[Freelance] Before We Meet Again Chapter 17

Title : Before We Meet Again  | Author : SureTo_Dream | Genre :  Romance | Rating : PG-17| Main Cast : Byun Baekhyun and Bae Suzy | Other Cast : Find by yourself!

Disclamer :

cerita ini adalah cerita murni dari khayalanku yang udah lama aku tulis tapi gak selesai – selesai dan tiba – tiba saja inspirasi muncul lagi saat lihat kedua main cast diatas punya project bersama,, FF ini juga aku publis di WP pribadi aku http://happydreamandstory.wordpress.com/ tapi seperti yang kalian tau, gak asik banget kalo cumen aku sendiri yang baca,,, maaf kalo seandainya dalam penulisan ada kesalahan karena aku hanya manusia biasa yang tak sempurna dan banyak kekurangan ☺☺

�Happy Reading Guys Hope you like it

##

Baekhyun melepaskan pelukannya dari suzy dan bertanya “suzy’ah,, aku sudah tidak punya apa – apa lagi, dan mulai hari ini aku menjadi pengangguran, apakah kau masih mau menikah denganku?” tentu sekarang baekhyun sangat penasaran dengan jawaban yang akan diberikan suzy untuknya, apakah suzy masih menerimanya ataukah suzy sudah berubah pikiran, dan baekhyun akan menerima apapun keputusan suzy,

Tapi baekhyun sepertinya harus membuang rasa khawatirnya setelah mendengar pengakuan suzy “tentu saja,, karena aku mencintaimu bukan karena apa yang kau miliki,, tapi karena itu adalah kau Byun baekhyun namja terbaik yang selalu mencintai dan menyayangiku,, dimana lagi aku bisa menemukan namja yang mencintaiku sepertimu” jawab suzy tepat dimanik mata baekhyun,

Baekhyun tersenyum mendengarkan kutulusan ucapan suzy,, kemudian baekhyun berjalan kearah sebuah lemari yang selalu terkunci dan menampilkan sebuah lemari besi kecil disana,, baekhhyun menekan beberapa angka dan lemari besi itupun terbuka,, suzy dapat melihat beberapa bendel uang dan beberapa mas batang didalamnya tapi baekhyun hanya mengeluarkan semua dokumen dari dalam sana,,

“ini adalah dokumen yang berisi beberapa asset yang aku miliki,, dan aku akan memberitaumu semuanya karena sebentar lagi kau akan menjadi istriku,, semua asset ini adalah murni milikku dan aku membelinya dari uangku sendiri, dan orang tuaku tidak pernah mengetahuinya” aku baekhyun pada suzy,,

“ini adalah deposito diamana uangnya berasal dari biaya pendidikanku selama ini,, karena aku selalu mendapatkan beasiswa sehingga uang sekolah yang selalu ditransfer oleh appa dan eomma selalu aku tabung karena tidak pernah terpakai,, dan ini adalah tabungan uang jajanku selama ini, karena aku termasuk orang yang sangat jarang menghamburkan uang” jelas baekhyun sambil menjejerkan tabungannya pada suzy,,

“ini adalah surat kepemilikan apartemen dan mobil,, ini adalah surat tanah beserta bangunannya yang baru beberapa bulan aku beli dan rencananya akan menjadi tempat tinggal untuk kita saat nanti kita sudah menikah karena kita tidak mungkin akan tinggal dirumah keluargaku mengingat hubunganku dengan appa yang sedang tidak baik dan letaknya yang agak terlalu jauh dari pusat kota” jelas baekhyun pada suzy

“tapi sekarang rumah itu masih dalam masa pembangunan dan aku akan mengajakmu kesana setelah semua pembangunannya selesai” ucap baekhyun sambil tersenyum hangat “dan ini surat kepemilikan restoran dan ijin usaha milikku yang dikelola oleh keluarga son gun, sedangkan ini adalah beberapa polis asuransi yang aku ikuti, dan terakhir ini adalah jumlah gaji yang aku dapat setiap bulannya selama menjadi direktur, hasil restoran dan pekerjaan sampingan yang kulakukan selama ini” suzy hanya bisa melotot saat baekhyun menjejerkan semua yang dimilikinya

“kapan kau mengumpulkan semua ini baekhyun? Dan bagaimana bisa?” tanya suzy kaget karena baekhyun yang ternyata adalah orang yang sangat teliti dan sangat pandai mengatur keuangannya, dan sangat jelas berbeda dengan dirinya yang bahkan sangat boros dan belum berfikir sampai sejauh itu

“mungkin ini karena aku terlalu serius belajar selama ini, atau mungkin karena aku yang tidak pernah bisa move on darimu sehingga selama ini aku tidak pernah mempunyai kekasih untuk aku ajak keluar atau aku belikan sesuatu” aku baekhyun sambil sedikit berfikir

“sebenarnya berapa yang orang tuamu berikan untuk uang jajanmu selama satu bulan sampai jumlah akhir nolnya sebanyak ini?” suzy bertanya penasaran

“kau kira – kira saja dari semenjak aku diJHS sampai gelar masterku selesai dan karena mereka sangat jarang dirumah dan takut kebutuhanku tidak terpenuhi eomma dan appa sangat sering mengirimiku uang, terlebih saat aku lebih memilih sekolah di seoul, tapi aku juga jarang menggunakannya karena imo juga sering memberikanku uang jajan bersama dengan kai” cerita baekhyun sambil mengingat – ingat kapan pertama kalinya dia mempunya rekening sendiri

“dan ini beberapa kartu kredit dan atm, kau boleh memegang salah satunya dan yang manapun kau mau,, kecuali yang ini karena aku yakin ini pasti sudah appa blokir karena ini adalah salah satu fasilitas yang diberikannya padaku” ucap baekhyun yang kemudian memisahkan black cardnya dari kartu yang lain

“kau bawa saja, bukankah kau sudah pernah memberikanku kartu atmmu?” suzy mengingatkan

“apakah kau cukup dengan itu?” baekhyun bertanya balik dan suzy hanya mengangguk “bukankah aku tinggal menyuruhmu untuk membelinya saat harganya terlalu mahal untukku?” ucap suzy sambil tersenyum yang menampilkan eye smile dikedua matanya yang selalu terlihat cantik

“sekarang kau berencana untuk bekerja dimana? Apakah aku juga harus mengundurkan diri?” suzy kembali bertanya pada baekhyun, karena ini adalah awal untuk kelanjutan keseriusan hubungan mereka mengingat mereka yang memang berencana untuk menikah, dan baekhyun yang sudah menetapkan niatnya untuk hidup mandiri dan melawan keinginan appanya

“apakah kau tidak apa – apa jika mengundurkan diri?” baekhyun bertanya balik “tentu tidak apa – apa karena cepat atau lambat saat aku menikah aku memang harus berhenti bekerja dan mengurus suami beserta anakku” balas suzy dengan mantap

“gumawo” ucap baekhyun sambil mengelus pipi suzy penuh sayang “aku mungkin akan menyetujui tawaran sahabatku diamerika untuk mengisi salah satu posisi kosong diperusahaannya atau memulai bisnis baru, mungkin aku juga akan melakukan keduanya secara bersamaan seperti yang selalu aku lakukan selama ini” jawab baekhyun “aku berjanji padamu kalau aku akan selalu berusaha membuatmu bahagia dan tidak kekuarangan apapun”

Suzy memeluk baekhyun saat mendengarkan ucapan baekhyun padanya “naega ara,, kau tidak akan pernah membuatku kecewa, tapi bagaimana kita akan menikah kalau semua keluargamu tidak menyetujui hubungan kita baek?” ucap suzy khawatir didalam pelukan baekhyun

Baekhyun memeluk suzy semakin erat menghirup wangi Vanilla dari tubuh suzy yang selalu membuatnya candu,, baekhyun melepaskan pelukannya dari suzy sebelum menjawab pertanyaannya “semua keluargaku menyukaimu suzy’ah termasuk eomma, hanya appaku saja yang masih menentang hubungan kita,, dan memaksaku untuk menikah dengan yoja pilihannya” ucap baekhyun pada suzy dan kembali menatapnya

“kau percaya padaku?” tanya baekhyun dan suzy menagguk “mianhae,, aku belum menyiapkan cicin saat melamarmu dan jauh dari kata romantic” ucap baekhyun penuh penyesalan, tapi suzy tersenyum sambil mengecup kening baekhyun “kwencana, itu semua tidak terlalu penting,, karena yang penting adalah saat kebersamaan kita” balas suzy

“apakah kau serius? Aku pikir semua yoja selalu menginginkan moment tidak terlupakan saat mereka mendapatkan sebuah proposal dari seorang namja” ucap baekhyun dengan ekspresi kaget

“semua gadis memang memimpikan hal itu baekhyun sayang, termasuk aku juga sangat menginginkannya tapi semua itu tidak terlalu penting saat waktu kebersamaan yang kita lewati bersama sudah sangat indah dan manis” jelas suzy menenangkan baekhyun karena suzy tidak ingin kalau baekhyun akan merasa terbebani dengan hal itu,,

Baiklah kalau memang seperti itu,, kalau begitu sekarang bagaimana kalau kita bereskan semua barang yang akan kita bawa untuk bertemu dengan kedua orang tuamu dan tentu kita harus membelikan mereka oleh – oleh” ajak baekhyun yang sudah sangat bersemangat, suzy heran karena baekhyun yang mengeluarkan koper begitu besar seperti mereka akan pergi untuk perjalanan jauh seperti luar negeri contohnya

“chagi,, kau serius membawa koper sebesar itu? bukankah kita hanya sehari untuk menginap?” tegur suzy saat baekhyun kembali sibuk memilih baju untuk dipakainya disana

“tentu ini untuk koper kita berdua suzy sayang, dan siapa bilang kita akan menginap sehari disana? Aku bahkan belum menentukan berapa lama aku akan berada disana, mengingat aku yang sekarang sudah menyandang status pengangguran” aku baekhyun sambil tersenyum riang seolah ini adalah liburan panjang untuknya

“ini adalah pertama kalinya aku melihat orang yang merasa sangat bahagia menjadi pengangguran” cibir suzy pada baekhyun yang kelewat bersemangat tapi baekhyun malah memberikan wink untuk membalas ucapan suzy

“dan aku tidak mungkin menyatukan pakaian kita seperti itu baekhyun sayang,, karena kita bukan pasangan suami istri, dan appaku akan curiga kalau kita tinggal bersama” ucap suzy lagi sambil mengeluarkan koper kecil untuk pakaian baekhyun “lagipula aku masih memiliki baju disana, jadi aku hanya perlu membawa alat makeup saja” tambah suzy lagi

“kenapa harus jadi maslah sih, toh pada kenyataannya kita memang lebih sering tinggal bersama dan berbagi semuanya bersama” cicit baekhyun kesal karena suzy yang kembali mengelurkan barang bawaannnya dari koper yang sudah dengan susah payah dia turunkan dari atas lemari

“tentu saja ini menjadi masalah paboya, bayangkan saja apa yang ada dipikiran mereka saat mendengarmu mengatakan hal seperti itu” omel suzy pada baekhyun yang sudah duduk dengan malas diatas tempat tidur

“kalau begitu terserah padamu saja” runtuk baekhyun sambil mengempaskan tubuhnya ketempat tidur, tapi beberapa saat baekhyun tersenyum “suzy’ah, bagaimana kalau kita wujudkan saja semua yang ada dipikiran semua orang?” goda baekhyun sambil menumpu kepalanya dengan tangan dan menghadap suzy

Suzy berhenti dari kegiatannya dan menatap baekhyun kaget “YAA!! BYUNTAE” pekik suzy dan melemparnya dengan bantal tepat pada wajah baekhyun

“Ahh Weee~?” rengek baekhyun

“berhenti mengatakan hal yang tidak – tidak” omel suzy yang kembali melanjutkan pekerjaannya

“apakah aku salah? Toh pada akhirnya nanti kita akan tetap melakukannya” sanggah baekhyun yang seketika membuat pipi suzy memerah “kenapa pipimu memerah? Cepat mengaku kau pasti sedang membayangkan yang tidak – tidak?” goda baekhyun lagi sambil tersenyum jahil

“Yaa!! byun baekhyun berhenti menggodaku” ucap suzy yang kembali melempar baekhyun dengan bantal lalu keluar dari dalam kamar baekhyun karena merasa dipermainkan

“dasar,, padahal aku belum mulai menggodanya sama sekali, dia saja yang terlalu cepat membayangkan” kikik baekhyun saat suzy pergi “aku rasa dia lebih berbahaya dibandingkan denganku”

__

“aku rasa eommin akan menyukai ini” tunjuk baekhyun pada berbagai jenis kue dan makanan ringan yang sedang mereka pilih “tolong bungkus yang ini dan yang ada diujung” pinta baekhyun pada pelayan toko yang sedang melayani mereka sambil mencicipi setiap kue satu persatu

“kenapa tidak membeli semua isi mall ini saja sekalian baek” cibir suzy karena melihat baekhyun yang kelewat bersemangat membeli barang untuk eomma, appa dan keluarganya

“aahh weee~,, ini wajar suzy sayang,, lagi pula disana pasti akan sangat banyak keluargamu yang akan menyambut kita seperti kata eommonim ditelpon” jelas baekhyun yang kembali sibuk memilih

“tapi bagaimana caranya kita membawa semua ini dikereta nanti” protes suzy lagi,, baekhyun kemudian melihat belanjaannya sudah mencapai 2 troli dan belum ditambah dengan pakaian yang mereka beli sebelumnya,, “baiklah kita akan memakai mobil saja, sekarang bereskan tidak ada masalah lagi?”baekhyun menatap suzy sambil menaikkan bahunya dan berjalan melewati suzy

“aku tidak mungkin mengembalikan semua yang kupilih karena aku menyukai semuanya dan aku yakin eommonim akan menyukainya” ucap baekhyun sambil mendorong trolinya menuju kasir,,

“aku rasa dia sudah benar – benar terpengaruh oleh ucapan eomma” gumam suzy sambil menggelengkan kepala melihat baekhyun

###

Malam hari dikediaman keluarga Oh diamana nyonya byun berada setelah pertengkarannya dengan tuan byun tempo hari dan nyonya byun lebih memilih untuk menenangkan pikirannya terlebih dahulu “Rumah ini seperti terasa sangat asing karena kita yang tidak pernah menempatinya” cicit sehun sambil memandang berkeliling pada rumah yang baru pertamakali dikunjunginya

“itu karena saat eomma dan appa menempati rumah ini saat baru menikah dan tentunya kau belum ada, dan saat eomma dan appa setahun menikah eomma dan appa menyusul samchu dan imomu pindah keamerika, setelah itu saat baekhyun baru berumur 2 tahun eomma hamil yang sekarang jadi kau” cerita nyonya Oh

“sehun’ah,, bagaimana keadaan baekhyun?” tanya nyonya byun tiba – tiba saat mendengar nyonya Oh menyebut nama baekhyun

“hyung semalam menginap dirumah suzy noona, kemudian tadi siang samchu kekantor dan aku tidak terlalu tau yang terjadi antara mereka karena baekhyun hyung tiba – tiba mengundurkan diri” cerita sehun pada semua yang berada disana

Nyonya byun menatap tuan Oh dengan pandangan sedih saat mendengar cerita sehun “satu lagi imo, baekhyun hyung berencana akan menikah dengan suzy noona” tambah sehun

“mereka akan menikah?” sekarang tuan Oh yang kaget karena merasa terkejut, karena baekhyun yang merencanakan pernikahan secara mendadak

“ye,, appa~ tadi pagi baekhyun hyung mengatakan akan menikah secepatnya dengan suzy noona

“sehun’ah coba telpon hyungmu dan suruh dia kemari, imo ingin bertemu dengannya dan jangan lupa suruh dia mengajak suzy kemari” pinta nyonya byun

__

Beberapa menit setelah telpon sehun, baekhyun tiba, untung saja mereka berencana pergi besok pagi sehingga sekarang mereka bisa langsung datang saat sehun menelpon

“eomma~” panggil baekhyun begitu sampai diruang tengah kemudian memeluk nyonya byun

“anakku sayang” nyonya byun menepuk punggung baekhyun karena merindukan baekhyun terlebih lagi rasa khawatir berlebihan yang nyonya byun rasakan saat ini pada baekhyun “suzy’ah kemarilah” pinta nyonya byun setelah melepas pelukan baekhyun darinya, kemudian memeluk suzy

“eomma mianhae” ucap nyonya byun kemudian mengecup kening suzy

“hyunie,, samchu dengar dari sehun kalian berencana untuk menikah?” tuan oh bertanya saat baekhyun sedang menyapa nyonya Oh

Baekhyun menatap sehun saat mendengar pertanyaan tuan Oh, karena pasti sehun sudah sangat bercerita banyak sampai mereka dipanggil kemari “nde, kami memang berencana menikah samchu, tapi kami belum menyiapkannya, karena akupun belum melamar suzy secara resmi” jawab baekhyun

“sehun bilang kau berhenti dari perusahaan” ungkap tuan oh, dan baekhyun kembali menatap sehun, sampai baekhyun merasa heran sebenarnya sebanyak apa sehun bercerita sampai semua orang bahkan sudah mengetahui semuanya “Imo bertanya padaku, dan aku menceritakan semuanya hyung, karena aku juga ikut mengundurkan diri sepertimu” jelas sehun tanpa dosa seolah megerti arti tatapan baekhyun padanya

“bagaimana kalian akan menikah kalau kau berhenti bekerja, dan semua fasilitasmu distop oleh appamu?” sambung tuan Oh

“appa memang memblokir semua fasilitas yang dia berikan, tapi aku masih punya tabungan untuk membiayai pernikahanku sendiri” jawab baekhyun dengan mantap “kalau masalah apartemen dan mobil appa tidak bisa mengambilnya karena aku membelinya dengan menggunakan uangku sendiri” tambah baekhyun

“kalau begitu mulai besok, mulailah bekerja dan bantu samchu diperusahaan bersama sehun” perintah tuan Oh,, “maksud samchu?” baekhyun mengulang bertanya

“appa menyuruh kita bekerja diperusahaannya hyung” ucap sehun menjawab pertanyaan baekhyun

“dan appa tolong jangan tempatkan aku pada posisi yang terlalu sibuk, tempatkan saja aku dibawah baekhyun hyung” cicit sehun yang segera mendapat cubitan dari nyonya Oh “kau terlalu manja pada hyungmu”

“kenapa kau ikut mengundurkan diri?” tanya baekhyun pada sehun saat menyadari ucapan samchunya

“berapa kali harus aku katakan padamu hyung, aku tidak bisa jauh darimu dan aku sangat menyayangimu” ucap sehun dengan tampang seimut mungkin tapi hanya ditanggapi dengan malas oleh baekhyun

“bekerjalah disana, karena disana tidak ada sangkut pautnya dengan perusahaan appamu, dan eomma masih memiliki beberapa persen saham disana yang diberikan kakekmu dulu” ucap nyonya byun sambil mengelus punggung baekhyun

“samchu, aku minta maaf karena aku belum bisa mulai bekerja besok, karena aku dan suzy berncana untuk menemui orang tua suzy, dan mungkin kami akan menginap 2 – 3 hari disana” jelas baekhyun kembali focus pada tuan Oh

“apakah ini acara lamaran?” sekarang nyonya Oh yang bertanya

“aniyo, hanya berkunjung karena aku sudah berjanji untuk berkunjung kesana pada eommonim” jawab baekhyun

“suzy’ah, terimakasih karena telah mencintai baekhyun, eomma mungkin tidak akan bisa membantu persiapan pernikahan kalian secara penuh, tapi mereka akan membantu semua yang kalian butuhkan” ucap nyonya byun sambil menunjuk tuan dan nyonya Oh termasuk sehun “dan maafkan atas sikap suamiku kalau perkataannya ada yang menyakiti hatimu” sambung nyonya byun lagi dan membuat suzy memluknya karena sudah hampir menangis

“mianhae eomma” ucap baekhyun yang ikut memeluk nyonya byun dari beakang

###

Setelah semalaman menghabiskan waktu bersama dirumah keluarga Oh, sekarang baekhyun dan suzy sedang menikmati sarapan bersama sebelum berangkat untuk mengunjungi keluarga suzy dan tentunya orang yang paling bersemangat sekarang adalah baekhyun, sampai dia tidak hentinya bertanya pada suzy bagaimana semua keluarganya disana,, tentu suzy sangat senang melihat respon baekhyun yang seperti itu tapi suzy merasa lucu diwaktu yang bersamaan saat melihat bagaimana semangat baekhyun yang seperti anak kecil saat mereka sedang menyiapkan liburan,, bahkan suzy merasa aneh karena baekhyun tidak merasa gugup sedikitpun seperti yang dirasakannya saat bertemu dengan keluarga baekhyun,,

Baekhyun terlihat mengerutkan alisnya saat menyadari sesuatu “ada apa?” tanya suzy saat mereka sudah berada didalam mobil dan bersiap untuk berangkat,, baekhyun menoleh pada suzy dan menampilkan wajah sedih “saat kita disana, apakah kita akan tidur terpisah??” tanya baekhyun yang benar – benar terlihat sedih dan khawatir sekarang, karena terlalu asik menyiapkan hadiah dan keperluannya selama berada disana baekhyun lupa dengan permasalahan besar yang tiba – tiba menganggunya

Suzy tersenyum melihat ekspresi khawatir dari baekhyun “jangan tersenyum seperti itu” protes baekhyun “tentu saja kita tidur dikamar yang berbeda baekhyun sayang,, mana mungkin appaku akan mengijinkanmu tidur dikamarku” balas suzy sambil menahan tawanya karena baekhyun “apakah appamu tidak bisa memberikan keringanan untukku?” pinta baekhyun dengan wajah memelas

“jangan seperti anak kecil baek,, ini sama sekali bukan masalah yang besar dan mungkin kau bisa meminta appaku untuk menemanimu tidur” balas suzy lagi menenangkan baekhyun

“mwo?? Ini bukan masalah besar katamu?? aku tidur dengan appamu??” ucap baekhyun sambil melotot dan tiba – tiba mengerem laju mobilnya “tentu ini menjadi masalah yang sangat berat untukku suzy,, aku sungguh tidak bisa tidur sendiri sekarang, dan itu semua adalah salahmu karena membuatku sampai menjadi sangat bergantung padamu,, dan bagaimana mungkin aku tidur dengan appamu dan akan sangat lucu kalau aku harus meminta ijin pada appamu setiap aku ingin memeluknya saat tidur” lanjut baekhyun menyampaikan protesnya

Suzy mengecup sekilas bibir baekhyun untuk membuatnya diam dan itu selalu berhasil seperti sekarang “ken,,, kenapa kau  menciumku sembarangan” baekhyun bertanya dengan sedikit lembut, kaget dan gugup karena perlakuan tiba – tiba suzy

“wee?? Kau tidak menyukainya?” suzy balik bertanya dengan tatapan manja dan menggoda membuat iman baekhyun menjadi semakin lemah sekarang

“mmmmmmmhhhhhhh,, bukan begitu, tentu aku sangat menyukainya tapi sekarang aku sedang marah dan menyampaikan protes padamu,, dan seharusnya kau tidak membuat imanku lemah seperti ini” ucap baekhyun melemah karena sudah tidak bisa marah lagi

Tapi suzy pasti tidak akan mendengarkan protes yang diberikan baekhyun padanya karena menggoda baekhyun sekarang sudah menjadi hobby baru untuknya dan anggap ini sebagai balasan untuk sikap baekhyun karena menggoda suzy kemarin,, bahkan sekarang suzy sudah kembali mengecup bibir baekhyun singkat “baiklah sekarang marahlah, aku akan mendengarkannya” pinta suzy dengan senyum manis

“Ya,,!! berhenti mempermainkanku seperti ini Bae Suzy, mana mungkin aku bisa marah sekarang kalau kau terus – terusan menciumku seperti ini saat aku sedang berusaha untuk marah dan menyampaikan protes padamu” balas baekhyun yang mengundang tawa suzy karena sikap cute baekhyun “kalau begitu berhentilah buang – buang waktu dan jalankan lagi mobil ini, agar kita sampai tidak terlalu malam disana”

“baiklah sekarang kau menang, tapi tunggu saja pembalasanku saat nanti kau sudah benar – benar menjadi istriku, karena aku akan pastikan kau tidak akan pernah berani untuk menggodaku lagi seperti itu, karena kebutuhanku sangat besar kau tau?” acam baekhyun sambil melajukan mobilnya kembali

“jangan berbicara yang aneh – aneh” ucap suzy sambil menutup mulut baekhyun dengan tangannya untuk menghentikan segala yang ingin baekhyun ucapkan karena akan membuatnya ngeri untuk membayangkan

###

Setelah sepanjang hari berada dijalan akhirnya baekhyun sampai dikampung halaman suzy,, mereka sampai sekitar jam 9 malam dan disana seluruh keluarga suzy sudah menunggu kedatangan mereka,, baekhyun berkenalan dengan seluruh keluarga suzy satu persatu tanpa terkecuali dan baekyun begitu cepat akrab dengan semuanya karena baekhyun yang pandai bergaul dan banyak menceritakan hal – hal lucu pada mereka

“aku rasa kau sangat pintar memilih kekasih” ucap salah satu dari paman suzy yang sedang berada didapur bersama dengan suzy untuk mengambil beberapa makanan tambahan

“maksud samchu?” suzy bertanya karena tidak mengerti,,

“ya, karena dia orang yang menyenangkan” ucap paman suzy kemudian meninggalkan suzy yang masih didapur

Seperti yang dikhawatirkan baekhyun sekarang dia tidur terpisah dengan suzy,, baekhyun terus saja membolak – balik dirinya menghadap kiri dan kanan tapi tidak juga menemukan posisi yang bisa membuatnya tertidur “aku benar – benar dalam masalah besar sekarang” gerutu baekhyun sambil memaksa matanya terpejam dan akhirnya setelah jam setengah 4 pagi baekhyun baru bisa tertidur dan itupun tidak bisa dikatakan nyenyak

Baekhyun mencari – cari keberadaan seseorang disampingnya saat tidur, karena tidak menemukan yang dicarinya, baekhyun membuka mata dan merasa sangat asing dengan kamar yang sekarang sedang ditempatinya “ahh,, aku sedang berada dirumah suzy” gumamnya sambil memijit kepalanya, karena merasa sedikit pusing karena tidak bisa tidur dengan nyenyak,, baekhyun seperti kembali merasakan bangun tidur saat bertengkar dengan suzy,,

“aaissh, mataku benar – benar perih”gerutu baekhyun sambil berjalan kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya

__

Suzy menatap baekhyun yang baru saja keluar dari dalam kamar,, “selamat pagi” sapa baekhyun pada tuan dan nyonya bae yang sudah menunggunya dimeja makan untuk sarapan pagi, sementara suzy memperhatikan penampilan baekhyun yang sangat baik jika suzy tidak mengenal bagaimana baekhyun saat bangun di pagi hari yang biasanya, dan sekarang suzy sangat tau kalau tadi malam baekhyun tidak tidur dengan baik karena tergambar jelas diwajahnya,,

“apakah tidurmu nyenyak?” tuan bae bertanya pada baekhyun saat mengambil tempat duduk disamping baekhyun

Baekhyun tersenyum ramah pada tuan bae “sedikit harus membiasakan diri karena suasana yang berbeda” jawab baekhyun, sementara suzy sedang mengambilkan sarapan untuk baekhyun

“kau tidak bertanya dulu padanya?” tanya nyonya bae saat suzy yang sudah memilihkan berbagai macam sarapan untuk baekhyun tanpa menanyakan baekhyun menginginkan apa untuk sarapannya

Suzy menatap baekhyun sebelum kembali menatap eommanya “dia tidak biasa makan terlalu berat untuk sarapan” jelas suzy sambil melihat roti, telur dan segelas susu yang suzy letakkan didepan baekhyun

“berapa lama kau tinggal diluar negeri?” tanya tuan bae beralih pada baekhyun sambil meminum jusnya

“bagaimana kalau saya menjawab berapa lama saya berada dikorea saja” jawab baekhyun sambil tersenyum yang mengundang tawa dari tuan bae “jadi begitu,, sepertinya aku salah bertanya padamu” tambah tuan bae

“baekhyunie, bagaimana kalau hari ini kau menemaniku pergi memancing didanau dekat sini” ajak tuan bae pada baekhyun yang langsung saja disetujui oleh baekhyun

__

Baekhyun dan tuan bae benar – benar keluar bersama untuk pergi memancing seperti ajakan tuan bae saat mereka sarapan pagi,, “aku sangat menyukai saat berlibur dan memancing seperti ini” ucap tuan bae

“kalau begitu, kita bisa memancing bersama setiap saya datang berkunjung kemari aboeji” balas baekhyun

“haha,, apakah kau tidak sibuk dikantor, karena istriku mengatakan kalau kau adalah orang yang sangat sibuk” tuan bae melemparkan mata pancingnya ketengah danau, kemudian kembali duduk disamping baekhyun

“sepertinya eommoni sudah sangat banyak bercerita” ucap baekhyun sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal

“ya, dia sangat banyak bercerita saat baru kembali mengunjugi suzy dari seoul” aku tuan bae sambil tertawa “lalu sudah seserius apa hubunganmu dengan putriku?” tanya tuan bae pada baekhyun

“aboeji, sebenarnya saya ingin meminta izin dari aboeji untuk menikahi suzy” ucap baekhyun yang sedang berusaha mengumpulkan lagi keberaniannya sebelum melanjutkan kata – katanya

Sedangkan Tuan bae tersenyum saat mendengarkan ucapan baekhyun “kapan kalian berencana untuk menikah?” tanya tuan bae saat baekhyun yang sudah terlalu lama diam

“secepatnya aboeji, tapi saya belum melamar suzy secara resmi, karena saya ingin meminta ijin aboeji terlebih dahulu” aku baekhyun pada tuan bea terus terang

Tuan bae menatap baekhyun intens “suzy adalah anakku satu – satunya dan dia adalah segalanya untukku dan istriku, kebahagiannya adalah kebahagianku juga,,” ungkap tuan bae yang sekarang membuat pembicaraan diantara keduanya semakin serius

“saya tau,, dan saya akan selalu berusaha untuk membahagiakan dan melindunginya” ucap baekhyun dengan pasti

“aku tau, kau akan melakukannya dan aku percaya padamu baekhyun’ah” tuan bae menepuk pundak baekhyun “aku tau kau sangat mencintai anakku”

“aboeji” panggil baekhyun sambil berperang dengan pikirannya sendiri apakah dia harus mengatakan dan berterus terang pada tuan bae tentang keadaan appanya yang tidak menyetujui hubungannya dengan suzy atau tidak,, tapi baekhyun tidak boleh menyembunyikan keadaan yang sebenarnya

“ada apa?” tuan bae bertanya dan membuat baekhyun tersadar dari lamunannya

“keluargaku sangat menyukai suzy termasuk eommaku yang sangat menyukai suzy” ungkap baekhyun yang kemudian terdiam lagi untuk sesaat

“aboji,, aku sungguh tidak bisa hidup tanpa suzy disisiku dan kumohon jangan jauhkan aku darinya” ucap baekhyun lagi yang membuat tuan bae menjadi merasa sedikit bingung dengan maksud sebenarnya yang ingin disampaikan oleh baekhyun

“apakah ada masalah?” tanya tuan bae lagi sambil menatap baekhyun dengan penuh tanda tanya

“yee,, aboeji, karena appaku adalah satu – satunya yang menentang hubunganku dengan suzy”

TBC

10 responses to “[Freelance] Before We Meet Again Chapter 17

  1. Ahhh lega untungnya Suzy dan Baekhyun lebih kuat…. dan Tuan Bae jg menyayangi Baek. Thanks ya thor🙇

  2. aduhh kasian baekhyun,, msalahnya mkin rumit aj😱😱 mdah2 an tn. bae menyetujui hubungan mreka🙏… next ya thor😊😉
    #fighting💪👍

  3. Andai saja appa suzy adalh temannya appa baekhyun,dan anak temannya appa baekhyun yg akan ia pilih sebagai istri baekhyun adalah putrinya tn bae,,,itu pasti akan sangat melegkan,karena akhirnya baekzy akan menikah meskipun baekhyun memilih menuruti permintaan appanya.next partnya ditunggu author fighting

  4. Duhhhh gimna sm kelanjutan hubungan nya baekzy? Klo aku si yakin Tn.Bae ttp ngerestuin Baekzy… cuma masih dag dig dug gitu kak #abaikan

    Aku penasaran gmna Tn.Byun nnti bakal setuju sm hub nya Baekzy. Next kak

  5. Aaaa syukurlah baekhyun dan keluarga suzy bisa dekat dan diterima😀
    Semoga pas tuan bae tau dia ga akan memisahkan suzy dan baekhyun juga😀
    Aaaaa penasaran sama reaksinya appanya suzy😦
    Ditunggu lanjutannya chingguuu hwaitinggg ^o^)9

  6. Bagaimana tanggapan Tn. Bae setelah tau tentang ketidaksetujuan Tn. Byun? berharap semoga Tn. Bae tetap menyetujui dan mendukung hubungan Suzy dan Baekhyun…
    Suka banget saat melihat kebersamaan Suzy dan Baekhyun, sweet banget… semoga mereka bisa bahagia berdua selamanya…
    Ditunggu next partnya, gomawo🙂

  7. Baek di pisahin sm suzy langsung ga bisa tidur ya..kkk
    Beak suami siaga ni…tinggal nikah aja…semua udah siap…

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s