[Freelance] Before We Meet Again Chapter 18

Title : Before We Meet Again  | Author : SureTo_Dream | Genre :  Romance | Rating : PG-17| Main Cast : Byun Baekhyun and Bae Suzy | Other Cast : Find by yourself!

Disclamer :

cerita ini adalah cerita murni dari khayalanku yang udah lama aku tulis tapi gak selesai – selesai dan tiba – tiba saja inspirasi muncul lagi saat lihat kedua main cast diatas punya project bersama,, FF ini juga aku publis di WP pribadi aku http://happydreamandstory.wordpress.com/ tapi seperti yang kalian tau, gak asik banget kalo cumen aku sendiri yang baca,,, maaf kalo seandainya dalam penulisan ada kesalahan karena aku hanya manusia biasa yang tak sempurna dan banyak kekurangan ☺☺

�Happy Reading Guys Hope you like it

##

 

“apakah ada masalah?” tanya tuan bae lagi sambil menatap baekhyun dengan penuh tanda tanya

“yee,, aboeji, karena appaku adalah satu – satunya yang menentang hubunganku dengan suzy, dan saya rasa aboeji harus tau masalah yang sedang saya alami” ucap baekhyun sambil menghadap pada tuan bae

“apakah suzy mengetahui semua ini?” tuan bae bertanya pada baekhyun dan melupakan kegiatan mereka sesaat, baekhyun mengangguk sebelum melanjutkan kata – katanya “saya sudah mengatakan semuanya pada suzy dan suzy sudah saya kenalkan pada seluruh keluarga termasuk eomma” jawab baekhyun

“aboeji, anda tidak perlu menghawatirkan masa depan suzy, karena saya akan bertanggung jawab sepenuhnya pada suzy saat kami sudah resmi menikah” tambah baekhyun lagi dengan yakin dan tuan bae bisa melihat itu semua pada baekhyun

“baiklah, aku tidak memiliki alasan untuk tidak merestui keinginan kalian, sebagai orang tua aku hanya ingin anakku bahagia, dan jika bersamamu suzy bahagia maka aku akan memberikan anakku untuk bersamamu” ucap tuan bae dengan senyum ramah pada baekhyun untuk menghapus ketegangan baekhyun saat ini, karena tuan bae tau kalau baekhyun sudah berusaha dengan keras untuk menyampaikan semua padanya

“gumawoyo aboeji” balas baekhyun dengan penuh kelegaan dalam setiap kata – katanya

“baekhyun’ah,, apakah aku boleh tau, apa alasan appamu tidak menyetujui hubunganmu dengan suzy?” baekhyun terdiam saat pertanyaan yang paling menakutkan untuknya pada akhirnya ditanyakan oleh tuan bae padanya,, bagaimana baekhyun harus mengatakan yang sebenarnya sekarang, baekhyun takut kalau nantinya tuan bae akan merasa tersinggung dengan alasan appanya tidak menyetujui hubungannya dengan suzy

Baekhyun menatap tuan bae dengan pandangan ragu “ada apa? Apakah kau tidak bisa mengatakannya padaku?” tuan bae kembali bertanya karena baekhyun yang tidak kunjung menjawab pertanyaannya

“mianhamida aboeji” ucap baekhyun, karena hanya itu yang mampu keluar dari bibirnya “apakah ini masalah status social?” tanya tuan bae lagi sambil menepuk pundak baekhyun “kwencana baekhyun’ah kau bisa menceritakannya padaku” mendengarkan ucapan tuan bae sontak membuat baekhyun menangis karena sudah merasa tidak mampu menahan perasaannya sendiri

“mianhamida aboeji” ucap baekhyun lagi sambil terisak “saya meminta maaf atas nama appa saya pada aboeji” tuan bae memeluk baekhyun saat permintaan maaf yang baekhyun sampaikan padanya “kwencana baekhyun’ah, kau tidak perlu meminta maaf karena keadaan ini bukan salahmu” ucap tuan bae menenangkan baekhyun

“aboeji, kumohon jangan katakan pada suzy kalau menangis” pinta baekhyun dan seketika membuat tuan bae tertawa karena permintaan baekhyun “arasso, ini akan menjadi rahasia diantara kita berdua” balas tuan bae

Setelah beberapa saat dan baekhyun sudah lebih baik tuan bae kembali bertanya pada baekhyun “apakah kau akan membawa suzy keamerika bersamamu?” tanya tuan bae pada baekhyun

Baekhyun tersenyum sebelum membalas pertanyaan tuan bae “sebelumnya iya,,, saat kemarin saya mengundurkan diri pada perusahaan appa, dan mulai mempertimbangkan ajakan sahabat  yang menawarkan saya sebuah posisi kosong untuk perusahaannya di amerika, tapi samchu tidak mengijinkan dan menyuruh saya untuk bekerja diperusahaannya dan membantunya disana” cerita baekhyun pada tuan bae

“baguslah,, karena suzy tidak terlalu bisa berkomunikasi dengan bahasa inggris” ungkap tuan bae yang kemudian tertawa begitu juga dengan baekhyun yang sudah menjadi semakin dekat dan akrab dengan tuan bae setelah mencurahkan segala permasalahan dan isi hatinya “aku suka karena kau terbuka padaku baekhyunie”

###

Sementara itu diseoul karena pengunduran diri yang dilakukan oleh baekhyun dan di ikuti oleh sehun beberapa jam setelahnya dengan alasan yang sangat kekanakan dimana sehun mengatakan kalau dia tidak bisa jauh dari baekhyun sehingga ikut mengundurkan diri, sebenarnya kai sudah mencegah pengunduran diri sehun tapi seperti biasa jika kai akan bersaing untuk merebut perhatian sehun dari baekhyun maka bisa dipastikan kai akan kalah karena sehun akan selalu mengikuti kemanapun baekhyun pergi, seperti seekor anak ayam yang tidak bisa jauh dari induknya,, sedangkan surat pengunduran diri suzy baru diberikan oleh jieun pada manager choi selang sehari setelah pengunduran diri baekhyun dan sehun,,

Berita pengunduran diri ketiganya sudah menyebar keseluruh perusahaan dengan berbagai gossip miring yang menyertai pengunduran diri suzy dan baekhyun, bahkan berita tentang ayah baekhyun yang tidak menyetujui hubungan baekhyun dan suzy sudah tersebar karena para karyawan yang melihat saat pertengkaran antara baekhyun dan tuan byun yang terjadi diruang presedir tempo hari,,

Dan untuk mengisi kekosongan jabatan baekhyun maka kai yang ditunjuk oleh tuan byun untuk menggantikan posisi baekhyun sebagai direktur, tidak ada yang kaget atau membantah mengenai penunjukan kai karena mengingat kai adalah anak presedir maka hal itu sangat wajar adanya, dan cepat atau lambat kai juga pasti akan memiliki jabatan yang tinggi

Sekarang tersisa satu orang yang ingin sekali mengikuti baekhyun mengundurkan diri agar dirinya tidak dalam situasi seperti sekarang tapi sepertinya semuanya agak terlambat karena sekarang son gun sedang berada diruangan presedir dan menghadap kepada tuan byun, dan son gun sudah tidak bisa lari lagi dari tuan byun sedari baekhyun mengundurkan diri dan ini sudah berjalan 2 hari bagi son gun menjalani introgasi dan kemarahan meluap dari tuan byun mengingat status son gun sebagai orang kepercayaan dari baekhyun

“cepat katakan semuanya padaku son gun, jangan coba melindungi baekhyun lagi” perintah tuan byun karena son gun yang sangat setia pada baekhyun dan tetap melindungi baekhyun dengan tidak mengatakan apapun pada tuan byun

“maafkan saya tuan besar, tapi masih seperti kemarin, saya tidak akan memberitaukan apapun pada anda yang dapat menyakiti tuan muda lagi, karena saya sangat tau bagaiamana perasaan tuan muda pada nona suzy dan apa yang akan terjadi pada tuan muda kalau anda masih saja terus ingin memisahkan mereka” jawaban yang diberikan son gun masih sama seperti kemarin dan tidak berubah sama sekali

“apa yang sudah dilakukan baekhyun untukmu, sampai kau membelanya seperti ini son gun’ah?” sekarang giliran tuan kim yang bertanya karena merasa kasihan dengan tuan byun yang sedari kemarin tidak mendapatkan apapun dari son gun

“tuan muda baekhyun sudah melakukan banyak hal untuk saya,, dia menganggap saya sahabat dan bahkan dia memperlakukan saya seperti saudara, dia adalah orang pertama yang percaya pada saya disaat semua orang meragukan saya, dia adalah orang yang paling tulus ingin menjadikan saya teman tanpa melihat atau mempermasalahkan asal usul dan status social yang saya miliki, saya belajar banyak darinya dan saya tidak akan pernah mungkin merusak kepercayaan yang sudah dia berikan” ungkap son gun dengan tegas

“apakah kau tidak ingin meliat baekhyun mendapatkan yang terbaik untuk hidupnya?” tanya tuan byun lagi pada son gun

“tentu saya selalu ingin tuan muda mendapatkan kebahagian… Tapi” ucapan son gun tergantung untuk sesaat “maafkan atas kelancangan saya tuan, tapi bukankah akan lebih baik jika tuan memberikan kesempatan pada tuan muda? Dan saya rasa tidak ada yoja yang lebih baik dan pantas untuk tuan muda selain nona suzy,, mengapa anda tidak mencoba untuk mengenalnya terlebih dahulu baru anda memutuskan apakah dia memang pantas atau tidak untuk tuan muda,, jangan sampai karena sikap egois anda membawa anda semakin jauh dengan darah daging anda sendiri” Entah keberanian dari mana son gun berani mengatakan semua itu dihadapan tuan kim dan tuan byun, anggap saja son gun sudah kehilangan akal sehat, tapi son gun merasa harus tetap mengungkapkan pendapatnya agar permasalahan antara ayah dan anak itu cepat selesai

“kau berani mengajariku? Kau pikir siapa kau? Berani lancang padaku” ucap tuan byun yang sudah tersulut emosi karena ucapan son gun

“saya sama sekali tidak berniat untuk menggurui, bahkan saya tau kalau saya tidak pantas, tapi terkadang pilihan orang tua tidak selamanya selalu benar” jawab son gun “maafkan saya tuan besar jika perkataan saya menyinggung perasaan anda,, sekali lagi saya minta maaf karena tidak dapat membantu anda” pamit son gun yang kemudian keluar dari ruangan presedir

“aku tidak menyangka son gun akan begitu setia pada baekhyun,,” ucap tuan kim karena merasa kaget karena keteguhan sikap son gun bahkan berani menentang mereka “taeji’ah aku rasa yang dikatakan son gun ada benarnya,, dan aku merasa kalau suzy adalah yoja yang sangat baik, walaupun aku baru berinteraksi hanya sekali dengannya,, lagipula istrimu tidak akan langsung setuju dan menyukainya kalau dia memang yoja tidak baik” sambung tuan kim

“hyuung~, kau tidak mengerti” panggil tuan byun yang menatap kakak iparnya kesal

“cobalah dulu, aku yakin soojin akan sangat senang,, lagi pula disini kau berperang sendiri taejin’ah,, semua orang berada dipihak baekhyun,, jangan tambahkan aku pada pihakmu karena aku adalah orang yang netral disini” ucap tuan kim memberikan nasehat agar tuan byun mau membuka diri dan menerima pilihan baekhyun

“ayolah, aku tau kau adalah appa yang sangat baik dan sayang pada keluargamu” bujuk tuan kim sekali lagi tapi tuan byun hanya membarikan tarikan nafas dalam untuknya sebagai jawaban “biarkan baekhyun memilih sendiri untuk hidup dan masa depannya,,”

###

Sehun sedang duduk malas dikantor, mengingat hari ini adalah hari pertamanya bekerja dikantor appanya, sehun tidak menyangka bahwa akan langsung diberikan jabatan wakil direktur oleh appanya sedangkan jabatan direktur tuan Oh berikan kepada Baekhyun,, sehun terus saja membalik dan melihat berkas di depannya dengan malas karena baru dihari pertama dirinya sudah sangat sibuk seperti sekarang dan itu semua sangat jauh berbeda dari bayangannya

“aiiisshh, ini semua gara – gara baekhyun hyung” runtuk sehun karena gara – gara baekhyun belum mulai masuk untuk bekerja otomatis semua pekerjaan baekhyun diambil alih oleh sehun dan untuk menjadi orang sibuk seperti sekarang dengan dokumen menumpuk bukanlah yang sehun inginkan “ini bukan style ku sama sekali” gumam sehun sambil terus memeriksa dokumen diatas mejanya yang sudah berjumlah 2 tumpuk dan sehun rasa akan semakin bertambah saat hari semakin siang

“ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama,, baekhyun hyung harus di ingatkan mengenai pekerjaan dan tanggung jawabnya, kalau dibiarkan terus dia akan semakin lama berada disana” ucap sehun sambil mengambil foto tumpukan dokumen diatas mejanya untuk mengirimnya pada baekhyun

To. Baekhyun Hyungie

 

Hyung!!! Cepat kembali!!!! sangat banyak dokumen yang menunggumu, dan jangan mengandalkanku terus karena aku sudah tidak sanggup mengerjakan pekerjaanmu lagi sent 02.27pm

 

Sehun kembali menatap ponselnya, dan kembali mengetik pesan untuk baekhyun saat mengingat kalau ada ucapannya yang terlupakan

Jangan pikir aku sedang bercanda hyung, aku serius, dan aku sudah hampir mati disini :O sent 02.35pm

 

Hyuuuuung~ cepatlah pulang aku tidak sanggup selalu menghadiri meeting setiap hari sent 03.05pm

 

__

Baekhyun tersenyum membaca pesan dan berbagai foto yang dikirimkan sehun untuknya, bagi baekhyun kadang sikap manja sehun bisa sangat menghibur dan bisa juga menjadi sangat menganggu kalau baekhyun sedang tidak mood untuk meladeninya “kenapa kau tersenyum seperti itu?” suzy bertanya saat menghampiri baekhyun digazebo belakang rumahnya yang sedang duduk sambil menatap layar ponselnya

“bacalah” ucap baekhyun sambil memberikan ponselnya pada suzy,, “kenapa dia begitu manja padamu? dan aku pikir dia main – main saat mengatakan ikut mengundurkan diri” balas suzy sambil tersenyum membaca isi pesan sehun “aku yakin kau pasti sangat menyayanginya walaupun dia sangat sering membuat masalah” tambah suzy lagi

“Ya,, aku sangat menyayanginya walaupun dia sangat banyak memberikanku masalah” jawab baekhyun sambil tersenyum “aku juga menyayanginya” ucap suzy yang membuat baekhyun menaikkan sebelah alisnya karena pernyataan yang suzy berikan “jangan berfikir yang tidak – tidak dan menampilkan wajah cemburu seperti itu, aku hanya menyayanginya sebagai seorang adik dan sahabat karena kalau tidak ada sehun aku pasti belum berbaikan denganmu” suzy menjelaskan sambil mencubit pipi baekhyun gemas karena sikap cemburu baekhyun yang suka tiba – tiba

“awas saja kalau kau berani membuat scandal lagi” ancam baekhyun sambil menarik suzy duduk disebelahnya,, “Arasso aku tidak akan melakukannya lagi” balas suzy

Baekhyun terlihat sedikit berfikir kemudian menatap suzy “suzy’ah tidakkah kau melupakan atau merasakan ada sesuatu yang kurang hari ini?” sindir baekhyun sambil terlihat sedikit berfikir sambil mengetuk – ngetuk bibirnya dengan menggunakan telunjuknya , membuat suzy juga sedikit berfikir karena takut melupakan sesuatu “memangnya apa yang kita lupakan? Bukankah kita sudah membawa semuanya” balas suzy sambil menatap baekhyun

“Kau yakin?” baekhyun bertanya lagi dan suzy hanya mengangguk meyakinkan kalau tidak melupakan apapun “huuuuh,, yang benar saja” ucap baekhyun sambil membuang nafas kasar dan menepuk – nepuk dadanya kesal karena kode yang diberikan baekhyun sudah sangat jelas dan mudah untuk dimengerti “apa kau sekarang sedang berpura – pura polos dan tidak mengerti dengan maksudku?” ucap baekhyun sambil menahan emosinya karena sikap suzy yang sok jual mahal menurutnya

“apa maksudmu? Aku memang tidak mengerti” ucap suzy lagi dengan tampang polos yang membuat baekhyun semakin kesal “mmmhhhuuuuhh,, baiklah kalau memang tidak ada yang kau lupakan” ucap baekhyun kesal “lebih baik aku pergi mandi sekarang kerena duduk disini denganmu akan semakin membuat moodku rusak” ucap baekhyun semakin kesal yang kemudian pergi meninggalkan suzy sambil terus saja mengomel “berpura – pura saja terus tidak mengerti, dan siksa saja aku terus,, awas saja kalau kau mengatakan merindukanku atau mengatakan ingin menciumku akan kupastikan melakukan hal sama untuk membalasnya” runtuk baekhyun sambil berjalan masuk (Yakin??? ^^)

Suzy hanya tersenyum mentap kepergian baekhyun yang terus saja berjalan sambil mengomel sepanjang jalan,, suzy bukannya tidak mengerti dengan maksud dan keinginan baekhyun karena terus terang dia juga menginginkannya, tapi untuk sekarang suzy tidak mungkin akan melakukannya disaat berada dirumah orang tuanya seperti ini, karena suzy pasti akan menerima ceramah dari eommanya dan mengatakan kalau suzy tidak boleh mencium baekhyun karena belum menikah, jadi untuk sekarang suzy lebih baik untukknya bersikap polos

___

Baekhyun sedang duduk dan menikmati berita sore ditv sendirian diruang keluarga, begitu dirinya keluar kamar dia tidak menemukan tuan bae atau nyonya bae yang biasanya akan berada diruang keluarga sambil menunggu waktu makan malam,, baekhyun sedikit melirik kearah suzy yang baru saja keluar dari dalam kamar sambil mengikat rambutnya, begitu suzy menatapnya baekhyun kembali menatap kearah tv dan berpura – pura cuek dan tidak menghiraukan keberadaan suzy yang sekarang duduk disebelahnya

“mmm,, kau wangi sekali” ucap suzy sambil mendekat mencium bau tubuh baekhyun tapi baekhyun masih diam saja tidak memberikan respon, karena masih kesal dengan kejadian tadi siang, begitupun saat suzy mulai memeluk lengannya dan mulai bersikap manja baekhyun berusaha keras untuk tidak tergoda,

Karena tidak mendapatkan respon suzy mendongak menatap baekhyun yang sedang serius menatap kearah tv,, suzy mulai mengecup pipi baekhyun sekali, tapi tidak mendapat respon, suzy kembali mengecupnya kemudian berbisik ditelinga baekhyun “aku merindukanmu” Bukannya mendapat respon baekhyun malah berdiri dan berjalan menuju arah dapur membuka lemari es untuk mencari minuman  tapi suzy tidak menyerah sampai disana, suzy menyusul baekhyun kedapur kemudian memeluknya dari belakang kemudian kembali bermanja – manja pada baekhhyun

“ada apa denganmu?” tanya baekhyun yang kemudian berbalik menatap suzy “aahh wee~,, aku merindukanmu” balas suzy dan kembali memeluk baekhyun “sudahlah jangan bertingkah seperti ini, bagaimana kalau nanti orang tuamu melihat kita” sindir baekhyun yang kembali melepaskan pelukan suzy “lagipula aku sudah mulai terbiasa selama hampir 44 jam 38 menit dan 52 detik tidak berinteraksi denganmu” jelas baekhyun begitu detail dan menunjukkan sikap protesnya yang tergambar sangat jelas, baekhyun kemudian kembali berjalan dan melewati suzy ke ruang tengah

Suzy tersenyum karena sudah sangat jelas kalau kekasihnya itu sedang mengajukan protes padanya “baekhyunie~” panggil suzy dengan suara manja dan ikut kembali duduk disebelah baekhyun dan menarik wajah baekhyun agar menghadapnya kemudian suzy mulai mengecup kening, mata, pipi, hidung dan terakhir bibir baekhyun “jangan memancingku suzy, aku benar – benar sedang tidak mood sekarang, dan bagaimana kalau tiba – tiba eommoni melihat kita” baekhyun kembali mengingatkan dan tetap jual mahal

“eomma dan appa sedang pergi dan mungkin akan kembali nanti malam” ucap suzy “mianhae” ucap suzy lagi sambil mengecup kening baekhyun “apakah sekarang moodmu sudah lebih baik?” tanya suzy, tapi baekhyun hanya menggeleng kemudian suzy kembali mengecup seluruh wajah baekhyun yang berakhir dibibirnya “sudah lebih baik?” tanya suzy lagi tapi jawaban baekhyun masih sama

“sudahlah yang seperti itu tidak bisa membuat moodku membaik sekarang” ucap baekhyun melepaskan tangan suzy dari wajahnya dan kembali menatap kearah tv seolah acara tv lebih menarik untuknya, tapi suzy kembali menarik wajahnya “kalau begitu ayo kita lakukan sampai moodmu membaik” balas suzy yang sudah kembali menempelkan bibirnya pada bibir baekhyun dan mulai melumat kecil bibir baekhyun untuk memancing baekhyun agar membalasnya, tapi suzy tidak perlu terlalu lama menunggu karena sekarang baekhyun sudah mulai membalas yang suzy lakukan membuat suzy tersenyum disela ciumannya bersama baekhyun,

karena suzy sungguh sangat menyukai saat baekhyun menjadi lebih aktif darinya bahkan sekarang baekhyun sudah menarik tengkuk suzy untuk memperdalam ciuman mereka dan entah sudah mulai sejak kapan karena ciuman mereka sudah semakin menuntut sekarang suzy sudah duduk dipangkuan baekhyun dan saling berhadapan tanpa saling melepaskan tautan masing – masing, membuat posisi suzy menjadi lebih tinggi dari baekhyun bahkan kedua tangan suzy sudah sangat erat memeluk leher baekhyun,,

entah suzy sadar atau tidak kancing piama tidurnya bahkan sekarang sudah mulai terbuka satu persatu akibat gerakan tangan baekhyun yang semakin aktif karena ciuman mereka yang berlangsung semakin lama membuat semuanya terjadi begitu saja tanpa disadari dan menampilkan kulit mulus suzy yang hanya tinggal ditutupi bra,,

suzy meremas gemas rambut baekhyun saat ciuman baekhyun turun kelehernya dan sesekali kebagian belakang telinganya yang membuat rambut baekhyun menjadi berantakan akibat perbuatan suzy, sekarang bahkan suzy sudah mengeluarkan desahan manja saat baekhyun semakin intens mencium dan bahkan sesekali menggigit telinganya, setelah puas dengan leher suzy baekhyun kembali mencium bibir suzy mengulumnya bergantian dan tangan baekhyun sudah mulai bergrillia di badan suzy yang bahkan sudah sangat sukses melepas kaitan bra yang digunakan suzy,,

suzy sedikit mengerang dalam ciumannya saat dirasakannya tangan baekhyun sudah meremas kedua payudaranya secara bergantian,,

merasa puas dengan bibir suzy baekhyun kembali turun keleher dan daerah bagian dada suzy “aargghh ba,,,baeeekhyuunaah” gumam suzy sambil kembali meremas rambut baekhyun karena sakit yang dirasakannya saat baekhyun sesekali menggigitnya dan meninggalkan tanda kepemilikan disana membuat badan suzy menggeliat dan soalah semakin memberikan akses untuk baekhyun semakin mengeksplor bagian dadanya, mungkin sekarang baekhyun sudah sangat tidak bisa dihentikan begitu juga dengan suzy yang sudah sangat menikmati setiap sentuhan dan perlakuan yang diberikan oleh baekhyun seolah keduanya sudah sangat saling merindu satu sama lain,, ini mungkin cinta dan rindu yang bercampur dengan nafsu tapi mereka berdua bahkan tidak terlalu perduli yang mereka lakukan sekarang termasuk yang mana, yang mereka tau adalah mereka saling membutuhkan, saling mencintai dan saling merindukan setiap harinya

Tapi tiba – tiba baekhyun sadar dan segera melepas tautan bibirnya pada suzy,,  dan menatap suzy dengan nafas yang bergemuruh dan detak jantung yang tidak menentu karena kegiatan yang mereka lakukan “mianhae” ucap baekhyun dengan menyesal saat memperhatikan keadaan suzy yang sudah setengah bugil didepannya, suzy kembali mengecup bibir baekhyun singkat dan merapikan rambut baekhyun yang sudah setengah basah karena keringat yang entah mengapa membutnya terliat sangat sexy sekarang

“kwencana, kau tidak perlu meminta maaf karena aku juga menyukainya” balas suzy sambil menyatukan kening mereka dan saling menenangkan satu sama lain

“seharusnya aku tidak sampai seperti ini” ucap baekhyun sambil memperhatikan leher dan dada suzy yang penuh dengan tanda yang dia buat dan kembali mengaitkan bra yang suzy kenakan dan mengancing kembali piama yang dipakai suzy “kenapa kau tidak menghentikanku saat aku sudah melewati batas seperti itu” omel baekhyun karena merasa bersalah pada suzy

Suzy merebahkan kepalanya pada dada baekhyun kemudian memeluknya “bagaimana aku bisa menghentikannya disaat aku juga sangat merindukanmu dan sangat menginginkannya” balas suzy yang memeluk baekhyun semakin erat “aku merasa seperti tidak akan pernah merasa puas hanya berciuman denganmu yang membuat rindu yang kurasakan semakin besar setiap harinya walaupun kita selalu bersama” aku suzy yang sekarang sudah menyembunyikan wajahnya di dada baekhyun karena merasa malu dengan apa yang baru saja dikatakannya

“kau pikir aku tidak merasa gila karena setiap hari harus menahan semuanya, keinginan untuk memilikimu seutuhnya, tapi aku tidak mungkin melakukannya sekarang saat kau belum resmi menjadi milikku seperti sekarang” ungkap baekhyun yang kembali mencium puncak kepala suzy

“baekhyun’ah,, apakah dosa saat kita melakukannya sekarang?” suzy bertanya, entah apa yang sedang suzy pikirkan saat ini sampai berbicara seperti itu,, baekhyun melepaskan pelukan suzy padanya untuk dapat melihat wajah suzy dengan jelas “ada apa denganmu, kenapa kau berbicara seperti itu?” baekhyun bertanya balik pada suzy

“aku tidak ingin berpisah lagi denganmu baek, aku sangat takut kehilanganmu” jawab suzy yang membuat baekhyun langsung memeluknya “aku berjanji kita tidak akan pernah berpisah lagi apapun yang terjadi” ucap baekhyun dalam pelukannya

__

(in suzy side)

Aku dan baekhyun sedang dalam perjalanan pulang kembali keseoul setelah pembicaraan masalah pernikahan kami dengan keluarga besarku mencapai kata sepakat dan baekhyun resmi melamarku dihadapan seluruh keluarga,,

Menurut kesepakatan pernikahan kami akan dilaksanakan 3 minggu lagi disalah satu gereja diseoul, dan sekarang hanya tinggal memberitau pada eommonim dan tuan Oh mengenai kesepakan antara baekhyun dan orang tuaku,, dan ternyata baekhyun sudah mengatakan semuanya tanpa terkecuali pada appa yang membuatku merasa sedikit kaget saat appa bertanya padaku tentang keadaan keluarga baekhyun, ada perasaan lega karena appa memberikan kami restu dan menerima baekhyun setelah mengetahui semuanya,,

“apa yang kau pikirkan?” baekhyun bertanya padaku saat aku sibuk dengan pikiranku sendiri

“aku hanya sedang memikirkan bagaimana marahnya sehun padamu karena belum juga kembali kekantor” balasku sedikit berbohong pada baekhyun, karena aku tidak ingin merusak suasana dengan sesuatu yang serius

“aku tidak ingin memikirkan pekerjaan saat sedang bersamamu seperti ini” ucap baekhyun sambil mengenggam tanganku, yang membuatku tersenyum mendengar pengakuannya,, “bagiamana kalau mulai sekarang kau mulai melakukan perawatan bersama saeron, karena aku ingin kau terlihat sempurna saat hari penting kita”

Aku tersenyum sebelum menanggapi ucapannya “itu sudah pasti akan kulakukan baekhyun sayang, mengingat sekarang aku yang sudah menggantikan posisi pengangguranmu itu” balasku sambil memeluk lengannya “aah, aku sangat suka saat kau bersikap manja seperti ini” aku baekhyun sambil focus menyetir

“benarkah?? Apakah kau tidak akan bosan kalau aku seperti ini terus?” tanyaku padanya, karena sungguh aku tidak akan keberatan untuk selalu bermanja – manjaan padanya “mungkin aku tidak akan membiarkanmu kekantor dengan mudah kalau seperti itu” tambahku lagi yang membuatnya tertawa “memangnya apa yang akan kau lakukan?” baekhyun bertanya padaku

“tentu saja, aku akan memelukmu dan tidak mau melepaskanmu, menciummu setiap 3 menit sekali dan merengek saat kau akan pergi” jawabku yang membuat tawa baekhyun semakin pecah “kalau begitu lakukan itu saat kita berbulan madu dan hari libur saja karena akan kupastikan memenuhi yang kau inginkan,, tapi jangan lakukan itu dihari kerja karena aku perlu mencari uang untuk kebutuhan kita sayang” ucapnya sambil mengecup puncak kepalaku penuh sayang,, sungguh baekhyun sangat manis dan bolehkan aku memohon agar kami selalu seperti ini? melewati semua bersama – sama

Kurasakan baekhyun mengenggam tanganku begitu erat membuatku mendongak untuk menatapnya “kenapa kau diam sekali hari ini? apa ada yang menganggu pikiranmu?” baekhyun bertanya padaku dengan suara yang sangat khawatir “aku hanya sedang ingin seperti ini, karena mulai besok sudah sangat banyak kegiatan yang menunggu kita”ucapku padanya “baekhyun’ah apakah kita perlu melakukan pemotretan? Aku rasa jiyeon dan hara akan sangat senang untuk membantu kita” cicitku tiba – tiba kemudian kembali duduk tegak yang membuat baekhyun sedikit kaget karena tingkahku “kau atur saja, karena aku tidak keberatan sama sekali” ucapnya yang membuatku tersenyum senang

Setelah perjalan jauh akhirnya kami sampai diapartemen pada pukul 8 malam setelah kami meninggalkannya selama 3 hari tidak ada yang benar – benar berubah hanya ada beberapa kaleng minuman diruang tengah “aku rasa sehun tadi berada disini” ucap baekhyun sambil menggeret koper kami,, “bukan tadi hyung, tapi aku memang sekarang ada disini sejak kemarin,, waah bukankah kalian seperti pasangan yang baru menjalani bulan madu?” jawab sehun yang baru keluar dari dalam kamar yang biasa digunakannya saat berada diapartemen baekhyun

“sehunie,, kau sudah makan?” tanyaku padanya karena aku yakin dia pasti belum makan sama sekali “apakah kalian membawakan aku oleh – oleh?” sehun bertanya padaku dan juga baekhyun dengan alis terangkat “sebaiknya kalian membawakannya agar aku tidak marah padamu hyung karena terlalu lama membuatku mengerjakan semua pekerjaanmu” tuntut sehun yang membuatku langsung melirik baekhyun, tapi seperti biasa baekhyun akan selalu terlihat tenang menghadapi rengekan yang diberikan sehun padanya

“kamu ingin oleh – oleh apa?” baekhyun bertanya balik karena setahuku kami belum sempat membawa apa – apa selain kimchi dan beberapa asinan yang tentu sehun tidak sukai “apa yang kau punya?” sehun kembali bertanya

“karena aku tau kau tidak akan menyukai makanan yang kami bawa, maka aku sudah menyiapkan oleh – oleh yang khusus untukmu” jawab baekhyun dengan sedikit berfikir yang membuatku mungkin sama penasarannya dengan sehun saat ini

Baekhyun berjalan mendekat kearahku dan mencium keningku sekilas kemudian mengandeng tanganku “kami akan menikah 3 minggu lagi, jadi siapkanlah tenagamu untuk membantu kami menyiapkannya” ucap baekhyun dengan senyum bahagia yang tergambar jelas diwajahnya

“Mwo? Hanya itu?”

“bukankah itu adalah oleh – oleh terbaik yang pernah kau terima?”

TBC

8 responses to “[Freelance] Before We Meet Again Chapter 18

  1. Yey akhirnya baekhyun dan suzy akan menikah. semoga segera dibukakan mats dan hati tuan byun supaya segera menrima suzy jd menantunya..
    ditunggu next chapternya thor. fighting.

  2. Bwahahaha sehun tertipu,,,aku kira jga apaan hadiahnya.
    Waktu di dirumahnya suzy hampir saja mereka berdua kebablasan,,,nunggu dulu sampe nikah ya baekzy baru boleh ngelakukan itu…
    Next partnya ditunggu author

  3. Kalau Sehun tidak suka oleh2 dari Baekhyun dan Suzy, tp beda halnya dengan readers yg baca ff ini, dan salah satunya aku yg sangat senang dengan berita pernikahan ini, chukae🙂
    Tidak sabar melihat pernikahan dan bagaimana bahagianya Suzy dan Baekhyun saat pernikahan nanti… jadi, sangat ditunggu next partnya, gomawo🙂

  4. Greget baca adegan BaekZy di sofa kkkk~ semoga appa nya baek oppa bisa cpt ngerestuin mrk. Aigoo aku udh gk sabar sm pernikahan mrk wkwkwk

    Ditunggu next nya kak. Fighting

  5. Omooo…beakzy hampir aja keblablasan…kkk
    Mrk tinggal nunggu menikah aja ini mah…ditunggu next partnya…

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s