[Ficlet] Caught in The Act

caught in the act.png

by Miss Of Beat R

Suzy • Kai • Sehun • Krystal

Romance • Comedy • Friendship • Slight!Police-AU

General

Desclaimer:

Main Conflict is adapted by Descendants of the Sun

sudah di post di wordpress pribadi:

kichiethain.wordpress.com

I’ll tell you straight up. Any more and it’ll be dangerous.”—Unfair, EXO

Gangnam Police Station

Detective unit

“Kai, sudah waktunya makan siang. Kajja!” Suara Sehun beserta tepukan bahu kepada pria yang sejak 10 menit tadi sudah tidak fokus dengan laporan yang ia susun melainkan menunggu seseorang dari balik pintu berpelitur jati itu, menoleh kepada sahabat sekaligus partnernya dalam bertugas.

“Eoh, kau duluan saja. Aku masih ada laporan yang harus diselesaikan,” balas Kai yang masih memerhatikan pintu di seberang sana.

“Aish, kalau dari tadi kau tidak menunggunya, laporan semudah itu sudah selesai,” ejek Sehun yang bersiap meninggalkan mejanya. Kai ingin menyahutinya, namun akhirnya pintu ruangan itu terbuka dan menunjukkan bahwa Chief Choi keluar dari ruangannya dan beberapa saat kemudian, seorang wanita melangkah keluar dengan pakaian cenderung casual.

Senyum Kai pun melebar setelah terjadi kontak mata antara dirinya dengan wanita itu yang malah angkuh terhadapnya dan terus berjalan menuju lift.

“Ketua Bae, tunggu.” Kai pun segera bangkit dari meja kerjanya dan mengejar wanita itu. Sehun pun hanya bisa menggeleng kepala atas sikap sahabatnya yang tidak pernah menyerah itu.

Masih dengan langkah tegas, wanita itu berjalan, Kai sudah berada di hadapannya dengan senyum yang secara teorinya bisa meluluhkan hati kaum hawa.

“Ketua Bae, apa kau ingin ke kafetaria? Bagaimana jika makan siang denganku di luar saja? Aku yang traktir.” Kai kembali menawar untuk kesekian kalinya, sambil berjalan mundur ketika wanita itu tak mau berhenti selangkahpun.

“Sayangnya setelah aku melapor pada atasanmu, aku juga masih harus menghadap atasanku, Detektif Kim. Jika kau tidak keberatan, maka bisakah menyingkir dari jalan?” Bae Suzy selalu berhasil mematahkan teori yang Kai buat.

“Tapi sekarang jam makan siang dan kujamin Chief Lee juga pasti sedang beristirahat. Kau juga sudah bertugas sejak kemarin malam dan kuyakin kau belum makan sampai sekarang.” Kai memaparkan analisanya dengan percaya diri dan hal itu sukses membuat wanita itu tersenyum tipis.

“Kau sungguh lebih cerewet ketimbang seorang sales, Ditektif Kim.”

“Aku bisa lebih dari cerewet jika hal itu menyangkut tentang dirimu. Lagipula kau memiliki riwayat maag dan aku tidak ingin kau memaksakan tubuhmu untuk terus bekerja, Suzy.” Kali ini suaranya lebih rendah, ketika Kai memohon. Suzy sangat tahu perhatian macam apa itu.

Suzy hanya menghela napas setelahnya dan kembali berucap, “Baiklah, belikan aku sesuatu yang tidak beracun dan aku akan menunggumu di sini, Jongin.”

Senyum Kai kembali merekah saat wanita itu menyetujuinya, terlebih ketika Suzy memanggil nama aslinya. Pria itupun tiba-tiba merangkul Sehun yang berjalan kearahnya untuk segera membeli makan siang bersama.

*

Dalam waktu kurang 15 menit pun akhirnya, Kai dan Sehun mendapatkan makan siang mereka yang telah dibungkus. Agaknya, sedikit melanggar peraturan ketika kau makan di meja kerja, namun jika keadaannya memang tidak memungkinkan ya mau bagaimana lagi.

“Sehun, kau di sini rupanya. Aku baru saja bertemu dengan kekasihmu di lobby tadi,” ucap Chen, senior mereka yang baru saja memasuki kafetaria.

“Sepertinya Krystal Jung kembali membawa cupcake ‘eksperimennya’ itu,” ejek Kai sambil menyiku Sehun yang sudah menatap horror sahabatnya. Terakhir kali, Sehun harus bolak-balik ke toilet seharian karena dessert yang dibawa kekasihnya itu.

“Oh iya Kai, karena Krystal menunggu Sehun di meja kerjanya, jadi ia sekalian membawa paketmu itu ke meja mu saat di lobby tadi,” jelas Chen.

“Paket? Dari siapa?” tanya Kai yang mulai waspada.

“Disitu bertuliskan dari Son Seungwan jika tidak salah.”

Awalnya Sehun ingin menertawai Kai yang mulai menampakkan wajah horrornya namun ia sadar bahwa paket itu juga merupakan ancaman baginya, dan tidak lama setelah itu baik Kai dan Sehun segera berlari dari kafetaria secepat mereka melaksanakan tugas untuk mengejar para penjahat.

Ini Gawat.

Ini adalah siaga satu bagi Kim Jongin dan Oh Sehun.

*

“Bae Suzy, kau di sini rupanya.” Ucap Krystal seraya meletakkan sebuah kardus di atas meja Kai.

“Apa ini?” tanya Suzy yang menutup novel yang berada diatas meja Kai dan terfokus pada kardus itu.

“Sebuah paket untuk Kai, sepertinya dari saudaranya,” jawab Krystal asal.

“Kai adalah anak tunggal,” sahut Suzy yang memutar kardus itu dan membaca tulisan di atasnya.

“Hormat!

Kai-a, kuharap hadiah ini membuatmu semangat.❤

I miss you. <3”

-Son Seungwan

Mata Suzy membulat ketika membacanya, dan segera ia membuka isi dari kardus itu yang membuat Krystal keheranan. “Hey, memangnya sopan membukanya tanpa—”

Ucapan Krystal terputus ketika ia melihat sebuah kartu ucapan yang terselip foto dimana terlihat Sehun dan Kai beserta dua wanita cantik di dalamnya.

“Sehun-i, kuharap hadiah ini

bisa menggantikan malam yang kita habiskan bersama❤

I miss you❤

-Kang Seulgi

“‘Menggantikan malam yang kita habiskan bersama’?” ulang Suzy yang tidak percaya.

“Bae Suzy, sebaiknya siapkan pistolmu,” ucap Krystal yang dibalas anggukan setuju Suzy.

Dua pria itu berani bermain dibelakang mereka?

“Kalian salah paham. Paket itu sebuah kesalahpahaman.” Sehun menjelaskan dengan napas terengah-engah namun tetap berdiri tegak dengan posisi istirahat di tempat di susul oleh Kai yang melakukan hal yang sama, seolah mereka menghadap atasan mereka.

“Suzy, kau tahu kan bahwa aku memiliki sepupu, dan—” ucapan Kai belum selesai ketika wanita itu mulai melempar pertanyaan,“Kalau begitu kalian katakan bersama, yang mana sepupumu Kai. Gadis yang di kanan atau kiri? Hana….deul…set..”

“Kanan.”

“Kiri.”

Sehun melirik kesal, Kai sendiri hanya bisa menelan ludah dan  mereka kembali menjawab.

“Kiri.”

“Kanan.”

“Sudah hampir empat tahun kalian menjadi tim, dan sama sekali tidak kompak, hah?” tanya Suzy dengan kesal.

“Saat itu kami sedang melaksanakan tugas kami sebagai mata-mata, Suzy,” ucap Sehun mencoba cari alasan ditengah kepanikannya.

“Jika kalian sedang bertugas, untuk apa mengabadikannya dalam sebuh foto hah?” kali ini Krystal yang bersuara. Meski ia tidak mengerti strategi kepolisian sudah pasti bukti semacam ini tidak dibenarkan dalam bertugas.

“Bukan. Sebenarnya, aku yang menyiapkan blind date untuk Sehun. Karena saat itu, hubungan Sehun dan Krystal sempat berakhir, jadi—”  Kai akhirnya mengaku.

Sehun kali ini mendelik dan menoleh, menatap Kai tidak percaya. “Kim Jongin, kau menghianatiku?”

“Benar, aku baru saja melakukannya. Maaf,” ucap Kai yang tidak menatap langsung Sehun. Sebenarnya Kai merasa bersalah, tapi ia juga sudah payah untuk mendekati Suzy.

“Jadi ini terjadi selama kita saling berhubungan, Oh Sehun?” tanya Krystal dengan wajah memerah bukan karena malu-malu melainkan kemurkaan yang terlihat jelas.

“Benar. Ah maksudku, itu tidak benar.” Sehun ingin tenggelam di samudera pasifik saja, ketimbang melihat wajah Krystal yang siap memakannya hidup-hidup.

“Oh Sehun, kau benar-benar—” Krystal sudah siap melayangkan tamparannya, dan Sehun pun sudah menutup mata rapat-rapat akan serangan itu, tapi sudah lebih dai 10 detik wanita bersurai kecoklatan itu sama sekali tak melancarkan aksinya melainkan mengambil seribu langkah kaki keluar dari unit detektif di kepolisian Gangnam saat ini.

“Soojung-a. Jung Soojung.”

Terlihat sekali seperti drama ketika Sehun mengejar Krystal yang sudah menjatuhkan air mata saat itu, pikir Kai. Namun saat ia menoleh kepada Suzy, wanita itu lebih menyeramkan 3 kali lipat daripada ibunya.

“Aku rasa kita tidak bisa makan bersama, jam istirahat hampir habis,” tutur Kai mencoba mencairkan suasana, lalu memberikan bungkusan makanan itu kepada Suzy.

“Kau terlihat bahagia di foto itu,” ujar Suzy dengan sengit.

“Aku tidak terlihat bahagia, wajahku datar di sana jika kau perhatikan baik-baik fotonya, sungguh,” ucap Kai berusaha meyakinkan.

“Detektif Kim, kau tahu kan di unit mana aku bekerja?” tanya Suzy seraya menyilangkan tangannya.

“Unit forensik. Lalu kenapa?”

“Tepat. Asal kau tahu, aku telah belajar tentang 75 cara membunuh seseorang tanpa meninggalkan jejak sama sekali. Kuharap, aku tidak mempraktikannya kepadamu.”

Suzy meraih pergelangan tangan kanan itu dan sengaja menarik Kai mendekat padanya. “I’ll tell you straight up. Any more and it’ll be dangerous, Kim Jongin,bisik Suzy tepat di telinga pria itu. Di telinga Kim Jongin.

 Fin

  • Karena DotS episode 10 adalah episode paling ngeselin karena diawal dibuat ketawa dengan main couple dan second couple dan berakhir dengan harus siap nahan tangis dibagian akhirnya. oh come on, banyak pendukung GooWon couple disini TT_TT
  • akhirnya bisa nyelesain Unfair series dengan trio omaya, yeahhhh!!
  • Sehun tetep terhitung jadi sumber masalah disini, dan karena aku lagi hardcore banget sama KaiZy, jadi kulepas Sehun untuk Princess Jung ini.
  • Sadar atau tidak, Chief Choi adalah Choi Siwon, dan Chief Lee adalah Lee Donghae :”)
  • Have a nice weekend all🙂

See ya

and

Keep bust a move

28 responses to “[Ficlet] Caught in The Act

  1. Kkkkk~ mau yg kiri mau yg kanan bang???? Hayo rundingan dulu..biar kompak jawab nya.
    Kasian sehun dhianati kai gegara dia g mau usahanya buat dketin suzy jd berantakan. Yg sabar y sehunie kkkkk~

  2. Ko’ di covernya kai jadi mirip Lee Minho ya?
    Apa cuma aku yg liatnya gitu?

    Couple yg pas…
    Paling suka kalau mereka berempat disatuin feelnya dapet,pas deh Dan.

  3. Kocak banget sih..😄😄😄😄 kamu hebat min bikin ff nya sumpah gue ngabayangi muka kai sama sehun saat kai mengianati sehun pasti kocak banget ya… bisa aja thor bikin kata2 nya keren deh pokoknya .

  4. ini seperti DOTS tp main utama suzy dan kai dan diubah hmmm gimana jelasinnya tp aku sukaa kok anda ini beneran terjadi mereka main film ini 8(
    ditunggu ff ardan yang lainnnya hwaiting ^o^)9

  5. Pingback: [Vignette] Promotion Party | Kingdom of Suzy's Fanfiction·

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s