[SEQUEL PLAYERS] ZYBO MYUNGBO: KEY

zybo-myungbo-request

Tittle: ZyBo & MyungBo [ SEQUEL PLAYERS ]

Author: SueSoo

Cast: Bae Suzy dan Kim Myungsoo

Genre: Comedy

Rating: 15+

Credit poster: @LittleCookie

Ada yang masih inget sama FF PLAYERS? kalau ada yang masih inget syukur kalau lupa baca lagi aja😀 kalau yang belum baca juga baca aja biar nyambung ceritanya. Rencananya FF ini dipublish tahun 2015 kemarin tapi mau gimana lagi? author sibuk ngetik sama belajar so Happy Reading!

Suzy berkali-kali menarik tangan kanannya membuat pergelangan tangannya memerah akibatan gesekan anatara kulitnya juga dengan borgol yang mengunci tangannya. Myungsoo menghelan nafasnya merasakan tangan kirinya tertarik.

“Berhentilah melakukan itu ZyBo! itu tak akan berhasil melepaskan borgolnya”ucap Myungsoo menatap malas Suzy.

“YAKKK YAKKKKK KIM SAEM SIALAN!”Pekik Suzy merasakan usahanya sia-sia yang membuat pergelangannya lecet.

“lebih baik kau diam dan berhenti menyakiti dirimu”ucap Myungsoo melirik pergelangan Suzy yang berdarah.

“KENAPA DIA MENGHILANGKAN KUNCINYA! KENAPA IA HARUS PINGSAN HUHH? AKU BELUM PUAS MEMUKULNYA”teriak Suzy berapi-api mengeluarkan rasa kesalnya kepada guru killer-nya itu.

Suzy menatap heran Myungsoo yang sedang memegang tangan kanannya.

“Wae?”tanya Suzy

“Kita harus mengobati ini”jawab Myungsoo lalu menarik Suzy menuju UKS.

Gadis itu hanya bisa pasrah ketika Myungsoo mengobati tangannya. sesekali Suzy meringis pelan ketika alkohol itu mengenai tangannya yang beradarah. ia memperhatikan wajah serius Myungsoo yang sangat berhati-hati mengobati tangannya.

“Apa kau selalu melakukan ini kepada setiap yeoja?”pertanyaan itu terucap begitu saja dari mulut Suzy.

“Kenapa kalau iya? apa jangan-jangan kau menyukaiku?”tanya balik Myungsoo membuat Suzy memutar bola matanya kesal.

“lebih baik kau tak mencintaiku okey?! karena kau bukan tipeku”ucap Myungsoo

TAKK

Tangan kiri Suzy berhasil mengenai kepala Myungsoo membuat namja itu terkekeh pelan.

“kau pikir kau tipeku? you! not my style”ucap Suzy

“ya ya ya terserah dirimu”

“Eoh, bagaimana dengan borgol ini? aku ingin mandi!”rengek Suzy

“Mandi? hmmm bagaimana kalau kita mandi bersama?”goda Myungsoo

“YAKKK BYUNTAE!!”pekik Suzy membuat Myungsoo tertawa lepas.

Mata Suzy mengerjap-ngerjap melihat Myungsoo yang kini tengah tertawa lepas, tampan. itulah yang ada dipikirannya dengan lesung pipi milik Myungsoo membuat ia semakin mempesona. Suzy menggelengkan kepalanya. Ia harus ingat seberapa menyebalkan seorang Kim Myungsoo!

“Bagaimana kita potong saja dengan kampak?”usul Myungsoo menghentikan tawanya

“Mwo? bagaimana kalau salah memotong? nanti bagaimana kalau tanganku yang terpotong hahh? shirreo! shirreo! lebih baik tak usah dilepaskan”ucap Suzy histeris membayangkan resiko kegagalan memotong borgol yang melilit tangannya dengan kampak.

“Aku mengerti sekarang! kau tak ingin terlepas darikukan? yeahh harus aku akui pesonaku memang tak akan ada yang menolak”ucap Myungsoo mengedipkan matanya membuat Suzy mendesis pelan melihat tingkah laku Myungsoo yang percaya diri luar biasa.

“Aku ingin pipis”ucap Myungsoo tiba-tiba membuat Suzy membulatkan matanya. apa yang Myungsoo katakan? ingin pipis? Oh tidak!

“Jangan! tahan saja!”perintah Suzy membuat Myungsoo menatapnya heran. Sungguh ia benar-benar ingin pipis sekarang juga!

“Wae? kemarin saja aku tak melarangmu untuk pipis ZyBo!”ucap Myungsoo mengigit bibir bawahnya.

“It… itu kasusnya berbeda!”sahut Suzy dengan pipi yang memerahnya itu, ia tak sanggup ada yang akan ia lakukan nanti.

“Aku tidak peduli! Kajja!”Myungsoo menarik pergelangan Suzy membuat yeoja itu bangun dari duduknya.

Terlihat jelas wajah cemas yang terpancar dari wajah Suzy ketika melihat tanda toilet pria dihadapannya. Ia ingin kabur dari sana! sungguh ia malu sekarang tapi itu tak akan terjadi karena borgol sialan yang membuatnya tak bisa terpisah dari Myungsoo.

Myungsoo membuka pintu toilet itu, ia menghelan nafas lega ketika melihat kondisi toilet yang kosong. Myungsoo berjalan menuju urinoir yang berada diujung.

Suzy membalikkan badannya, matanya mencari sesuatu yang bisa mengalihkan perhatiannya, namun nihil ia sama sekali tak bisa menghilangkan rasa cemasnya.

Myungsoo menurunkan resleting celananya.

Suzy menggigit bibir bawahnya, kenapa semuanya bisa terdengar sangat jelas? ia mengutuk Kim saem yang telah membuatnya seperti ini! rasanya ia tak bisa menggerakkan seluruh badannya mendengar Myungsoo yang mendesah lega. Apa ini yang dirasakan Myungsoo ketika kemarin ia sedang pipis? Uhh itu tidak penting sekarang! ‘kenapa begitu lama?’ batin Suzy

“Ahhhh”desah Myungsoo

***

Gadis itu menggelengkan kepalanya berkali-kali menghilangkan pikiran kotornya setelah keluar dari toilet. sesekali ia melirik Myungsoo yang sibuk dengan ponselnya. Suzy duduk dengan gelisah disamping Myungsoo membuat namja itu mengalihkan perhatiannya dari ponselnya.

“Kau kenapa? apa kau mengingat tentang kejadian ditoilet tadi? lebih baik kau melupakannya! dasar gadis mesum”ucap Myungsoo menggelengkan kepalanya.

“YAKKK AKU TIDAK MEMIKIRKANNYA!”pekik Suzy

“Hey hey hey tenanglah ZyBo! kenapa reaksimu berlebihan sekali?”

“Ehh? eungg itu itu tentu saja hal yang kurang ajar”jawab Suzy gugup

“lihat..”

“Kajja kita pergi”ucap Suzy memotong ucapan Myungsoo.

Suzy menarik tangan kanannya membuat Myungsoo ikut berdiri. Myungsoo menatap Suzy bingung. ‘apa yang terjadi dengannya huh?’ pikir Myungsoo yang melihat wajah Suzy memerah.

Suzy berjalan lebih cepat membuat Myungsoo juga menambah kecepatan berjalannya. Langkah Suzy terhenti ketika melihat pintu bertuliskan ‘UKS’. gadis itu membuka pintu membuat seorang namja paruh baya yang sedang terbaring itu terlihat.

“YAKK KIM SAEM! KENAPA KAU MALAH ENAK-ENAKKAN TIDUR HAHH! KAU HARUSNYA MERASAKAN APA YANG AKU RASAKAN! AKU TAK BISA MANDI! AKU TAK BISA PIPIS DENGAN BEBAS! AKU TAK BISA BERKENCAN DENGAN PACAR-PACAR! AKU TAK BISA AKU TAK BISA AKU TAK BISA! AKU HARUS BERTANGGUNG JAWAB”teriak Suzy sebal melihat seseorang yang membuatnya bisa terborgol hanya menutup matanya damai.

Kim saem dan Myungsoo menatap kearah Suzy yang tengah mengatur nafasnya.

“Mianhae”sesal Kim saem yang melihat keadaan muridnya yang disebabkan oleh dirinya sendiri.

“gadis ini”desis Myungsoo

“Tenanglah, kita akan memikirkan jalan keluarnya bersama-sama okey”ucap Myungsoo mengeluarkan pendapatnya.

“Mwo? memang apa yang bisa kau lakuakan dasar MyungBo! kau itu babo!”ucap Suzy kesal.

“Jaga ucapanmu ZyBo! kau itu kenapa hahh?! kenapa marah-marah tiba-tiba? apa kau sedang PMS?”tanya Myungsoo sebal dengan sikap Suzy yang berubah tiba-tiba.

TES

Mata Suzy membulat ketika merasakan sesuatu di selangkangnya. ia menatap Myungsoo gelisah. melihat Suzy yang menatapnya, Myungsoo mengangkat satu hasilnya.

“MyungBo”panggil Suzy

“Hmmm”

“Sepertinya aku menstruasi”ucap Suzy pelan diakhir kalimatnya namun bisa terdengar dengan jelas oleh telinga Myungsoo.

“MWO?! KENAPA HARUS DISAAT SEKARANG?”pekik Myungsoo tak percaya. Suzy menggelangkan kepalanya tak tahu karena siklus datang bulannya seharusnya terjadi minggu depan.

Kim Saem menatap kedua muridnya yang saling bertatapan itu bingung.

“Kim saem kami pamit dahulu”ucap Myungsoo menarik tangan Suzy untuk keluar.

“BILA AKU TAK SALAH, AKU KEHILANGAN KUNCI BORGOL ITU DI STASIUN KERETA”teriak Kim saem sebelum Myungsoo menutup pintu UKS. Myungsoo menganggukan kepalanya mengerti.

Suzy menundukan kepalanya tak berani menatap Myungsoo yang memegang pergelangan tangannya dengan erat.

“Dimana kau bisa membeli pembalut?”tanya Myungsoo membuat Suzy mendongkakkan kepalanya tak percaya dengan pertanyaan Myungsoo. apakah ia akan membelikannya untuknya? apa dia tak punya urat malu? ataukah ia sudah gila?. ‘Jangan pikirkan itu Zy atau kau dalam bahaya’ pikir Suzy

“Supermarket”timpal Suzy

“Kajja, kita akan membeli ‘benda itu'”ucap Myungsoo membuat Suzy tercengang ‘Omo! dia serius’ batin Suzy ketika Myungsoo berjalan menuju Supermarket yang berada tak jauh dari sekolah mereka.

Myungsoo menundukkan kepalanya ketika banyak orang yang melihat kearahnya terang-terangan menahan tawa mereka. ia menggerutu kecil ketika ia melihat kearah Suzy yang sedang memilih pembalut.

“Apa yang kau lakukan kenapa lama sekali memilih ?”tanya Myungsoo yang tak tahan lagi menjadi pusat perhatian.

“MyungBo! tak ada pembalut yang biasa aku gunakan”rengek Suzy

“Gunakan yang lain saja okey!”

“Baiklah”

“MyungBo!”ucap Suzy

“apa lagi?”

“Yang ini atau yang itu?”tanya Suzy menunjukkan sebuh pembalut dengan bungkus pink dan biru.

Mendengar pertanyaan itu membuat pipi Myungsoo merona. Demi tuhan! gadis dihadapannya ini benar-benar! dari semua gadis yang ia kencani ia belum pernah menemukan gadis seperti Suzy yang menanyakan sesuatu yang begitu privasi. Apa ia tak sadar bahwa dirinya ini seorang namja?.

“Yang itu”tunjuk Myungsoo kearah pembalut berbungkus biru.

“Oh, baiklah aku ambil yang warna pink saja”ucap Suzy membuat Myungsoo tercengang. Lalu buat apa ia menyuruh dirinya memilih warna pink dan biru kalau pada akhirnya ia memilih warna pink?

Myungsoo membawa benda kramat itu dengan wajah malunya kearah kasir. seorang kasir yeoja itu tersenyum kecil melihat seorang namja yang membelikan pambalut untuk yeojachingunya.

“kamsahamnida, datanglah lain waktu”ucap kasir itu memberikan kantong plastik kepada Myungsoo. Suzy membalas membungkukkan badannya.

“Aigoo beruntung sekali yeoja itu”

“pasangan yang serasi” ucap para kasir yang melihat Myungsoo memasukkan tangan Suzy kesaku celananya.

Myungsoo segera menarik tangan Suzy menuju toilet terdekat. matanya melirik kesegala arah memastikan tak akan ada yang masuk kecuali dirinya dan Suzy

“Aman”ucap Myungsoo

“Cepatlah kau masuk”suruh Myungsoo memberikan kantong plastik itu kerah Suzy. Suzy menatap Myungsoo bingung. Apa namja itu lupa bahwa mereka terborgol dan tak bisa pergi kedua arah yang berbeda?

“ralat! Kita masuk”ucap Suzy mengangkat tangan kanannya

“Ahhh aku lupa”ucap Myungsoo menepuk keningnya

“Kajja”

Berkali-kali Myungsoo mengetukkan ujung sepatunya kelantai. berkali-kali juga Suzy menggerutu kesal karena kesusahan memasang pembalutnya.

“apakah Sudah?”tanya Myungsoo

“Diamlah MyungBo! kau terus bertanya seperti itu!”sahut Suzy sebal dengan Myungsoo yang terus bertanya. apa ia tak tau memakai pembalut dengan satu tangan? ia sedang kesulitan!

Myungsoo mengipasi wajahnya dengan tangan kanannya, entah kenapa ia merasakan udara disekitarnya memanas.

“Selesai”ucap Suzy membuat Myungsoo bernafas lega

***

Suzy mengedarkan pandangannya, ia dapat melihat banyak orang di Stasiun kereta di siang hari ini. sedangkan Myungsoo sibuk mematikan ponselnya yang berbunyi terus.

“Apa kau yakin MyungBo?”tanya Suzy

“Kata Kim saem ia kehilangan kuncinya disini”timpal Myungsoo

“Yang benar saja! ditempat seluas dan banyak orang ini kita akan mencari sebuah kunci yang kecilnya segini”ucap Suzy menunjukkan tangannya mengumpamakan sebuah kunci yang kecil.

“Jangan banyak protes! ini akan menjadi pekerjaan besar kita”ucap Myungsoo, Suzy memanyunkan bibirnya. itu berarti ia harus rela menghabiskan waktunya untuk sebuah kunci sialan!

Myungsoo dan Suzy mulai mencari kunci borgol yang dikatakan Kim saem. mulai dari tong sampah, tempat duduk, gerbong kereta, tempat kasir, dan kolong-kolong yang bisa jadi menjadi tempat bersembunyinya si kunci.

Suzy menghentakkan kakinya kesal setelah 2 jam ia mencari kunci dan Myungsoo terus saja membujuknya agar tak menyerah begitu saja.

“Yakk MyungBo! ini percuma saja! kita tak akan menemukannya”ucap Suzy

“Berarti kita harus lebih keras lagi! cepat kita harus mencari lagi”sahut Myungsoo

“aishhhhh jinjja!”

Keringat bercucuran di wajah Suzy maupun Myungsoo. nafas mereka terengah-engah. Myungsoo meminum minumannya begitu pula dengan Suzy.

“Bukankah aku sudah bilang ini sia-sia!”ucap Suzy kesal

“Apa salahnya mencoba?”

“ya ya ya terserah denganmu”

Keduanya terdiam memikirkan apa yang bisa membuat borgol yang mengikat tangan mereka terlepas tanpa menyakiti diri mereka.

‘Benda apa yang bisa melepaskan borgol tanpa kunci?’pikir Myungsoo

‘Kunci’batin Suzy

“Kau mengetahui toko duplikat kunci yang baru buka di depan stasiun itu?”

“tentu saja! itu sangat mengagumkan! aku pernah kesana dan ia membuat kunci yang sama persis seperti aslinya”

Mata Suzy dan Myungsoo berbinar mendengar percakapan orang yang baru lewat didepan mereka. mata mereka saling bertatapan.

“Apa kau memikirkan hal yang sama ZyBo?”tanya Myungsoo

“Tentu saja MyungBo!”

***

Mata Suzy tak terlepas dari pria paruh baya yang berada didepannya dengan kumis dan rambut yang mulai memutih itu. Namun sepertinya pria baruh baya itu tampak acuh dengan kehadiran Suzy dan Myungsoo.

“Tolonglah kami”mohon Myungsoo

“bukankah aku sudah bilang! aku tak akan membantu anak-anak seperti kalian ini”ucap tukang duplikat itu.

“Tolonglah kami, aku tak bisa seperti ini terus”ucap Myungsoo putus asa namun itu semua tak menggoyahkan ucapannya.

“Aku akan bayar 5 kali lipat”ucap Myungsoo mendapat gelengan dari pria paruh baya itu.

“Sepuluh kali lipat!”

“20 kali lipat!”

“50 kali lipat!”

“Dengar anak muda aku tak membutuhkan uangmu”ucap pria paruh baya itu lalu berbalik meninggalkan Myungsoo dan Suzy. Suzy menarik lengan pria baruh baya itu membuat langkahnya terhenti.

“Harabhoji! tolong aku eoh! kau tau? pria yang diborgol bersamaku ini seorang namja yang cabul! huaaaaa dia bahkan pernah memegang payudaraku tanpa canggung sedikit pun! kau tau harabhoji itu benar-benar menjatuhkan harga diriku! lalu bagaimana jika ia mencoba merampas kehormatanku hiks hiks”ucap Suzy dengan bergelinangan air mata.

Mendengarkan penuturan yeoja yang berada dihadapannya membuat tn.Han menatap tak percaya namja yang berada dihadapannya itu.

“Dasar anak nakal!”ucap tn.Han memukul bokong Myungsoo menggunakan tongkat yang ia gunakan untuk berjalan. Myungsoo menggelengkan kepalanya.

“Baiklah gadis manis, aku akan menolongmu dari pria mesum ini”ucap tn.Han tersenyum manis kearah Suzy.

“Mari kita lihat apa yang bisa aku lakukan”tn.Han melihat lubang kunci yang berada di borgol itu.

Myungsoo menatap horror Suzy yang tengah tertawa renyah setelah kepergian tn.Han yang menuju ruangan pribadinya.

“Apa yang kau katakan huhhh! itu mencemari nama baikku!”protes Myungsoo

“tak apa! yang terpenting bisa menyelamatkan kita”ucap Suzy santai

“apa kau ingin tau rasanya ketika namja yang kau sebut cabul ini meremas dadamu huhh?”ucap Myungsoo dengan seringaian jahilnya membuat Suzy segera menutup kedua dadanya dengan tangan kirinya.

“Hahahahaha lihatlah ekspresimu itu ZyBo”tawa Myungsoo pecah membuat Suzy memalingkan wajahnya kesal.

“Baiklah kita lihat apa kunci yang aku buat ini cocok”ucap tn.Han yang berjalan menuju Suzy dan Myungsoo.

Baik Suzy maupun Myungsoo menatap gelisah kunci yang dimasukkan kepada lubang borgol oleh tn.Han. bisakah kunci itu menyelamatkan mereka? dengan perlahan tn.Han memutar kunci itu.

KLEK

Mata Suzy membulat lalu menatap Myungsoo yang juga menatapnya.

“Huaaaaaaa kita berhasil!”teriak Suzy dan Myungsoo tanpa sadar tangan mereka memeluk satu sama lain. lalu beloncat-loncat kecil membuat tn.Han yang melihatnya tersenyum melihat kegembiraan yang terpancang dari sepasang manusia yang didepannya itu.

“Gomawo harabhoji!”ucap Suzy lalu memeluk tn.Han

“Cheomma”sahut tn.Han tersenyum tulus.

***

Myungsoo menatap awan yang menyerupai pesawat dimatanya itu. Sedangkan Suzy tengah mengusap pergelangan tangannya yang sakit akibat borgol yang terpasang. Suzy melirik Myungsoo yang berbaring dirumput .

“ZyBo apa kau pernah jatuh cinta?”tanya Myungsoo tanpa mengalihkan pandangannya.

“Kau sendiri?”tanya Suzy balik

“Tck kenapa kau malah membalikkan pertanyaan”desis Myungsoo lalu duduk menghadap Suzy.

“Kenapa kau marah?!”ucap Suzy tak suka

“Aku tidak marah!”timpal Myungsoo

“Tentu saja aku pernah jatuh cinta itu waktu aku berumur 12 tahun, dia namja pertama yang aku sukai! dia sangat manis dengan kacamatanya ditambah ia sangat pemalu membuatku ingin mencubit kedua pipinya!”ucap Suzy semangat mengingat first love-nya

“Omo?! Jinjja? seorang Bae Suzy si Players mengencani seorang namja culun!”ucap Myungsoo dengan nada mengejeknya.

“YAKKKK JANGAN MEMANGGILNYA NAMJA CULUN ARRA! DIA LEBIH BAIK DARIMU!”pekik Suzy memukul Myungsoo brutal.

“Yakk Yakkk berhenti ini sakit bodoh!”ucap Myungsoo menahan tangan Suzy yang berniat memukulnya kembali.

“Jangan sekali-kali kau berbicara begitu tentangnya arra! itu akan membuat L tak tenang disana”ucap Suzy lirih menatap langit yang mulai berwarna kuning.

DEGG

Myungsoo membeku mendengar penuturan dari mulut Suzy, ia baru pertama kali melihat ekspresi sedih dan kehilangan dari sosok Bae Suzy dan yang membuatnya terkejut adakah orang yang berhasil membuat yeoja seangkuh Suzy adalah L.

“Lalu bagaimana denganmu?”tanya Suzy menatap Myungsoo

“Eh? aku tak pernah jatuh cinta dan aku tak mau merasakannya”jawab Myungsoo acuh.

“Aku doakan kau semoga cepat merasakannya”ucap Suzy tertawa pelan

“Aku mulai lapar bagaimana jika kita makan bersama”ajak Myungsoo mengulurkan tangannya kearah Suzy.

“Dengan senang hati”Suzy menerima uluran tangan Myungsoo

“Kau ingin makan apa?”tanya Myungsoo

“Bagimana dengan Ramyeon? atau Sannakji, Gogigui, Bibimbap, tteokbokki, kue beras, Bungeoppang, kimbap Huaaaa aku ingin makanan semuanya”ucap Suzy mengayunkkan tangannya riang.

“Mwo? apa kau ingin menghabiskan uangku!”protes Myungsoo

“Kau sendiri yang mengajakku makan!”ucap Suzy

“Ya ya ya aku akan mentraktirmu sampai perutmu itu pecah”ucap Myungsoo

“YEEAYYYYY MyungBo!”

Langit sore itu menemani langkah Myungsoo dan Suzy yang terlihat tertawa bersama menikmati waktu kebebasan mereka.

END

LOHHA INI FF BAKAL MENJADI FF Collection ^^

MIANHAE! Bila FF ini terlalu frontal dari FF yang biasa author buat

Kelanjutan? pasti ada dong!😀

25 responses to “[SEQUEL PLAYERS] ZYBO MYUNGBO: KEY

  1. aduhhh ngakak bayangin mrk di borgol gtu…bolak balik ke kmar mandi lgi…
    ditunggu next partnya thorrt…!!!

  2. players? hm. . aku masih inget kok ama ff nya. .
    dan ini adalah sequelnya. . wah. . gokil. .
    yeay. . akhirnya mereka bebas juga. . tapi, apakah ini akhirnya? apakah akan ada sequel lagi?
    ah, penasaran pengen liat mereka berdua saling jatuh cinta

  3. Ya ampun akhirnya ada sequel nya juga, ahh jhoa..jhoa …gk sabar buat baca lanjutannya lagi… weh

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s