[Freelance] Before We Meet Again Chapter 13

Title : Before We Meet Again  | Author : SureTo_Dream | Genre :  Romance | Rating : PG-17| Main Cast : Byun Baekhyun and Bae Suzy | Other Cast : Find by yourself!

Disclamer :

cerita ini adalah cerita murni dari khayalanku yang udah lama aku tulis tapi gak selesai – selesai dan tiba – tiba saja inspirasi muncul lagi saat lihat kedua main cast diatas punya project bersama,, FF ini juga aku publis di WP pribadi aku http://happydreamandstory.wordpress.com/ tapi seperti yang kalian tau, gak asik banget kalo cumen aku sendiri yang baca,,, maaf kalo seandainya dalam penulisan ada kesalahan karena aku hanya manusia biasa yang tak sempurna dan banyak kekurangan ☺☺

�Happy Reading Guys Hope you like it

##

 

Suzy masih saja terus menanggis bahkan ini mungkin sudah 30 menit setelah mereka sampai di sebrang sungai han,, bagi suzy saat ini tidak ada yang lebih menyakitkan dari semua yang dia alami, bahkan dulu suzy tidak pernah terlalu mengerti dan perduli maksud baekhyun tapi sekarang setelah semuanya sangat jelas suzy sungguh menyesal “mianhae karena aku terlambat menyadarinya” ucapnya sambil terisak

“berhentilah menangis seperti ini suzy’ah, kau membuatku sakit” ucap luhan kemudian memeluk suzy, karena sudah tidak tahan melihatnya seperti sekarang

“aku sangat mencintainya Lu, dan aku sangat membutuhkannya lebih dari apapun, dan aku menyadarinya saat dia sudah bukan milikku lagi” ucap suzy sambil masih terus menagis dan sesegukan,, sungguh saat ini hati luhan sangat sakit mendengar ucapan suzy yang menyebutkan betapa berartinya baekhyun untukknya,, bahkan sekarang luhan merasa sangat bersalah melihat keadaan suzy yang seperti ini,,

“apakah dia sangat berarti untukmu zy? Apakah kau begitu mencintainya?” ucap luhan lirih dan seperti bertanya pada dirinya sendiri,, Luhan memeluk suzy semakin erat karena sungguh dia juga mencintai suzy, tapi melihat suzy yang seperti sekarang bahkan membuat hatinya lebih sakit,, semua rencana yang sudah disusunnya untuk merebut suzy kembali sudah tidak ingin di ingatnya kalau itu akan membuat keadaan suzy semakin buruk, Luhan hanya menginginkan suzy bahagia,, kalau memang bersama baekhyun suzy akan bahagia maka dirinya rela untuk merelakannya asalkan suzy kembali tersenyum dan berhenti menangis seperti sekarang

“berhentilah menangis,, seperti ini suzy’ah baekhyun akan kembali bersamamu karena aku tau dia juga mencintaimu” suzy mendongak menatap luhan saat mendengar ucapan luhan dan seketika tangisnya terhenti tapi masih sesegukan karena terlalu lelah untuk menangis

“baekhyun sangat mencintaimu dan sangat merindukanmu, aku akan berhenti memintamu untuk kembali bersamaku asalkan kau memang benar – benar bahagia bersama baekhyun” ucap luhan lagi dan suzy menarik dirinya dari pelukan luhan

“tapi aku harus bagaimana Lu, dia bahkan selalu menghindar saat bertemu denganku” suzy tertunduk “dan sekarang dia akan bertunangan dengan nayeon” ucap suzy kembali terisak

“Heii,, bukankah itu baru rencana pertunangan? dan itu semua belum terjadi” ucap luhan yang membuat suzy menatapnya lagi

“Bukankah kau mencintainya dan dia juga mencintaimu? Maka tujukkan itu padanya dan saat dia menghindar, datangi dia dan buat dia tidak bisa menghindarimu lagi” saran luhan dan suzy sedikit berfikir sambil menghapus sisa air matanya

“Lu?” panggil suzy, dan suzy menatap luhan sebentar sebelum melanjutkan ucapannya “apakah kau sedang mengajarkan cara yang kau gunakan untuk mendekatiku?” tanpa sadar luhan tertawa karena ucapan suzy “kau menyadarinya? Aku pikir otakmu masih lumpuh dan tidak bisa berfikir karena terlalu lama menangis” ejek luhan sambil mengelus kepala suzy

“sama sekali tidak lucu” balas suzy ketus “tapi cara itu selalu berhasil, kau bahkan tidak pernah menolak ajakanku, bahkan kau sempat goyah pada perasaanmu sendiri” cibir luhan yang sekarang sedang bersyukur karena suzy sudah berhenti menagis dan bisa tersenyum kembali

“baiklah jangan bicarakan hal itu lagi kalau kau tidak ingin melihatku menangis lagi” pinta suzy

“Arasso,, tapi suzy’ah aku penasaran tentang sesuatu,, apakah kau seperti ini juga saat kita berpisah?” luhan bertanya karena merasa penasaran dan jika jawaban suzy adalah iya maka luhan akan bisa lebih tenang karena itu berarti suzy juga sangat mencintainya (DULU)

“tentu saja,, mana ada orang yang bahagia berpisah dengan orang yang dia cintai pabo” jawab suzy kesal karena pertanyaan luhan sangat menyebalkan menurut suzy

“Gumawo, karena sudah mencintaiku, walaupun sekarang kau mencintai orang lain” ucap luhan tulus dan menampilkan sebuah senyum dibibir suzy saat mendengar ucapan luhan “aku rasa persahabatan akan cocok untuk hubungan kita sekarang” sambung luhan yang langsung disetujui oleh suzy

“apakah kau akan kembali kecina Lu?” suzy bertanya karena penasaran,, luhan hanya menggeleng “aku tidak akan kembali kecina jika ibuku masih saja mengatur hidupku,, dan aku lebih senang disini karena aku bisa hidup bebas dan tanpa tekanan” jawab luhan sambil memejamkan matanya dan menatap langit

“lalu bagaimana dengan bisnis keluargamu Lu?” suzy kembali bertanya

“aku masih memiliki saudara yang akan dengan senang hati mengurus semuanya” jawab luhan dengan tenang

###

Keluarga kim baru saja kedatangan keluarga mereka yang sudah sangat lama tidak pernah kembali pulang keseoul,, mereka adalah eomma dan appa baekhyun yang baru saja beberapa jam yang lalu tiba dikorea, semua anggota keluarga sudah berkumpul kecuali baekhyun dan sehun yang belum berada disana untuk memberikan salam sedangkan suho, kai dan saeron sudah berada dirumah untuk memberikan salam bahkan nayeonpun sudah berada disana dan sedang mengobrol dengan tuan dan nyonya byun

“apakah baekhyun selalu pulang malam seperti ini?” tuan byun bertanya pada semua yang berada diruang tamu “baekhyun selalu pulang tepat waktu kalau sedang tidak ada pekerjaan mendesak oppa” jawab nyonya kim pada appa baekhyun yang merupakan kakaknya

“aku rasa itu dia” ucap saeron saat mendengar suara mobil yang masuk kehalaman

“eomma, appa” panggil baekhyun saat memasuki pintu ruang tengah bersama sehun

“baekhyunie, sehunie” ucap nyonya byun kemudian memeluk keduanya, setelah melepas pelukannya nyonya byun beralih menatap baekhyun dan menangkup wajah putra semata wayangnya “apakah kau sakit, kenapa kau sangat kurus sayang?” tanya nyonya byun yang memperhatikan wajah putranya yang terlihat sangat lelah dengan kantung mata yang begitu kentara,, tidak menjawab pertanyaan eommanya baekhhyun malah memeluk eommanya dan menyembunyikan wajahnya dipundak eommanya “ada apa dengamu honey?” nyonya byun mengelus punggung putranya dengan penuh sayang

“aku hanya merindukanmu eomma” bisik baekhyun ditelinga nyonya byun

Setelah makan malam bersama dan baekhyun memutuskan untuk kembali keapartemen dan tinggal bersama sehun karena kamarnya akan digunakan oleh eomma dan appanya selama berada dikorea,

Sekarang semunya sedang berkumpul dan saling bertukar cerita bersama sampai pembicaraan tentang pertungan antara baekhhyun dan nayeon diangkat oleh tuan byun “bagaimana dengan rencana pertunangan kalian? Apa kau sudah memutuskannya baekhyun?” tuan byun bertanya pada anaknya dan entah kenapa suasana menjadi hening dan seluruh perhatian tertuju pada baekhyun dan semua orang yang berada disana sedang menunggu jawaban yang akan diberikan baekhyun

“mianhae appa, tapi aku belum siap dengan pertunangan ini karena yang kurasakan pada nayeon tidak seperti yang kalian bayangkan, walaupun aku sudah berusaha untuk mencintainya, tapi aku tidak bisa, aku mencintai yoja lain” baekhyun terdiam sesaat “walaupun hubunganku dengannya saat ini tidak bisa dikatakan baik – baik saja, tapi perasaanku padanya tidak berubah sedikitpu” ucap baekhyun sambil menunduk sedangkan nayeon sedang berusaha menahan air matanya karena ucapan baekhyun barusan

“bukankah, kau sudah berjanji akan berusaha menerimaku oppa?” ucap nayeon lirih sambil menahan air matanya, semua orang yang berada didalam ruangan itu sudah terbiasa melihat nayeon menangis tapi entah kenapa saat ini semuanya merasa iba dan kasian pada nayeon

“mianhae nayeon’ah, aku tidak pernah bermaksud menyakitimu dan mempermainkanmu, tapi selama ini rasa sayangku padamu sama seperti rasa sayangku terhadap saeron,, maafkan aku karena aku tidak pernah bisa melihatmu sebagai seorang wanita” ini adalah pilihan yang harus baekhyun ambil untuk semuanya dan mempertegas semuanya agar appanya mengerti dan nayeon juga menyadari perasaan kai untuknya

“kau sungguh jahat padaku oppa,, aku rela menunggumu dan bahkan aku selalu berada disisimu selama ini disaat kau bahagia dan terpuruk, tapi semuanya tidak ada artinya karena kau tetap saja memilihnya yang bahkan sudah jelas – jelas menyakitimu” ucap nayeon yang sudah semakin terisak dan berdiri meninggalkan kediaman keluarga kim, tanpa pikir panjang kai langsung mengejar nayeon karena takut terjadi apa – apa padanya

Suasana diruang keluarga semakin memanas dan mencekam karena tidak ada satupun yang mengeluarkan suara setelah kepergian nayeon sampai tuan byun mengeluarkan suara “appa kecewa padamu baekhyun’ah, kau baru saja menyakiti yoja yang tulus menerimamu, dan kau tau bagaimana appa sangat berterimakasih  pada nayeon karena selama ini selalu menjaga dan menghiburmu, dan kau tau appa sangat menyanginya” ucap tuan byun menatap kecewa pada putranya,, “kau tidak bisa membatalkan pertunangan ini begitu saja, dan kalau kau memang tidak mincintai nayeon karena hanya menganggapnya sebagai adik maka kau akan menikah dengan yoja pilihanku,,” bentak tuan byun karena merasa sangat marah pada baekhyun

“mianhaesoyo appa karena aku mengecewakanmu,, tapi kumohon mengertilah perasaanku dan aku juga tidak akan bisa menjamin kalau nayeon akan bahagia saat bersamaku nanti dan aku tidak bisa menerima perjodohan yang appa tawarkan padaku” baekhyun berucap sambil duduk menatap lurus kearah appanya, nyonya byun bahkan tidak mampu mengatakan apapun saat ini karena perselisihan yang terjadi antara suami dan anaknya

“Sehun’ah bawa baekhyun pergi sebelum kemarahan appanya meluap karena sikapnya, imo akan menjenguk kalian nanti” perintah nyonya byun pada sehun dan tanpa aba – aba apapun sehun langsung menarik baekhyun pergi dari sana, karena bisa saja sebentar lagi baekhyun akan menerina amukan appanya yang sudah berada dipuncak dan mungkin kalau tuan byun tidak mengingat sekarang sedang berada dirumah keluarga kim, mungkin saja baekhyun sudah menerima berbagai macam lemparan dari appanya

__

Kai masih mengejar nayeon yang sudah menaiki taksi dan mengikuti taksi yang nayeon naiki dengan perasaan penuh kekhawatiran,, kai ikut menepikan mobilnya saat taksi yang ditumpangi nayeon berhenti,, kai segera berlari dan menarik tangan nayeon agar berhenti

“lepaskan aku,, pergi kalau kau hanya ingin menceramahiku karena aku sama sekali tidak ingin mendengarnya” teriak nayeon sambil menangis, tanpa pikir panjang kai langsung menarik nayeon kedalam pelukannya, kai tidak mengatakan apapun memberikan nayeon waktu untuk meluapkan kekecewaan yang dirasakannya, kai menepuk – nepuk punggung nayeon berharap dengan seperti itu nayeon dapat merasa lebih baik

Setelah nayeon merasa lebih tenang kai membawanya masuk kedalam mobil dan membewanya kembali keapartemennya dan nayeon sama sekali tidak menjawab ataupun membantah kemauan kai “minumlah” ucap kai sambil memberikan satu botol air mineral pada nayeon setelah mereka berada diaparteman nayeon

“kenapa kau disini kai?” nayeon akhirnya bertanya setelah sekian lama tidak mengatakan apapun

“karena kau membutuhkanku” jawab kai langsung menatap manic mata nayeon “aku tidak ingin kau sendiri dan melakukan hal – hal yang akan melukai dirimu sendiri” tambah kai

“bagaimana aku harus menjalani hidupku sekarang kai’ah, baekhyun oppa sudah benar – benar menolakku” ucap nayeon yang kembali menangis dan dengan cepat kai menghapus air matanya

“bukankah masih ada aku yang berada disisimu? Lupakanlah perasaanmu pada baekhyun hyung dan mulailah kisah yang baru denganku dan aku berjanji tidak akan membuatmu menangis nayeon’ah, aku akan menjagamu” ucap kai bersungguh – sungguh

Nayeon menatap kai dan mencari kebohongan disana tapi tidak ditemukannya bahkan kai terlihat berbeda sekarang “apa kau sedang bercanda, untuk menghiburku sekarang?” nayeon kembali bertanya untuk lebih meyakinkan dirinya

“apakah aku terlihat seperti sedang bercanda sekarang?” nayeon kembali terdiam menatap kai “aku mencintaimu nayeon’ah” ucap kai

“sejak kapan? dan bagaimana bisa?” nayeon kembali bertanya dengan bingung tapi jantungnya sudah terpompa dengan sangat cepat saat mendengar pengakuan kai

“jangan bertanya sejak kapan dan bagaimana bisa, karena aku sendiri tidak pernah menyadari kapan hal itu terjadi” jawab kai tanpa melepaskan tatapannya pada nayeon dan tanpa disadari nayeon bibir kai sudah menempel pada bibirnya,, pada awalnya hanya menempel sampai nayeon membalas ciuman kai dan menciptakan beberapa lumatan kecil,,

Kai melepaskan ciumannya dan kembali menatap nayeon “lepaskan baekhyun hyung dan mulailah untuk belajar mencintaiku” tanpa sadar nayeon mengangguk dengan mantap yang disambut kai dengan pelukan hangat

###

Saat pagi menjelang baekhyun masih sangat malas untuk bangun dan hanya sekedar untuk membuka mata, ucapan appanya benar – benar membuatnya merasa sangat bersalah, untung saja hari ini hari minggu jadi baekhhyun tidak perlu harus merasa berat untuk pergi kekantor

Baekhyun bisa mendengar suara berisik dari arah dapur tapi dia sama sekali tidak menghiraukannya karena pasti  sehun yang sedang memasak membuat sarapan,,

baekhyun menarik nafas dalam saat mengingat kalau biasanya suzy yang akan memasak dan membangunkannya saat menginap disini bahkan setiap sudut dari kamar ini dan bahkan seluruh apartemen ini mengingatkannya pada suzy

baekhyun mendengar suara pintu kamarnya terbuka “sampai kapan kau akan tidur seperti itu baekhyunie” suara nyonya byun menyapa gendang telinga baekhyun “eomma” panggil baekhyun kemudian membuka matanya

“apa kau baik – baik saja?” nyonya byun bertanya dan duduk disebelah baekhyun yang masih berbaring “eomma, apakah tindakanku salah? Eomma datang kesini bukan untuk memarahiku juga kan?” baekhyun bertanya sambil memeluk pinggang nyonya byun dan menyembunyikan wajahnya disana

Nyonya byun mengelus lembut rambut putranya “apakah kau benar – benar mencintainya?” nyonya byun bertanya dan dijawab anggukan oleh baekhyun “seperti apa yoja yang sudah membuat anakku sampai berani melawan appanya?” baekhyun mendongak menatap wajah eommanya yang sedang tersenyum

Baekhyun menunduk malu “dia yoja yang selalu kukagumi bahkan hanya mendengar namanya sudah membuat jantungku berdesir,, dia sangat cantik saat tersenyum, dia bahkan akan sangat menggemaskan saat sedang cemburu” baekhyun tanpa sadar tersenyum saat mengingat semua tentang suzy,, nyonya byun memperhatikan anaknya yang sedang jatuh cinta

“kapan kau akan mengenalkannya pada eomma?” ekspresi wajah baekhyun langsung berubah saat mendengar pertanyaan terkhir eommanya

“aku tidak bisa eomma, aku sudah membuatnya menangis” aku baekhyun sedih “hubungan kalian baik – baik saja?” nyonya byun kembali bertanya dan baekhyun menggeleng “apa yang terjadi sayang?”

“aku melepaskannya eomma, karena terlalu banyak masalah dalam hubungan kami” aku baekhyun yang semakin erat memeluk eommanya “seharusnya kalau kau sungguh – sungguh mencintainya, kau harus mempercayainya dan jika ada sesuatu yang menganggumu, jujurlah padanya jangan mengambil keputusan sepihak tanpa mendengar penjelasannya dan berakhir dengan menyakiti diri kalian sendiri”

“tapi aku tidak tau harus memulai dari mana untuk memperbaikinya eomma”

“apakah kau tidak merindukannya?” baekhyun mengangguk “kalau begitu temui dia, dan ungkapkan perasaanmu padanya” baekhyun tersenyum “lalu bagaimana dengan appa?” baekhyun bertanya khawatir “kau tenang saja, karena eomma yang akan mengurus appamu, Arachi” ucap nyonya byun mencubit pipi putranya

“hyung~,, Imo~,, kenapa lama sekali? Aku sampai bosan menunggu dimeja makan” suara sehun yang tiba – tiba masuk merengek karena terlalu lama menunggu dan menonton sarapan pagi mereka dimeja makan

“eomma coba lihatlah kelakuan keponakan kesayangan eomma,, sungguh tidak sabaran,, aigoo”

__

Sehun dan saeron sedang menghabiskan waktu kencan mereka yang tertunda akibat pekerjaan dan suasana panas semalam karena baekhyun yang untuk pertama kalinya berani menentang kemauan appanya “aku pikir baek oppa sungguh keren semalam” ucap saeron sambil mengencangkan gandengannya pada lengan sehun karena tatapan para yoja yang ada disekeliling mereka

“apa kai pulang semalam?” sehun bertanya hal lain dan mengabaikan ucapan saeron “sepertinya tidak, karena aku tidak melihatnya tadi pagi” sehun hanya mengangguk – angguk mendengarkan saeron “aku rasa nayeon eonnie pasti sangat terpukul” tamba saeron dengan nada prihatin

“ini semua adalah yang terbaik untuk semuanya chagi” jawab sehun sambil mengelus sayang kepala saeron “lalu bagaimana dengan baek oppa dan yoja itu?” saeron kembali bertanya

“maksudmu suzy noona?” saeron langsung mengangguk “aku rasa baekie hyung butuh bantuan kita untuk kembali dekat dengan suzy noona,, kau tau sendirikan bagaimana bodohnya baekie hyung untuk masalah yoja” saeron mengangguk membenarkan ucapan sehun seolah mereka berdua adalah pakar cinta

“yaa,, bahkan emosinya bisa ikut berubah – ubah sesuai suasana hatinya,, persis seperti anak remaja yang baru mengenal cinta” ungkap saeron sambil menarik nafas panjang sambil mengingat tingkah oppanya

“oppa kenalkan aku dengan yoja yang baekhyun oppa sukai itu” rengek saeron pada sehun

“baiklah, bagaimana kalau kita berkencan sambil mengganggunya?” usul sehun dan saeron mengangguk antusias

“chankkaman,, aku akan menelponnya dulu” ucap sehun sambil mencari kontak suzy,, tidak butuh waktu terlalu lama untuk sambungan telpon sehun diangkat

“yeoboseyo, ada apa kau menelponku dihari libur seperti ini eoh?” jawab suzy ketus

“Ya noona, easy,, kenapa marah – marah? Kau ada dirumah?” sehun bertanya

“eoh, aku dirumah, kenapa kau bertanya? Jangan sekali – kali berencana kerumahku karena aku tidak ingin memiliki tamu yang merepotkan sepertimu” ucap suzy seolah tau maksud dan tujuan dari sehun

“oh ayolah noona,, aku bingung harus kemana mencari tempat galau dikorea kalau bukan

ketempatmu,, bahkan sekarang aku tidak bisa mengajak baekhyun hyung keluar bersamaku karena sedang bermasalah dengan keluarga, karena baru saja membatalkan pertunangan dengan nayeon” pancing sehun dengan suara yang benar – benar dibuat sedih

“mwo? Kau bilang apa?” tanya suzy penasaran

“jadi apa aku boleh kerumahmu?” ucap sehun dengan senyum penuh kemenangan

“baiklah” jawab suzy lemah

“15 menit lagi aku akan sampai disana bersama saeron” ucap sehun lalu memutus sambungan telponnya dan terkikik karena suzy sangat mudah dibuat penasaran kalau sudah menyangkut maslah baekhyun

“baiklah chagi, kau siap? Karena hanya kita berdua yang bisa melakukan ini semua” ucap sehun sambil memakai kaca mata hitam dan menyalakan mesin mobil

Seperti ucapan sehun mereka sampai diapartemen suzy dalam waktu 15 menit, sehun memencet bel dengan sopan sambil mengenggam tangan saeron

“Ya! Anak kecil kenapa kau bisa datang kemari?” omel jieun saat menemukan sehun yang berdiri dengan senyum mengembang didepan pintu apartemennya

“aku sama sekali tidak mencarimu ahjumma, aku datang kemari mencari suzy noona” balas sehun dengan santai sambil berjalan melewati jieun dan menarik saeron ikut bersamanya

“Yaa!! bocah aku bahkan belum mengijinkanmu masuk” teriak jieun tapi sehun sudah melenggang masuk keruang tamu

“chanyeol hyung?” panggil sehun saat menemukan chanyeol yang duduk diruang tamu bersama suzy “apa yang kau lakukan disini hyung?”

Baru chanyeol akan menjawab pertanyaan sehun tapi jieun sudah mendahuluinya “tentu saja untuk menghabiskan waktu liburnya bersamaku”saeron dan chanyeol tampak bingung dengan permusuhan antara sehun dan jieun,, seolah mengerti keheranan dua orang itu suzy lantas membuka suara “jangan hiraukan,,, mereka selalu seperti itu saat bertemu, termasuk saat dikantor”

“saeron” sapa chanyeol saat menyadari kalau sehun tidak datang sendiri “chanyeol oppa, lama tidak bertemu” balas saeron

“ah benar noona, yochinku ingin berkenalan denganmu” ucap sehun cepat saat sudah menyadari tujuan awalnya datang keapartemen suzy “chagi dia bae suzy, yoja yang selalu diceritakan baekhyun hyung padamu” jelas sehun to the point dan seperti sedang menjelaskan hal baru pada saeron, suzy, jieun dan chanyeol hanya menatap keduanya yang masih sibuk sendiri

“anyeonghaseyo suzy eonnie,,, aku sudah sangat lama ingin bertemu denganmu, karena baekhyun oppa selalu menceritakan tentangmu padaku” sapa saeron dengan ramah

“dan dia” tunjuk sehun pada jieun dengan tatapan waspada “namanya Lee jieun, kau harus hati – hati dengannya karena kalau sudah tertawa dan marah – marah dia sama persis dengan ahjumma” ucap sehun dan chanyeol terkikik geli karena ucapan sehun pada yochinnya

“ya,, park chanyeol kau mau berada dalam masalah?” ancam jieun, dan chanyeol langsung diam tidak berkutik

“ayeonghaseyo jieun eonnie” sapa saeron dengan ramah “setidaknya yochinmu masih lebih baik” cibir jieun kemudian melenggang kedapur

“hyung, apa kau benar – benar berpacaran dengan ahjumma itu?” tanya sehun dengan pose yang berbisik tapi tidak bisa dikatakan berbisik karena suaranya yang agak keras dan terdengar sampai kedapur tempat jieun sedang membuat minuman untuknya “berhenti membicarakanku Oh Sehun kalau tidak ingin ada racun diminumanmu” ancam jieun dari dapur tapi sehun bisa merasakan aura mistis dari ucapan jieun

“eonnie, kau sangat cantik” puji saeron pada suzy “pantas saja baekhyun oppa sangat menyukaimu” sambung saeron yang tentu saja menghasilkan rona merah dipipi suzy

“gumawo,, baekhyun bercerita apa tentangku?” tanya suzy penasaran

“yang pasti sangat banyak, sampai menyita waktu video call ku bersama saeron, dan kalau noona ingin mengetahui banyak hal tentang baekhyun hyung tanyakan saja pada saeron karena saeron adalah satu – satunya orang yang paling tau tentang baekhyun” potong sehun sambil memakan kripik kentang yang ada diatas meja

“eonnie kau adalah orang pertama yang membuat oppaku menangis dan menjadi sangat kacau” ungkap saeron pada suzy

“jongmalyo?” jieun membuka suara dan ditanggapi saeron dengan anggukan

“bahkan kesehatannya sempat menurun saat berpisah darimu eonnie” aku saeron dengan raut  wajah sedih

“kembalilah bersama oppaku eonnie,, bahkan tadi malam dia mengungkapkan bagaimana dia sangat mencintaimu didepan seluruh keluarga dan membatalkan pertunangannya dengan nayeon eonnie yang sudah sangat lama direncanakan oleh samchu” ungkap saeron

“saeron benar noona, keadaan dikeluarga kami sekarang sedang tidak stabil, samchu sangat menyayangi nayeon dan ingin agar baekhyun hyung hanya menikah dengan nayeon,, dulu baekhyun hyung hanya menyetujuinya dengan asal karena dia tidak pernah berfikir kalau dirinya akan kembali kekorea dan bertemu bahkan jatuh cinta kembali padamu” terang sehun sambil menatap suzy

“lalu diamana baekhyun sekarang?” sekarang chanyeol yang bertanya “dia kembali tinggal diapartemen bersama denganku setelah pertengkarannya dengan samchu” jawab sehun

“bahkan tadi pagi imo menangis dan memohon pada baekhyun hyung agar meralat semua ucapannya, tapi baekhyun hyung sama sekali tidak menghiraukan dan tetap pada pendiriannya” dusta sehun dan sedikit melebih – lebihkan, siapa yang tidak percaya dengan segala yang sehun katakan sekarang bahkan saeron juga sangat serius menanggapi ucapan terakhir sehun karena wajah dan ekspresi sehun yang sangat meyakinkan

Suzy diam tidak mampu mengatakan apapun mendengarkan semua cerita sehun bahkan suzy sekarang sudah hampir menangis membayangkan bagaimana keadaan yang dialami baekhyun saat ini,, “dimana dia sekarang?” tanya suzy setelah sedari tadi hanya menjadi pendengar

“biasanya kalau perasaannya sedang tidak stabil, dia akan kelapangan tembak atau berkeliling kota seoul dengan kecepatan tinggi” ungkap chanyeol yang membuat suzy langsung menatapnya tidak percaya terlebih dengan ucapan terakhirnya “aku tidak bercanada” chanyeol meyakinkan

“noona sebenarnya bagaimana perasaanmu pada hyungku?” sehun bertanya sambil menyalakan perekam diponselnya tanpa ada satupun orang yang menyadarinya karena terlalu terbawa suasana

“kau bertanya bagaiamana perasaanku?” suzy balik bertanya kemudian melanjuktakan lagi kata – katanya “aku sangat mencintainya dan aku sangat membutuhkannya lebih dari yang kubayangkan, bahkan aku sangat merindukannya, aku bersalah karena tidak menjelaskan masalah luhan padanya tapi bagiku luhan hanya masa lalu yang sudah kulupakan,, aku baru menyadari betapa besar perasaanku untuknya saat dia menjauh dariku,, aku bahkan sangat merindukan segala tentangnya” aku suzy sambil menunduk karena sudah akan menangis saat saeron langsung memeluknya dan sehun mematikan rekamannya

“eonnie, bicaralah dengan oppaku yang pabo itu dan katakan semua yang kau rasakan dan berbahagialah, karena kalian saling membutuhkan” hibur saeron

###

Baekhyun, tidak henti – hentinya tersenyum setelah tadi pagi mendengar rekaman suara yang dikirimkan oleh sehun, dan saat baekhyun memasuki dapur dia menemukan sebuah note yang ditempelkan oleh sehun didepan kulkas

Hyung, aku berangkat duluan, aku membawa mobilmu karena mobil yang biasa aku pakai sedang kumasukkan kebengkel,,

hyung kau berangkat menggunakan taksi saja,, lagipula tidak akan apa – apa kalau kau terlambat,,

Saranghae

 

Baekhyun menahan kekesalannya pada sehun karena note yang sekarang sedang dibacanya, padahal baru saja baekhyun merasa bangga memiliki dongsaeng seperti sehun yang sangat mendukungnya, tapi sekarang baekhyun harus kembali menarik semua pujiannya untuk sehun “jadi ini alasan dia mengirimkan rekaman itu padaku pagi ini?,, dan sebenarnya disini siapa yang menumpang?” gerutu baekhyun sambil berjalan menuju pintu

Seperti yang tertulis di note yang sehun tulis, baekhyun datang kekantor dengan menggunakan taksi, tentu saja baekhyun juga terlambat,, baekhyun berjalan masuk kedalam didivisinya dan disana baekhyun dapat melihat sehun yang sibuk mengerjakan sesuatu disebelah suzy,, cukup lama baekhyun terdiam untuk menghampiri mereka atau tidak sampai akhirnya baekhyun berjalan mendekat dan menjewer telinga sehun

“Appo,, aw aw,, appo” teriak sehun yang berdiri gara – gara jeweran baekhyun, dan suzy juga ikut berdiri menatap baekhyun “dasar dongsaeng kurang ajar, cepat kembalikan kunci mobilku” pinta baekhyun pada sehun yang sudah menjadi tontonan semua karyawan lain,,

“tidak ada padaku hyung,,” jawab sehun yang masih dijewer oleh baekhyun “mwo? Lalu ada pada siapa kalau bukan ada padamu?” kesal baekhyun

“ada padaku” ucap suzy

“kunci mobilmu ada padaku”

TBC

20 responses to “[Freelance] Before We Meet Again Chapter 13

  1. Akhirnya baekhyun bisa mengungkapkan perasannya yg sebenarnya pada org2 dan untungnya pertunangannya dibatalkan
    Tapi yg masalah kali ini adalah tuan byun, bakalan susah nih dpt restu dri tuan byun
    Tpi berdoa semoga yg terbaik ajalah buat mereka
    Nayeon bisa menerima kai, jdi ya nggk terlalu tersakitkan, syukurlahh 🙂
    Baekhyun udah tau perasaan suzy trs gimna kelanjutannya nihh, nggk sabar liat moment sweet mereka lgii
    Next chapter ditunggu skli thorrr 😀
    Fighting!!! 🙂

  2. Aaaa….akhirnya mereka sama sama sadar tentang perasaan masing2.. sehunie…gomawo..karena udah buat suzy akhirnya ngakui perasaanya saa baeki…semoga hub. Mereka bakalan direstui sama appanay baek…😉

  3. Next dong thor. Gak sabaran. Hahaha. Btw fighting. N nakasih bangt nulis critanya. Harap dpt baca ff minggu ini ya thor

  4. Akhirnya si baekhyun membatalkan jga pertunangannya.
    Smoga setelah ini hubungan baekzy semakin membaik

  5. Luhan akhirnya memilih mundur, semoga hubungan baekhyun sama suzy membaik dan disetujui appanya baek

  6. Omo disini aku suka sama sehun dia bener” peka terhadap sekitarnya xD dan dia bener” cupid(?)
    Dan aku suka karena baekhyun sadar akan keputusan yg harus dia ambil meski itu berkat sehun yg memberitahukannya sih xD

    Kunci mobil baek sma suzy?
    Kenapa?
    Hmmm penasaraaan sama lanjutannya xD

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s