Mentira -10

 

Mentira poster 1Title: Mentira

Author: luhanwifey

Main cast: Bae Suzy (Miss A) | Kim Myungsoo (Infinite)

Support Cast: Baekhyun (EXO-K) | Krystal Jung f(x) | other infinite members

Genre: romance, comedy

Length: Chaptered

Rating: PG-13

Disclaimer: The plot and the story is pure mine. All casts belong to their own parents and agency.

Thanks to Flickerbeat @artfantasy for this beautiful poster!❤

 

 

 

STORY

“itu sama sekali tidak lucu” jawab Myungsoo, sedikit terselip nada dingin.

“aku sedang tidak bercanda, Myungsoo-ya” kata Suzy yang sekarang sedang salah tingkah. Ia mengungkapkan perasaannya tanpa berpikir panjang. Tanpa berpikir bagaimana ke depannya perilaku Myungsoo terhadapnya setelah ia mengutarakan perasaannya itu.

Myungsoo menarik nafas panjang sebelum berkata “aku juga menyukaimu, Suzy-ah….” ada jeda cukup lama sehingga Suzy pikir Myungsoo memang menyukainya “…..sebagai teman” Suzy yang sudah terlampau senang langsung jatuh saat mendengar sambungan kalimat Myungsoo itu.

Suzy berusaha tak menampakkan kesedihannya “ya, maksudku begitu. Aku menyukaimu sebagai teman. Baguslah kau juga berpikir begitu” tentu saja Suzy berbohong.

Tak Suzy duga, Myungsoo mengusap-usap puncak kepala Suzy seperti tadi siang “aku pulang dulu, Suzy-ah. Malam ini kami ada rapat internal”

Rapat internal? Walau rasanya berat, Suzy tetap mengangguk. Ia hanya dianggap teman oleh Myungsoo.

“hati-hati dijalan” kalimat itu sukses membuat Myungsoo tersenyum karena ini adalah pertama kalinya Suzy mengucapkan ketiga kata ajaib itu.

Didalam hati, Myungsoo sedikit merasa bersalah pada Suzy. Ia bukannya bodoh mengira Suzy hanya bercanda barusan. Ia belum siap dengan pernyataan Suzy karena sebenarnya ia masih belum bisa memberikan hatinya pada yeoja lain.

“fiuh….” Suzy mengelap keringat dinginnya. Ia bersyukur karena Myungsoo salah paham dengan kata-katanya dan juga bersyukur karena Myungsoo sudah mau menganggapnya teman. Setidaknya, Myungsoo sudah tidak menyebalkan lagi dan kadar ‘es’nya sudah berkurang.

Sudah tiga hari Myungsoo tidak lagi mengunjungi eomma Suzy. Suzy tak heran karena ia mengingat bahwa besok Infinite punya penampilan spesial di SBS. Suzy menimbang-nimbang apakah ia harus datang atau tidak.

“aku tidak mau membuat Myungsoo kecewa jadi aku harus datang” gumam Suzy.

Tak berapa lama, keempat sahabat Suzy datang mengunjungi eomma Suzy.

“Suzy-ah, mianhae kami baru datang sekarang. Kami menyesal sekali” tutur Seohyun sekaligus mewakili tiga sahabat Suzy yang lainnya.

“gwenchana, aku tahu kalian sibuk mempersiapkan ujian”

Ya, memang benar. Ketiga sahabat Suzy ini sedang sibuk mempersiapkan ujian. Suzy? ah, dia kan sempat berhenti kuliah satu tahun jadi dia sudah tertinggal. Dia baru bisa mengikuti ujian tahun depan.

“apa eomma mu belum siuman?” tanya Miyoung.

“belum” Suzy menggeleng lemah.

“omo! bukankah sudah empat hari? semoga ahjumma cepat sembuh” kata Miyoung seraya menutup matanya untuk berdoa. Ketiga orang sahabat Suzy yang lain juga ikut berdoa saat melihat Miyoung.

“Suzy-ah, aku tahu kau yeoja yang kuat” Sooyoung menepuk pundak Suzy, lalu memeluknya.

“aigoo, jangan memelukku begini. Aku tidak bisa. Ini akan membuatku menangis” ungkap Suzy jujur, Sooyoung pun langsung berdecak kesal dan melepaskan pelukannya.

Setelah itu, mereka bercanda ria layaknya sedang berada dikampus.

“Suzy-ah, apa besok kau menonton penampilan spesial Infinite di SBS?” celetuk Yoona.

“awalnya begitu, tapi aku harus menemani eomma” jawab Suzy. Suzy masih sangat bimbang saat ini.

“penampilannya kan sore hari, kau bisa menyuruh Baekhyun untuk menemani ahjumma sebentar. Ayolah, aku belum punya teman untuk kesana~” bujuk Yoona.

“baiklah” Suzy mengangguk.

“besok aku akan menjemputmu disini, kita akan kesana dengan motorku saja” putus Yoona. Sementara, Suzy hanya mengangguk setuju.

***

 

Suzy POV

Yoona menjemputku terlalu cepat, bahkan kami sampai di studio SBS satu jam sebelum acara dimulai.

“tuh kan kau tidak percaya kata-kataku. Lihatlah, yang datang baru sedikit sekali” gerutuku pada Yoona.

“ssstt, sudahlah Suzy-ah! jika kita tidak datang secepat ini kita tidak mungkin bisa mendapat bangku paling depan. Aku ingin melihat Sunggyu oppa dari dekat, apa kau tidak ingin melihat namjachingu mu dari dekat juga? ah, ya, aku lupa. Mungkin kau sudah puas melihatnya dari dekat” ledek Yoona.

“aigoo, jadi kau menjemputku cepat hanya untuk dapat bangku paling depan?” dengusku kesal. Jika memang Yoona ingin dapat bangku paling depan, aku bisa memberitahu pada Woohyun oppa atau Myungsoo untuk mengambilkan bangkunya untuk kami.

“sudahlah Suzy-ah, kita tidak mungkin kan kembali lagi ke rumah sakit?” Yoona menanggapiku dengan santai.

Ah! yeoja ini terkadang memang bisa menjadi sangat menyebalkan!

Aku pun tak bisa berkata apa-apa lagi.

“Suzy-ah, apa itu penjual popcorn? aku ingin beli popcorn dulu!” sahut Yoona bersemangat lalu ikut mengantri untuk membeli popcorn. Yoona sengaja menyuruhku untuk tidak ikut agar aku bisa menjaga tempat duduk kami. Nanti keburu ada orang lain yang menduduki tempat duduk ini.

Tiba-tiba aku dikejutkan oleh seseorang yang menepuk pundakku.

“OMO!” orang itu memakai topi yang diturunkannya sehingga sebagian wajahnya tertutup oleh topi itu “Woohyun o-”

Orang yang ternyata adalah Woohyun oppa itu membungkam mulutku dengan tangan kekarnya lalu mengisyaratkanku untuk diam. Memang, sudah mulai banyak orang yang berdatangan.

“ikut aku” ajak Woohyun oppa.

“kemana?” tanyaku bingung.

“cih, apa kau tidak ingin bertemu dengan namjachingu mu?” Woohyun oppa balik bertanya.

“tapi oppa, temanku pasti marah karena kami sudah susah payah mendapatkan tempat duduk ini” tukasku. Tidak membuang waktu, Woohyun oppa memanggil salah seorang staff yang tadinya sedang duduk dipinggir panggung lalu menyuruhnya untuk duduk dibangku ku.

“beres kan?”

Aku pun tak bisa menolak ajakan Woohyun oppa. Lagipula, aku juga sangat rindu dengan Myungsoo. Berhari-hari itu waktu yang cukup lama bagiku, apalagi kerjaanku hanya kuliah sebentar lalu menunggu eomma yang tak kunjung sadar dirumah sakit.

Woohyun oppa mengajakku ke backstage. Sesampainya disana, Woohyun oppa malah meninggalkanku karena ia dipanggil oleh sutradara.

“apa kau yeojachingu Myungsoo? aigoo, neomu yeoppo~” puji salah seorang staff yang sukses membuat pipiku merona merah “apa kau mau menemui Myungsoo? dia ada diruangan itu, aku tinggal dulu ya” staff itu menunjukkanku sebuah pintu yang letaknya tak begitu jauh dari tempatku berdiri saat ini, lalu ia langsung pergi terburu-buru.

Aku sangat tidak sabar menemui Myungsoo.

Ketika aku ingin membuka knop pintu, aku melihat malah ada yeoja diruangan itu.

“Krystal Jung f(x)….” aku mengenali yeoja itu.

Ternyata, Krystal jauh lebih cantik dari yang aku kira. Pantas saja ia pernah dirumorkan bersama Myungsoo.

Hampir saja aku berlalu melewati ruangan itu karena kukira staff tadi menunjuk ruangan yang salah. Tapi, begitu melihat Myungsoo juga ada disana, aku terbelalak.

Mereka hanya berdua didalam ruangan itu.

Lalu, tak aku duga, bibir itu menyentuh bibir Krystal. Bibir itu tak lain adalah bibir yang juga pernah menyentuh milikku.

Aku kaget bukan main.

Air mata tak dapat kutahan lagi. Kakiku terasa begitu lemah sehingga walaupun aku sudah mengeluarkan tenaga sekuat mungkin, tapi langkah ini masih terasa begitu berat.

Tatapan bingung dan aneh dari semua staff tak kupedulikan. Pikiranku benar-benar kosong saat ini. Yang kurasakan hanya jijik. Jijik karena ternyata bukan aku saja yeoja yang ia cium. Semua hal-hal baik yang pernah ia lakukan padaku tak dapat kuingat lagi.

Kau jahat, Kim Myungsoo!

“Suzy-ah, darimana saja kau? untung saja ada orang berbaik hati yang mau menjagakan tempat duduk kita, kalau…… YA! kenapa kau menangis?!” Yoona bingung melihatku yang sudah penuh dengan air mata.

“ayo kita pulang, Yoona-ya” tuturku, hampir tak terdengar.

Tidak seperti Yoona yang biasanya langsung marah-marah, Yoona langsung mengangguk mengikuti permintaanku. Ia mengantarkanku kembali ke rumah sakit tanpa banyak bertanya.

“mianhae tidak bisa menemanimu nonton di SBS” kataku parau.

“gwenchana, lebih baik kau… menenangkan hatimu dulu Suzy-ah. Aku pergi dulu ya” pamit Yoona.

Begitu aku memasuki ruangan eomma, ada beberapa perawat disana dan juga seorang dokter. Selain itu, ada Baekhyun yang sedang duduk disofa.

“ada apa, uisa-nim?” tanyaku khawatir.

“kondisi Nyonya Bae sudah membaik, ia bisa dipindahkan ke ruang rawat inap sekarang” jawab uisa-nim itu ramah.

Senyumku mengembang, begitu juga Baekhyun. Tapi walau begitu hatiku masih diliputi rasa sedih karena kejadian tadi. Aish, kenapa aku memikirkan orang yang belum tentu memikirkan diriku juga? Suzy pabo!

Eomma pun dipindahkan ke ruang rawat inap sekarang. Kata uisa-nim, besok atau lusa eomma kemungkinan besar akan sadar. Aku bisa bernafas lega sekarang.

“noona, aku lapar~” ujar Baekhyun seraya memegangi perutnya.

“kau mau makan apa, Hyun-ah?” tanyaku.

“terserah saja noona”

Aku mengangguk “bagaimana hari ini kita makan daging saja? sudah lama kan kita tidak makan daging?” tawarku seraya mengembangkan senyum palsu. Bahkan, saat ini untuk tersenyum saja sangat sulit bagiku.

Aku merasa dunia ini tidak adil, tapi mau bagaimana lagi. Inilah takdirku. Aku dilahirkan sebagai seorang Bae Suzy, yeoja biasa yang harus bekerja untuk menghidupi eomma dan dongsaeng nya. Aku tidak bisa lari dari takdirku. Seorang yeoja sepertiku mana mungkin bisa disukai oleh idola terkenal seperti Kim Myungsoo. Kalau bisa, mungkin saja saat itu sudah kiamat.

Mulai dari sekarang, aku harus bisa menerima takdir. Myungsoo bukan takdirku dan tidak sewajarnya aku menyukai nya.

Saat aku membuka knop pintu untuk keluar dari ruangan ini, aku terkaget-kaget. Sudah ada namja tampan berdiri didepanku.

“Woohyun oppa? kenapa oppa bisa ada disini?” tanyaku bingung.

“tidak boleh?” bukannya serius, Woohyun oppa malah bercanda seperti biasanya. Ia terkekeh melihat ekspresiku yang bingung ini “kau tampak lucu sekali” godanya.

Wajahku memerah, karena malu. Apa sebodoh itu ekspresiku saat ini?

“aish, oppa tidak tampil di SBS?” aku berusaha mengalihkan situasi yang memalukan ini.

Woohyun oppa melirik jam tangan yang melingkar dipergelangannya “masih 30 menit lagi” jawabnya santai.

Aku terbelalak. 30 menit itu bukanlah waktu yang singkat untuk mempersiapkan penampilan. Dalam waktu 30 menit, seharusnya seorang idola sudah stay ditempat penampilannya.

“jadi, kenapa oppa masih disini? cepatlah pergi ke SBS!” seruku, terdengar seperti menyuruh.

“apa kau mengusirku? cih” ledek Woohyun oppa. Ekspresinya masih santai seperti tadi.

“aniyo, tapi nanti staff dan member Infinite yang lain sibuk mencari oppa” jelasku.

Woohyun oppa mengendikkan bahunya “biarkan saja, aku tidak peduli”

Aku hanya bisa bergumam dalam hati melihat sikap Woohyun oppa yang acuh tak acuh. Aku baru tahu kalau ada idola seperti Woohyun oppa.

“ngomong-ngomong kau mau kemana, Suzy-ah?” tanya Woohyun oppa penasaran saat melihatku menutup pintu ruangan eomma lalu berjalan melangkah pergi dari situ.

“beli daging” jawabku singkat.

“untuk apa?”

“tentu saja untuk dimakan, oppa. Memangnya untuk apalagi?!”

***

 

Author POV

Suzy dan Woohyun berhenti disebuah kedai yang tak jauh dari rumah sakit. Mereka memesan dua porsi daging asap –untuk Suzy dan Baekhyun. Butuh waktu sekitar 15 menit untuk menunggu pesanan mereka datang.

Sambil menunggu, Woohyun memutuskan untuk mentraktir Suzy minuman dan beberapa cemilan.

“oppa kenapa masih disini?” tanya Suzy entah untuk keberapa kalinya.

“jadi kau benar-benar mengusirku Suzy-ah? baiklah aku akan segera pergi” kata Woohyun berpura-pura kesal.

Sebelum ia berdiri dari kursinya, Suzy memegang pergelangan tangan Woohyun. Tanpa disengaja. Suzy refleks melakukan hal itu.

Tak dapat dipungkiri, Suzy cukup malu karena sudah memegang tangan Woohyun. Sebelumnya, ia tidak pernah melakukan kontak fisik dengan namja manapun. Kecuali Myungsoo dan Baekhyun, tentunya.

Woohyun yang menyadari perubahan ekspresi Suzy terkekeh kecil hingga Suzy tak mendengar kekehan Woohyun itu.

“kau tahu kenapa aku bisa ada dirumah sakit tadi?” Woohyun membuka pembicaraan baru.

“oppa ingin menjenguk eomma ku kan?” kata Suzy sembarang seraya menyeruput es jeruknya pesanannya yang baru datang. Kini rasa malunya sudah agak berkurang.

“aniyo….” Woohyun memberi jeda sejenak sebelum ia melanjutkan perkataannya lagi “…. aku mengkhawatirkanmu”

Suzy hampir saja tersedak saat Woohyun mengatakan ‘aku mengkhawatirkanmu’ tapi Suzy berusaha berpikir positif “waeyo? nan gwenchana, oppa”

“apa kau tidak mengerti maksudku? aku menyukaimu, Suzy-ah”

Untung saja Suzy sudah menelan es jeruknya. Kalau tidak, bisa dipastikan es jeruk itu akan menyembur dari mulut Suzy –saking terkejutnya.

Tenang, Suzy. Tenang. Suzy berusaha menetralkan pikirannya. Baru saja ia sakit hati karena melihat Myungsoo mencium Krystal, tapi sekarang Woohyun malah mengungkapkan perasaan padanya.

“aku kan sudah punya Myungsoo” jawab Suzy.

Woohyun menggeleng seraya menyeringai, ekspresinya bukanlah seperti seorang ‘Woohyun oppa’ yang Suzy kenal selama ini “apa kau masih mengharapkan Myungsoo saat kau sudah tahu dia sama sekali tidak tertarik padamu? hatinya hanya untuk Krystal Jung, ia rela melakukan apapun demi Krystal. Dulu, ia bahkan sempat ingin keluar dari Infinite hanya karena agensi tidak menyetujui hubungannya dengan Krystal. Aku bahkan sudah tahu dari awal hubungan kalian hanya akal-akalan dari agensi. Kau tahu? kau sudah terlalu banyak dimanfaatkan oleh agensi. Untuk menutupi hubungan Sunggyu hyung, Dongwoo, dan Sungyeol. Juga untuk menutupi rumor masa lalu Hoya dan hubungan terlarang Myungsoo-Krystal”

Aku tertegun.

“kau bukanlah Woohyun oppa yang kukenal lagi…”

To be continued

Mianhae karna baru sebulan bisa post chapter 10. Laptop author rusak dan sampe sekarang pun masih rusak jadi ini nge post numpang laptop orang heuheu. Doain cepet sembuh ya laptop nya:’) maaf juga kalau ff ini makin lama makin gaje tapi semoga suka yaa.

31 responses to “Mentira -10

  1. iii…kshn suzy eonni…di mnftkn…trs di skiti lg sma myung…bkin myung.a nyesel tlh nyakiti suzy ya tor…

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s