[Freelance/Drabble] One Teriak Away

POSTER ONE TERIAK AWAY

Title : Ome Teriak Away | Author : Leader Jjang | Genre :  Fantasy, Fluff, School-life | Rating : G | Main Cast : Bae Suzy, Oh Sehun

***

 

OSH: Teriak? Tentu itu tanda bahaya, aku harus segera menghampiri jika ia berteriak.

BSJ: Kenapa dia selalu ada? Apa dia penguntit?

 

A drabble FF that pure from my own opinion. Selamat membaca.

 

Sesungguhnya hidup itu sulit, kau tak pernah bisa berpijak sendirian di dunia ini. Contohnya saja kau perempuan lemah, kemudian beberapa anak genk sekolahmu membully-mu. Pada akhirnya kau tidak dapat berbuat apa-apa bukan? Selain menjadi bahan bully-annya? Untung saja hal semacam itu tak pernah terjadi. Sejujurnya hal itu hampir saja terjadi padaku. Aku benar-benar bersyukur karena teriakanku rupanya menggerakkan hati seorang namja tampan nan rupawan untuk menolongku. Tak perlu basa-basi semua gadis centil yang baru saja memegangi dan hendak menjambak rambutku langsung melongo hingga keluar air liurnya, astaga menjijikan. Sebenarnya aku juga begitu sih ya tapi tidak sampai meneteskan air liur juga. Astaga aku baru ingat yang ingin menjambakku tadi mimisan setelah melihat namja tadi, karenanya seragamku jadi kotor bekas darahnya. Ini lumayan banyak, bagaimana bisa aku masuk dengan baju bekas darah seperti ini. Yang ada nanti aku malah dimasukkan ke ruang bimbingan konseling, benar-benar ancaman yang mengerikan walaupun sejatinya BK merupakan tempat untuk menyelasaikan masalah. Namun tidak dengan ruang BK sekolah kami yang menyeramkan, seperti kejadian mengerikan yang terjadi kemarin, seorang murid bernama Kim Jongin selalu cari ribut terutama dengan ketua kelasnya sendiri Jung Soo Jung, namun anehnya setelah mendapat bimbingan konseling Jongin yang hitam seperti orang Nigeria dan memiliki hidung gagal mancung malah berpacaran dengan musuh bebuyutannya itu sendiri, siapa lagi kalau bukan si model Jung Soo Jung. Aku tak mengerti, sumpah. Seperti mata model itu sudah di hipnotis agar ketika ia melihat Jongin ia seperti melihat hidungnya mancung dan berkulit putih seperti albino. Ini benar-benar mimpi buruk bagi semua orang di sekolah ini. Apa aku bolos saja pada jam terakhir ini. Lagi pula pelajarannya juga membosankan. Lebih baik aku ke belakang sekolah, di sana ada taman kecil serta air keran yang menyegarkan. Aku bisa duduk di sana seraya menghilangkan darah di lengan bajuku ini.

Aku pun bergegas ke taman belakang sekolah agar tak ada satu orang pun yang melihat dan menyebarkan rumor tak sedap nantinya. Sesampainya di taman aku langsung menghampiri dan membuka keran di sana. Alangkah sialnya aku ketika keran itu tiba-tiba tidak berfungsi seperti biasanya. Sebelumnya keran ini baik-baik saja, ah benar-benar sial! Spontan aku berteriak karena marah pada diriku sendiri. Seandainya aku membawa handphone-ku mungkin aku dapat memanggil sahabatku Jia, setidaknya dia dapat membawakan secangkir atau sebuah jaket untuk menutupi darah tukang bully tadi. Aku pun berpaling dari keran rusak yang menyebalkan dan segera melangkah ke tempat dudukku biasanya. Namun, alangkah terkejutnya aku ketika melihat ada seseorang telah duduk dengan santai sambil menatapku dengan tatapan… Marah? Oh, bukannya ini namja yang menolongku tadi? Dia Oh Sehun kan? Mengapa tiba-tiba ia di sini, apa dia mengikutiku? “Hei kenapa kau selalu mengikutiku? Kau penguntit yah? Awas saja kalau kau macam-macam!” Aku langsung mengambil tindakan tegas, menperingatinya sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. “Dasar wanita ceroboh. Apa-apa berteriak. Membuatku tidak bisa belajar tadi di kelas. Bebar-benar menganggu tahu tidak? Ternyata berteriak memang kebiasaanmu. Lain kali aku tidak datang lagi kalau tahu begini!” Kenapa dia malah marah seperti itu, bahkan tak ada satu patah kata pun yang keluar dari mulutnya dapat kupahami. “Kau ini bicara apa sih, gak jelas banget!” Ucapku kesal. “Aku sangat malas untuk menjelaskan semuanya, lagi pula nanti kamu salah memanfaatkan. Lebih baik sekarang masuk kelas, ini, pakailah.” Aku agak terkejut saat ia melepas jas sekolahnya dan meletakkannya di pundakku sehingga noda darah tadi tertutupi. Kemudian ia mendekat ke sampingku dan berbisik “I’m only one scream away” .

 

 

 

End

A/N

Hi! Maaf lama tidak menulis ff, terutama buat hunzy shipper. Tapi ada kabar bahagia, sekarang hunzy shipper udah punya nama fandom ya, yakni Edelweiss! Jangan lupa pantengin youtube channel Leader Jjang. Follow ig: hunzy_official dan twitter @Edelweiss_INA. Manjakan jiwa shipper kalian dengan pantengin terus TLnya. Yang mau ikutan join grup line Edelweiss Indonesia bisa tulis id: line kalian di comment. Juga saya mau minta maaf gak update AINE soalnya sekarang saya SMA, sibuk banget. Last, jgn lupa COMMENT PLUS LIKEnya hehe ❤❤❤

23 responses to “[Freelance/Drabble] One Teriak Away

  1. keren nih…. genrenya jg bagus… apalagi karakter suzy nd sehun pas bgt chemistry-nya…. buat sequel nya pasti lebih bagus kkkkk salah satu fav couple gue nih terus” nulis ttg hunzy ya thor…. id line; Alfiansahyunus

  2. Hwaaa, ada kaistal nyempil sedikit wkwkk 😍❤ suka sukaaa, awalnya aku sempat bingung kok bisa sehun tau kalo suzy lg teriak sdngkn jarak memisahkan mereka *etdah baper lg 😴* ehh trnyata ada genre fantasy nyaaa wkwkk tamatin AINE nya dong say, keep writing! ❤

  3. Hwaaa, ada kaistal nyempil sedikit wkwkk 😍❤ suka sukaaa, awalnya aku sempat bingung kok bisa sehun tau kalo suzy lg teriak sdngkn jarak memisahlan mereka *etdah baper lg 😴* ehh trnyata ada genre fantasy nyaaa wkwkk tamatin AINE nya dong say, keep writing! ❤

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s