[Ficlet] Hyemi’s true feeling

Kim-Soo-Hyun-as-Song-Sam-Dong-dream-high-19584816-500-438

written by Miss Of Beat R (@missofbeatr)| Cast : Bae Suzy as Go Hyemi , Kim Soohyun as Song Samdong | Teen | Ficlet

Desclaimer : Dream high is belong to KBS2, picture isn’t mine

Pukul tiga dini hari dan Hyemi masih terjaga di depan layar televisi yang menyetel siaran ulang Grammy Award tahun ini. Menonton tv bukanlah kegiatan favoritnya apalagi memakan jam tidurnya yang kelewat minim untuk orang yang bekerja lebih dari 12 jam sehari di dunia entertainment sungguh bukanlah gaya Go Hyemi.

Tapi untuk kali ini saja, gadis yang berusia 25 tahun itu melanggar semua aturannya, meski harus menunggu berjam-jam duduk di sofa beludru berwarna gading miliknya hanya untuk menyaksikan satu momen itu.

Sulit untuk mengakuinya, tapi jika harus, maka bahwa ‘teman’ yang mengejar mimpinya di US sanalah alasannya terjaga sampai sekarang.

“Aku bilang aku tidak akan pergi!”

Hyemi ingat, bahwa ialah yang mendorongnya untuk pergi. Pergi untuk waktu yang tidak sebentar.

“Dari awal sampai detik ini, bagiku kau adalah musikku. Musikku itu adalah kau, Go Hyemi. Itu sebabnya aku berada di sini.”

Ia pun masih ingat tiap kata yang laki-laki itu lontarkan kepadanya. Bahwa ‘musiknya’ adalah dirinya. Sungguh naif, tapi ia memang tulus mengatakannya dan Hyemi tahu itu.

“Kau. Apa kau ingat apa yang kau katakan padaku? ‘Kau harus menjadi seseorang yang tidak akan membuatku cemas dan khawatir. Dan menjadi seseorang yang keren dan tampan.’ Tapi aku  masih khawatir padamu sekarang. Jika berakhir di sini, maka aku akan selalu  khawatir padamu selamanya.”

Gadis itupun juga tahu, ucapannya sangat menampar temannya yang polos itu. Laki-laki yang ia seret ke Seoul melalui kata-katanya yang ‘manis’ pada saat itu terperangah tak percaya dengan semua perkataanya yang begitu menusuk.

“Jadi, kau harus bisa menjadi orang yang diandalkan, kumohon. Jangan membuatku khawatir lagi. ini berkembang sampai membuatku marah. Jika kau ingin membuatku tergila-gila padamu, kau harus lebih tampan. Ketika waktu itu datang, maka aku tidak perlu khawatir lagi. Tolong pikirkan ini.”

Bahkan dengan deretan kalimat yang mampu membunuh laki-laki itu dari dalam pun masih berusaha meyakinkan dirinya bahwa Hyemi hanya ingin mencegahnya, dan mengatakan bahwa ia memahami gadis itu itu lebih dari si pemilik surai nilon itu sendiri.

Namun yang Hyemi pahami, bahwa jika dirinya yang menjadi penghalang untuknya artinya ia pun juga pembunuh masa depan laki-laki polos itu. Dan itu sama halnya membunuh dirinya sendiri.

Laki-laki polos itu tidak akan pernah tahu bahwa bahwa perasaannya lebih dari khawatir. Jauh lebih dari itu.

Dan setelah lebih dari  tujuh tahun berlalu, perasaannya masih sama, tidak berkurang justru kian bertambah. Perasaan yang membuatnya terkadang menangis di tengah malam tanpa seorangpun yang mengetahui bahkan adiknya Go Hyesung sekalipun. Atau menarik senyum ketika melihatnya dari layar kaca meski hanya untuk durasi yang tidak lebih dari 15 detik. Perasaan yang ia akan sungkan untuk akui.

 “And for album of the year, the winner is—” Max—si pembaca pemenang sengaja menggatungkan ucapannya, membuat kategori penting itu semakin memanas. “Congratulation, Dream High by K!”

Tanpa perintah dari cerebrum Hyemi, segaris air mata itu membentuk jalurnya sendiri. Kali ini adalah tangis bahagia. Laki-laki polos itu berhasil memenangkannya. Usahanya selama 7 tahun membuahkan hasil berupa penghargaan tertinggi di dunia musik internasional.

Ting..

Hyemi menoleh ke arah pintu. berharap ia salah dengar.

Ting.. ting…

Berdecak kesal, Hyemi pun langsung bangkit dari sofanya dengan segan karena ia masih ingin mendengar pidato macam apa yang laki-laki polos itu mampu ucapkan.

Tanpa mengecek melaui interkom, Hyemi pun langsung membuka pintu berpelitur jati itu.

Menemukan sosok yang lebih tinggi darinya dengan setelan serba hitam seperti topi hitam, masker hitam, long coat hitam,  hingga jeans dan sepatu pun senada tentu menimbulkan beberapa spekulasi bahwa seseorang di hadapannya bisa siapa saja, seperti pembunuh bayaran misalnya.

Namun ketika topi itu dilepas beserta maskernya, dan menunjukkan wajahnya terlebih dengan mata teduhnya itu sukses membuat segaris air mata gadis itu kembali keluar dari pelupuknya.

“Hyemi-a, kenapa kau menangis?”  itu pertanyaan yang pertama kali laki-laki itu lontarkan setelah tujuh tahun tak bertemu dengannya. Masih dengan tatapan teduhnya yang selalu membuat sesuatu bergetar di dalam diri Hyemi.

“Samdong-a.”

Laki-laki polos itu sekarang kembali.

Song Samdong telah kembali.

Finish

Epilog

“Apa aku sudah terlihat keren dan tampan bagimu?”

“Sangat. Kau melebihi ekspetasiku sebenarnya.”

“Apa kau masih khawatir padaku?”

“Tidak, tidak sama sekali. Yang aku khawatirkan mungkin adalah aku takut tak bisa bertemu denganmu lagi setelah ini.”

“Kalau begitu, apa kau—”

“Aku mencintaimu, jika pertanyaanmu barusan adalah semacam itu.”

“Tapi bukan itu pertanyaanku, Hyemi-a.”

Mwo?”

“Pertanyaanku adalah; apa kau bersedia menikah denganku, Go Hyemi?”

P.s; Happy birthday to Go Hyemi. You are one of my inspirational character, you who made me fall in love with  Suzy and stan her untill now. it have been five years, i adore her TT_TT

P.s.s; forget about the epilog, it’s freaking absurd though :p

See ya

and

keep bust a move

21 responses to “[Ficlet] Hyemi’s true feeling

  1. haaa… flashback yaaa. Aku seneng banget bacanya. sebenernya di dh sendiri aku pribadi lebih berat ke taecyeon,bukan samdong wks… tapi Suzy itu pairing sm siapa pun aku sukaaa..
    Cerita ini kesannya ngajak balikan. -aw…

  2. ini mengingatkan aku pertama liat hyemi dan langsung jatuh hati, hyemi mengenalkan aku dengan suzy dan memaksa aku untuk terus ngulik tentang suzy sampai sekarang.
    suzy yang membuat aku kenal dengan JYP dan artis naungannya. suzy yang membuat aku langsung suka drama korea..
    tak terasa sudah 5tahun lebih mungkin aku suka suzy, dan entah kenapa idola aku tidak bertambah lagi tetap suzy.. 😊

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s