tangannya.

tanpa mereka sadari seorang yeoja dan namja dari kejauhan menatap mereka tak percaya, apalagi hati gadis yang lagi-lagi merasakan sakit hati yang kembali menusuk hingga kerelung hatinya, membuatnya tak tahan lagi untuk mengeluarkan cairan bening itu lagi,Soohyun yang tak tahan lagi melihat Suzy yang seharian menangis karena namja yang sekarang tegah asyiek bersama yeoja lain melangkahkan kakinya berjalan menuju dimana objek yang mereka tatap barusan,bahkan teriakan Suzy sekarang tak Soohyun pedulikan, kali ini ia betul-betul  kesal dengan sikap namja yang telah membuat Suzy menangis lagi, setelah namja itu tepat berada didepan namja yang kini menatapnya bingung dengan tatapan Soohyun yang menusuk hingga

bughh.

satu pukulan tinju mengenai wajah Myungsoo dan membuat bibir Myungsoo berdarah membuat seseorang yang tadinya ragu untuk melangkah memberanikan diri untuk menghampiri namja yang kini siap membalas pukulan Soohyun barusan.

“hentikan” teriak Suzy yang membuat kepalan tangan Myungsoo yang sudah berjarak takjauh lagi dari wajah Soohyun terhenti, dan kini semua mata menatap kearah gadis yang bermata panda sedikit pucat itu, dan membuat namja tampan yang tangannya melayang sedikit diudara kini perlahan turun dan menghampiri yeoja yang ia cari sedari tadi.

“chagi,kau kemana saja, tahukah kamu betapa aku mengkhawatirkanmu?tanya Myungsoo yang hendak menghapus jejak air mata Suzy, tetapi  dengan sigap Suzy menepis tangan kekar itu dan memandang Myungsoo dengan tatapan sendu yang begitu menyakitkan, sedangkan Naeun dan chorong hanya tersenyum penuh kemenangan.

“buat apa kau mengkhawatirkanku, bukankah pekerjaanmu jauh lebih penting dibanding diriku, kenapa kau baru mengkhawatirkanku, darimana saja kau disaat aku membutuhkanmu semalam, kemana saja oppa disaat aku dipermalukan oleh yeoja yang sedang bersenang-senang denganmu sekarang? apa kau tak tahu betapa sakitnya hatiku disaat yeoja tak tahu malu ini menamparku didepan orang banyak”teriak Suzy menunjuk kearah Naeun yang memandangngnnya dengan tatapan yang ia sengaja buat-buat seolah-olah Suzy lah yang salah

“Suzy,apa yang kau katakana haah,Naeun tak akan menamparmu jika kau tak memulainya mempermalukan dan menamparnya duluan, aku tahu jika kau membenci Naeun, tapi bisakah kau tak bersikap kekanak-kanakan seperti itu yang jelas-jelas mempermalukanmu sendiri.“bentak Myungsoo yang seketika membuat Suzy kembali merasakan sakit yang jauh begitu perih dengan pernyataan suaminya yang lebih membela yeoja lain dibandingkan dirinya. lagi-lagi air mata itu kembali jatuh air mata yang mencairkan luka sembilu yang begitu menyayat hati, luka itu terukir kembali, dan diukir oleh nmja yang sangat dicintainya,namja yang sudah berjanji tak akan membuat air mata itu jatuh lagi, tetapi apa? bahkan air mata itu ia ciptakan sendiri, air mata yang tak ingin ia lihat lagi,tetpi dengan mudahnya ia membuat air mata suci itu kembali terjatuh, sebenarnya hati namja itu juga sakit melihat gadisnya menangis lagi, ingin rasanya ia merengkuh tubuh yang beregetar itu, menghapus air mata yang sudah berhasil lolos hingga jatuh melewati pipi mulus istrinya membentuk seperti aliran sungai yang tak henti-hentinya mengalir, tetapi tubuh namja itu seakan sulit untuk bergerak, dan mengalahkan pikiran dan pearasaannya.

“oppa,tak kusangkah kau lebih membela gadis ini  dan mempercayainya dibandingkan aku istrimu, aku betul-betul kecewa padamu oppa”ucap Suzy dengan suara lemah karena tak sanggup lagi mengeluarkan bentakannya karena air matanya yang terus mengalir sehingga membuat hati dan tubuhnya melemah. “aku  harap oppa tak akan menyesal dengan apa yang kau ucapkan”tambah Suzy sebelum ia berlari dan meninggalkan Myungsoo yang dipenuhi dengan rasa bersalah yang begitu menyayat hatinya, sedangkan Soohyun berlari dan mengejar Suzy, sedangkan kedua yeoja itu tertawa dengan penuh kemenangan.

Anyeong readers , masih ingat gak dengan lanjutan FF ini ?? pasti udah lupa semua , maklum authornya lama updatenya , sorry yaaa readers . kkk , sepertinya ff ini masih banyak yang typo , jadi harap dimaklumin ya readers, dan juga aku rasa kalian gak nyaman membacanya karena gaya tulisannya yang agak gimana gitu kkkk , mian kalo sampe ending ini ff bakalan begitu , soalnya ini ff bukan buatan author , tapi teman author , karean gaya tulisannya begitu jadilah ceritanya seperti ini .. jadi mohon maaf jika kurang nyaman bacanya .. sepertinya author bisa aja ubah gaya tulisannya , tapi disinilah author malas , malas ngeditnya , saking panjang ceritanya jadi malas ngeditnya , kk .. segitu aja deh😀 oh iya , “MERRY CHRISTMAS EVERYONE” , semoga natal kali ini menjadi berkat buat kita semua , khususnya bagi yang merayakannya J

33 responses to “[Freelance] Our Love and Our Married Chapter 6

  1. Haduh knp myungsoo percaya aja sama omongan 2 perempuan itu ketimbang istri’nya sendiri
    Di tunggu part selanjut’nya

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s