[Freelance] Love Tender Chapter 1

image1

Title : Love Tender | Author : Rach | Genre :  Friendship, Hurt, Romance | Rating : G | Main Cast : Bae Suzy, Oh Sehun, Park Chanyeol | Other Cast : Chou Tzuyu, Choi Siwon, Im Yoona

***

Happy Reading~

Seorang gadis berambut kecoklatan dengan jeanshitam dan baju putih berjalan menyebrangi lampu merah dan masuk kedalam area Universitas Yonsei yang cukup diakui akreditasinya diKorea selatan.

Ia melangkahkan kakinya menuju Gymnastium melewati taman kampus yang sedang didominasi oleh pohon cherry yang sedang bersemi mempercantik suasana taman.

Dengan wajah serta mata yang sembab membuat siapapun yang melihatnya cukup mengerti bahwa sang pemilik wajah dan mata itu menghabiskan malamnya dengan menangis.

“Suzy-ah, Bae suzy!” Teriak seorang pria berkaos putih polos memakai topi dan kaca mata hitam yang membuatnya menjadi sorotan mata para mahasiswi yang mengagumi ketampanan wajahnya

“Yak! Bae suzy!” Pria itu menepuk kasar pundak gadis yang mengacuhkan panggilannya

“Ah sakit!” Gadis bernama suzy itu berteriak mengeluh kesakitan

“Kau tuli? Aku memanggilmu daritadi!” Pria berkulit putih susu itu mengacak kasar rambut kecoklatan Suzy

“Yak Oh sehun! Kau sendiri yang bilang semalam, kita harus berpura-pura tidak saling kenal kalau pagi ini wajah dan mataku bengkak!” Teriak suzy kesal kearah pria bermarga Oh itu

“Aigoooo, jadi semalaman kau benar-benar menangis?” Sehun tertawa menggoda gadis disampingnya

“Diam kau!” Suzy memukul perut Sehun dengan kepalan tangannya

“Yak, Noe-“

“Aishhh! Kalian ga malu diliatin sama junior, Hm?” Pria bertubuh tinggi dengan suara beratnya berdiri ditengah-tengah Suzy dan Sehun yang sedang berjalan menuju Gymnastium

“Yak! Park chanyeol kau baru datang?” Suzy terkejut melihat Pria tinggi yang merangkul pundaknya

“Eoh, aku kesiangan karena menemanimu minum semalaman!” Jawab Chanyeol menggelengkan kepalanya mengingat kejadian semalam

“Wah Bae suzy! Jinjja! Kau mau menghancurkan pertandingan uri-chanyeol?” Sehun ikut menggelengkan kepalanya kearah Suzy

“Ommo! Kau sendiri yang menyuruhnya menemaniku semalaman! Kau malah sibuk dengan gadis-gadis genit diKlub itu!” Jawab Suzy menatap tajam kearah Sehun

“Yak, Noe!” Sehun menggeretakan giginya kesal dengan ucapan sahabatnya itu

“Suzy-ah, bisa bicara sebentar” seorang pria berwajah tidak terlalu tinggi menghampiri Suzy

“Eoh? Baekhyun sunbae?” Suzy terkejut melihat wajah Baekhyun yang penuh luka dan menatap kedua pria disebelahnya meminta persetujuan

“Mau apa lagi sunbae?” Ucap Sehun dengan nada kesal kearah pria bernama Baekhyun

“Ada yang harus aku jelaskan pada Suzy” jawab Baekhyun menatap sinis kearah Sehun

“Obseo, sunbae tidak perlu menjelaskan apapun” jawab Suzy mengepal kedua tangannya disamping tubuhnya

“Suzy-ah, Jebal” Baekhyun menatap memohon kearah Suzy

“Sunbae Nae-” ucapa Suzy terpotong begitu ia merasa tangan hangat Chanyeol yang menggenggam kepalan tangannya yang mulai bergetar menahan emosi

“Aku rasa sunbae cukup dewasa untuk tidak memaksa seseorang” ucap Chanyeol tersenyum sarkastis kearah Baekhyun yang menatapnya kesal

“Kajja Suzy-ah” Sehun merangkul pundak Suzy dan melangkahkan kakinya berniat meninggalkan Baekhyun

“Heh, kau fikir pria mana yang tahan berpacaran dengan gadis yang selalu menempel dengan laki-laki lain?” Baekhyun tersenyum sinis kearah Suzy dan kedua pria yang berjalan melewatinya

“Dan kau fikir wanita mana yang tahan berpacaran dengan pria yang selalu bermain api dengan wanita lain?” Ucap sehun membalas senyuman sinis Baekhyun yang berubah menampilkan wajah emosinya

“Sehun-ah, Geumanhae” Suzy menahan Sehun yang mulai emosi dengan sikap mantan pacarnya itu

“Kajja, aku sudah terlambat” ucap Chanyeol mengajak kedua sahabatnya menuju Gymnastium tempat Chanyeol akan bertanding basket dikampusnya

-Suzy POV-

Disaat-saat seperti ini aku sangat merasa beruntung memiliki kedua pria ini sebagai sahabatku sejak kecil. Kami mulai berteman sejak usia kami menginjak 10 tahun, saat itu aku baru saja datang ke Korea bersama Appa setelah Oemma meninggal dunia saat kami tinggal di Amerika.

Appa memutuskan untuk menjalani hidup baru tanpa ada kesedihan yang menyelimuti hari-hari kami, Appa memilih tinggal disebuah komplek didaerah Gangnam yang cukup terkenal dengan perumahan mewahnya. Appa seorang Hakim terpandang di Disrik Gangnam, tak heran kami diberikan tempat tinggal yang sangat lebih dari cukup karna pekerjaan Appa.

Oh sehun pria dengan kulit putih susu yang lebih terlihat seperti Albino tinggal tepat didepan rumahku, Ia tinggal hanya dengan seorang Noona bernama Oh Yoona dirumahnya. Appa dan Oemmanya telah meninggal sejak ia berusia 8 tahun dan saat itu aku masih belum bertemu dengannya, jadi aku tidak tau jelas bagaimana orangtuanya kecuali dari foto-foto yang sering Sehun perlihatkan padaku. Sehun pria yang cukup pintar karna kemampuannya dalam mengerjakan soal-soal IPA dan memenangkan medali emas diberbagai olimpiade saat duduk dibangku SMA, hanya saja ia seorang pria brengsek yang suka sekali gonta-ganti pacar sejak SMA. Jangan kau fikir semua pria pintar itu seorang kutu buku yang menghabiskan waktunya diperpustakaan, kenyataannya Sehun lebih suka pergi ke Klub malam dan tebar pesona dengan gadis-gadis dikampus baik itu Senior maupun Junior. Mungkin salah satu alasan kenapa dia seperti itu karena ia selalu merasa ‘kesepian’ semenjak Noonanya sering meninggalkannya karna pekerjaannya sebagai Pramugari Internasional.

Dan satu lagi, Park Chanyeol pria bertubuh tinggi dan memiliki lesung pipi yang hanya dapat dilihat saat ia memiringkan senyumnya. Chanyeol seorang pemain Basket yang cukup terkenal kemampuannya di Yonsei Universitas tempat kami bertiga berkuliah. Ia tinggal tepat disebelah kanan rumahku, berbeda dengan kami berdua yang hanya tinggal dengan satu anggota keluarga, Chanyeol tinggal bersama kedua orangtua dan Hyungnya bernama Park Siwon yang bekerja diperusahaan Ayahnya. Jangan dilupakan, Chanyeol adalah chaebol yang cukup terkenal diSeoul, belum sampai se Korea sih tapi perusahaan ayahnya Wild Company cukup mampu bersaing dengan perusahaan kontruksi besar di Korea selatan. Tapi Chanyeol berbeda dengan para pewaris muda yang lebih suka hura-hura dan membangkang orangtuanya, Chanyeol adalah anak baik yang selalu menuruti kemauan orangtuanya asalkan ia dibebaskan untuk bermain basket sejak dulu, dan Ia sangat beruntung memiliki seorang Hyung yang cukup tampan dan sukses yang selalu memperhatikannya.

Kami bertiga selalu bersekolah ditempat yang sama sejak dulu, hingga akhirnya kami memutuskan untuk masuk Yonsei Universitas bersama dan saat ini sudah menjadi mahasiswa tahun kedua di Universitas peringkat ke-104 di Dunia, tapi jurusan kami bertiga tentu saja sangat jauh berbeda. Aku mengambil jurusan Hukum yang sudah pasti mengikuti jejak Appa sebagai Hakim, tapi aku juga cukup dikenal diKampus sebagai penyiar Radio Universitas Yonsei. sedangkan Sehun memilh jurusan Sains yang berhubungan dengan matematika, fisika, kimia dan biologi mata pelajaran kesukaannya sejak SMA, entahlah aku juga tidak mengerti jasa apa yang dilakukan Sehun pada kehidupannya yang lalu sampai ia memiliki otak cerdas yang sangat bertentangan dengan kepribadiannya itu, Sehun tidak memilih ikut kegiatan organisasi dikampus, ia lebih suka tebar pesona dengan gadis-gadis junior dan senior yang selalu mengagumi ketampanan dan kecerdasannya. Dan Chanyeol terpaksa memilih jurusan bisnis karna tuntutan Ayahnya untuk meneruskan perusahaan pribadi milik keluarganya itu. Tetapi ia cukup membanggakan keluarganya dengan keahliannya dalam bermain basket dan mengikuti kejuaran-kejuaran basket sejak SMP.

-OOO-

-Sehun POV-

Aku menatap kearah gadis yang sejak tadi pagi memasang ekspresi sedih diwajah cantiknya. Gadis itu, Bae Suzy.

“Menurutmu Chanyeolie akan menangkan hari ini?” Ucap Suzy padaku dengan pandangan menatap tim basket Chanyeol diGymanstium yang sudah hampir penuh dengan para mahasiswa yang ingin mendukung ataupun sekedar ingin menikmati ketampanan para pemain basket, tentu saja itu salah satu alasan mengapa para mahasiswi yang lebih banyak mengisi bangku penonton disini

“Hmm tentu saja” jawabku masih asik memandangi wajah pucatnya yang duduk disampingku

Flashback

(Sky Club – 20:00 KST)

“Mau ngapain sih kita kesini?” Suzy berteriak kearahku yang menggandengnya memasuki Klub malam tempat biasa aku menghabiskan malam-malamku yang membosankan

“Aku bosan mendengarmu selalu curhat tentang pacarmu yang mengabaikanmu sejak seminggu yang lalu, kau tau?!” Balasku menatap tajam kearahnya

“Yak! Kalau begitu tak usah didengarkan, aku akan bercerita pada Chanyeol saja!” Jawabnya masih dengan nada tinggi dan membulatkan tatapan tajam kearahku

“Aku juga bosan Suzy-ah” ucap Chanyeol yang ikut bersamaku masuk kedalam Klub

“Ommo! Kalian berdua benar-” ucapan Suzy terpotong begitu ia melihat pemandangan menjijikan dideretan sofa didalam Klub memperlihatkan seorang pria dan wanita yang sedang bercumbu mesra diatas sofa tanpa mempedulikan keadaan sekitar

“Yak, Yak! Jangan norak seperti itu! Sudah banyak yang seperti mereka disini” ucapku santai dan menarik Suzy dan Chanyeol ke sofa tepat disebrang pemandangan erotis itu

“Kenapa mereka tidak memesan kamar aja sih?” Chanyeol tertawa geli melihat kegiatan seronok didepannya, tentu saja kami berdua pria normal yang tidak akan terganggu melihat pemandangan seperti itu, kami memang pria berprestasi tapi jangan dilupakan kalau kami juga punya hasrat sebagai seorang pria dewasa.

“Sehun-ah” Suzy masih menatap serius kearah pria yang hampir melepaskan kemeja putihnya diatas wanita yang ditidurinya

“Wae? Sudah jangan dilihatin! Nanti kau-“

“Baekhyun sunbae” ucap Suzy membuat aku dan Chanyeol memalingkan wajah menatap lekat kearah pria yang disebut suzy sebagai pacarnya

“Mwo? Jinjja?” Aku berdiri terkejut mendengar ucapan Suzy yang sudah mulai bergetar menahan tangisnya

“Aish*t!” Chanyeol bangkit dan menghampiri pria yang masih asik bercumbu dengan wanita disofanya

“Chanyeol-ah” Aku berlari menahan Chanyeol yang sudah menarik tubuh pria bernama Baekhyun yang sangat terkejut melihat Chanyeol yang sudah mengepalkan tangannya didepan wajahnya

“Yak! Noe-” baekhyun membulatkan matanya ketika melihat sosok gadis yang sangat dikenalnya berjalan menghampiri tempat kami semua berdiri

“Sunbae?” Suzy menatap tak percaya dengan sikap pria yang sudah dikencaninya sejak 5 bulan yang lalu

“Suzy-ah, Nae-“

“Kita putus. Kajja Chanyeol-ah Sehun-ah, aku ingin pulang” suzy menahan tangisnya berbalik dan berjalan mendahului kami keluar Klub

“Suzy-ah” Chanyeol memeluk tubuh suzy yang bergetar menahan tangis yang hampir pecah saat sudah berada diluar Klub

“Menangislah yang puas, jangan ditahan lagi” ucapku mengelus lembut punggung Suzy yang mulai menangis sejadi-jadinya dalam pelukan Chanyeol yang sudah dipastikan sangat menenangkan

Setelah hampir setengah jam Suzy menangis dipelukan Chanyeol, ia mulai bisa mengatur nafasnya menenangkan diri

“Kajja, temani aku minum soju dirumah” ajak Suzy menghapus air mata yang membanjiri wajah cantiknya

“Mianhae suzy-ah, aku masih mau disini” ucapku memberikan senyuman nakal kearahnya

“Wahhh! Kau memang tak setia kawan kalau sudah ada diKlub!” Suzy tersenyum sinis kearahku

“Chanyeol-ah, kau saja ya yang minum dengannya, Eoh?” Aku menepuk pundak chanyeol yang hanya menggelengkan kepalanya geli kearahku

“Ommo! Kau mau bermain bersama gadis-gadis lagi?” Suzy menatap sinis kearahku

“Tentu saja, Yak! Kalau besok wajah dan matamu bengkak karna menangis, anggap saja kita tak saling kenal!” Ucapku membalas tatapan suzy yang tak kalah sinis darinya

“Call! Kajja suzy-ah” ajak Chanyeol merangkul Suzy menuju mobilnya yang diparkirkan tak jauh dari pintu masuk Klub, malam ini memang kebetulan Chanyeol yang membawa mobilnya.

Aku kembali masuk kedalam Klub dengan kepala panas karna emosi yang sejak tadi tertahan, mataku menyebar pandangan kesetiap sudut Klub mencari sosok pria brengsek yang berani membuat gadisku menangis dan menyakiti hatinya. Hingga akhirnya aku menemukan pria yang ku cari sedang terduduk lemas disofa pojok Klub dengan kedua tangan menopang menutupi wajahnya yang cukup tampan.

Aku berjalan dengan api yang meluap-luap dikepalaku mengepalkan kedua tanganku menuju kearahnya yang masih belum sadar kalau sebentar lagi ia akan habis babak belur karna ulahku.

“Brengsek!” Aku berteriak kearahnya menarik kerah bajunya dan memberikan beberapa hadiah tinju yang cukup berhasil membuat wajah mulusnya mengeluarkan darah segar

“Yak kau! Aku sunbaemu!” Ia berteriak tak kalah emosi dariku mencoba melawan pukulanku yang selalu bisa ku hindari

“Jangan pernah mengganggu Suzy lagi” ucapku dingin memberikan tatapan mematikan kearahnya yang sudah terduduk lemas karna seranganku barusan

Aku memberikan tanda kebencian terakhir dengan membuang saliva ku kearahnya dan tersenyum sinis melangkah meninggalkannya keluar Klub dan pulang kerumah menggunakan taksi.

-OOO-

Bagaimanaceritanya?Anehkah?Membosankankah?Initulisanpertamaku, mohondimaklumi.Sudahpastitulisaninibanyaksekali typo dankekurangandalambahasamaupunpenulisannya, akudengansenanghatimenerima saran danmasukandariparareadersuntukmemperbaikitulisankuselanjutnya. Dan untukfoto-foto yang akumasukkan, niatkuhanyainginmempercantikceritasupayatidakbosanmembacanya.

Mintakomentarnyayabuatmenambahsemangatkumelanjutkanceritaini.KhamsahamnidaJ

42 responses to “[Freelance] Love Tender Chapter 1

  1. Apa diantara Sehun dan Chanyeol ada yg suka pada Suzy? cerita yg menarik… ijin baca author, gomawo🙂

  2. aku baru baca ff ini,, kayaknya chan sma sehun suka ma suzy yaa,, masih pendapat ku sih,, okee aku akan baca next nya.

  3. Eyy itu Baekhyun selingkuh dari Suzy? Dasar nappeun! Suzy-ya jangan sedih terus ya, cowo macam kaya gitu engga pantas buat dipertahanin, keputusan buat ninggalin dia itu oke banget!

    Eh kayanya Sehun suka sama Suzy ya? Disaat Chanyeol pergi nganter Suzy pulang dan Sehun memilih tetap dibar untuk menghajar Baekhyun. Aigoo uri Sehun memang yang terbaik!

  4. Serius eon, dari Awal baca aja aku udh senyum2 sendiri. Bukan karena baekhyun tapi karena cast nya Sehun sama chanyeol yaampun:cc

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s