Love Back [Oneshoot]

Love Back

pizap.com14581362617641

Author : Jzy

Main Cast : Kim Myungsoo | Bae Suzy

Cast : Yoo Seungho, Park Jiyeon

OC’s : Jung Soojung, Bae Wan Yeong

Genre : Romance, Sad

Type : Oneshoot

Rating : +17

Disclaimer : Cerita ini hanya fiksi belaka, jika ada kesamaan tempat, tokoh alur dan setting dan lainnya itu milik masing-masing author dan sama sekali tidak terkait dengan pencipta, kepimilikan dan sebagainya. dan untuk tokoh utama dan artis lainnya bukan milik author tetapi milik orangtua, sahabat, dan agensi mereka author memakai nama mereka hanya untuk keperluan cerita. Cerita ini terinspirasi dari J-Drama ‘Love In Tokyo’

I’m sure my love will come back even now different

SORRY FOR TYPO

“Anyyeong.. Myungsoo-ssi, senang bisa berkenalan denganmu, Aku Bae Suzy dari kelas F mungkin kau tidak akan mengenalku tapi aku mengenalmu, aku menyukaimu semenjak kita menjalani masa orientasi hingga tahun kedua kita seperti sekarang, entah mengapa hari berikutnya aku merasa ada rasa yang timbul dan terus bertumbuh setiap harinya, dan sepertinya aku memeiliki rasa yang istimewa untukmu.. sampai aku menyadari, Aku menyukaimu .. aku tidak bisa memungkiri itu. senang mengenalmu Kim Myungsoo-ssi”

Bae Suzy

big13-00191Suatu hari di musim semi, seorang gadis berjalan dengan riangnya menuju gerbang sekolah ditangan kanan nya ia memegang erat amplop berwarna merah muda dengan tempelan sticker love untuk penutupnya. ia berdiri sambil tersenyum bodoh yang mendapatkan tatapan aneh dari orang yang berlalu lalang, ia tak hentinya menengok kesana kemari seperti mencari seseorang. gadis cantik dengan rambut hitam lurus sebahu itu kini merekahkan senyum nya dan sesekali memejamkan matanya seperti hendak menenangkan dirinya sendiri dan memastikan sesuatu, lalu kemudian ia berjalan maju dan berdiri tepat di depan seorang namja dengan garis wajah tegas,mata tajam, hidung mancung, yang notabe nya adalah disukai setiap yeoja yang melihtanya dan tidak terkecuali yeoja yang kini berdiri tepat didepannya sambil menundukan kepalanya

“Myungsoo-ssi maukah kau membaca ini?” tanya Suzy sambil menyerahkan amplop berwarna merah muda dengan kepala menunduk

“Tidak mau” jawab Myungsoo sambil berjalan melewati gadis dihadapannya tanpa menengok sedikitpun

“Tidak mau.. ” lirih Suzy sambil terdiam di tempat ia kini menjatuhkan amplop berwarna merah muda yang berakhir terinjak injak, seiring dengan air mata yang meluncur tanpa permisi, dan tanpa disadarinya kini ia mendapat bahan tontonan sesekali banyak orang yang menertawai tindakannya

“Apakah dia menembak Myungsoo? dasar gila..”

“Mwoya.. berani berani nya anak kelas F menyatakan perasaanya pada si jenius”

“Apakah ia tidak bercermin? menyedihkan sekali!”

“Suzy-ya..” panggil Jiyeon dengan pelan sambil menatap iba sahabatnya -sahabat Suzy namun yang dipanggil hanya diam tak bergeming satu inci pun

“Jiyeon-ah” lirih Suzy sambil memeluk sahabatnya dengan erat

“Masih banyak lelaki yang lain Suzy.. kau tidak perlu mengemis seperti tadi jangan rendahkan harga dirimu pada siapapun, aku tak akan biarkan sahabatku seperti ini, dan lagi kumohon jangan permalukan dirimu sendiri, aku mengerti.. aku sangat mengerti perasaanmu Suzy” tutur Jiyeon pelan berkali kali sambil mengusap punggung sahabatnya guna menenangkannya

“Apa cinta pertamaku berakhir seperti ini?” batin Suzy

xxxxx

“Yaa.. apa kau habis ditembak Tn.Kim?” goda seungho -sahabat Myungsoo

“apa kau termakan gosip murahan?”

“Tidak.. aku melihatnya sendiri dia memberikanmu surat getchi.. lalu kau berjalan melawtinya dan.. bahkan aku yang menyelamatkan surat cintamu, karena yeoja itu tiba tiba menundukan kepala dan melepaskan surat ini dan sepertinya ia sangat terpukul wajahnya basah dan berubah tidak seperti biasanya. asal kau tau aku melihat nya sayang karena terinjak lalu aku ambil dan ini aku kembalikan hanya kau yang berhak membacanya..” ujar Seungho sambil menyodorkan amplop yang agak lusuh dan kotor pada Myungsoo

tumblr_m2x4c7zs351rndg65“Apa kau sahabatnya kenapa kau tahu segala tentangnya?” tanya Myungsoo yang hanya diam tak menerima

“Dia Bae Suzy dari kelas F, aku tau dia karena dia sahabat pacarku nappeun!” decak Seungho sambil menaruh surat itu pada meja Myungsoo

“Setidaknya hargai dia jikaa kau tidak menyukainya..” ucap seungho “Aku tau sahabatku masih punya hati..” senyumnya lalu meninggalkan Myungsoo yang terdiam dan menatap kosong keluar jendela

“Myungsoo-ah anyeong!” sapa Soojung riang ketika melihat Myungsoo yang sedang duduk terdiam di bangku tempat duduknya

“Eoh. anyeong..”  ucap Myungsoo membalas sapaan Soojung

“Apa kau mau ke kantin?”

“Boleh..” jawab Myungsoo yang dibalas anggukan semangat Soojung dan langsung menariknya menuju kantin

Soojung adalah satu satunya gadis yang dekat dengan Myungsoo, banyak gosip beredar kalau mereka berpacaran mengingat Myungsoo hanya terseyum pada Soojungtidak pada yeoja lain , dan ada juga yang mengatakan mereka hanya bersahabat dari SMP. Soojung satu kelas dengan Myungsoo ia cantik dan pintar namun banyak yang tidak menyukainya karena angkuh dan sombong.

“Jiyeon-ah.. apa Suzy baik baik saja?” tanya Seungho hati hati ketika melihat Suzy melamun dan menatap kosong makanan didepannya tanpa sediktpun ada niat untuk menyentuhnya

295cq9y“Entahlah aku harap dia akan cepat membaik seperti dulu, aku khawatir karna keadaan Suzy seperti ini terakhir kalinya hanya saat ibu nya meninggal saja ia bisa bangkit karena ia melihat Myungsoo.. dan yang selama ini menjadi penyemangatnya telah menjadikannya kembali seperti dulu, Ah matta.. apa yang dikatakan Myungsoo?” jelas Jiyeon sambil menatap Suzy sedih

“Heehh.. Suzy-ya relakan Myungsoo, masih banyak lelaki lain yang menginginkanmu, jangan biarkan harga dirimu diinjak olehnya walaupun aku sahabatnya sedari kecil, aku tak menyukai cara bersikapnya pada semua yeoja yaa.. terkecuali ia berubah saat dihadapan yeoja itu.. aku juga tidak mengerti pola pikirnya” ucap Seungho sambil menunjuk sepasang manusia yang sedang berjalan sembari mengumbar senyum

“Aniya… aku tidak ingin memilikinya aku sudah lega karna dia mungkin sudah tau perasaan ku padanya walau tidak membaca suratnya sama sekali, aku tidak perlu balasan darinya aku hanya ingin mengungkapkan apa yang aku rasa saja yang selama ini aku pendam, aku hanya ingin memberitahu kannya aku menyukainya itu saja..” senyum Suzy sambil terdiam dan memalingkan wajahnya pada pepohonan ketika melihat Myungsoo dan Soojung berjalan ke mejanya

“Oh! kau yang menembak Myungsoo geutci? aigoo.. kau seperti anak SD arra.. menyatakan cinta dengan surat pabo!” kekeh Soojung yang dihadiahi tatapan tajam Jiyeon

tumblr_static_uhuhuuhh__“dan lagi kau kelas F getchi? hahah.. sudah pasti kau bodoh! yaa.. sadarlah jangan bermimpi untuk memilikinya, karena ada aku”

“Yaa~ Jung Soojung apa kau punya tatakrama?” tanya Jiyeon melayangkan tatapan tajam

“memangnya kenapa?” ucap Myungsoo tiba-tiba menyahut

“Kim Myungsoo.. kau jenius getchi? kau punya IQ 200.. kau pasti tau yang benar dan salah! kau dari kelas A!” desis Seungho

“Hmm.. aku dan Myungsoo di kelas A.. Seungho dan Jiyeon di kelas C, geirgo Bae Suzy.. dikelas F dan kau otak paling bodoh disini..” kekeh Soojung

“Majja.. dan aku benci gadis bodoh!” ucap Myungsoo tajam, membuat Suzy seketika lemas. dadanya sesak nafasnya mulai tak beraturan jantung nya berdegup dengan kencang, perih menyeruak didalam dada nya, ia kini menatap namja bermata tajam dengan tatapan yang sulit diartikan

“Wuahh.. dasar gila!” teriak Seungho kesal

215“Geu..geuge.. majja nan pabo saram, aku tau disini aku yang mempunyai kemampuan otak paling rendah dibanding kalian, geundae.. aku sama seperti kalian aku punya harga diri aku punya perasaan dan aku punya hati, aku punya seseorang untuk aku cintai, dan juga aku punya hak untuk dicintai.. saat harga dirimu terinjak kalian akan marah, saat perasaan dan hatimu disakiti kau akan sakit, aku sama seperti kalian merasakan hal itu, ini hanya karna kemampuan otak dan persoalan si rajin dan si malas.. apa kalian selama ini hanya membanggkan kalian duduk 2 tahun di kelas A? dan aku dikelas F karena aku merasa bodoh dan tidak ada yang patut aku banggakan dari diriku, aku hanya yakin pada orang yang aku cintai, aku yakin pada Appa, aku yakin pada Jiyeon dan Seungho dan aku yakin pada Kim Myungsoo, tapi mulai sekarang tidak akan aku tidak akan yakin padamu.. tidak ada yang patut aku banggakan selain kasih sayang Appa yang melipah dan teman kecilku jiyeon dan juga seungho. tidak ada lagi sungguh tidak ada lagi, Mulai sekarang aku akan berhenti menyukai Myungsoo!” jelas Suzy sambil sesekali mengeluarkan air mata ia tidak peduli tatapan orang yang melihatnya ia hanya ingin mengutarakan perasaanya

“Suzy!.. jangan lari! Bae suzy!” teriak jiyeon sambil berlari kencang ketika melihat Suzy jatuh tak berdaya

“Ohh.. kenapa dia pingsan?” ucap Soojung kaget ketika melihat Suzy yang berlari tiba tiba jatuh pingsan

1410151698-n6re31wj65-o

“Ck.. yang aku tau dia gadis yang kuat, tetapi tidak dalam kenyataanya” gumam Seungho sambil berlari menyusul Suzy dan Jiyeon, Myungsoo yang masih bisa mendengar hanya menatap kosong kerumunan orang yang berada cukup jauh didepannya

xxxxxx

“Bagaimana keadaanya dok?” tanya Tn.Bae ketika melihat dokter keluar dari ruang rawat putri nya

hqdefault“Sepertinya ia mengalami tekanan yang cukup berat dan juga shock.. tidak ada yang perlu dikhawatirkan sejauh ini..”

“Syukurlah apa boleh aku melihatnya”

“Boleh.. dia sudah sadar sepertinya silahkan..” ucap Dr.Lee

“terimakasih..”

“Putri appa.. kau kenapa eoh? eoddi appo?” tanya Tn.Bae

“Appa.. ” cicit Suzy akibat nafasnya yang tersengal karena penyakit asma yang dideritanya sejak lahir

“Hmm.. eoddi appo? apa kau mau makan sesuatu?” Tanya Tn.Bae yang berusaha menahan air matanya melihat putri tersayangnya kesusahan mengambil nafas

“Appa..” ucap Suzy tanpa ada suara yang keluar

“Ne chagi-ya .. apa yang kau inginkan?” tanya Tn.Bae yang kini tak kuasa menahan air matanya

“Ul..Ulj..jima”

“Hmm.. kau lihat appa tersenyum” senyum Tn.Bae sedih “Kumohon Suzy-ah jangan sakit lagi kau membuat ayah khawatir”

“Appa.. Appo”

“appa akan menyembuhkannya tidurlah..” ucap Tn.Bae sambil mengusap dahi putrinya dengan ibu jari nya secara perlahan dan teratur

“Appa.. gomawo..” ucap Suzy lagi tanpa ada suara yang keluar

xxxxxx

7 bulan kemudian

Tepat hari Senin Suzy memulai harinya seperti biasa, namun akhir-akhir ini ia lebih giat dari biasanya ia lebih giat belajar yang biasanya hanya ia isi dengan berbelanja di mall, kini ia memilih untuk berjalan jalan di dekat taman sambil membawa buku agak tebal sambil mendengarkan musik klasik yang mengalun dari earphone nya, tidak disekolah, tidak dirumah, hampir di semua tempat ia membaca dan menghafal sesuatu dan sampai akhirnya ditingkat terakhirnya di SMA ia memasuki kelas C yang sama dengan Jiyeon karena prestasinya yang naik tajam dan membuat orang kagum melihat kegigihannya selama beberapa bulan ini, sesatu yang mustahil jika kelas F masuk ke daftar 100 teratas untuk Ujian Akhir, tapi Suzy membuktikannya namanya berada di kertas yang sama dengan orang yang telah mengijaknya , Sebenarnya Suzy adalah gadis yag pintar geundae.. pasca ibunya meninggal ia lebih sering mengurung diri, berbelanja melakukan sesuatu yang tidak penting dan melupakan kewajibannya menjadi Siswa menengah atas

“Yaa.. kenapa kau jadi pintar pabo!” desis Jiyeon yang pura-pura kesal menirukan gaya bicara Soojung

tumblr_m6cd5mgPNC1r0cl0lo3_250“Aniya aku tetap gadis bodoh karena menyukai pria seperti itu Jiyeon-ah” ucap Suzy yang diakhiri Senyum sambil menatap langit lewat jendela kelas

“Chukae.. selamat datang di kelas C!!” pekik Seungho yang berlari menghampiri keduanya “geundae.. sepertinya aku tidak akan bebas berdekatan denganu karna ada dia” gumam Seungho sambil berfikir

“Apa kalian menginginkan ku ke kelas F sendirian lagi? aku tidak mau di tindas seperti dulu arra! kajja kita ke kantin” seru Suzy dan menggaet tangan keduanya seungho dan jiyeon yang melihat Suzy sekarang sama sama tersenyum “Kajja!” yang diangguki ketiganya

“Myungsoo! apa kau tau Bae Suzy yang beberapa bulan yang lalu itu.. dia masuk kelas C!!!” teriak Soojung histeris

“jinjja?” tanya Myungsoo dengan wajah tidak percaya

“lihatlah..”

“Bae Suzy.. ” gumam Myungsoo

xxxxxx

Hari Kelulusan

“Terimakasih untuk guru yang sudah mendampingi teman yang selalu ada, terimakasi h untuk masa masa indah ini, terimaksih untu 3 tahun ini.. semuanya tidak akan pernah aku lupakan apapun itu entah pahit atau manisnya kenangan ini karena itu adalah sejarah hidupku, terimakasih telah menjadi sejarah hidupku..  juga terimakasih untuk cinta yang sempat tumbuh.. gerigo terimakasih Appa untuk semuanya akutidak akan ada apa-apanya tanpamu ..”

1Myungsoo yang masih terdiam dan menyimak suara yang tak akan pernah ia lupakan, sosok  yang membuatnya kagum untuk pertama kalinya, ia masih tidak menyangka Bae Suzy dari kelas F pindah kekelas C karena kemampuan nya dan itu hanya terjadi beberapa tahun sekali sangat jarang untuk kelas F yang nyatanya hanya diisi para pemalas, keadaan dan suasana nya pun berbeda dari kelas lainnya . ia tak dapat memungkiri bahwa usaha Suzy tidak sia sia, ia dalam diam sering kali mendapati Suzy meyendiri di taman sembari membawa buku buku pelajarannya ia terus menghafal, membaca, mengerti, dan mempelajari nya dengan sabar kelihatan dari wajahnya ia bersungguh sungguh,  ia memasuki 10 besar Ujian Nasional dengan nilai tertinggi dan dia di peringkat ke 6 dan ia percaya mulai sekrang tidak ada yang tidak mungkin didunia ini

“Daebak..” gumam Soojung yang duduk disebelah Myungsoo

“Tapi lebih hebat kau dari pada dia kau peringkat 1!” senyum Soojung

“Dan kau?” Soojung hanya tersenyum kecil ia hanya mendapati peringkat 37

“Myungsoo-ya aku ingin membicarakan sesuatu kepadamu..”

“Kajja.. “

“Myungsoo-ya aku tidak bisa menahannya lebih lama.. nan jhoae.. ” ucap Sojung to the point

“mianhae.. aku hanya menganggapmu teman Nn.Jung”

“kau tidak menyukaiku?”

“Mana mungkin aku menyukaimu.. “

“lalu kenapa kau hanya tersenyum kepadaku dan selalu membelaku?”

“itu karna aku lama mengenalmu.. sudahlah lupakan rasa itu.. kau akan lebih jauh menemukan namja yang baik di banding aku nanti..” ujar Myungsoo

Krystal-The-Heirs-Korean-Drama-Fashion11“nal jhoae?”

“Aniya..”

“Arraseo.. bisa berikan aku pelukan perpisahan? aku akna tinggal di paris setelah ini apa kau tidak akan merindukanku?” tanya Soojung sambil berhambur memeluk Myungsoo

“Geurae.. jaga dirimu baik baik kalau begitu..” Suzy yang melihat itu hnaya tersenyum hampa dan mempererat genggaman nya pada lengan ayahnya

“Yeojaku memang yang terbaik.. ayah selalu bilang padau roda berputar chagi-ya, kau hebat.. kau mengatasi sakit hatimu mengembalikan harga dirimu tanpa melukai orang lain, ayah percaya padamu.. geundae, kalau soal pria nanti jika kau kelak menginginkannya bicara pada ayah, percayakan pada ayah.. arraseo..?”

“Ne Appa..”

“Aigoo. kau tetap gadis manjaku.. ” kekeh Tn.Bae yang berjalan dengan Suzy melewati Soojung dan Myungsoo

“Apa kau akan hilang setelah ini?” batin Myungsoo sambil menatap Suzy yang berjalan menjauhinya, ia seperti merasakan kekosongan yang entah apa

3 tahun kemudian

“Dokter Bae! Dokter Bae! ada yang mengalami kecelakaan di ruang IGD, dokter Choi baru saja pulang dan dokter jaga pun sedang mengurusi pasien lain” ucap Suster yang datang dengan wajah panik

“Arraseo..kajja”

“Myu..Myungsoo?” gumamnya ia mematung sejenak sampai akhirnya ia tersadar dan langsung bertindak, ia memebersihkan luka pada kepala yang berlumur darah tanpa rasa jijik, ia menutup luka dengan menjahit tanpa rasa takut, kini Suzy sudah menjadi dokter disebuah rumah sakit ia kuliah diluar negri dan baru pertama kali sejak terakhir ia melihat Myungsoo berpelukan dengan Soojung

“aku berharap tak bertemu denganmu setelah kembali ke negara ini aku tak yakin rasa ini akan berhenti saat melihatmu lagi. tapi aku akan berusaha menjauhinya” batin Suzy

2 hari kemudian

“Eoh? kau sudah sadar? apa ada yang sakit di sekujur tubuhmu? apa kau merasakan sesuatu?” ucap Suzy tenang sembari menyodorkan minum lewat sedotan pada Myungsoo

tumblr_ndissm6uCE1qm3h6go1_500“Neo.. Suzy? Bae Suzy?” tatapan Myungsoo tak percaya matanya membulat sempurna ia menatap lekat wajah Suzy ia tampak cantik dari 4 tahun yang lalu, kini ia memandang rambut coklat gelap yang bergelombang yang diikat sebagian make up tipis namun lipstik nya berwarna merah gelap membuatnya menjadi kesan berani memakai dress hitam yang membentuk tubuhnya yang ditutupi jas putih yang melekat padanya juga stetoskop yang ada di kantung nya disebelah tangan kanan nya ia menenteng papan dan kertas yang isinya entah apa, Myungsoo dibuat mematung olehnya

“Hmm.. naya, geokjongma kau akan dirawat dengan baik disini, ku harap kau jangan takut dirawat oleh orang bodoh sepertiku, apa kau merasakan sesuatu sakit atau pusing sebagainya?” taya Suzy dengan tenang dan tatapan datar nya

“Eobseo..” lirih Myungsoo

“Geurae.. berarti kau tak mengalami keluhan, jadi aku hanya akan menyuntikan vitamin untukmu” ujar Suzy sambil mengambil kapas yang beralkohol mengusapnya pelan pada permukaan lengan Myungsoo “Mian” ucapnya sebelum menyutikan sesuatu disana

“Kalau begitu aku tinggal, lain kali mengemudilah dengan baik, kalau kau mengantuk jangan paksakan apa kau senang jika disini terus, aku yakin kau pasti tak akan suka geutchi? istirahatlah dengan baik, semoga lekas sembuh” senyum Suzy tulus sambil membungkukkan sedikit badannya

159“Gomawo.. ” lirih Myungsoo ketika melihat pintu kamar nya tertutup rapat dan kemudian beralih menatap plaster bulat transparan yang ada di lengannya yang ditempelkan Suzy pada lengannya setelah selesai memberikan vitamin untuknya

“Majja.. dan aku benci gadis bodoh!”
Suzy terus terngiang kalimat itu, kalimat yang seumur hidup tak akan pernah dilupakannya, ia tidak merasa dendam pada orang yang telah mengatai nya hanya saja ia ingin membuktikan jika ia tidak sebodoh yang mereka pikirkan, ia hanya ingin orang yang telah mengatainya sadar akan apa yang dikatakan mereka dulu yang sudah melukai hati seseorang, yaa.. seseorang yang menyelamatkan nyawa  manusia yang melukai hatinya menginjak harga dirinya, dan juga melukai perasaan yang tumbuh saat itu.

“Appa.. nan appo, kau tau jika harga dirimu diinjak, dikatai melakukan banyak hal bodoh, sakit hati, apa yang akan appa lakukan?” tanya yang kini duduk diatas sofa tepat disamping ayahnya

“Yang appa lakukan? ayah tidak akan membalas dendam atas yang mereka lakukan pada appa, yang appa lakukan adalah menyadarkan mereka tanpa mereka sadar dan juga appa mencoba untuk bercermin seperti apa appa sebenarnya, dan setelah itu bertindak sekuat yang kau bisa, kau harus mebalas mereka tanpa mereka sadari dan tanpa menyakiti hati seseorang, kau harus buktikan pada mereka bahwa apa yang mereka ucapkan padamu itu salah besar,  dan lagi apa kau ingin menjadi dokter?”

“Hmm.. aku ingin menyembuhkan banyak orang appa, menyembuhkan yang sama seperti yang aku alami, rasanya seperti mempunyai kepuasan tersendiri saat mereka tersenyum”

“Geurae.. jika kau mempunyai pasien yang tidak kau sukai atau orang masa lalu mu, kau juga harus memperlakukannya sama dan setara denagn yang lainnya. jadilah dokter yang baik arratchi? aigoo.. berapa tahun lagi akau akan melihatmu memakai jas putih?”

“Aku yakin tak akan lama appa..” jawab Suzy pasti sambil memeluk ayahnya erat hanya ayahnya yang ia punya hanya ayahnya harta paling berharga setelah ibunya pergi meninggalkan keduanya beberapa tahun yang lalu, hanya ayahnya tempat berkeluh kesahnya

xxxxxx

Myungsoo pov

“Majja.. dan aku benci gadis bodoh!” kalimat itu kembali terngiang dikepalaku mengingat nya saat dia menangis didepan ku, memberikan surat didepan gerbang sekolah dengan wajah malu malunya, namun sekarang aku seperti tidak bisa mempercayai kenyataan, hatinya yang aku lukai, aku yang mempermalukannya didepan banyak orang, perasaanya yang tidak aku hargai, namun ia tetap merawatku dengan sangat baik, entah sejak kapan rasa penasaran muncul sejak kami memasuki unversitas aku tak melihatnya lagi dan aku bertemu dengannya hari ini, di menjadi dokter yang cantik, apa dia pura pura bodoh yang menyebabkannya masuk ke kelas itu? sungguh aku tidak bermaksud berkata demikian aku hanya asal bicara, aku tak bermaksud melukainya. geundae.. hanya saja mulutku bertindak seenaknya, tapi sekarang aku merasakan malu setelah melihatnya seperti sekarang hanya karena asal bicara, saat mia menyinggung tentang kata itu rasa bersalah hinggap menghampiri ingin rasanya meminta maaf, dari hari pertama bertemu setelah sekian tahun dan hanya kata itu yang ia singgung kentara sekali kalau ia sepertinya sakit hati akan kata yang aku ucuapkan..

Memang aku tidak menyukai gadis bodoh aku bukan membencinya, bagiku gadis bodoh adalah yang nantinya membuatku terganggu akan tingkahnya, aku tau Bae Suzy ia sudah menyukaiku selama 2 tahun, aku tau rasanya pasti tidak nyaman, dan selama itu aku tidak pernah mengenal nama Bae Suzy ataupun merasa terganggu karenanya seperti gadis lainnya

tumblr_inline_nell5kCPHf1qh3ff2Aku masih menyimpan surat itu aku membacanya saat hari kelulusan, saat aku membacanya kata kata nya aku ingat selalu, dan yang aku sesali ketika ia melangkah menjauh dariku untuk yang terakhir kalinya ‘apa aku menyakitinya terlalu banyak?’ dan beberapa kalimat hinggap dikepalaku, aku juga mulai mengkhawatirkannya, aku melihat ia pingsan beberapa kali sambil memegangi dadanya aku tak tau apa yang membuatnya seperti itu.. aku merasa bersalah padanya, dan juga saat aku di unversitas aku merasakan ada yang kosong, saat menyadari ketidak hadirannya diskelilingku, tak pungkiri bahwa aku merindukannya.. seiring waktu berjalan, sepertinya aku menyukainya, apa cintaku akan kembali? meski dalam keadaan yang berbeda?

Karena aku menyadari.. sikapnya yang dingin wajahnya yang datar walaupun bertutur lembut berbeda dengannya saat menjadi Siswa menengah atas yang biasanya ia terus tertawa bersama Jiyeon dan Seungho yang aku lihat sekarang Bae Suzy orang yang serius dan dingin aku seperti bercermin… apa yang telah mengubahnya seperti sekarang.. dan juga dia lebih dewasa dan sangat cantik, aku tak bisa mengelak wajahnya memang cantik jika saat sekolah menengah atas ia selalu memakai jepitan kecil kentara dengan image manis. namun sekarang menjadi wanita dewasa yang anggun dan perfeksionis

Aku mencintainya.. aku ingin a mencintaiku seperti dulu, aku tidak melihatnya setlah menjadi seperti sekarang aku merasakan perasaan bersalah pertama kalinya ketika menolak seorang gadis hanya pada seorang BAe Suzy dan akhirnya nya hari demi hari aku menyadari aku menyukainya dan merindukannya kian hari rasa itu tumbuh dan aku mencintainya.. aku berjanji tak akan melakukan kesalahan tuk kedua kalinya jika aku diberi kesempatan kedua aku tak akan menyia nyiakannya

Myungsoo pov end

1 minggu kemudian

“Sebaiknya tidak usah diadakan pertunangan atau sebaginya, kita adakan penikahan secepatnya 2 minggu lagi? eottae wan yeong-ah?” tanya Tn.Kim dengan senyumnya

“Emm.. Suzy apa kau setuju nak?”

“Aku akan menuruti apapun kata appa” senyum Suzy

“Geurae.. Myungsoo bagaimana denganmu?”

“Aku akan mengikuti apapun kata abeoji dan eomma aku yakin yang dipilih kalian adalah yang terbaik” Suzy yang mendengarnya hanya tersenyum hampa

“Jinjja? tapi aku bodoh Myungsoo-ssi ? aku bukan wanita yang sempurna untukmu?” ucap Suzy yang membuat wajah Myungsoo menegang

“Aku tidak memperdulikannya sama sekali, aku akan menerima istriku apa adanya”

“Tapi kau bilang 5 tahun yang lalu kau benci gadis yang bodoh Suzy yang membuat Tn.bae Tn dan Ny.Kim kebingungan

“Aniya.. saat itu aku hanya asal bicara, dan sebenarnya aku yang terlalu bodoh memahami perasaanku sendiri.. mianhae” ucap Myungsoo yang membuat wajh Suzy berubah menjadi sendu tidak seperti Bae Suzy yang tenang dan anggun ia kini menatap gelas kosong yang didepannya dan tanpa disadari air mata meluncur dengan indahnya

“Neo gwenchana?” tanya Myungsoo melihat perubahan wajah Suzy

“Aku emmbawa nya keluar untuk berjalan jalan kalian” senyum Myungsoo yang hendak permisi dan menggenggam tangan Suzy untuk pertama kalinya, Suzy hanya terdiam tak mengucapkan sepatah katapun

“Mianhae.. jebal mianhae Suzy”

“Aku sudah memaafkanmu dan memaafkan kesalahan temanmu ya dulu, aku tdak berniat membalaskan dendam, atau pun berniat jelek terhadap kalian”

“Jinjja?”

1210“Meski kau cukup menggoreskan luka cukup dalam yang tidak akan pernah aku lupakan seumur hidupku, kaulah yang membuatku seperti ini! kau menginjak harga diriku kau menyakiti hatiku kau juga tak memperdulikan perasaanku juga menanggung malu, aku tidak bodoh arra! aku bukan gadis bodoh! aku bisa membuktikannya pada kalian! kalau aku bodoh mana mungkin aku menolong nyawamu dengan pengetahuanku yang minim.. kau tau aku bukan gadis bodoh! aku terlalu lelah menahan ini semua .. kau tak pernah menghargai sedikit saja perasaanku! nan aniya.. ” ucap Suzy dengan wajah kacau

“Aku tau kau berhasil membuktikannya.. kau menyadarkan aku atas ucapan yang merendahkanmu, sungguh aku tak sadar mengucapkannya aku tak berniat mengeluarkan kalimat itu aku tidak membencimu sungguh Suzy” lirih Myungsoo sambil mengulurkan tangannya hendak mengusap pipi suzy yang basah namun langung ditepis oleh Suzy

“Lalu.. lalu kenapa kalimatmu terus mengiang dikepalaku sampai detik ini? kau seperti bersunggung sungguh membenci Bae Suzy dari kelas F!”

“Aku mohon hentikan.. maafkan aku atas luka yang telah aku tau aku tak bisa menghilangkan luka itu tapi aku bisa menyembuhkannya.. kumohon lupakan itu mulai dari sekarang..”

“tapi kau bilang membenciku..” cicit Suzy yang masih didengar Myungsoo yang kini menangkap tubuh Suzy yang terkulai lemas

“Aku tidak membencimu.. sungguh aku tidak pernah membencimu.. maafkan aku Suzy” teriak nya yang membuat restoran malam itu terlihat ramai

xxxxxxx

“Apa kau orangnya? yang mengatakan membenci gadis bodoh?”

My.Lovable.Girl.E12.mkv_002442473“Aku tidak sungguh sungguh mengatakannya.. aku hanya asal bicara saat itu aku tidak membencinya, aku bahkan kehilangannya saat masuk unversitas”

“jadi hanya asal bicara? Suzy tadiya ia adalah anak yang sangat cerdas tapi saat memasuki sekolah menngah atas ia ditinggal ibunya, ia sering murung dan sensitiv dan tepat saat masa orientasi terakhir ia sedikit terlihat cerah dan ternyata mempunyai semangat di sekolah barunya, ia berperilaku kurang baik semenjak ibunya meninggal dia sering melakukan kegiatan yang tidak penting dan berdampak pada nilai disekolahnya. dan saat pertengahan semester kelas 2 ia bilang ia akan meyatakan perasaan pada seseorang,tapi dia jatuh sakit seperti sekarang dan sering sekali jatuh sakit seperti ini, namun akhirnya aku sering berbicara padanya dan dia bangkit seperti dulu.. dan akhirnya sampai sekarang ia menjadi dokter wanita yang paling cantik.. aku tak bisa memarahinya saat ia melakukan kegiatan tidak pentingnya yang sering menguras banyak uang dan waktu aku takut dia hilang…dan juga aku tau Suzy akan berubah karna setauku dia tidak mempunyai sifat yang demikian ia hanya tau mencintai orang dengan tulus buktinya dia masih saja mengingatmu saat kita ada  di luar walaupun kau sudah melukainya ia tetap mencintaimu tulus, dan juga aku tau dia bukan tipikal orang yang akan membalaskan dendam.. geundae jika seperti ini aku takut dia akan kesusahan mengambil nafas, jika boleh aku yang akan menggantikan posisinya didalam sana.” lirih Tn.Bae sambil menatap pintu ICU dengan sedih

“Mianhae Suzy..” batin Myungsoo tanpa sadar ia meneteskan air mata dari sudut matanya

xxxxxx

3 bulan kemudian

“Apa kau hamil?” tanya Myungsoo sambil tersenyum melihat test kehamilan yang ada di atas meja rias

“Hmm.. sepertinya begitu” ucap Suzy sambil membolak balik halaman majalah dan menyenderkan punggungnya di kepala ranjang

“anjhoa? kau tidak suka mengandung anakku?”

“Aniya.. walau bagimanapun nanti aku akan menjadi ibu aku menerimanya”

tumblr_m2jti5V1Bw1qhmz3lo1_500“Yak! bodoh! kau mengucapkan kata seperti itu seperti enggan menerima kehadiranya! kalau  kau ingin membenciku benci aku jangan pada nya.. dia tidak mengerti apapun bahkan ia belum diberi nyawa!”

“An..ani.. geu” ucapan Suzy terpotong  dan menatap takur Myungsoo pasalnya selama ia mengenal Myugsoo belum pernah mendapati Myungsoo seperti ini, saat Myungsoo tiba tiba berteriak padanya “Kau membenciku ya kan!! kau masih membenciku!!” teriak Myungsoo frustasi

“Aniya.. aku tidak membencinya, mana mungkin aku membencinya dia juga anak ku! aku tidak tau kenpa aku mengatkan itu, aku masih kesal padamu sampai sekarang kata kata itu yang selalu muncul beberapa tahun terakhir seperti aku ini memiliki trauma sendiri!”

“Bagaimana caranya lagi aku membuatmu untuk tidak membenciku ataupun kesal padaku? katakan padaku bagaimna caranya Suzy-ah” ucap Myungsoo sambil mengeluarkan air mata nya ia tak tau harus berbuat apalagi, menikah 3 bulan yang lalu pun tak mendapati perubahan sikap suzy padanya ia selalu menanggapinya datar sama sekali tidak ada belaian saat ia tidur atau sentuhan lembut yang membangunkannya hanya setelan kemeja dengan jas yang menggantung apik sarapan yan sudah tertata rapih namun kupunya tidak pernah ada, jikapun ia meminta bercinta Suzy menurutinya ia menurut apa kata Myungsoo hanya saja ia tidak tahan dengan raut dan sikap Suzy padanya

“Mianhae.. mianhae Myungsoo-ya” isak Suzy yang melihat Myungsoo duduk bersimpuh didepannya sambil memegang kaki Suzy

“kau bohong.. kau bohong .. kau bilang kau sudah memaafkan ku buktinya kau tetap mendiamiku.. apa kau masih tetap membenciku?”

big7-00010“Aniya.. mianhae.. maaf kan sikapku.. maaf tidak menjadi istri yang baik, maafkan aku” isak Suzy sambil memeluk Myungsoo erat

“Aniya.. maaf telah berkata kasar dan juga belum bisa menjadi suami yang baik untukmu, kumohon maafkan aku itu.. sekarang berbeda keadaanya Suzy..kau dan aku sudah menikah, dan sebentar lagi ada buah hati kita.. kau masih mencintaiku kan? ku mau memulainya dari awal? tanpa melihat kebelakang.. kita anggap itu sudah berlalu dan sebagai cermin kita untuk di masa depan? kau mau hidup bersamaku?”

“Emm.. aku masih mencintaimu bahkan selalu bertambah setiap harinya .. aku mau hidup bersamamu”

“janji?” tanya Myungsoo sambil mengmbil jarak kemudian menautkan jari kelingkingnya

“Nan yagsokhe..”

“kau yakin akan bahagia bersamaku?”

“Mana mungkin aku tidak bahagia hidup bersama orang yang teramat aku cintai..”

“aku yang lebih mencintai mu sayang..” Suzy yang mendengarnya tersenyum kecil, ia tersenyum saat Myungsoo mempersempit jarak mereka Myungsoo menempelkan bibir tipis nya pada bibir ranum suzy melumatnya pelan dengan lembut, memanggut ya dengan lembut sesekali Myungsoo menghentikan ciuman nya saat Suzy kehabisan nafas, ia terlalu takut melukai istrinya lagi.

“Myung..Myungsoo.. hajima” desah Suzy saat Myungsoo meneruskan ciumannya pada leher istrinya, Suzy kni mengangkat tangannya di leher Myungsoo, sampai akhirnya suaminya itu lupa diri ia perlahan membuka kancing piyama istrinya yang pertama, tetapi Suzy mengalihkannya mencium bibir Myungsoo sambil memegang tangan Myungsoo yang hendak melepas kancing yang ke empat

“Andwae..” ucap Suzy lembut sambil mengusap pipinya, Myungsoo tersenyum merasakan belaian istrinya baru pertama semenjak 3 bulan yang lalu ia menikah dengan wanita dihadapannya kini yang sedang tersenyum manis

“Wae? Wae andwae?” tanya Myungsoo sambil merengutkan wajahnya

“Aigoo.. suamiku yang pekerja keras.. sepertinya memag aku kurang memperhatikanmu” gumam Suzy sambil mengusap kantung mata Myungsoo

“Aniya.. gwenchana kita lanjutkan yang tadi saja eoh?” goda Myungsoo

“Andwae.. tidak untuk sekarang sayang.., kau mandi aku akan menyiapkan makan malam kau harus tidur yang cukup aku tidak mau mendapat omelan dari dokter lain karena tidak memperhatika suaminya yang tampan ini, kau harus mempunya pola hidup sehat mulai sekarang arraseo..” senyum Suzy dan diakhiri kecupan manis pada bibir suaminya

“Aku akan menuruti apa katamu sayang.. ” senyum Myungsoo, ia lega sekarang hatinya juga menghangat mulai sekarang hanya dengan perlakuan istimewa istrinya

“kimchi jjigae?” tanya Suzy sambil menarik alisnya, Myungsoo yang melihatnya mengangguk dan mencium dahi, pipi dan terakhir bibir merah istrinya

“aku di dapur,  kau mandilah oppa..” kekeh Suzy saat Myungsoo hendak menciumnya kembali ia menghindar

“hati hati, jangan berjalan terlalu cepat” ingat myungsoo

“Arra..”

xxxxxxx

Suzy dan Myungsoo kini mempunyai hubungan yang lebih baik dari sebelumnya kandungan Suzy juga sudah di bulan ke 9, ia juga sudah mngambil cuti dari 3 bulan yang lalu, Myungsoo terlalu mengkhawatirkannya dan mungkin agak protektif sat ia bekerja di rumah sakit, Myungsoo juga sudah mengambil cuti dari 2 minggu yang lalu sampai anaknya lahir kelak, ia ingin menemani istrinya itu. Suatu hari di musim dingin dua sejoli kini sedang bercengkrama dengan hangatnya, senyum dan tawa saling mereka balas satu sama lain.

“Myungsoo..”

“Oppa.. kau harus memanggilku oppa aku suami mu sayang..” pinta Myungsoo sambil mengeratkan pelukannya di pinggang Suzy

“Oppa..”

“wae? yeobo..”

33“Bukan apa apa hanya ingin memanggilmu saja” kekeh Suzy namun kekehan nya berhenti dan berganti dengan raut gelisah

“waegure?” tanya Myungsoo khawatir

“beberapa hari ini dia banyak sekali bergerak, dan membuatku sedikit nyeri” ringis Suzy sambil mengelus lembut perut buncit nya dengan gerakan perlahan

“aigoo.. kau nakal sekali eoh? biarkan eomma mu ini tidur appa yang akan memelukmu eottae?” senyum Myungsoo sambil mengusap perut istrinya, ia tersenyum kecil ketika merasakan gerakan lembut disana, ia mengcup perut Suzy sayang sesekali ia menempelkan telinga nya di perut istrinya, Suzy yang melihatnya tersenyum sambil membelai kepala suaminya dengan lembut dan mengecup pelipis suaminya

“Oppa.. apa kau yakin akan menemaniku saat bersalin nanti?”

“Gerom.. aku tak akan biarkan istriku berjuang sendirian geokjongma aku akan ada disampingmu.. aku pastikan itu” jawab Myungsoo sembari mengusap pelan dahi Suzy dengan ibu jarinya sampai akhirnya istrinya itu terlelap

“tidur yang nyenyak sayang.. ” ucap Myungsoo pelan, ia membaringkan tubuh istrinya dengan sangat hati hati, ia mengecup dahi istrinya dengan sayang dan beralih pada perut istrinya “Aegy-ya jaljja..”

thumbnail_600x300_crop (2)“Maafkan aku berkata kasar padamu tanpa melihat siapa dirimu sebenarnya, maafkan aku Suzy-ah, saat itu aku tak mengenalmu” batin Myungsoo ia mendekap Suzy erat menempatkan kepala istrinya di dadanya ia sesekali mengusap lembut punggung nya dan mencium pelan pelipisnya

4 hari kemudian

“Appo..Op..Oppa” tangis Suzy yang saat ini tengah menjalani proses persalinan

“Eu.. dokter, istri saya.. istri saya mempunyai asma” ingat Myungsoo saat dokter kini mempersiapkan alat alatnya ia sangat takut saat ini, melihat istrinya kesakita membuat dirinya bernafas seperti tercekat

“Ap..Appo” cicit Suzy yang mulai tidak bisa mengatur nafasnya, ia melakukan instruktur dari suster namun dia sama sekali tidak bisa mengikutinya, ia menole pada Myungsoo yang kini  memasang wajah kacau dengan mata yang berair “kau bisa sayang.. kumohon bertahanlah..” isak Myungsoo yang menggengam tangan Suzy erat ia baru merasakan seperti ini, sama seperti keadaan yng sering Tn.Bae ucapkan padanya.. ia juga merasa sakit dan seolah nafasnya juga tercekat saat melihat istrinya susah untuk mengambil nafas kepalanya bergerak kesana kemari, ia bahkan menghiraukan rasa sakitnya ia berusaha untuk mengambil nafas perlahan tak jarang ia menangis “Aku disini.. sayang, kumohon bertahanlah, kau adalah wanita terhebat dan terbaik di seumur hidupku aku pastikan itu” senyum Myungsoo ia kembali mencium dahi Suzy berharap bisa menyalurkan kekuatan untuknya, ia merasa bodoh tak bisa melakukan sesuatu saat istrinya sedang meregang nyawa seperti ini

“Oppa..” cicit Suzy sambil tersenyum ketika mendengar suara tangis bayi yang memekakan telinga “terimakasih mau bertahan.. terimakasih masih ada disisiku sampai detik ini, kau tau aku takut sekali melihatmu seperti tadi” lirih Myungsoo sambil mengecup lama dahi Suzy

“n..nan .. gwen..chan.na oppa” cicit nya sembari menutup matanya Myungsoo yang melihat itu panik namun dokter menenangkan bahwa Suzy hanya kelelahan, ia kini menggendong bayi dengan kulit yang masih merah itu, ia tak kuasa menahan tangis ia mencium kening putranya hangat dan pneuh sayang “Anyyeong ji soo-ya” ucap Myungsoo dan kembali mencium dahi putranya “Suzy-ah gomawo.. kau dan ji soo adalah harta yang paling berharga yang aku miliki aku tak akan ada artinya tanpa kalian berdua..  ji soo-ya terimakasih telah hadir ditengah tengah kami..” senyum Myungsoo

xxxxxx

“Ji soo-ya anyyeong .. ” ucap Suzy pelan ia kini menggendong putranya ia tak henti nya tersenyum cerah. “syukurlah kau sehat.. eomma sangat mencemaskanmu arra, aigoo.. mata nya tajam seperti appa nya bibirnya seperti appa nya.. semuanya milik mu oppa” kekeh suzy yang melihat putranya mempunyai paras seperti ayahnya

813“tapi hidung itu milikmu sepertinya.. aigoo.. lihatlah dia membuka matanya” ucap Myungsoo pelan kini ketinganya tengah ada di ruang rawat Suzy, Myungsoo yang duduk sembari memeluk dua malaikat kecilnya itu tersenyum melihat malaikat kecilnya menggeliat kecil menyentuh pipi kirinya, Suzy juga selalu tampak tersenyum. mereka tak menyadari bahwa cinta mengubah segalanya.. dan juga mereka makin mengerti saat masalah datang merek amencoba menyelesaikannya denganbaik sekarang.. dulu mungkin bagi myungsoo hal sepele yang tidak akan diperpanjang karena kalimat bodoh itu tidak akan ada apa apa nya..buktinya itu berpengaruh pada masa depannya.. jadi semua yang dilakukan hari ini adalah kelanjutan di masa depan jadi berbuat baik dan berkata yang baik karna itu akan membawamu pada hidup yang bahagia, jangan pernah menyepelekan sesuatu apalagi yang berhubungan dengan hati.. itu harus hati-hati

“Oppa.. gomawo..” senyum Suzy mengecup singkat bibir suaminya , Myungsoo tersenyum menyadari tindakan istrinya

“terimakasih telah meluangkan kesempatan berharga, terimakasih telah datang di hidupku, terimakasih telah memaafkanku, terimakasih telah menjadi ibu dari anakku, terima kasih atas cinta mu yang terus mengalir padaku juga ji soo terimakasih untuk semuanya sayang.. saranghae nae Anae..”

“na ddo gomawoyeo.. na ddo saranghae Kim seobang” ucap Suzy dengan wajah yang basah sambil meletakan kepalanya di dada bidang suaminya ia tersenyum melihat Ji soo berada di gendongannya, Myungsoo mendekap erat mereka berdua “Tuhan terimaksih telah mengirimkannya padaku, terimakasih Suzy-ah .. ji soo-ya telah hadir” batin Myungsoo sambil mengcup bergantian Suzy dan putra kecilnya

“terimaksih sudah kembali Suzy-ah” senyum Myungsoo mereka tersenyum melihat buah hati mereka tersenyum seperti mengetahui bahwa orang tua nya sedang bahagia

“terimaksih telah menerimaku” batin Suzy “terima kasih ji soo-ya terimakasih telah hadir” lanjutnya ia mencium kening ji soo lembut

mereka bertiga hanyut dalam kehangatan yang mereka ciptakan masing masing saling mencurakan perasaan yang hanya mereka sendiri yang mengetahuinya. walaupun mereka dipertemukan lagi dan disatukan karena perjodohan mereka menjalani nya tidak setengah hati menjalaninya, mereka tidak bisa memungkiri bahwa saling mencintai. terlebih setelah hadir buah hati mereka.. mereka sadar masa lalu yang membawa mereka pada saat saat ini, mereka juga sadar kesalahan masa lalu yang mengajarkan berbagai perniknya hidup.

FIN

Maafkan aku jika ceritanya absurd T_T semoga kalian meyukainya, maaf juga kalo alurnya kecepetan >.< maaf aku jarang post ff karena aku ada persiapan buat minggu depan untuk UTS semoga mengerti.. ^^

tapi janagn lupa Read, Like, Coment nya ya.. saranghae!!

See you~

19 responses to “Love Back [Oneshoot]

  1. Keren bgt ceritanya…😊
    karena kegigihan suzy..akhirnya dia mendapatkan apa yang selama ini diharapkan dan yg pasti adalah cinta myungsoo..😉

  2. kereeennn…jinjja kren chingu..haaaahhh..gk nyangka klo pada akhir.y mereka bkalan bersma bahkan smpai menjadi sebuah keluar.y yg sangaaattt..bahagia…meskipun d awal kisah mereka d awali dengan kenangan yg menyakitkan trlebih buat suzy..yg pada akhir.y berbuah penyesalan bahi myungsoo..namun semua.y dpat di rubah dengan satu kata “cinta’..haaahhh..joh thor…banyak pesan.y..slah satu.y..kita dpat mengambil dan menjadikan masalalu yg menyakitkat sbgai pelajaran dan menjadikan kita menjadi orang yg lebih baik dan tidak menyakiti orang lain…walaupun itu dlm bentuk kta”..ok..d tunggu karya lain.y..fighting

  3. Ceritanya keren banget…
    Astaga itu si soojung minta d apain sih…
    Balasan yang cukup untuk myungsoo yang sudah nyakitin suzy…
    And finally happy ending yeay…
    Joahe….

  4. Di awal myungsoo nya nyebelin ngatain suzy pula, tapi seneng suzy tetap menerima myungsoo dan happy ending

  5. Entah kenapa aku sampe nangis baca nya padahal aku merasa feelnya kurang kuat.
    Aku senang karena suzy telah memaafkan myungsoo dan myungsoo telah menyadari kesalahannya dan akhirnya merka hidup bahagia bersama jisoo,,,,,

  6. Ahh jhoa…jhoa ceritanya bagus dan menarik, keren” meskipun dulu myung nappeun…tapi setelah gk ada suez myu g sadar juga…ahhh happy ending dengan hadirnya jisoo kecil

  7. Daeebbakkkk…Sumpah sangat luar biasa.ini ff oneshoot ya… Eeehhhh…sayang banget padahal klo di chPterin lebih bagus lagi pasti feeel nya lbh dapat.bener kt author alunya terlalu cepat pi lumayan lah. Author nim jgn pernah bosen nulis ya soalnya berbakat banget dan pastinya jgn pernah bosen maint casnya myungzy
    ne.karna setiap ada ff myungzy maka aku akan selalu disana utk berkomemtar#ngk penting hahaha…
    Pokoknya 4 jempol utk author..anyeoonggggg….#bow^^

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s