[Freelance] My Evil Girl, Suzy!!! Chapter 4

cover ff N 4

Title : My Evil Girl, Suzy!!! | Author : Neulmin’s11 (Ig: @Neulmins11) | Genre :  Family, Friendship, Romance, School-life | Rating : PG-15 | Main Cast : Kim Jongin as Kai (EXO-K), Bae Suzy as Suzy ( Miss-A), Oh Sehun as Sehun (EXO-K), Jung Krystal as Krystal (f(x)) & Shin Wonho as Shin (Cross Gene)

Disclaimer: 

All Story is mine. Plagiat? Go away!

[ Author Notes ]

Thanks to readers and speacially for Admin Dindareginaa yang udah mau ngepost ff ini. I’m so sorry if I was made you waiting to read this fanfict. And last. Sorry for typo. Hope u like it.

^ This Fanfiction Pure is mine! ^

 

Prev >> Chapter 1 | Chapter 2 | Chapter 3

“ Apakah Takdir sedang mempermainkan kita? Ataukah kita yang terlalu menggantungkan diri pada takdir yang akan berubah? “

  • Kim Jongin –

“  Apakah ini perasaan sayang hanya sebatas saudara? Aku pikir ini terlalu berlebihan “

  • Bae Suzy –

 

 

 

– Happy Reading Guys  –

“Aahhh “ Rintih suzy saat Kai berbalik dan meremas bahu Suzy lalu menyudutkannya ke tembok.

Suara benturan punggung dengan tembok itu mungkin tidak begitu keras tapi rasa sakit itu mungkin akan sulit untuk hilang.

“ Mianhae “ Gumam Suzy pelan sebelum pandangannya menjadi gelap.

“ Yaa ! Setan kecil. Wae geurae? “ Kai merengkuh tubuh suzy yang tiba-tiba ambruk begitu saja saat Kai tidak sengaja menyudutkannya  yang membuat punggung Suzy terbentur dengan tembok tersebut.

“ Yaa! Jangan bercanda setan kecil. Palli bangun “

“ Setan kecil “

“ Mianhae “

Tanpa pikir panjang lagi Kai menggendong Suzy dan membawanya ke Kamar Suzy. Kai merebahkan tubuh gadis yang tak berdaya itu. Dia terus saja meminta maaf atas kejadian sebelumnya. Tidak sedikit umpatan yang keluar dari bibirnya akibat apa yang telah dia lakukan pada gadis itu. Kai menggenggam tangan suzy begitu erat berharap gadis yang kini terbaring lemah itu terbangun dari posisinya.

“ Kau begitu menghawatirkanku Kai? Mianhae “ Gumam Suzy pelan saat melihat Kai tertidur dengan posisi terduduk di sampingnya. Tidak nyaman. Mungkin kata tersebut bisa menggambarkan keadaan Kai saat ini. Suzy berusaha bangun dari posisi tidurnya.

“ Ahhh “ Ringisnya pelan. Suzy merasa punggungnya masih terasa sakit jadi dia mengurungkan niatnya untuk bangun dan hanya menatap Kai yang kini tertidur di dekatnya.

” Dasar bodoh Kau Kim Jongin. Punggungku sakit. Lihat saja aku akan memberi pelajaran untukmu. Jika saja tadi aku tidak pura-pura tak sadarkan diri mungkin kau akan tetap marah padaku. Bukankah aku begitu hebat heum? “ Suzy terkekeh pelan. Namun kekehannya itu sedikit mengusik tidurnya seorang namja yang tertidur di dekatnya itu. Tanpa berpikir lama suzy cepat-cepat menutup matanya kembali dan berpura-pura tak sadarkan diri. Lagi.

Kai perlahan terbangun dari tidurnya. Dia menatap jam di tangannya.

“ Sudah pagi. Bagaimana aku bisa tertidur di saat seperti ini “ Kai menggenggam tangan Suzy erat.

“ Setan kecil. Bangunlah. Ini sudah pagi. Apa kau akan terus tertidur seperti ini heum? Maafkan aku. Semalam aku tidak bisa mengontrol emosiku. “ Kai menundukkan kepalanya merasa menyesal atas perlakuannya semalam. Suzy menggerakkan tangannya.

“ Shin.. “ Gumam Suzy pelan dengan mata yang masih tertutup rapat. Kai cepat-cepat mendongakan kepalanya dan menatap suzy.

“ Shin? Setan kecil kau sudah sadar? Kenapa harus shin heum? Ah anni seharusnya aku senang kau sudah sadar kembali “ Serunya tersenyum getir. Bagaimana tidak. Suzy mengatakan ‘ Shin ‘ bahkan dalam keadaannya yang tak sadarkan diri. Bukankan maksudnya hanya ada shin seorang. Apakah Suzy masih mencintai Shin? Suzy membuka matanya  perlahan dan melihat sesosok namja yang sering mengganggu pikirannya selama ini.

“ Apakah punggungmu masih sakit? “ sambung Kai.

“ Aishh tentu saja bodoh “ Geram suzy memukul kepala Kai.

“ Ahhh. Appo “ Kai mempoutkan bibirnya.

“ Aisshh jangan membuatku bertambah sakit karena melihat aegyo mu yang buruk itu Kim Jongin “ Ketus suzy.

“ Arra arra mian. Jangan membuatku khawatir lagi  Setan kecil “ Kai mengacak pelan rambut suzy. “ Bangunlah. Ganti pakaianmu. Sementara itu aku akan menyiapkan makanan untuk kita “ Sambung Kai. Wait. Kita? Tidakkah itu terlalu intim?

“ Uhm arraso “ jawab suzy singkat.

“ Biar ku bantu. “ Kai cepat-cepat membantu suzy yang hendak bangun dari tidurnya. Tangannya tergerak untuk membantu suzy agar mudah terbangun dari tidurnya. Tidak. itu bahkan terlihat seperti kai sedang memeluknya.

Suzy bungkam saat Kai merengkuh tubuhnya dan membantunya bangun dari posisinya. Detik berikutnya Suzy pun tersenyum mendapati perlakuan manis dari Kai. Bahkan punggungnya itu tidak sesakit yang Kai kira. Pingsan? Oh hei itu hanya akal-akalan suzy saja agar Kai tidak lagi marah padanya. Bangun terlambat? Sebenarnya Suzy lelah karena pesta itu. Jadi saat dia berpura-pura tak sadarkan diri. Tanpa sengaja suzy malah tertidur dengan begitu lelap.

“ Mian “ Gumam Kai pelan. Kai cepat-cepat menjauh dan pergi keluar dari Kamar Suzy.

Suzy tidak menjawab apapun. Dia tersenyum saat Kai sudah menghilang dari pandangannya.

“ Kenapa Kau begitu mengkhawatirkanku? Apa artiku bagimu. Kim Jongin? “ Gumam Suzy pelan.

*

“ Ada yang ingin aku katakan padamu setan kecil “ Seru Kai.

“ Mwo? Katakan  saja. “ Jawab suzy datar seraya tetap fokus menonton layar Televisi di ruangan itu.

“ Besok aku harus pergi ke daegu. “

DEG…

“ Ne? “

 “ Aku akan ke daegu. Appa yang memintaku. Awalnya appa memintaku untuk ke Jepang. Dia bilang dia akan pulang ke Daegu hari ini. Jadi, mungkin mulai besok aku tidak akan tinggal disini lagi. Bukankah hari  ini orangtuamu akan pulang juga? Jadi aku tidak perlu mengkhawatirkanmu lagi setan kecil “  Papar Kai. Dia tersenyum getir saat mengatakan itu semua. Apa dia bisa melakukannya.

“ Arraso “ Jawab suzy singkat. Sebenarnya suzy ingin mengatakan jangan pergi. Suzy ingin mengatakan ‘ tinggalah lebih lama lagi ‘ tapi suzy tidak bisa. Bibirnya terasa kelu saat ingin mengatakan itu semua. Dia takut jika akhirnya dia akan menangis karena banyak mengatakan hal-hal yang ada di pikirannya saat itu.

“ Malam ini aku hanya ingin bersamamu.” Kai memeluk Suzy. “Us. Just you and Me. “ Sambung Kai seraya memeluk suzy begitu erat seakan malam ini akan jadi malam terakhir baginya untuk melihat Suzy. Suzy membalas pelukan Kai dan membiarkan wajahnya tenggelam di dada bidang Kai.

*

“ Suzy-yaa, Kai-yaa eomma pulang “ Teriak wanita paruh baya yang notabenenya adalah eomma Suzy.

“ Eomma “ Teriak Suzy menghambur kepelukan ibunya itu. “ Bogoshipeo “ Sambungnya.

“ Arraso arraso “ Kekeh nyonya Bae.

“ Selamat datang Eomma. “ Kai tersenyum manis. “ Uh? Chakkaman. Kemana abeoji? Apa eomma pulang sendiri heum? “ Seru Kai seraya mencari sesosok namja yang di panggilnya abeoji itu.

“ Uhm. Eomma pulang sendiri. Dia pergi ke Daegu untuk  menemui Ayahmu Kai. “ Seru Nyonya Bae.

“ Ne? “

“ Bukankah kau akan pulang malam ini? “ Tanya nyonya Bae pada Kai.

“ Ah anni. Aku sudah memesan tiket ke daegu besok pagi Eomma. Di malam tahun baru ini aku ingin merayakannya dengan teman-temanku “ Jawab Kai tersenyum ramah.

“ Ah arraso baiklah. Uhmm apa kau juga ikut dengan Kai sayang? “ Tanya nyonya Bae pada gadis cantik yang saat ini tetap memeluknya begitu erat.

“ Ne? molla. Aku pikir malam ini tidak ada—“

“ Ah annni eomma dia juga akan ikut. Apa boleh? “ Potong Kai.

“ Uhm. Tentu saja. Jika kau ada bersamanya. Eomma tidak akan khawatir “ Ucap nyonya Bae tersenyum dan mencolek pelan hidung suzy.

***

From: Krystal – To: Kai

‘ Kai apa kau akan berangkat ke Jepang malam ini? ‘

 

Kai merasakan ponselnya bergetar dan merogoh saku celananya untuk melihat siapa yang mengirimnya pesan di jam seperti ini.

To: Krystal – From: Kai

‘ Tidak. Aku hanya akan pergi ke Daegu besok Krys ‘

Sent.

 

To: Setan Kecil

‘  Setan kecil. Jam 9 nanti aku tunggu Kau di dekat sungai Han. Aku tidak menerima penolakan darimu. Kau harus datang. Jika tidak Aku akan ….“ 

 

Sent.

Suzy menggeser layar ponselnya saat baru saja ponselnya bergetar. Pesan masuk dari pengirim yang bertuliskan ‘ namja pervert ‘ di layar ponselnya itu.

“ Mwo? Akan? Wae? Akan apa? Dasar bodoh. Apa maksudnya mengirim pesan seperti ini? Apa ini sejenis ancaman? Heol~ aku tidak akan takut Kim Jongin. “ gerutu Suzy. Suzy hendak membalas pesan dari Kai. Tapi saat suzy akan menekan tombol send dengan tiba-tiba suzy mengurungkan niatnya dan menghapus pesannya itu.

“ Kenapa kau mengajakku kesini? “ Seru Suzy pelan.

“ Sudah ku bilang aku ingin menikmati pergantian tahun ini hanya denganmu Setan kecil “ gumam Kai pelan seraya memeluk suzy.

‘ Ada apa denganmu? Kenapa kau bertingkah seakan-akan pergi untuk selamanya Kai?‘ Gumam suzy dalam hati.

Suzy merasa ada salah dengan diri Kai kenapa Kai tiba-tiba meminta Suzy untuk merayakan Tahun baru bersama kenapa? Sikap kai pada suzy begitu manis lain dari biasanya. Apa ada yang di sembunyikan oleh Kai? Kenapa Suzy merasa akan ada hal buruk yang akan terjadi padanya.

Saat Kai mengajaknya berjalan-jalan Hingga larut malam suzy merasa ada yang berbeda dari diri Kai. Bahkan Kai berani berbohong pada Eommanya Suzy bahwa mereka akan merayakan Tahun baru bersama dengan teman-temannya, nyatanya mereka merayakannya hanya berdua saja. Ingat berdua. Hanya Suzy dan Kai. Perasaan Suzy semakin tidak menentu saat Pergantian tahun itu tinggal menunggu hitungan menit.

“ Ahh Sebentar lagi akan berganti Tahun. Bukankah tidak terasa? Sejak dua bulan lalu Keluargaku datang ke rumahmu dan menitipkan aku di sana? Saat aku pertama melihatmu Kau terlihat seperti Tuan Puteri yang begitu anggun. Tapi saat aku mulai mengenalmu bahkan Kau berbeda dari apa yang kuduga “ Ucap kai terkekeh. “ Kau sangat menakutkan Evil girl “ sambung kai mengacak rambut Suzy pelan.

“ Ishh dasar bodoh. Aku juga begitu terkejut saat ada tamu yang datang ke rumahku, Apalagi dia rekan kerja ayahku. Saat aku melihatmu aku pikir aku akan di jodohkan denganmu. Maka dari itu aku bersikap baik agar terlihat baik olehmu ternyata dugaanku salah. Memalukan. “ Jawab suzy memukul kepala Kai.

“ Aishh appo. “ Kai mempoutkan bibirnya.

“ Mian “ ucap suzy singkat dengan senyum lebarnya itu.

‘ Perhatian untuk semuanya Tahun akan berganti beberapa detik lagi. Bersiap-siaplah. Mari kita hitung bersama-sama. ‘ Ucap seseorang di sebrang sana.

“ Kajja bersiaplah “ Ucap Kai singkat seraya menatap ke arah sungai Han.

“ Uhm “

10 …

09..

08…

07…

06 …

05 …

04 …

03 …

02 …

01 …

Duarr Duarrr Duarr..

Sorak Sorai letusan kembang api di langit seoul memekakkan telinga siapapun yang mendengarnya. Tapi tidak peduli dengan bisingnya letusan kembang Api itu, yang penting mereka bisa merayakan tahun baru bersama dengan orang yang mereka sayangi, Karena letusan kembang api itu pertanda bahwa tahun sudah berganti.

 

January, 01st 2015

“ Happy New Year Evil Girl. Aku menyayangimu sampai kapan pun aku akan tetap menyayangimu. Aku tidak tahu kapan aku akan kembali. Bahkan aku tidak dapat memastikan aku akan kembali atau tidak I Love you. And Good bye. “ Kai tersenyum getir dan menarik suzy kepelukannya dan menghapus jarak diantara keduanya.

Chu~

Tanpa membutuhkan waktu yang lama Kai mencium bibir ranum suzy. Suzy membulatkan matanya saat seorang namja yang akhir-akhir ini selalu menggangngu pikirannya itu telah merenggut ciuman pertamanya. Tidak ada pergerakan apapun di sela-sela ciuman itu. Saat bibir mereka terpaut cukup lama dan saat suzy mulai menutup matanya seakan memberi izin pada Kai untuk menciumnya lebih dalam lagi. Tanpa pikir panjang kai menahan tengkuk suzy dan melumat bibir Suzy begitu dalam.

Tess~

Kai merasakan sesuatu yang basah di pipinya. Tidak. Itu bukan karena ciuman itu. Bahkan rasanya terasa asin. Tunggu. Apa ini air mata? Apa suzy menangis? Tidak. Ini tidak boleh terjadi. Kai berhenti melumat bibir suzy dan melepaskan ciumannya itu.

“ Mianhae. Uljima. Saranghae” Ucap Kai mengusap air mata yang telah membendung dan keluar dari kedua pelupuk mata Suzy. “ Jeongmal mianhae “ Sambungnya.

 “Kenapa secepat ini? Apa kau benar-benar akan meninggalkanku. Perlakuanmu padaku sangat berbeda dari kemarin. Apa ini yang kau maksud? Apa kau akan meninggalkanku untuk selamanya? Apa kau tidak akan kembali lagi padaku? “ Tanya suzy dengan suaranya yang parau.

“ Maafkan aku sayang, Aku harus benar-benar pergi kali ini. Mengertilah. Ku mohon “ Jawab Kai.

“ Ahh anni. Kau memang benar. Aku tidak boleh menahanmu untuk pergi meninggalkanku. Bukankah aku tidak mempunyai hak apapun? “ Ucap suzy mengusap air matanya kasar.

“ Bukan seperti itu. Aku sungguh tidak ingin meninggalkanmu. Tapi aku tidak bisa. Sesuatu telah terjadi dan aku harus kembali ke daegu secepatnya zy “ Papar Kai lembut.

“ Uhmm arraso. Mianhae. Apa ada yang ingin kau katakana padaku lagi? “ Tanya suzy.

“ Aku tidak ingin mengatakan apapun lagi. Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku sangat menyayangimu dan sampai kapan pun akan tetap seperti itu. Kau adalah wanita yang sangat aku sayangi zy. Mianhae “

“ Terimakasih telah menyayangiku. Jika tidak ada yang ingin Kau katakan lagi aku akan pergi. Tolong jangan ikuti aku. “ Ucap suzy masih dengan suaranya yang parau.

Suzy pergi begitu saja meninggalkan Kai yang masih mematung menatap kepergian gadis yang saat ini di cintainya itu. Kai tidak bisa melakukan apapun. Suzy memintanya untuk tidak mengikutinya.

Kai mengacak rambutnya kasar. Dia merasa bodoh tidak bisa melakukan apapun dan membiarkan gadisnya itu pergi sendiri di tengah malam yang bahagia bagi semua orang ini. Tanpa ia sadari butiran bening itu pun keluar dari matanya.

‘ Tuhan. Apa ini semacam perpisahan? Mengapa ini terasa sakit? Apakah yang kulakukan ini benar? Kenapa di saat aku mulai mencintainya justru akau harus meninggalkannya. Aku tahu ini pasti sakit untuknya. Tapi mau bagaimana pun juga akhirnya akan tetap sakit ‘ Gumam Kai saat suzy benar-benar hilang dari hadapannya.

***

Suasana pagi hari terlihat cerah ketika Sang raja langit berdiri tegap memancarkan cahayanya yang selalu di butuhkan oleh setiap makhluk hidup yang berada di bumi. Langit korea yang cerah di pagi hari akan selalu membuat siapa saja terpukau dengan keindahannya. Cahaya yang saat ini  berusaha masuk melalui celah-celah jendela kamar seorang gadis yang kini mulai terusik dengan kicauan burung di pagi hari.

“ Apa ini sudah pagi? “ Gumamnya saat mata yang memiliki bentuk monolid  itu perlahan terbuka.“ Bahkan saat ini aku benar-benar malas unuk beranjak dari tempat tidurku “ sambungnya.

Ia mulai memejamkan matanya lagi “ Kejadian semalam masih terpampang dengan jelas dalam ingatakanku Kim Jongin “ Gumam suzy dengan mata yang masih terpejam.

Gadis yang saat ini masih enggan beranjak dari tempat tidurnya itu masih mengingat kejadian semalam. Kejadian yang mana saat kai mengatakan cinta padanya dan menciumnya untuk pertama dan terakhir kalinya. Mengingat Kai yang tidak akan kembali lagi pada Suzy.

“ Aishh anni. Aku harus melupakannya. Wanita bodoh macam apa aku ini jika menunggu pria sepertinya untuk kembali ke rumah ini. Aishh dasar bodoh kau Bae suzy “ Rutuknya pelan seraya bangun dari tidurnya dengan tiba-tiba. “ Ahh kepalaku terasa berputar“ Sambungnya.

***

“ Uhm kita mau jalan-jalan kemana Shin? “ Tanya suzy singkat.

“ Ikut saja. Ada seseorang yang ingin bertemu denganmu “ jawab Shin tersenyum manis.

“ Arraso “ Suzy mengikuti langkah Shin menuju sebuah Cafetaria bernuansa elegant yang lumayan cukup jauh dari rumahnya.

Ya. Saat ini suzy sedang berjalan-jalan dengan Shin. Suzy malas untuk bangun pagi tadi tapi ketika Ponsel suzy bergetar, Suzy dengan segera mencari ponselnya karena berharap seseorang yang menelpon itu Kai tapi nyatanya Shin mengajaknya untuk berjalan-jalan.

Dia tidak menolak. Tentu saja. Saat ini dia ingin melupakan segala sesuatu yang terjadi padanya semalam. Mungkin dengan berjalan-jalan suzy akan melupakan semuanya. Walaupun hanya sesaat. Saat suzy dan Shin masuk ke dalam Cafetaria itu. Ternyata di dalam sana sudah terdapat seorang namja yang sedang asyik memainkan ponselnya.

“ Jaejin “ Seru suzy girang.

“ Eoh? Kau sudah datang? “ ucap jaejin tersenyum saat melihat suzy.

“ Uhm. Seperti yang kau lihat. Bagaiman kabarmu? “ Tanya suzy terkekeh pelan lalu dia duduk di hadapan Jaejin tepat di samping Shin.

“ Seperti yang kau lihat “ Jawab jaejin mengulang perkataan suzy lalu detik berikutnya suzy dan jaejin terkekeh pelan.

Shin mengerutkan keningnya bingung menatap tingkah mereka berdua terlihat seperti teman lama yang baru saja di pertemukan kembali. Dan tunggu. Sejak kapan suzy bersikap seperti itu? Dimana Suzy yang bersikap manis di hadapan Shin? Apa Suzy mulai berubah?

“ Uhm Zy, Kau terlihat berbeda “ Ucap jaejin memicingkan matanya.

“ Mwo? “ Tanya Suzy.

“ Kau terlihat lebih santai, bahkan pakaian dan gaya bicaramu terlihat lebih bebas. Uhm maksudku kau terlihat lebih menyenangkan “ kekeh jaejin.

“ Aishh pabo “ Ucap suzy pelan. Suzy melihat ponsel di samping ponsel jaejin. Jaejin tidak sendiri ternyata. Suzy mengedarkan pandangannya kesegala arah. Dan bingo. Dia melihat namja menyebalkan yang dia temui saat di toilet beberapa hari lalu. Dan dia sekarang berjalan ke arah meja yang sedang Suzy duduki.

“ Shin siapa namja itu? Kenapa dia sangat menyebalkan? “ bisik Suzy pelan.

“ Dia? nugu? Namja yang meminum bubble tea itu? Dia Oh Sehun. Temanku “ Jawab Shin ikut berbisik.

“ Ini minumannya Tuan Lee “ ledek Sehun menyodorkan segelas Caramel macchiato di hadapan Jae jin.

“ Wahh Oh Sehun kau benar-benar baik hati sekali “ Ucap Jaejin terkekeh.

“ Diamlah bodoh “ Jawab Sehun ketus.

Walaupun Barista di Cafetaria itu ada dimana-mana Jaejin ingin Sehun yang membuatkan minumannya itu. Menurut Jaejin jika sehun yang membuatnya maka coffe itu akan terasa dua kali lebih enak dari biasa yang di buatkan oleh barista lainnya.

“ Ah iya, kalian ingin minum apa? “ Tanya jaejin.

“ Dry Cappucino“ Jawab Suzy.

“ Kau minuman seperti biasa Shin? Segelas Latte Macchiato dengan topping vanilla di atasnya heum?  “ Ucap Jaejin detail.

 “ Tidak. Aku juga ingin minum Dry Cappucino “ Ucap Shin.

“ Wahh wahh wahh Aku mulai curiga. ada apa dengan kalian berdua “ Seru Jaejin tertawa pelan.

Suzy dan Shin tidak menjawab jaejin mereka hanya menatap Jaejin dengan pandangan yang sulit di artikan. Jaejin mengalihkan pandangannya dan memanggil barista di cafeteria itu untuk membuatkan minuman yang di pesan Suzy dan Shin.

“ Arraso arraso. Uhm begini zy. Aku meminta Shin untuk mengajakmu kesini karena ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu. Aku ingin meminta bantuanmu. Aku harap kau tidak menolaknya “ Papar Jaejin.

“ Jika aku bisa melakukannya kenapa tidak “ jawab suzy singkat.

“ Lusa nanti sepupuku akan berulang tahun. Aku harap kau mau menjadi Pengisi acara bersama sehun nanti “ Sambung Jaejin.

“ Mwo? “

“ Mwo? “

Seru Suzy dan Sehun bersamaan. Sehun hampir saja tersedak bubble tea yang di minumnya saat Jaejin mengatakan itu semua dengan tiba-tiba.

“ Kau berlebihan bodoh “ Ucap jaejin pada Sehun.

“ Kenpa kau tidak mengatakannya dari awal biar aku bisa menolaknya “ Jawab sehun ketus.

“ Diamlah. Aku tidak menerima penolakan darimu. “ seru jaejin “ Zy, ku mohon kau jangan menolaknya. Kau tahu sendiri kan keluargaku tidak suka mengundang orang yang tidak di kenal. Shin bilang Kau pandai berbicara. Kau juga bisa bernyanyi. Jadi kumohon kau bisa melakukannya kan ? “ bujuk jaejin.

“ Uhm akan aku pikirkan nanti jaejin-yaa “

 

~ At the same time in other place

 

“ Wae abeoji? “ Tanya Kai to the point.

“ Appa menyuruhmu pulang untuk membicarakan perjodohanmu “ Jawab Tuan Kim.

“ Mwo? Di jodohkan? Aish Wae? “ Tanya Kai tak terima.

“ Diamlah. Dan jangan menolaknya. Turuti saja perintah appa “ Jawab Tuan Kim tegas.

Kai tidak mengatakan apapun. Dia pergi meninnggalkan ayahnya itu dan mengurung dirinya di Kamar yang telah lama di tinggalkannya itu.

***

“ Ahhh aku sangat tegang Shin. Aku takut tidak bisa melakukannya. “ Ucap Suzy ragu.

“ Kau pasti bisa melakukannya zy. Fighting “ Jawab Shin sebelum akhirnya Suzy mulai menaiki panggung dan berdiri di samping Sehun.

“ Tarik nafas dalam-dalam lalu keluarkan setelah itu tersenyumlah. Kau pasti bisa melakukannya. Bukankah kau sudah latihan berkali-kali?  “ Bisik Sehun datar.

“ Aissh kau ini menyemangatiku atau apa? padahal kau sendiri terlihat tegang “ gumam suzy pelan. Walaupun begitu Sehun tetap bisa mendengarnya. ‘ Apa wajahku terlihat tegang? Anni mungkin dia hanya membodohiku. Kau bisa melakukannya Oh Sehun. ‘ Gerutu sehun  dalam hatinya.

“ Jangan terlihat stress zy, itu akan mengganggu konsentrasimu “ Ucap sehun seraya merapikan tatanan rambut suzy. “ Selesai kajja kita mulai “ Sambungnya.

Suzy hanya mengedipkan matanya berkali-kali akibat perlakuan sehun padanya. Sikap Sehun memang berbeda dengan pertamakali saat bertemu di toilet. Walaupun sehun sangat menyebalkan tapi di sisi lain dia juga sangat peduli dengan orang-orang yang di sekitarnya hanya saja sehun tidak pandai mengekspresikannya. Oh iya. Jaejin pernah mengatakan pada suzy bahwa Sehun itu playboy. Mungkin ini salah satu siasat Sehun mendekati Suzy.

Mereka pun membawakan susunan acara demi acara dengan lancar. Baik Suzy maupun Sehun yang awalnya merasa tegang itu hilang seketika saat keduanya saling menyemangati satu sama lain. Ya. Walaupun tidak secara langsung. Dan ini acara yang paling di tunggu-tunggu saat suzy di minta untuk menyanyikan sebuah lagu kepada sepupunya jaejin. Myungsoo.

“ Myungsoo-ya Kemarilah. Kau ingatkan gadis yang aku ceritakan kemarin. Dia akan menyanyikan sebuah lagu untukmu. Lihatlah penampilannya kau pasti akan menyukainya. “ Jaejin girang.

“ Kau harus melakukannya dengan baik. Jangan mempermalukan dirimu sendiri Bae Suzy. “ Bisik sehun datar. Lagi-lagi datar. Sehun selalu saja bersikap seperti itu pada suzy. Setelah pertemuan Sehun dan Suzy saat di cafetaria milik keluarganya Jaejin, Sehun dan Suzy jadi sering bertemu hanya untuk sekedar latihan persiapan ulang tahun sepupunya Jaejin. Myungsoo. Kim Myungsoo.

“ Dan Inilah yang paling di tunggu-tunggu. Penampilan dari … Bae Suzy “ Teriak Sehun yang terlihat di paksakan. Oh tidak. Sepertinya Jaejin salah meminta Sehun untuk menjadi MC di ulang tahun sepupunya itu.

Suzy Maju beberapa langkah. Dia menarik nafas dalam lalu menghembuskannya. Posisinya yang berada di tengah panggung yang lumayan megah itu menjadi pusat perhatian Semua orang yang hadir di pesta ulang tahunnya Myungsoo. Suzy tersenyum sekilas lalu mulai bernyanyi.

Nuncheoreom malgeun namanui dangsin

( Lahir di musim dingin kekasihku  jelas seperti salju kau adalah milikku)

 

Hajiman bom, yeoreumgwa gaeul, gyeoulEonjena malgo kkaekkeuthae

( Terlepas apakah itu musim semi, musim panas, musim gugur, atau musim dingin selalu jelas dan bersih)

 

Saengil chukhahamnida, Saengil chukhahamnida

( Selamat ulang tahun untukmu, selamat ulang tahun untukmu )

 

Saengil chukhahamnida. Dangsinui saengireul

( Selamat ulang tahun untukmu, selamat ulang tahun untukmu )

 

Happy Birthday To You (Happy Birthday To You)

( Selamat ulang tahun untukmu, selamat ulang tahun untukmu )

Happy Birthday To You(Happy Birthday To You)

( Selamat ulang tahun untukmu, selamat ulang tahun untukmu )

 

Happy Birthday To You (Happy Birthday To You)

 

~ Backsound: Bae Suzy – Winter Child  ~

“ Saenggil Chukkae Hamnida Kim Myungsoo “ Ucap Suzy.

“ Yeoppuda “ Gumam seorang namja yang di ketahui bernama myungsoo itu.

Sorak sorai tepuk tangan dari semua orang yang terpukau dengan penampilan Suzy memenuhi setiap penjuru di halaman belakang rumah keluarganya Jaejin. Suzy tersenyum lalu membungkukkan badannya sebelum dia turun dari panggung bersama Sehun dan menghampiri Shin dan teman-temnannya.

“ Wahh zy suaramu bagus sekali tadi. “

“ Kau memang berbakat Zy “

“ Tidak salah aku memilihmu untuk bernyanyi di ulang tahun sepupunya Jaejin “

Suzy tersenyum sipu saat pujian demi pujian di lontarkan oleh Shin dan teman-temannya. Suzy membungkuk dan mengucapkan terimakasih lalu detik berikutnya dia berdiri di samping Shin tepatnya di samping Sehun.

Sehun sedikit memiringkan badannya ke arah Suzy dan berbisik “ Suaramu lumayan juga” Suzy tidak menggubris perkataan Sehun dia hanya menatap Sehun dengan pandangannya yang tajam seakan-akan menghunus retina Sehun. Lalu Sehun cepat-cepat menjauhi Suzy saat suzy melemparkan tatapannya yang mengerikan itu. Pria macam apa dia ini sikapnya selalu saja berubah-ubah setiap waktu.

“ Ah iya Zy, jika kau lelah kau tidak usah meneruskannya biar Sehun yang mengatasi semuanya—“

“ Mwo? Yaa—“

“ Diamlah jangan membantah atau Aku tidak mau menjadi temanmu dan tidak akan membiarkanmu masuk ke cafetaria keluargaku lagi. Satu lagi kau tidak akan bisa meminum bubble tea favoritmu itu Oh Sehun “ Ancam Jaejin.

“ Mwo? Aishhh Arraso demi bubble tea “ Pasrah Sehun mempoutkan bibirnya.

Jaejin dan teman-temannya tertawa saat sehun memasang wajah seperti itu. Dia memang aneh terkadang sikapnya itu seperti anak kecil terkadang seperti orang dewasa. Walaupun seperti itu jika urusannya sudah menyangkut wanita jangan tanyakan lagi Sehun yang paling pandai dalam urusan wanita. Makanya jaejin sering mengatakan kalau Sehun playboy. Banyak wanita yang mengincar Sehun tapi Sehun sendiri tidak pernah menanggapi salah satu pun dari mereka. Gelak tawa dari mereka terhenti saat seorang namja yang menjadi pusat perhatian semua orang malam ini menghampiri kerumunan teman-temannya Jaejin.

“ Bisakah aku berbicara empat mata denganmu? “ Ucap myungsoo pada Suzy.

“ Nugu? “ Suzy mengedarkan pandangannya ke arah lain mencari sosok yang di maksud Myung. “ Na? “ Sambungnya menunjuk dirinya sendiri.

“ Ne “ jawab Myung singkat.

“ arraso. Uhm shin aku pergi sebentar ya “

Shin hanya menganggukkan kepalanya mengerti. Lalu Suzy mengikuti langkah Myungsoo untuk menghindari kebisingan dan keramaian di acara ulang tahunnya itu. Mereka sampai di tempat yang sedikit jauh dari keramaian itu. Bagaimana tidak? Halaman belakang rumah Jaejin sangat luas. Bahkan tiga kali lebih luas dari halaman belakang di rumahnya keluarga Bae.

“ Apakah namamu Bae Suzy? “ Tanya Myungsoo.

“ Ne. Kau Myungsoo sepupunya Jaejin kan? “Jawab Suzy ragu.

“ Uhm. Senang bertemu denganmu. Bisakah kita berteman baik? “ Tanya Myungsoo to the point.

“ Ne? “

“ Maksudku bisakah aku mengenalmu lebih jauh lagi? “ Ucap Myungsoo ragu.

“ Ahh tentu saja dengan senang hati, Myungsoo-shi “ Seru suzy kikuk.

“ Jangan berbicara formal padaku. Panggil saja aku Myung “ Ucap myungsoo tersenyum simpul pada Suzy.

Suzy hanya menganggukan kepalanya mengerti dan membalas senyuman dari Myungsoo. Sungguh ini pertama kalinya Suzy melihat senyuman yang begitu manis. Senyuman yang membuat mata myungsoo tinggal segaris itu menjadi daya tarik tersendiri bagi suzy hingga membuat suzy kagum dan terpukau dengan kerupawanan yang dimiliki Myungsoo.

***

“ Zy. Maukah kau menjadi yeojachinguku? “

 

‘ Kau yang membuatku berubah menjadi seperti ini kim Jongin ‘ Rutuk Suzy dalam hati.

 

“ Selamat zy, Sekarang kau sudah mempunyai namjachingu ternyata. Tidak ingin mengenalkannya padaku heum? “

 

“ Aku sudah tidak mempunyai hubungan apa-apa dengannya. Jadi jangan mengungkit tentangnya lagi  Kai “

 

“ Setan kecil apa kau mau menjadi yeojachinguku? Ahh aku tidak akan memaksamu. Jika kau tidak mau tidak apa-apa. Aku hanya ingin mengatakan apa yang ingin aku katakan. Itu saja. “

 

***

Neulmin’s11 Back. Ada yang nunggu FF abal-abal ini?  Who miss me? Gak ada? Ya sudahlah wkwk. Duh maaf ff nya pending banget terjadi sesuatu yang gak di duga jadi ff nya terbengkalai begitu saja. Gimana-gimana? Makin rumet ya ceritanya? Kai pergi, Suzy jadi Bad Girl, Banyak cast namja bermunculan😀 Aku juga makin bingung sama ceritanya wkwk Duh maaf di chap ini kalo kiss scenenya kurang greget :v aku gak bisa please *,* Sebagai gantinya di chap ini panjang banget nyampe 4.451 words wkwkwk. Aku harap sih ini ff bakal selesai sampai 6 atau 7 chapter😀 soalnya makin banyak chapternya makin bosen menurut aku😀 Hope u like it aja yo. Di tunggu banget pendapat dan saran dari readers semua😀

24 responses to “[Freelance] My Evil Girl, Suzy!!! Chapter 4

  1. eonnie…eonnie…eonnie….suka banget di chap ini banyak namja tampan bermunculan…kekeke
    kira2 siapa ya yang dijodohin sm kai?jgn2 sm sooji…
    aigoo uri sooji beruntung nya dikelilingi namja guanteng….
    ohhhhh moment hunzy bikin ketawa sendiri pas bacanya…
    blm ngebayangin gmn pas sooji jd bad girl….lanjut eonnie…aq tunggu chap berikutnya…

  2. aishhh thor jinjja daebak crty penasaran biasq exo disitu semua jd binggung suzy s5 kai,,sehun atau myungsoo,,accchh thor jgn lama” y,,,bnyk yg nunggu,,,gomawoo thor smgt,,,
    hwaiting

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s