[Freelance] Love Tender Chapter 3

image1

Poster by Ayame Yumi @ posterfanfictiondesign.wordpress.com

Title : Love Tender | Author : Rach | Genre :  Friendship, Hurt, Romance | Rating : G | Main Cast : Bae Suzy, Oh Sehun, Park Chanyeol | Other Cast : Chou Tzuyu, Choi Siwon, Im Yoona

***

 

Happy Reading~

Seperti biasa, rumah cukup mewah milik Hakim Bae selalu sepi, hanya ada Suzy yang menempatinya saat Hakim Bae sibuk dengan sidang-sidang yang membuatnya selalu pulang larut malam.

“Yobsaeo Appa” ucap Suzy saat panggilannya tersambung keponsel hakim Bae

“Hmm wae chagiya?” Jawab hakim Bae yang masih berada diruangannya di Pengadilan Distrik Gangnam

“Besok bisa antar aku kekampus kan?” ucap Suzy memohon pada Ayahnya

“Memang 2 pangeranmu itu kemana?” Tanya hakim Bae yang dimaksud yaitu Sehun dan Chanyeol

“Chanyeol besok tidak ada kuliah, Sehun ada ujian siang jadi dia mau fokus belajar” jawab Suzy dengan nada lemas

“Hmm geurrae, lihat saja besok ya sayang. Appa masih banyak kerjaan, jangan tidur malam-malam” ucap hakim Bae dengan suara berwibawa namun memberikan kesan lembut

“Ne Appa, annyeong” balas Suzy dan memutus panggilan telepon diponselnya

Setelah selesai menelfon Ayahnya, Suzy mendapatkan pesan singkat dari Oh Yoona yang menyuruh Suzy datang kerumah Sehun yang juga rumahnya.

“Eonni annyeong” Suzy menyapa Yoona yang sedang sibuk didapur rumah Sehun

“Eoh suzy-ah, Sini cepat”Yoona melambaikan tangannya meminta suzy menghampirinya

“Waeyo Eonni?” Ucap suzy penasaran mendekati Yoona

“Aku coba ingin masak Sup Ayam pedas tapi malah seperti ini” ucap Yoona memperlihatkan panci berisi air penuh yang disebutnya sebagai Sup

“Eonni, kau melihat resep dimana lagi?” Suzy terkekeh geli melihat rebusan air yang disebut Sup oleh Yoona

“Internet, tapi aku rasa aku terlalu banyak memberikan air” jawab Yoona polos menatap miris kearah masakannya

“Ini sih berlebihan namanya” suzy tertawa geli melihat wajah Yoona yang menatapnya kesal

“Kalau begitu kau saja yang masak ya, Aku mau beres-beres koper dulu” ucap Yoona mencubit pipi suzy dan melangkah meninggalkan dapur menuju kamarnya

“Arraseo” jawab Suzy yang langsung beraksi dengan peralatan dan bumbu dapur yang sudah tersedia

Jangan diragukan lagi, Suzy wanita yang mempunyai keahlian membuat masakan apapun terasa nikmat, karna sejak Oemmanya meninggal dunia, dia lah yang mengambil alih dapur dirumahnya, maka dari itu dirumah mewah nya ia tidak berniat menyewa asisten rumah tangga ataupun juru masak sekalipun.

“Sehun-ah” suzy mengetuk pelan daun pintu kamar Sehun

“Hmm, masuklah” jawab Sehun yang sedang fokus dimeja belajarnya dengan tumpukan buku dan kacamata diwajahnya yang memperlihatkan bahwa ia seorang juara olimpiade sains

“Makan malam dulu” ucap Suzy duduk dikasur empuk Sehun

“Kajja” sehun berdiri dan berjalan mendahului suzy keluar kamar menuju ruang makan rumahnya

“Otthae?”Yoona tersenyum kearah Sehun saat sehun mulai mencicipi Sup ayam pedas yang menjadi menu makan malam mereka kali ini

“Bukan Noona kan yang masak?” Ucap Sehun mengernyitkan alisnya

“Yak! Memang kenapa kalo itu masakanku?”Yoona memukul kepala sehun dengan sendok makan

“Malduante! Jinjja Noona yang masak?” Ucap Sehun terkejut kearah Yoona, ia tau betul bahwa kakak semata wayangnya itu tidak pintar dalam urusan dapur

“Ani, Suzy yang masak”Yoona tersenyum bangga melirik kearah Suzy yang duduk disamping sehun

“Enak kan?” Suzy tersenyum bangga kearah Sehun yang asik memakan Sup buatannya

“Lumayan” jawab sehun singkat membuat Suzy menatapnya sinis

“Mwo? Wae?” Sehun membalas tatapan Suzy tak kalah sinis

“Geumanhae! Sehun-ah, jangan menggoda suzy!”Yoona melerai tatapan tajam kedua adik kecil didepannya

“Ani, kapan aku menggodanya? Tidak sama sekali” sergah sehun tersenyum miring meledek Suzy yang masih menatapnya kesal

“Aigooo, andai saja Suzy jadi adik iparku” ucap Yoona menikmati masakan lezat suzy

“Hkokk” Suzy tersedak dan membuyarkan makanannya begitu mendengar ucapan Yoona yang membuat manik matanya membulat

“Yak! Aish jorok sekali!” Sehun membersihkan butiran nasi yang menempel ditangannya karna ulah Suzy

“Wae suzy-ah? Noe gwaenchanna?”Yoona memberikan segelas minuman kearah Suzy yang masih terkejut

“Ah, aniyo Eonni. Nae gwaenchanna” jawab Suzy tersenyum memaksa kearah Yoona yang khawatir menatapnya

“Sehun-ah, menikahlah dengan Suzy”Yoona lagi-lagi mengatakan hal yang tidak masuk akal

“Shirreo!” saut Suzy secepat kilat membuat Yoona dan Sehun menatapnya bingung

“Wae? Kalau aku mau gimana?” Sehun mendekatkan wajahnya menggoda suzy yang sudah menimbulkan semburat merah dipipinya

“Yak!” Suzy menjitak kasar kepala sehun yang berada dekat dengan wajahnya

“Who’s know Suzy-ah?”Yoona tersenyum menggoda Suzy yang semakin gugup

“Eonni!” Suzy menatap tajam kearah Yoona yang tertawa geli menggodanya

“Waeeee? Kenapa kau serius sekali sih?” Jawab Yoona masih tertawa geli kearah sehun yang juga tertawa melihat tingkah Suzy

“Yak! Kau fikir aku mau? Aish memikirkannya saja sudah membuatku merinding” ucap Sehun menggidikan bahunya mengejek Suzy

-OOO-

Suzy terbangun dari tidur singkatnya pagi ini, karena semalaman ia asyik bertukar cerita pada Yoona yang setelah 2 minggu baru bertemu lagi dengannya. Alarm dari jam kecil berbentuk karakter unicorn itu berbunyi tepat setelah mata suzy terbuka.

“Kenapa baru bunyi sekarang” suzy meraih jam kecil itu di atas nakas meja samping tempat tidur miliknya

“Ommo!” Suzy berteriak terkejut melihat jarum pendek jam itu menunjukan pukul 7 dan jarum panjang menunjuk angka 6, yang sudah pasti artinya Suzy bangun terlambat karna pada pukul 08:00 Suzy sudah harus berada dikelas kuliah paginya hari ini

Suzy bergegas lari menuju kamar mandinya, tanpa berfikir panjang Suzy hanya mencuci wajah dan sikat gigi pagi ini. Ia memakai asal knitwear biru dongker dan jeans hitamnya keluar kamar dan mencari Appa nya diruang makan

“Aish*t! Kenapa Appa tidak membangunkanku” teriak suzy kesal begitu membaca note kecil tertempel dilemari es miliknya berisikan ‘Chagiya, mianhae Appa ada urusan penting mendadak. Kau pergi kekampus naik taksi saja ya. Saranghae’.

Tentu saja tulisan itu semakin membuat emosi suzy bergejolak pagi ini, Oke! Hakim Bae berhasil menambah mood suzy pagi ini semakin buruk.

Suzy berlari keluar rumah tanpa berniat sekalipun untuk sarapan pagi ini, dan lebih sialnya disaat-saat seperti ini kedua pangerannya itu tidak akan kekampus pagi ini. Dengan nafas tersenggal-senggal ia berlari keluar komplek berniat mencari taksi, dan bodohnya suzy tidak terlintas difikirannya untuk memesan taksi dengan menelfon pool-taxi terdekat dari komplek rumahnya.

Menunggu taksi didaerah perumahan elite memang cukup sulit, tentu saja para supir taksi pasti akan berfikir orang-orang yang tinggal dikomplek ini pasti memilki mobil pribadi masing-masing, tanpa diketahui ada pengecualian yaitu Bae suzy gadis ceroboh yang tak bisa mengemudikan mobil dizaman seperti ini.

“Tin… Tin..” Suara klakson dari mobil Aston Martin DB9 coupe berwarna putih terdengar dari belakang tubuh Suzy yang sedang berdiri menunggu taksi

“Apaansih, jalanan masih lega!” Ucap suzy kesal tanpa membalikan tubuhnya melihat kearah mobil yang menurutnya berisik dibelakangnya

“Suzy-ah” suara berat khas pria terdengar menyapa Suzy dan sepertinya berada didalam mobil mewah itu

“Chanyeol-ah” suzy tersenyum sumringah bagaikan bertemu unicorn yang akan membawanya terbang menuju kampusnya saat telat seperti ini begitu ia melihat Chanyeol tersenyum dibangku kemudi mobil putih dibelakangnya

“Masuklah, ayo aku antar kekampus” teriak Chanyeol yang langsung disambut Suzy dengan langkah cepat masuk dan duduk dikursi penumpang sebelah chanyeol

“Gomawo chingu” suzy memeluk erat tubuh chanyeol disebelahnya dan tersenyum senang karna beruntung memiliki sahabat yang ada disaat ia membutuhkan bantuan

“Yak! aku sedang menyetir, jangan seperti ini!” Chanyeol menggerakan tubuhnya berusaha membuat suzy melepaskan pelukan ditubuhnya

“Mianhae” suzy tersenyum gemas kearah Chanyeol yang hanya meliriknya kesal

“Telat lagi?” Ucap chanyeol yang sedang fokus mengemudikan mobilnya super cepat yang demi mengejar waktu kuliah suzy

“Eoh” jawab suzy menghela nafas panjang dan menyenderkan punggungnya dijok empuk mobil chanyeol

“Sampai kapan mau jadi wanita ceroboh seperti ini?” Ucap chanyeol dingin

“Molla, Ah iya, kau mau kemana pagi-pagi begini? Berniat ingin mengantarku kuliah?” Tanya suzy menatap chanyeol dengan senyum menggodanya

“Ani! Malduante! Jangan terlalu percaya diri!” Ucap chanyeol berteriak menyangkal secepat mungkin

“Yak! Biasa saja, tak usah berteriak begitu!” Suzy membalas berteriak kearah chanyeol

“Lagian GR sekali!” Jawab chanyeol tersenyum sinis kearah suzy yang menatapnya kesal

“Lalu? Kau mau kemana pagi-pagi begini?” Suzy mengangkat dagunya menatap chanyeol

“Keugo.. Ak-aku mau ke supermarket!” Jawab chanyeol menelan salivanya gugup

“Yak! Jam segini supermarket belum ada yang buka!” Suzy menatap curiga kearah chanyeol yang menatap lurus kedepan jalanan

“Aish sudahlah tak usah banyak tanya, masih untung aku kebetulan keluar jadi kau tak perlu menunggu taksi segala kan?” Chanyeol memiringkan senyumnya membuat lesung pipi manis itu terlihat menggemaskan diwajahnya

“Hmm” suzy hanya menganggukan kepalanya setuju dengan ucapan sahabatnya barusan

Hanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit dari rumah ke kampus jika menggunakan mobil Chanyeol yang super cepat itu, Kini chanyeol telah menginjak pedal rem dan memainkan persenelingnya berhenti didepan gedung tempat kelas suzy akan berkuliah pagi ini.

“Cepat turun!” Perintah chanyeol menatap dingin kearah Suzy

“Chanyeol-ah, ada yang kau sembunyikan ya dariku?” Suzy mendekatkan wajahnya menatap curiga kearah pria berlesung pipi disampingnya

“Mwooo? Wae?” Chanyeol membulatkan matanya kesal dan ikut mendekatkan wajahnya kewajah Suzy

“Kau ingin bertemu dengan seorang gadis ya pagi ini? Yak! Siapa gadis itu? Ceritakan padaku!” Suzy menatap antusias kemanik mata chanyeol

“Yak! Terserah apa katamulah! Cepat turun!” Chanyeol menjauhkan wajah suzy dengan telunjuknya mendorong dahi putih milik gadis disebelahnya

“Ommo, Park chanyeol kau-“

“Palli!” Chanyeol berteriak kesal menatap suzy yang sedang tertawa menggodanya

“Arraseo, arraseo. Gomawo chingu” suzy melemparkan senyuman manis kearah chanyeol begitu keluar dari mobil putih yang mengantarnya sampai kekampus tanpa terlambat

Suzy langsung melangkahkan kaki jenjang cepat menuju kelas meninggalkan mobil chanyeol yang masih terparkir didepan gedung tempat kelasnya berada.

Sedangkan pria tinggi yang duduk dibangku kemudi hanya tersenyum memandangi sosok gadis yang diantarnya berjalan sampai menghilang dari pandangannya

“Eoh, kau benar aku ingin bertemu dengan seorang gadis. yeoja itu Noe, Bae Suzy” ucap chanyeol pada dirinya sendiri didalam mobil tanpa diketahui siapapun

-Chanyeol POV-

Flashback

(Rumah Chanyeol – 07:00)

Seperti biasa aku selalu bangun tidur tepat pukul 07:00 karna Alarm manusia yaitu teriakan oemma yang selalu membangunkanku untuk sarapan bersama dengan anggota keluarga yang lain diruang makan. Aku pun bergegas membasuh wajah kusutku dan berjalan menuju ruang makan dengan langkah lemas.

“Kau tidak kuliah?” Tanya Siwon Hyung yang sedang menyantap nasi goreng buatan oemma dimeja makan

“Ani hyung” jawabku duduk dibangku depannya dan menyeruput susu vanilla didepanku

“Ikut ke kantor hyungmu saja chanyeol-ah” ucap oemma yang masih sibuk didepan kompor

“Shirreo, ah Abeoji kemana?” Tanyaku begitu tersadar kepala rumah tangga dirumah ini tidak menampakan sosoknya dimeja makan

“Sudah berangkat daritadi, ada urusan dengan Suzy appa” jawab oemma berjalan menghampiri meja makan dengan segelas orange juice untuk siwon hyung

“Jinjja?” Aku mengingat ucapan Suzy bahwa ia akan minta diantarkan Appanya kekampus pagi ini, dan sekarang Appanya sudah berangkat duluan

“Wae chanyeol-ah?” Tanya siwon hyung menatapku bingung

“Ah aniyo hyung” jawabku dan langsung menghabiskan sarapanku dan kembali menuju kamar tidurku

Sudah 15 menit aku memandangi keadaan jalanan didepan rumahku dari jendela kamarku yang berada dilantai 2. Menunggu sosok gadis yang seharusnya sejak tadi sudah lewat depan rumahku untuk berangkat kekampusnya.

Aku menghela nafas khawatir karna sosok itu belum juga lewat padahal jam sudah menujukan pukul 07:30, aku berniat berfikir positif

‘Ah, mungkin dia sudah berangkat dari tadi pagi sebelum aku bangun tidur’

‘Ah, tapi tidak mungkin gadis sepertinya bisa berangkat sepagi itu, bangun jam berapa dia’

‘Bisa jadi dia berangkat saat aku sedang sarapan tadi’

‘Ya benar, dia pasti sudah berangkat’

‘Ya tuhan! Apa yang aku fikirkan, Sadarlah Park chanyeol’ aku menepuk-nepuk pipiku mencoba menyadarkan ku dari keributan batinku

Aku melemparkan tubuhku keatas tempat tidur dan mencoba memenjamkan mataku diantara fikiran-fikiran tak karuan menggerayangi otakku

“Grettttt” suara decitan pintu pagar terdengar dari rumah disebelah kanan ku

Aku spontan membangkitkan tubuhku dan mencuri pandang dari jendela kamarku dan berhasil menemukan sosok gadis dengan rambut kecoklatan berantakan menggunakan knitwear biru dongker berlari tergesa-gesa.

‘Hah, terlambat lagi’ ucapku menghela nafas melihat gadis itu berlari seolah mampu mengejar waktu dengan langkah kaki yang tidak seberapa cepat itu

Tanpa berfikir panjang, aku raih kunci mobil pribadiku diatas nakas meja samping tempat tidurku, tanpa mengganti piyama ku dengan baju yang lebih layak untuk keluar rumah aku berlari menuju lantai bawah dan masuk kedalam garasi mobil rumahku

“Kau mau kemana?” Teriak siwon hyung yang juga baru masuk kedalam mobil BMW hitam mewah miliknya yang terparkir digarasi

“Ada urusan penting” jawabku cepat dan langsung masuk kedalam mobil dan menginjak pedal gas melaju keluar garasi dan meninggalkan rumah

‘Aih, Noe micheseo Park chanyeol! Mau bilang apa kau kalau dia bertanya kau ingin kemana pagi-pagi begini’

‘Ah bilang saja jujur ingin mengantarnya kekampus’

‘Andwae! Kau tidak boleh berkata seperti itu!’

‘Lalu aku harus berkata apa padanya, dia pasti akan terus berbicara hal yang aneh-aneh kalau aku tidak menjawab pertanyaannya’

‘Ah matta! Bilang saja ingin ke supermarket, membeli pesanan oemma’

Yap, batinku terus berargumentasi sendiri didalam hati sambil merutuki betapa nekatnya aku bisa langsung membawa mobil menghampirinya diujung komplek.

Aku memelankan laju mobilku saat melihat sosok gadis dengan tas ransel dipunggungnya berdiri menunggu taksi yang sudah pasti akan membuatnya semakin terlambat datang kekampus, aku tarik nafasku panjang meyakinkan tekatku untuk menekan klakson dan mengantarnya pergi kekampus.

Dengan hasil yang sudah bisa ditebak ia tersenyum bahagia melihat kehadiranku bak malaikat penolongnya dan memeluk erat tubuhku dengan senyuman yang memamerkan gigi kelinci manis miliknya.

~To be Continue~

20 responses to “[Freelance] Love Tender Chapter 3

  1. yah cinta segitiga ternyata……..
    kalok gitu siapa yg bakalan dipilih suzy nantiknya……..

    semangat author ngelanjutinnya

  2. wah sehun sok jual mahal dan suka banget goda suzy dan ngebuat suzy kesel.. lucu banget..hihi
    chanyeol sudah pasti suka sama suzy..
    sekarang tinggal perasaan suzy aja yg blm ketahuan, wah jadi penasaran…

  3. Benerkan chanyeol jga suka suzy, bakal jadi cinta segitiga nih.. wahh siapa yang bakal dipilih suzy?

  4. Ternyata Chanyeol juga suka Suzy, bagaimana ini? cinta segitiga itu rumit dan pasti akan ada yg tersakiti… apalagi diantara sahabat, pasti hubungan mereka akan jd canggung dan kaku, terlebih lagi pastinya tidak tega kalau sampai melihat mereka ada yg sakit hati😦
    Tapi ceritanya semakin seru, langsung baca next partnya, gomawo🙂

  5. Suka sama godaan Yoona yang nyuruh Sehun nikah dengan Suzy. Disitu Sehun pasti kesenengan sementara Suzy kaget engga nyangka Yoona bakal bilang kaya gitu kkk aigoo uri Sehun tenang saja aku akan memberi restu.

    Tuh kan! Chanyeol suka Suzy? Dia bahkan apal kebiasaan buruk Suzy yang suka telat, bangun dari pagi merhatiin rumah sebelah dari jendela kkk kemudian langsung tancap pura-pura mau ke supermarket padahal emang mau nganter Suzy, dasar chanyeol ada aja ngelesnya.

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s