[Freelance] Before We Meet Again Chapter 1

2016-01-10_09.22.15

Title : Before We Meet Again  | Author : SureTo_Dream | Genre :  Romance | Rating : PG-17| Main Cast : Byun Baekhyun and Bae Suzy | Other Cast : Find by yourself!

Disclamer :

cerita ini adalah cerita murni dari khayalanku yang udah lama aku tulis tapi gak selesai – selesai dan tiba – tiba saja inspirasi muncul lagi saat lihat kedua main cast diatas punya project bersama,, FF ini juga aku publis di WP pribadi aku http://happydreamandstory.wordpress.com/ tapi seperti yang kalian tau, gak asik banget kalo cumen aku sendiri yang baca,,, maaf kalo seandainya dalam penulisan ada kesalahan karena aku hanya manusia biasa yang tak sempurna dan banyak kekurangan ☺☺

�Happy Reading Guys Hope you like it

########

Pagi yang indah sinar matahari juga bersinar dengan begitu terang tetapi keadaan cuaca yang begitu indah sangat berbanding terbalik dengan keadaan mood seorang bae suzy yang awalnya sangat baik langsung berubah seratus delapun puluh derajat saat mendapatkan undangan reuni sekolahnya

“hei ada apa denganmu kenapa kusut sekali?? apa kau sudah menerima undangan reuni??”

“owh aku sudah membacanya” jawab suzy singkat dan masih dengan tanpa semangat

“baguslah aku dengar semuanya sudah dipastikan bisa hadir” ucap jieun lagi membuat suzy semakin malas mendengarkan “aku dengar dari hara kalau jiyeon juga pasti ada disana”

“itulah kenapa sekarang aku menjadi seperti ini jieun’ah, kau pikir dia tidak akan menagihnya? sekarang aku baru menyesal melakukan taruhan itu” gerutu suzy

Flasback on

“berhenti mengangguku dan mengikutiku, sudah berapa kali aku katakan aku tidak menyukaimu dan kau sangat jauh namja idealku” pekik suzy marah pada namja yang sekarang berada didepanya yang berniat memberikannya coklat “pergi kau” usir suzy dengan kasar

“hei, tidakkah kau terlalu kasar padanya??” ucap jiyeon menegur suzy

“biarkan saja, memangnya aku perduli?? lagipula agar dia berhenti”

“jangan terlalu membencinya karena nanti bisa jadi kau berjodoh dengannya dan malah semuanya menjadi kebalikannya kau yang malah mengejar – ngejarnya” tambah jieun mengingatkan suzy

“tidak akan mungkin aku masih memiliki kriss dan selamanya akan bersama dengannya” bantah suzy

“tidak ada yang tau masa depan suzy, mungkin sekarang kau memang memiliki kriss tapi apa kau bisa menjamin hubungan kalian akan bertahan??” jieun mengingatkan suzy sekali lagi

“begini saja, kau berani bertaruh denganku? lima tahun lagi saat kita reuni kalau kau masih bersama kriss maka aku akan mengabulkan semua yang kau inginkan, tetapi jika sebaliknya kau harus barpacaran dengan baekhyun sikutu buku sekolah kita dan kau harus menciumnya didepan umum, apa kau beranai???” tantang jiyeon pada suzy

“baiklah aku setuju” dan begitulah akhirnya suzy menyetujui ucapan jiyeon yang sampai sekarang dia sesali

Flasback End

” ya mungkin kau harus menyiapkan diri suzy’ah setidaknya untuk kemungkinan terburuk” ucap jieun sambil mengelus punggung suzy “dan sebaiknya kau siapkan laporanmu sebelum manager kita memarahimu”

“jieun’ah aku dengar kalau direktur baru kita akan masuk 2 minggu lagi” ucap suzy mengalihkan fokusnya dari acara reuni yg kalau dia terus saja memikirkannya akan semakin membuatnya sakit kepala “siapa yang memberitaumu??” jieun balik bertanya

“biasa aku mendengarnya dari tukang gosip kantor” suzy tersenyum jahil sambil menaikkan sebelah alisnya

“aah maksudmu kang Jiyoung” tebak jieun sambil tetap mengetik “kupikir dia cocok kalau ikut casting pembawa acara gosip artis” jieun lalu terkekeh geli dengan ucapannya sendiri

“jangan kau ragukan koneksinya sebagai sekertaris kepercayaan direktur kim, aku dengar direktur divisi kita sudah lama diluar negeri” tambah suzy melanjutkan gosip paginya bersama jieun

“kita tunggu saja, apakah dia termasuk namja keren atau hanya bapak – bapak yang sudah memiliki istri”

###

sedangkan ditempat lain baekhyun yang baru saja tiba di bandara inceon melihat berkeliling mencari jemputan yang sudah diperintahkan untuk menjemputnya “baekhyun’ah” panggil sesorang dari arah belakangnya

“hyung~, kupikir han ahjussi yang menjemputku” ucap baekhyun sambil memeluk suho

“tadinya memang dia yang mau menjemput tapi aku melarangnya karena ingin bertemu denganmu, bagaimana kabarmu? apakah kau sudah puas bermain – main?”

“haha tentu saja hyung lagi pula appa sudah bosan memberikanku uang, aku juga harus datang keacara reuni sekolahku seminggu lagi” ucap baekhyun sambil berjalan beriringan bersama suho

“oppa~ bogoshippo” ucap seseorang yang langsung menyambut kedatangan baekhyun

“nado saeron’ah, kau sudah sangat besar sekarang” ucap baekhyun sambil membalas pelukan saeron

“saeron’ah kapan kau pulang? bukankah aku tidak pernah memberitaumu kalau baekhyun pulang hari ini??” selidik suho pada adiknya yang paling kecil itu

“aku tidak perlu kabar darimu oppa untuk tau bekhyun oppa sudah kembali atau belum” jawab saeron, karena memang dari kecil saeron sangat dekat dengan baekhyun dibandingkan dengan kakaknya sendiri yaitu Kim suho dan Kim Kai

“imo” sapa baekhyun begitu melihat nyonya kim turun dan langsung saja memeluknya karena sedari kecil baekhyun dirawat oleh keluarga kim karena omma dan appanya yang sibuk dan menetap diluar negeri

“anakku sudah pulang, apa kau tau bagaimana rindunya imo padamu?? dan kau sudah berubah banyak” ucap nyonya kim pada keponakan kesayangannya “bagaimana dengan matamu apa sudah tidak ada masalah lagi??”

“sudah sangat baik dari sebelumnya imo, aku tidak harus memakai kaca mata kemanapun, cukup saat melihat computer saja” ucap baekhyun

“baguslah, sekarang kau lebih terlihat tampan seperti ini sayang,,ayo imo sudah membersihkan kamarmu”

“aniyo omma, baekie akan tinggal diapartemen” ucap suho, karena memang tadi di mobil baekhyun sendiri yang bercerita kalau dirinya sudah membeli apartemen dan akan tinggal disana

“kenpa, tidak disini??”

“imo, tenang saja aku pasti akan selalu kamari, aku hanya tidak tidur disini saja” baekhyun menenangkan “dimana samchu?”

“appa masih dikantor, makan malam pasti sudah pulang” jawab suho

“bagaimana omma dan appamu?” nyonya kim bertanya pada baekhyun dan baekhyun menunjukkan kedua jempolnya tanda kalau orang tuanya baik – baik saja “baekhyun’ah apa anak nakal itu masih senang bermain disana??” nyonya kim menanyakan anaknya yg no 2 yang sekarang sedang berada di amerika untuk menyelesaikan masternya dan sekaligus anak yang paling susah diatur

“imo tenang saja kai belajar dengan baik disana” baekhyun menenangkan

“oppa kau tidak sedang melindunginyakan?” ucap saeron penuh selidik

“tentu saja tidak, dan sehun menitipkan salam untukmu” goda baekhyun

“darimana oppa tau??” tanya saeron penasaran “ternyata kau sudah besar, tentu saja kai yang menceritakannya”

“dasar mulut ember, tidak bisa dipercaya” omel saeron

###

suzy dan jieun baru saja sampai diapartemennya karena mereka memang tinggal berdua semenjak kuliah “jieun’ah apa yang sedang kau lihat?”

“tidak ada, hanya update grup sekolah mengenai konfirmasi yang ikut diacara reuni” jawab jieun sambil tetap melihat website sekolahnya “dan kau benar – benar dalam masalah suzy’ah, karena baekhyun sudah dipastikan hadir, kau tidak bisa lari lagi dari jiyeon”

“jangan ingatkan aku lagi, kau membuatku membayangkan wajah baekhyun dengan kaca mata dan kawat giginya” suzy bergidik ngeri saat mengingat semua tentang baekhyun yang menurutnya sangat menyeramkan, walaupun tidak sepenuhnya, karena baekhyun tidak populer waktunya selalu dihabiskan diperpustakaan dan karena baekhyun memakai kawat gigi dan kaca mata saat itu sehingga semua anak – anak disekolahnya menganggapnya aneh

“heii jangan seperti itu, siapa tau dia sudah berubah dan kau yang malah berbalik mengejar – ngejarnya”

“ya kalau dia sudah menjadi setampan kim wobin” ucap suzy sambil berlalu pergi

“ingat ucapanm dan berdoa saja agar kau tidak memakan omonganmu sendiri setelah melihat perubahan baekhyun” ucap jieun sangat kecil saat melihat foto baekhyun di website pribadinya karena sangat penasaran saat melihat konfirmasi undangannya, dan sekarang jieun sedang asik membuka semua foto baekhyun yang ada disana sambil menatap takjub dengan perubahan baekhyun yang seingatnya dulu hanya namja kutu buku tidak populer dan jangan lupakan bagaimana dia menjadi bahan olok – olokan semua orang disekolah karena menyukai suzy “dia berubah sangat banyak, dewasa dan tampan tentu saja tanpa kaca mata dan kawat gigi” ucap jieun masih asik dengan ponselnya (Kalian bayangin aja gimana gantengnya baekhyun dijaman overdose dengan rambut hitam yang disisir rapi dan ngak lupa stelan jas yang ngepas dibadannya)

“Ya Lee Jieun, sampai kapan kau akan tetap melihat ponselmu eoh? bantu aku memasak” teriak suzy dari dapur

“Iya cerewet, tunggu sebentar aku perlu mengganti pakaianku dulu” sambung jieun dari ruang tamu

###

“aku senang oppa sudah kembali menetap diseoul” ucap saeron sambil membantu baekhyun merapikan apertemennya

“benarkah? Aku pikir kau tidak meerindukanku karena tidak pernah menelponku” goda baekhyun

“aku serius oppa,, aku tidak menghubungimu karena aku sangat sibuk dengan berbagai macam les dan tugas sekolah” kilah saeron

“Bukan karena kau sibuk berkencan dengan sehunkan?”

“Kau pasti terlalu banyak mendengar cerita omong kosong dari Kkamjong” ucap saeron berpura – pura kesal “oppa apa kau serius akan datang keacara reuni? Aku dengar dari suho oppa acaranya seminggu lagi”

“iya aku akan ikut, lagipula aku perlu bertemu mereka lagi setelah sekian lama” baekhyun sedikit melamum mengingat saat disekolahnya dulu

“tapi bagaimana kalau mereka menyakiti oppa lagi?” saeron menatap baekhyun khawatir

“tenang saja itu sudah tidak akan terjadi saeron’ah kita sudah sama – sama dewasa, lagi pula aku ingin bertemu lagi dengannya” ucap baekhyun sambil tersenyum simpul

Saeron terlihat berikir sejenak menganalisa ucapan baekhyun “mwo jangan bilang oppa masih ingin bertemu dengannya? Andwe… aku menentangnya setelah semua yang dia lakukan pada oppa?” saeron mulai mengomeli baekhyun

“Hei,, kenapa kau menjadi sangat cerewet eoh?” baekhyun mencubit pipi saeron gemas karena adiknya itu tumbuh menjadi yoja yang sangat cerewet “kau tenang saja aku hanya ingin bertemu saja, mungkin sekarang dia sudah menikah” tebak baekhyun “Yaa siapa yang tau” baekhyun mengangkat bahunya

###

Jieun, suzy dan hara sedang berjalan bersama tentu saja untuk mencari baju yang akan mereka pakai saat diacara reuni nanti,, jieun dan hara terlihat sangat bersemangat memilih baju yang pas untuk mereka tapi tidak dengan suzy yang menunjukkan ketik tertarikannya “suzy bukankah ini bagus?” Tanya hara bersemangat tetapi suzy hanya mengangguk malas “yaaa.. ada apa denganmu?” Tanya hara emosi karena ekspresi suzy yang sangat memancing emosi untuk dilihat saat seperti ini

“hei kau jangan menunjukkan wajah seperti itu saat nanti jiyeon datang atau dia akan semakin senang” ucap jieun menenagkan suzy

“lalu aku harus bagaimana saat seluruh hidupku kupertaruhkan sabtu besok eoh” balas suzy masih dengan sangat kesal

“jadi ini masih masalah taruhan konyol kalian itu?” Tanya hara dengan wajah heran “aku pikir karena sudah lama kalian sudah melupakannya” sambung hara

“kau pikir jiyeon akan bisa lupa? Kalau setiap tahun dia selalu mengingatkanku dengan taruhan itu, sekarang aku berada diujung tanduk” ucap suzy frustasi

“jangan seperti drama, kau hanya harus menciumnya saja bukan” ucap hara sambil mengibaskan tangannya “lagi pula pesta reuni kita itu pesta topeng, jadi kau tidak perlu melihat wajah baekhyun, kita masing – masing akan mengenakan name tag” ucap hara santai

“benarkah?? Siapa yang memberitaumu?” Tanya suzy penasaran

“aku termasuk panitia, asal kau masih ingat” ucap ara menambahkan “tapi kenapa di undangan tidak ada penjelasannya kalau pesta topeng?” Tanya jieun karena di undangannya tidak menjelaskan jenis pestanya

“itu karena kita awalnya harus menyembunyikan wajah kita terlebih dahulu sebelum membuka topeng dan memperlihatkan perubahan kita yang dulu masih anak remaja menjadi dewasa, jadi seluruh acaranya sudah kami atur dengan begitu detail, kalau kau memang kalah taruhan dari jiyeon, kau bisa melakukan hukumanmu saat kita masih memakai topeng, jadi kau bisa menganggap dia namja misterius” ucap hara panjang lebar

“sudahlah suzy, akan kupastikan kau tidak akan malu disana yang perlu kau lakukan hanya berdandan yang cantik seperti biasanya” ucap jieun

“sudah jangan kita bahas lagi jiyeon sudah datang” ucap hara sambil menunjuk dengan dagunya saat melihat jiyeon yang melambai pada mereka

“kalian sudah lama?? Maaf aku terlambat” ucap jiyeon lalu mengambil tempat duduk disamping hara “kalian sudah selesai berbelanja?” Tanya jiyeon saat melihat tas belajaan yang sangat banyak

“seperti yang kau lihat, kami sudah memasuki beberapa butik” jawab jieun

“suzy’ah sepertinya kau juga belanja banyak, kau sudah siap untuk mencium kutu buku kita besok?” goda jiyeon dengan senyum penuh kemenangan terukir jelas diwajahnya

“kau tenang saja, aku tidak akan lari” jawab suzy singkat

“kau akan datang bersama siapa? Tanya hara mengalihkan pembicaraan “tentu saja dengan minho bahkan kami sudah mencocokkan pakaian” cerita jiyeon dengan bangga karena diatara ketiga temannya sekarang hanya dirinyalah yang memiliki namjachinggu, membuat suzy semakin kesal terlebih itu membuatnya kalah saat ini, setidaknya saat dia memiliki pacar baru reuni dilaksanakan dia pasti dalam posisi yang menang sekarang bukan jiyeon

“bagaimana dengan pekerjaan kalian?” Tanya jieun mengalihkan semua topic dari pesta reuni

“baik, aku sangat menikmatinya walaupun sangat melelahkan” aku jiyeon jujur “owh ya bagaimana dengan direktur baru kalian apa sudah mulai masuk? Aku dengar dia masih muda dan seumuran dengan kita?” ucap hara yang membuat jieun dan suzy menjadi kaget karena mereka yang bekerja disana saja tidak tau kalau direktur mereka masih muda dan seumuran dengan mereka “siapa yang memberitaumu? Aku bahkan tidak tau calon direktur masih muda” aku suzy sekaligus penasaran

“jangan melihatku begitu, tentu saja aku tau dari kang jiyoung” ucap hara menjawab rasa penasaran jieun dan suzy, dan pembicaraan mereka berlanjut dengan membicarakan gossip teman – teman yang dekat dengan mereka

####

Hari sangat cepat berlalu setidaknya begitu menurut suzy saat tiba – tiba saja sudah hari sabtu dan tentu saja dia sangat ingat dengan pasti kalau sekarang adalah reuni yang paling tidak ingin dia hadiri “Hei ayolah kita harus kesalon suzy, jangan terus – terusan menggulung dirimu didalam selimut seperti itu” jieun menarik selimut suzy yang sedari tadi sangat enggan untuk beranjak pergi

“Jieun’ah bisakah aku tidak ikut pergi, kau bisa mengatakan pada jiyeon kalau aku sedang sakit atau dapat tugas keluar kota” bujuk suzy pada jieun

“Kau pikir aku bisa menyembunyikanmu pada jiyeon saat dia tau semua yang kau lakukan, dan yakinlah kalau kau tidak datang dia pasti akan datang kemari dan menarikmu pergi dengannya”

Ucapan jieun membuat suzy bangun dengan malas dan mengikutinya ke salon dengan berat hati

Sementara itu baekhyun masih sibuk bermain golf dengan suho setelah tadi pagi baekhyun dijemput paksa oleh suho,, “jadi kau sudah siap untuk hari senin?” suho bertanya sambil tetap focus pada bola golfnya

“Aku akan berusaha sebaik mungkin hyung karena aku pasti akan sangat banyak merepotkanmu” ucap baekhyun sambil meminum airnya karena matahari yang semakin meninggi

“Aku dengan dari saeron hari ini kau akan pergi keacara reuni sekolahmu,, apa mereka akan mengenalimu dengan penampilanmu yang sekarang? Bisa – bisa kau dituduh oprasi plastic” suho memberikan giliran pada baekhyun untuk memukul bola

“entahlah hyung, terserah mereka, aku hanya melepas kawat gigi dan kaca mataku dan kau tau sendiri aku tidak pernah melakukan operasi, dan aku memakai kaca mata dan kawat gigi untuk tiga tahunku selama di SHS karena kecelakaan” aku baekhyun mengingat masa paling kritis dalam hidupnya saat mengalami kecelakaan saat di JHS, yang membuatnya mengalami gangguan pengelihatan karena benturan keras dikepalanya yang membuat baekhyun koma selama satu bulan lamanya dan dokter mengharuskannya memakai kawat gigi untuk merapikan letak gigi dan letak rahangnya,,

“sudahlah baekie kau jangan mengingatnya lagi, itu sudah sangat lama” ucap suho menenangkan

“lalu jam berapa kau akan pergi? Ingin aku temani?” tawar suho yang membuat baekhyun langsung mengeleng “terimakasih hyung tapi aku rasa tidak perlu karena jongdae dan chanyaeol akan ada disana”

__

(In suzy side)

Aku masih sibuk dengan perlengkapan untuk berangkat ke acara reuni setelah dari salon, sepertinya hanya aku yang kurang antsias walaupun aku sudah dipaksa berdandan dengan maksimal oleh jieun, aku merasa hanya merasa bersyukur karena kriss tidak ikut karena dia sekarang menetap dicina, dan terus terang aku belum siap bertemu dengan teman – temanku yang rata – rata sudah kembali dari luar negeri setelah menyelesaikan pendidikan mereka dan aku mendengar banyak dari mereka yang menjadi sangat sukses, sedangkan aku hanya seorang karyawan

“Hei jangan melamun terus, kita harus cepat pergi taksi kita sudah menunggu dibawah” jieun menegurku dan membuatku kembali tersadar kalau sadah sangat banyak waktu yang kuhabiskan untuk memikirkan hal tidak penting

“Mian, ayo kita pergi”

__

Begitu sampai, sekolah sudah sangat terlihat berbeda terlebih dengan redcarpet yang sudah terpasang begitu memasuki gerbang dan sudah begitu banyak yang datang dan masing – masing sudah diberikan topeng begitu datang dan mengisi absensi

“cepat isi dan pakai topeng beserta namtag kalian” perintah salah seorang panitia yang aku sangat aku kenal

“apakah jiyeon sudah datang?” aku bertanya pada hara sambil memakai namtagku di gaunku

“tentu saja, dia sudah menunggu kalian didalam” kata hara sambil tersenyum yang membuatku langsung menarik ieun untuk masuk “suzy’ah dia belum datang, mungkin kau bisa lebih rileks” teriak hara padaku

Begitu aku masuk, aku dan jieun benar – benar terkejut karena pesta reuni ini lebih terlihat seperti pesta prom,, “suzy” aku bisa melihat jiyeon yang sedang melambaikan tangan saat aku dan jieun baru saja masuk

“darimana dia tau kalau kita yang datang padahal kita sudah memakai topeng seperti ini” ucap jieun yang takjub dengan kemampuan jiyeon mengenali orang

“aku juga tidak mengerti mungkin kita sudah ditandai olehnya” bisikku pada jieun sambil berjalan kearah jiyeon dan minho

“kalian berdua sangat cantik hari ini” sapa minho saat aku dan jieun berada didepannya

“kenapa kalian lama sekali, kau tidak berniat kaburkan suzy?” selidik jiyeon padaku dan tentu saja aku tidak membalasnya

“Kau yang datang terlalu cepat jiyeonah” sanggah jieun

“Sudahlah tdak penting” kilah jiyeon sambil mengibaskan tangan “kau tau baekhyun sudah datang dan dia disana bersama dengan jongdae dan chanyeol” ucap jiyeon yang menunjuk kearah tiga orang namja yang sedang duduk bersama, aku sangat tau namja tinggi yang bersama mereka adalah chanyeol tapi aku tidak yakin baekhyun yang mana,,

Kalau dipikirkan aku tidak terlalu kaget kalau chanyeol dan jongdae bersama sekarang karena mereka berteman dan cukup akrab yang aku heran adalah kenapa chanyeol dan jongdae yang cukup populer dulu bisa sangat dekat dengan baekhyun sama sekali tidak masuk dalam kategori populer aku sampai ingat saat pertama kali baekhyun mengenalkan diri didepan kelas

Flasback on

“Anyeonghaseyo byun baekhyun imida, aku harap kita bisa berteman” ucap baekhyun sambil tersenyum dan memperbaiki kaca matanya

“baekhyun, kau bisa duduk di bangku kosong disebelah suzy” ucap han saem membuat baekhyun berjalan kearah yang ditunjukkan han saem tadi tapi baru baekhyun berjalan setengah sudah ada yang dengan sengaja mencekal jalannya dan hampir membuatnya terjatuh tentu saja membuat semua orang dikelas menahan tawa

_

“Anyeong apa aku boleh tau namamu?” Tanya baekhyun saat jam istirahat padaku “apakah bisa kita berteman?” sambung baekhyun lagi

“kenapa kau ingin berteman denganku? Kau menyukaiku?” langsung saja bertanya to the pont padanya, dia mengangguk mengiyakan ucapanku

“Hei apa kalian dengar dia ingin menjadi temanku” teriakku pada semua orang dikantin dan membuat semua orang menertawakannya,

“baekhyun’ah sebaiknya kau cari orang lain saja untuk berteman denganmu, karena aku sama sekali tdak tertarik”ucapku padanya “dan kau lihat namja keren yang ada dilapangan basket itu?” aku menunjuk namja tinggi dengan rambut blondy yang sedang bermain basket “dia namjachingguku, sangat jauh berbeda denganmukan”

Ucapanku membuat baekhyun menunduk dan berbalk pergi

“Hei bukankah kau sangat keterlaluan padanya? Dia baru sehari disini” ucap hara prihatin

“iya, suzy’ah kau membuatnya akan sulit memiliki teman” tambah jieun

“sudahlah aku tidak perduli, bukan urusanku” jawabku lalu pergi meninggalkan mereka dan berjalan kearah kriss

Flasback off

Begitulah awal pertama pertemuanku dengan baekhyun dan aku langsung saja membencinya saat itu juga padahal dia tidak salah sama sekali

“hei suzy, kenapa kau melamun eoh?” ucapan jiyeon menyadarkanku “aniya” jawabku padanya

“Kau sudah siap?” Tanya jiyeon menaikkan satu alisnya sambil melihatku “karena kau harus melakukannya sekarang” ucap jiyeon

Aku melihat semua orang sedang asik bertukar cerita dan menikmati makanannya “tunggu kau harus membuka topengmu” ucap jiyeon menarikku kembali dan membuka topengku “yeorobuunnn~ sepertinya suzy ingin melakukan sesuatu” teriak jiyeon sehingga beberapa orang yang berada didekat kami menjadi tertarik

“sudahlah ayo mulai dia ada disana” aku merasa seolah kakiku sangat berat untuk melangkah badanku kaku seperti robot, sumpah demi apapun sekarang aku ingin berlari dan bersembunyi,,

Aku semakin mendekat pada tiga orang yang masih berbicara dengan santai “Cho,,chogio” ucapku membuat ketiganya terhenti “Suzy,, bukankah itu kau?” sapa nama jangkung chanyeol “kenapa kau tidak memakai topeng?” tanya chanyeol lagi

“aku melepaskannya karena harus melakukan sesuatu” jawabku sambil memperhatikan name tag namja yang duduk berhadapan dengan chanyeol yang ternyata adalah jongdae, dan aku sangat yakin kalau namja yang membelakangiku saat ini adalah baekhyun

“Chogio baekhyun’ssi, bisakah kau memberikan 5 menit waktumu untukku?”

Dia kemudian berbalik, “kau ingin bicara denganku?” ucapnya dengan suara yang lembut,, ya itu memang suaranya, suara khas baekhyun saat akan bicara padaku

“Ada apa suzy? Lama tidak bertemu dan kau semakin cantik” ucapnya dengan senyum manis dibibirnya

“baiklah baekhyun, aku beritaukan padamu masalahku dan kenapa aku sampai bisa berdiri disini” aku merasa harus menjelaskan situasinya agar dia tidak salah faham saat aku tiba – tiba menciumnya “pertama aku minta maaf padamu atas semua ucapanku dan perlakuan kasarku padamu, dan sekarang aku kalah bertaruh dengan jiyeon, dan sekarang aku harus melakukan hukumanku, kuharap kau tidak marah dengan apa yang kulakukan” aku segera menarik nafas dalam saat semua yang kurasa perlu sudah ku ungkapkan

“Maksudmu?” baekhyun bertanya karena tidak mengerti

“Kau hanya perlu diam saja” ucapku dan menangkup wajahnya dengan kedua tanganku, sangat jelas aku rasakan jantungku berdetak kencang saking gugupnya, benar yang dkatakan hara, melakukan hukumanku saat semuanya masih memakai topeng sangat membantu “kau bisa marah padaku nanti”

Chu~ aku mencium bibir baekhyun sempat kurasakan kalau dia sangat kaget dengan yang kulakukan, aku buru – buru menarik wajahku dan berencana akan lansung pergi

Sebelu tangan baekhyun menarik tanganku lagi yang membuat wajah kami berjarak sangat dekat “aku tidak mengerti dengan taruhan yang kau lakukan” ucap baekhyun sambil membuka topengnya membuatku langsung memejamkan mata, karena aku bersumpah demi apapun aku tidak ingin melihat wajah kutu bukunya saat ini “tapi aku tidak suka ciuman sepihak” ucapnya yang membuat mataku membuka lagi setelah mendengar ucapannya,,

Chu~

dia menciumku,, Apa ini, siapa yang ada didepanku, kenapa baekhyun terlihat sangat berbeda sekarang,, sungguh aku sangat terkejut dengan semuanya belum karena terkejutanku tadi membuat bibirku menjadi sedikit terbuka sehingga bisa kurasakan baekhyun melumat kecil bibir bawahku

“bukankah itu lebih baik?” ucap baekhyun sedikit tersenyum dan memiringkan kepalanya, sungguh aku tidak bisa mendiskripkan bagaimana penampilannya sekarang, hanya satu hal yang pasti ada letupan aneh didadaku saat tadi dia menciumku

“Aku harus pergi” ucapku menarik tanganku dan segera berbalik pergi, saat in bisa kurasakan otakku seperti berhenti bekerja

“apakah itu baekhyun? Kenapa sangat berbeda?” aku bisa mendengar pertanyaan jiyeon yang sekarang seperti sangat banyak ingin tau tapi aku hanya diam tidak mennghiraukannya

“minumlah dulu” jieun memberikanku segelas jus

Aku tidak terlalu memperhatikan semua acara yang, aku hanya duduk dan focus pada pikiranku sendiri, sampai ucapan jieun yang panjang lebar menceritakan semua yang terjadi di pesta tidak aku perhatikan, karena begitu acara reuni selesai aku langsung mengurung diri dikamar

###

“kau baik – baik saja eoh? kau sakit?” jieun bertanya khawtir padaku

“jieun’ah kenapa aku masih saja memikirkan ciumanku dengan baekhyun semalam? Apakah ini efek karena aku sudah sangat lama tidak berciuman?”

“jadi kau seperti ini dari semalam karena ciuman bersama baekhyun??” pekik jieun tidak percaya

“apa kau lihat? Kenapa dia berubah sangat banyak dalam 5 tahun?” ucapku masih tidak percaya

“asal kau tau 5 tahun itu bukan waktu yang sebentar suzy, dan kudengar selama itu pula baekhyun tinggal diluar negeri dan kita sudah sangat lama tidak melihatnya” penjelasan jieun terdengar sangat masuk akal ditelingaku “sekarang berhenti menyiksa dirimu sendiri dan makan”

(in other side)

Baekhyun masih sibuk berolah raga pagi di apartemennya sambil berlari – lari kecil diatas treetmeil, tentu hari ini baekhyun harus terlihat segar untuk hari pertamanya bekerja, terima kasih pada suho yang sudah menjelaskan tentang keadaan perusahaan padanya,

“oppa kau didalam” panggil seseorang yang suaranya sudah sangat baekhyun kenal

“oppa disini saeron’ah” teriak baekhyun dari ruang tengah “ada apa datang pagi sekali?” baekhyun bertanya saat saeron muncul dibalik pintu

“tentu saja melihat keadaanmu oppa, aku tidak lupa hari ini adalah hari pertamu bekerja jadi aku mengantarkanmu sarapan yang bergizi untukmu” ucap saeron sambil mmenunjukkan bawaannya

“benarkan kau baik sekali, kalau begitu oppa mandi dulu kita sarapan bersama”

__

Suzy dan jieun baru saja sampai dikantor, setelah setelah menghabiskan waktu yang berat dijalan karena harus berdesakan dengan banyak orang di bus

“perhatikan semuanya, Rapikan diri kalian untuk menyambut direktur baru kita, aku ingin kita memberikan kesan yang baik pada direktur baru kita” pengumuman yang diberikan oleh menejer choi membuat semuanya tidak terkecuali suzy semakin gugup

“dan suzy jangan membuat masalah” manajer choi mengingatkan suzy

“ne, aku mengerti” jawab suzy

“menejer sepertinya kita harus segera bersiap siap, rombongan presedir sedang berjalan kemari” ucap kwangsik sambil setengah berlari

“Selamat pagi semuanya”sapa presedir kim begitu memasuki divisi pemasaran dan membuat semua karyawan menunduk memberikan salam

“aku tidak akan terlalu banyak bicara, mungkin untuk semua manajer semua manejer, sudah berkenalan terlebih dahulu kemarin saat saat rapat akhir bulanan iyakan menejer Choi” ucap direktur kim yang membuat menejer choi mengangguk

“Kalau begitu ayo perkenalkan diri pada timmu” presedir kim mempersilahkan direktur baru memperkenalkan diri sedangkan suzy masih saja menunduk dan belum sadar siapa yang ada disana

“Selamat pagi semuanya, maaf karena sudah menganggu waktu kerja kalian, perkenalkan aku Byun Bekhyun, dan mohon bantuannya” ucap baekhyun ramah yang sontak membuat suzy mendongak

“Baekhyun?” ucap suzy tanpa sadar tapi masih dengan volume kecil yang hanya didengar oleh jieun

“Byun Baekhyun” Tatapan mereka bertemu

TBC

Maaf kalau ceritanya kurang asik, aku udah berusaha dengan sebaik – baiknya untuk nyelesain satu chapter,, so berikan aku saran agar aku bisa lebih baik lagi Chinggu,,

Love U aLL

33 responses to “[Freelance] Before We Meet Again Chapter 1

  1. Omo..omoo..suzy kena karma..takdir akhirnya mempertemukan mereka kembali..dan kayanyan baekhyun masih punya rasa sama suzy..buktinya dia malah cium suzy balik..😊☺😄

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s