[Freelance] Before We Meet Again Chapter 2

Title : Before We Meet Again  | Author : SureTo_Dream | Genre :  Romance | Rating : PG-17| Main Cast : Byun Baekhyun and Bae Suzy | Other Cast : Find by yourself!

Disclamer :

cerita ini adalah cerita murni dari khayalanku yang udah lama aku tulis tapi gak selesai – selesai dan tiba – tiba saja inspirasi muncul lagi saat lihat kedua main cast diatas punya project bersama,, FF ini juga aku publis di WP pribadi aku http://happydreamandstory.wordpress.com/ tapi seperti yang kalian tau, gak asik banget kalo cumen aku sendiri yang baca,,, maaf kalo seandainya dalam penulisan ada kesalahan karena aku hanya manusia biasa yang tak sempurna dan banyak kekurangan ☺☺

�Happy Reading Guys Hope you like it

########

“Byun Baekhyun” Tatapan mereka bertemu baekhyun sama kagetnya saat melihat suzy disana tapi baekhyun masih bisa mengontrol ekspresi wajahnya

“Senang bisa bekerja dengan kalian aku berharap kita bisa saling membantu dan mendukung untuk kedepannya” ucap baekhyun lalu memberikan hormat dan di iringi dengan tepuk tanggan oleh semua karyawan terkecuali suzy yang masih cukup kaget

“baiklah, sepertinya urusanku disini sudah selesai” ucap presedir kim “Suho kau tolong lanjutkan membantu baekhyun, dan baekhyun jika ada yang tidak kau mengerti bertanyalah padanya” presedir kim menunjuk suho anaknya dan menepuk bahu baekhyun sebelum pergi

“Terima kasih semuanya lanjutkan pekerjaan kalian,,” Ucap baekhyun “tapi menejer choi tolong kumpulkan semua ketua tim, aku ingin mengenal mereka, dan suruh mereka keruanganku satu jam lagi” perintah baekhyun sebelum pergi meninggalkan menejer choi bersama suho untuk masuk kedalam ruangannya

“Jieun’ah, tolong katakan kalau aku sedang bermimpi sekarang” ucap suzy sambil terduduk dikursinya

“Aku harap kau benar, tapi sepertinya ini semua nyata suzy” mendengar ucapan jieun suzy langsung mengacak – acak rambutnya frustasi “Bagaimana aku harus bersikap didepannya sekarang, aku sudah tamat jieun’ah”

“Apa yang tamat? Kau sudah selesai membuat Randow?”

“Manejer” ucap suzy kaget “aku baru saja akan mencetaknya dan kuberikan padamu” kilah suzy

“kalian berdua sebagai ketua tim, jam sebelas nanti ikut bersamaku bertemu dengan direktur” menejer choi mengucapkannya dengan penuh penekanan

“Yee” suzy dan jieun sama – sama kaget

“sudah jangan memasang ekspresi seperti itu, aku harus memberitau ketua tim yang lain” ucap menejer choi dan berlalu meninggalkan suzy dan jieun

__

“maaf menganggu waktu kerja kalian, tapi aku ingin tau masing – masing penanggung jawab untuk divisiku” ucap baekhyun “mungkin nanti aku akan sering mendiskusikan beberapa hal dengan kalian aku tidak hanya akan menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya kepada menejer choi karena aku tau pekerjaannya juga sangat banyak” baekhyun tersenyum kearah menejer choi “benar begitukan menejer?”

“Yee,,” jawab menejer choi

“dan kita akan rutin melakukan review setiap minggu, dan sekarang bisakah kalian memperkenalkan diri karena aku perlu tau nama kalian semua” ucap baekhyun yang tersenyum dengan ramah

“Jeoneun park hansu imida, saya ketua tim oprasional senang bertemu dengan anda direktur”

“mohon bantuannya Park Hansu’ssi”

“Jeoneun Lee seungyol imida, saya ketua tim pemasaran mohon bantuannya direktur

“ye,, mari kita saling membantu Lee seungyeol’ssi”

Dan sekarang tiba giliran suzy “jeoneun Bae Suzy imida, saya ketua tim Perencanaan dan pengembangan, senang bertemu dengan anda direktur” ucap suzy sambil menundukkan kepalanya, dan tolong jangan paksa suzy untuk langsung menatap baekhyun sekarang, karena terus terang semuanya terlalu cepat, suzy belum sempat menata mentalnya

“Sepertinya kita akan sering berdiskusi, kuharap kau tidak keberatan suzy’ssi” mendengar ucapan baekhyun membuat suzy untuk pertama kalinya membenci posisinya saat ini,,

“Jeoneun Lee jieun imida, ketua dari team desain semoga anda menyukai desain yang saya buat direktur”

Perkenalan dari jieun mengakhiri perkenalan dan suzy bersumpah demi apapun dia harus segera menyegarkan pikirannya sekarang juga,, bertemu dengan baekhyun membuat hidupnya menjadi tidak teratur, bahkan insiden dirinya mencium baekhyun belum seminggu berlalu sekarang suzy bahkan akan setiap hari bertemu dengannya

###

Baekhyun sedang memeriksa dokumen dan meriview beberapa berkas yang dianggapnya penting, tapi baekhyun tidak bisa terlalu berikir karena terlalu banyak kebetulan yang terjadi baekhyun malah masih sangat mengingat dengan jelas hari sabtu kemarin suzy menciumnya, walaupun suzy sudah menjelaskan kalau dia harus mencium baekhyun karena hukuman, tapi tetep saja sangat menganggu

Baekhyun berjalan keluar ruangan dan tentu saja karyawan yoja yang ada disana memperhatikannya karena direktur mereka yang sekarang berparas sangat sempurna

“derektur kita benar – benar sangat tampan, apakah dia sudah punya yochin?” bisik – bisik beberapa karyawan “betapa beruntungnya” mustahil suzy tidak medengarnya karena mereka berbisik disebelah suzy

“berhenti bergosip dan kerjakan tugas kalian” tegur suzy

__

Baekhyun sampai ditempat suho dan tentu saja disana juga baekhyun merebut perhatian, dan banyak yang penasaran wajah direktur baru divisi lain karena untuk mereka hanya divisi mereka yang terbaik karena memiliki direktur yang tampan dan masih muda tapi sekarang sepertinya direktur mereka akan mendapatkan saingan baru untuk gelar direktur terfavorite

“apa suho ada didalam?” tanya baekhyun pada sekertaris suho yang tidak lain adalah kang jiyeon

“Yee, direktur ada didalam” jawab jiyeon yang membuat baekhyun langsung masuk

“Hyuuuung~”

“eoh baekhyun’ah ada apa? Bagaimana pekerjaanmu?” suho bertanya begitu mendengar suara rengekan dari baekhyun

“pekerjaanku baik hyung tapi perasaanku tidak”

“wae,, kau kenapa?”

“bagaimana kalau kau ikut makan siang bersama hyung, hari ini aku ada janji makan bersama dengan chanyeol dan jongdae”

“baiklah kau tunggu sebentar karena aku perlu menyelesaikan ini” jawab suho

__

“Mwo,,, kau serius???” pekik jiyeon dan hara bersamaan karena cerita jieun dan suzy“sepertinya kau memang berjodoh dengannya suzy” sambung hara

“jangan berbicara yang tidak – tidak” sanggah suzy sambil melanjutkan memakan makan siangnya

“kenapa tidak, kupikir sekarang baekhyun terlihat sangat tampan, kau beruntung karena pernah menciumnya” ucap jiyeon

“Ya park jiyeon bicosso?” sanggah suzy tidak habis pikir dengan ucapan jiyeon

“Wae,, siapa tau dia masih menyukaimu, jadi kau tidak perlu berusaha terlalu keras untuk mendekatinya” tambah jiyeon

“kalau dipikir – pikir ucapan jiyeon ada benarnya suzy’ah” jieun menambahkan

“Bahkan kau juga berfikir begitu jieun’ah”

“Ani, tapi sampai kapan kau mau menyendiri terus, setelah kau putus dari luhan kau belum memiliki namchin lagi dan kemarin kau mengatakan ada yang aneh pada jantungmu saat baekhyun menciummu” beber jieun yang membuat mata suzy semakin melotot

“Mwo???” hara dan jiyeon melebarkan matanya

“Yaaaa~” pekik suzy marah

“jadi itu yang menyebabkanmu hilang focus dipesta kemarin??”ucap jiyeon sambil tertawa

“berhenti tertawa”

“jadi tunggu apa lagi suzy, ada mangsa bagus didepanmu” ucap Hara masih dengan tertawa,

“kalian pikir dia dengan mudahnya akan memaafkanku, setelah semua yang kulakukan padanya dulu”

__

“hyung~” panggil baekhyun pada suho saat mereka berada di dalam mobil setelah kembali dari makan siang bersama jongdae dan chanyeol

“wee, ada apa denganmu eoh?” tanya suho dengan suara yang lebih lembut

“kenapa aku harus bertemu dengannya lagi saat aku sudah bisa melupakannya?”aku baekhyun pada suho, karena sungguh saat ini dia butuh tempat untuk bercerita dan tentu saja dia adalah suho

“siapa maksudmu?” tanya suho lagi karena tidak mengerti

“aku takut akan menyukainya lagi jika aku bertemu dengannya setiap hari hyung” lanjut baekhyun tanpa mendengarkan pertanyaan bingung yang ditunjukkan oleh suho

“kalau kau kembali mencintainya lagi, kau hanya perlu membuatnya jatuh cinta padamu” ucap suho sambil memarkirkan mobilnya “baekhyun’ah apakah kau tidak memerlukan sekertaris?”

“aku belum membutuhkannya hyung, untuk sekarang aku masih bisa mengandalkan menejer choi merangkap jadi sekertarisku” ucap baekhyun sambil tertawa membuat matanya tertutup dan membentuk bulan sabit

###

Suzy sedang keluar berbelanja disupermarket untuk membeli beberapa kebutuhan wanitanya, dan suzy masih menunggu didepan kasir yang sedang menjumlahkan belanjaannya

“totalnya 45.000 won nona” ucap kasir

“chakamman” jawab suzy sambil mencari – cari dompetnya tetapi dengan bodohnya suzy lupa membawanya dan tertinggal diatas meja makan sebelum dia keluar ke supermarket

“mmmm, ahjussi aku lupa membawa dompetku” aku suzy dengan wajah memelas

“jadikan satu dengan milikku” ucap seseorang yang mengantri dibelakang suzy dan sontak membuat suzy menoleh

“total semuanya 65.000 won tuan” ucap kasir yang membuat namja itu membayar dan akhirnya berjalan mendahului suzy

“Mianhae ahjussi” ucap suzy yang kemudian mengambil barangnya dan buru – buru mengejar namja itu “Chakamma, baekhyun’ssi” panggil suzy, karena namja yang tadi dimaksud didalam adalah baekhyun

“Gumawoyo,,, besok pagi aku akan menggantinya” ucap suzy dan tentunya suasana canggung tercipta disana

“kau tidak perlu menggantinya, itu tidak seberapa” balas baekhyun yang kemudian memasukkan belanjaanya kedalam mobil “mau kuantar?” tanya baekhyun

“Yee” ucap suzy kaget “ani, hanya saja kau belanja disupermarket yang sama denganku itu berarti rumahmu dan rumahku pasti tidak terlalu jauh kan?” baekhyun buru – buru mengoreksi maksudnya

“rumahku belok kiri diujung jalan” jawab suzy yang masih setengah bingung kenapa harus memberitau rumahnya pada baekhyun dan ada apa ini dengan jantungnya kenapa harus ribut seperti ini hanya karena bertemu dengan baekhyun, padahal baekhyun hanya menggunakan baju kaos biasa dan celana pendek selutut dia bahkan hanya memakai sandal jepit tapi entah kenapa terlihat sangat muda dan cute berbeda saat berada dikantor dimana baekhyun terlihat sangat berwibawa, dewasa dan tampan dengan rambut yang ditata rapi

“berarti kita satu arah,, mau ku antar?” ucapan baekhyun kembali menyadarkan suzy dari lamunannya yang gila menurutnya

“Ani, tidak perlu lagi pula tidak terlalu jauh, kau duluan saja” ucap suzy tersenyum kikuk

“aah begitu, baiklah kalau begitu aku duluan” baekhyun lalu masuk kedalam mobilnya dan pergi meninggalkan suzy

“ya apa – apaan itu, hanya karena aku bilang ingin berjalan dia berhenti menawariku? Dasar namja” gerutu suzy sambil berjalan

__

“Kau membayar menggunakan apa? Dompetmu tertinggal” jieun yang langsung bertanya pada suzy saat baru memasuki rumah

“terimakasih karena aku bertemu dengan baekhyun  dan membayarkan belanjaanku” jawab suzy yang langsung duduk disebelah jieun

“kenapa bisa? Bukankah itu berarti dia tinggal disekitar sini kalau sampai dia berbelaja disupermarket yang sama dengan kita?”

“molla,, mungkin ya, mungkin juga tidak” jawab suzy yang kemudian bangun dan berlalu kedalam kamarnya

###

“Aku benar-benar akan memukul kepala jieun saat bertemu dengannya,tega-teganya dia tidak membangunkanku” gerutu suzy sambil terus berlari karena terlambat bangun karena begadang mengerjakan proposal beberapa produk karena deadline yang ditetapkan oleh menejer choi,,

Suzy berjalan dengan napas yang hampir saja putus dan melemparkan tasnya sembarang “kau tega sekali padaku” cibir suzy pada jieun begitu sampai

“aku sudah membangunkanmu sampai sepuluh kali tapi kau seperti orang mati” ucap jieun

“kenapa kau tidak  memaksaku” ucap suzy lagi

“suzy’ah,, kau ditunggu diruangan direktur” ucap lee sungyeol yang kebetulan baru saja keluar dari ruangan baekhyun

“mwo naega??” suzy menunjuk dirinya sendiri “ada apa direktur mencari ku sepagi ini??” tanya suzy lagi

“Aku kurang tau, tapi kau disuruh membawa proposal” ucap lee sungyeol sambil berlalu pergi

“sudahlah cepat pergi sana menejer juga ada disana sejak barudatang” ucap jieun membuat suzy dengan malas membereskan beberapa proposal yang baru tadi pagi diacetaknya

“permisi,,, bapak mencari saya??” ucap suzy yang masuk setelah mengetuk pintu beberapa kali

“owh suzy cepat kemari” panggil manejer choi membuat suzy langsung menghampiri menejer choi dan baekhyun yang tampak sedang mendiskusikan sesuatu

“ye” jawab suzy yang kemudian masuk dan mendekat

“oh ya nona bae menejer choi mengatakan kalau proposal perencanaan untuk bulan depan sudah kau kerjakan, boleh aku melihatnya” baekhyun bertanya pada suzy

“ye, tentu saja” ucap suzy lalu memberikan  beberapa map yang dibawanya

Baekhyun terlihat sangat serius  membaca dan membalik lembaran demi lembaran, dan sumpah demi apapun jantung suzy menjadi tidak bersahabat saat melihat baekhyun yang seperti itu sungguh sangat menggoda

“suzy’ssi” panggil baekhyun sambil melambai – lambaikan tangannya didepan wajah suzy membuat suzy kembali tersadar

“ye, mianhaeyo” ucap suzy membenarkan posisi duduknya

“apa kau sakit?” tanya menejer choi sedikit khawatir

“aniyo, nan kwencanayo” sanggah suzy cepat-cepat

“kalau begitu kau tidak kebertankan menggantikanku untuk menemani direktur pergi ke jepang bertemu dengan investor baru kita bukan?”

“ye??” ucap suzy yang kaget “jepang?”

###

Setelah merasa kasian pada menejer choi yang sangat memohon agar suzy bisa menggantikannya sekarang disinilah suzy dalam perjalanan menuju bandara, ini adalah perjalan pertama suzy ke luar negeri sehingga membuatnya sedikit gugup,, sebenarnya baekhyun sudah menawarkan diri untuk menjemputnya tapi suzy menolak dan lebih memilih untuk bertemu di bandara,,

Suzy melihat – lihat kearah kiri dan kanan tapi belum menemukan siapapun “Suzy’ssi apa yang sedang kau cari?” tanya baekhyun yang sudah sejak kapan ada dibelakangnya

“kau mengagetkanku” ucap suzy sambil mengelus dadanya

“mianhae, aku tidak bermaksud untuk mengagetkanmu, sungguh” baekhyun yang meminta maaf pada suzy, dan tunggu setelah suzy perhatikan kenapa baekhyun terlihat sangat tampan dan cute diwaktu yang bersamaan, dengan sunglass, rambut yang dibiarkan berponi

“Sudahlah, ayo sudah waktunya kita pergi” ucapan baekhyun membuyarkan pikiran suzy

“Kau sudah pernah ke jepang suzy’ssi?” tanya baekhyun saat mereka sudah berada didalam pesawat

“ini, pertama kalinya aku pergi jauh” jawab suzy

“Kalau begitu nanti kita sempatkan waktu untuk berjalan – jalan selama kita disana” baekhyun kemudian memasang hadsetnya

“Ye??”

__

“sekarang istirahatlah, kita akan mulai meeting besok pagi, kau mau kamar yang sebelah kiri atau kanan?” baekhyun bertanya pada suzy, karena begitu mereka sampai dijepang mereka tidak menginap dihotel dan lebih memilih untuk tinggal dirumah suho yang bergaya minimalis

“ini rumah siapa?” suzy bertanya spontan saat mereka memasuki rumah dan tidak memperdulikan ucapan baekhyun

“ini rumah suho hyung, aku hanya merasa lebih nyaman saja berada disini dibandingkan hotel, apa kau tidak apa – apa?” baekhyun memastikan

“kwencana,, aku pilih kamar yang sebelah kiri saja, ucap suzy yang kemudian masuk” suzy masih terpana dengan disain rumah yang seperti menjadi rumah impian untuknya

Baekhyun baru saja bangun dan membersihkan diri, dilihatnya pintu kamar suzy masih tertutup dan kemudian berjalan kearah dapur, tetapi kosong tidak ada apapun disana “sepertinya aku memang harus berbelanja untuk keperluan 3 hari kedepan” gumam baekhyun

Tok tok tok,,, baekhyun mengetuk kamar suzy “suzy’ssi apa kau tidak lapar? Mau keluar makan malam bersama?” ajak baekhyun

“kau mau makan kemana?” tanya suzy saat sudah membuka pintu “ada restoran ramen didekat sini yang sangat terkenal, mau makan disana?” tawar baekhyun yang membuat suzy mengangguk tanpa ragu

Baekhyun dan suzy sedang menyantap makan malam mereka, hening tidak ada kata yang terucap dari keduanya dddrrrttt,,dddrrrrtt,, ponsel baekhyun berbunyi dan membuat baekhyun langsung mengangkatnya “Ye, mianhae oppa tidak memberitaumu” ucap baekhyun yang sedang berbicara dengan seseorang diujung telpon membuat suzy juga mendengarkan ucapan baekhyun “baiklah, jika oppa sempat akan oppa carikan untukmu jadi jangan marah – marah terus,, baiklah oppa tutup” baekhyun lalu menutup panggilan telponnya

“mianhaeyo, membuatmu terganggu”

“Aniyo,,” ucap suzy tersenyum kikuk “Nugueyo Yochin?” tanya suzy

“ani, dongsaeng” jawab baekhyun, kemudian suasana canggung dan hening kembali tercipta

“mmmm,, Baekhyun’ssi” panggil suzy sedikit canggung

“Yee,” jawab baekhyun

“tidakkah kau merasa hubungan kita sedikit canggung?” suzy bertanya pada baekhyun “karena aku merasa kita sedikit canggung,,,” suzy menjawab dirinya sendiri

“aku minta maaf padam-“ ucapan suzy dipotong oleh baekhyun

“bukankan kau pernah meminta maaf padaku?” suzy  bingung dengan perkataan baekhyun “sudahlah lupakan semua yang dulu pernah terjadi, aku sudah memafkanmu suzy’ah dan aku sudah melupakan semuanya” ucap baekhyun dengan senyum tulus diwajahnya dan membuat suzy jatuh sekali lagi dalam pesona seorang byun baekhyun

___

“tidakkah kau berfikir kau berbelanja terlalu banyak?” suzy melihat baekhyun dengan ekspresi tidak percaya saat melihat satu troli penuh dengan bahan makan

“kita butuh makan untuk 3 hari kedepan suzy, dan besok atau lusa kita tidak akan sempat lagi kesupermarket membeli semuanya” baekhyun menjelaskan sambil mendorong troli dan masih memasukkan beberapa jenis bumbu

“sepertinya kau sudah sangat terbiasa membeli hal semacam ini?” sidir suzy, ya setelah percakapan mereka direstoran tadi suzy dan baekhyun menjadi sedikit akrab

“yap, tentu saja, aku sudah melakukannya dengan rutin 3 minggu terakhir ini” jawab baekhyun dengan mantab

“dimana pelayanmu,bukankah kau memiliki pelayan dirumahmu?”

“ya, itu kalau aku tinggal bersama paman dan bibi kim, tapi semenjak kembali lagi kekorea aku lebih memilih tinggal sendiri diapartemen” jawab baekhyun sambil membayar belanjaan mereka

“kenapa paman dan bibi, dimana orang tuamu?” tanya suzy lagi

“omma dan appa sudah lama menetap di Amerika, dan suzy bisa tolong ambilkan aku kunci mobil disaku celanaku yang sebelah kiri” ucap baekhyun yang tangannya sibuk menenteng barang belanjaan

###

Baekhyun dan suzy masih meeting dan menyampakan proposal serta program kerjanya pada presedir dan direktur Kinomoto Grup, terlihat baekhyun yang mengambil alih semua yang seharusnya menjadi tugas suzy untuk menjelaskan, tapi karena ini merupakan kontrak penting dan sekaligus menjadi pengalaman pertama bagi suzy sehingga baekhyun yang melakukannya,,,

Sedikitpun suzy tidak berkedip melihat baekhyun yang menjelaskan dengan fasih padahal hanya membacanya sekali,,

Tanpa suzy sadari, suzy tersenyum melihat baekhyun ada perasaan hangat yang menyelimuti hatinya

(in Suzy Side)

Aku tidak berhentinya merasa kagum saat melihat baekhyun yang begitu lancar berbahasa jepang, jika itu bahasa inggris aku tidak akan heran karena dia adalah lulusan dari sana,,

Semenjak disekolah aku sangat tau kalau dia adalah salah satu murid unggulan tapi dulu aku tidak pernah berfikir kalau baekhyun itu tampan atau keren,, tapi sungguh demi apapun aku tidak akan mampu menolaknya sekarang karena sungguh baekhyun terlihat begitu sempurna,,

Meeting kami dengan pihak kinomoto grup selese pukul 05.00 pm dan akan dilanjutkan besok pagi,,

“sekarang aku mengerti kenapa suho hyung tidak mau ikut kemari” ucap baekhyun setelah kami meninggalkan kantor kinomoto Grup dan berada didalam mobil

“memangnya ada apa?” aku bertanya penasaran

“Karena kau butuh kesabaran yang lebih dan kau harus bisa mengambil hatinya” ucap baekhyun sambil memutar mobil dan kembali kejalan raya

“darimana kau tau?”

“mungkin dari instingku yang tajam,,” baekhyun sambil tertawa mengatakannya yang membuat matanya membentuk bulan sabit, aku tidak mengerti apa yang terjadi padaku saat melihatnya tertawa atau tersenyum selalu membuat detak jantungku terpacu

“berapa kali kau  datang kejepang?”

“Yang pasti cukup sering walaupun tidak sesering adik sepupuku, mungkin kalau sekarang kita tidak harus mengerjakan dokumen itu, aku akan mengajakmu ke Disneyland”

“mungkin lain kali”

__

Aku dan baekhyun sibuk menyusun semua kelengkapan yang diminta oleh kinomoto grup, sebenarnya bukan aku yang sibuk tapi baekhyun karena begitu kami kembali tadi dia langsung duduk diruang tengah dan mulai mengetik sesuatu, “kau ingin makan sesuatu??”tawarku padanya

“aku ingin kopi” jawab baekhyun dan aku kemudian meninggalkannya kedapur membuat yang sesuatu

“suzy’ah, apa kau sudah meminta ijin terlebih dahulu pada namjachinggumu kalau kau pergi kejepang?” baekhyun tiba – tiba saja bertanya padaku

“kenapa aku harus?” aku balik bertanya padanya

“ya aku hanya bertanya, siapa tau kau sudah memiliki janji penting”

“kalau aku memiliki namjachinggu tentu aku tidak akan kalah taruhan dengan jiyeon dan menciummu saat diacara reuni” aku mengatakannya dengan sedikit emosi karena mengingat kembali kejadian saat reuni yang paling tidak aku nikmati

“owh baiklah aku tidak akan membahasnya lagi, mianhae” ucap baekhyun sambil terus melanjutkan pekerjaannya

####

(in Other side)

Di amerika seorang yoja cantik yang baru saja pulang berlbur dan akan kembali kepada kegitan kuliahnya yang semakin padat karena kuliah master sangat menyita waktunya untuk bertemu dengan namja pujaan hatinya “baiklah mungkin aku harus kerumahnya sekarang karena aku sangat merindukannya” ucap yoja cantik itu tersenyum kearah cermin

“Im Nayeong, omma akan keluar untuk membeli bahan makanan kesupermarket dulu, kalau kau mau keluar jangan lupa mengunci pintu” ucap wanita paruh baya yang tidak lain adalah ibu naeyon

“Yes mom” jawab nayeon masih didepan cermin “baiklah saatnya saatnya berkunjung kerumah Mr. byun dan bertemu dengan baekhyun oppa” ucap nayeon dengan semangat

__

Tidak butuh waktu lama bagi nayeon untuk sampai dirumah keluarga byun karena hanya berbeda beberapa blok saja dari rumah nayeon, dengan semangat nayeon menekan bell karena sudah sangat tidak sabar untuk bertemu dengan namja yang sangat dia rindukan selama 3 minggu ini,,

“Oh Kau, kapan kau pulang? baekhyun hyung tidak ada” ucap namja tinggi yang tidak lain adalah kim Kai yang merupakan adik sepupu dari baekhyun

“I don’t have business with you dude, just move on my way before kick youre foot” ucap nayeon tidak tertarik dengan ucapan kai, dan hal yang selalu sama akan terjadi jika mereka bertemu yaitu bertengkar seperti kucing dan anjing “cepat minggir aku ingin bertemu dengan baekhyun oppa”

“Baekhyun hyung tidak ada dirumah, di-“ ucapan kai terpotong saat nayeon mendorong tubuhnya agar bisa segera masuk

“Kenapa ribut sekali” ucap yoja paruh baya yang baru saja muncul dari ruang tengah “eoh ada nayeon, bagaimana kabarmu chagi, kapan kau kembali dari liburanmu??”sapa nyonya byun dengan ramah

“selamat sang aunty, aku baru saja kembali kemarin” jawab nayeon dengan sopan berbeda saat menjawab kai tadi “ini aku bawakan beberapa oleh – oleh” ucap nayeon

“dasar bermuka dua” cibir kai tapi nayeon hanya menatap kai dengan tatapan mengintimidasi khas miliknya

“gumawo nayeonie, tapi apa kau tidak bertemu dengan baekhyun di seoul?” nyonya byun bertanya pada nayeon

“Nde” pekik nayeon yang kaget “Baekhyun berada di seoul sudah 3 minggu sayang, apa dia tidak menelponmu?” tambah nyonya byun lagi dan nayeon hanya menggeleng

“Sudah katakan padamu baekhyun hyung tidak ada dirumah, kau malah tidak percaya padaku dan mendorong tubuhku” ucap kai yang sekarang sedang memakan kue beras yang tadi dibawa oleh nayeon

“itu salahmu sendiri tidak mengatakannya dengan jelas” omel nayeon pada kai

“sudah – sudah jangan bertengkar lagi” lerai nyonya byun

“aunty,, ada keperluan apa baek oppa pergi keseoul?” nayeon bertanya dengan serius

“dia disana untuk bekerja dan tentu untuk menghindari yoja gila sepertimu” jawab kai yang tentu saja langsung mendapat jitakan dari nayeon “Ya appo, kau ini yoja atau namja kenapa kasar sekali”

“itu karena kau membuatku kesal”

“baekhyun bekerja membantu suho dikorea, jadi mungkin akan sangat jarang untuk pulang kemari” jelas nyonya byun “aneh sekali anak itu tidak mengabarimu nayeonie”

“nayeon’ah kau siap – siap saja, siapa tau disana baekhyun hyung bertemu dengan cinta lamanya dan mereka kembali bersama” ejek kai yang langsung berlari pergi meninggalkan nayeon “Yaa Kim Kai, kau menyebalkan”

###

In seoul

“tumben sekali kau sendirian, dimana suzy?” tanya jiyeon yang baru saja datang ditemani minho namchinnya

“iya suzy dimana?” tambah Hara yang baru menyadari kalau jieun hanya sendiri

“Suzy sedang berada dijepang, besok mungkin dia sudah kembali” jawab jieun

“dijepang?? Apa yang dilakukannya disana? Dia tidak pergi berlibur sendirikan?” sambung jiyeon membenarkan duduknya

“dia pergi bersama direktur untuk meeting penting” jawab jieun

“uhuk  uhuk,, tunggu dengan siapa?” ulang hara yang hampir tersedak minumannya

“dengan baekhyun direktur baru dikantorku” jelas jieun lagi

“Mwo?? Benarkah? Lalu mereka hanya berdua saja?” sambung jiyeon lagi dengan mata yang melebar dan bersemangat

“chagi sudah hentikan ekspresimu itu, kau terlihat sangat menyeramkan” tegur minho pada namchinnya

“diamlah chagi, ini urusan perempuan,,” ucap jiyeon mengelus pundak minho “tidakkah kalian berifikir kalau baekhyun dan suzy berjodoh mengingat semua kebetulan yang terjadi” ungkap jiyeon yang sudah sangat mirip dengan ibu – ibu penggosip depan kompleks

“jangan katakan itu, karena suzy sangat tidak menyukainya” jieun mengingatkan

“itu kan dulu saat baekhyun sangat jauh dari standar, tapi sekarang baekhyun sangat tidak mungkin untuk ditolak bukan” jiyeon berspekulasi sendiri

“heii, tapi apakah kalian tidak berfikir kalau baekhyun melakukan oprasi pada wajahnya?” bisik hara

“Heii, baekhyun sama sekali tidak pernah melakukan perubahan apapun pada wajahnya” sanggah minho tidak setuju, karena dia sangat mengenal baekhyun dan minho sangat tau bagaimana wajah baekhyun daari dulu sampai sekarang yang tidak pernah berubah karena dirinya yang satu sekolah dengan baekhyun sejak diJHS, dan minho tau bagaimana beratnya hidup baekhyun setelah kecelakaannya dulu

“kenapa kau seyakin itu choi minho” sanggah jiyeon cepat – cepat

“sudahlah kalian tidak tau apa –apa tentang baekhyun, yang pasti aku berani menjamin wajah baekhyun tidak ada yang berubah,, bedanya hanya sekarang dia tidak memakai kawat gigi dan tidak menggunakan kaca mata, dan dia terlihat lebih dewasa” terang minho

“Baiklah, kami menyerah” cibir hara

###

Kembali ke jepang diamana baekhyun dan suzy masih berkutat dengan meeting dihari sabtu yang sangat cerah dan akhirnya mereka mencapai kata sepakat dengan pihak kinomoto grup dan tentu saja hal itu membuat baekhyun dan suzy sangat bahagia dan lega

“apakah kau tidak ingin berjalan – jalan? Aku merasa sangat bahagia dan lega sekarang” tawar baekhyun pada suzy

“aku tidak tau harus berjalan kemana?” jawab suzy serius

“hahaha, tenang saja kau bersama denganku” baekhyun tersenyum cerah kearah suzy “tapi sebaiknya kita butuh kebutik terlebih dahulu” tunjuk baekhyun pada distro yang ada didepannya

Entah sejak kapan tapi mereka menjadi sangat akrab dan sering tertawa bersama selama memlih baju yang pas untuk mereka kenakan, bahkan mereka sempat mencoba baju couple bersama

“apa kau pikir ini lucu? Ini warna pink suzy” baekhyun sedikit merajuk karena baju pilihan suzy untuknya tapi entah kenapa terlihat sangat cute dimata suzy

“aku tau, tapi itu sangat cocok untukmu” ucap suzy sambil melihat cermin besar yang ada didalam toko “lihat aku juga memakai warna yang sama denganmu” ucap suzy menunjuk baju yang dipakainya

“kau tidak lihat mereka semua menertawakanku” baekhyun menunjuk penjaga toko dengan ekor matanya dan suzy menyadari itu dan ikut tertawa “see, bahkan kau juga tertawa, sudahlah aku ambil yang putih ini saja” rajuk baekhyun kemudian membayar bajunya dan suzy

__

“Baekhyun’ah coba lihat disana sangat indah” suzy yang terus saja menarik tangan baekhyun berlari kesana kemari saat berada didisneyland dan tanpa mereka berdua sadari mereka berpegangan tangan dari semenjak mereka sampai

“baekhyun’ah aku ingin permen kapas” rajuk suzy pada baekhyun yang sangat menikmati setiap kebersamaan mereka yang lebih terlihat seperti sedang berkencan sekarang kalau kalaian melihat bagaimana manjanya suzy pada baekhyun “lihat baekhyun ada ice cream” pekik suzy sambil memakan permen kapasnya dan tentu saja baekhyun akan membelikan semua yang ditunjuk oleh suzy dan mereka selalu saja berfoto baik itu menggunakan ponsel milik suzy ataupun baekhyun,,

“lihat kenapa kau makan ice cream saja seperti anak kecil” ucap baekhyun yang kemudian menghapus ice cream yang ada disekitaran bibir suzy dengan tangannya tanpa tau efek bagi jantung suzy yang ingin melompat keluar

“kau tidak ingin naik bianglala?” tanya baekhyun pada suzy yang masih menormalkan detak jantungnya akibat perlakuan baekhyun barusan

“ani aku ingin membelikan oleh – oleh untuk jieun” ucap suzy menolak karena dia sangat takut dengan ketinggian

“kalau begitu ayo kita beli juga untuk teman – teman dikantor” ajak baekhyun bersemangat kemudian pergi mengelilingi beberapa toko oleh – oleh disekitar sana

Suzy masih sibuk memilih – milih rasa dari semua jenis makanan kecil yang ada di toko oleh – oleh sedangkan baekhyun berjalan keluar karena tertarik melihat penjual aksesoris yang ada di didepan toko “silahkan tuan, ada banyak gelang yang bagus untuk kekasih anda yang cantik” ucap bibi penjual aksesoris

“ye, tapi dia” ucapan baekhyun terpotong saat seketika melihat suzy sejenak yang kemudian tersenyum melihatnya

“anda sangat beruntung, dia sangat cantik” baekhyun hanya tersenyum membalas ucapan bibi penjual aksesoris

“apa kau sedang memilih sesuatu?” tanya suzy yang menghampiri mereka

“Aku hanya sedang melihat – lihat” jawab baekhyun

“Bagaimana kalau yang ini, sangat cocok untuk kalian berdua” ucap bibi penjual aksesoris sambil memasangkannya pada tangan suzy dan baekhyun bergantian “gelang itu tidak akan mudah terlepas begitu saja sampai kalian menemukan apa yang kalian cari”

“nomu yeppo” ucap suzy antusias tanpa mengetahi maksudnya

“maksudnya?” baekhyun bertanya dengan menggunakan bahasa jepang “kau akan mengerti maksudku nanti saat waktunya tiba” tambahnya lagi baekhyun lalu mengeluarkan beberapa lembar uang kertas dan pergi meninggalkan bibi penjual aksesoris setelah memberikan hormat

“baekhyun’ah, apa yang bibi tadi katakan?” suzy bertanya saat sudah berada didalam mobil

“gelang itu memiliki kekuatan magis, tidak akan bisa terbuka dengan mudah sebelum kau menemukan orang yang kau cintai” jawab baekhyun asal

“Benarkah??”

“eoh”

####

Suzy sedang membersihkan dapur dan menyiapkan sarapan untuk jieun dan dirinya, entah kenapa mood suzy sangat bagus padahal biasanya dia tidak akan pernah melakukan hal semacam ini dan akan selalu bangun terlambat

“sepertinya kembali dari jepang merubah semua kebiasaanmu”Ucap jieun sambil menuang minumannya “Jam berapa kau pulang kenapa tidak membangunkanku?” suzy masih tidak bergeming dan masih melanjutkan kegiatannya

“Ya, bae suzy, aku sedang berbicara padamu” pekik jieun yang setengah kesal karena ucapannya tidak ditanggapi oleh suzy

“aku pulang diantar oleh baekhyun dan supirnya, dan aku membawakanmu oleh – oleh” ucap suzy lagi membuat jieun tidak ambil pusing dan pergi keruang tengah diamana disana sangat banyak barang dan makanan

“Ya bae suzy dari mana kau mendapatkan uang untuk membeli semua ini?” teriak jieun lagi Karena melihat oleh – oleh khas jepang yang sebagian diantaranya sangat mahal

“bisa tidak kau berhenti berteriak dan menerima yang aku bawakan untukmu?” suzy yang berjalan menyusul jieun keruang tengah

“bagaimana aku tidak kaget kau membawa barang sangat banyak” tunjuk jieun lagi pada barang – barang yang ada disana

“oh ini tentu saja bukan hanya untukmu, ini untuk orang – orang dikantor juga, dan tenang saja bukan aku yang membeli semuanya” ucap suzy lagi sambil tersenyum

“jadi ini semua baekhyun yang membelinya?” ucap jieun menaikkan alisnya

“sudah jelas bukan, bahkan selama di jepang aku tidak pernah mengeluarkan uangku sepeserpun” aku suzy “dan hari ini kita akan berangkat bersama baekhyun untuk membawa ini semua” ucap suzy riang tanpa perduli ekspresi jieun yang penuh dengan tanda tanya dimana – mana

“Ahh, tunggu itu pasti dia” ucap suzy saat mendengar bel berbunyi “tunggu sebentar” ucap suzy yang langsung berlari kearah pintu sedangkan jieun yang kaget langsung berlari kekamarnya untuk melepas handuk dikepalanya dan tentu saja mengeringkannya

__

“Apa aku datang terlalu pagi?” sapa baekhyun dari depan pintu dengan stelan jas yang sudah sangat rapi

“tentu saja tidak aku baru saja selesai membuat sarapan,, sudah sarapan?” tanya suzy yang masih tidak bisa melepas pandangannya dari baekhyun yang benar – benar tampan hari ini

“aku hanya minum susu” jawab baekhyun yang ikut masuk mengikuti suzy dari belakang

“anyeonghaseyo direktur” sapa jieun yang tiba – tiba muncul dari ruang tengah

“sudahlah jangan seformal itu jieun, kita sedang tidak dikantor” ucap baekhyun santai

“kalau begitu ayo kita sarapan dan membawa ini semua kekantor” ajak suzy bersemangat yang sangat terlihat jelas dari wajahnya

“sebenarnya apa yang sudah terjadi antara kau dengannya dijepang 3 hari yang lalu rubah licik?” bisik jieun saat mereka sudah sampai dan sudah berada diposisi masing setelah membagikan oleh – oleh pada semua orang dikantor

“Aku sendiri tidak tau, hanya saja aku tidak bisa berhenti tersenyum saat bersamanya” aku suzy pada jieun setengah berbisik

“Mwo??” pekik jieun yang langsung membuat semua yang ada disana melihatnya

“Yaaa, kecilkan suaramu pabo”

“Kau jatuh cinta padanya bae suzy?”

“Mwo, jatuh cinta?? Naega??”

TBC

Heeiiii semua,, aku mau ngucapin makasi banget karena BEFORE WE MEET AGAIN chapter 1  dapat tanggapan yang bagus,,, terimakasi karena semangat yang kalian berikan dan semoga kalian gak cepert bosen sama cerita yang aku buat  ^^

29 responses to “[Freelance] Before We Meet Again Chapter 2

  1. Ijin baca ya thor..suka ceritanya bikin senyum2 sndiri..moga aja mereka bsa bersatu lupain aja masa lalu..heheh

  2. Aigoo tentu itu sudah jelas bahwa suzy telah jatuh hati padi baekhyun.
    Tapi apakah baekhyun akan kembali jatuh hati kepada suzy?
    Dan siapa itu nayeon,apakah baekhyun dan nayeon pernah memiliki hubungan?

  3. Kyaa langsung deh suzy kesihir sama pesona seorang byun baekhyun..tapi baekhyun bener2 baik bgt..sih..

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s