[Freelance/Oneshoot] Unrully

 Unrully Cast

Title : Unrully | Author : Fitri Rahmadanti| Genre :  Angst, Romance | Rating : PG-17 Main Cast : Bae Sooji, Mario Maurer | Other Cast : Kim Myungsoo

 ***

Tap..tap..tap seorang gadis cantik tengah berjalan sendirian habis pulang les, dan kebetulan hari ini banyak tugas jadi dia pulang sangat larut.
“Aish… kenapa sepi sekali sih?, Mario pake lembur lagi, jadi aku pulang sendiri”gumam gadis yang di ketahui bernama Sooji. Sooji saat ini duduk dikelas akhir tingkat Senior High School yang terletak di Paris, sedangkan Mario sekarang kuliah di perguran tinggi negeri sambil bekerja. Usia mereka terpaut hanya terpaut lima tahun. Ketika sedang berjalan menuju rumah tiba-tiba
GREEEBBB !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Seseorang dari belakang membekap mulut dan hidung Sooji dengan sapu tangan yang telah di isi obat bius, Sooji ingin memberontak tapi seketika tubuhnya lemas dan tak sadarkan diri. Seseorang yg membekap Sooji itu adalah seorang namja, namja itu pun langsung membawa Sooji pergi.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

“Dimana aku” gumam Sooji yg tengah sadar.
“Hai”sapa namja yg mendekap Sooji tadi.
“Kau??!!”gumam Sooji tapi tiba-tiba namja itu mendekat kearah Sooji lalu langsung menindih tubuh Sooji dan hendak mencium bibir Sooji,  tapi Sooji berontak dan mengalihkan pandangan ke samping.
“lepaskan aku..”kata Sooji yang masih memberontak.
“tidak akan”kata namja itu.
“lepaskan aku, kalau tidak aku akan teriak”ancam Sooji yang masih berusaha menghindari bibir namja yg akan melahap bibirnya.
“silahkan saja sampai pita suaramu rusak pun, tidak akan ada orang yang datang kesini” kata namja itu dan bugg!!!!!! Sooji berhasil menendang namja itu sampai tersungkur, kemudian Sooji bangkit dan berlari namun namja itu juga bangkit dan mengejar Sooji dan greebb!! Lari laki-laki itu lebih cepat dibanding Sooji sehingga namja itu berhasil menarik pinggang Sooji dan menghempaskannya kekasur dan namja itu langsung membuka bajunya dan menindih Sooji lagi, Sooji masih memberontak..dan BUGG!!!! namja itu pun menonjok Sooji sampai tak sadarkan diri dan kemudian namja itu mulai melucuti pakaian Sooji dan dan dan seteerusssnya..

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Keesokan paginya .

Sooji mengerjapkan matanya dan menggeliat, tiba-tiba dia melihat tubuhnya yang naked tanpa baju sehelai benang pun.
“Omo baju ku”kata Sooji kaget melihat bajunya berserakan di lantai .
“apa yang terjadi denganku”kata Sooji mengeluarkan air mata. “Be.. berarti aku sudah sudah..huaaaa Eomma ..Appa..Mario”Sooji menangis sejadi jadi nya.

S
K
I
P

Sooji langsung segera pulang..dan sesampainya di rumah.
“Sooji kau darimana saja”kata sang eomma, tapi Sooji mengabaikannya dan langsung masuk ke kamar nya..dikamar sooji  masuk ke kamar mandi menyalakan shower dan mengaruk-garuk sekujur leher, tangan dan muka sambil menangis.
“Hiks aku sudah tidak perawan lagi”kata Sooji menangis sesenggukan.
Tok..tok..tok !!!!!!
“Sooji buka pintunya .. apa yang terjadi..? Mario mencarimu”teriak eomma Sooji dari luar sana tapi Sooji tetep mengabaikan nya, dia masih meratapi dirinya yang keperawanan nya sudah terenggut.
“Sayang aku mohon buka pintunya, apa yang terjadi? Semalaman aku mencarimu?”teriak Mario sambil mengetuk pintu Sooji tapi hasilnya nihil, Sooji tak mau membukakan pintu.
“Bibi ada apa dengan Sooji?”tanya Mario pada Ny.Bae.
“Entahlah, pas pulang kerumah tadi dia langsung mengurung diri dikamar”tutur Ny.Bae sedih.
“Kita tidak boleh seperti ini, aku harus mendobrak pintu ini, aku takut terjadi sesuatu”kata Mario yang mulai mengambil ancang-ancang.

Braaak!!
Mario mendobrak pintu kamar Sooji, dan kemudian terdengar suara air dan suara tangis.. Mario segera ke kamar mandi dan mengetok pintunya .
“Sayang apa yang terjadi? Kenapa kau menangis?”kata Mario.
“Hiks..hiks..hiks”suara tangis Sooji
“Sooji eomma mohon buka pintunya”kata Ny.Bae.
“Bibi kita harus mendobraknya lagi”kata Mario, tapi tiba-tiba ..
Ceklek!!!!!!
Sooji keluar dari kamar mandi memakai handuk dengan mata yang memerah.
“Sayang kau kenapa?”tanya Mario menangkup wajah Sooji tapi Sooji hanya diam
“Sooji apa yang terjadi?”tanya Ny.Bae memegang pundak Sooji tapi kemudian Sooji melepaskan tangkupan Mario dan ibunya, kemudian Sooji berjalan menuju lemari mengambil baju-bajunya kemudian berjalan lagi menuju kamar mandi dan menutup pintunya.
“sebenarnya apa yang terjadi? Kesambet atau apa?”gumam Mario dan taklama Sooji keluar dari kamar mandi dan telah memakai baju kemudian beranjak ketempat tidur dan menutupi seluruh tubuh nya dengan selimut..
“Sayang kau kenapa?”tanya Mario menghampiri Sooji.
“keluarlah aku ingin istirahat”usir Sooji.
“sepertinya kita tunggu Sooji tenang dulu Mario, mari kita keluar”kata Ny.Bae kemudian Mario pun menurut.

Setelah Mario dan Ny.Bae pergi dari kamar Sooji, Sooji langsung bangun dan berjalan menuju jendela yang terbuka..
“Ak aku su sudah tidak perawan lagi”lirih Sooji dan airmatanya pun kembali mencelos kemudian Sooji berjalan dan meringkuk di bawah tempat tidur, sambil mengingat kejadian detik-detik keperawanan nya di renggut..kejadian itu berputar seperti roda yang tengah berjalan..terpampang jelas kejadian itu oleh Sooji sampai-sampai dia menangis, gemetar dan menggigiti jari kukunya…dan tiba-tiba.
“AAAAAA!!!!!!!!!!!!!!”teriak Sooji..yang langsung mengacak ngacak-ngacak tempat tidurnya, dan mengacak-ngacak meja riasnya.. sambil menangis kemudian dia melihat dirinya di pantulan cermin meja riasnya, dia melihat dirinya yang kusut dan berantakan dengan rambut acak-acakan dan airmata dimana-mana dan dengan bekas luka di sudut bibirnya.
“Sooji kau tau..kau tidak perawan lagi, untuk apa kau hidup”kata bayangan Sooji yang tiba-tiba berbicara.
“DIAM KAU!!!!!!!!”bentak Sooji dan PRAAAANG!!
Sooji melempari cermin itu dengan pengering rambut sehingga cermin itu punpecah dan tiba-tiba ada Mario yang masuk.
“Sayang ada apa..”tanya Mario khawatir.
“keluar kau, aku ingin sendiri”ketus Sooji.
“sayang aku mohon ceritakan padaku apa yg terjadi padamu”kata Mario menggenggam tangan Sooji .
“aku bilang KELUAR, aku tak pantas kau khawatirkan, aku tak pantas untukmu”kata Sooji lantang di sertai derai air mata dan melepaskan genggaman Mario dan mendorong nya dan GREEBB Mario langsung memeluk Sooji.. Sooji memberontak hingga pada akhirnya dia luluh juga.
“sayang kau dengar, aku sangat mencintaimu, aku sangat menghawatirkanmu, jadi jaga ucapan mu tadi”kata Mario lembut di telinga Sooji.
“hiks,..hiks..tapi aku tak tak pantas untuk di cintai lebih baik kita pu.. putus”kata Sooji yang masih menangis di dada Mario.
“tidak, itu tidak akan.. aku tak mau putus denganmu, aku mau hubungan kita sampai ke pelaminan nanti”kata Mario
“Tidak Mario.. tidak!!” kata Sooji.
“ceritakan lah padaku apa yang terjadi”kata Mario sambil menepu-nepuk pundak Sooji.
“Ak..ak..aku su,, sudah tidak perawan lagi hiks..hiks”kata Sooji terbata dan Mario ketika mendengarnya langsung lemas dan pelukan nya melonggar.
“Jadi sekarang aku mohon kau KELUAR “kata Sooji melepaskan pelukan Mario dan mendorong tubuh Mario ke luar lalu Sooji menutup pintu kamarnya dan menguncinya dan Sooji langsung duduk bersender di pintunya sambil menangis, sedangkan Mario juga sama dia masih diam lemas..dan tak terasa air mata Mario keluar kemudian Mario pun duduk bersender di pintu kamar Sooji.

 xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Hari tak terasa sudah malam…Mario pun berpamitan pulang ke Ny.Bae.
“Jujur hati ku sakit, tapi aku mencintainya jadi aku akan mempertahankan hubungan ini.”kata Mario.
“Mario, Bibi berterimakasih sekali kau mau mempertahankanya..”kata Ny.Bae
“semua ini juga salahku, andai saja malam itu aku tidak lembur pasti hal itu tidak akan terjadi, baiklah bi aku pamit pulang”kata Mario.

Setelah Mario pulang Ny.Bae mengetuk kamar Sooji dan membawa makan malam untuk Sooji
“Sooji buka pintu nya..ini ibu, ibu bawa makanan kesukaanmu”kata Ny.Bae sambil mengetuk pintu namun tak ada jawaban dari Sooji.
“Apa mungkin Sooji sudah tidur.”gumam Ny.Bae yang balik lagi kedapur.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Keesokan paginya
-Dikamar Sooji-

Sooji masih setia duduk bersender di pintu, semalaman Sooji tak tidur sampai-sampai ada lingkaran hitam di matanya..dan matanya pun agak bengkak karena menangis semalaman meratapi nasib nya.
“heuh..aku sudah tidak perawan lagi”lirih Sooji
“hahahahaha aku sudah tidak suci lagi..hiks hiks aku kotor huaaaa!!!”
Tok..Tok..Tok..
“Sooji apa yang terjadi padamu”kata Ny.Bae khawatir mendengar tawa dan tangisan Sooji, tapi Sooji tidak membukanya..dan ibu Sooji pun menghubungi Mario.
“Mario kau cepat kemari”
“ada apa bi? aku baru bangun”
“ada yang aneh pada Sooji”
“aneh?”
“kau cepatlah kemari”
“baik bi, tunggu aku “kata Mario dan Ny.Bae pun menutup teleponnya sedangkan Sooji di dalam sana masih tertawa bahkan tiba-tiba menangis dan marah-marah sendiri.

Sesampainya di rumah Sooji.
“Bi Sooji kenapa? Sepertinya senang sekali” tanya Mario yang baru saja datang
“Entahlah dia aneh terkadang tertawa terkadang menangis dan terkadang marah”tutur Ny.Bae
“Aku akan mendobraknya”kata Mario yang mendengar Sooji menangis setelah tertawa.
BRAAAK!!!!!!!!!!!!
“Sayang lepaskan itu!!”kata Mario yang berhasil mendobrak pintu kamar Sooji.
“Sooji lepaskan pisaunya..itu bahaya”kata Ny.Bae yang mencegah Sooji yang akan menggores urat tangan nadinya dengan pisau.
“Hiks..hiks..aku tidak perawan lagi”kata Sooji yang masih memegang pisau tersebut.
“Sayang kau tenang dulu”kata Mario sedikit sedikit menghampiri Sooji.
“Kau jangan mendekat”cegah Sooji.
“Bi tolong telepon dokter”kata Mario dan Ny.Bae pun keluar menelepon dokter.
“Kau memperkosa ku ya? jangan mendekat”kata Sooji yg mulai mengarahkan pisau nya ke Mario.
“Kau tenang dulu, aku tidak akan menyakitimu aku tidak akan memperkosamu, aku kekasihmu Mario.. sekarang aku mohon tolong buang pisau itu”rayu Mario dan sejenak Sooji bisa tenang dan menatap mata Mario kemudian membuang pisaunya..kemudian Mario memeluk Sooji lembut membelai rambut dan punggung Sooji.
“Aku berjanji, aku akan menemukan siapa yang tega melakukan ini terhadapmu, aku janji”kata Mario lembut di telinga Sooji.. sedangkan Sooji hanya diam menikmati nyamannya pelukan Mario dan membalas pelukan Mario. Ketika Mario hendak melepaskan pelukannya tapi Sooji menahannya, Sooji tetap ingin memeluk Mario.
“Sepertinya kau lelah, baiklah kita duduk di sofa”kata Mario menuntun Sooji duduk di sofa dekat ranjang Sooji, dan Sooji langsung bersandar di dada Mario dan memeluk pinggang Mario, sedangkan Mario merangkul pundak Sooji dan tangan sebelahnya membelai rambut Sooji yang agak berantakan, dan tak lama Soojipun tidur.
“Mario dokter nya sudah datang”kata Ny.Bae yang tiba-tiba datang.
“Suruh dokternya menunggu, karena Sooji baru saja tertidur, aku tak mau nanti dia terganggu”kata Mario.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

“bagaimana keadaan nya dok?”tanya Mario kepada dokter yang telah memeriksa Sooji yang sedang tertidur di ranjangnya.
“benar,  bagaimana keadaan anak saya”kata Ny.Bae.
“Begini.. kejiwaan nya telah terganggu saya sudah suntikan obat penenang padanya, sebenarnya hal apa yg membuat dia seperti ini dan sedepresi ini?saya sarankan Sooji di rawat di rumah sakit dan ditangani oleh dokter di bidang psikiater.. agar Sooji cepat sembuh”ucap dokter itu.
“sebenarnya saya sangat berat sekali, tapi untuk kesembuhan nya baiklah aku setuju Sooji di rawat di rumah sakit”ucap Ny.Bae.
“baiklah saya pergi dulu, dan jangan lupa suntikan obat ini bila dia mengamuk”kata dokter itu pergi.

“Mario..begitu banyak cobaan datang terhadap keluarga bibi, bibi akan ke Amerika karena ayah Sooji terkena serangan jantung, tapi bibi tak mau meninggalkan Sooji”kata Ny.Bae yang menangis di sofa kamar Sooji.
“Bibi pergi ke amerika saja, paman kan sendirian disana jadi tidak ada yang merawat, kalau Sooji serahkan saja padaku”kata Mario mantap.
“Terimakasih Mario, maaf sekali kalau akhir-akhir ini sering merepotkan mu”
“Tidak  apaapa bi, aku sangat mencintai Sooji, bibi dan paman sudah aku anggap sebagai orangtua kandungku sendiri”jawab Mario.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Akhirnya Ny.Bae pun pergi ke Amerika sekarang di rumah hanya ada Mario dan Sooji.

“Sayang kau makan yah”kata Mario membawa makanan.. sedangkan Sooji hanya memandang makanan itu..Mario mulai menyuapi Sooji.
“ayo buka mulut mu..Aaaaaa”
Dan mulai perlahan Sooji membuka mulutnya dan melahap makanannya.
“Nah..seperti itu..makan yang banyak yah biar cepat sembuh”kata Mario menyuapi Sooji lagi dan tiba-tiba tiba Ting Tong suara bell rumah Sooji berbunyi pertanda ada tamu.
“kau lanjutkan makannya sayang sepertinya ada tamu”kata Mario menaruh piring makan Sooji dan berlalu keluar membuka pintu dan …
“Mario ku dengar Sooji sakit”kata Myungsoo.
“kamu benar, ayo kita masuk ke dalam”kata Mario menyuruh Myungsoo masuk ke dalam kamar Sooji.
“Sooji ada teman mu datang ingin menjengukmu”kata Mario pada Sooji, Sooji menatap tajam Myungsoo seperti menahan amarah..
“Kau..”lirih Sooji yang mulai ketakutan.
“hey kau kenapa?”tanya Myungsoo yang mulai mendekat ke Sooji.
“Kau jangan mendekat, kau pergi” kata Sooji yang mulai melempari Myungsoo bantal.
“Sayang kamu harus tenang”kata Mario.
“Mario dia akan memperkosa aku,tolong aku hiks”amuk Sooji.
“Myungsoo sebaiknya kau pulang, sebelum nya maaf”kata Mario dan Myungsoopun pergi dan dengan sigap Mario menyuntikan obat penenang sehingga sekarang Sooji tidak sadarkan diri
“Sayang aku mohon kau cepat sembuh, aku tersiksa melihat mu seperti ini terus”lirih Mario

“Kenapa ketika Myungsoo datang kesini Sooji jadi histeris..aish mungkin Sooji sekarang masih trauma bertemu dengan laki-laki”gumam Mario..Mario rela mengambil cuti kerja demi menjaga Sooji..sebenarnya Mario anak pengusaha yang sangat berada tapi karena Mario ingin mandiri jadi dia lebih memilih menyewa apartemen dikawasan kota Paris dan mencari penghasilan sendiri, pada awalnya ayahnya Mario menentang tapi karena Mario bersikukuh ya terpaksa ayahnya pun menyetujui kemauan anak semata wayangnya itu.
“Besok aku akan kuliah, apa aku suruh Myungsoo untuk menjaga Sooji”gumam Mario.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Keesokan harinya
Tap..tap..tap ceklek !!!!!!!
“Hi Sooji apa kabar mu?”kata Myungsoo yang masuk ke kamar Sooji.
“Ka..kau..untuk apa kau kesini pergi kau..Mario”teriak Sooji.
“Hey tenang sayang..Mario sedang kuliah dia menyuruh ku untuk menjagamu”kata Myungsoo mencolek dagu Sooji.
“Jangan coba-coba menyentuh ku aku akan membunuhmu”
“Kau mengancam ku? Aku bisa saja merenggut ke perawanan mu yang kedua kalinya”kata Myungsoo.
“Ti.. tidaaak ti.. tidaak”teriak Sooji berlari keluar kamar dan terus berlari keluar rumah..orang orang yg melihat Sooji pun agak takut karena Sooji teriak-teriak tidak jelas.
“Eomma..tolong aku”kata Sooji yang meminta tolong kepada seorang ibu yang tengah berjalan di trotoar..si ibu itu malah mengambil ponselnya dan menelepon rumah sakit jiwa karena ibu itu menganggap bahwa Sooji pasien rumah sakit jiwa yang kabur..dan tak lama petugas rumah sakit pun datang menarik paksa Sooji.
“Lepaskan aku,, lepaskan….!!!!!!!!!!!!!!!”amuk Sooji dan petugas itu langsung menyuntikan Sooji obat penenang..dan Sooji pun di bawa ke rumah sakit jiwa.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Rumah Sooji
“Myungsoo bagaimana?? Apa Sooji udah ditemukan?”tanya Mario yg baru saja datang dari kampus.
“Maafkan aku Mario, aku tak menemukan nya, aku memang teledor, seandainya aku tadi tidak keluar untuk mencari makan, pasti Sooji tidak akan hilang”kata Myungsoo pasang muka sedih.
“Pokoknya sekarang kau harus mencarinya sampai dapat.. kau cari ke sebelah selatan aku kesebelah barat”kata Mario yang agak kesal karena keteledoran Myungsoo.

 xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

“Bibi maaf saya ingin bertanya, saya mencari seorang gadis kira-kira tingginya seleher saya, pake baju warna pink , di matanya ada lingkaran hitam, dan ada sedikit luka memar di bibirnya, apa bibi melihatnya?”tanya Mario ketika bertanya kepada seorang bibi yang ada trotoar jalan
“yang gila itu yah, saya tadi sudah bawa dia ke rumah sakit jiwa di Montrouge”ucap ibu itu
“Rumah sakit jiwa?! bibi jangan mengatai dia gila..”
“Memang kenyataannya kan”kata bibi itu berlalu kemudian Mario pun segera pergi ke rumah sakit jiwa yang ada di Montrouge..dan sesampainya disana .
“Maaf sus, apa ada pasien yang baru saja masuk”tanya Mario.
“Ada”
“Dimana dia?”
“Mari saya tunjukan ruangan nya”

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

“Disini tuan”kata suster itu menunjukan kamar dimana Sooji berada dan membukakan pintunya.

But it don’t matter, it clearly doesn’t tear you apart anymore“kata Sooji bernyanyi sambil menyisir rambutnya, sedangkan Mario sedang memperhatikan Sooji dari ujung pintu.
“Myungsoo kau jahat padaku, kau bukan temanku lagi, aku tak akan mau mengenalmu lagi hahahahahahaha hiks..hiks..hiks aku sudah kotor..Appa ,Eomma dan Mario di mana..terus aku sekarang dimana? Hahahaha hikss”ucap Sooji.
“Sayang…”lirih Mario kemudian Sooji pun menoleh.
“Mario kau kah itu?”tanya Sooji kemudian Mario menghampiri Sooji.
“Ia sayang, ini aku, aku ada disini, kenapa kau bilang kalau Myungsoo itu jahat”kata Mario yang matanya mulai berkaca-kaca.
“Dia jahat pokoknya dia jahat .. hiks..”kata Sooji dan kemudian Mario langsung mendekap Sooji dalam pelukan nya..dan airmata Mario pun jatuh juga.

Ketika sedang berpelukan tiba-tiba
“Mario!!”panggil seseorang.
“A ayah, kenapa ayah bisa..”kata Mario menoleh.
“Itu tak penting, ayah ingin berbicara sesuatu”kata Tn.Maurer
“Sayang, kau diam di sini yah, atau kau istirahat saja dulu”kata Mario kemudian Sooji hanya mengangguk dan Mario mengecup kening Sooji sekilas.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

“Ayah ingin bicara apa?”tanya Mario kepada ayahnya yg sekarang sedangberada di luar ruangan Sooji.
“Sebaiknya kau tinggalkan gadis gila itu.. bagaimana masa depanmu nanti”
“Tidak bisa ayah, dia adalah gadis yang sangat aku cintai, masa depanku akan cerah bila bersamanya..”jawab Mario.
“Ayah tak mau tau pokoknya kau harus berpisah dengan nya, dan cari yang lain atau ayah akan menjodohkan mu! ayah tau Sooji sederajat dengan kita, tapi bila dia seperti ini, dia bisa buat malu keluarga kita”
“Aku tak mau ayah, aku yakin dalam waktu dekat Sooji akan sembuh.”
“Kau boleh tetap mempertahankan nya tapi kartu kredit, motor mu dan uangmu, semuanya akan ayah sita dan blokir”
“Terserah ayah, aku tak butuh itu lagi sekarang, hidup tanpa kemewahan aku bisa, tapi hidup tanpa Sooji mohon maaf aku tidak bisa”kata Mario yang beranjak masuk ke kamar Sooji sedangkan Tn.Maurer hanya menggelengkan kepalanya saja kemudian berlalu pergi.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

“Sayang apa kau mau berjalan jalan mengelilingi rumah sakit ini?”tanya Mario dan Sooji hanya mengangguk senang.

-Author POV-

Setelah mengajak Sooji berkeliling, Mario mengajak Sooji untuk duduk di bangku yang ada di sekitar halaman rumah sakit.
“Mario aku ingin pulang..aku tak suka berada disini, aku takut”rengek Sooji.
“Tapi aku mau kau sembuh sayang..bisakah kau memberitau ku siapa lelaki itu, yang berani membuat mu seperti ini?”tanya Mario.
“Seb..sebenarnya le lelaki itu.
“Mario..Sooji..”kata Myungsoo yang menghampiri mereka berdua..dan Sooji yang melihat keberadaan Myungsoo langsung berubah menjadi takut dan mencengkram tangan Mario.
“Sayang tenanglah itu Myungsoo sahabatmu”kata Mario menenangkan Sooji.
“Tidak, dia bukan sahabat ku dia jahat Mario dia jahat hiks..kau pergi lelaki busuk..”teriak Sooji
“Sayang kau tenang, Myungsoo sebaiknya kau pergi”kata Mario,  Myungsoo menurut dan dia pun pergi.
“Sudah sudah, kau tenang lebih baik kita balik ke kamar mu”kata Mario dan Sooji pun mengangguk dan Mario pun mengusap air mata Sooji yang tadi sempat keluar.

@kamar rawat Sooji

“Sayang sebenarnya kenapa kau dengan Myungsoo? Ada masalah apa? Atau..apa jangan-jangan Myungsoo yang melakukan itu terhadap mu?”kata Mario pada Sooji.
“Hiks.hiks..aku benci dia hiks tolong jangan sebut namanya..dia yang menyebabkan aku seperti ini, aku di buat kotor oleh nya! Sekarang kau puas?Lebih baik kau pergi..hiks..
“tapi…
“pergi kau hiks”kata Sooji mendorong tubuh Mario.
“Suster..suster”kata Mario memanggil para perawat dan tak lama perawat pun datang dan menangani Sooji.
“Lepaskan..lepaskan aku aku kotor hahahaha”kata Sooji kumat dan para perawat itu menyuntikan obat penenang dan Sooji pun tak sadarkan diri. Mario yang melihat Sooji hanya menatap nya sedih yang keaadaannya tak kunjung membaik.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Author POV

“Jadi dia pelakunya, pantas saja Sooji selalu kumat bila ada Myungsoo”kata Mario beranjak keluar rumah sakit dan mengendarai motor nya untuk menghampiri Myungsoo.

Sesampainya di rumah Myungsoo.

BUUUUG!!!!!!!!!! Mario yang baru saja datang langsung meninju hidung Myungsoo sampai Myungsoo terjatuh dan hidung nya pun berdarah.
“Apa yang kau lakukan, ada apa?”tanya Myungsoo bangkit.
“Kau tega memperkosa sahabat mu sendiri”kata Mario emosi.
“Kau tau, aku sangat mencintai Sooji sejak dulu, dan semenjak ada kau masuk ke dalam hidup Sooji, Sooji jadi kurang perhatian terhadap ku”kata Myungsoo.
“TAPI BUKAN BERARTI KAU MENGAMBIL KEPERAWANAN NYA!!” BUUUGG!!!!!! Mario menonjok pelipis Myungsoo.
“Karena hanya dengan cara itu aku bisa memiliki Sooji seutuhnya”kata Myungsoo yang tengah terkapar.
“TIDAK AKAN!! Meskipun nanti Sooji hamil, aku yang akan bertanggungjawab, pokoknya kau harus dipenjara karna pemerkosaan dan kekerasan”kata Mario pergi dan baru juga lima langkah Mario berhenti dan berbalik.
“Dan satu lagi,  jangan pernah muncul di hadapan ku dan Sooji lagi”kata Mario pergi.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Rumah sakit

“Huek..”Sooji muntah di kamar mandi.
“Sayang kau kenapa?”tanya Mario yang baru saja datang.
“kepalaku pusing, dan sangat mual..”kata Sooji lemas.
“Baiklah sebaiknya kita ke rumah sakit”kata Mario dan Sooji pun hanya mengangguk

di rumah sakit.
“Jadi bagaimana keadaan nya dok..?”tanya Mario dan tiba-tiba dokter mengulurkan tangan nya dan berkata.
“Selamat anda akan menjadi ayah..”kata dokter dan dengan ragu Mario menjabat tangan dokter itu.
“baiklah saya pemrmisi dulu”kata dokter itu.
“apa kata dokter itu?”tanya Sooji yang tiba-tiba datang.
“Nanti aku beri tau, sebaiknya kita kembali ke rumah sakit “kata Mario.
“Mario aku mohon aku tak mau ke rumah sakit lagi, aku takut, hiks..hiks aku takut Myungsoo datang”kata Sooji memeluk Mario dan Mario pun membalasnya.
“tapi aku ingin kau sembuh..”kata Mario lembut membelai rambut Sooji.
“aku lebih nyaman tinggal dirumah ku, aku sangat ingin sekali masuk sekolah, sebentar lagi aku ujian ..hiks aku mohon”kata Sooji.
“sudah kau jangan menangis”kata Mario menghapus air mata Sooji dengan ibu jari nya
“baiklah kita pulang”kata Mario.

Sesampainya dirumah.
“Mario tadi dokter bilang apa?”tanya Sooji duduk di sofa
“kata dokter..ka..ka, kau ha..ha..hamil”kata Mario dengan terbatanya.
“APA??HAMIL? Tiadaak ini tidak mungkin hiks..ini tidak mungkin kan Mario ini tiak mungkin kan?”tanya Sooji sambil menangis dan mengguncang guncang tubuh Mario tapi Mario hanya diam.
BUG BUG BUG “mati kau..kau harus mati hiks..”kata Sooji memukuli perutnya..
“Sayang apa yang kau lakukan?”kata Mario yang langsung memeluk Sooji.
“Lepaskan, aku tidak mau anak ini dia harus mati hiks Bug..”kata Sooji yang masih memukuli perut nya.
“CUKUP SOOJI CUKUP!!”bentak Mario membuat Sooji berhenti memukuli perutnya,dan Sooji bergeser menjauh dari Mario dan memandang Mario takut dan dengan bibir yang bergetar
“Maaf sayang, aku tak bermaksud”kata Mario tersadar dan mendekat ke Sooji dan memeluk Sooji.
“Ini sama saja kau menyakiti dirimu sendiri, katanya kau mau sembuh, katanya kau mau sekolah lagi sampai kuliah..jangan hanya karna ini kau makin terpuruk, kau tenang masih ada aku di samping mu, kau tenang saja aku akan menikahimu secepatnya”kata Mario yang mengeluarkan air matanya dan membelai rambut Sooji , mendengar ucapan Mario membuat Sooji tenang namun masih sesenggukan.

 xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Semakin kesini keadaan Sooji semakin membaik meskipun kadang-kadang kumat tapi itu sangat jarang, Sooji sekarang sudah lulus dari SMA dan mau masuk kuliah tapi sebelum Sooji masuk Mario sudah menikahi Sooji.
“Sayang sebaiknya tunggu lah bayi ini lahir..”kata Mario memeluk Sooji dari belakang.
“Aku sudah terlanjur daftar, tidak apa-apa”kata Sooji.
“Aku senang sekarang kau sembuh meskipun belum 100% tapi aku senang dan aku bisa buktikan pada appa bahwa kau bisa sembuh”kata Mario mencium leher.
“Tapi sebelum nya aku minta maaf aku tidak bisa melayani mu dengan baik..”kata Sooji berbalik
“Aku mengerti, dari malam pertama aku belum menyentuh mu tapi nanti pasti aku akan melakukan nya”kata Mario.
“Gomawo kau mau mengerti sayang, sebenarnya aku benci bayi ini tapi karna kau aku tetap mempertahankan nya”kata Sooji.

-Dikampus-

Banyak memperhatikan Sooji,karna Sooji mahasiswi baru tapi sedang hamil besar
“Lihatlah kayak nya itu dosen baru , dia sangat cantik “kata salah seorang mahasiswa.
” dia mahasiswi baru disini, dan umur nya baru 18 tahun”kata salah seorang mahasiswi.
“Apa dia hamil di luar nikah .”kata seorang mahasiswa menghampiri Sooji dan entah kenapa Sooji berteriak “Tidaaaak”kata Sooji berlari menuju toilet dan di dalam toilet..”aku benci bayi ini Bug..hiks”kata Sooji dan tiba tiba,”aw..perutku sakit..hiks Mario..”lirih Sooji..dan keluar cairan bening agak kental di bagian sensitifnya , dan tak lama Sooji tidak sadarkan diri.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Mario POV

“Dimana Sooji, sudah malam begini belum pulang”kataku khawatir..dan memutuskan ke kampus Sooji..dan di kampus Sooji sudah sangat sepi, hanya ada para mahasiswa yang kuliah malam..ketika sedang melewati toilet wanita langkahku terhenti karna mendengar tangisan..dan aku langsung membuka toilet nya..dan
“Sooji..apa yang terjadi?”tanya ku dan tanpa fikir panjang aku membawa Sooji ke rumah sakit.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Author POV

“Bagaimana keadaan istri saya dok..”tanya Mario
“jadi begini, kita harus melakukan operasi, tapi salah satu dari mereka hanya ada satu yang selamat”kata dokter.
“Tidak bisakah kau selamatkan keduanya”mohon Mario.
“Maaf Tuan, ini begitu sukar, karena kondisi keduanya sangat lemah”kata dokter.
“Selamatkan bayi nya.”kata seseorang yang tiba-tiba datang.
“Kau..!!!!!!”kata Mario
“Dok selamat kan istri saya”tambah Mario .
“Tidak dok selamatkan bayinya”
“yang mana yang benar, saya bingung”kata dokter itu.
“sebaiknya kalian berunding dulu, saya beri waktu satu jam, saya mohon cepat karena kalau telat, mereka berdua tidak bisa saya selamatkan, permisi”kata dokteritu berlalu.

“Sedang apa kau disini? bukankah sudah ku bilang jangan pernah hadir di hadapan ISTRIKU..”kata Mario penuh penekanan.
“Anak yang di kandung istrimu adalah anak ku, jadi aku berhak untuk memilih”kata Myungsoo.
“Kau tidak berhak, karena kau bukan siapa-siapa Sooji aku yang berhak memutuskan”kata Mario mulai emosi.
“Tapi aku ayah anak dari anak itu, jadi aku ingin anak itu yang diselamatkan,lebih baik aku merelakan Sooji mati, dari pada aku sengsara kehilangan bayiku dan melihat kau bermesraan dengan Sooji”kata Myungsoo.
“Kau tau masih beruntung aku mau mempertahan kan anak mu, karena kau Sooji jadi masuk rumah sakit dan masa depannya suram, Sooji pernah ada niat untuk menggugurkan kandungan nya tapi aku cegah!!”kata Mario
“Kenapa kau mencegah nya? Kalau pada akhirnya kau juga ingin membunuh anakku!!”kata Myungsoo yg mulai emosi.
“Aku masih punya hati nurani, tidak seperti kau!!! dan sudah kuputuskan Sooji harus selamat!”kata Mario.
“Bagaimana? Kita tak punya waktu banyak, ini saja sudah saya lebihi dua puluh menit, saya takut keduanya tak bisa di selamatkan”kata dokter yang baru datang.
“selamatkan istri saya dok, dia tidak berhak untuk memutuskan karena diabukan siapa-siapa saya”kata Mario.
“Baiklah”kata dokter itu masuk keruangan Sooji.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

“Bagaimana dok, apakah istri saya selamat”tanya Mario ke dokter yang baru saja keluar dari ruang operasi,sedangkan dokter hanya menggelengkan kepalanya..
“Sebelumnya saya mohon maaf.. saya sudah berusaha semampu saya, saya tidak bisa menyelamatkan ke dua nya”kata dokter itu.
“Ini tidak mungkin dokter, dokter harus menyelamatkan istri saya, dokter harus balik ke ruang operasi dan selamatkan istri saya!”kata Mario dengan penuh amarah dan mata yang merah dan berkaca kaca sambil menarik kerah kemeja dokter itu.
“Maaf saya sudah berusaha, kau harus ikhlas, ini sudah takdirnya”kata dokter itu sambil berusaha melepaskan cengkraman tangan Mario di kemejanya dan berlalu.
“SEKARANG KAU PUAS HAH? SEKARANG KAU PERGI!! HARUSNYA KAU SUDAH AKU MASUKAN KE PENJARA, TAPI KARNA IBU MU, AKU MENGURUNG KAN NYA, AKU SAYANG DENGAN IBUMU, Aaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” teriak Mario dan marah ke Myungsoo dan Myungsoo pun pergi..BUGGG!!!!!!!!!.. saking kesal nya Mario meninju dinding rumah sakit,membuat kepalantangan nya memar dan lecet dengan deraian air mata Mario berjalan gontai keruangan operasi Sooji, dan dari depan pintu Mario menatap Sooji sedih, dia semakin mendekat ke Sooji.
“Kenapa kau meninggalkan ku..”kata Mario menangis sejadi jadi nyasambil memeluk Sooji.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

“hehe.. geli sayang “kata Sooji..yang terbangun.
“K..kau masih hidup?”tanya Mario tak percaya.
“Ya seperti yang kau lihat, maafkan aku , tadi aku hanya mengerjaimu.. aku hanya ingin tahu, seberapa besar rasa kehilangan yang kau rasakan, apa kau tulus mencintaiku karena aku gila”kata Sooji.
“Syukurlah..aku tulus mencintaimu, kau tidak gila, aku tak menganggapmu gila, kau hanya down dan stres saja”kata Mario.
“Itu sama saja ck! ..tapi setelah bayi itu keluar dari rahim ku, rasanya beban fikiran ku hilang”kata Sooji.
“itu tandanya…
“tandanya apa?”tanya Sooji.
“kau akan siap menampung bayi lagi di rahim mu”kata Mario.
“maksud mu?”tanya Sooji tak mengerti.
“kau akan benar benar jadi miliku”kata Mario.
“Omo!!! Inikan rumah sakit, di ruang operasi pula..”kata Sooji
“Aku tak peduli, lagi pula pintu nya sudah ku kunci dari dalam”kata Mario dan langsung memulai aksinya.

-END-

Anyeong , author balik lagi , tapi dengan FF oneshoot .. gimana ceritanya ?? pasti kurang menarik ya ?? dan juga kurang ngefeel ceritanya ?? kkk maklum namanya cast namja nya bukan idol kpop tapi aktor thailand😀 sebenarnya tadi author mau bikin castnya myungsoo sama minho , tapi author pikir kenapa harus mereka yang sering ?? namanya juga udah terlanjur suka , jadi author buat aja cast namja nya dari aktor thailand supaya cerita pemerannya berbeda dari yang sebelumnya, mungkin dari kalian ada yang udah kenal dengan Mario , , kkk .. ini ff karya teman author , dia juga author ff swag(siwon-agnez) tapi kadang dia masukkan mario sebagai pemeran ketiga , ya jadilah author buat ffnya, hanya ganti cast namja nya doank .. kk
untuk ff Our Love and Our Married author gak tau kapan publish , tapi author usahakan secepatnya J dan untuk ff kim’s family author bakal lanjut ff nya , pasti ada yang lupa sama ceritanya atau ada yang penasaran?? Nah author bakal publish ff nya , tapi berhubung ffnya drabble jadi nya author Cuma gabungkan dua chapter aja ,karena drabblenya banyak chapternya , mungkin jika digabungkan dua chapter akan pendek ceritanya , tapi partnya bakalan banyak , mungkin 20 –an atau lebih , jadi ditunggu aja ya , mian kalo ceritanya kurang memuaskan dan ada kata-katanya yang salah serta typo .. gomawooo J

11 responses to “[Freelance/Oneshoot] Unrully

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s